Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6525
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Dorong Ketahanan Pangan Mahasiswa KKN 204 Luncurkan Program β€œLEKAT"

Author
Desa Sumberpakem Kec. Sumberjambe
11 Agustus 2025 278 Kali Dilihat

Senin, 11 Agustus 2025, Pendopo Balai Desa Sumberpakem menjadi tempat berlangsungnya kegiatan LEKAT (Lele Kangkung Terpadu untuk Ketahanan Pangan Keluarga) yang digagas oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 204. Kegiatan dimulai pukul 09.45 WIB, dihadiri oleh 14 ibu kader posyandu dari 16 undangan. Program LEKAT bertujuan mendorong ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan dan sumber daya secara minimal, biaya rendah (low budget), namun tetap menghasilkan sumber protein hewani dan sayuran. Konsep ini menggabungkan budidaya lele dalam galon bekas dengan penanaman kangkung di atasnya, sehingga hemat tempat, hemat air, dan dapat dilakukan tanpa listrik untuk pergantian air.

Β 

Acara dibuka dengan perkenalan mahasiswa KKN, dilanjutkan sambutan perwakilan mahasiswa, dan pemaparan materi oleh Fairuz Bintang selaku Koordinator Desa KKN 204. Materi yang disampaikan mencakup:

  • Kelebihan LEKAT diantaranya cocok di lahan sempit, mudah dirawat, biaya murah, sumber gizi, dan mudah dipindahkan.
  • Alat & bahan yang diperlukan meliputi galon bekas, bibit lele, bibit kangkung, pakan ikan (dua ukuran), media tanam rockwool, keranjang besek, gunting, dan cutter.
  • Cara pembuatannya diawali dengan melubangi galon untuk wadah besek, mengisi rockwool, menambahkan air, menebar bibit kangkung, dan memasukkan benih lele.
  • Pemeliharaannya dilakukan dengan cara menjaga kualitas air, memberi pakan sesuai ukuran ikan, mengamati nafsu makan ikan, mengatasi hama tanaman, serta melakukan pergantian air berkala.
  • Panen untuk program ini yaitu kangkung dapat dipanen 20–30 hari sekali, lele dapat dipanen 2–3 bulan sekali dengan tingkat kelangsungan hidup 40–100%.
  • Pengolahan lele diantaranya dapat diolah menjadi abon, nugget, atau keripik tulang lele untuk meningkatkan nilai tambah.

Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN menyediakan seluruh perlengkapan praktik untuk peserta, mulai dari galon, bibit kangkung, bibit lele, pakan, media tanam rockwool, hingga keranjang besek. Antusiasme ibu-ibu kader terlihat tinggi, terbukti dari interaksi aktif selama sesi materi dan praktek. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu kader dapat mempraktikkan budidaya lele dan kangkung di rumah masing-masing, sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha kecil di Desa Sumberpakem.

Bagikan: