80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Pocangan, 10 Agustus 2025
Mahasiswa KKN Kolaboratif 219 Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember melaksanakan program kerja berupa “Pelatihan Ecoenzyme Menjadi Pupuk Organik” yang ditujukan kepada kelompok tani setempat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang berfokus pada bidang pertanian berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan.
Desa Pocangan dikenal sebagai daerah dengan masyarakat yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Selama ini, penggunaan pupuk kimia menjadi hal yang umum dilakukan. Namun, ketergantungan terhadap pupuk kimia berdampak pada meningkatnya biaya produksi pertanian sekaligus menurunkan kualitas tanah dalam jangka panjang.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025, bertempat di sanggar senam yang berada di Desa Pocangan. Acara dihadiri oleh para anggota kelompok tani, perangkat desa, serta mahasiswa KKN 219. Menghadirkan Ibu Grosi sebagai narasumber berpengalaman di bidang Eco Enzyme.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan sekaligus keterampilan praktis kepada para petani mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga—seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan gula merah—untuk diolah menjadi ecoenzyme. Hasil fermentasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik yang ramah lingkungan, murah, dan bermanfaat bagi peningkatan produktivitas pertanian.
Dalam pemaparannya, Ibu Grosi menjelaskan proses pembuatan ecoenzyme yang meliputi:
Para anggota kelompok tani terlihat sangat antusias. Mereka aktif bertanya seputar manfaat ecoenzyme, cara penyimpanan, hingga penerapannya pada tanaman padi dan hortikultura. Tidak hanya teori, peserta juga melakukan praktik langsung mencampur bahan, menyiapkan wadah fermentasi, dan memahami langkah perawatan selama proses berlangsung.
Salah satu anggota kelompok tani menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan solusi alternatif bagi petani untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang semakin mahal. Selain itu, pembuatan ecoenzyme membantu meminimalisir limbah organik rumah tangga yang biasanya terbuang begitu saja.
Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Pocangan mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi produk bermanfaat. Para petani menyambut baik program ini karena ecoenzyme:
Program kerja “Pelatihan Ecoenzyme Menjadi Pupuk Organik” tidak hanya meningkatkan wawasan masyarakat mengenai pertanian ramah lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan pertanian berkelanjutan di Desa Pocangan. KKN 219 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif melalui berbagai program lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.