80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Tegalwaru- Jember. Mahasiswa KKN UMD melakukan penjaringan UMKM pemula yang masih belum memiliki izin. Penjaringan dilakukan selama 2 hari pada Kamis (15/1) dan Jum'at (16/1) dengan cara door to door. Dari kegiatan ini, mahasiswa memperoleh informasi mengenai UMKM yang masih belum melakukan perizinan, sehingga informasi ini dapat digunakan oleh Mahasiswa untuk keberlanjutan program kerja yakni mengenai sosialisasi pentingnya izin usaha untuk para UMKM pemula di Desa Tegalwaru.
Tidak hanya berfokus pada UMKM, tetapi juga pada pertanian. Pada Minggu (18/1) mahasiswa melakukan trial pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Melihat pentingnya peran pertanian dalam menunjang perekonomian, mahasiswa melakukan upaya nyata melalui kegiatan uji coba (trial) pembuatan POC. Kegiatan trial ini dilakakukan sebagai bentuk persiapan sebelum dipaparkan dan didiskusikan bersama kelompok tani Rejo Agung, Desa Tegalwaru. Harapannya pupuk yang dihasilkan dapat menjadi alternatif yang mudah dibuat, terjangkau, dan bermanfaat bagi peningkatan hasil pertanian.
Pada Senin (19/1) mahasiswa melakukan diskusi bersama Bapak Camat Kecamatan Mayang, Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M. dan jajarannya mengenai data yang diperoleh pada saat penjaringan UMKM. Diskusi yang dilakukan membuahkan hasil, yaitu rencana mengenai sosialisasi dengan topik pentingnya perizinan pada UMKM.
Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan kepedulian terhadap bidang pendidikan. Sebagai bentuk komitmen tersebut, mahasiswa melakukan kunjungan ke SDN Tegalwaru 4 pada Selasa (20/1) untuk memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan. Kunjungan ini bertujuan untuk membangun komunikasi awal dengan pihak sekolah serta memastikan program pendidikan yang dirancang dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi siswa siswi SDN Tegalwaru 4
Menyambung kegiatan trial yang dilakukan, mahasiswa berkunjung ke ketua kelompok tani Rejo Agung, Bapak Mawan pada Rabu (21/1). Kunjungan ini memiliki tujuan untuk membahas materi yang akan disampaikan kepada para petani, sekaligus menyesuaikan kebutuhan dan kondisi lapangan agar kegiatan yang direncanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.