Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Logo Jember
PPID Desa Kode: 35.09.29.2010

Desa Pocangan

Kecamatan Sukowono, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68194

0
Jumlah Penduduk
0
Kepala Keluarga
2 Dusun
Wilayah Administrasi
287.97 Ha
Luas Wilayah

Wilayah Desa

Batas wilayah administratif Desa Pocangan

Visi Desa

-

Misi
  • Misi desa belum dicantumkan.
Sejarah Desa
-
Kondisi Demografi
-
Kondisi Geografis
-

Data Administrasi

Identitas resmi wilayah

Nama & Kode Desa Pocangan ID: 35.09.29.2010
Kecamatan Sukowono
Kode Pos 68194
Kabupaten Jember
Provinsi Jawa Timur

Kontak & Lokasi Kantor Desa

Hubungi atau kunjungi sekretariat desa

Alamat Kantor Desa Jl. Randu Raya No. 06 Pocangan
No. Telepon -
Email Resmi [email protected]
Situs Web pocangan .id

Data Geografis

Kondisi fisik & alam desa

Luas Wilayah 287.972937 Ha
Ketinggian mdpl
Curah Hujan 0 mm/tahun
Akses Pusat Pemerintahan
Ke Kecamatan
0 km
Ke Kabupaten
0 km
Ke Provinsi
0 km

Batas Wilayah

Batas geografis luar desa

U
Sebelah Utara -
T
Sebelah Timur -
S
Sebelah Selatan -
B
Sebelah Barat -

Perangkat Desa

Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa

Foto Kepala Desa
Kepala Desa Pocangan

Nama Kepala Desa

Kepala Desa

Periode Aktif Menjabat
Sekretaris Desa

-

Kaur Umum

-

Kaur Keuangan

-

Kaur Perencanaan

-

Kasi Pemerintahan

-

Kasi Kesejahteraan

-

Kasi Pelayanan

-


Lembaga Desa

Mitra kerja pemerintah desa

BPD
Legislatif

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-

LPMD / LPMK
Pembangunan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

PKK Desa
Pemberdayaan

Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

Karang Taruna
Kepemudaan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris I-
Sekretaris II-
Bendahara-

Daftar Dusun

Pembagian wilayah administratif

Dusun Krajan
Dusun Sumber Tengah

Statistik Desa

Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan

Kependudukan

Kategori
Jumlah penduduk laki-laki
0
Jumlah penduduk perempuan
0
Jumlah kepala keluarga (KK)
0
Jumlah kelahiran
0
Jumlah kematian
0

Pendidikan

Kategori
Jumlah penduduk tidak/belum sekolah
0
Jumlah penduduk berpendidikan SD
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTP/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTA/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan Perguruan Tinggi
0

Kesehatan

Kategori
Jumlah ibu hamil
0
Jumlah kelahiran (bayi lahir)
0
Jumlah balita
0
Jumlah balita gizi kurang/buruk
0
Jumlah kasus penyakit menonjol
0
Jumlah peserta layanan kesehatan
0

Ekonomi

Kategori
Jumlah pelaku usaha
0
Jumlah usaha aktif
0
Jumlah tenaga kerja usaha
0
Jumlah keluarga prasejahtera
0
Jumlah keluarga sejahtera
0
Pendapatan per kapita (rata-rata)
0

Ketenagakerjaan

Kategori
Jumlah penduduk usia produktif (18-56 th)
0
Jumlah penduduk bekerja
0
Jumlah penduduk menganggur
0

Pertanian dan Pangan

Kategori
Jumlah pelaku usaha pertanian
0
Luas lahan produktif
0
Total produksi pertanian
0
Jumlah kelompok tani aktif
0

Kesejahteraan Sosial

Kategori
Jumlah keluarga miskin
0
Jumlah penerima bantuan sosial
0
Jumlah penyandang disabilitas
0
Jumlah penduduk lanjut usia
0

Lingkungan dan Sanitasi

Kategori
Jumlah rumah tangga dengan akses air bersih
0
Jumlah rumah tangga dengan sanitasi layak
0
Jumlah rumah tangga yang mengelola sampah
0

Keamanan dan Ketertiban

Kategori
Jumlah kasus kriminal/konflik (tahun ini)
0
Jumlah kasus gangguan keamanan
0
Jumlah kasus konflik sosial
0
Jumlah kegiatan keamanan masyarakat
0
Jumlah hansip/linmas aktif
0

Politik dan Partisipasi

Kategori
Jumlah penduduk punya hak pilih
0
Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih (pemilu terakhir)
0
Jumlah peserta musyawarah desa
0
Jumlah kegiatan gotong royong
0
Jumlah organisasi masyarakat aktif
0
Jumlah kegiatan kemasyarakatan
0

Keuangan Desa

Kategori
Pendapatan desa
0
Belanja desa
0
Pendapatan asli desa
0
Realisasi anggaran
0

Sarana & Prasarana

Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa

PAUD

-
0 Unit

TK

-
0 Unit

SD / MI

-
0 Unit

SMP / MTs

-
0 Unit

SMA / SMK / MA

-
0 Unit

Perguruan Tinggi

-
0 Unit

TPA / TPQ

-
0 Unit

Pondok Pesantren

-
0 Unit

Perpustakaan Desa

-
0 Unit

Rumah Baca

-
0 Unit

Puskesmas

-
0 Unit

Puskesmas Pembantu

-
0 Unit

Posyandu

-
0 Unit

Polindes

-
0 Unit

Klinik

-
0 Unit

Apotek

-
0 Unit

Praktek Bidan

-
0 Unit

Praktek Dokter

-
0 Unit

Ambulance

-
0 Unit

Aula / Balai Pertemuan

-
0 Unit

Pos Kamling

-
0 Unit

Gudang Desa

-
0 Unit

Lapangan Olahraga

-
0 Unit

Taman Desa

-
0 Unit

Monumen / Tugu

-
0 Unit

Makam / Kuburan

-
0 Unit

Masjid

-
0 Unit

Musholla

-
0 Unit

Tempat Ibadah Lainnya

-
0 Unit

Pasar Tradisional

-
0 Unit

BUMDes

-
0 Unit

Koperasi

-
0 Unit

Minimarket

-
0 Unit

Warung/Toko

-
0 Unit

Jalan Aspal

-
0 Unit

Jalan Makadam

-
0 Unit

Jalan Paving

-
0 Unit

Jalan Beton

-
0 Unit

Jalan Tanah

-
0 Unit

Jembatan

-
0 Unit

Drainase

-
0 Unit

Irigasi

-
0 Unit

Sumur Bor

-
0 Unit

Embung Desa

-
0 Unit

Kelompok Tani

-
0 Unit

Lumbung Pangan

-
0 Unit

Gudang Pupuk

-
0 Unit

Kandang Komunal

-
0 Unit

Pasar Hewan

-
0 Unit

Rumah Potong Hewan

-
0 Unit

Wisata Alam

-
0 Unit

Wisata Buatan

-
0 Unit

Homestay / Penginapan

-
0 Unit

TPS Sampah

-
0 Unit

Bank Sampah

-
0 Unit

IPAL

-
0 Unit

Pos Polisi

-
0 Unit

Pos Pemadam Kebakaran

-
0 Unit

Berita Desa

Informasi dan berita terkini

Berita Desa
28 Agustus 2025 253

Pelatihan Ecoenzyme Menjadi Pupuk Organik Bersama Kelompok Tani Desa Pocangan dan Mahasiswa KKN 219

Pocangan, 10 Agustus 2025 Mahasiswa KKN Kolaboratif 219 Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember melaksanakan program kerja berupa โ€œPelatihan Ecoenzyme Menjadi Pupuk Organikโ€ yang ditujukan kepada kelompok tani setempat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang berfokus pada bidang pertanian berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan. Desa Pocangan dikenal sebagai daerah dengan masyarakat yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Selama ini, penggunaan pupuk kimia menjadi hal yang umum dilakukan. Namun, ketergantungan terhadap pupuk kimia berdampak pada meningkatnya biaya produksi pertanian sekaligus menurunkan kualitas tanah dalam jangka panjang. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025, bertempat di sanggar senam yang berada di Desa Pocangan. Acara dihadiri oleh para anggota kelompok tani, perangkat desa, serta mahasiswa KKN 219. Menghadirkan Ibu Grosi sebagai narasumber berpengalaman di bidang Eco Enzyme. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan sekaligus keterampilan praktis kepada para petani mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tanggaโ€”seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan gula merahโ€”untuk diolah menjadi ecoenzyme. Hasil fermentasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik yang ramah lingkungan, murah, dan bermanfaat bagi peningkatan produktivitas pertanian. Dalam pemaparannya, Ibu Grosi menjelaskan proses pembuatan ecoenzyme yang meliputi: Pemilahan bahan organik (kulit buah, sisa sayuran, dan limbah dapur lainnya). Proses fermentasi dengan campuran gula merah/larutan gula dan air, yang disimpan dalam wadah tertutup selama 3 bulan. Penggunaan hasil fermentasi sebagai pupuk cair, pestisida nabati, maupun pembersih alami ramah lingkungan. Para anggota kelompok tani terlihat sangat antusias. Mereka aktif bertanya seputar manfaat ecoenzyme, cara penyimpanan, hingga penerapannya pada tanaman padi dan hortikultura. Tidak hanya teori, peserta juga melakukan praktik langsung mencampur bahan, menyiapkan wadah fermentasi, dan memahami langkah perawatan selama proses berlangsung. Salah satu anggota kelompok tani menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan solusi alternatif bagi petani untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang semakin mahal. Selain itu, pembuatan ecoenzyme membantu meminimalisir limbah organik rumah tangga yang biasanya terbuang begitu saja. Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Pocangan mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi produk bermanfaat. Para petani menyambut baik program ini karena ecoenzyme: Dapat menekan biaya produksi dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia. Membantu menjaga kesehatan tanah dan meningkatkan kualitas hasil pertanian. Mendukung upaya pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi lebih produktif. Program kerja โ€œPelatihan Ecoenzyme Menjadi Pupuk Organikโ€ tidak hanya meningkatkan wawasan masyarakat mengenai pertanian ramah lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan pertanian berkelanjutan di Desa Pocangan. KKN 219 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif melalui berbagai program lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
28 Agustus 2025 399

Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini di SMPN 3 Sukowono: Ancaman Nyata bagi Masa Depan Anak

Pocangan, 25 Juli 2025 -- Pemerintah Desa Pocangan bersama tim KKN dan pihak sekolah SMP Negeri 3 Pocangan melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema "Bahaya Pernikahan Dini" yang menyasar para siswa dan siswi kelas VII, VIII hingga IX. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kasus pernikahan usia anak yang masih kerap terjadi di lingkungan pedesaan. Foto Mahasiswa KKN 219 bersama Siswa SMPN 3 Sukowono (Sumber: Dokumentasi Penulis) Mengenal Pernikahan Dini Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh anak-anak di bawah usia 19 tahun. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, usia minimal seseorang untuk menikah adalah 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak anak yang menikah di usia belasan, bahkan sebelum lulus SMP. ย  Kondisi di Lingkungan Sekolah Pihak sekolah SMP Negeri 3 Pocangan menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini karena pendidikan tentang pernikahan dini masih belum banyak dibahas secara langsung di lingkungan sekolah. Berdasarkan pengamatan, sebagian siswa masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai risiko dan dampak jangka panjang dari pernikahan di usia muda. Kepala sekolah, dalam sambutannya, menekankan pentingnya edukasi menyeluruh. "Kami berharap siswa-siswi tidak hanya pintar dalam pelajaran, tapi juga memiliki bekal pengetahuan untuk melindungi masa depan mereka dari keputusan yang terburu-buru, seperti menikah di usia dini," ujarnya. Kegiatan Sosialisasi (Sumber: Dokumentasi Penulis) Dampak Pernikahan Dini Pernikahan dini membawa dampak negatif baik dari sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun sosial. Anak yang menikah dini. Rawan mengalami putus sekolah dan kehilangan kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Menghadapi risiko kehamilan berbahaya karena tubuh yang belum siap secara biologis. Belum siap secara mental dan ekonomi untuk menjalani kehidupan rumah tangga. Lebih berisiko mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perceraian dini. ย  Peran Desa dan Masyarakat Pemerintah Desa Pocangan berkomitmen untuk turut aktif dalam mendukung upaya pencegahan pernikahan anak. Melalui kolaborasi dengan sekolah, kader PKK, dan tokoh masyarakat, desa mendorong peningkatan kesadaran orang tua agar memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan diri dan menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu. Kepala Desa Pocangan menyampaikan, "Kami tidak ingin masa depan anak-anak kita terputus hanya karena pernikahan yang terlalu cepat. Peran keluarga sangat penting untuk membimbing dan melindungi mereka. ย  Pernikahan dini bukanlah solusi, melainkan awal dari berbagai tantangan yang bisa merusak masa depan anak. Melalui kegiatan edukatif di SMP Negeri 3 Pocangan, diharapkan para siswa memahami bahwa masa remaja adalah waktu untuk belajar, berkarya, dan membentuk masa depan --- bukan untuk menikah. ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
28 Agustus 2025 489

Pendataan Anak Putus Sekolah di Desa Pocangan sebagai Upaya Identifikasi Masalah Pendidikan

Pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap anak dan menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan negara. Namun kenyataannya, tidak semua anak dapat mengenyam pendidikan secara berkelanjutan. Salah satu permasalahan yang masih terjadi di berbagai daerah, termasuk Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, adalah keberadaan anak-anak yang putus sekolah. ย  Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan pendataan anak putus sekolah secara langsung ke rumah-rumah warga di wilayah Desa Pocangan. Kegiatan ini bertujuan untuk: Mengidentifikasi anak usia sekolah yang tidak sedang menempuh pendidikan formal. Mengetahui penyebab utama anak-anak tersebut berhenti sekolah. Memberikan gambaran awal sebagai dasar penyusunan program bantuan atau edukasi. ย  Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa bekerja sama dengan perangkat desa dan warga setempat. Pendekatan dilakukan dengan ramah dan terbuka agar warga merasa nyaman dalam menyampaikan informasi. Beberapa faktor umum yang menyebabkan anak putus sekolah antara lain: Keterbatasan ekonomi keluarga. Harus membantu orang tua bekerja. Kurangnya motivasi untuk belajar. Jarak sekolah yang jauh. Menikah di usia dini. ย  Melalui data yang terkumpul, diharapkan pemerintah desa dan pihak terkait dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk membantu anak-anak tersebut kembali mendapatkan akses pendidikan, baik melalui sekolah formal, pendidikan non-formal, maupun pelatihan keterampilan. ย  Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan bukan hanya urusan sekolah dan guru, tetapi juga merupakan tanggung jawab sosial seluruh lapisan masyarakat. Dengan kepedulian bersama, tidak ada lagi anak yang tertinggal dari haknya untuk belajar dan mengembangkan diri.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
28 Agustus 2025 241

Sehat itu Seru! Mahasiswa KKN 219 Tanamkan PHBS di SDN 1 Pocangan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 219 Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember melaksanakan program kerja berupa Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN Pocangan pada 30 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama bidang kesehatan yang bertujuan menanamkan pola hidup sehat sejak dini kepada anak-anak sekolah dasar. Penerapan PHBS di lingkungan sekolah sangat penting untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Melalui pembiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan kelas, serta menerapkan pola makan sehat, anak-anak diharapkan dapat tumbuh dengan baik dan terhindar dari berbagai penyakit menular. Sosialisasi ini dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh siswa. Metode yang digunakan meliputi: Ceramah ringan mengenai pentingnya hidup bersih dan sehat. Demonstrasi mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dengan enam langkah yang benar. Permainan edukatif dan kuis seputar PHBS untuk meningkatkan semangat anak-anak dalam memahami materi. Yel-yel motivasi bersama mahasiswa KKN agar anak-anak lebih bersemangat dalam membiasakan perilaku hidup sehat. Siswa-siswi SDN Pocangan tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mencoba praktik mencuci tangan, serta ikut dalam permainan edukatif yang disiapkan. Dengan adanya kegiatan sosialisasi PHBS ini, diharapkan siswa dapat: Membiasakan diri mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah dari toilet. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah. Menyadari pentingnya pola hidup sehat sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemicu bagi pihak sekolah untuk terus mendukung program kesehatan di lingkungan pendidikan. Mahasiswa KKN 219 berharap, apa yang telah ditanamkan melalui sosialisasi ini bisa berdampak berkelanjutan bagi siswa dan masyarakat Desa Pocangan secara umum.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
28 Agustus 2025 439

Dari KKN 219 untuk Anak Indonesia : Sekolah Tanpa Bullying

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 219 Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember melaksanakan program kerja Sosialisasi Stop Bullying di dua lembaga pendidikan, yaitu SDN Pocangan dan MI Mikhrajul Ulum. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekolah agar tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Fenomena bullying masih sering dijumpai di lingkungan sekolah, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun sosial. Perilaku ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental anak, tetapi juga dapat menghambat prestasi belajar serta tumbuh kembang mereka. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN 219 berupaya memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya saling menghargai, berteman dengan baik, dan menolak segala bentuk perundungan. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Beberapa metode yang digunakan antara lain: Pemutaran video edukatif tentang dampak bullying terhadap korban. Ceramah interaktif mengenai definisi bullying, jenis-jenisnya, dan cara menghindarinya. Permainan kelompok untuk menumbuhkan rasa empati, kerja sama, dan kebersamaan antar siswa. Diskusi singkat agar siswa dapat menceritakan pengalamannya dan belajar mencari solusi bersama. Siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka berani bertanya, menyampaikan pendapat, bahkan berkomitmen untuk menjadi teman yang baik bagi sesama. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN 219 berharap: Siswa lebih memahami apa itu bullying dan dampak buruknya. Tumbuh rasa empati, saling menghargai, dan solidaritas di kalangan pelajar. Terwujudnya lingkungan sekolah yang kondusif, aman, dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi dorongan bagi guru dan pihak sekolah untuk terus mengawasi dan membimbing siswa, sehingga kasus bullying dapat dicegah sejak dini. Sosialisasi Stop Bullying yang dilakukan mahasiswa KKN 219 Pocangan di SDN Pocangan dan MI Mikhrajul Ulum menjadi langkah nyata dalam menciptakan sekolah ramah anak. Edukasi sederhana namun bermakna ini diharapkan dapat membekas pada diri siswa sehingga mereka mampu menjadi generasi yang lebih peduli, menghargai perbedaan, serta membangun suasana belajar yang positif.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
28 Agustus 2025 200

Perayaan Bersama KKN 219 Pocangan : Semangat Persatuan Dan Kreativitas Pemuda

Semarak Lomba 17 Agustus di Desa Pocangan Bersama KKN 219 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 219 Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember menyelenggarakan berbagai lomba rakyat yang melibatkan masyarakat desa. Kegiatan ini digelar pada 18 Agustus 2025 di lapangan SMPN 3 Sukowono dengan penuh semangat kebersamaan. Hari Kemerdekaan Indonesia selalu menjadi momen penting yang dirayakan oleh seluruh rakyat. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persatuan antarwarga. Mahasiswa KKN 219 berinisiatif menggelar lomba 17 Agustus untuk menghadirkan keceriaan, kebersamaan, sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme di tengah masyarakat. Beragam lomba seru diadakan dengan melibatkan berbagai kalangan, baik anak-anak, remaja, hingga orang tua. Beberapa jenis perlombaan antara lain lomba lempar air, estafet karet, sepak bola dangdut, lomba memalu paku, lomba tiup gelas dan masih banyak lagi. Masyarakat Desa Pocangan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Suasana desa dipenuhi canda tawa dan sorak-sorai penonton yang mendukung para peserta. Tidak hanya anak-anak yang bersemangat, orang tua pun turut serta dan ikut larut dalam keceriaan lomba. Setiap perlombaan tidak hanya memancing keceriaan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga melalui semangat sportivitas dan kebersamaan.KKN Kolaborasi 219 Pocangan mengambil peran penting dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga dokumentasi acara. Mereka bekerja sama dengan perangkat desa untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar. Tak hanya itu, KKN Kolaborasi 219 juga mengadakan sesi edukasi tentang sejarah kemerdekaan Indonesia, di mana anak-anak diajak mengenal tokoh pahlawan, makna perjuangan, serta pentingnya menjaga persatuan bangsa di era modern.Kegiatan ini ย mendapat ย respon positif dari warga. Mereka merasa bahwa perayaan kemerdekaan tahun ini terasa lebih berkesan karena melibatkan banyak unsur, mulai dari pendidikan, hiburan, hingga interaksi sosial. Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas dari partisipasi warga dalam setiap rangkaian acara. Perayaan HUT RI ke-80 di Desa Pocangan bersama KKN 219 tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan dan nasionalisme. Melalui lomba rakyat ini, masyarakat diingatkan bahwa kemerdekaan yang diraih para pahlawan harus terus dijaga dengan semangat persatuan, gotong royong, dan kekeluargaan.

Baca Selengkapnya

Belum Ada Potensi

Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.

Daftar Informasi Publik (DIP)

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi

Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Berkala

Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Serta Merta

Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Setiap Saat

Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Dikecualikan

Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.

Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.


Daftar Dokumen Desa

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa

Kategori Dokumen