Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Pendidikan Tuntas "Kunci Mengukir Generasi Emas Indonesia 2045"

Author
Desa Lengkong Kec. Mumbulsari
09 Agustus 2025 275 Kali Dilihat

Jember – Pada Jumat (8/8/2025), mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 069 Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Pentingnya Pendidikan Tuntas untuk Generasi Emas”. Acara ini menghadirkan narasumber Bapak Muhammad Daniel, S.E., M.E., yang membagikan pandangan dan motivasi seputar peran pendidikan dalam membentuk sumber daya manusia unggul di masa depan, di tengah arus perkembangan zaman yang serba cepat, pendidikan tak lagi sekadar soal hadir di kelas dan lulus ujian. Lebih dari itu, pendidikan adalah proses membentuk karakter, kompetensi, dan daya saing bangsa. Inilah yang menjadi fokus utama dalam sosialisasi bertema “Pentingnya Pendidikan Tuntas untuk Generasi Emas” yang digelar di SMP Negeri 2 Mumbulsari.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan tuntas bukan hanya menyelesaikan jenjang sekolah, tetapi memastikan setiap peserta didik memahami, menguasai, dan mampu mengaplikasikan ilmu yang dipelajari. Pendidikan tuntas menempatkan murid sebagai pusat proses belajar, dengan metode yang menekankan penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter.

“Generasi emas bukanlah sebutan kosong. Ia adalah gambaran masa depan Indonesia pada 2045, ketika bonus demografi berada di puncaknya. Tapi bonus ini akan menjadi bencana jika generasinya tidak dibekali pendidikan yang tuntas,” ujar narasumber, Bapak Muhammad Daniel, S.E., M.E., dalam pemaparannya yang disambut antusias oleh para siswa.

Sosialisasi ini juga membedah fakta bahwa rendahnya kualitas pendidikan akan berdampak pada kualitas SDM di masa depan. Dalam konteks global, Indonesia tak hanya bersaing antar provinsi, tapi dengan negara-negara lain yang bergerak cepat membekali generasi mudanya dengan keterampilan abad 21: berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

Menariknya, sesi tanya jawab berlangsung hangat. Siswa-siswi SMPN 2 Mumbulsari aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari tips belajar efektif hingga bagaimana memanfaatkan teknologi untuk pendidikan. “Kuncinya ada di kemauan untuk terus belajar dan pantang menyerah,” jawab Bapak Daniel yang juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pendidikan tuntas semakin kuat. Generasi emas tak akan lahir dari proses setengah hati. Ia lahir dari keseriusan membangun pondasi ilmu, karakter, dan akhlak sejak dini.

Satu pesan yang menggema di akhir acara: "Pendidikan bukan sekadar jalan menuju masa depan — ia adalah masa depan itu sendiri."

Bagikan: