Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Logo Jember
PPID Desa Kode: 35.09.31.2006

Desa Sumberjambe

Kecamatan Sumberjambe, Jember, Jawa Timur

0
Jumlah Penduduk
0
Kepala Keluarga
6 Dusun
Wilayah Administrasi
537.25 Ha
Luas Wilayah

Wilayah Desa

Batas wilayah administratif Desa Sumberjambe

Visi Desa

-

Misi
  • Misi desa belum dicantumkan.
Sejarah Desa
-
Kondisi Demografi
-
Kondisi Geografis
-

Data Administrasi

Identitas resmi wilayah

Nama & Kode Desa Sumberjambe ID: 35.09.31.2006
Kecamatan Sumberjambe
Kode Pos -
Kabupaten Jember
Provinsi Jawa Timur

Kontak & Lokasi Kantor Desa

Hubungi atau kunjungi sekretariat desa

Alamat Kantor Desa Alamat belum diatur
No. Telepon -
Email Resmi -
Situs Web -

Data Geografis

Kondisi fisik & alam desa

Luas Wilayah 537.250194 Ha
Ketinggian mdpl
Curah Hujan 0 mm/tahun
Akses Pusat Pemerintahan
Ke Kecamatan
0 km
Ke Kabupaten
0 km
Ke Provinsi
0 km

Batas Wilayah

Batas geografis luar desa

U
Sebelah Utara -
T
Sebelah Timur -
S
Sebelah Selatan -
B
Sebelah Barat -

Perangkat Desa

Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa

Foto Kepala Desa
Kepala Desa Sumberjambe

Nama Kepala Desa

Kepala Desa

Periode Aktif Menjabat
Sekretaris Desa

-

Kaur Umum

-

Kaur Keuangan

-

Kaur Perencanaan

-

Kasi Pemerintahan

-

Kasi Kesejahteraan

-

Kasi Pelayanan

-


Lembaga Desa

Mitra kerja pemerintah desa

BPD
Legislatif

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-

LPMD / LPMK
Pembangunan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

PKK Desa
Pemberdayaan

Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

Karang Taruna
Kepemudaan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris I-
Sekretaris II-
Bendahara-

Daftar Dusun

Pembagian wilayah administratif

Dusun Krajan
Dusun Gladak Langsep
Dusun Gundang
Dusun Pasar
Dusun Semek
Dusun Slangak

Statistik Desa

Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan

Kependudukan

Kategori
Jumlah penduduk laki-laki
0
Jumlah penduduk perempuan
0
Jumlah kepala keluarga (KK)
0
Jumlah kelahiran
0
Jumlah kematian
0

Pendidikan

Kategori
Jumlah penduduk tidak/belum sekolah
0
Jumlah penduduk berpendidikan SD
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTP/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTA/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan Perguruan Tinggi
0

Kesehatan

Kategori
Jumlah ibu hamil
0
Jumlah kelahiran (bayi lahir)
0
Jumlah balita
0
Jumlah balita gizi kurang/buruk
0
Jumlah kasus penyakit menonjol
0
Jumlah peserta layanan kesehatan
0

Ekonomi

Kategori
Jumlah pelaku usaha
0
Jumlah usaha aktif
0
Jumlah tenaga kerja usaha
0
Jumlah keluarga prasejahtera
0
Jumlah keluarga sejahtera
0
Pendapatan per kapita (rata-rata)
0

Ketenagakerjaan

Kategori
Jumlah penduduk usia produktif (18-56 th)
0
Jumlah penduduk bekerja
0
Jumlah penduduk menganggur
0

Pertanian dan Pangan

Kategori
Jumlah pelaku usaha pertanian
0
Luas lahan produktif
0
Total produksi pertanian
0
Jumlah kelompok tani aktif
0

Kesejahteraan Sosial

Kategori
Jumlah keluarga miskin
0
Jumlah penerima bantuan sosial
0
Jumlah penyandang disabilitas
0
Jumlah penduduk lanjut usia
0

Lingkungan dan Sanitasi

Kategori
Jumlah rumah tangga dengan akses air bersih
0
Jumlah rumah tangga dengan sanitasi layak
0
Jumlah rumah tangga yang mengelola sampah
0

Keamanan dan Ketertiban

Kategori
Jumlah kasus kriminal/konflik (tahun ini)
0
Jumlah kasus gangguan keamanan
0
Jumlah kasus konflik sosial
0
Jumlah kegiatan keamanan masyarakat
0
Jumlah hansip/linmas aktif
0

Politik dan Partisipasi

Kategori
Jumlah penduduk punya hak pilih
0
Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih (pemilu terakhir)
0
Jumlah peserta musyawarah desa
0
Jumlah kegiatan gotong royong
0
Jumlah organisasi masyarakat aktif
0
Jumlah kegiatan kemasyarakatan
0

Keuangan Desa

Kategori
Pendapatan desa
0
Belanja desa
0
Pendapatan asli desa
0
Realisasi anggaran
0

Sarana & Prasarana

Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa

PAUD

-
0 Unit

TK

-
0 Unit

SD / MI

-
0 Unit

SMP / MTs

-
0 Unit

SMA / SMK / MA

-
0 Unit

Perguruan Tinggi

-
0 Unit

TPA / TPQ

-
0 Unit

Pondok Pesantren

-
0 Unit

Perpustakaan Desa

-
0 Unit

Rumah Baca

-
0 Unit

Puskesmas

-
0 Unit

Puskesmas Pembantu

-
0 Unit

Posyandu

-
0 Unit

Polindes

-
0 Unit

Klinik

-
0 Unit

Apotek

-
0 Unit

Praktek Bidan

-
0 Unit

Praktek Dokter

-
0 Unit

Ambulance

-
0 Unit

Aula / Balai Pertemuan

-
0 Unit

Pos Kamling

-
0 Unit

Gudang Desa

-
0 Unit

Lapangan Olahraga

-
0 Unit

Taman Desa

-
0 Unit

Monumen / Tugu

-
0 Unit

Makam / Kuburan

-
0 Unit

Masjid

-
0 Unit

Musholla

-
0 Unit

Tempat Ibadah Lainnya

-
0 Unit

Pasar Tradisional

-
0 Unit

BUMDes

-
0 Unit

Koperasi

-
0 Unit

Minimarket

-
0 Unit

Warung/Toko

-
0 Unit

Jalan Aspal

-
0 Unit

Jalan Makadam

-
0 Unit

Jalan Paving

-
0 Unit

Jalan Beton

-
0 Unit

Jalan Tanah

-
0 Unit

Jembatan

-
0 Unit

Drainase

-
0 Unit

Irigasi

-
0 Unit

Sumur Bor

-
0 Unit

Embung Desa

-
0 Unit

Kelompok Tani

-
0 Unit

Lumbung Pangan

-
0 Unit

Gudang Pupuk

-
0 Unit

Kandang Komunal

-
0 Unit

Pasar Hewan

-
0 Unit

Rumah Potong Hewan

-
0 Unit

Wisata Alam

-
0 Unit

Wisata Buatan

-
0 Unit

Homestay / Penginapan

-
0 Unit

TPS Sampah

-
0 Unit

Bank Sampah

-
0 Unit

IPAL

-
0 Unit

Pos Polisi

-
0 Unit

Pos Pemadam Kebakaran

-
0 Unit

Berita Desa

Informasi dan berita terkini

Berita Desa
19 Agustus 2025 254

Kebersamaan KKN Kolaboratif 203 dan Yayasan Fatihul Ulum Hadirkan Lomba Ceria di Dusun Semek

Sumberjambe, Jember – 19 Agustus 2025Mentari siang menyengat ringan di Desa Sumberjambe, namun suasana di halaman Yayasan Fatihul Ulum justru semakin hangat karena gelak tawa dan sorak sorai mulai menggema. Hari itu, Rabu, 13 Agustus 2025, tak seperti biasanya. Usai jamaah salat Dzuhur, anak-anak, para santri, guru, dan warga desa mulai berdatangan dengan wajah penuh semangat. Mahasiswa KKN Kolaboratif 203 bersama dengan Yayasan Fatihul Ulum merangkai beberapa perlombaan beberapa saran lomba yang dibuat oleh mahasiswa KKn dan setengahnya dibuat oleh para gura atau usztad di Yayasan Fatihul Ulum Dari Pisang Sampai Tepung, dari Tertawa Sampai Kompak Tepat setelah salat Dzuhur, lomba dimulai dengan aba-aba dari panitia KKN. Lomba pembuka adalah makan pisang dengan mata tertutup. Para peserta berdiri berjajar dengan mulut terbuka lebar, berusaha menggigit pisang yang dipegang oleh temannya — tentu saja sambil ditutup matanya. Sorak-sorai penonton dan gelak tawa tak terbendung saat peserta malah menggigit udara atau malah saling dorong karena tak sabar. Selanjutnya adalah lomba PBB (Peraturan Baris Berbaris), yang menjadi momen serius sekaligus membanggakan. Peserta dari tingkat Madrasah menunjukkan keterampilan baris-berbaris yang rapi dan penuh semangat. Terik matahari tak menghalangi kekompakan langkah mereka. Suara komandan tim menggema lantang di halaman yayasan, mencerminkan semangat kedisiplinan yang dibangun dari lingkungan pendidikan pesantren. Tak lama, suasana kembali mencair ketika dimulai lomba pukul air dalam plastik. Plastik-plastik bening berisi air digantung tinggi, dan peserta dengan mata tertutup diberi tongkat untuk memukul. Tak sedikit peserta yang malah memukul angin atau justru kena cipratan air sendiri — membuat tubuh basah, namun hati tetap riang. Salah satu lomba yang paling mencuri perhatian adalah koin dalam tepung. Anak-anak dengan wajah penuh harap bersiap membenamkan wajah ke dalam wadah berisi tepung demi mencari koin tersembunyi. Dalam hitungan detik, wajah mereka berubah putih total, mata melotot lucu, dan mulut tertawa geli. Penonton tak kalah heboh menyemangati sambil merekam momen lucu itu dengan ponsel mereka. Terakhir, lomba estafet air dengan gelas  menantang kerja sama dan strategi tim. Peserta harus memindahkan air menggunakan gelas plastik, dari ember ke botol di ujung lintasan. Tentu saja, airnya lebih banyak tumpah daripada yang tersisa. Namun, justru di situlah letak keseruan — saat satu tim tertawa karena gagal, tim lain bersemangat mencuri keunggulan. Antusiasme yang Tak Terbendung Meskipun kegiatan dimulai di siang hari, antusiasme peserta tidak menurun sedikit pun. Justru, karena dilaksanakan usai Dzuhur, banyak santri dan warga yang baru selesai aktivitas pagi bisa ikut serta. Hal ini disampaikan olehUsztad Rofiqi, salah satu guru  Fatihul Ulum. “Biasanya anak-anak ngantuk kalau siang, tapi hari ini justru semuanya semangat luar biasa. Mereka bahkan sudah menunggu dari pagi karena tahu lombanya setelah Dzuhur,” ujarnya sambil tersenyum. Koordinator KKN Kolaboratif 203, Lailatul Zahro mengatakan bahwa pelaksanaan lomba di siang hari memang sudah direncanakan agar tidak mengganggu kegiatan belajar pagi hari serta memberi kesempatan yang lebih luas bagi siswa tingkat atas dan guru untuk ikut serta. “Kami sengaja memilih waktu siang setelah Dzuhur agar anak-anak punya waktu istirahat, lalu bisa ikut lomba dengan energi penuh. Ternyata benar, mereka justru makin heboh dan semangat,” ujarnya. Kolaborasi yang Berarti Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa KKN dan Yayasan Fatihul Ulum. Tidak hanya sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter melalui lomba yang mengasah kekompakan, kesabaran, dan keberanian tampil. Perwakilan dari Yayasan Fatihul Ulum Usztad Alfian menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar sinergi seperti ini bisa terus berlanjut. “Kami senang bisa bekerja sama dengan mahasiswa KKN. Mereka datang bukan hanya membawa program, tapi juga membawa semangat, tawa, dan inspirasi bagi anak-anak kami,” ucapnya. Penutup Penuh Kesan Menjelang sore, kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah sederhana namun penuh makna. Pemenang lomba mendapatkan bingkisan berupa alat tulis, makanan ringan, dan piagam penghargaan. Namun lebih dari itu, semua yang hadir membawa pulang sesuatu yang lebih penting: kebahagiaan dan kenangan tentang sebuah siang yang tidak biasa. “Saya enggak menang, tapi saya senang. Besok-besok ikut lagi kalau ada,” ujar Rega, siswa kelas 4  sambil memegang pipinya yang masih bertepung. Kegiatan ini bukan sekadar rangkaian lomba. Ia adalah wujud nyata dari semangat gotong royong, pendidikan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat — yang semuanya dikemas dalam tawa, tepung, dan air tumpah di siang hari Desa Sumberjambe.    

Baca Selengkapnya
Berita Desa
19 Agustus 2025 223

KKN Kolaboratif 203 Desa Sumberjambe Turut Sukseskan Upacara HUT RI ke-80 di Lapangan Gunung Malang

Sumberjambe, 17 Agustus 2025 — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, berlangsung khidmat dan meriah. Bertempat di Lapangan Desa Gunung Malang, upacara bendera yang digelar pada Minggu (17/08) ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 203 Desa Sumberjambe. Mahasiswa KKN yang tersebar di berbagai desa di Kecamatan Sumberjambe turut ambil bagian dalam menyukseskan jalannya upacara. Keikutsertaan mereka menjadi simbol semangat kolaboratif dan sinergi antara dunia akademik dengan masyarakat dalam memperingati hari bersejarah bangsa. "Ini adalah momen penting bagi kami sebagai mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan kenegaraan di tingkat desa. Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari peringatan HUT RI bersama masyarakat Sumberjambe," ujar salah satu peserta KKN, Ratri Wahyuningsih, mahasiswa Universitas Islam Jember Upacara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang terdiri dari siswa-siswi pilihan dari SMP dan SMA se-Kecamatan Sumberjambe. Dengan penuh semangat dan kedisiplinan tinggi, para anggota Paskibra berhasil menjalankan tugas mereka dengan baik, mengibarkan Sang Saka Merah Putih di tengah lapangan yang dipadati peserta upacara. Camat Sumberjambe, Bapak Umar Faroeq S.p , dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa KKN dan para siswa anggota Paskibra, yang telah menunjukkan semangat nasionalisme dan kebersamaan dalam peringatan HUT RI kali ini," ucapnya. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan kesenian daerah dan lomba-lomba rakyat yang semakin menambah kemeriahan suasana perayaan kemerdekaan. Partisipasi aktif mahasiswa KKN Kolaboratif 203 ini tidak hanya memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan gotong royong dan kerja sama lintas generasi.  

Baca Selengkapnya
Berita Desa
18 Agustus 2025 409

Mahasiswa KKN Kolaboratif posko 203 : Menggali Potensi Lokal dan Letak Geografis Desa Sumberjambe

Jember, Jawa Timur 20 Juli 2025 Desa Sumberjambe merupakan salah satu desa strategis di Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, yang memiliki posisi geografis penting serta potensi sumber daya alam yang mendukung sektor pertanian dan kehutanan. Terletak di lereng kaki Gunung Raung, desa ini menjadi simpul utama dalam pengembangan wilayah bagian utara Jember. Sumberjambe memiliki 6 dusun diantaranya dusun Gladak langsep, dusun Slangak, dusun Pasar, dusun Krajan, dusun Semek, dan dusun Gundang. Desa Sumberjambe memiliki batas wilayah sebagai berikut: Utara: Kecamatan Silo Timur: Kecamatan Ledokombo Selatan: Kecamatan Mayang Barat: Kecamatan Sukowono Secara geografis, Desa Sumberjambe berada pada koordinat 80405 LS dan 1135359 BT, dengan ketinggian rata-rata sekitar 450--538 meter di atas permukaan laut. Desa ini berjarak 35 km dari pusat Kota Jember dan hanya sekitar 400 meter dari Kantor Kecamatan Sumberjambe, menjadikannya sebagai pusat administratif kecamatan. Berikut adalah gambaran peta Desa Sumberjambe yang menunjukkan posisi geografisnya di antara desa-desa lain di Kecamatan Sumberjambe, serta kedekatannya dengan hutan lindung dan kawasan pegunungan Raung. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, para mahasiswa berupaya menggali dan memaksimalkan potensi lokal desa serta mempelajari kondisi geografis yang memengaruhi kehidupan masyarakat setempat. Dengan mempelajari kebiasaan penduduk lokal dan sumberdaya yang ada di desa Sumberjambe. Mayoritas penduduk desa, sekitar 82%, menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Desa ini menghasilkan panen padi tahunan sebesar sekitar 830 ton, yang disuplai dari lahan-lahan pertanian produktif milik warga. Selain itu, sebagian penduduk juga terlibat dalam usaha mikro dan perkebunan rakyat. Secara geografis, desa ini berada di wilayah dataran tinggi dengan kontur tanah yang subur dan iklim tropis basah. Dikelilingi oleh hutan, perkebunan, dan sungai kecil, Sumberjambe memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan agrowisata. Kegiatan KKN yang dimulai pada pertengahan Juli ini melibatkan 12 mahasiswa lintas universitas yang ada di Jember  dengan mengusung tema pengembangan potensi desa berkelanjutan. Salah satunya dengan hasil perkebunan berupa singkong, potensi lokal dari  letak geografis desa Sumberjambe,  Mahasiswa Posko203 berfokus pada pengembangan potensi lokal melalui UMKM dan digitalisasi desa. Salah satu highlight proyeknya adalah pendampingan usaha Keripik Singkong "Putra Putri" milik Ibu Kholik dari Dusun Semek. Mahasiswa membantu promosi produk melalui konten digital dan marketplace sehingga jangkauan pasar meningkat hingga luar daerah

Baca Selengkapnya
Berita Desa
15 Agustus 2025 332

Mahasiswa KKN K 203 Edukasi Siswa SD Sumberjambe tentang PHBS dan Bahaya Pernikahan Dini

Sumberjambe, Jember 6-9 Agustus 2025Suasana ceria dan penuh semangat memenuhi halaman SD Negeri Sumberjambe ketika Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 203  hadir membawa misi penting: memberikan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada kesehatan gigi, serta edukasi pencegahan pernikahan dini kepada siswa-siswi kelas 5 dan 6. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 11 Agustus 2025, ini bukan sekadar penyuluhan biasa. Dengan pendekatan yang edukatif, interaktif, dan ramah anak, mahasiswa menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan membekas bagi para siswa. Target Anak Usia Sekolah, Momentum Emas Pendidikan Kesehatan dan Sosial Koordinator KKN Kolaboratif Kelompok 203, Lailatul Zahro, menjelaskan bahwa anak usia 10–12 tahun merupakan kelompok usia strategis dalam membentuk kesadaran akan pentingnya kesehatan diri dan perlindungan masa depan. “Sosialisasi ini kami fokuskan kepada siswa kelas 5 dan 6 karena mereka berada dalam fase kritis pembentukan karakter dan pengetahuan. Mereka mulai mengenali identitas diri, dan sangat penting untuk diberi edukasi tentang cara menjaga kesehatan serta memahami risiko sosial seperti pernikahan dini,” ungkap Laila. Sesi Pertama, “Senyum Ceria Dimulai dari Gigi yang Bersih” Sesi pertama bertema “Gigi Sehat, Senyum Ceria”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi. Mahasiswa menyampaikan materi tentang cara menyikat gigi yang benar, waktu menyikat gigi yang ideal (pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur), serta makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari karena dapat merusak gigi. Menggunakan alat peraga berupa model mulut dan sikat gigi raksasa, mahasiswa mengajak siswa melakukan simulasi langsung. Anak-anak terlihat antusias saat diminta maju untuk mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan gerakan memutar dan dari arah gusi ke gigi. “Biasanya saya cuma gosok gigi asal-asalan. Sekarang jadi tahu harus pelan-pelan dan ke arah yang benar supaya tidak sakit gigi,” Intan, siswa kelas 6. Sesi Kedua,  “Pernikahan Dini Bukan Pilihan Aman untuk Masa Depan” Sesi kedua mengangkat tema yang lebih serius namun dikemas dengan cerita bergambar, permainan kuis, dan diskusi kelompok: “Pernikahan Dini: Bahaya yang Tidak Terlihat”. Mahasiswa menyampaikan bahwa pernikahan pada usia anak dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari terganggunya pendidikan, risiko kesehatan pada masa kehamilan dini, hingga ketidaksiapan mental dalam membina rumah tangga. “Pernikahan bukan hanya soal cinta, tapi juga kesiapan fisik, mental, dan finansial. Anak-anak harus tahu bahwa mereka berhak mengejar pendidikan dan cita-cita terlebih dahulu,” tegas Tatasya, salah satu pemateri dari mahasiswa KKN. Melalui pendekatan komunikatif dan ilustrasi visual, anak-anak tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menyampaikan kembali apa yang mereka pelajari dalam bentuk gambar dan cerita sederhana. Dukungan Sekolah dan Harapan Masa Depan Kepala Sekolah SD Negeri Sumberjambe, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN. Ia menyebutkan bahwa pendekatan yang digunakan sangat sesuai dengan dunia anak, dan memberikan pemahaman baru yang tidak selalu bisa diberikan dalam pembelajaran formal. “Anak-anak kami sangat senang. Mereka jadi tahu bagaimana cara menjaga kebersihan gigi, dan juga memahami bahwa pendidikan lebih penting daripada menikah di usia muda. Ini ilmu yang sangat berharga,” ungkap Kepala Sekolah. Meninggalkan Jejak Kebaikan, KKN Kolaboratif yang Berdampak Langsung Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian program tematik KKN Kolaboratif Kelompok 203, yang mengusung misi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui edukasi dan pemberdayaan. Dengan kolaborasi lintas jurusan, mahasiswa mampu menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga isu sosial yang sensitif seperti pernikahan anak. Kegiatan di SD Sumberjambe menjadi bukti nyata bahwa program KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan bentuk pengabdian yang mampu memberi dampak nyata — dimulai dari senyum anak-anak yang kini lebih ceria dan penuh harapan akan masa depan.  Senyum Anak, Cermin Masa Depan Bangsa Dengan semangat “Dari Desa untuk Indonesia Sehat dan Berkualitas”, mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 203 telah menanamkan benih kesadaran pada generasi penerus bangsa. Harapannya, mereka tumbuh menjadi individu yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan berani bermimpi lebih tinggi tanpa terburu-buru menuju jenjang yang belum waktunya. Karena senyum sehat hari ini adalah cermin masa depan yang lebih cerah.  

Baca Selengkapnya
Berita Desa
15 Agustus 2025 306

Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, Mahasiswa KKN k 203 Aktif di Posyandu Sumberjambe

Sumberjambe, Jember – 5 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kelompok 203 dari Universitas Jember menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak di Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Salah satu program kerja utama yang diusung adalah kunjungan dan dukungan langsung dalam pelaksanaan Posyandu yang rutin dilakukan oleh warga desa bersama kader kesehatan. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya ibu hamil dan ibu balita, mengenai pentingnya pencegahan stunting serta perawatan kesehatan yang tepat sejak dini. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa 5 Agustus 2025, dan dihadiri oleh  warga desa, terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, serta para kader Posyandu setempat. Mahasiswa Turun Langsung Bantu Jalannya Posyandu Sejak pagi hari, mahasiswa KKN 203 sudah hadir di tempat posyandu per dusun untuk membantu berbagai persiapan kegiatan Posyandu. Mereka terlibat aktif dalam berbagai proses, mulai dari registrasi peserta, penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, hingga pendataan dan pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS). “Ini pertama kalinya saya membantu langsung kegiatan Posyandu. Ternyata prosesnya sangat sistematis dan penuh perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Saya jadi lebih sadar pentingnya kegiatan ini bagi masa depan generasi bangsa,” ujar Ratri, salah satu anggota KKN Kolaboratif 203. Para mahasiswa juga bekerja sama dengan kader dan bidan desa dalam menyiapkan  vitamin untuk diminum oleh adik adik balita. Penyuluhan Cegah Stunting, Edukasi Gizi dan Pola Asuh Sehat Salah satu kegiatan inti dari program ini adalah penyuluhan kesehatan yang mengangkat tema “Cegah Stunting Sejak Dini, Wujudkan Anak Sehat dan Cerdas”. Penyuluhan dipandu oleh mahasiswa dengan latar belakang pendidikan kesehatan masyarakat, serta didampingi langsung oleh bidan desa dan kader Posyandu. Dalam penyuluhan tersebut, dijelaskan secara rinci apa itu stunting, faktor penyebabnya, dampak jangka panjang bagi anak, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak masa kehamilan. Ibu-ibu peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, peran ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, pentingnya imunisasi lengkap, dan menjaga kebersihan lingkungan rumah. “Stunting bukan hanya soal tinggi badan yang kurang, tapi juga berpengaruh pada kecerdasan dan kesehatan anak di masa depan. Maka penting bagi ibu hamil dan ibu balita untuk memperhatikan gizi dan pola asuh sejak dini,” ujar Yoga Pratama, narasumber penyuluhan dari KKN 203. Penyuluhan disampaikan dalam bahasa yang mudah dipahami dan diselingi dengan sesi tanya jawab, sehingga peserta terlihat sangat antusias. Beberapa ibu bahkan mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka mendapatkan informasi yang begitu lengkap mengenai stunting dan gizi anak. Pendataan Kasus Stunting, Langkah Awal Intervensi Berbasis Data Selain membantu pelaksanaan Posyandu dan penyuluhan, mahasiswa KKN 203 juga melakukan pendataan awal kasus stunting di Desa Sumberjambe. Pendataan dilakukan secara langsung dengan mencatat tinggi badan dan berat badan anak-anak yang hadir, serta mencocokkannya dengan standar WHO untuk mendeteksi indikasi stunting. Data ini akan dikompilasi dan dianalisis, lalu diserahkan kepada pemerintah desa dan Puskesmas sebagai bahan pertimbangan untuk program penanganan dan pencegahan stunting ke depan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi berbasis data untuk memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran. “Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti hanya pada penyuluhan, tetapi juga bisa memberikan manfaat jangka panjang lewat data yang bisa dimanfaatkan untuk perencanaan desa,” ungkap Koordinator KKN 203, Lailatul Zahro. Sejumlah ibu peserta Posyandu juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan secara rutin, bahkan setelah program KKN berakhir. “Saya jadi lebih tahu makanan apa saja yang bagus untuk anak. Tadi juga dijelaskan soal pentingnya cuci tangan dan minum air bersih. Semoga ada kegiatan seperti ini lagi,” kata Bu Nia, ibu dua anak yang menjadi peserta aktif. Program kerja KKN 203 di Desa Sumberjambe menjadi bukti bahwa sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup ibu dan balita. Dengan pendekatan edukatif, praktis, dan berbasis data, kegiatan ini diharapkan menjadi pondasi awal bagi desa menuju generasi sehat dan unggul di masa depan.  

Baca Selengkapnya
Berita Desa
15 Agustus 2025 224

KKN Kolaboratif 203 Dorong Batik Nisfi Go Digital Lewat Pelatihan UMKM

Sumberjambe, 25 Juli 2025 -- Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 203 menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kemajuan ekonomi desa melalui pelatihan digital marketing yang diberikan kepada Batik Nisfi, satu-satunya pelaku UMKM di Desa Sumberjambe. Pelatihan yang berlangsung di kediaman owner Batik Nisfi, Mas Nisfi, ini dirancang sebagai upaya mendorong perluasan jangkauan pasar serta penguatan identitas merek batik lokal khas Sumberjambe melalui platform digital. Materi yang diberikan mencakup strategi branding, pengelolaan media sosial, teknik foto produk, hingga cara mengoptimalkan penjualan lewat marketplace dan WhatsApp Business. "Kami melihat potensi besar dari Batik Nisfi. Sayang jika hanya dikenal secara lokal. Lewat pelatihan ini, kami ingin bantu Mas Nisfi mengembangkan usahanya agar bisa menembus pasar lebih luas, bahkan nasional," ujar Lailatus Zahro, Kordinator Kelompok KKN 203. Selama sesi pelatihan, mahasiswa juga secara langsung membantu dalam membuat konten foto produk, desain promosi, serta membantu membuat akun media sosial bisnis yang lebih profesional. Bahkan, mereka merancang paket promosi dan kalender konten untuk satu bulan ke depan agar pelaku UMKM bisa langsung mengimplementasikan ilmunya secara konsisten. Mas Nisfi , pemilik Batik Nisfi, menyambut baik inisiatif ini. "Saya sangat bersyukur dibantu anak-anak KKN., Sekarang saya jadi tahu bagaimana memasarkan lewat Instagram, Shopee, dan WA Business dengan menarik dan membuat design sosial media bisa sendiri tanpa meminta bantuan teman saya lagi. Harapan saya, semoga batik saya bisa dikenal lebih luas dan pesanan makin banyak," ujarnya dengan antusias. Melalui program ini, KKN Kolaboratif Kelompok 203 tidak hanya hadir sebagai peserta pengabdian, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang mendorong ekonomi kreatif lokal tumbuh dan bersaing di era digital. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, desa kecil seperti Sumberjambe memiliki peluang besar untuk berkembang melalui kekuatan teknologi. Beberapa informasi produk dan pemesanan dapat melalui contact dibawah ini Instagram : @batiksumberjambe Email : [email protected] WhatsApp : 085856769501

Baca Selengkapnya
Berita Desa
15 Agustus 2025 354

upgrading digitalisasi UMKM Lewat Inovasi dan Branding oleh mahasiswa KKN kolaboratif 203

Sumberjambe, 29 Juli 2025 --- Posko 203 yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif melaksanakan kegiatan upgrading dan pendampingan UMKM keripik singkong di dusun Semek Desa Sumberjambe, Kabupaten Jember. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi serta daya saing produk lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas serta membantu agar label produk tidak terlalu monoton untuk memikat daya Tarik penjualan. Usaha yang dinamai Keripik Singkong "Putra Putri" ini telah tumbuh sejak 2015, berawal dari keinginan Ibu Kholik untuk membantu ekonomi keluarga. Awalnya ia menjual krupuk opak, namun beralih ke keripik singkong karena proses pembuatannya lebih cepat dan memiliki daya tarik tinggi di pasar. Bersama sang suami, Bapak Samsudin, Ibu Kholik terus mengembangkan produksinya secara mandiri dari rumah. Produk keripik ini hadir dalam dua varian rasa, Original dan Balado, dengan racikan bumbu khas buatan sendiri. Harga yang terjangkau mulai dari Rp5.000 per bungkus menjadikan produk ini laris di pasaran. Produksi harian bisa mencapai 30--50 kg, dan bahkan meningkat drastis saat hari raya. UMKM keripik singkong yang menjadi sasaran program ini merupakan usaha rumahan milik Ibu kholik warga dusun Semek, Sumberjambe. Selama ini, usaha tersebut berjalan secara sederhana dan terbatas pada skala lokal. Melalui pendampingan dari Posko 203, usaha ini mendapat bimbingan menyeluruh mulai dari pengelolaan usaha, peningkatan mutu produk, hingga strategi pemasaran digital. "Tidak terfokus pada hasil saja namun bagaimana produk berkelanjutan dan menarik Oleh karena itu, kami bantu dari sisi branding, pembuatan kemasan, pelatihan digital marketing, " Lailatul Zahro, Koordinator Posko 203. Keberhasilan usaha ini juga tidak lepas dari kontribusi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 203 yang ditempatkan di Desa Sumberjambe. Para mahasiswa dari berbagai program studi ini berperan aktif dalam membantu pengembangan usaha Ibu Kholik, khususnya dalam hal:   Digitalisasi Promosi: Mahasiswa membantu membuatkan desain label kemasan yang lebih menarik dan informatif, serta membantu membuka akun media sosial dan katalog digital sederhana agar pemasaran bisa menjangkau pasar yang lebih luas.  Pembuatan Video Promosi: Beberapa mahasiswa membuat video dokumentasi usaha Ibu Kholik yang diunggah ke media sosial dan YouTube. Video ini berisi cerita inspiratif serta proses produksi keripik singkong dari awal hingga siap edar.  Pelatihan Keuangan Sederhana: Posko 203 juga memberikan pelatihan dasar pencatatan keuangan, agar Ibu Kholik bisa lebih mudah menghitung laba, biaya produksi, serta pengelolaan stok bahan baku.    Pembuatan Barcode WhatsApp & Google Maps: Dengan dukungan mahasiswa KKN, produk Keripik Singkong Putra Putri kini dilengkapi dengan barcode WhatsApp yang langsung terhubung ke nomor pemesanan, serta lokasi usaha yang sudah terdaftar di Google Maps, memudahkan pembeli luar daerah untuk datang langsung atau memesan secara online. Selama kegiatan berlangsung, tim KKN juga memperkenalkan teknologi sederhana untuk proses produksi yang lebih efisien serta mengedukasi pelaku UMKM tentang pentingnya pencatatan keuangan. Selain itu, mereka membantu membuat akun media sosial dan katalog digital sebagai media promosi. Ibu Kholik menyampaikan rasa syukurnya atas program ini. "Saya sangat terbantu, terutama dalam hal pemasaran dan pengemasan. Sekarang keripik saya kelihatan lebih menarik dan siap masuk toko-toko," ujarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa KKN Tematik untuk berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ekonomi lokal. Posko 203 berharap, setelah program ini selesai, UMKM keripik singkong di Desa Sumberjambe dapat terus berkembang dan menjadi salah satu produk unggulan desa.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
14 Agustus 2025 269

Melangkah Bersama untuk Pendidikan: KKN Kolaboratif 203 Data Anak Putus Sekolah di Sumberjambe

Jember, 25 Juli 2025  Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 203 yang terdiri dari mahasiswa beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur melaksanakan program pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pendataan dilakukan secara door-to-door selama beberapa hari sejak awal Agustus 2025, dengan melibatkan perangkat desa, RT/RW setempat, serta warga sebagai informan kunci. Data yang dikumpulkan meliputi usia, alasan tidak bersekolah, kondisi sosial ekonomi keluarga, dan minat ATS untuk kembali melanjutkan pendidikan atau mengikuti pelatihan keterampilan. Koordinator KKN Kolaboratif 203, Lailatul Zahro , menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata tentang kondisi pendidikan di Desa Sumberjambe. “Kami ingin mendukung upaya penanggulangan putus sekolah, dengan menyediakan data yang valid dan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah desa maupun instansi terkait,” ujarnya. Kepala Desa Sumberjambe, Muzakki, mengapresiasi inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan ini sangat membantu kami dalam mengenali masalah pendidikan yang selama ini belum terpetakan dengan baik. Harapannya, data ini bisa menjadi dasar dalam penyusunan program-program pemberdayaan ke depan,” tuturnya. Dari hasil pendataan sementara, ditemukan sejumlah anak usia sekolah yang tidak lagi mengenyam pendidikan formal, sebagian besar disebabkan oleh faktor ekonomi, kurangnya motivasi, serta keterbatasan akses transportasi ke sekolah dan banyaknya pernikahan dini. Selain pendataan ATS, kelompok KKN Kolaboratif 203 juga merencanakan sosialisasi pentingnya pendidikan kepada masyarakat, serta menjajaki kerja sama dengan lembaga pelatihan nonformal sebagai alternatif solusi bagi ATS yang ingin mengembangkan keterampilan kerja. Dengan semangat kolaboratif dan pengabdian, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi perubahan positif di sektor pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan seperti Sumberjambe.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
06 Agustus 2025 248

KKN-K Posko 203 Berkontribusi Aktif dalam Penyaluran Bantuan Pangan Beras 20 Kg di Desa Sumberjambe

Jember, 23 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)  kolaboratif  dari Posko 203 ikut serta dan memberikan kontribusi nyata dalam penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg kepada warga Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat gotong royong pada 23 Juli 2025. Sebanyak kurang lebih 1.115 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan sosial beras yang disalurkan melalui program dari pemerintah pusat. Mahasiswa Posko 203 turut serta mulai dari proses pendataan ulang, proses verifikasi,  pengangkutan beras di lokasi pembagian, hingga membantu pembagian secara langsung kepada warga yang datang. Kontribusi mahasiswa KKN posko 203 merupakan bentuk pegabdian nyata yang sejalan dengan semangat KKN karena kegiatan tersebut mengajarkan mahasiswa KKN belajar langsung mengenai dinamika sosial Masyarakat serta pentingnya peran aktif generasi muda dalam mendukung program kemasyarakatan. Kepala Desa Sumberjambe, bapak Muzakki, mengungkapkan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa yang telah meringankan tugas perangkat desa. “Kami sangat terbantu dengan keterlibatan mahasiswa KKN. Mereka tidak hanya aktif secara fisik, tapi juga membantu menjaga keteraturan dan kedisiplinan selama pembagian bantuan berlangsung,” ujarnya. Warga yang menerima bantuan tampak antusias dan menyambut baik kehadiran mahasiswa. Selain pembagian beras, mahasiswa juga membantu menjelaskan informasi seputar syarat dan proses pengambilan bantuan kepada warga yang kurang memahami prosedur. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Kehadiran mahasiswa Posko 203 diharapkan terus membawa dampak positif selama masa pengabdian mereka di Desa Sumberjambe.  

Baca Selengkapnya

Belum Ada Potensi

Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.

Daftar Informasi Publik (DIP)

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi

Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Berkala

Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Serta Merta

Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Setiap Saat

Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Dikecualikan

Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.

Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.


Daftar Dokumen Desa

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa

Kategori Dokumen