80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Umbulsari, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68166
Batas wilayah administratif Desa Umbulrejo
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Selasa, 29 Juli 2025 - Salah satu upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan, maka Badan Pangan Nasional memberlakukan pemberian bantuan sosial penyaluran beras oleh perusahaan Bulog. Hal tersebut berdasarkan surat penugasan dan peraturan nomor 14 tahun 2023 sebagaimana disebutkan bahwa bantuan pangan diberikan kepada masyarakat miskin dan rawan gizi. Dalam hal ini pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah daerah beserta RT/RW setempat dalam pendistribusiannya. Desa Umbulrejo sebagai desa yang begitu tanggap dalam memperhatikan hak warga terutama bagi warga yang masuk ke dalam kategori yang sudah disebutkan begitu antusias dalam merangkul dan menyalurkan bantuan pangan tersebut. ย Harapan dan antusiasme tampak jelas pada pagi hari itu, Suasana pagi yang cerah pada hari itu tidak menyurutkan semangat masyarakat yang sudah hadir di pendopo balai desa Umbulrejo, mereka meluangkan waktu sehari mereka dengan tidak pergi bekerja, tidak ke sawah dan menunda pekerjaan rumah sambil membawa harapan yang berbinar di mata mereka akan bantuan pangan yang disalurkan pemerintah untuk sedikit meringankan beban ekonomi mereka dalam membeli bahan makanan pokok. Namun sistem tetap berjalan, masyarakat diharapkan menunggu sembari semuanya siap baik dari fasilitas sumber daya manusia yang akan membantu mendata identitas mereka (berasal dari petugas Bulog, petugas PKH, perangkat desa dan dibantu mahasiswa KKN sampai bahan pangan beras bulog yang akan disalurkan. ย Ramai adalah satu kata yang tepat untuk hari itu, masyarakat yang hadir diperkirakan lebih dari 100 orang baik itu anak-anak, wanita atau pria paruh baya hingga lansia. Hal tersebut sesuai dengan peraturan bahwa yang boleh mengambil bantuan dalam bentuk beras adalah penerima manfaat itu sendiri tidak boleh diwakilkan seperti yang dikatakan oleh kaur Kesra (Kepala Urusan Kesejahteraan Masyarakat) Bapak Farid โDalam penyaluran bantuan ini hanya nama yang dapat yang bisa mengambil, jadi yang ada kendala KTP atau identitasnya bermasalah mohon mengantri dan menunggu urutan di belakang, kita layani setelah dhuhur supaya tidak macet nggehโ ujarnya. Sehingga pada pelaksanaannya tak ayal para lansia yang mengalami keterbatasan dalam bergerak dan bermobilisasi tetap hadir demi mendapatkan bantuan atas nama mereka sebagai penerima manfaat. ย Syukurlah dalam kegiatan tersebut antrian masyarakat cukup tertib dimana masyarakat yang datang lebih awal akan dilayani lebih awal pula. Hal tersebut tidak lepas dari sistem sistematis yang telah dirancang oleh pihak desa dalam proses verifikasi data penerima bantuan yang di mana diletakkan meja pendaftaran di ujung kanan yang dibantu oleh 2 mahasiswa, kemudian di bagian tengah terdapat 4 orang yang membantu verifikasi data dibantu oleh 3 mahasiswa dan 1 perangkat desa, meja selanjutnya di bagian kiri berisi 2 mahasiswa yang akan memverifikasi ulang kesesuaian identitas serta mendata pemindahan dan pengambilan yang diwakilkan, kemudian yang terakhir tempat pengambilan beras berisi 5 orang terdiri dari 3 mahasiswa dan 2 perangkat desa yang mengarahkan. Meskipun berlangsung lancar tidak serta merta acara yang dilakukan tidak dibumbui sedikit drama atau gesekan dimana beberapa masyarakat yang mewakilkan tidak memenuhi persyaratan tetap memaksa untuk dapat mengambil antrian sehingga pihak desa mengambil langkah tegas dengan mengutamakan win-win solution bagi masyarakatnya untuk tetap mendapatkan bantuan sesuai sasaran. Kegiatan ini berlangsung cukup lama mulai dari pagi hingga adzan dzuhur berkumandang. Meskipun begitu, semangat para petugas tidak pernahย padam untuk menuntaskan penyaluran bantuan pangan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan khususnya masyarakat desa Umbulrejo
Rabu, 23 juli 2025 -ย Seusai rapat PHBN, mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Umbulrejo langsung melakukan sosialisasi data adminduk kepada warga Desa Umbulrejo yang mana mahasiswa KKN menyampaikan materi sosialisasi data adminduk. Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) sangat antusias menyampaikan materi sosialisasi tersebut dengan penuh semangat dan persiapan yang sangat matang. Mahasiswa menyampaikan tentang perencanaan desa, alokasi bantuan sosial, data pemilu, hak ahli waris dan pelayanan publik. Setelah penyampaian materi, warga dapat memahami apa yang mahasiswa KKN sampaikan tentang sosialisasi data adminduk untuk sesi diskusi akan dilanjutkan secara internal bersama perangkat wilayah Desa Umbulrejo melalui Whatsapp. Meskipun acara sosialisasi ini dilakukan pada malam hari, warga Desa Umbulrejo sangat semangat menyimak materi sosialisasi data adminduk dan berdiskusi lancar dengan mahasiswa KKN. ย Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk mengajak seluruh perangkat wilayah Desa Umbulrejo, khususnya para ketua RT dan RW, agar lebih memahami pentingnya pelaporan data administrasi kependudukan khususnya data kematian secara tepat waktu dan akurat. Mengapa ini penting? Karena setiap data yang masuk akan sangat berpengaruh pada banyak hal, mulai dari administrasi kependudukan, keakuratan jumlah penduduk, hingga program-program bantuan sosial maupun kesehatan yang bersumber dari data Desa Umbulrejo. Dengan adanya pelaporanย data kematian tersebut dengan tepat waktu makaย pihak desa lebih gampang mengelola data kependudukan di desa Umbulrejo.ย ย Dalam kesempatan ini, mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Umbulrejo mengantisipasi adanya keterlambatan laporan atau data yang belum sepenuhnya valid terkait peristiwa kematian di wilayah masing-masing dusun Desa Umbulrejo. Hal ini tentu bisa menghambat proses administrasi bahkan bisa berdampak pada warga yang seharusnya menerima hak-haknya melalui program-program pemerintah. Selain itu, dalam kesempatan ini mahasiswa KKN dapat menunjukkan eksistensinya kepada masyarakat yang ada di Desa Umbulrejo terutama tokoh masyarakat terkemuka yang ada di Desa Umbulrejo sehingga masyarakat dapat mengetahui kehadiran mahasiswa KKN dan dapat meminta bantuan terkait panduan pendataan data kematian atauย kependudukan bahkan dapat memanfaatkan kami sebagai salah satu narahubung kepada pihak pemerintah desa untuk segala urusan data kependudukan. Dalam hal ini mahasiswa KKN juga mengenalkan website desa yang berisi berbagai informasi mengenai profil desa, berita desa yang mencakup kegiatan yang diadakan di desa, beserta kolom masukan dan aduan yang dapat langsung terhubung dengan pihak desa dalam pemecahan permasalahan masyarakat desa Umbulrejo. Waktu tidak menjadi pembatas interaksi mahasiswa KKN dengan tokoh masyarakat mengenai pendataan administrasi kependudukan, meskipun singkat namun sangat bermakna dan berarti bagi keberlangsungan siklus pemerintahan dan tatanan kehidupan di Desa Umbulrejo kedepannya.
Setelah melaksanakan kegiatan sosialisasi adminduk yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2025 mahasiswa dapat merilis sebuah output berupa poster Infografis Desa, Desa Umbulrejo terus bergerak maju dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusianya. Berdasarkan data kependudukan terbaru, desa ini memiliki populasi sebanyak 4.320 jiwa, yang terdiri dari 2.134 laki-laki dan 2.186 perempuan. Mayoritas penduduk desa umbulrejo memeluk agama islam, dengan 4.319 jiwa beragama islam dan 1 jiwa beragama kristen. Data ini juga menunjukkan bahwa sebaran penduduk berdasarkan kelompok usia, di mana usia dimulai dari atas 32 tahun mendominasi dengan 1.367 jiwa, dan disusul usia 0-6 tahun sebanyak 647 jiwa. Berdasarkan jenis pekerjaan di desa umbulrejo mayoritas sektor pertanian dan buruh tani masih menjadi mata pencaharian utama warga desa umbulrejo, baik laki-laki maupun perempuan dan disusul oleh pedagang, karyawan, serta pekerjaan lainnya. Data ini menjadi landasan penting bagi pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penyediaan layanan kesehatan yang memadai. Dengan sinergi seluruh elemen masyarakat, Desa Umbulrejo siap menghadapi tantangan dan meraih kemajuan di masa mendatang.
Kamis, 31 Juli 2025 - Pada hari itu, mahasiswa KKN mendapatkan kesempatan yang begitu berharga untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam kegiatan ibu-ibu PKK dimana mahasiswa KKN dapat mengenal dan menyaksikan langsung kreativitas para ibu-ibu PKK dalam mengolah dan menyajikan menu masakan yang pastinya bernilai gizi tinggi, menarik dan baik untuk dikonsumsi khususnya bagi balita. Dalam kegiatan ini menu yang disajikan terdiri dalam berbagai warna, rasa dan bentuk yang beragam supaya balita tertarik untuk mengkonsumsinya. ย Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan inovasi menu baru untuk meningkatkan asupan gizi balita sesuai dengan kebutuhannya. Mengingat, Jember sendiri masih gencar-gencarnya untuk membasmi masalah stunting dimana kondisi ini diakibatkan oleh ketidakadekuatan asupan gizi ibu dan balita. Suasana kompetisi begitu kental terasa di pendopo balai desa Umbulrejo dimana setiap kelompok ibu-ibu PKK begitu kompetitif menciptakan masakan yang sudah direncanakan dengan matang sebelumnya. Selain menciptakan menu yang begitu kreatif dengan kebutuhan gizi yang sudah dipertimbangkan, setiap masakan yang dibuat memiliki budget minimal dimana harapannya setiap ibu di setiap rumah mampu memasak manu tersebut untuk disajikan kepada anaknya. ย Kegiatan tersebut selain dihadiri oleh ibu-ibu PKK sebagai peserta, terdapat kehadiran juri yang berperan untuk menilai masakan yang sudah disajikan sedemikian rupa. Para juri ini terdiri dari bagian gizi di Puskesmas Paleran, Bidan desa yaitu ibu Nur hasanah yang sudah begitu senior berkecimpung dalam dunia maternal dan gizi anak khususnya di wilayah Umbulrejo sendiri semuanya semata-mata untuk mengentaskan stunting beserta resikonya di masyarakat. Penilaian yang dilakukan oleh para juri tentunya sangat objektif, dengan sangat hati-hati dewan juri berkeliling menghampiri setiap meja untuk melihat bentuk sajian masakan, rasa dari setiap masakan, membaca menu dan menimbang kandungan nutrisi yang ada di setiap masakan sebagai salah satu pertimbangan pemilihan juara.
Umbulrejo, Jum'at 25 Juli โ Rutinitas Jumat pagi di Desa Umbulrejo kini terasa lebih hidup. Dengan iringan musik yang energik, para ibu PKK dan lansia berkumpul di Pendopo Balai Desa untuk mengikuti kegiatan senam bersama. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi ajang penting untuk menjaga kebugaran fisik seluruh lansia dan warga yang ikut, serta mempererat tali silaturahmi antar warga. Senam yang dipandu oleh instruktur senam lokal ini selalu diikuti dengan antusias. Gerakan-gerakan ringan hingga sedang dirancang khusus agar dapat diikuti oleh seluruh peserta, termasuk para lansia. Tidak hanya melatih otot dan sendi, senam ini juga membantu meningkatkan semangat serta mood positif para peserta sebelum memulai aktivitas harian. Menurut Ibu Sriyanti selaku ketua penggerak Ibu-Ibu PKK, kegiatan ini sudah berjalan rutin setiap Jumat pagi. "Kami melihat antusiasme yang luar biasa. Senam ini tidak hanya menyehatkan, tapi juga jadi sarana kami untuk saling bercengkrama, berbagi cerita, dan membuat suasana desa lebih hangat," ujarnya. Kegiatan senam ini membuktikan bahwa semangat untuk hidup sehat tidak mengenal usia. Dengan adanya dukungan dari pemerintah desa dan partisipasi aktif warga, diharapkan rutinitas positif ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi seluruh lapisan masyarakat Desa Umbulrejo untuk selalu peduli terhadap kesehatan diri dan kebersamaan.
Umbulrejo, 9 Agustus 2025 โ Semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu istimewa di Dusun Sidomulyo, khususnya di lingkungan RT 1 RW 8. Seluruh warga, mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak, berkumpul dengan antusias untuk mengikuti serangkaian lomba Agustusan yang penuh keceriaan. Kegiatan yang dipusatkan di halaman rumah salah satu warga yang bernama Ibu Sumiati.ย berhasil menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Berbagai lomba tradisional yang mengundang tawa menjadi daya tarik utama. Anak-anak bersemangat mengikuti lomba estafet kardus, memasukkan sedotan ke dalam botol, mengambil karet dalam tepung, dan meniup gelas dalam benang. Sorak sorai penonton dan gelak tawa memecah suasana, menambah keseruan perlombaan. Tidak mau kalah, para ibu-ibu juga menunjukkan kekompakan dan kelincahan mereka dalam lomba estafet hanger, menggendong timba, kepala pundak lutut kaki lalu ambil bola, dan estafet bola pingpong dari kepala yang menguji kekompakan tim. Menurut Bapak Budi Jatmiko selaku ketua RT 1, kegiatan ini tidak hanya sekadar memeriahkan hari kemerdekaan. "Kami ingin menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi, mempererat hubungan antar warga, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak sejak dini" ujarnya. Puncak acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang dan makan bersama. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kebersamaan masih sangat kuat di Dusun Sidomulyo. Keberhasilan acara ini menjadi harapan agar kekompakan dan semangat positif ini dapat terus terpelihara di masa mendatang.
Umbulrejo, 26 Juli 2025 โ Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali terpancar di Desa Umbulrejo. Pada hari yang cerah ini, seluruh warga dari berbagai usia dan profesi beramai-ramai turun ke jalan untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti massal. Inisiatif kegiatan ini digerakkan oleh perangkat desa dan para tokoh kampung yang peduli terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan. Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terasa. Mereka berkumpul di titik-titik strategis yang telah ditentukan. Peralatan seperti sapu lidi, cangkul, gerobak, dan karung sampah sudah disiapkan. Para bapak-bapak tampak sigap membersihkan selokan-selokan yang tersumbat, memastikan aliran air lancar agar tidak menimbulkan genangan saat hujan. Sementara itu, ibu-ibu tidak ketinggalan, mereka bahu-membahu membersihkan rumput liar dan menyapu dedaunan kering di sepanjang jalan desa. Anak-anak muda dan mahasiswa KKN juga ikut berpartisipasi, membantu mengangkut sampah dan merapikan tanaman di sekitar area balai desa. Kasun Sidomulyo Herlambang Wira Yudha dan Bapak Farid selaku kesejahtraan masyarakat desa umbulrejo , menyampaikan apresiasinya. "Kami sangat bangga dengan partisipasi aktif seluruh warga. Kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan, desa kita bisa menjadi tempat yang lebih baik, lebih bersih, dan lebih nyaman," ujarnya dengan senyum. Hasil dari kerja keras ini terlihat nyata. Lingkungan desa menjadi lebih asri dan rapi. Selokan yang tadinya dipenuhi sampah kini bersih mengalir, jalanan terlihat luas tanpa ada rumput liar, dan area balai desa semakin indah dengan penataan tanaman yang baru. Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan jejak kebersihan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga. Diharapkan, semangat positif ini dapat terus dijaga dan menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, menumbuhkan rasa memiliki yang lebih kuat terhadap desa tercinta.
Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember โ kini menjadi salah satu lokasi pengabdian mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif kabupaten Jember tahun 2025. Sebanyak 13 mahasiswa dari berbagai Universitas yang ada di Kabupaten Jember antara lain (Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah Jember dan Universitas Islam Jember) yang tergabung dalam Kelompok 107 Desa Umbulrejo, para peserta KKN Kolaboratif ini diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk menjalankan misi utama KKN, yaituย belajar dari masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi desa. Program resmi ini sudah menjadi agenda tahunan oleh pemerintah Kabupaten Jember serta Universitas yang ada di Kabupaten Jember. Kegiatan KKN Kolaboratif ini dimulai oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada hari Kamis, 17 Juli 2025, dengan ditandai kegiatan prosesiย upacara penerjunan mahasiswa yang dipusatkan di Alun-Alun Jember. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jember beserta jajaran Pemerintah Kabupaten. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan harapan besar kepada para peserta agar menjadi agen perubahan di Desa masing-masing, termasuk di Desa Umbulrejo.ย Setelah mengikuti prosesi acara pelepasan KKN Kolaboratif yang bertempat di Alun-alun kota Jember, para mahasiswa khususnya peserta KKN Kolaboratif langsung menuju ke Kecamatan Umbulsari. Setibanya di lokasi, para mahasiswa disambut secara resmi oleh pemerintah Kecamatan Umbulsari dan perangkat Desa Umbulrejo. Penyambutan ini bukan sekadar formalitas atau simbol awal pertemuan, melainkan langkah awal untuk membangun hubungan yang erat antara mahasiswa dengan masyarakat setempat. Sehingga dapat dengan mudah untuk melaksanakan kegiatan kedepannya, dan menjalin tali silaturahmi yang baik. Dalam beberapa hari pertama, suasana keakraban mulai terasa sebuah modal penting untuk menjalankan pengabdian selama 35 hari ke depan serta menjadi sebuah jembatan dan partner kerjasama dalam merealisasikan program kerja.ย
Hari kedua kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 107 di Desa Umbulrejo diwarnai dengan kegiatan penting yang menjadi fondasi utama dalam merancang program kerja yang relevan dan berdampak. Pada Jumat, 18 Juli 2025, para mahasiswa menyambangi Kantor Desa untuk melakukan audiensi dan berdiskusi langsung dengan Perangkat Desa. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan sesi mendalam untuk memahami secara utuh kondisi sosial, ekonomi, dan isu-isu krusial yang dihadapi oleh warga Desa Umbulrejo. Kehadiran para mahasiswa disambut hangat oleh Sekretaris Desa, Ibu Jumiati, dan Bapak Farid dari bagian Kesejahteraan Masyarakat. Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, Ibu Jumiati memaparkan data-data penting terkait profil desa, mulai dari demografi, potensi sumber daya alam, hingga struktur pemerintahan. Beliau menjelaskan bahwa Desa Umbulrejo memiliki potensi besar di sektor pertanian, namun masih menghadapi beberapa tantangan dalam hal pemasaran hasil produk dan modernisasi teknologi. "Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Kami berharap inovasi dan pemikiran segar dari kalian bisa membantu kami mengatasi beberapa persoalan yang ada," ujar Ibu Jumiati. "Salah satunya adalah bagaimana cara meningkatkan nilai jual produk pertanian lokal, serta bagaimana mengoptimalkan peran pemuda desa dalam pembangunan."ย Bapak Farid, selaku perwakilan dari bagian Kesejahteraan Masyarakat, menambahkan bahwa isu kesejahteraan menjadi fokus utama pemerintah desa. Beliau menyoroti beberapa tantangan yang masih perlu diatasi, seperti akses kesehatan yang merata, edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat, serta pemberdayaan perempuan. Diskusi ini membuka mata para mahasiswa terhadap realita yang ada di lapangan, melampaui data-data statistik yang mungkin mereka dapatkan sebelumnya. Mereka menyadari bahwa program kerja yang akan mereka susun harus menyentuh langsung pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar teori. Gali Lebih Dalam, Mahasiswa KKN Bertemu Langsung dengan Kepala Desa. Tak berhenti di audiensi dengan Sekretaris Desa dan Perangkat Desa, para mahasiswa KKN Kolaboratif 107 juga mendapat kesempatan berharga untuk berbincang langsung dengan Kepala Desa Umbulrejo. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban dan antusiasme. Kepala Desa tidak hanya menyambut para mahasiswa, tetapi juga memberikan arahan dan dorongan yang sangat berarti. "Saya sangat senang melihat semangat kalian. KKN adalah kesempatan emas untuk belajar, tidak hanya dari buku, tetapi langsung dari kehidupan nyata masyarakat," tutur Kepala Desa. "Manfaatkan waktu kalian sebaik mungkin. Belajar, berkontribusi, dan yang paling penting, membaur dengan masyarakat. Jadilah bagian dari keluarga besar Desa Umbulrejo."ย Arahan dari Kepala Desa ini menjadi motivasi tambahan bagi para mahasiswa. Mereka merasa diakui dan diberi kepercayaan penuh untuk terlibat dalam pembangunan desa. Kepala Desa juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan warga desa. Beliau berharap program kerja yang akan dijalankan tidak hanya bersifat program sesaat, tetapi juga berkelanjutan dan dapat diteruskan oleh warga desa setelah masa KKN selesai. Fondasi Kuat, Siap Rancang Program Kerja Berdampak. Informasi dan arahan yang diperoleh pada hari kedua ini menjadi fondasi yang sangat kuat bagi para mahasiswa KKN Kolaboratif 107. Mereka kini memiliki gambaran utuh mengenai kondisi sosial dan ekonomi desa, potensi yang ada, serta berbagai isu yang sedang dihadapi. Data-data yang dipaparkan oleh Ibu Jumiati dan Bapak Farid, ditambah dengan arahan dari Kepala Desa, menjadi bekal berharga dalam merumuskan program kerja. Salah satu fokus utama yang muncul dari diskusi adalah perlunya program yang dapat meningkatkan inovasi dan produktivitas pertanian. Mahasiswa berencana untuk mengadakan pelatihan tentang teknik pengolahan hasil pertanian, pengemasan produk yang menarik, dan pemasaran digital. Selain itu, mereka juga berencana untuk mengadakan program kesehatan dan edukasi bagi anak-anak serta kaum ibu, sebagai respons terhadap isu-isu yang disampaikan oleh bagian Kesejahteraan Masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan dorongan dari seluruh Perangkat Desa, para mahasiswa KKN Kolaboratif 107 yakin bahwa kehadiran mereka di Desa Umbulrejo akan membawa dampak positif serta berbagai inovasi baru. Mereka siap untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat di bangku kuliah, berbaur dengan masyarakat, dan bersama-sama menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Kunjungan hari kedua ini tidak hanya menjadi awal dari program kerja, tetapi juga awal dari terjalinnya hubungan kekeluargaan yang erat antara mahasiswa dan warga Desa Umbulrejo.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu