Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6525
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Prioritaskan Kesehatan Ibu dan Anak, Desa Sumberpakem Gelar Rembuk Stunting Awal Penyusunan RKPDes

Author
Desa Sumberpakem Kec. Sumberjambe
28 Oktober 2025 146 Kali Dilihat

Sumberpakem, 16 Oktober 2025 – Pemerintah Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe, menunjukkan komitmen kuat dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun 2025 yang digelar di Balai Desa Sumberpakem pada Kamis (16/10/2025).

Kegiatan ini menjadi momen penting dan langkah awal dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026, dengan fokus utama pada peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pemenuhan gizi keluarga di desa.

Acara dihadiri oleh berbagai stakeholder penting, termasuk Kasi Perencanaan Kecamatan Sumberjambe, Bapak Hendra (mewakili Camat Sumberjambe), Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sumberpakem, Pendamping Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kader Pembangunan Manusia (KPM), Rumah Data dan Informasi Stunting (RDS), Kader Posyandu, serta sejumlah tokoh masyarakat.

 

Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Utama

 

Dalam sambutannya, Kasi Perencanaan Kecamatan Sumberjambe, Bapak Hendra, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor.

“Stunting bukan hanya urusan kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus berperan aktif agar anak-anak kita tidak kekurangan gizi sejak dini. Kami melihat tren penurunan di Sumberjambe, namun penguatan intervensi, terutama pada ibu hamil dan balita, harus terus ditingkatkan,” ujar Bapak Hendra.

Ia juga menambahkan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan, menjadikan edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak sebagai kunci keberhasilan program.

 

Laporan Kinerja dan Arah Program Desa

 

Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Sumberpakem, Bapak Mahfud, memaparkan hasil kinerja KPM bersama RDS dalam program Konvergensi Penurunan Stunting tahun 2025:

  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita Stunting: Telah berjalan 10 kali sepanjang tahun 2025 dengan memperhatikan kandungan gizi dan protein yang dibutuhkan balita.

  • Penyuluhan Berkelanjutan: Pelaksanaan Penyuluhan Kader Posyandu serta Penyuluhan BKB (Bina Keluarga Balita) sebagai upaya maksimalisasi program konvergensi.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Program konvergensi ini perlu masukan dari berbagai stakeholder guna meningkatkan kualitas dan dampak program ke depan,” tutur Bapak Mahfud.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Desa Sumberpakem, Bapak Fadli, menegaskan bahwa hasil rembuk ini akan menjadi pijakan konkret. “Kami ingin hasil rembuk ini menjadi pijakan nyata dalam RKPDes 2026. Fokus kami adalah memastikan program kesehatan, gizi, dan pemberdayaan keluarga benar-benar dirasakan oleh warga Desa Sumberpakem,” kata beliau.

 

Kesepakatan dan Komitmen Bersama

 

Rembuk Stunting ini berhasil merumuskan sejumlah kesepakatan penting yang akan diintegrasikan dalam RKPDes 2026, di antaranya:

  1. Peningkatan Frekuensi dan Kualitas Kegiatan Posyandu.

  2. Pengalokasian Anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berkelanjutan bagi Balita Berisiko.

  3. Penguatan Sinergi antara Pemerintah Desa, Kader Kesehatan, KPM, dan RDS dalam monitoring dan intervensi gizi keluarga.

Acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan di Kecamatan Sumberjambe. Komitmen ini selaras dengan visi Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait), dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan berbasis kesehatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan: