80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Mayang, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68182
Batas wilayah administratif Desa Tegalwaru
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Tegalwaru, Jember- Mahasiswa KKN Unej Membangun Desa (UMD) kelompok 04 telah melaksaksanakan seluruh program kerja yang dirancang dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Program kerja yang meliputi bidang pendidikan, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat mendapat respon positif dari warga setempat. Setelah seluruh rangkaian program kerja selesai dilaksanakan, kegiatan KKN resmi ditutup dengan acara penarikan mahasiswa KKN oleh pihak kecamatan pemerintah desa sebagai tanda berakhirnya masa pengabdian di Desa Tegalwaru. Pada Jumat (13/2) mahasiswa KKN melakukan acara penarikan yang dilakukan oleh pihak kecamatan yang dipimpin oleh Bapak Camat Kecamatan Mayang, yaitu Bapak Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein. Penarikan Mahasiswa KKN dilakukan bersamaan dengan Desa Sidomukti. Acara ini diawali dengan berdoa dan sambuatan sambutan sebagai pembukaan kemudian dilanjut dengan acara inti, yaitu pemaparan program kerja yang dilaksanakan selama KKN oleh masing-masing koordinator desa. Selesainya pemaparan progra kerja dilanjutkan dengan penandataganan berita acara penarikan mahasiswa KKN dan dilanjut dengan sesi foto bersama sebagai penutup. Pada Sabtu (14/2) mahasiswa KKN kelompok 04 melakukan acara penarikan yang dilakukan oleh pihak desa dan diwakili oleh Bapak Iyan selaku salah satu perangkat desa Tegalwaru. Acara ini diawali dengan berdoa dan sambuatan sambutan sebagai pembukaan kemudian dilanjut dengan acara pemotongan tumpeng dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Dengan berakhirnya masa pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), seluruh program kerja mahasiswa telah selesai dilaksanakan sesuai dengan perencanaan. Besar harapan agar hasil dari kegiatan KKN dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Tegalwaru, Jember- Mahasiswa KKN UMD kelompok 04 melaksanakan program kerja di minggu terakhir. Program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN yaitu sosialisasi terkait pentingnya perizinan usaha yang berjudul Sosialisasi Penguatan UMKM Melalui Pendataan Terpadu, Legalitas Usaha dan Peningkatan Akses Pembiayaan. Kegiatan ini dilakukan pada Rabu (11/2) yang bertempat di balai desa Tegalwaru.ย Langkah awal yang dilakukan oleh mahasiswa KKN yaitu melakukan pendataan kepada UMKM yang masih belum memiliki perizinan dan legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan sertifikat halal. Perizinan dan legalitas usaha memiliki peran penting dalam pengembangan UMKM karena menjadi dasar pengakuan usaha secara hukum serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, sedangkan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikat halal menjamin mutu, keamanan, dan kehalalan produk. Kepemilikan perizinan juga membuka peluang akses pasar yang lebih luas serta mempermudah UMKM dalam memperoleh permodalan dari lembaga keuangan. Perizinan dan legalitas usaha tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga sebagai upaya strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM. Melihat pentingnya perizinan dan legalitas usaha bagi keberlanjutan UMKM, mahasiswa KKN berperan aktif dalam membantu pelaku usaha memahami proses perizinan. Dalam kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa berkolaborasi dengan instansi terkait seperti, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Koperasi dan juga Bank Mandiri, sehingga pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai prosedur, manfaat serta tahapan pengurusan legalitas usaha. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas usaha semakin meningkat dan mampu mendorong pengembangan UMKM secara lebih berkelanjutan.ย Kegiatan sosialisasi ini selain berkolaborasi dengan instansi terkait juga dihadiri oleh bapak Adi Kusnandar selaku camat kecamatan mayang dan juga perangkat desa Tegalwaru. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan seperti sambutan dan juga pembacaan doa serta dilanjut bagian inti, yaitu penyampaian materi yang disampaikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Koperasi dan juga Bank Mandiri. Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan pelayanan on the spot yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk para pelaku UMKM yang ingin mendaftarkan usahanya. Para pelaku UMKM juga antusias dalam menghadiri kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Hal tersebut terlihat dari kehadiran peserta yang cukup banyak serta partisipasi aktif pelaku usaha dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait perizinan dan pengembangan usaha.ย
Tegalwaru, Jember- Mahasiswa KKN UMD kelompok 04 ikut serta dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan di tulip 46, Dusun Sumber Pinang, Desa Tegalwaru pada Kamis (5/2). Kegiatan posyandu ini melibatkan balita dan juga lansia. Dalam posyandu balita, para orang tua dapat mengetahui kondisi kesehatan anak, sehingga apabila ditemukan adanya gangguan pertumbuhan dapat segera ditangani. Balita menjalani beberapa pemeriksaan penting, seperti pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan dan pengukuran lingkar kepala. Pengukuran ini dilakukan untuk mengetahui apakah pertumbuhan anak sudah sesuai dengan usianya atau tidak. Setelah melakukan pemeriksaan, balita akan mendapat vitamin dari bidan desa. Dalam posyandu lansia bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan lansia secara rutin serta meningkatkan kualitas hidup mereka agar tetap sehat, aktif, dan mandiri di usia senja. Posyandu lansia menyediakan berbagai pemeriksaan kesehatan sederhana namun penting, seperti penimbangan berat badan, pengecekan gula darah, dan pemeriksaan tekanan darah (tensi). Penimbangan berat badan dilakukan untuk memantau perubahan berat badan yang dapat menjadi indikator kondisi kesehatan. Pemeriksaan gula darah bertujuan untuk mendeteksi risiko atau perkembangan penyakit diabetes, sedangkan pengecekan tekanan darah penting untuk mengetahui risiko hipertensi yang sering dialami oleh lansia. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan dengan pendampingan kader kesehatan dan tenaga medis yang siap memberikan arahan serta rujukan apabila ditemukan masalah kesehatan. Melalui Posyandu, diharapkan lansia dan balita dapat memantau kesehatannya secara berkala.
Tegalwaru- Dalam upaya untuk mendorong peningkatan literasi di tingkat Sekolah Dasar (SD) mahasiswa KKN UMD kelompok 04 mengadakan sebuah program kerja dengan tema Gemar Literasi yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Tegalwaru 04 pada kamis (29/1) dan sabtu (31/1). Melalui program kerja yang dilaksanakan, mahasiswa KKN memberi sebuah metode belajar yang seru dan interaktif. Salah satu hal yang menjadikan program ini sangat berarti yaitu adanya kerja sama yang kuat antara mahasiswa dan pihak sekolah dasar. Sejak pertama, mahasiswa berupaya mengenali kebutuhan serta permasalahan yang dialami oleh guru dan peserta didik. Melalui arahan para guru SD, mahasiswa merancang metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan berpikir anak-anak pada jenjang tersebut. Program ini menghadirkan beragam aktivitas yang dikemas secara inovatif guna mendukung peningkatan kemampuan literasi. Kegiatan pada hari pertama, kamis (29/1) berfokus pada kelas 1, 2 dan 3. Kegiatan hari pertama diawali dengan membaca salah satu cerita dari platform Letโs Read. Dari kegiatan membaca melalui platformLetโs Read menjadi salah satu upaya efektif dalam menumbuhkan minat baca siswa-siswi sekolah dasar. Melalui cerita-cerita bergambar yang menarik dan sesuai dengan usia mereka, siswa siswi tidak hanya diajak untuk mengenal huruf dan kata, tetapi juga memahami isi bacaan dengan baik. Kebiasaan membaca yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa siswi secara perlahan, terlihat dari bertambahnya kosakata, meningkatnya pemahaman bacaan, serta tumbuhnya rasa percaya diri mereka dalam menceritakan kembali isi cerita yang telah dibaca. Setelah melakukan kegiatan membaca, mahasiswa memberi sebuah game untuk siswa siswi. Game yang dilaksanakan merupakan game susun kata yang dirancang untuk melatih kemampuan literasi siswa-siswi sekolah dasar. Melalui permainan ini, siswa diajak menyusun huruf menjadi kata yang benar sesuai dengan gambar atau petunjuk yang diberikan. Kegiatan tersebut tidak hanya membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan, tetapi juga membantu meningkatkan pengenalan kosakata, kemampuan membaca, serta ketepatan dalam mengeja kata. Siswa akan dibagi menjadi 3 kelompok dan dari ketiga kelompok tersebut kelompok yang paling banyak mendapat adalah juaranya. Kegiatan di hari kedua, sabtu (31/1) berfokus pada kelas 4, 5 dan 6. Kegiatan hari kedua tetap diawali dengan membaca salah satu cerita dari platform Letโs Read. Mahasiswa juga menghadirkan permainan edukatif berbasis literasi sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran. Melalui permainan ini, siswa-siswi diminta untuk membuat sebuah karya berdasarkan bacaan yang telah mereka baca, dapat berupa gambar atau puisi. Dengan membuat karya dari bacaan yang telah dibaca sebelumnya, hal ini tidak hanya melatih kemampuan membaca, tetapi juga mendorong siswa untuk memahami isi bacaan secara lebih mendalam serta mengekspresikan pemahaman mereka dalam bentuk karya kreatif. Selain melaksanakan program kerja di SDN Tegalwaru 4, mahasiswa KKN juga melaksanakan program kerja di SDN Tegalwaru 2. Program kerja yang dilaksanakan di SDN Tegalwaru 2 pada Sabtu (24/1) dan Jumat (30/1) mengangkat tema untuk meningkatkan konsentrasi belajar. Di SDN Tegalwaru 2, mahasiswa hanya berfokus pada kelas 4, 5 dan 6. Kegiatan hari pertama, pada Sabtu (24/1) mahasiswa KKN mengusung judul aku dan impianku. Mahasiswa memberi sebuah film pendek yang berisi tentang perjuangan seseorang untuk menggapai mimpinya. Dengan ini diharapkan para siswa siswi giat belajar untuk menggacapi cita citanya. Kegiatan hari kedua, pada Jumat (30/1) mahasiswa melakukan program kerja yang berupa mengajar bahasa inggris yang seru dan iteraktif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa siswi SDN Tegalwaru 2 dapat meningkatkan kemampuan berbahasa inggrisnya
Tegalwaru-Jember. Mahasiswa KKN UMD kelompok 4 turut berkontribusi dalam bidang pertanian. Selain banyak pelaku UMKM, Desa Tegalwaru merupakan desa yang penduduknya bermata pencaharian petani, hasil pertanian juga turut mendukung perekonomian desa. Pupuk organik cair merupakan salah satu kebutuhan penting bagi petani dalam menunjang kegiatan pertanian yang berkelanjutan. Penggunaan pupuk organik cair dipilih karena mampu meningkatkan kesuburan tanah secara alami, memperbaiki struktur tanah, serta membantu menyediakan unsur hara yang mudah diserap oleh tanaman. Selain itu, pupuk organik cair lebih ramah lingkungan karena berasal dari bahan-bahan alami, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia yang dalam jangka panjang dapat merusak kualitas tanah dan juga lingkungan. Penggunaan pupuk organik cair juga membantu meningkatkan hasil dan kualitas tanaman secara bertahap. Pada Jumat (28/1) mahasiswa KKN UMD kelompok 4 menghadiri rapat rutin kelompok tani Rejo Agung. Rapat rutin ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meyalurkan pengetahuan mengenai pupuk organik cair, puuk organik cair yang dibuat kali ini yaitu pupuk genderuwo. Pembuatan pupuk genderuwo dilakukan di salah satu rumah anggota kelompok tani. Pupuk genderuwo ini berbahan dasar kotoran sapi dengan bahan tambahan seperti air, gamping, sullfoxs, banon phospate 66, dogumon dan bentop. Masing-masing bahan memiliki fungsi yang berbeda untuk tanaman. Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk pembuatan pupuk genderuwo dalam 200 Liter yaitu yang pertama memasukkan kohe sapi segar 40 kg kedalam drum 200 L dan ditambahkan air drum lalu aduk hingga merata. Langkah kedua yaitu memasukkan gamping 3 kg jangan di aduk, lalu tunggu 3-5 menit sampai bereaksi. alternatif selain gamping menggunakan dolomit sekitar 6-7 kg. Langkah ketiga yaitu memasukkan 10-20 kg urea lalu aduk hingga rata dan tambahkan air. Langkah keempat yaitu memasukkan sullfoxs 1 botol lalau aduk hingga merata. Langkah kelima memasukkan banon phospate 66 1 botol lalu aduk hingga merata. Langkah kelima menambahkan dogumon 1 botol lalu aduk hingga merata dan yang terahir masukkan bentop untuk tanaman padi atau jagung kemudian diaduk hingga semua bahan tercampur merata. Pupuk genderuwo memiliki banyak manfaat, manfaat untuk tanaman yaitu untuk merangsang pertumbuhan awal tanaman (akar, batang, dan daun lebih cepat berkembang), membantu efisiensi penyerapan unsur hara, terutama Nitrogen (N), pertumbuhan tanaman lebih seragam dan kokoh, mengurangi gejala kekurangan hara (daun kuning, pertumbuhan kerdil) serta mendukung pembungaan dan pembentukan hasil yang lebih optimal. Manfaat pupuk genderuwo bagi tanah yaitu memperbaiki pH tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman seperti merangsang pertumbuhan akar, memperkuat batang agar tidak mudah rebah, membantu serta dapat menjadikan ukuran daun dan warna yang seragam dan dapat memproduksi bunga lebih banyak sehingga meningkatkan hasil, memperbaiki struktur tanah seperti membuka pori-pori tanah agar sirkulasi udara terbuka dan meningkatkan daya simpan dan ketersediaan unsur hara. Manfaat bagi ekonomi yaitu menekan biaya produksi dengan tidak membeli pupuk sintetis yang harganya lebih mahal, bahan mudah didapat dan murah serta dapat dibuat mandiri oleh petani. Yang terakhir manfaat bagi lingkungan yaitu karena memanfaatkan limbah ternak, mengurangi pencemaran lingkungan serta mendukung pertanian berkelanjutan. Dengan adanya sosialisasi sekaligus praktik pembuatan pupuk genderuwo diharapkan mampu membantu untuk mengatasi masalah pertanian yang ada Pada Senin (26/1) mahasiswa dan salah satu anggota kelompok tani melakukan pengaplikasian pupuk genderuwo di lahan yang ditanami cabai dengan dosis 250ml/20 liter air dengan penyemprotan secara langsung dengan total 5 baris gulutan dengan total populasi 120 sebagai tanaman sampling. Pembuatan pupuk genderuwo ini didukung oleh PT Indofast Agro Nusantara selaku penyedia bahan (sullfoxs, banon phospate 66, dogumon dan bentop)
Tegalwaru- Jember. Mahasiswa KKN UMD melakukan penjaringan UMKM pemula yang masih belum memiliki izin. Penjaringan dilakukan selama 2 hari pada Kamis (15/1) dan Jum'at (16/1) dengan cara door to door. Dari kegiatan ini, mahasiswa memperoleh informasi mengenai UMKM yang masih belum melakukan perizinan, sehingga informasi ini dapat digunakan oleh Mahasiswa untuk keberlanjutan program kerja yakni mengenai sosialisasi pentingnya izin usaha untuk para UMKM pemula di Desa Tegalwaru. Tidak hanya berfokus pada UMKM, tetapi juga pada pertanian. Pada Minggu (18/1) mahasiswa melakukan trial pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Melihat pentingnya peran pertanian dalam menunjang perekonomian, mahasiswa melakukan upaya nyata melalui kegiatan uji coba (trial) pembuatan POC. Kegiatan trial ini dilakakukan sebagai bentuk persiapan sebelum dipaparkan dan didiskusikan bersama kelompok tani Rejo Agung, Desa Tegalwaru. Harapannya pupuk yang dihasilkan dapat menjadi alternatif yang mudah dibuat, terjangkau, dan bermanfaat bagi peningkatan hasil pertanian. Pada Senin (19/1) mahasiswa melakukan diskusi bersama Bapak Camat Kecamatan Mayang, Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M. dan jajarannya mengenai data yang diperoleh pada saat penjaringan UMKM. Diskusi yang dilakukan membuahkan hasil, yaitu rencana mengenai sosialisasi dengan topik pentingnya perizinan pada UMKM. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan kepedulian terhadap bidang pendidikan. Sebagai bentuk komitmen tersebut, mahasiswa melakukan kunjungan ke SDN Tegalwaru 4 pada Selasa (20/1) untuk memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan. Kunjungan ini bertujuan untuk membangun komunikasi awal dengan pihak sekolah serta memastikan program pendidikan yang dirancang dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi siswa siswi SDN Tegalwaru 4 Menyambung kegiatan trial yang dilakukan, mahasiswa berkunjung ke ketua kelompok tani Rejo Agung, Bapak Mawan pada Rabu (21/1). Kunjungan ini memiliki tujuan untuk membahas materi yang akan disampaikan kepada para petani, sekaligus menyesuaikan kebutuhan dan kondisi lapangan agar kegiatan yang direncanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Tegalwaru-Jember.ย Mahasiswa KKN UMD (Unej Membangun Desa) resmi melakukan penerjunan di Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang pada tanggal 8 Januari 2026. Mahasiswa dan Dosen pembimbing Lapangan (DPL) MRR Ratna Endang Widuatie, S.S.ย M.A. disambut oleh Bapak Camat Kecamatan Mayang, Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M. Minggu pertama, mahasiswa KKN melakukan survei secara bertahap ke kepala dusun di Desa Tegalwaru, diantaranya Bapak Amir selaku penanggungjawab Dusun Sumber Pinang, Bapak Handoso selaku kepala Dusun Plalangan dan Bapak Koko selaku kepala Dusun Klayu. Diskusi juga dilakukan antara mahasiswa dengan bapak camat dengan tujuan untuk menggali potensi serta permasalahan yang ada di Desa Tegalwaru. Diskusi yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa Desa Tegalwaru merupakan desa dengan UMKM yang cukup banyak dan beragam. Usaha-usaha ini tumbuh dari inisiatif warga setempat, mulai dari bidang makanan, kerajinan, hingga usaha rumahan lainnya. Keberadaan UMKM tersebut tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat desa, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian lokal dan membuka lapangan kerja. Potensi utama yang dimiliki desa Tegalwaru terletak pada UMKM yang beragam. Namun, di tengah besarnya potensi tersebut, tantangan utama yang dihadapi oleh para pelaku usaha adalah rendahnya kesadaran dan akses terhadap perizinan usaha resmi. Banyak UMKM yang secara kualitas produk sudah mumpuni, namun terhambat dalam pengembangan skala bisnis karena belum memiliki legalitas seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), sertifikasi Halal atau izin PIRT. Dengan adanya temuan tersebut, mahasiswa KKN Tegalwaru melakukan rapat internal untuk merancang program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian yang berfokus pada perizinan dan legalitas usaha. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN Desa Tegalwaru mengadakan rapat internal untuk merancang program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Program ini difokuskan pada pendampingan perizinan dan legalitas usaha bagi pelaku UMKM. Sebagai langkah awal dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, mahasiswa KKN Tegalwaru melakukan pendataan terhadap UMKM pemula yang belum memiliki perizinan usaha, guna mengetahui kebutuhan dan kendala yang dihadapi secara lebih jelas.Program kerja yang telah dirancang diharpkan dapat membantu UMKM pemula yang masih memerlukan perizinan. ย
Mayang, Rabu 12 Agustus 2024 Desa Tegalwaru di Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, dikenal sebagai salah satu desa dengan potensi pertanian yang sangat menjanjikan. Dengan bentang lahan persawahan yang luas dan subur, desa ini menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung utama ekonomi masyarakat. Dua komoditas utama yang dihasilkan dari lahan pertanian Tegalwaru adalah padi dan tembakau, yang selama bertahun-tahun menjadi andalan warga dalam menopang kehidupan sehari-hari. Produktivitas Pertanian yang Tinggi Padi menjadi komoditas pokok yang ditanam hampir sepanjang tahun. Dengan sistem tanam yang berkesinambungan, hasil panen padi per hektar mampu mencapai 5 hingga 6 ton gabah kotor. Jika dikalkulasikan, nilai jual dari 6 ton gabah dapat mencapai sekitar Rp43.800.000, angka yang cukup signifikan dalam mendukung ekonomi rumah tangga petani. Selain padi, tembakau juga menjadi primadona pertanian Desa Tegalwaru. Komoditas ini ditanam setahun sekali dan memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan padi, bahkan hingga tiga kali lipat, bergantung pada kualitas mutu tembakau yang dihasilkan. Hal ini menjadikan tembakau sebagai salah satu aset penting bagi desa dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Namun, petani juga memahami bahwa setelah panen tembakau, penanaman sayuran tidak disarankan karena kadar pH tanah yang meningkat, sehingga perlu adanya jeda waktu dan pengelolaan tanah yang tepat. Tantangan yang Dihadapi Petani Meski memiliki produktivitas tinggi, petani Tegalwaru juga berhadapan dengan tantangan yang cukup serius. Pada musim hujan, serangan hama tikus kerap menjadi masalah utama yang merusak tanaman padi. Sementara itu, di musim tanam, burung sering menyerang dan mengganggu proses pertumbuhan padi. Ketersediaan air juga menjadi faktor penting yang masih harus diperhatikan. Sawah yang berdekatan dengan sumber air relatif aman dari kekeringan, sementara sawah yang letaknya lebih jauh seringkali kesulitan mendapatkan pasokan air, terutama di musim kemarau. Kondisi ini membuat sebagian petani masih sangat bergantung pada kondisi cuaca dan sistem irigasi alami. Inovasi Pertanian dan Adaptasi Modern Di tengah tantangan yang ada, sebagian petani Tegalwaru mulai mengadopsi inovasi pertanian modern. Beberapa di antaranya mencoba menerapkan metode hidroponik untuk menanam sayuran, bahkan ada yang mulai menguji coba penanaman padi dengan metode ini. Meski proses hidroponik membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan metode tradisional, cara ini dinilai mampu menjadi alternatif dalam menjaga ketahanan pangan serta membuka peluang baru di bidang pertanian. Langkah inovatif ini juga didorong oleh adanya transfer pengetahuan dari kalangan akademisi, termasuk mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 061, yang hadir di Desa Tegalwaru. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, para mahasiswa ikut memberikan edukasi, pendampingan, dan gagasan baru dalam memaksimalkan potensi pertanian desa. Potensi Agrowisata di Tegalwaru Selain berfungsi sebagai pusat produksi pangan, persawahan Desa Tegalwaru juga menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi agrowisata. Hamparan sawah yang luas, pemandangan pedesaan yang asri, serta aktivitas pertanian tradisional dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Wisata edukasi pertanian (agro-edu tourism) misalnya, dapat memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung untuk belajar mengenai proses bertani, mulai dari menanam padi hingga panen. Konsep ini tidak hanya dapat menambah nilai ekonomi bagi desa, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kearifan lokal masyarakat Tegalwaru. Kolaborasi untuk Pengembangan Desa Kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 061 memberikan energi baru bagi Desa Tegalwaru. Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, berbagai ide serta inovasi pengembangan pertanian mulai digali. Hal ini tidak hanya memperkuat produktivitas pertanian, tetapi juga membuka peluang pengembangan desa menuju sektor yang lebih luas, seperti pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan pemuda desa. Kepala Desa Tegalwaru dalam keterangannya menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini. โPertanian adalah nadi utama masyarakat Tegalwaru. Kami bersyukur hasil panen masih melimpah, namun kami juga sadar ada tantangan yang harus diatasi. Kehadiran mahasiswa KKN membantu kami melihat potensi lebih jauh, termasuk kemungkinan menjadikan Tegalwaru sebagai desa agrowisata,โ ujarnya. Harapan ke Depan Dengan potensi yang besar dan dukungan dari berbagai pihak, Desa Tegalwaru diyakini mampu menjadi contoh desa yang mandiri di bidang pertanian. Pengembangan inovasi pertanian modern, pengelolaan tanah yang berkelanjutan, serta pemanfaatan potensi agrowisata dapat menjadi strategi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ย Keterlibatan aktif pemerintah desa, masyarakat, dan pihak eksternal seperti perguruan tinggi diharapkan mampu mempercepat proses transformasi Desa Tegalwaru dari desa agraris tradisional menjadi desa yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Tegalwaru, 2 Agustus 2025 โ Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa KKN Kolaboratif dan Tematik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSJ) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tegalwaru menyelenggarakan kegiatan Semarak Agustusan. Acara dilaksanakan pada JumatโSabtu, 1โ2 Agustus 2025, bertempat di Balai Desa Tegalwaru mulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan, mempererat kebersamaan antarwarga, serta memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Tegalwaru. Rangkaian acara mendapat dukungan penuh dari warga maupun perangkat desa. Hari Pertama (1 Agustus 2025)Kegiatan diawali dengan pelaksanaan berbagai lomba rakyat, di antaranya: Estafet Pukul Air, yang menguji kekompakan dan ketangkasan tim peserta. Kempit Balon, yang menekankan kerja sama dan ketelitian peserta. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif masyarakat dan antusiasme penonton. Hari Kedua (2 Agustus 2025)Pada hari kedua, dilaksanakan lomba keagamaan yang diikuti oleh santri TPQ dan madrasah diniyah Desa Tegalwaru. Lomba yang diselenggarakan meliputi: Lomba Adzan Lomba Membaca Surat Pendek Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Antusiasme anak-anak serta dukungan orang tua menjadi salah satu faktor keberhasilan acara. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus laporan kegiatan. Tegalwaru, Mayang โ Sabtu, 9 Agustus 2025Pemerintah Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, bekerja sama dengan mahasiswa KKN Kolaboratif dan Tematik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSJ), menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat Bersama pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik start di depan rumah salah satu warga, kemudian para peserta menempuh rute menyusuri jalan-jalan desa, dan berakhir di Balai Desa Tegalwaru sebagai lokasi finish sekaligus pusat kegiatan. Setelah kegiatan jalan sehat, acara dilanjutkan dengan senam bersama dan hiburan rakyat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Tegalwaru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta serta pihak yang mendukung terselenggaranya acara. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi serta memperkenalkan potensi desa melalui kolaborasi dengan mahasiswa KKN. Selain jalan sehat, pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba yang sebelumnya diadakan, seperti lomba keagamaan dan lomba estafet tingkat sekolah dasar. Kemeriahan acara semakin bertambah dengan pengundian kupon berhadiah, dengan hadiah utama berupa sepeda listrik, sepeda gunung, dan kipas angin. Kegiatan jalan sehat ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Desa Tegalwaru. Partisipasi aktif warga serta dukungan mahasiswa KKN menjadi faktor pendukung utama terselenggaranya acara dengan baik. Pemerintah Desa Tegalwaru berharap kegiatan serupa dapat dijadikan agenda rutin tahunan untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.
Unggulan dan kekayaan desa
UMKM / Ekonomi Kreatif
DUSUN SUMBER PINANG DESA TEGALWARU INDUSTRI BATIK CAP DAN BATIK TULIS Batik merupakan hal yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia saat ini. Batikmerupakan salah satu warisan nusantara yang unik. Keunikannya ditunjukkandengan barbagai macam motif yang memiliki makna tersendiri. Menurut Asti M.dan Ambar B. Arini (2011: 1) berdasarkan etimologi dan terminologinya, batikmerupakan rangkaian kata mbat dan tik. Mbat dalam bahasa Jawa dapat diartikansebagai ngembat atau melempar berkali-kali, sedangkan tik berasal dari kata titik.Jadi, membatik artinya melempar titik berkali-kali pada kain. Adapula yangmengatakan bahwa kata batik berasal dari kata amba yang berarti kain yang lebardan kata titik. Artinya batik merupakan titik-titik yang digambar pada media kainyang lebar sedemikian sehingga menghasilkan pola-pola yang indah. Dalam KamusBesar Bahasa Indonesia, batik memiliki arti kain bergambar yang pembuatannyasecara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudianpengolahannya diproses dengan cara tertentu.Batik sudah ada sejak jaman Majapahit dan sangat populer sampai saat ini.Tidak ada yang dapat memastikan kapan batik tercipta. Namun, motif batik dapatterlihat pada artefak seperti pada candi dan patung. Menurut Asti M. dan Ambar B.Arini (2011: 1) kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaianyang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia. Memang padaawalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam keraton, untuk pakaian raja dan keluarga, serta para pengikutnya. Batik yang masuk kalangan istana diklaimsebagai milik dalam benteng, orang lain tidak boleh mempergunakannya. Hal inilahyang menyebabkan kekuasaan raja serta pola tata laku masyarakat dipakai sebagailandasan penciptaan batik. Akhirnya, didapat konsepsi pengertian adanya batikklasik dan tradisional. Penentuan tingkatan klasik adalah hak prerogatif raja.Banyaknya pengikut raja yang tinggal di luar keraton, menjadikan keterampilanmembuat batik meluas dan ditiru oleh masyarakat sekitar. Bahkan membatikmenjadi pekerjaan wanita untuk mengisi waktu luangnya. Akibatnya batik yangsemula hanya dipakai oleh keluarga keraton, menjadi pakaian rakyat. Pada awalkeberadaannya, motif batik terbentuk dari simbol-simbol bermakna, yangbernuansa tradisional Jawa, Islami, Hinduisme, dan Budhisme. Dalamperkembangannya, batik diperkaya oleh nuansa budaya lain seperti Cina dan Eropamodern
UMKM / Ekonomi Kreatif
Tape adalah makanan yang dibuat dari fermentasi singkong. Singkong yang diolah menjadi tape adalah singkong yang manis, biasanya berwarna putih atau kuning. Sebelum melalui proses fermentasi, singkong terlebih dahulu dicuci bersih dan dikukus hinga matang. Setelah itu, singkong ditaburi dengan ragi. Proses fermentasi bisa dilakukan dengan cara membungkus singkong dalam daun pisang atau ditempatkan pada sebuah wadah khusus yang kedap udara selama 2-3 hari. Semakin lama proses fermentasi, maka tekstur singkong akan semakin empuk. Proses fermentasi yang tepat akan menghasilkan tape yang rasanya manis sedikit asam dan beraroma alkohol. Rasa manis tape berasal dari ragi yang memecah karbohidrat dalam singkong menjadi gula sederhana. Inilah yang membuat makanan ini bisa terasa manis, meski tidak diberi gula. Namun, beberapa orang mungkin akan menambahkan sedikit gula supaya terasa lebih manis lagi. Selain dimakan langsung, tape singkong juga bisa diolah menjadi beragam makanan lain yang lezat. Mulai dari bolu, brownies, kolak, puding, hingga campuran dalam es buah. Nutrisi dalam tape singkong Kudapan yang sering dijadikan oleh-oleh dari Jawa Barat ini faktanya tak kalah bergizi ketimbang makanan fermentasi lain seperti yogurt, keju, kefir, tahu, dan tempe. Melansir Daftar Komposisi Bahan Makanan Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI), per 100 gram tape singkong mengandung sejumlah nutrisi yang meliputi: Kalori: 173 Protein: 0,5 gram Lemak: 0,1 gram Karbohidrat: 42, 5 gram Kalsium: 30 gram Fosfor: 30 miligram Air: 56 gram Manfaat tape singkong Penting untuk dipahami bahwa literatur yang membahas manfaat tape singkong itu sendiri sangat terbatas. Masih dibutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk memastikan keabsahannya. Namun, proses fermentasi selama pembuatan tape singkong disinyalir berpotensi membawa manfaat untuk tubuh. Makanan fermentasi dapat membantu merangsang pertumbuhan berbagai bakteri baik (probiotik) di dalam usus. Meningkatkanya pertumbuhan bakteri baik di dalam usus akan memengaruhi kesehatan usus Anda secara menyeluruh. Selain melancarkan pencernaan, bakteri baik juga membantu dalam proses penyerapan nutrisi dan meredakan gangguan pencernaan seperti diare, perut bergas (kembung), dan sembelit. Probiotik juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko sejumlah infeksi, seperti flu. Jangan kebanyakan makan makanan fermentasi Makanan fermentasi memang mengandung bakteri baik yang bermanfaat untuk tubuh. Namun, kebanyakan makan makanan fermentasi dapat membahayakan kesehatan Anda.Penumpukkan bakteri baik di dalam tubuh dapat menyebabkan perut Anda mudah bergas dan kembung. Selain itu, kudapan ini juga menghasilkan produk sampingan berupa alkohol. Kadar alkohol yang terkandung di dalam tape singkong memang cuma sedikit. Meski begitu, jika tape dikonsumsi dalam porsi banyak tentu akan memengaruhi kesehatan tubuh Anda. Makanlah tape singkong dengan porsi yang wajar, tidak terlalu banyak maupun sedikit. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, bukan? Jadi, bijaklah dalam memilih makanan yang akan Anda konsumsi.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu