Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6525
Artikel Berita
131
Potensi
Logo Jember
PPID Desa Kode: 35.09.31.2002

Desa Sumberpakem

Kecamatan Sumberjambe, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68195

0
Jumlah Penduduk
0
Kepala Keluarga
6 Dusun
Wilayah Administrasi
569.08 Ha
Luas Wilayah

Wilayah Desa

Batas wilayah administratif Desa Sumberpakem

Visi Desa

-

Misi
  • Misi desa belum dicantumkan.
Sejarah Desa
-
Kondisi Demografi
-
Kondisi Geografis
-

Data Administrasi

Identitas resmi wilayah

Nama & Kode Desa Sumberpakem ID: 35.09.31.2002
Kecamatan Sumberjambe
Kode Pos 68195
Kabupaten Jember
Provinsi Jawa Timur

Kontak & Lokasi Kantor Desa

Hubungi atau kunjungi sekretariat desa

Data Geografis

Kondisi fisik & alam desa

Luas Wilayah 569.078407 Ha
Ketinggian mdpl
Curah Hujan 0 mm/tahun
Akses Pusat Pemerintahan
Ke Kecamatan
0 km
Ke Kabupaten
0 km
Ke Provinsi
0 km

Batas Wilayah

Batas geografis luar desa

U
Sebelah Utara -
T
Sebelah Timur -
S
Sebelah Selatan -
B
Sebelah Barat -

Perangkat Desa

Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa

foto_kepala_desa
Kepala Desa Sumberpakem

-

Kepala Desa

Periode Aktif Menjabat
Sekretaris Desa

-

Kaur Umum

-

Kaur Keuangan

-

Kaur Perencanaan

-

Kasi Pemerintahan

-

Kasi Kesejahteraan

-

Kasi Pelayanan

-


Lembaga Desa

Mitra kerja pemerintah desa

BPD
Legislatif

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-

LPMD / LPMK
Pembangunan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

PKK Desa
Pemberdayaan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris I-
Sekretaris II-
Bendahara-

Karang Taruna
Kepemudaan

Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

Daftar Dusun

Pembagian wilayah administratif

Dusun Krajan I
Dusun Krajan II
Dusun Karangduren
Dusun Karangsuno
Dusun Karangtengah
Dusun Pandian

Statistik Desa

Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan

Kependudukan

Kategori
Jumlah penduduk laki-laki
0
Jumlah penduduk perempuan
0
Jumlah kepala keluarga (KK)
0
Jumlah kelahiran
0
Jumlah kematian
0

Pendidikan

Kategori
Jumlah penduduk tidak/belum sekolah
0
Jumlah penduduk berpendidikan SD
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTP/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTA/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan Perguruan Tinggi
0

Kesehatan

Kategori
Jumlah ibu hamil
0
Jumlah kelahiran (bayi lahir)
0
Jumlah balita
0
Jumlah balita gizi kurang/buruk
0
Jumlah kasus penyakit menonjol
0
Jumlah peserta layanan kesehatan
0

Ekonomi

Kategori
Jumlah pelaku usaha
0
Jumlah usaha aktif
0
Jumlah tenaga kerja usaha
0
Jumlah keluarga prasejahtera
0
Jumlah keluarga sejahtera
0
Pendapatan per kapita (rata-rata)
0

Ketenagakerjaan

Kategori
Jumlah penduduk usia produktif (18-56 th)
0
Jumlah penduduk bekerja
0
Jumlah penduduk menganggur
0

Pertanian dan Pangan

Kategori
Jumlah pelaku usaha pertanian
0
Luas lahan produktif
0
Total produksi pertanian
0
Jumlah kelompok tani aktif
0

Kesejahteraan Sosial

Kategori
Jumlah keluarga miskin
0
Jumlah penerima bantuan sosial
0
Jumlah penyandang disabilitas
0
Jumlah penduduk lanjut usia
0

Lingkungan dan Sanitasi

Kategori
Jumlah rumah tangga dengan akses air bersih
0
Jumlah rumah tangga dengan sanitasi layak
0
Jumlah rumah tangga yang mengelola sampah
0

Keamanan dan Ketertiban

Kategori
Jumlah kasus kriminal/konflik (tahun ini)
0
Jumlah kasus gangguan keamanan
0
Jumlah kasus konflik sosial
0
Jumlah kegiatan keamanan masyarakat
0
Jumlah hansip/linmas aktif
0

Politik dan Partisipasi

Kategori
Jumlah penduduk punya hak pilih
0
Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih (pemilu terakhir)
0
Jumlah peserta musyawarah desa
0
Jumlah kegiatan gotong royong
0
Jumlah organisasi masyarakat aktif
0
Jumlah kegiatan kemasyarakatan
0

Keuangan Desa

Kategori
Pendapatan desa
0
Belanja desa
0
Pendapatan asli desa
0
Realisasi anggaran
0

Sarana & Prasarana

Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa

PAUD

-
0 Unit

TK

-
0 Unit

SD / MI

-
0 Unit

SMP / MTs

-
0 Unit

SMA / SMK / MA

-
0 Unit

Perguruan Tinggi

-
0 Unit

TPA / TPQ

-
0 Unit

Pondok Pesantren

-
0 Unit

Perpustakaan Desa

-
0 Unit

Rumah Baca

-
0 Unit

Puskesmas

-
0 Unit

Puskesmas Pembantu

-
0 Unit

Posyandu

-
0 Unit

Polindes

-
0 Unit

Klinik

-
0 Unit

Apotek

-
0 Unit

Praktek Bidan

-
0 Unit

Praktek Dokter

-
0 Unit

Ambulance

-
0 Unit

Aula / Balai Pertemuan

-
0 Unit

Pos Kamling

-
0 Unit

Gudang Desa

-
0 Unit

Lapangan Olahraga

-
0 Unit

Taman Desa

-
0 Unit

Monumen / Tugu

-
0 Unit

Makam / Kuburan

-
0 Unit

Masjid

-
0 Unit

Musholla

-
0 Unit

Tempat Ibadah Lainnya

-
0 Unit

Pasar Tradisional

-
0 Unit

BUMDes

-
0 Unit

Koperasi

-
0 Unit

Minimarket

-
0 Unit

Warung/Toko

-
0 Unit

Jalan Aspal

-
0 Unit

Jalan Makadam

-
0 Unit

Jalan Paving

-
0 Unit

Jalan Beton

-
0 Unit

Jalan Tanah

-
0 Unit

Jembatan

-
0 Unit

Drainase

-
0 Unit

Irigasi

-
0 Unit

Sumur Bor

-
0 Unit

Embung Desa

-
0 Unit

Kelompok Tani

-
0 Unit

Lumbung Pangan

-
0 Unit

Gudang Pupuk

-
0 Unit

Kandang Komunal

-
0 Unit

Pasar Hewan

-
0 Unit

Rumah Potong Hewan

-
0 Unit

Wisata Alam

-
0 Unit

Wisata Buatan

-
0 Unit

Homestay / Penginapan

-
0 Unit

TPS Sampah

-
0 Unit

Bank Sampah

-
0 Unit

IPAL

-
0 Unit

Pos Polisi

-
0 Unit

Pos Pemadam Kebakaran

-
0 Unit

Berita Desa

Informasi dan berita terkini

Berita Desa
28 Oktober 2025 145

Prioritaskan Kesehatan Ibu dan Anak, Desa Sumberpakem Gelar Rembuk Stunting Awal Penyusunan RKPDes

Sumberpakem, 16 Oktober 2025 โ€“ Pemerintah Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe, menunjukkan komitmen kuat dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun 2025 yang digelar di Balai Desa Sumberpakem pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting dan langkah awal dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026, dengan fokus utama pada peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pemenuhan gizi keluarga di desa. Acara dihadiri oleh berbagai stakeholder penting, termasuk Kasi Perencanaan Kecamatan Sumberjambe, Bapak Hendra (mewakili Camat Sumberjambe), Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sumberpakem, Pendamping Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kader Pembangunan Manusia (KPM), Rumah Data dan Informasi Stunting (RDS), Kader Posyandu, serta sejumlah tokoh masyarakat. ย  Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Utama ย  Dalam sambutannya, Kasi Perencanaan Kecamatan Sumberjambe, Bapak Hendra, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor. โ€œStunting bukan hanya urusan kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus berperan aktif agar anak-anak kita tidak kekurangan gizi sejak dini. Kami melihat tren penurunan di Sumberjambe, namun penguatan intervensi, terutama pada ibu hamil dan balita, harus terus ditingkatkan,โ€ ujar Bapak Hendra. Ia juga menambahkan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan, menjadikan edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak sebagai kunci keberhasilan program. ย  Laporan Kinerja dan Arah Program Desa ย  Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Sumberpakem, Bapak Mahfud, memaparkan hasil kinerja KPM bersama RDS dalam program Konvergensi Penurunan Stunting tahun 2025: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita Stunting: Telah berjalan 10 kali sepanjang tahun 2025 dengan memperhatikan kandungan gizi dan protein yang dibutuhkan balita. Penyuluhan Berkelanjutan: Pelaksanaan Penyuluhan Kader Posyandu serta Penyuluhan BKB (Bina Keluarga Balita) sebagai upaya maksimalisasi program konvergensi. โ€œKami menyadari masih banyak kekurangan. Program konvergensi ini perlu masukan dari berbagai stakeholder guna meningkatkan kualitas dan dampak program ke depan,โ€ tutur Bapak Mahfud. Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Desa Sumberpakem, Bapak Fadli, menegaskan bahwa hasil rembuk ini akan menjadi pijakan konkret. โ€œKami ingin hasil rembuk ini menjadi pijakan nyata dalam RKPDes 2026. Fokus kami adalah memastikan program kesehatan, gizi, dan pemberdayaan keluarga benar-benar dirasakan oleh warga Desa Sumberpakem,โ€ kata beliau. ย  Kesepakatan dan Komitmen Bersama ย  Rembuk Stunting ini berhasil merumuskan sejumlah kesepakatan penting yang akan diintegrasikan dalam RKPDes 2026, di antaranya: Peningkatan Frekuensi dan Kualitas Kegiatan Posyandu. Pengalokasian Anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berkelanjutan bagi Balita Berisiko. Penguatan Sinergi antara Pemerintah Desa, Kader Kesehatan, KPM, dan RDS dalam monitoring dan intervensi gizi keluarga. Acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan di Kecamatan Sumberjambe. Komitmen ini selaras dengan visi Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait), dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan berbasis kesehatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
18 Agustus 2025 214

Meriah Tiga Hari Semangat Kemerdekaan di Desa Sumberpakem

Peringatan Hari Kemerdekaan di Desa Sumberpakem tahun ini terasa berbeda dari biasanya. Bukan hanya sehari atau setengah hari, tapi tiga hari berturut-turut warga tumpah ruah mengikuti rangkaian lomba, mulai setelah waktu dzuhur sampai menjelang ashar suasananya rame, heboh, dan penuh canda tawa sejak hari pertama sampai penutupan. Hari pertama dibuka dengan penuh antusias. Suara sorakan sudah menggema ketika lomba โ€œmasukkan paku ke dalam botolโ€ dimulai. Sederhana, tapi bikin deg-degan dan ngakak karena peserta kesulitan menahan tawa sambil menjaga keseimbangan. Setelah itu, suasana makin pecah di lomba โ€œcantol besekโ€. Anak-anak berlomba secepat mungkin menancapkan besek, dan tiap tim disemangati histeris oleh para penonton. Puncaknya adalah estafet tepung. Warga benar-benar tidak peduli lagi sama wajah penuh bedak karena semuanya sudah sibuk tertawa bareng dan menikmati suasana. Selesai lomba, hampir tak ada yang bersih dari tepung, tapi justru dari situlah rasa kebersamaan mulai terbangun. Masuk hari kedua, vibes-nya mulai terasa agak serius tapi tetap seru. Lomba โ€œpindah gelas pakai balonโ€ jadi tontonan favorit karena semua deg-degan melihat gelas yang nyaris jatuh setiap kali balon ditiup. Dilanjut dengan โ€œcorong airโ€ yang bikin warga bolak-balik teriak โ€œAyoโ€ฆ ayoโ€ฆ ayo!โ€ karena air yang mengalir kadang nggak sesuai rencana. Meskipun hanya dua lomba, tapi energi dan kekompakan warga tetap terjaga sampai akhir sore. Hari ketiga menjadi penutup yang paling ditunggu sekaligus yang paling pecah. Lomba estafet sarung membuka pagi dengan gelak tawa karena beberapa peserta sampai jatuh saking buru-burunya memindahkan sarung ke teman satu tim. Setelah itu, lomba tiup gelas bikin penonton gemas karena gelasnya bergerak pelan banget meski peserta sudah tiup sekuat tenaga. Dan sebagai klimaks, lomba voli air benar-benar berhasil menyatukan semua orang di lapangan. Begitu balon air pecah di tangan peserta, suara sorakan langsung menggema ke seluruh penjuru desa. Basah-basahan, teriak bareng, dan nggak ada yang gengsi buat ketawa semuanya larut dalam euforia kemerdekaan. Di tengah kesibukan masing-masing, tiga hari lomba ini jadi pengingat bahwa kebahagiaan bisa hadir lewat hal-hal sederhana. Bukan soal siapa yang menang atau kalah, tapi bagaimana tawa, sorakan, dan kebersamaan yang tercipta di lapangan bisa membuat warga saling lebih dekat. Semoga semangat ini tidak berhenti setelah bendera perlombaan diturunkan tetapi terus hidup di setiap kegiatan desa, dan semoga tahun depan rasa hangat ini bisa terulang kembali dengan cerita yang lebih seru lagi.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
11 Agustus 2025 277

Dorong Ketahanan Pangan Mahasiswa KKN 204 Luncurkan Program โ€œLEKAT"

Senin, 11 Agustus 2025, Pendopo Balai Desa Sumberpakem menjadi tempat berlangsungnya kegiatan LEKAT (Lele Kangkung Terpadu untuk Ketahanan Pangan Keluarga) yang digagas oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 204. Kegiatan dimulai pukul 09.45 WIB, dihadiri oleh 14 ibu kader posyandu dari 16 undangan. Program LEKAT bertujuan mendorong ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan dan sumber daya secara minimal, biaya rendah (low budget), namun tetap menghasilkan sumber protein hewani dan sayuran. Konsep ini menggabungkan budidaya lele dalam galon bekas dengan penanaman kangkung di atasnya, sehingga hemat tempat, hemat air, dan dapat dilakukan tanpa listrik untuk pergantian air. ย  Acara dibuka dengan perkenalan mahasiswa KKN, dilanjutkan sambutan perwakilan mahasiswa, dan pemaparan materi oleh Fairuz Bintang selaku Koordinator Desa KKN 204. Materi yang disampaikan mencakup: Kelebihan LEKAT diantaranya cocok di lahan sempit, mudah dirawat, biaya murah, sumber gizi, dan mudah dipindahkan. Alat & bahan yang diperlukan meliputi galon bekas, bibit lele, bibit kangkung, pakan ikan (dua ukuran), media tanam rockwool, keranjang besek, gunting, dan cutter. Cara pembuatannya diawali dengan melubangi galon untuk wadah besek, mengisi rockwool, menambahkan air, menebar bibit kangkung, dan memasukkan benih lele. Pemeliharaannya dilakukan dengan cara menjaga kualitas air, memberi pakan sesuai ukuran ikan, mengamati nafsu makan ikan, mengatasi hama tanaman, serta melakukan pergantian air berkala. Panen untuk program ini yaitu kangkung dapat dipanen 20โ€“30 hari sekali, lele dapat dipanen 2โ€“3 bulan sekali dengan tingkat kelangsungan hidup 40โ€“100%. Pengolahan lele diantaranya dapat diolah menjadi abon, nugget, atau keripik tulang lele untuk meningkatkan nilai tambah. Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN menyediakan seluruh perlengkapan praktik untuk peserta, mulai dari galon, bibit kangkung, bibit lele, pakan, media tanam rockwool, hingga keranjang besek. Antusiasme ibu-ibu kader terlihat tinggi, terbukti dari interaksi aktif selama sesi materi dan praktek. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu kader dapat mempraktikkan budidaya lele dan kangkung di rumah masing-masing, sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha kecil di Desa Sumberpakem.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
11 Agustus 2025 246

Edukasi Perilaku Bersih dan Sehat pada Siswa Sekolah Dasar

Jumโ€™at, 8 Agustus 2025, mahasiswa KKN melaksanakan program kerja โ€œEdukasi Perilaku Bersih dan Sehatโ€ yang difokuskan untuk siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 1 hingga kelas 3. Program ini menjadi bagian dari upaya untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini, terutama dalam hal menjaga kesehatan gigi dan mulut, yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan suasana penuh keceriaan. Anak-anak menyambut kedatangan tim KKN dengan senyum dan sapaan ramah. Acara dibuka dengan perkenalan singkat, kemudian dilanjutkan ice breaking yang membuat suasana semakin cair. Anak-anak terlihat antusias mengikuti gerakan dan instruksi, bahkan beberapa dari mereka berebut ingin tampil di depan. Memasuki sesi inti, mahasiswa KKN memberikan penyuluhan tentang perilaku bersih dan sehat, dengan fokus pada pentingnya menggosok gigi secara teratur, waktu yang tepat untuk melakukannya (pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur), serta teknik menggosok gigi yang benar. Penyampaian materi dibuat ringan, menggunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak-anak, dan disertai contoh langsung agar mereka lebih mudah menirukan. Untuk menambah semangat belajar, kegiatan dilengkapi dengan kuis interaktif berhadiah. Pertanyaan seputar materi yang baru disampaikan diajukan, dan anak-anak dengan cepat mengangkat tangan untuk menjawab. Antusiasme mereka luar biasa, apalagi ketika berhasil menjawab benar dan mendapatkan hadiah. Hal ini menjadi bukti bahwa mereka mampu memahami dan mengingat informasi yang diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan. Guru-guru yang mendampingi juga terlihat senang dengan metode penyampaian yang interaktif, karena membuat anak-anak lebih mudah menerima pesan edukasi. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa-siswi tidak hanya memahami teori tentang kebersihan gigi dan mulut, tetapi juga menerapkannya di rumah setiap hari. Dengan begitu, kesehatan gigi mereka dapat terjaga, dan mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan percaya diri.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
11 Agustus 2025 198

Edukasi Kebersihan Gigi dan Mulut di Raudhatul Athfal di Desa Sumberpakem

Mahasiswa KKN 204 Desa Sumberpakem melaksanakan program kerja Edukasi Kebersihan Gigi dan Mulut yang bertujuan menanamkan kesadaran menjaga kesehatan gigi sejak dini kepada anak-anak RA di desa. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lembaga, yaitu RA Nurul Yakin dan RA Mambaul Hikmah, dengan waktu dan metode pelaksanaan yang menyesuaikan kondisi masing-masing sekolah. Pelaksanaan pertama berlangsung di RA Nurul Yakin pada Jumat, 1 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB. Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama seluruh murid dan guru RA, menciptakan suasana ceria dan penuh semangat. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan edukasi di dalam kelas mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, kapan waktu terbaik untuk menggosok gigi, serta cara yang benar melakukannya. Untuk menambah semangat belajar, diberikan hadiah kecil kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Sesi dilanjutkan dengan praktik sikat gigi bersama yang dipandu langsung oleh mahasiswa KKN, diiringi lagu-lagu edukatif sehingga anak-anak semakin bersemangat mengikuti arahan. Pelaksanaan kedua dilakukan di RA Mambaul Hikmah pada Sabtu, 2 Agustus 2025, pukul 08.00 WIB. Kegiatan juga dibuka dengan senam bersama, kemudian anak-anak masuk kelas untuk makan bersama dengan bekal yang mereka bawa. Setelah itu, seluruh siswa dari kelas kecil hingga besar berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti penyuluhan tentang kebersihan gigi dan mulut. Mahasiswa KKN memandu praktik langsung cara menggosok gigi yang benar, kemudian memberikan hadiah kepada anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan terkait materi yang disampaikan. ย  Kedua kegiatan ini berjalan lancar dan meriah. Antusiasme anak-anak terlihat dari keaktifan mereka bertanya, menjawab, hingga mengikuti gerakan praktik sikat gigi. Diharapkan, edukasi ini dapat menumbuhkan kebiasaan baik menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini, yang nantinya dapat terus terbawa hingga mereka dewasa.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
07 Agustus 2025 289

"Cardamooa" dari Sumberpakem, Aroma Rempah dalam Setiap Seduhan

Sumberpakem, Sumberjambe. Jika biasanya kopi dikenal dengan citarasa pahit dan kadar kafein yang tinggi, maka berbeda halnya dengan kopi yang diproduksi oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Santoso di Desa Sumberpakem. Mengusung nama produk โ€œCardamooaโ€, kopi ini memadukan biji kopi robusta dengan rempah-rempah lokal, menciptakan sensasi unik dalam setiap tegukan. Keistimewaan produk kopi ini terletak pada racikannya. Perbandingan antara kopi dan rempah adalah 1:3, sehingga menghasilkan cita rasa yang kuat akan kapulaga, kayu manis, dan jahe, namun tetap menyisakan jejak robusta yang khas. Komposisi ini membuat kadar kafein dalam โ€œCardamooaโ€ tergolong rendah, menjadikannya cocok untuk penikmat kopi yang menghindari efek stimulan berlebih. Biji kopi yang digunakan berasal dari kawasan sekitar seperti Rowosari, Gunung Malang, Pringgodani, dan Jambearum semuanya masih dalam wilayah Jember, yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan. Setiap kemasan โ€œCardamooaโ€ berisi 100 gram dan dijual seharga Rp30.000. Secara segmentasi pasar, produk ini bersaing dengan kopi Kalibaru yang sudah lebih dahulu dikenal luas. Meski demikian, โ€œCardamooaโ€ telah menembus pasar antar daerah dan bahkan pernah mencapai Kalimantan sebagai wilayah distribusi terjauh dalam negeri. Dalam hal pemasaran, KTH Santoso sudah mulai memanfaatkan media sosial. Akun Instagram @Cardamooa menjadi etalase digital utama mereka. Namun, pengelolaan konten dan interaksi dengan konsumen masih terus dalam proses pengembangan agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Meski penjualannya sudah mulai meluas, proses pengemasan dan penyajian masih terkendala oleh keterbatasan alat produksi. Namun dari sisi visibilitas lokasi, produk ini sudah cukup mudah ditemukan karena sudah terdaftar di Google Maps. Kehadiran โ€œCardamooaโ€ menunjukkan bahwa kreativitas lokal dapat menjadi nilai jual yang kuat, terutama ketika dipadukan dengan kearifan lokal dan kekayaan rempah Indonesia. Lebih dari sekadar minuman, kopi kapulaga ini menjadi simbol kerja kolektif masyarakat desa dalam mengelola sumber daya hutan dan memperkenalkan cita rasa khas Sumberpakem ke lidah nasional.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
07 Agustus 2025 653

Keripik Singkong Rumahan yang Tetap Eksis Selama Belasan Tahun

Di salah satu sudut Desa Sumberpakem, terdapat usaha rumahan yang telah berjalan secara konsisten selama belasan tahun. Usaha ini memproduksi keripik singkong dengan cita rasa khas yang masih mempertahankan sistem produksi tradisional. Dikelola oleh seorang warga bersama adiknya, usaha keripik ini menjadi salah satu bentuk ketahanan ekonomi rumah tangga yang layak diapresiasi. Keripik yang dihasilkan memiliki dua varian rasa, yaitu original dan pedas. Uniknya, rasa pedas yang ditawarkan tidak berasal dari perasa buatan, melainkan dari cabe murni yang diolah bersama bumbu khas racikan sendiri. Proses produksi masih dilakukan secara manual, mulai dari pengirisan singkong hingga penggorengan, menjadikan rasa dan tekstur keripik ini tetap otentik dan renyah. Setiap dua hari, usaha ini mampu menghabiskan sekitar 0,5 kwintal singkong, yang bahan bakunya diperoleh dari pengepul. Keripik kemudian dikemas dalam ukuran kecil dan didistribusikan melalui jalur sales (distributor) untuk dijual kembali di toko-toko kelontong. Dalam satu bendel, terdapat 13 bungkus keripik yang dijual seharga Rp5.000, membuatnya cukup terjangkau bagi masyarakat umum. Namun, meski sudah berjalan cukup lama dan memiliki pasar tersendiri, usaha ini masih menghadapi beberapa kendala dalam hal pemasaran. Produk keripik belum memiliki label usaha dan juga belum terdaftar di Google Maps, sehingga eksistensinya belum terjangkau secara digital oleh pasar yang lebih luas. Kisah keripik singkong rumahan ini menunjukkan bahwa keberlangsungan usaha tidak hanya bergantung pada skala, tetapi juga pada konsistensi dan kekuatan rasa. Ke depan, peningkatan dalam aspek legalitas dan pemasaran digital dapat menjadi langkah strategis untuk mengembangkan usaha ini agar lebih dikenal luas.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
07 Agustus 2025 333

Semarak Kades Cup 2 Sumberpakem: Turnamen Desa dengan Vibes Regional

Desa Sumberpakem kembali menggelar ajang olahraga tahunan yang paling dinanti: Kades Cup 2. Namun kali ini, atmosfernya berbeda. Bukan hanya karena semangat para pemain, tapi juga karena skala turnamen yang semakin meluas bukan hanya antar dusun, tapi juga diikuti oleh peserta dari luar desa, bahkan luar kota. Kades Cup 2 tahun ini bukan sekadar ajang adu kemampuan, tapi juga menjadi sarana silaturahmi lintas wilayah. Beberapa tim yang berasal dari luar Desa Sumberpakem ikut ambil bagian, menjadikan turnamen ini semakin kompetitif dan semarak. Hal ini menunjukkan bahwa Kades Cup telah tumbuh menjadi event yang terbuka dan inklusif, tidak hanya milik warga Sumberpakem, tapi juga masyarakat sekitar yang ingin berpartisipasi. Setiap pertandingan dipadati oleh penonton dari berbagai kalangan. Lapangan desa menjadi pusat keramaian baru. Sorak sorai, deretan pedagang, anak-anak berlarian, hingga obrolan hangat antarwarga menciptakan suasana yang akrab dan hidup. Bahkan pelaku usaha kecil seperti penjual jajanan dan minuman pun ikut merasakan dampaknya. Partisipasi tim dari luar kota juga menambah nuansa persaingan yang lebih profesional. Meski begitu, nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan tetap menjadi jiwa dari turnamen ini. Masyarakat menyambut hangat tamu-tamu dari luar desa, membuktikan bahwa olahraga bisa jadi jembatan persaudaraan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumberpakem menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat dan partisipasi tim dari luar desa. Ia berharap ke depan Kades Cup bisa menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang, bahkan mungkin jadi turnamen regional antar-kecamatan atau antar-kabupaten. Bagi kami, tim KKN yang turut mendampingi dan menyaksikan langsung proses ini, Kades Cup 2 adalah pelajaran berharga. Bahwa membangun desa bukan hanya soal fisik, tapi juga bagaimana menciptakan ruang-ruang bersama yang memperkuat identitas, solidaritas, dan kebahagiaan warganya

Baca Selengkapnya
Berita Desa
07 Agustus 2025 291

Naik Kelas Lewat Peta: Cerita Digitalisasi 5 UMKM Lokal Lewat Google Maps

Di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat, UMKM di pedesaan sering kali tertinggal bukan karena mereka tidak mampu, melainkan karena kurangnya akses dan pendampingan. Melalui program KKN, kami mencoba mengambil peran kecil dalam menjembatani kesenjangan itu dimulai dari hal paling sederhana yaitu peta digital dan label usaha. Sebelum melakukan pendampingan, kami tidak langsung terjun membantu. Kami memulai dengan melakukan survei dan observasi langsung ke pelaku UMKM. Kami mencatat sejauh mana usaha mereka berkembang, bagaimana mereka memasarkan produk, siapa saja target pasar mereka, serta apa saja kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Observasi ini sangat penting untuk menyusun strategi pendampingan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil. Hasilnya, kami menemukan bahwa sebagian besar UMKM ini masih mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut, belum memiliki identitas merek yang kuat, dan belum memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Pendampingan pertama kami lakukan pada dua UMKM keripik. UMKM pertama belum memiliki label maupun pemasaran digital. Berdasarkan diskusi dan ide bersama, kami membantu membuatkan nama merek "Keripik Berkah", lengkap dengan desain label sederhana, foto produk, dan pendaftaran lokasi di Google Maps. Dalam waktu satu hari, usaha ini sudah tayang secara online. UMKM kedua adalah "Ummi Fhy", yang sudah memiliki label bawaan. Tapi dari hasil observasi, identitas visual dan kehadiran digitalnya masih lemah. Maka kami fokus pada penguatan branding serta membantu memunculkan lokasi usahanya di Maps. Ini menjadi bekal penting agar pelanggan bisa menemukan dan mengenali usahanya lebih mudah. Minggu berikutnya, kami mendampingi tiga UMKM tahu. Observasi menunjukkan bahwa ketiganya belum memiliki label yang konsisten dan sama sekali belum muncul di ranah digital. Maka kami bantu dari awal: membuatkan label, melakukan dokumentasi produk, dan mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps. Berbeda dengan UMKM keripik yang langsung muncul dalam sehari, titik lokasi tiga UMKM tahu ini baru terverifikasi dan tayang keesokan harinya. Namun, semangat para pemiliknya untuk belajar dan berkembang membuat proses ini berjalan sangat menyenangkan. Kini, lima UMKM lokal sudah berhasil kami bantu masuk ke Google Maps. Mereka kini lebih mudah ditemukan, punya identitas yang lebih jelas, dan mulai mengenal potensi besar dari digitalisasi marketing meskipun dengan langkah-langkah sederhana. Pengalaman ini mengajarkan kami bahwa digitalisasi tidak selalu dimulai dari media sosial atau marketplace besar. Terkadang, membantu pelaku UMKM memiliki label produk, foto berkualitas, dan lokasi yang bisa ditemukan di Google Maps sudah sangat berarti. Karena di zaman sekarang, usaha yang tak muncul di peta, bisa jadi luput dari perhatian pasar. Maka tugas kita bersama adalah memastikan UMKM desa tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh dan dikenal, dimulai dari langkah-langkah kecil yang berdampak besar.

Baca Selengkapnya

Belum Ada Potensi

Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.

Daftar Informasi Publik (DIP)

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi

Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Berkala

Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Serta Merta

Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Setiap Saat

Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Dikecualikan

Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.

Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.


Daftar Dokumen Desa

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa

Kategori Dokumen