80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Pada Senin, 28 Juli 2025, kelompok 212 mahasiswa KKN Kolaboratif melaksanakan survei potensi pangan di Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember sebagai bagian dari program kerja yang mengusung tema ketahanan pangan. Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan desa yang dapat menjadi fokus pengembangan selama pelaksanaan KKN. Hasil survei menunjukkan bahwa cabe merupakan potensi terbesar Desa Sumberwringin. Tanaman ini tidak hanya banyak dibudidayakan oleh warga tetapi juga menjadi salah satu sumber penghasilan utama bagi sebagian besar petani setempat. Kondisi tanah yang subur serta dukungan iklim yang sesuai menjadikan cabe tumbuh optimal di wilayah ini.
Desa Sumberwringin, Pusat Cabe Berkualitas dari Sukowono
Desa Sumberwringin dikenal sebagai salah satu sentra produksi cabe di Kecamatan Sukowono. Banyak lahan pertanian di desa ini ditanami cabe dengan teknik budidaya yang sudah turun-temurun. Beberapa petani bahkan telah menerapkan metode pertanian modern untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga kualitas produk.
Kualitas cabe yang dihasilkan pun tidak diragukan lagi. Cabe dari Sumberwringin dikenal memiliki rasa pedas yang khas, ukuran seragam, serta daya tahan yang baik sehingga diminati di berbagai pasar, baik lokal maupun luar daerah. Potensi besar ini menjadikan Sumberwringin memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai desa penghasil cabe unggulan.
Petani Cabe Sumberwringin, Garda Terdepan Ketahanan Pangan
Melalui interaksi langsung dengan para petani, kelompok KKN 212 menemukan bahwa semangat masyarakat dalam mengembangkan pertanian cabe sangat tinggi. Petani tidak hanya mengandalkan cara tradisional, tetapi juga terbuka terhadap inovasi, mulai dari penggunaan pupuk organik, penerapan sistem irigasi yang lebih efisien, hingga pengendalian hama yang ramah lingkungan.
Potensi cabe di desa ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan produksi cabe yang melimpah, Sumberwringin berpotensi menjadi salah satu pemasok penting komoditas hortikultura di Kabupaten Jember.
Langkah Awal untuk Program Ketahanan Pangan
Hasil survei yang dilakukan pada 28 Juli 2025 ini menjadi dasar bagi kelompok KKN 212 dalam merancang program kerja yang relevan dengan potensi lokal. Dengan mengangkat cabe sebagai fokus utama, kelompok KKN 212 tidak hanya akan melakukan pendampingan kepada petani, tetapi juga berencana mengolah cabe menjadi produk inovatif sebagai program kerja.
Produk yang akan dikembangkan diharapkan dapat memberikan nilai tambah pada hasil pertanian cabe, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Melalui inovasi ini, potensi cabe Desa Sumberwringin tidak hanya dikenal sebagai komoditas pertanian, tetapi juga sebagai bahan baku produk unggulan yang mampu mengangkat nama desa di tingkat yang lebih luas.
Β