80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68175
Batas wilayah administratif Desa Rowoindah
Membangun Tata Kelola Pemerintahan Desa Untuk Terwujudnya Masyarakat Yang Makmur Dan Sejahtera
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Rowoindah, Ajung โ JemberDalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Rowoindah, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, menyelenggarakan karnaval desa dengan meriah pada hari Minggu 07 September 2025. Kegiatan karnaval tahun ini mengusung temaโMenjaga dan Melestarikan Budaya Nusantaraโ, yang diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari pelajar, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan tiap dusun. Para peserta tampil dengan beragam kostum bernuansa budaya, mulai dari pakaian adat daerah, kesenian tradisional, hingga kreasi inovatif yang tetap menampilkan ciri khas kearifan lokal. Kepala Desa Rowoindah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan tahunan, tetapi juga bentuk semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga persatuan serta melestarikan budaya bangsa. โKarnaval ini menjadi ajang kebersamaan, sekaligus wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda. Kami berharap tradisi ini dapat terus dijaga dan dikembangkan,โ ujarnya. Acara karnaval dimulai dari Mpoint Dusun Langsepan dan berakhir di Lapangan Desa Rowoindah. Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan parade, memberikan tepuk tangan meriah kepada setiap peserta yang melintas. Tak hanya menampilkan parade budaya, karnaval juga dimeriahkan dengan penampilan sound horeg yang menambah semangat suasana. Iringan musik dari sound horeg membuat suasana semakin meriah dan menghibur warga yang hadir. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para peserta terbaik, baik kategori perorangan maupun grup/rombongan. Penilaian mencakup kreativitas, kekompakan, serta kesesuaian dengan tema budaya. ย Suasana meriah, penuh semangat, dan kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Desa Rowoindah senantiasa kompak dalam memeriahkan peringatan HUT RI.ย Puncak acara semakin meriah dengan digelarnya battle sound horeg antar grup di lapangan desa. Suasana pun pecah penuh antusias, karena setiap grup saling menunjukkan kreativitas dan kekuatan sound system mereka, disambut sorak-sorai penonton. ย Kemeriahan karnaval dan battle sound horeg ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat Desa Rowoindah dalam memeriahkan HUT RI ke-80 dengan penuh kebersamaan dan kegembiraan.
Rowoindah, Ajung โ JemberDalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Pemerintah Desa Rowoindah, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, menyelenggarakan Lomba Gerak Jalan Tingkat Desa. Acara ini digelar dengan penuh semangat kebersamaan dan antusiasme warga pada 31 Agustus 2025. Lomba gerak jalan ini diikuti oleh berbagai kelompok dari tingkat RT, karang taruna, pelajar, hingga masyarakat umum. Dengan menempuh rute yang telah ditentukan, para peserta menunjukkan kekompakan, kerapian barisan, dan semangat juang yang menjadi cerminan nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa. Kepala Desa Rowoindah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan Total Hadiah sebesar Rp 1.500.000 untuk para pemenang. Hadiah ini diharapkan dapat menambah semangat peserta dalam menampilkan yang terbaik. Suasana lomba berlangsung meriah dengan sorakan warga yang turut menyemangati peserta di sepanjang jalan. Tidak hanya menjadi tontonan menarik, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih terjaga di Desa Rowoindah. Dengan terselenggaranya lomba gerak jalan ini, masyarakat Desa Rowoindah semakin kompak dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan penuh makna. ย "Merdeka! Dirgahayu Republik Indonesia ke-80"
Jember, 25 Agustus 2025 โ Suasana di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Minggu (24/8), tampak meriah dengan digelarnya kegiatan TAJEMTRA (Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional) 2025. Acara ini menjadi salah satu agenda tahunan yang selalu dinanti oleh masyarakat, sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan gerak jalan ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, instansi pemerintah, komunitas, hingga masyarakat umum. Start dimulai dari Lapangan Tanggul dan finish di Alun-Alun Jember dengan jarak tempuh sekitar 30 kilometer. Bupati Jember dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat. โTAJEMTRA bukan sekadar lomba gerak jalan, tetapi juga tradisi budaya masyarakat Jember yang mampu mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, sekaligus mengenang perjuangan para pahlawan,โ ungkapnya. Sepanjang rute perjalanan, peserta disambut meriah oleh masyarakat yang berjejer di pinggir jalan, memberikan dukungan dengan yel-yel, musik tradisional, hingga suguhan minuman gratis. Hal ini menambah semangat para peserta untuk menyelesaikan lomba hingga garis akhir. Salah satu peserta dari SMA Negeri di Jember, Rini Andini, mengaku senang bisa ikut serta. โCapek iya, tapi lebih banyak senangnya. Kami merasa ikut menjaga tradisi Jember sekaligus melatih kekompakan bersama teman-teman,โ ujarnya. Acara TAJEMTRA 2025 berjalan lancar dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian, TNI, dan relawan. Panitia juga menyiapkan pos kesehatan di beberapa titik untuk mengantisipasi peserta yang kelelahan. Sebagai penutup, diumumkan pula para pemenang kategori pelajar, umum, dan instansi. Mereka mendapatkan piala dan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Jember. ย Dengan suksesnya pelaksanaan TAJEMTRA tahun ini, masyarakat berharap kegiatan ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan Kabupaten Jember.
Rowoindah, Ajung โ Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak di Desa Rowoindah, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, pada kegiatan Jalan Sehat yang digelar pada Minggu pagi (24 Agustus 2025). Acara ini diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua yang dengan antusias memeriahkan kegiatan tahunan tersebut. Kegiatan jalan sehat ini dilepas langsung oleh Kepala Desa Rowoindah di Lapangan desa rowoindah. Rute yang ditempuh para peserta menyusuri jalan desa, sambil menikmati suasana pedesaan yang asri. Selain untuk menjaga kesehatan dan mempererat silaturahmi antarwarga, acara ini juga menjadi momen kebersamaan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Setelah finish, peserta disuguhi hiburan dan pengundian doorprize. Hadiah yang disiapkan panitia sangat beragam, mulai dari perlengkapan rumah tangga, sepeda, hingga hadiah utama yang paling dinantikan, yaitu 1 unit motor listrik. Sorak-sorai dan tepuk tangan warga pecah saat pengumuman pemenang hadiah utama dilakukan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Rowoindah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, dan masyarakat yang telah berpartisipasi.โJalan sehat ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga ajang kebersamaan untuk mempererat persaudaraan di Desa Rowoindah. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,โ ujarnya. ย Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama pemenang hadiah utama. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan seperti jalan sehat menjadi salah satu momen penting dalam membangun kekompakan dan kebersamaan warga Desa Rowoindah.
ย Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Posko 85 mengadakan serangkaian lomba kemerdekaan yang berlangsung meriah di Desa Rowoindah, pada Selasa - Jum'at (12-15/08). Kegiatan ini menjadi wujud nyata keterlibatan mahasiswa dalam mendukung semangat nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat desa. ย Mulai sore hari, warga dari berbagai usia sudah memadati lokasi kegiatan. Anak-anak dengan penuh semangat mengikuti perlombaan balap karung dan lomba makan kerupuk yang selalu menjadi ikon dalam peringatan HUT RI. Sementara itu, para remaja dan orang dewasa turut ambil bagian dalam lomba sunggi nampan serta sejumlah perlombaan kreatif yang menghadirkan suasana penuh canda tawa. ย Koordinator Posko 85, Muzakka, menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi. ย โKegiatan lomba 17 Agustus ini kami hadirkan sebagai wadah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa. Kami ingin momentum kemerdekaan ini menjadi pengalaman berharga yang bisa dikenang bersama,โ ungkapnya. ย Selain menjadi ajang hiburan, lomba-lomba tersebut juga menjadi simbol dari nilai gotong royong dan sportivitas yang melekat dalam masyarakat Indonesia. Semangat kebersamaan terlihat jelas dari antusiasme para peserta maupun penonton yang memberi dukungan sepanjang acara berlangsung. ย Kepala Dusun Rowo, Bapak Suparman, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digelar mahasiswa KKN. ย ย โKami sangat senang dengan adanya lomba ini. Selain bisa menghibur, acara seperti ini juga mempererat hubungan antarwarga dan memberikan semangat baru bagi kami,โ ujarnya. ย Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, serta sesi foto bersama antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa. Suasana penuh keceriaan tersebut menjadi penanda eratnya hubungan yang terjalin selama program KKN berlangsung. ย Melalui kegiatan ini, KKN Kolaboratif Posko 85 tidak hanya hadir sebagai pelaksana program akademis, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan cinta tanah air.
Ajung โ Suasana penuh semangat kolaborasi mewarnai kegiatan Penarikan dan Mini Expo KKN Kolaboratif se-Kecamatan Ajung yang digelar pada Jum'at (22/8). Dalam acara yang mengusung tema โBersama KKN Hasilkan Karya, Wujudkan Desa Berdaya untuk Menghadapi Masa Depan yang Indahโ tersebut, mahasiswa KKN dari berbagai posko, termasuk Posko 85, tampil mempersembahkan karya, program, dan inovasi yang telah mereka lakukan selama masa pengabdian di desa. ย Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penutupan, tetapi juga ajang untuk memperlihatkan hasil kerja nyata mahasiswa dalam membantu masyarakat desa. Posko 85, yang ditempatkan di Desa Rowoindah, turut menampilkan berbagai program unggulan. Beberapa di antaranya mencakup Pendataan ATS, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan UMKM, pengelolaan lingkungan, serta kegiatan kreatif yang melibatkan pemuda desa. ย Menurut Koordinator Desa, keterlibatan dalam acara ini merupakan bagian dari tanggung jawab mahasiswa untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat. โMelalui expo ini kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga hadir untuk memberikan karya dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Semoga apa yang kami tinggalkan bisa terus berkelanjutan meski masa KKN telah usai,โ ujarnya. ย Acara mini expo ini juga menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat. Perangkat Desa tampak antusias menyimak presentasi hasil setiap masing masing posko, mengamati hasil karya mahasiswa, bahkan berdialog langsung tentang program-program yang telah dijalankan. Kehadiran DPL dan tokoh masyarakat semakin menambah kesan bahwa kegiatan KKN benar-benar memberikan dampak positif. ย Perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, tema kegiatan yang diusung sejalan dengan semangat pengabdian mahasiswa. โTema โBersama KKN Hasilkan Karya, Wujudkan Desa Berdaya untuk Menghadapi Masa Depan yang Indahโ bukan sekadar slogan. Ini adalah pesan mendalam bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata, yang akan menjadi bekal bagi desa dalam menghadapi tantangan masa depan,โ jelasnya. ย Camat Ajung yang diwakili oleh stafnya dalam sambutannya turut memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mahasiswa. Beliau menekankan bahwa program-program yang dibawa mahasiswa KKN harus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat desa. โMahasiswa KKN telah memberikan inspirasi dan energi baru bagi masyarakat. Kami berharap semangat ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi langkah awal menuju desa yang lebih mandiri, berdaya, dan siap menghadapi masa depan,โ tuturnya. ย Dengan adanya kegiatan penarikan dan mini expo ini, mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 85 bersama posko lainnya secara resmi menuntaskan masa pengabdian mereka. Namun, lebih dari itu, warisan berupa karya, ide, dan semangat kolaborasi akan tetap hidup di tengah masyarakat. Penutupan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari upaya untuk membangun desa yang berdaya dan sejahtera.
Solusi Ekologis Mahasiswa KKN Kolaboratif: Pagupon untuk Kendalikan Hama Tikus ย ย [Jember, 4/8]ย โ Maraknya serangan hama tikus yang merugikan petani mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Kabupaten Jember untuk menciptakan solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan. Bertempat di Desa Rowoindah, para mahasiswa menginisiasi pembangunan pagupon atau rumah burung hantu sebagai bentuk pengendalian hayati terhadap populasi tikus di area persawahan. ย Inovasi ini muncul dari keprihatinan terhadap tingginya kerusakan tanaman padi akibat hama tikus. Selama ini, mayoritas petani masih mengandalkan racun kimia yang berisiko mencemari lingkungan dan membahayakan hewan non-target. Sebagai alternatif, mahasiswa memperkenalkan konsep pagupon, sebuah tempat sarang buatan untuk menarik burung hantuโpredator alami tikusโkembali ke habitat pertanian. โKami berupaya menciptakan ekosistem pertanian yang seimbang. Burung hantu adalah pemangsa tikus yang sangat efektif, namun populasinya menurun karena minimnya tempat bersarang dan pandangan negatif dari masyarakat,โ ujar Koordinator Desa, Muhammad Rozzan Muzakka. ย Dalam kurun waktu dua pekan pelaksanaan KKN, mahasiswa sukses membangun dan mendirikan tiga unit pagupon di area persawahan yang strategis. Pagupon tersebut dibuat dari bahan ramah lingkungan seperti bambu, kayu bekas, dan seng. Lokasinya dipilih berdasarkan titik rawan serangan tikus dan jarak dengan pemukiman warga agar tidak mengganggu ekosistem alami burung hantu. ย Selain pembangunan fisik, mahasiswa juga mengadakan sosialisasi kepada warga tentang peran penting burung hantu dan dampak negatif penggunaan pestisida kimia. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa burung hantu bukan makhluk mistis yang patut ditakuti, tetapi justru sahabat petani yang sangat membantu. Respon dari masyarakat setempat pun positif. Petani menyambut baik inovasi ini karena dinilai lebih hemat, aman, dan mendukung pelestarian lingkungan. โBiasanya kami pakai racun, tapi hasilnya tidak bertahan lama. Kalau bisa dibantu burung hantu, kenapa tidak? Semoga berhasil,โ ungkap salah satu petani, Pak Basit Melalui program ini, mahasiswa KKN tidak hanya hadir sebagai pelaksana kegiatan sosial, tapi juga sebagai agen perubahan yang menyumbang pengetahuan dan solusi jangka panjang berbasis ekologi.
RowoIndah, Ajungโ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) di Desa RowoIndah melontarkan kritik pedas terhadap Dinas Pendidikan (Dispendik) setelah menemukan ketimpangan besar antara data Anak Tidak Sekolah (ATS) yang diberikan dengan kondisi nyata di lapangan. Sejak awal program, mahasiswa menjadikan data resmi Dispendik sebagai pijakan untuk pemetaan masalah pendidikan di desa tersebut. Namun, realita lapangan berkata lain. Saat melakukan pendataan langsung, mereka menemukan jumlah anak yang tidak bersekolah jauh di luar ekspektasi, berbeda drastis dari data dinas. โKami turun ke lapangan dengan membawa data yang katanya resmi. Tapi apa yang kami temukan? Fakta di desa sama sekali tidak tercermin. Ini bukan sekadar perbedaan angkaโini bukti data yang dipakai untuk kebijakan pendidikan tidak menyentuh realita,โ ujar Muhammad Rozzan Muzakka, Selaku Koordinator Desa. Mahasiswa menegaskan, ketidaksesuaian ini bukan masalah sepele. Data ATS adalah fondasi dari berbagai program pemerintah, mulai dari beasiswa, bantuan sekolah, hingga intervensi sosial. Ketika datanya salah, maka kebijakan yang diambil akan meleset jauh dari sasaran. โKalau pemerintah membuat kebijakan berdasarkan data yang keliru, berarti ada anak-anak yang akan terus terabaikan. Mereka tidak akan masuk dalam prioritas bantuan, padahal mereka yang paling membutuhkan. Ini kegagalan sistemik,โ tambahnya. Menurut mahasiswa, apa yang mereka temukan di lapangan adalah sinyal keras bahwa mekanisme verifikasi data Dispendik lemah. Ketika data pendidikan hanya menjadi tumpukan laporan administratif tanpa turun langsung melihat kondisi masyarakat, maka anak-anak yang tidak sekolah akan terus menjadi โangka yang hilangโ di atas kertas. โKami tidak sedang bicara angka. Kami bicara tentang anak-anak dengan masa depan yang sedang dipertaruhkan. Dan ketika data tidak sesuai realita, berarti ada hak mereka yang sedang diabaikan,โ tegas salah satu anggota tim KKN. Temuan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi Dispendik untuk membenahi pendataan ATS dengan pendekatan berbasis lapangan. Pendidikan bukan sekadar program, melainkan hak dasar. Data yang keliru berarti kebijakan yang salah, dan kebijakan yang salah berarti generasi yang dikorbankan.
Jember, 22 Juli 2025--- Mahasiswa yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari berbagai perguruan tinggi secara aktif turut serta dalam kegiatan pembagian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di wilayah tempat mereka mengabdi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025 ini merupakan bagian dari bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat serta upaya menjawab kebutuhan sosial di tingkat lokal. Dalam kegiatan tersebut, tercatat lebih dari 500 warga dengan KTP setempat menerima bantuan sosial berupa paket sembako. Para penerima terdiri dari keluarga pra-sejahtera, lansia, janda, serta kelompok rentan lainnya yang terdampak kondisi ekonomi pasca-pandemi dan perubahan sosial yang terjadi belakangan ini. Mahasiswa KKN Kolaboratif terlibat secara langsung dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari proses pendataan penerima, pengemasan logistik bantuan, hingga distribusi ke titik-titik penyaluran yang telah ditentukan bersama pemerintah desa dan lembaga sosial mitra. Koordinator Desa KKN Kolaboratif Posko 085, Muhammad Rozzan Muzakka, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk aksi sosial, melainkan sekaligus wadah pembelajaran dan penguatan karakter mahasiswa dalam membangun relasi dengan masyarakat. "Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya belajar tentang teknis pelaksanaan program sosial, tetapi juga memahami langsung realitas sosial masyarakat. Ini adalah bagian penting dari proses pendidikan yang kami jalani," ujarnya. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa yang mengapresiasi kehadiran dan kontribusi para mahasiswa. Kepala Desa Rowoindah , Bapak Rudi Hartono S.E, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya meringankan beban distribusi bantuan, tetapi juga memberikan energi positif dan inspirasi bagi masyarakat. "Kami sangat terbantu dengan partisipasi aktif adik-adik mahasiswa. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi benar-benar bisa hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar teori tetapi tindakan nyata," ujar Kepala Desa. Program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa sebagai bagian dari civitas akademika memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial. Melalui program KKN Kolaboratif, mereka hadir bukan hanya sebagai pelaksana program akademik, melainkan juga sebagai agen perubahan yang membawa semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan lebih dari 500 warga yang menerima manfaat secara langsung, kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menciptakan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan. Diharapkan, praktik baik seperti ini dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan KKN di berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu