80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Penyaluran bantuan pangan (PBP) merupakan bantuan sosial dari pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan minim atau rendah untuk menjaga keseimbangan ekonomi serta menekan adanya inflasi pangan utamanya beras. Penyaluran bantuan pangan ini dijalankan menyesuaikan data yang telah ditentukan oleh badan pangan nasional beserta Kementerian Sosial agar penyaluran bantuan tepat sasaran, dengan koordinasi melalui kemensos, banapas, dan pemkab.
Desa Patempuran sebagai salah satu desa penerima PBP dengan jumlah terbanyak dari wilayah lainnya, dengan jumlah 1.007 orang penerima. Bantuan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional melalui bulog yang disalurkan keseluruh wilayah Indonesia yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, dan PT Jasa Prima Logistik. Melalui pemda yang dikoordinasi kepada pemdes Patempuran, penyaluran beras dibagikan kepada warga yang telah tercatat dalam data penerima bantuan secara menyeluruh dan testruktur.
Dengan jumlah ribuan tersebut menjadikan penyaluran harus dilakukan oleh banyak orang agar kegiatan penyaluran dapat berjalan secara terstruktur dan tidak terjadi kegaduhan, mengingat dominan para ibu-ibu yang menerima langsung di balai desa setempat. Mahasiswa KKN Kolaborasi kelompok 183 mendapatkan kesempatan membantu masyarakat dalam penyaluran bantuan tersebut sekaligus dalam ranah mengabdi kepada masyarakat. Mulai dari penurunan beras dari truk, mendata warga sesuai absensi yang sesuai dengan data tercantum, verifikasi data pada aplikasi Banpang Mobile, hingga pembagian beras. Pengunaan aplikasi tersebut lebih memudahkan dalam dokumentasi distribusi, pemantuan rela-time, transparansi, pengawasan yang lebih mudah, dan meminimalisir kesalahan administrasi sehingga program lebih efektif.
Adanya bantuan pangan ini mampu meringankan pengeluaran kebutuhan masyarakat dalam pembelian beras serta terpenuhinya kebutuhan karbohidrat. Program tersebut menggunakan beras lokal para petani yang dapat meningkatkan permintaan akan barang lokal dan mensejahterakan para petani. Tidak hanya itu masyarakat jadi mempunyai cadangan pangan, pasar memiliki stok persediaan beras yang dapat menstabilkan harga sehingga mampu mencegah adanya kenaikan atau inflasi beras yang tidak terkendali.