80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Gumukmas, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68165
Batas wilayah administratif Desa Purwoasri
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Mahasisiwa kuliah kerja nyata (KKN) kolaboratif 2025 yang diterjunkan di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember resmi memulai kegiatan pengabdian mereka dengan melakukan pemaparan program kerja kepada perangkat desa pada Senin (15/07). Kegiatan pemaparan ini berlangsung di Balai Desa Purwoasri dan hadiri oleh Kepala Desa beserta jajaran perangkat Desa lainnya.ย Mahasiswa KKN yang tergabung dalam program kolaboratif ini berasal dari beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur, yaitu Mahasiswa Universitas Jember, Universitas dr. Soebandi, Universitas Al-Falah As-Sunniyah, dan UIN Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, yang bekerja sama untuk mengabdi di desa secara lintas kampus. Program kerja yang diusung oleh tim KKN ini mengangkat tema "Cerdas dan Tangguh dalam Ekonomi serta Ketahanan Pangan". Melalui tema tersebut, para mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dalam kegiatan tersebut, salah satu mahasiswa bernama Vicky Dwi Fahrozi sebagai koordinator desa tampil mewakili tim KKN untuk mempresentasikan sejumlah rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian berlangsung. Beberapa program unggulan yang dipaparkan antara lain: Mendata dan Melakukan Sosialisasi Terkait Anak Tidak Sekolah Sosialisasi Terkait Sadar Administrasi Kependudukan untuk Warga Ketahanan Pangan Mengenai Pengolahan Limbah dari Potensi Pertanian Menjadi Produk Pangan Vicky menyampaikan bahwa seluruh program kerja disusun berdasarkan keputusan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dan dikoordinasikan dengan pihak desa, agar dapat sejalan dengan kebutuhan masyarakat setempat. "Kami tidak ingin kegiatan KKN ini sekadar menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan kontribusi dan manfaat nyata bagi warga Desa Purwoasri. Oleh karena itu, kami selalu terbuka terhadap masukan dari perangkat desa maupun warga," ujar Vicky saat presentasi. Dalam sambutannya, Kepala Desa Purwoasri, Bapak Saiful Bahri, menyambut hangat kehadiran para mahasiswa. "Kami sangat antusias dan terbuka menyambut kehadiran adik-adik mahasiswa. Harapannya, program yang dibawa dapat memberikan dampak nyata, khususnya bagi generasi muda di desa kami," ujarnya. Beliau juga menambahkan, "Kami sangat mendukung mahasiswa untuk berkarya dan berkontribusi di desa ini. Semoga kegiatan ini menjadi momen saling belajar antara mahasiswa dan masyarakat". Kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan KKN Kolaboratif 2025 di Desa Purwoasri, dengan harapan dapat membangun sinergi yang kuat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Purwoasri, 25 Juli 2025 -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan sosialisasi wajib belajar 12 tahun dan pentingnya menggapai cita-cita bagi siswa kelas 4 hingga 6 di SD Negeri Purwoasri 02 dan kelas 5 di MI Miftahul Ulum Purwoasri. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pentingnya semangat belajar dan menggapai cita-cita sejak usia dini, serta mencegah terjadinya anak putus sekolah maupun anak tidak sekolah. Bertempat di aula sekolah dan ruang kelas masing-masing, kegiatan ini berlangsung dengan suasana penuh antusias dan interaktif. Anak-anak terlihat aktif menjawab pertanyaan, berbagi cita-cita mereka di masa depan, serta menyimak materi yang disampaikan oleh para mahasiswa. "Aku ingin jadi dokter biar bisa bantu orang sakit," ujar Dinda, siswa kelas 5 MI, sambil tersenyum malu-malu namun penuh semangat. Materi sosialisasi dirancang dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, menggunakan media gambar, permainan ringan, serta sesi cerita inspiratif dari para mahasiswa. Hal ini dilakukan agar pesan moral tentang pentingnya sekolah dan cita-cita lebih mudah diterima dan dicerna oleh anak-anak. Koordinator desa yaitu Vicky Dwi Fahrozi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN yang berfokus pada bidang pendidikan dan pemberdayaan anak. "Kami ingin anak-anak di desa ini tumbuh dengan kepercayaan diri, tahu bahwa mereka juga bisa meraih masa depan yang mereka impikan, asalkan mau terus belajar dan tidak mudah menyerah," ujar Vicky. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Menurut Kepala Sekolah SD Negeri Purwoasri, kegiatan seperti ini dapat menambah motivasi belajar dan memperluas wawasan anak-anak di luar pembelajaran akademik. Mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat meninggalkan kesan positif dan membangkitkan semangat siswa untuk terus bersekolah dan meraih masa depan yang lebih cerah. Kemudian kegiatan dilanjutkan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 26-27 Juli 2025, dimana setiap mahasiswa melakukan survei data Anak Tidak Sekolah (ATS) secara door to door atau mengunjungi rumah anak yang bersangkutan. Data tersebut didapatkan dari website Dinas Pendidikan Kabupaten Jember (DISPENDIK) yang kemudian, mahasiswa akan memvalidasi hasil survei dengan data dari Dinas Pendidikan. Selanjutnya, mahasiswa harus meminta izin dokumentasi kepada anak atau keluarga yang bersangkutan sebagai bukti telah melakukan survei. "Survei ini memang harus dilakukan, mengingat data ATS sangat berguna untuk DISPENDIK dan PEMKAB Jember agar segera dilakukan bantuan operasional sesuai dari program Bupati Jember" ujar salah satu mahasiswa KKN kelompok 011.
Selasa, 22 Juli 2025 pukul 08.30 WIB mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 011 melaksanakan sosialisasi Administrasi Kependudukan (ADMINDUK) kepada masyarakat Desa Purwoasri yang bertempat Balai Desa Purwoasri. Program Kerja Sosialisasi "SADAR" ADMINDUK merupakan salah satu program yang diamanahkan oleh PEMKAB Jember kepada mahasiswa KKN Kolaboratif agar masyarakat memahami terkait dua hal penting, yaitu permasalahan administrasi kependudukan yang kerap dihadapi warga dan kesadaran akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan seperti KTP, KIA (Kartu Identitas Anak), Kartu Keluarga (KK), SKPWNI (Surat Keterangan Pindah Bagi Warga Negara Indonesia), Pencatatan sipil (akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, pencatatan perubahan dan pembetulan akta-akta pencatatan sipil, akta perceraian), hinggaย inovasi pelayanan. Kegiatan sosialisasi "SADAR" ADMINDUK tersebut disampaikan secara interaktif. Mahasiswa memaparkan solusi permasalahan administrasi kependudukan, mulai dari cara mengurus dokumen yang hilang, proses perubahan data, hingga layanan online yang disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Mahasiswa juga menegaskan bahwa pentingnya dokumen resmi sebagai bukti identitas dan syarat mengakses berbagai layanan seperti pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial. Media yang digunakan mahasiswa yaitu berupa poster dan power point (PPT) yang dipaparkan langsung di depan warga Desa Purwoasri dengan waktu sekitar 10-15 menit. Setelah dilakukan pemaparan materi dari mahasiswa, dilanjutkan sesi tanya jawab dengan warga Desa Purwoasri. Antusias dari warga Desa Purwoasri cukup aktif dalam menanyakan terkait beberapa hal yang mereka alami, contohnya seperti prosedur pembuatan surat keterangan pindah dari daerah asal ke daerah tujuan. Setelah itu mahasiswa akan menjawab pertanyaan tersebut sesuai dari materi "SADAR" ADMINDUK tersebut. "Harapan kami, tidak ada lagi warga Desa Purwoasri yang kesulitan mengakses layanan publik hanya karena terkendala dokumen." ujar Tsalisah Rahmaniyyah Arifin, selaku pemateri program kerja SADAR.
Hari Jumat, tanggal 8 Agustus 2025, Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 011 yang terletak di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember berangkat ke Posyandu Salak 57 yang berada di Dusun Sambileren secara bersama-sama dan setiap mahasiswa memiliki tugas masing-masing untuk membantu kader Posyandu. Tugas yang dilakukan yaitu membantu menimbang berat badan (bayi, ibu menyusui, dan ibu hamil), mengukur lingkar kepala dan lingkar lengan, mengukur tinggi badan bayi, dan pemeriksaan tensi untuk ibu. Setelah semua ibu peserta posyandu datang, para kader menginstruksikan untuk tetap berada di ruangan karena para mahasiswa KKN-K 011 Purwoasri akan memberikan sosialisasi terkait pentingnya PMT pada anak dan ibu (menyusui maupun hamil) selama 10 menit. "Sosialisasi PMT harus dilakukan pada ibu hamil untuk mencegah kurangnya gizi pada ibu hamil serta anak tersebut" ujar salah satu mahasiswa KKN kelompok 011. Kegiatan dilanjut dengan melakukan sosialisasi terkait pentingnya PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk anak kepada ibu hamil dan ibu menyusui di Posyandu Salak 57 Dusun Sambileren Desa Purwoasri. Sosialisasi PMT tersebut merupakan salah satu program kerja kelompok 011 Purwoasri yang bertujuan untuk mencegah anak serta ibu hamil maupun menyusui kekurangan gizi. Sebelum melakukan sosialisasi, mahasiswa kelompok 011 melakukan trial and error produk PMT berupa puding daun kelor. Bahan-bahan yang digunakan yaitu daun kelor, air, daun pandan, agar-agar putih, gula, susu bubuk, vanili, dan garam. Adapun alat yang digunakan juga cukup sederhana, yaitu kompor, panci, blender, saringan, sendok sayur, cup agar, dan gunting. Daun kelor telah lama dikenal sebagai obat tradisional untuk melancarkan ASI pada ibu menyusui. Namun, manfaat dari daun kelor sebenarnya lebih dari itu, dapat juga dimanfaatkan untuk PMT dalam mencegah stunting (gizi kurang). Daun kelor mengandung nutrisi penting yang baik untuk tubuh, seperti vitamin C, A, kalsium, kalium, dan zat besi yang kualitasnya jauh lebih baik dari vitamin dan mineral yang ada dalam jeruk, wortel, bayam, dan susu. Selain itu, daun kelor juga mengandung arginin dan histidin, salah satu protein penting yang dapat dikonsumsi bayi untuk proses pertumbuhannya. Setelah melakukan sosialisasi, mahasiswa membagikan produk PMT kepada ibu-ibu yang telah hadir pada sosialisasi tersebut.
Jumat, tanggal 15 Agustus 2025, Mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 011, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember melakukan pelatihan mengenai pemanfaatan limbah rambut jagung sebagai Teh Herbal yang berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah sehingga cocok untuk penderita Diabetes. Kegiatan pelatihan dihadiri oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK Kecamatan Gumukmas. Pelatihan tersebut merupakan salah satu program kerja utama dari KKN Kolaboratif kelompok 011 dan masuk ke dalam Program yang diamanahkan oleh PEMKAB Jember yaitu "Tangguh". Dalam bidang pangan, jumlah total bagian dari tanaman jagung yang dimanfaatkan hanya mewakili 5% dari total keseluruhan tanaman jagung, sedangkan 95% lainnya termasuk dalam kategori limbah. Mayoritas pekerjaan warga Desa Purwoasri adalah seorang petani jagung dan penyakit yang paling banyak diderita adalah Diabetes. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 011 dapat menggunakan peluang tersebut untuk melakukan pelatihan pengolahan limbah Rambut Jagung sebagai Teh Herbal, karena Teh merupakan minuman yang praktis dan mudah dibuat oleh siapa pun. "Teh Herbal Rambut Jagung ini hadir sebagai salah satu minuman fungsional yang terbuat dari bahan-bahan alami (alternatif minuman) yang bermanfaat bagi kesehatan." ujar Erlinda Sulung Pambudi, selaku pemateri pelatihan program kerja ketahanan pangan. Dalam pelatihan tersebut, alat yang digunakan untuk membuat Teh Herbal yaitu Blender, Tempeh/Oven, Sendok teh, Baskom, Gelas, dan Pouch teh. Sedangkan bahan yang digunakan yaitu Rambut Jagung, Kayu Manis, Air, dan Madu/Gula stevia (opsional). Setelah memaparkan materi terkait bagaimana cara membuat teh herbal dari rambut jagung, para warga Desa Purwoasri yang hadir tampak sangat antusias dan tertarik untuk mencoba produk yang telah disediakan oleh mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 011. Audiens sangat tertarik dengan rasa teh herbal ini, karena perpaduan antara rambut jagung dan kayu manis yang sebelumnya dihaluskan menjadi serbuk membuat rasa teh menjadi wangi khas kayu manis dan tidak pahit. "Pelatihan Ketahanan Pangan ini merupakan program kerja yang menarik untuk dilakukan kepada warga Desa Purwoasri, salah satunya dengan memanfaatkan limbah Rambut Jagung untuk Teh Herbal ." ujar Tiara Fitri Adristy, selaku pemateri pelatihan program kerja ketahanan pangan.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu