Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Mahasiswa KKN 069 Melaksanakan Sosialisasi Adminduk di Dusun Krajan RT 01/RW 01 Desa Lengkong

Author
Desa Lengkong Kec. Mumbulsari
29 Juli 2025 333 Kali Dilihat

Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember – Transformasi pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan terus digalakkan. Salah satunya melalui sosialisasi adminduk dengan menggunakan inovasi baru yaitu "Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dilaksanakan oleh Tim KKN Kolaboratif Kelompok 069 pada hari senin, 28 Juli 2025, pukul 14.30 WIB hingga selesai, yang bertempat di posko KKN kelompok 069 di Dusun Krajan, Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan inovasi digital kepada masyarakat, agar pengurusan dokumen kependudukan lebih cepat, mudah, dan efisien.

Koordinator Desa Tim KKN Kolaboratif 069, Ades Riska Wilia, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Masih banyak warga yang belum memahami proses administrasi kependudukan dan pentingnya memiliki dokumen yang lengkap. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membantu mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan,” ujarnya. Dalam kegiatan yang digelar di Posko KKN Desa Lengkong ini, Tim KKN memaparkan secara detail fungsi dan manfaat IKD, termasuk cara penggunaan aplikasi J-SIP, sebuah terobosan layanan kependudukan berbasis digital. Dengan aplikasi ini, warga dapat mengakses layanan administrasi kependudukan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil. Selain itu, layanan via WhatsApp (WA) juga disosialisasikan sebagai alternatif pengurusan dokumen yang lebih ramah pengguna.

Antusiasme warga cukup tinggi, terlihat dari keaktifan warga dalam bertanya mengenai cara mengunduh, mendaftar, dan menggunakan aplikasi tersebut. RT setempat sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada Tim KKN Kolaboratif 069 yang telah membantu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya administrasi kependudukan. Program seperti ini sangat membantu pemerintah desa dalam mewujudkan data kependudukan yang akurat,” tuturnya.

Namun demikian, sosialisasi ini juga menyoroti beberapa kendala yang masih dihadapi, salah satunya adalah aplikasi J-SIP yang sering mengalami error, sehingga menghambat kelancaran pelayanan. Tim KKN mencatat bahwa masalah teknis ini menjadi tantangan tersendiri yang perlu segera diperbaiki agar kepercayaan masyarakat terhadap sistem digital tetap terjaga. 

Berdasarkan temuan di lapangan, Tim KKN Kolaboratif 069 merekomendasikan beberapa langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan IKD, antara lain:

1. Optimalisasi aplikasi J-SIP dengan perbaikan bug dan peningkatan server untuk mengurangi error.

2. Pelatihan penggunaan aplikasi secara berkala bagi warga dan perangkat desa agar adaptasi digital berjalan lancar.

3. Integrasi layanan online WA dengan sistem resmi agar menjadi solusi alternatif saat aplikasi J-SIP mengalami gangguan.

4. Pendampingan berkelanjutan dari pihak Disdukcapil untuk memastikan seluruh masyarakat dapat memanfaatkan IKD secara optimal.

Sosialisasi IKD di Desa Lengkong menjadi langkah awal menuju pelayanan administrasi kependudukan yang lebih modern. Meski masih ada kendala teknis, kehadiran aplikasi J-SIP dan layanan berbasis WA diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan adminduk. Dengan sinergi antara pemerintah, penyedia layanan digital, dan masyarakat, tertib administrasi kependudukan berbasis teknologi dapat segera terwujud demi layanan publik yang cepat, tepat, dan transparan.

Bagikan: