80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Sukowono, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68194
Batas wilayah administratif Desa Sumberwringin
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Jemberโ Pemerintah Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Sumberwringin.Kegiatan ini menjadi momentum perpisahan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Desa Sumberwringin dan masyarakat kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan rangkaian pengabdian di desa. Selama menjalankan program, para mahasiswa dinilai telah memberikan kontribusi positif dan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan sosial, kepemudaan, serta rangkaian peringatan HUT RI Tahun 2026.Acara tersebut turut dihadiri oleh seluruh perangkat Desa Sumberwringin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Penasehat Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin Gus Qiwamudin Misbah, Ketua Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin M. Rizky Maulana, mahasiswa KKN Kolaboratif, serta para peserta yang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan HUT RI 2026.Rangkaian acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang pelepasan mahasiswa KKN, kegiatan juga diisi dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang sebelumnya telah dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kolaboratif dan Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin. Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk penghargaan atas antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.Kepala Desa Sumberwringin, H. Fathorrozi Hermawan, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan masa pengabdian di Desa Sumberwringin. Ia juga memberikan sejumlah saran dan masukan kepada para mahasiswa sebagai bekal untuk melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan kegiatan KKN.Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN selama berada di Desa Sumberwringin telah memberikan warna tersendiri bagi kehidupan masyarakat. Interaksi yang terbangun antara mahasiswa, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKN berakhir.โKami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang selama berada di Desa Sumberwringin telah memberikan kontribusi dan warna yang luar biasa bagi desa. Apa yang sudah dilakukan mudah-mudahan dapat menjadi pengalaman berharga, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. Kami juga memberikan saran dan masukan agar pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal untuk melangkah ke depan,โ ujar H. Fathorrozi Hermawan.Sementara itu, Ketua Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin, M. Rizky Maulana, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa atas selesainya rangkaian kegiatan KKN. Ia menilai kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa telah menciptakan berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kebersamaan serta partisipasi masyarakat.โKami dari Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan tugas pengabdian di Desa Sumberwringin. Kehadiran teman-teman mahasiswa benar-benar memberikan warna bagi desa. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan bersama, termasuk pelaksanaan lomba HUT RI yang melibatkan masyarakat,โ ungkap M. Rizky Maulana.Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat terus terjaga meskipun mahasiswa telah meninggalkan Desa Sumberwringin. Menurutnya, pengalaman berkolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa menjadi hal positif yang dapat menjadi modal untuk melaksanakan kegiatan kemasyarakatan di masa mendatang.Selain agenda pelepasan, pembagian hadiah lomba HUT RI menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan masyarakat. Para peserta yang berhasil menjadi juara mendapatkan penghargaan atas prestasi dan partisipasi mereka dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat gotong royong masyarakat dalam menyukseskan berbagai kegiatan desa.Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga turut mendukung terciptanya suasana kegiatan yang aman, tertib, dan kondusif. Sementara itu, keterlibatan perangkat desa, Karang Taruna, mahasiswa KKN, serta masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi berbagai unsur dalam menyelenggarakan kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Desa Sumberwringin.Pelepasan mahasiswa KKN Kolaboratif ini pada akhirnya bukan sekadar acara perpisahan. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus momentum untuk mengenang berbagai kerja sama yang telah terbangun selama berada di tengah masyarakat.Pemerintah Desa Sumberwringin berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama melaksanakan KKN dapat memberikan manfaat bagi perjalanan mereka ke depan. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan dapat mempertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah tumbuh melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama program KKN.Dengan berakhirnya kegiatan KKN Kolaboratif, Pemerintah Desa Sumberwringin dan Karang Taruna Swara Muda menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh mahasiswa. Kehadiran mereka dinilai telah memberikan warna, semangat, dan pengalaman baru bagi Desa Sumberwringin, sekaligus memperkuat kolaborasi antara generasi muda, pemerintah desa, dan masyarakat.
Jember โ Persiapan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember mulai mengerucut. Karang Taruna bersama tim KKN Kolaboratif dari berbagai perguruan tinggi menggelar rapat lanjutan pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB di rumah Saudara Noven Pratama.Rapat ini menjadi forum pemantapan teknis untuk seluruh rangkaian perlombaan yang akan digelar selama sepekan penuh, mulai 15 hingga 23 Agustus 2026. Sebanyak 17 jenis lomba telah diagendakan dan dibagi ke dalam kategori anak-anak, ibu-ibu, serta umum.Agenda utama rapat adalah finalisasi daftar lomba, durasi pelaksanaan, sarana prasarana, kriteria penilaian, dan mekanisme pendaftaran peserta. Panitia juga membahas pembagian waktu agar kegiatan tidak bentrok dengan aktivitas warga dan sekolah.Beberapa lomba tradisional yang disiapkan antara lain Balap Karung, Makan Kerupuk, Estafet Tepung, Tarik Tambang, Gobak Sodor, dan Voli Terpal. Sementara untuk ibu-ibu ada Pasang Kemeja, Pancing Emosi, Corong Air, Lingkaran Air, dan Tempeh Balon. Kategori anak-anak juga akan dimeriahkan dengan Menyusun Huruf Hijaiyah dan Paku dalam Botol. Lomba modern seperti Free Fire turut masuk dalam agenda malam 17 Agustus.Kegiatan ini digagas oleh Karang Taruna Desa Sumberwringin berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Kolaboratif dari berbagai universitas di Kabupaten Jember. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga terstruktur dan inklusif.Rangkaian lomba akan dimulai 15 Agustus 2026 pada sesi siang hingga sore, dan ditutup 23 Agustus 2026 dengan babak perebutan juara Gobak Sodor dan final Voli Terpal. Seluruh kegiatan dipusatkan di lapangan dan balai desa Sumberwringin, Sukowono.Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, mengatakan rapat ini penting agar pelaksanaan lomba berjalan tertib dan tepat sasaran. Menurutnya, perayaan HUT RI bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat kebersamaan antar warga.โKami ingin HUT RI ke-81 ini benar-benar dirasakan semua kalangan. Dari anak-anak sampai orang tua punya ruang untuk berpartisipasi. Lewat rapat ini kami matangkan teknis, mulai dari durasi lomba biar tidak kepanjangan, sarana harus siap, sampai kriteria pemenang yang adil,โ ujar Rizky.Ia juga menekankan bahwa kolaborasi dengan KKN Kolaboratif memberi dampak positif. โAdik-adik mahasiswa bawa energi baru, ide-ide lomba juga lebih variatif. Ini bentuk nyata gotong royong antara pemuda desa dan mahasiswa. Harapannya setelah acara selesai, silaturahmi dan semangat kebersamaan ini tetap jalan,โ tambahnya.Panitia membagi lomba ke dalam 6 hari pelaksanaan. Setiap hari memiliki sesi pagi, siang, atau malam agar tidak menumpuk. Untuk sarana prasarana, Karang Taruna akan berkoordinasi dengan perangkat desa dan sponsor lokal. Sementara KKN Kolaboratif bertugas membantu dokumentasi, pendaftaran peserta, dan menjadi juri di beberapa cabang lomba.Kriteria peserta juga telah ditentukan. Lomba anak-anak terbuka untuk usia SD-SMP, lomba ibu-ibu khusus warga desa, dan lomba umum dapat diikuti siapa saja termasuk pemuda dan bapak-bapak. Pendaftaran akan dibuka mulai minggu kedua Agustus di sekretariat Karang Taruna.Dengan persiapan yang semakin matang, panitia menargetkan seluruh rangkaian lomba dapat berjalan lancar dan menjadi ajang mempererat persatuan warga Sumberwringin dalam menyambut hari kemerdekaan.
JEMBER โ Tim sepak bola Tandura FC yang mewakili Pemerintah Desa Sumberwringin berhasil meraih kemenangan penting dalam ajang Gala Desa 2026 Kecamatan Sukowono. Tandura FC menundukkan Bima Sakti Pocangan yang mewakili Pemerintah Desa Pocangan dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Siber Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Sabtu sore.Pertandingan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua kesebelasan tampil dengan motivasi tinggi dan berusaha menciptakan peluang untuk mencetak gol. Dukungan masyarakat yang hadir di sekitar lapangan turut membuat atmosfer pertandingan semakin semarak.Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Tandura FC terus meningkatkan intensitas serangan pada paruh kedua. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Qiwamuddin Misbah berhasil mencetak gol yang membawa Tandura FC unggul 1-0 atas Bima Sakti Pocangan.Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Tandura FC pun memastikan kemenangan sekaligus membuka langkah menuju babak berikutnya dalam kompetisi yang menggunakan sistem gugur tersebut.Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Tandura FC untuk melanjutkan perjuangan di Gala Desa 2026. Berdasarkan hasil pertandingan, Tandura FC dijadwalkan kembali bertanding pada Rabu dan telah memastikan tempat di babak delapan besar. Pada fase tersebut, Tandura FC akan menghadapi tim yang mewakili Pemerintah Desa Sukokerto.Pelatih Tandura FC, Coach Noven Pratama, mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja sama seluruh pemain dan dukungan masyarakat Sumberwringin.โAlhamdulillah, kami bersyukur atas kemenangan ini. Anak-anak sudah bekerja keras dan berusaha menjalankan instruksi selama pertandingan. Gol pada menit ke-76 menjadi hasil dari kerja sama tim. Namun, kami tidak boleh cepat puas karena pertandingan berikutnya akan semakin berat. Kami akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi babak delapan besar,โ ujar Noven Pratama.Ia menambahkan, dukungan suporter menjadi salah satu energi tambahan bagi para pemain di lapangan. Kehadiran masyarakat Desa Sumberwringin yang memberikan dukungan secara langsung dinilai mampu meningkatkan semangat dan motivasi tim.Dukungan tersebut juga datang dari Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin yang turut hadir menyaksikan dan memberikan semangat kepada Tandura FC. Kehadiran masyarakat dan pemuda desa menunjukkan besarnya antusiasme terhadap keikutsertaan Sumberwringin dalam ajang olahraga antardesa tersebut.Bagi Tandura FC, kemenangan atas Bima Sakti Pocangan bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemain, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga hingga pertandingan berikutnya.Dengan kemenangan 1-0 ini, Tandura FC Sumberwringin kini menatap babak delapan besar dengan penuh optimisme. Tantangan selanjutnya adalah menghadapi Pemdes Sukokerto pada Rabu mendatang. Tim bersama jajaran pelatih dan dukungan masyarakat diharapkan mampu mempertahankan performa serta kembali meraih hasil positif demi membawa nama Desa Sumberwringin melangkah lebih jauh di Gala Desa 2026 Kecamatan Sukowono.
Jember โ Karang Taruna Desa Sumberwringin bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB di kediaman Ibu Wagini Setyowati, staf Pemerintah Desa Sumberwringin.Rapat koordinasi yang dihadiri sekitar 20 peserta ini melibatkan perwakilan pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Sumberwringin serta Mahasiswa KKN Kolaboratif. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan persepsi dan menyusun konsep kegiatan dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa.Kegiatan diawali dengan persiapan tempat, registrasi peserta, serta dokumentasi. Selanjutnya, rapat dibuka secara resmi oleh Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, yang mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama merancang kegiatan yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.Memasuki agenda inti, seluruh peserta berdiskusi mengenai jenis-jenis perlombaan yang akan dilaksanakan selama bulan Agustus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai usulan disampaikan oleh peserta rapat melalui forum diskusi dan tanya jawab. Seluruh masukan kemudian dibahas secara musyawarah hingga menghasilkan kesepakatan mengenai daftar perlombaan yang akan diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Sumberwringin.Selain membahas jenis perlombaan, rapat juga menegaskan pentingnya koordinasi lanjutan antara Karang Taruna dan Mahasiswa KKN Kolaboratif agar seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyusunan jadwal, pembagian tugas kepanitiaan, hingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Dokumentasi hasil rapat juga akan disampaikan kepada Kecamatan Sukowono sebagai bagian dari administrasi kegiatan.Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, mengatakan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-81 Republik Indonesia dapat terlaksana secara terencana, tertib, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat."Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar mengadakan perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah disepakati dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda Desa Sumberwringin," ujar M. Rizky Maulana.Ia menambahkan bahwa Karang Taruna akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Mahasiswa KKN Kolaboratif serta Pemerintah Desa Sumberwringin agar seluruh agenda yang telah direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi wujud nyata peran pemuda dalam mendukung pembangunan desa melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan."Kolaborasi yang terbangun bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan HUT RI saja, tetapi juga menjadi awal lahirnya berbagai program kepemudaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin Karang Taruna menjadi wadah yang mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kebersamaan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan Desa Sumberwringin," tambahnya.Selama pelaksanaan rapat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala. Forum menghasilkan kesepakatan mengenai pelaksanaan perlombaan HUT Ke-81 Republik Indonesia yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lanjutan bersama seluruh panitia dan pihak terkait.Melalui rapat koordinasi ini, Karang Taruna Desa Sumberwringin bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif menunjukkan komitmen untuk menghadirkan peringatan Hari Kemerdekaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan mampu memperkuat kebersamaan warga sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kepedulian sosial di lingkungan Desa Sumberwringin.
Sumberwringin โ Semangat kolaborasi antara pemuda desa dan kalangan akademisi terus diperkuat melalui Rapat Koordinasi Karang Taruna Desa Sumberwringin bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang digelar pada Jumat (31/7/2026) malam di Balai Desa Sumberwringin, Dusun Duklengkong RT 004 RW 004, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota Karang Taruna, Pembina Karang Taruna, Mahasiswa KKN Kolaboratif, serta unsur Pemerintah Desa.Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Program Kerja Mahasiswa KKN Kolaboratif yang memiliki keselarasan dengan agenda Karang Taruna Desa Sumberwringin. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyusun langkah strategis dalam pelaksanaan Program Bank Sampah sekaligus mempersiapkan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberwringin.Acara diawali dengan registrasi peserta, persiapan tempat, serta dokumentasi. Selanjutnya, Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, secara resmi membuka rapat koordinasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pembina Karang Taruna, perwakilan Mahasiswa KKN Kolaboratif, serta sesi diskusi yang berlangsung secara interaktif.Dalam forum tersebut, peserta membahas konsep pengelolaan Bank Sampah yang akan diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi oleh Mahasiswa KKN. Setelah proses sosialisasi selesai, pengelolaan dan pengembangan program akan diteruskan oleh Karang Taruna Desa Sumberwringin agar dapat menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan.Selain itu, rapat juga menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait pelaksanaan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia. Peserta menyepakati bahwa perlombaan akan melibatkan tiga kategori peserta, yakni anak-anak, masyarakat umum, dan ibu-ibu. Pelaksanaan lomba sementara dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 22 Agustus 2026, dengan rincian teknis yang akan dimatangkan melalui koordinasi lanjutan.Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan momentum penting dalam membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dan mahasiswa agar setiap program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."Kami menyambut baik kolaborasi bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif. Program Bank Sampah merupakan langkah awal membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Di sisi lain, peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia menjadi sarana mempererat persatuan dan semangat gotong royong warga. Kami berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberi dampak positif bagi Desa Sumberwringin," ujar M. Rizky Maulana.Sementara itu, Pembina Karang Taruna Desa Sumberwringin, Gus Qiwamuddin Misbah, menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pembangunan desa merupakan modal penting untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Menurutnya, Karang Taruna harus mampu menjadi motor penggerak berbagai kegiatan sosial, lingkungan, maupun pemberdayaan masyarakat."Kolaborasi antara Karang Taruna dan Mahasiswa KKN merupakan bentuk sinergi yang patut diapresiasi. Pemuda harus menjadi pelopor dalam membangun desa, tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui program yang memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kami berharap Bank Sampah nantinya dapat berkembang menjadi budaya masyarakat dalam menjaga lingkungan," ungkap Gus Qiwamuddin Misbah.Kepala Desa Sumberwringin, H. Fathorrozi Hermawan, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. Ia berharap seluruh hasil kesepakatan dapat direalisasikan melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan Mahasiswa KKN sehingga mampu mendukung pembangunan desa yang partisipatif.Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala. Rapat ditutup dengan penyampaian hasil kesepakatan, dilanjutkan tasyakuran atas terbentuknya Karang Taruna Desa Sumberwringin sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah desa.Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan sinergi antara Karang Taruna dan Mahasiswa KKN Kolaboratif tidak hanya menghasilkan program kerja yang terencana, tetapi juga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, memperkuat nilai kebersamaan, serta mendukung terwujudnya Desa Sumberwringin yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Sumberwringin โ Pemerintah Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sumberwringin, Dusun Duklengkong RT 004 RW 004, pada Senin (27/7/2026) malam tersebut menjadi forum strategis untuk menyusun arah pembangunan desa secara partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.Musyawarah Desa dimulai pukul 19.30 WIB dengan persiapan tempat, registrasi peserta, dan dokumentasi. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Sumberwringin sekaligus membuka jalannya Musdes. Selanjutnya, Sekretaris Desa memaparkan agenda utama yang mencakup evaluasi pelaksanaan program tahun berjalan, pembahasan rencana pembangunan tahun 2027, hingga penentuan prioritas pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat.Pelaksanaan Musdes mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa serta Surat Undangan Kepala Desa Sumberwringin Nomor 301/VII/29.2001/2026 tertanggal 26 Juli 2026 mengenai pelaksanaan Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.Sekitar 60 peserta menghadiri kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT dan RW, LPMD, PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, tenaga kesehatan, kader desa, perwakilan masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping kecamatan, perwakilan Kecamatan Sukowono, hingga mahasiswa KKN Kolaboratif. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi wujud penerapan prinsip pembangunan desa yang partisipatif dan transparan.Dalam forum diskusi, peserta menyampaikan berbagai usulan yang dianggap menjadi kebutuhan prioritas masyarakat. Seluruh aspirasi kemudian dibahas bersama hingga menghasilkan sejumlah kesepakatan yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan RKPDes Tahun 2027. Selain pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat juga menjadi salah satu fokus utama agar pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.Kepala Desa Sumberwringin, H. Fathorrozi Hermawan, menegaskan bahwa Musyawarah Desa merupakan wadah penting untuk memastikan seluruh program pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat."Musyawarah Desa menjadi ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka. Hasil yang telah disepakati bersama akan menjadi pedoman dalam penyusunan RKPDes Tahun 2027 sehingga pembangunan desa dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata," ujarnya.Sementara itu, perwakilan Kecamatan Sukowono, Hasan Basri, mengapresiasi jalannya Musdes yang berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan."Kami mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta dalam Musyawarah Desa ini. Sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan masyarakat menjadi kunci agar setiap program yang telah disepakati dapat direalisasikan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Sumberwringin," katanya.Hal senada disampaikan Pendamping Kecamatan, Atok Hadi, yang menilai proses penyusunan perencanaan pembangunan telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku."Perencanaan pembangunan yang baik selalu diawali dengan musyawarah yang melibatkan masyarakat. Dengan adanya kesepakatan bersama, proses penyusunan RKPDes akan lebih terarah serta memiliki legitimasi yang kuat karena lahir dari kebutuhan riil masyarakat desa," ungkapnya.Musyawarah Desa ditutup dengan penyampaian hasil kesepakatan, penandatanganan berita acara, serta penutupan oleh Kepala Desa pada pukul 22.00 WIB. Berdasarkan hasil kegiatan, seluruh agenda berjalan lancar, aman, dan kondusif, tanpa adanya kendala berarti.Sebagai tindak lanjut, hasil Musdes akan dituangkan dalam penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027. Pemerintah Desa juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh lembaga desa dan masyarakat untuk memastikan setiap program prioritas dapat dilaksanakan secara efektif. Dokumentasi hasil Musyawarah Desa selanjutnya akan disampaikan kepada Kecamatan Sukowono sebagai bagian dari kelengkapan administrasi dan bahan evaluasi pelaksanaan pembangunan desa.
Sumberwringin, 16 Agustus 2025 - Mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 212 melaksanakan kegiatan bertajuk โPenyuluhan Pengolahan Cabai Lokal menjadi Produk Unggulan Desa melalui Branding dan Digital Marketingโ. Acara ini digelar di Balai Desa Sumberwringin dengan sasaran utama ibu-ibu PKK serta para ibu RT dan RW yang memiliki peran penting dalam pengembangan potensi ekonomi desa. Kegiatan ini sekaligus menjadi program kerja utama sekaligus tahap akhir dari rangkaian kegiatan KKN Posko 212 di Desa Sumberwringin. Melalui penyuluhan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi cabai lokal yang melimpah untuk diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi dan mampu bersaing di pasaran. Kehadiran Tokoh Penting Desa dan Akademisi Acara ini dihadiri langsung oleh Ibu Kepala Desa Sumberwringin selaku Ketua PKK Desa yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal ini. Selain itu, turut hadir Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan arahan sekaligus pendampingan kepada mahasiswa KKN dalam menjalankan program kerja. Dalam sambutannya, Ibu Kepala Desa menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang telah merancang program bermanfaat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Beliau menekankan bahwa pengembangan produk lokal melalui inovasi dan pemasaran digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Materi Penyuluhan: Dari Produksi hingga Pemasaran Digital Penyuluhan dibagi dalam beberapa sesi. Pada tahap awal, peserta diperkenalkan pada teknik pengolahan cabai lokal agar tahan lama dan dapat diolah menjadi produk seperti sambal kemasan, bubuk cabai, atau olahan lain yang bernilai ekonomis. Selanjutnya, peserta mendapat materi mengenai branding produk, termasuk pentingnya kemasan menarik, penentuan nama merek, serta cara membangun identitas produk agar dikenal masyarakat luas. Tidak hanya itu, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan mengenai digital marketing, mulai dari penggunaan media sosial, marketplace, hingga strategi pemasaran online yang efektif untuk menjangkau konsumen di luar desa. ย Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan Ibu-ibu PKK serta perwakilan RT/RW terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya mengenai cara menjaga kualitas produk, peluang pasar, hingga strategi promosi. Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya simulasi sederhana mengenai pengemasan dan promosi melalui platform digital. Di akhir acara, mahasiswa KKN Posko 212 menyampaikan harapan agar penyuluhan ini dapat menjadi titik awal terbentuknya produk unggulan Desa Sumberwringin berbasis cabai lokal. Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan potensi ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan hingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi desa. Penyuluhan ini menjadi bukti nyata sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal. Selain memberikan ilmu praktis, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberdayakan masyarakat desa agar lebih mandiri dan inovatif.
ย Sumberwringin, 3โ4 Agustus 2025 โ Suasana Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember dipenuhi keceriaan dan tawa warga dalam acara Lomba Anti Mager yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 212. Kegiatan ini dirancang untuk mengajak masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja agar bergerak aktif, bersosialisasi, dan menikmati momen kebersamaan di tengah rutinitas sehari-hari. Lomba berlangsung selama dua hari dimulai pada Minggu (3/8) hingga Senin (4/8). Sejak pagi hari, warga sudah memadati area perlombaan dan suasana semakin semarak ketika perlombaan dimulai. Berbagai sorakan dan tawa mewarnai jalannya acara membuat suasana desa menjadi lebih hidup. Empat Cabang Lomba yang Seru dan Menghibur ย Dalam Lomba Anti Mager ini, terdapat empat jenis perlombaan yang menguji ketangkasan, konsentrasi, dan kreativitas peserta. 1. Cukurukuk (Kait Kawat), Lomba yang membutuhkan ketelitian tinggi. Peserta harus mengaitkan kawat ke gantungan tanpa menggunakan tangan. Meskipun terlihat sederhana, lomba ini membuat banyak peserta tertawa karena sering kali kawat meleset dari jalur. 2. Makan Kerupuk, Perlombaan klasik yang selalu dinanti dimana peserta berlomba menghabiskan kerupuk yang digantung. Tantangan utamanya adalah tidak boleh menggunakan tangan sehingga banyak aksi lucu yang memancing tawa penonton. 3. Suap Kerupuk, Lomba ini merupakan lomba tim yang mengharuskan sang anak menyuapkan kerupuk kepada ibunya dengan menggunakan mata tertutup. Tim yang menghabiskan kerupuk lebih dulu akan menjadi pemenang. 4. Karet Tepung, Lomba unik yang mengharuskan peserta mengambil karet dalam wadah berisi tepung menggunakan sedotan yang digigit. Wajah peserta sering kali penuh tepung, yang justru membuat lomba ini menjadi tontonan favorit penonton. Dari keempat cabang lomba tersebut, terpilih 10 orang pemenang yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Proses penilaian dilakukan secara adil dengan mempertimbangkan kecepatan, ketepatan, dan keberhasilan menyelesaikan tantangan. Antusiasme Warga, Terutama Anak-Anak Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari seluruh lapisan masyarakat, namun yang paling antusias adalah anak-anak. Sejak lomba dimulai, mereka sudah bersemangat mendaftar dan tak sabar menunggu giliran tampil. Banyak orang tua yang datang untuk memberikan dukungan, bahkan ikut bersorak menyemangati anak-anak mereka. Sorak-sorai penonton menambah semangat para peserta, sementara canda tawa yang terdengar di sepanjang acara membuat lomba terasa semakin meriah. Bagi banyak warga, kegiatan ini menjadi hiburan yang menyegarkan sekaligus mempererat hubungan antarwarga. Kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat juga membuat warga merasa lebih dekat dan akrab. Puncak Acara: Penyerahan Hadiah Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang, penyerahan hadiah dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Balai Desa Sumberwringin. Para pemenang menerima hadiah langsung dari perwakilan mahasiswa KKN Posko 212 dan perangkat desa. Momen ini tidak hanya menjadi penghargaan bagi mereka yang menang tetapi juga menjadi ajang untuk mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Banyak warga yang mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama, menjadikannya kenangan manis selama kegiatan KKN berlangsung. ย Melalui Lomba Anti Mager, Mahasiswa KKN Posko 212 berharap masyarakat Desa Sumberwringin semakin termotivasi untuk tetap aktif, sehat, dan terlibat dalam kegiatan positif di lingkungannya. Kegiatan sederhana seperti ini membuktikan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong mampu menciptakan kebahagiaan yang besar terutama ketika dilakukan bersama-sama. ย
Pada Senin, 28 Juli 2025, kelompok 212 mahasiswa KKN Kolaboratif melaksanakan survei potensi pangan di Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember sebagai bagian dari program kerja yang mengusung tema ketahanan pangan. Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan desa yang dapat menjadi fokus pengembangan selama pelaksanaan KKN. Hasil survei menunjukkan bahwa cabe merupakan potensi terbesar Desa Sumberwringin. Tanaman ini tidak hanya banyak dibudidayakan oleh warga tetapi juga menjadi salah satu sumber penghasilan utama bagi sebagian besar petani setempat. Kondisi tanah yang subur serta dukungan iklim yang sesuai menjadikan cabe tumbuh optimal di wilayah ini. Desa Sumberwringin, Pusat Cabe Berkualitas dari Sukowono Desa Sumberwringin dikenal sebagai salah satu sentra produksi cabe di Kecamatan Sukowono. Banyak lahan pertanian di desa ini ditanami cabe dengan teknik budidaya yang sudah turun-temurun. Beberapa petani bahkan telah menerapkan metode pertanian modern untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga kualitas produk. Kualitas cabe yang dihasilkan pun tidak diragukan lagi. Cabe dari Sumberwringin dikenal memiliki rasa pedas yang khas, ukuran seragam, serta daya tahan yang baik sehingga diminati di berbagai pasar, baik lokal maupun luar daerah. Potensi besar ini menjadikan Sumberwringin memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai desa penghasil cabe unggulan. Petani Cabe Sumberwringin, Garda Terdepan Ketahanan Pangan Melalui interaksi langsung dengan para petani, kelompok KKN 212 menemukan bahwa semangat masyarakat dalam mengembangkan pertanian cabe sangat tinggi. Petani tidak hanya mengandalkan cara tradisional, tetapi juga terbuka terhadap inovasi, mulai dari penggunaan pupuk organik, penerapan sistem irigasi yang lebih efisien, hingga pengendalian hama yang ramah lingkungan. Potensi cabe di desa ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan produksi cabe yang melimpah, Sumberwringin berpotensi menjadi salah satu pemasok penting komoditas hortikultura di Kabupaten Jember. Langkah Awal untuk Program Ketahanan Pangan Hasil survei yang dilakukan pada 28 Juli 2025 ini menjadi dasar bagi kelompok KKN 212 dalam merancang program kerja yang relevan dengan potensi lokal. Dengan mengangkat cabe sebagai fokus utama, kelompok KKN 212 tidak hanya akan melakukan pendampingan kepada petani, tetapi juga berencana mengolah cabe menjadi produk inovatif sebagai program kerja. Produk yang akan dikembangkan diharapkan dapat memberikan nilai tambah pada hasil pertanian cabe, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Melalui inovasi ini, potensi cabe Desa Sumberwringin tidak hanya dikenal sebagai komoditas pertanian, tetapi juga sebagai bahan baku produk unggulan yang mampu mengangkat nama desa di tingkat yang lebih luas. ย
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu