80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Mumbulsari, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68174
Batas wilayah administratif Desa Lengkong
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Lengkong โ Jalanan desa menjadi saksi semangat para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kelompok 069 yang menyusuri setiap sudut Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Dari dapur produksi hingga etalase sederhana, mereka mendatangi warung, kios, dan usaha rumahan yang menjadi penopang perekonomian desa, mencatat dan memvalidasi data administrasi pelaku usaha. Rata-rata masyarakat Desa Lengkong menggantungkan penghasilan dari usaha produksi tempe dan tahu yang sudah berjalan turun-temurun. Selain itu, ada pula pelaku UMKM yang memproduksi keripik singkong, keripik pisang, hingga mie basah yang dipasarkan ke desa-desa sekitar. Potensi inilah yang menjadi fokus perhatian mahasiswa KKN untuk dioptimalkan. Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah strategis untuk mengungkap potensi ekonomi yang jarang terlihat publik sekaligus memeriksa legalitas usaha. โKami ingin memastikan data UMKM yang ada benar-benar akurat, sehingga bisa dimanfaatkan untuk program pemberdayaan ke depannya,โ ujar salah satu anggota KKN. Kepala Desa Lengkong menyambut baik langkah ini, menegaskan bahwa data yang valid akan menjadi modal besar dalam menyusun program penguatan ekonomi lokal. โDengan data yang jelas, kami bisa memberikan bantuan atau pelatihan yang tepat sasaran,โ ungkapnya. Tak berhenti di survei, mahasiswa KKN 069 melanjutkan langkah nyata dengan mengumumkan program pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis bagi seluruh UMKM di Desa Lengkong. Program ini menjadi output unggulan dari kegiatan KKN, berfokus pada legalisasi usaha sebagai pintu masuk untuk mengakses bantuan permodalan, pelatihan, dan peluang pasar yang lebih luas. โKami tidak ingin survei ini hanya berhenti di catatan data. Kami ingin memberikan hasil nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha,โ tambah salah satu mahasiswa. Dengan memiliki NIB, pelaku UMKM akan diakui secara resmi dalam sistem pemerintah, sehingga legalitas usaha mereka terjamin. Proses pembuatan NIB akan dilakukan secara bertahap, mulai dari sosialisasi manfaat NIB, pengumpulan dokumen, hingga pendaftaran online, dibimbing langsung oleh mahasiswa KKN bekerja sama dengan perangkat desa. Kepala Desa Lengkong pun mengapresiasi inisiatif tersebut. โLegalitas usaha adalah pondasi awal untuk maju. Saya senang mahasiswa bisa menjadi motor penggerak di bidang ini,โ ujarnya. Melalui survei dan program legalisasi usaha ini, KKN Kolaboratif 069 membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM dapat menghasilkan langkah konkret yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dari dapur tempe-tahu hingga rak-rak keripik dan mie basah yang siap menembus pasar lebih luas.
Jember โ Pada Jumat (8/8/2025), mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 069 Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan sosialisasi bertema โPentingnya Pendidikan Tuntas untuk Generasi Emasโ. Acara ini menghadirkan narasumber Bapak Muhammad Daniel, S.E., M.E., yang membagikan pandangan dan motivasi seputar peran pendidikan dalam membentuk sumber daya manusia unggul di masa depan, di tengah arus perkembangan zaman yang serba cepat, pendidikan tak lagi sekadar soal hadir di kelas dan lulus ujian. Lebih dari itu, pendidikan adalah proses membentuk karakter, kompetensi, dan daya saing bangsa. Inilah yang menjadi fokus utama dalam sosialisasi bertema โPentingnya Pendidikan Tuntas untuk Generasi Emasโ yang digelar di SMP Negeri 2 Mumbulsari. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan tuntas bukan hanya menyelesaikan jenjang sekolah, tetapi memastikan setiap peserta didik memahami, menguasai, dan mampu mengaplikasikan ilmu yang dipelajari. Pendidikan tuntas menempatkan murid sebagai pusat proses belajar, dengan metode yang menekankan penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter. โGenerasi emas bukanlah sebutan kosong. Ia adalah gambaran masa depan Indonesia pada 2045, ketika bonus demografi berada di puncaknya. Tapi bonus ini akan menjadi bencana jika generasinya tidak dibekali pendidikan yang tuntas,โ ujar narasumber, Bapak Muhammad Daniel, S.E., M.E., dalam pemaparannya yang disambut antusias oleh para siswa. Sosialisasi ini juga membedah fakta bahwa rendahnya kualitas pendidikan akan berdampak pada kualitas SDM di masa depan. Dalam konteks global, Indonesia tak hanya bersaing antar provinsi, tapi dengan negara-negara lain yang bergerak cepat membekali generasi mudanya dengan keterampilan abad 21: berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Menariknya, sesi tanya jawab berlangsung hangat. Siswa-siswi SMPN 2 Mumbulsari aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari tips belajar efektif hingga bagaimana memanfaatkan teknologi untuk pendidikan. โKuncinya ada di kemauan untuk terus belajar dan pantang menyerah,โ jawab Bapak Daniel yang juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pendidikan tuntas semakin kuat. Generasi emas tak akan lahir dari proses setengah hati. Ia lahir dari keseriusan membangun pondasi ilmu, karakter, dan akhlak sejak dini. Satu pesan yang menggema di akhir acara: "Pendidikan bukan sekadar jalan menuju masa depan โ ia adalah masa depan itu sendiri."
Jember, 3 Agustus 2025 โ Semangat kemerdekaan mulai terasa di Dusun Krajan RT 1 dan RT 2. Warga bersama para pemuda KKN turun langsung untuk memasang bendera merah putih serta umbul-umbul di sepanjang jalan dusun. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 3 Agustus 2025, sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Pemasangan dilakukan secara gotong royong, melibatkan Bapak RT, warga setempat, dan mahasiswa KKN. Sejak pagi, mereka bahu-membahu menata dan mengikat deretan bendera merah putih, menciptakan suasana meriah khas bulan Agustus. Bapak RT setempat menyampaikan bahwa pemasangan bendera ini bukan hanya untuk mempercantik lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan. โSemoga semangat gotong royong ini terus terjaga, dan peringatan HUT RI menjadi momen untuk mempererat persaudaraan,โ ujarnya. Para pemuda KKN juga mengungkapkan rasa bangga bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka berharap, kemeriahan yang diciptakan dapat membangkitkan rasa cinta tanah air di hati masyarakat, terutama generasi muda. Dengan terpasangnya bendera dan umbul-umbul di setiap sudut dusun, suasana perayaan kemerdekaan kini semakin terasa. Warga pun menantikan rangkaian kegiatan lainnya yang akan digelar hingga puncak perayaan 17 Agustus mendatang.
Lengkong, 24 Juli 2025 โ Pemerintah Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, kembali menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada masyarakat pada hari Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Pendopo Balai Desa Lengkong. Sebanyak 671 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat sebagai penerima bantuan pada periode bulan Juni dan Juli 2025. Setiap KPM menerima 20 kilogram beras, terdiri dari masing-masing 10 kg untuk alokasi bulan Juni dan Juli. Kegiatan penyaluran dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan tertib. Pemerintah Desa Lengkong menerapkan sistem antrean berdasarkan undangan resmi yang dibagikan sebelumnya kepada para penerima. Setiap KPM diwajibkan membawa KTP, KK, dan undangan asli untuk proses verifikasi data. Penyaluran bantuan ini dipantau dan dibantu oleh unsur Perangkat Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, BPD, serta Ketua RT dan RW setempat. Selain itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Lengkong turut membantu kelancaran administrasi dan pengaturan penerima. Bantuan beras ini merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog, yang bertujuan untuk: Mengurangi beban pengeluaran masyarakat, Menstabilkan harga bahan pangan pokok di pasaran, Serta menjamin ketersediaan pangan bagi kelompok rentan.
JEMBER โ Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif kelompok 069 merilis data terbaru mengenai kondisi kependudukan Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Berdasarkan infografis yang dipublikasikan, jumlah total penduduk Desa Lengkong mencapai 8.269 jiwa, dengan komposisi 49% laki-laki dan 51% perempuan. Dari sisi kelompok usia, mayoritas penduduk berada pada rentang usia produktif. Kelompok 15โ29 tahun mendominasi, disusul oleh usia 30โ44 tahun dan 0โ14 tahun. Sementara itu, penduduk dengan usia di atas 75 tahun menempati porsi terkecil. Status perkawinan menunjukkan mayoritas penduduk telah menikah, dengan rincian 54% kawin, 40% baru kawin, 1% cerai hidup, dan 5% cerai mati. Data ini mencerminkan tingginya angka keluarga baru di Desa Lengkong. Dari aspek mata pencaharian, wiraswasta menjadi pekerjaan utama warga dengan persentase 47%, diikuti oleh petani (23%), buruh tani (12%), serta sektor lainnya seperti karyawan swasta (4%), pedagang (2%), buruh harian lepas (8%), dan lain-lain (10%). Tim KKN 069 menjelaskan bahwa infografis ini dibuat sebagai bentuk kontribusi dalam memberikan informasi yang akurat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Data ini diharapkan dapat membantu pemerintah desa dan pihak terkait dalam merencanakan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga. "Dengan adanya infografis ini, kami berharap masyarakat lebih mengenal kondisi demografis desanya. Data yang transparan bisa menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat," ujar salah satu anggota tim KKN. Peta geografis Desa Lengkong juga turut disertakan untuk memberikan gambaran visual mengenai letak dan wilayah desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember โ Transformasi pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan terus digalakkan. Salah satunya melalui sosialisasi adminduk dengan menggunakan inovasi baru yaitu "Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dilaksanakan oleh Tim KKN Kolaboratif Kelompok 069 pada hari senin, 28 Juli 2025, pukul 14.30 WIB hingga selesai, yang bertempat di posko KKN kelompok 069 di Dusun Krajan, Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan inovasi digital kepada masyarakat, agar pengurusan dokumen kependudukan lebih cepat, mudah, dan efisien. Koordinator Desa Tim KKN Kolaboratif 069, Ades Riska Wilia, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama untuk menjawab kebutuhan masyarakat. โMasih banyak warga yang belum memahami proses administrasi kependudukan dan pentingnya memiliki dokumen yang lengkap. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membantu mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan,โ ujarnya. Dalam kegiatan yang digelar di Posko KKN Desa Lengkong ini, Tim KKN memaparkan secara detail fungsi dan manfaat IKD, termasuk cara penggunaan aplikasi J-SIP, sebuah terobosan layanan kependudukan berbasis digital. Dengan aplikasi ini, warga dapat mengakses layanan administrasi kependudukan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil. Selain itu, layanan via WhatsApp (WA) juga disosialisasikan sebagai alternatif pengurusan dokumen yang lebih ramah pengguna. Antusiasme warga cukup tinggi, terlihat dari keaktifan warga dalam bertanya mengenai cara mengunduh, mendaftar, dan menggunakan aplikasi tersebut. RT setempat sangat mengapresiasi kegiatan ini. โKami berterima kasih kepada Tim KKN Kolaboratif 069 yang telah membantu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya administrasi kependudukan. Program seperti ini sangat membantu pemerintah desa dalam mewujudkan data kependudukan yang akurat,โ tuturnya. Namun demikian, sosialisasi ini juga menyoroti beberapa kendala yang masih dihadapi, salah satunya adalah aplikasi J-SIP yang sering mengalami error, sehingga menghambat kelancaran pelayanan. Tim KKN mencatat bahwa masalah teknis ini menjadi tantangan tersendiri yang perlu segera diperbaiki agar kepercayaan masyarakat terhadap sistem digital tetap terjaga.ย Berdasarkan temuan di lapangan, Tim KKN Kolaboratif 069 merekomendasikan beberapa langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan IKD, antara lain: 1. Optimalisasi aplikasi J-SIP dengan perbaikan bug dan peningkatan server untuk mengurangi error. 2. Pelatihan penggunaan aplikasi secara berkala bagi warga dan perangkat desa agar adaptasi digital berjalan lancar. 3. Integrasi layanan online WA dengan sistem resmi agar menjadi solusi alternatif saat aplikasi J-SIP mengalami gangguan. 4. Pendampingan berkelanjutan dari pihak Disdukcapil untuk memastikan seluruh masyarakat dapat memanfaatkan IKD secara optimal. Sosialisasi IKD di Desa Lengkong menjadi langkah awal menuju pelayanan administrasi kependudukan yang lebih modern. Meski masih ada kendala teknis, kehadiran aplikasi J-SIP dan layanan berbasis WA diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan adminduk. Dengan sinergi antara pemerintah, penyedia layanan digital, dan masyarakat, tertib administrasi kependudukan berbasis teknologi dapat segera terwujud demi layanan publik yang cepat, tepat, dan transparan.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu