80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur
Batas wilayah administratif Desa Patempuran
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Rumah hijau atau green house merupakan bangunan yang dibangun khusus untuk menciptakan lingkungan yang terkontrol untuk budidaya suatu tanaman. Suatu bangunan yang transparan dan mampu menjaga suhu maupun menjaga dari cuaca ekstrem. Seperti hal nya green house yang telah tersedia di balai desa Patempuran, bangunan untuk tanaman hidroponik namun terbengkalai selama 5 tahun. Meski telah lama tidak berjalan, menjadi suatu kesempatan untuk KKN Kolaborasi 183 dalam revitalisasi green house tersebut, sehingga dapat dioptimalkan kembali. Fasilitas bangunan yang telah usang dan banyak akan kerusakan mendorong adanya kegiatan program revitalisasi oleh KKN Kolaborasi 183, dengan harapan rumah hidroponik tersebut dapat dioperasikan kembali dan menjadi suatu usaha yang dimiliki oleh kelompok tani. Pertanian hidroponik ini sesuai dengan dominan profesi yang dimiliki oleh masyarakat sekitar yaitu sebagai petani. Pertanian yang rata-rata menggunakan teknik konvensional atau menggunakan media tanah di persawahan luas, kini dengan adanya perkembangan teknik pertanian menjadikan suatu kesempatan dalam perubahan atau menuju pertanian yang berkelanjutan oleh masyarakat. Hidroponik yang menggunakan teknik pertanian yang lebih efisien akan waktu maupun tenaga dalam budidaya tanaman. Keutamaan akan revitalisasi ini yaitu menghidupkan kembali atau pengoptimalan kembali akan green house tersebut, sehingga dapat digunakan atau dikelola kembali oleh pemerintah Desa yang bekerja sama dengan kelompok tani. Hal ini menjadi suatu peluang oleh KKN Kolaborasi 183 dalam menjadikan revitalisasi green house sebagai salah satu proker yang dikembangkan, dimana dapat menjadi suatu jembatan dalam pengabdian kepada masyarakat Patempuran. Teknologi telah berkembang sangat jauh dan mengalami perubahan salah satunya dalam teknik pertanian, adanya revitalisasi ini dapat mensosialisasikan kepada masyarakat utamanya kelompok tani sebagai sasaran utama untuk berbagi wawasan mengenai pertanian berkelanjutan yaitu hidroponik. Program kerja revitalisasi ini tidak hanya dilaksanakan oleh mahasiswa kelompok KKN, namun juga di dukung oleh pihak pemerintah Desa yang turut menyokong akan berjalannya program kerja tersebut. Pihak Desa sangat mendukung adanya program ini karena memanfaatkan kembali ruang hijau yang telah dimiliki dapat difungsikan kembali dalam rangka ketahanan pangan desa. Bantuan dana yang diberikan oleh pihak desa sangat membantu akan berjalannya program revitalisasi ini, sehingga sinergi antara mahasiswa dengan pihak desa sangat penting dalam optimalisasi kembali green house tersebut. Revitalisasi ini dimulai dari perencanaan akan hal apa saja yang perlu diperbaiki, seperti atap yang telah berlubang, para net sobek, dsb. Observasi kerangka yang akan diperbaiki,kemudian lanjut akan perencanaan pembelian barang serta alat yang diperlukan dalam revitalisasi green house. Hal ini lebih mempermudah dalam mengetahui dana yang dibutuhkan dalam revitalisasi, dan bahan serta alat yang tepat untuk dibeli. Langkah terakhir yaitu perencanaan dan pengaplikasian akan perencanaan hidroponik, mulai dari pembuatan pondasi untuk wadah paralon, pengukuran pipa serta lubang untuk selang, melubangi paralon, pemasangan filter air, plastik uv untuk atap, dan jaring atau para net bagian dinding green house. Program revitalisasi ini diharapkan dapat bermanfaat kepada masyarakat Patempuran utamanya kelompok tani, dapat membantu dalam pengelolaan dan pengaplikasian pertanian berkelanjutan sehingga tidak hanya memiliki pertanian konvensional dilahan sawah namun juga mengelola bersama hidroponik tersebut. Adanya hidroponik ini hasil tanaman yang diperoleh dapat dijadikan usaha oleh kelompok tani bersama BUMDES sehingga dapat menambah akan pendapatan desa. Usaha ini diharapkan dapat menjadi usaha dalam jangka panjang yang dikelola oleh kelompok tani bersama BUMDES atau pemerintah desa.
Indonesia telah mengalami kemerdekaan ke 80 tahun, kemerdekaan yang dinanti oleh seluruh warga untuk kebebasan dari penjajah di tahun 45, dan ditahun berikutnya hingga saat ini hari ulang tahun ini selalu dinanti untuk diperingati dan dimeriahkan. Kemeriahan kemerdekaan disambut oleh seluruh warga dengan berbagai kegiatan, salah satu yang dilakukan di pedesaan lingkup RT atau dusun biasanya mengadakan lomba, jalan sehat, dsb. Desa patempuran sebagai salah satu desa yang memeriahkan akan hari kemerdekaan yang ke-80 ini, pengadaan lomba untuk anak kecil serta ibu-ibu, dan pawai Obor. Seluruh warga desa patempuran sangat antusiasme berpartisipasi dalam acara peringatan hari kemerdekaan, mulai dari acara perlombaan yang dilaksanakan di gedung multifungsi Patempuran hingga acara pawai obor. Seluruh warga semangat serta berbondong-bondong dalam mengikuti acara lomba Agustus juga pawai obor sebagai hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Rute pawai obor dimulai dari balai desa Patempuran dan berakhir di lapangan multifungsi. Semua masyarakat berkumpul di balai desa untuk mengikuti acara pawai obor, acara ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak namun juga oleh orang dewasa. Setiap partisipan membawa obor masing-masing, obor ini biasanya terbuat dari bambu yang telah dibuat sendiri. Penyalaan tiap obor oleh partisipan dilakukan dibawah pengawasan panitia. Balai desa menjadi titik kumpul masyarakat dalam pelaksanaan pawai obor, jarak antara balai desa hingga lapangan multifungsi sekitar 1 km. Berjalan bersama diiringi oleh pick up son sebagai awalan barisan oleh panitia sekaligus pemutaran musik untuk mengiringi pawai agar lebih meriah. Partisipan pawai obor ini di dominasi oleh generasi muda, banyak pemuda yang antusias dalam pelaksanaan acara ini. Acara pawai obor diikuti oleh anak-anak hingga orang dewasa, anak-anak yang diawasi langsung oleh orang tuanya, dan para pemuda. Antusias warga Patempuran menjadi gambaran kebersamaan yang dimiliki oleh mereka. Sama-sama dalam memeriahkan acara kemerdekaan yang semakin mengikat rasa kebersamaan dan persaudaraan. Acara peringatan kemerdekaan ini, yaitu lomba agustusan beserta pawai obor dijalankan oleh panitia yang terdiri dari karang taruna, KKN Kolaborasi Patempuran, beserta perangkat desa. Hal ini sebagai sinergi antara 3 peran tersebut, bersama sama berkolaborasi dalam kemeriahan pawai obor. Karang taruna,mahasiswa KKN, dan perangkat desa mengatur berjalannya pawai obor, mengatur jalan yang dipakai untuk pawai agar jalanan tidak semakin macet, dan memberi kesempatan pengguna jalan untuk lewat. Mahasiswa KKN berkolaborasi dengan karang taruna sebagai wujud aksi dalam pengabdian terhadap masyarakat melalui berbaur dengan masyarakat salah satunya dalam rangka acara memeriahkan kemerdekaan ini. Tidak hanya karang taruna dan mahasiswa KKN, namun juga dengan perangkat desa yang saling bekerja sama dalam acara pawai obor ini untuk menyambut hari ulang tahun yang ke-80. Pawai obor yang berarti menyalakan api melambangkan akan penerangan yang selama penjajahan dinanti. Api terang yang menggambarkan harapan yang telah lama dinanti. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan, patut di peringati untuk mengenang jasa para pahlawan, dan dimeriahkan untuk merayakan kemerdekaan yang selama ini dialami. Pawai obor ini berhasil dijalankan semenjak ulang tahun ke-79 di Patempuran. Harapannya pawai obor ini dapat terus dilaksanakan dalam jangka waktu yang lama atau dapat dilestarikan oleh generasi muda dan semakin menanamkan rasa nasionalisme.
Pusat Kegiatan Masyarakat atau PKM merupakan suatu organisasi yang dibentuk oleh masyarakat dan untuk masyarakat, dimana organisasi tersebut bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Organisasi tersebut memiliki beberapa program serta kegiatan dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan fokus sasaran yang dikembangkan. PKM sebagai wadah untuk masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan yang dibutuhkan seperti melalui pemberdayaan, pengembangan potensi, peningkatan pengetahuan maupun keterampilan. Pusat kegiatan masyarakat sebagai wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, berkomunikasi, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Bersama-sama saling membangun dan mengembangkan potensi, serta mendukung kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat dari pihak oraganisasi tersebut. Pengurus organisasi PKM ini memberi sosialisasi atau pemberdayaan, melalui pelatihan, edukasi, dan pendampingan untuk peningkatan kemampuan yang mereka miliki. Tidak hanya sebagai wadah dalam peningkatan kemampuan, namun juga pusat layanan masyarakat. Pengurus memberikan maupun mewadahi dalam pelayanan informasi, jalan masuk terhadap sumber daya, dan membantu dalam pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Adanya organisasi ini memberikan banyak manfaat kepada masyarakat seperti, peningkatan kesejahteraan, kualitas hidup, keterlibatan masyarakat, maupun kualitas nilai lingkungan sekitar. Dari adanya manfaat ini diharapkan kebutuhan yang diperlukan dapat terpenuhi melalui program dan kegiatan yang dijalankan, sehingga pengembangan kemampuan masyarakat tidak mengalami ketertinggalan. Seperti hal nya Desa Patempuran, memiliki PKM atau pusat kegiatan masyrakat yang telah dijalankan selama bertahun-tahun. Fokus kegiatan yang dimiliki yaitu fokus kepada pelayanan anak, terutama meunjang kebutuhan anak tidak sekolah. Hal ini sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh lingkungan Patempuran, dimana masih terdapat beberapa anak yang tidak sekolah, baik tidak melanjutkan sekolah atau tidak mendaftarakan diri dalam bidang sekolah formal. Terdapat banyak faktor atas permasalahan tersebut baik dari bidang ekonomi, kesehatan, maupun sosial. Adanya pengurus dari PKM ini sebagai wadah dalam pelayanan serta kebutuhan yang anak Patempuran perlukan. Menunjang kebutuhan mulai dari akses hingga sumber daya dalam kebutuhan tersebut. Pusat kegiatan ini dibentuk oleh sukarelawan dari masyarakat, yang didukung oleh pemerintah desa dalam menopang kebutuhan yang diperlukan. Dukungan dari pemerintah desa sangat penting sebagai perputaran atau organisasi yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah desa dan pengurus PKM menjadikan desa bergerak kearah unggul tanpa adanya ketertinggalan yang memungkinkan. Keterlibatan tersebut sebagai pondasi yang kokoh dalam perubahan yang jauh lebih baik melalui pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat, utamanya anak-anak. Pengurus kegiatan masyarakat sendiri turut bergabung dalam forum anak hingga di bawah naungan UNESCO, beberapa kegiatan yang dijalankan mampu membawa penghargaan yang mengharumkan nama desa. Tidak hanya sebatas perolehan penghargaan, namun dengan mengikuti beberapa forum anak lebih melebarkan relasi antara pengurus kegiatan, sehingga mampu menyerap banyak informasi yang dapat diaplikasikan, maupun mendapat pelatihan khusus dalam kegiatan anak tersebut. Harapannya mampu menciptakan ataupun membangun sumber daya manusia yaitu generasi penerus dengan kualitas unggul yang merata.
Desa Patempuran merupakan wilayah dengan dominasi profesi sebagai tani atau pun buruh tani untuk para penduduknya. Lahan yang banyak akan aktivitas pertaniannya disertai musim yang mendukung menjadikan mereka memilih sebagai petani. Seperti perkembangan pertanian di masa kini, adanya revolusi menjadikan banyak perubahan akan teknik maupun teknologi dalam hal pertanian, baik dari GMO benih, pupuk pestisida, hingga alat pertanian yang lebih canggih dan efisiensi waktu maupun tenaga. Adanya pemanfaatan akan pupuk pestisida yang telah tersedia di toko pertanian menjadikan para petani telah bergantung terhadap produk tersebut, instan atau cepat dalam pertumbuhan tanaman. Nyatanya banyak bahan sekitar yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk pengganti pestisida. Dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan pupuk organik yang sama-sama memiliki fungsi dalam penyuburan tanah dan pertumbuhan tanaman, dengan dampak yang positif terhadap lingkungan maupun kualitas tanaman itu sendiri. Hal ini menjadikan KKN Kolaborasi 183 memiliki program akan sosialisasi pupuk organik kepada GAPOKTAN atau gabungan kelompok tani. Kotoran sapi yang umumnya banyak dijumpai di desa Patempuran, karena rata-rata masyarakat memiliki ternak sapi menjadikan bahan ini melimpah dan tidak termanfaatkan. Agar dapat diubah menjadi bahan yang lebih bermanfaat maka dibuatlah POC atau pupuk organik cair. Sosialisasi ini memaparkan mengenai cara pembuatan POC dengan bahan kotoran sapi, air, molase, EM4, daun kering, dan ember sebagai wadah. 1 ember kotoran sapi dicampur dengan larutan campuran molase, EM4, dan air sebanyak 10 liter. Simpan pupuk dalam tempat teduh selama 2 minggu dan aduk selama 2-3 hari sekali untuk mempercepat fermentasi. Ciri dari sukses fermentasi ditandai dengan pupuk tidak bau akan kotoran sapi lagi, tidak bergelembung, dan memiliki pH 6-7. Manfaat adanya POC ini sebagai penyokong pertumbuhan tanaman mulai dari akar, batang, ketahanan tanaman, dan perbaikan struktur mikroorganisme tanah. Selain adanya pemaparan POC, KKN Kolaborasi juga mendemonstrasikan mengenai pupuk kompos. Banyaknya limbah rumah tangga seperti sisa sayur, kulit buah, daun kering, dan koran menjadikan sebagai peluang dalam pemanfaatan pembuatan kompos. Dari limbah rumah tangga menjadi barang bermanfaat yaitu kompos yang dapat menyuburkan tanah dan tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai kompos di lahan sawah namun juga tanaman sayur di pekarangan rumah. Pembuatan kompos membutuhkan bahan yang sederhana seperti tanah, sisa sayur, buah, daun kering, koran, dan larutan air, molase, dan EM4 dengan perbandingan 10:1:3. Adanya sosialisasi ini diharapkan dapat membantu petani desa patempuran dengan pemanfaatan limbah sekitar, tidak hanya untuk petani namun juga bagi IRT atau ibu rumah tangga dalam pemanfaatan sampah dapur.
Self hygiene atau kebersihan diri merupakan merupakan tindakan seseorang dalam memelihara dan menjaga kesehatan diri, baik dimulai dari cuci tangan, mandi, gosok gigi, menjaga kebersihan rambut dsb. Kebersihan diri harus dibiasakan sejak dini, karena menjadi penting untuk pemeliharaan kesehatan dimasa depan. Salah satu Pola perilaku sehat tergantung bagaimana kebiasaan menjaga kebersihan diri dimasa kecil, semakin awal pembentukan kebiasaan kebersihan diri yang bagus maka dimasa depan otomatis terbentuk kebersihan diri yang telah melekat atau menjadi kebiasaan seseorang. Pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini ini menjadikan KKN Kolaborasi 183 mengadakan kegiatan sosialisasi Self Hygiene untuk anak kelas 1 SDN Patempuran 2, dengan tujuan memberikan edukasi kepada anak-anak agar dapat menjaga kebersihan diri dengan baik dan membentuk pola kebiasaan kebersihan diri sejak dini. Self hygiene sangat penting untuk suatu individu karena sebagai kunci dalam pencegahan beragam penyakit yang menular. Sebagai dasar atau awalan dalam mencegah penyakit yaitu dengan diri kita menjaga kebersihan diri. Pemilikan kebiasaan kebersihan diri mampu memberi kualitas hidup yang baik untuk seseorang, kulitas hidup baik secara fisik hingga ke psikologis. Oleh sebab itu sangat diutamakan untuk pembentukan kebiasaan kebersihan diri sejak usia dini. Manfaat dari kebersihan diri yaitu untuk kesehatan fisik, dapat mencegah berbagai penyakit menular akibat bakteri, kuman, ataupun virus. Tidak hanya sebatas kesehatan fisik namun juga psikologis, seperti peningkatan rasa percaya diri, mengurangi tingkat stress, dan menciptakan suasana yang positif. Salah satu praktek yang disosialisasikan kepada anak-anak SD tersebut yaitu cuci tangan yang benar, KKN Kolaborasi memberikan mengenai edukasi mengenai cara mencuci tangan yang benar dan memberikan kesempatan praktik cuci tangan kepada anak-anak. Untuk menarik perhatian anak-anak sosialisasi ini tidak hanya pemaparan materi nsmun juga memberikan video animasi cuci tangan sehingga mampu menarik perhatian siswa untuk mengikuti. Pemberian kesempatan tanya jawab yang disertai dengan hadiah menjadikan anak-anak semakin antusias. Selain praktik cuci tangan, juga memberikan edukasi mengenai kebersihan diri melalui gosok gigi yang benar, dengan menampilkan video animasi gosok gigi yang disukai anak kecil hingga mampu menarik perhatian mereka dan dapat ditiru. Dalam pengambilan hati anak kecil untuk fokus mengikuti edukasi tersebut tidak hanya melalui praktik yang ditunjukkan melalui video animasi, namun juga mewarnai bersama untuk memancing perhatian mereka dalam sosialisasi Self hygiene tersebut. Diharapkan dengan sosialisasi tersebut KKN tidak hanya berbaur dengan masyarakat usia dewasa namun juga dapat merangkul anak-anak dalam rangka memelihara kebersihan diri.
SINERGI PKM PATEMPURAN DAN KKN KOLABORASI 183 : CIPTA RUANG BELAJAR dan BERKARYA Pusat kegiatan Masyarakat atau PKM merupakan suatu kegiatan rutin yang dijalankan setiap hari minggu pagi dengan titik lokasi yang berbeda di Desa Patempuran. Lokasi tersebut dibedakan sesuai dengan kegiatan yang dijalankan, seperti bimbingan belajar, olahraga, tari, dan hadrah. Memiliki mentor sendiri dalam setiap kegiatan dan didampingi oleh pihak pengurus dalam berjalannya kegiatan untuk memantau setiap perkembangan yang dihasilkan. Setiap anak dibebaskan untuk memilih dari ke empat kegiatan tersebut, sesuai dengan hobi maupun kemampuan masing-masing. Pihak pengurus sebagai wadah untuk anak-anak dalam pengembangan kemampuan yang mereka miliki, sehingga kemampuan yang mereka miliki dapat dikembangkan lebih jauh dan unggul. Tidak hanya kemampuan, namun juga pelayanan mengenai permasalahan yang dihadapi oleh anak tersebut. Seperti membantu anak yang telah putus atau tidak sekolah untuk kembali mengikuti sekolah formal. Terdapat beberapa faktor dalam permasalahan tersebut baik mulai dari ekonomi, maupun transportasi untuk jarak rumah ke sekolah. Hambatan yang mereka alami pengurus ajukan kepada pemerintah desa untuk dibukakan jalan keluar atau solusi, sehingga anak yang kurang mampu dapat mengikuti sekolah formal dengan bantuan biaya yang telah diberikan. Selain bantuan dari segi ekonomi untuk sekolah anak juga kemudahan dalam akses jarak menuju sekolah, sehingga anak tidak mengalami hambatan dalam kegiatan sekolah. Anak juga dibimbing serta diberikan edukasi mengenai sekolah yang dijalankan dan pemahaman seperti stop bullying dsb, sehingga tidak hanya pengembangan kemampuan yang mereka asah sesuai dengan hobi atau kemampuan yang dipilih. Desa patempuran banyak akan lahan pertanian dengan tanaman tembakau di musim kemarau. Dominasi akan penanaman tembakau tersebut juga menjadi jalan masuk sebuah kolaborasi antara pihak pengurus kegiatan dengan salah satu perusahaan tembakau, dimana CSR dari perusahaan tersebut diaplikasikan kepada anak anak dengan wilayah tinggal di daerah pertanian tembakau. Bantuan sosial ini diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh anak dalam kegiatan sekolah formal maupun non formal, melalui kewajiban sosial maupun lingkungan yang dimiliki oleh perusahaan kepada masyarakat setempat, salah satunya melalui kegiatan tersebut. Selain sinergi antara pihak perusahaan, pemerintah desa dan pengurus kegiatan, KKN Kolaborasi Desa Patempuran turut hadir mengikuti kegiatan rutin tersebut. Adanya kesempatan ini KKN mampu membaur dengan anak-anak setempat dan membantu membimbing kegiatan yang dijalankan, salah satunya mengikuti PKM yang berisi bimbel atau mengajar dan membantu akan pekerjaan rumah anak-anak tersebut. Selain kegiatan tersebut KKN kolaborasi juga menambahkan akan edukasi stop bullying, dimana semakin berkembangnya teknologi yaitu salah satunya handphone kini tidak luput dari tangan manusia utamanya kalangan anak muda. Banyak anak dibawah umur telah banyak memegang hp dimasa kini, dengan banyak media sosial yang telah tersedia maka semakin banyak pula segala jenis konten atau video dalam media tersebut, nyatanya tidak semua konten tersebut cocok untuk anak dibawah umur hingga terkadang banyak konten yang memaparkan isi yang menyimpang, salah satu contohnya pembullyan. Mengingat anak sekolah kini yang telah terkontaminasi akan banyaknya konten yang dilihat terkadang secara tidak langsung membuat mereka melakukan pembullyan terhadap temannya, hal ini patut diawasi oleh orang tua dalam penggunaan gadget untuk mengindari akan tindakan pembullyan. Selain edukasi akan cegah pembullyan, KKN Kolaborasi 183 Patempuran juga mengingatkan akan batas penggunaan gadget utamanya bermain game, juga game tidak hanya sebatas hiburan namun juga dapat dijadikan sebagai ajang perlombaan yang bermanfaat.
Penyaluran bantuan pangan (PBP) merupakan bantuan sosial dari pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan minim atau rendah untuk menjaga keseimbangan ekonomi serta menekan adanya inflasi pangan utamanya beras. Penyaluran bantuan pangan ini dijalankan menyesuaikan data yang telah ditentukan oleh badan pangan nasional beserta Kementerian Sosial agar penyaluran bantuan tepat sasaran, dengan koordinasi melalui kemensos, banapas, dan pemkab. Desa Patempuran sebagai salah satu desa penerima PBP dengan jumlah terbanyak dari wilayah lainnya, dengan jumlah 1.007 orang penerima. Bantuan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional melalui bulog yang disalurkan keseluruh wilayah Indonesia yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, dan PT Jasa Prima Logistik. Melalui pemda yang dikoordinasi kepada pemdes Patempuran, penyaluran beras dibagikan kepada warga yang telah tercatat dalam data penerima bantuan secara menyeluruh dan testruktur. Dengan jumlah ribuan tersebut menjadikan penyaluran harus dilakukan oleh banyak orang agar kegiatan penyaluran dapat berjalan secara terstruktur dan tidak terjadi kegaduhan, mengingat dominan para ibu-ibu yang menerima langsung di balai desa setempat. Mahasiswa KKN Kolaborasi kelompok 183 mendapatkan kesempatan membantu masyarakat dalam penyaluran bantuan tersebut sekaligus dalam ranah mengabdi kepada masyarakat. Mulai dari penurunan beras dari truk, mendata warga sesuai absensi yang sesuai dengan data tercantum, verifikasi data pada aplikasi Banpang Mobile, hingga pembagian beras. Pengunaan aplikasi tersebut lebih memudahkan dalam dokumentasi distribusi, pemantuan rela-time, transparansi, pengawasan yang lebih mudah, dan meminimalisir kesalahan administrasi sehingga program lebih efektif. Adanya bantuan pangan ini mampu meringankan pengeluaran kebutuhan masyarakat dalam pembelian beras serta terpenuhinya kebutuhan karbohidrat. Program tersebut menggunakan beras lokal para petani yang dapat meningkatkan permintaan akan barang lokal dan mensejahterakan para petani. Tidak hanya itu masyarakat jadi mempunyai cadangan pangan, pasar memiliki stok persediaan beras yang dapat menstabilkan harga sehingga mampu mencegah adanya kenaikan atau inflasi beras yang tidak terkendali.
PAKAPOS atau paguyuban kader posyandu merupakan suatu perkumpulan yang diselenggarakan oleh para kader posyandu setiap beberapa bulan sekali. Kader posyandu atau anggota masyarakat yang aktif terlibat dalam pelayanan kesehatan secara sukarela. Menunjang pelaksaanaan kesehatan mulai dari dasar dan menjadi tangan penyalur tenaga kesehatan yang difokuskan kepada ibu dan anak ,serta meningkatkan maupun mendukung kesehatan masyarakat umum. Mulai dari perkembangan tumbuh kembang balita, meningkatkan gizi, pencegahan stunting, pencegahan resiko ibu hamil, hingga kesehatan Terdiri dari 7 hingga 10 orang setiap kader yang ada dalam setiap desa. Paguyuban yang dilaksanakan untuk mewadahi koordinasi gabungan kader se-kecamatan kalisat serta menguatkan peran kader dalam pelayanan kesehatan. Perkumpulan yang diselenggarakan di balai desa patempuan kecamatan kalisat memiliki tujuan memperkuat koordinasi seluruh kader di Kec. Kalisat sekaligus pemeriksaan kesehatan anggota tiap kader sehingga tidak hanya kesehatan ibu dan anak namun sekaligus kader posyandu. PAKAPOS tesebut membahas mengenai penanganan resiko ibu hamil, pengecekan jumlah ibu hamil yang terdata dalam kategori resiko serta langkah dalam penanganannya. Kegiatan rutin ini tidak hanya membahas mengenai permasalahan yang dihadapi, namun juga arahan ataupun sosialisasi dari pihak tenaga kesehatan ataupun puskesmas sehingga tiap anggota kader lebih mudah dalam menangani kesehatan masyarakat. Evaluasi turut diadakan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dari perbaikan atas layanan maupun arahan yang diberikan oleh kader pada masyarakat utamanya ibu dan anak. Kegiatan ini dibantu oleh mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 183 yang ditugaskan di desa patempuran tersebut, dalam rangka tidak hanya membantu namun juga terjun dalam observasi permasalahan kesehatan yang dihadapi di desa tersebut. Harapannya agar lebih meningkatkan hasil dalam pelaksaanaan tugas kader yaitu meminimalisir adanya resiko ibu hamil sekaligus membaur dan mempererat ikatan antara kelompok KKN dengan masyarakat setempat.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu