80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Mayang, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68182
Batas wilayah administratif Desa Mrawan
-
Desa Mrawan memiliki luas wilayah ยฑ 885.90 Ha yang terbagi menjadi lima dusun, yaitu Dusun Lengkong Barat, Dusun Lengkong Toko, Dusun Gumuk Suda, Dusun Rowo, dan Dusun Pringtali. Desa ini memiliki total penduduk sebanyak 8.787 jiwa, yang terdiri dari 4.182 laki-laki dan 4.605 perempuan. Secara administratif, wilayah desa ini terbagi menjadi 18 RW dan 56 RT yang tersebar di kelima dusun tersebut.
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Desa Mrawan, 06 Agustus 2026 โ Tim kesehatan dari Puskesmas Mayang melaksanakan pelayanan Home Care di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Bupati Jember, Gus Muhammad Fawaid, yang bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung.Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan didampingi oleh Kepala Dusun (Kasun) setempat sebagai perwakilan Pemerintah Desa Mrawan. Bersama Kasun, tim melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh agama di Desa Mrawan, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Makarimal Akhlak, Pondok Pesantren Alhamidiyah, dan Pondok Pesantren Nurul Hidayah. Kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyosialisasikan layanan Home Care kepada masyarakat melalui para tokoh agama.Program Home Care merupakan inovasi pelayanan kesehatan yang menghadirkan tenaga kesehatan secara langsung ke tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan pelayanan di rumah. Kehadiran perwakilan Pemerintah Desa Mrawan melalui Kasun setempat menjadi bentuk dukungan pemerintah desa dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember.Salah satu tokoh agama yang dikunjungi, Lora Zainul Ahsan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut."Kami sangat mendukung dan mengapresiasi program Home Care ini. Mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik. Meskipun baru diluncurkan, tim kesehatan sudah berkeliling di Desa Mrawan. Semoga seluruh petugas selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugasnya, dan semoga Bupati Jember juga senantiasa diberikan kesehatan agar dapat terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.Melalui kegiatan ini, sinergi antara Puskesmas Mayang dan Pemerintah Desa Mrawan diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat dusun.
DESA MRAWAN โ Pemerintah Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, menggelar penyampaian visi dan misi calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sekaligus musyawarah penetapan calon anggota BPD pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Pendopo Desa Mrawan.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Mayang Adi Zulkifli A.H., S.H., M.M., jajaran Muspika Kecamatan Mayang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), RT/RW, tokoh masyarakat, Pemerintah Desa Mrawan, Panitia Pengisian Anggota BPD, serta para bakal calon anggota BPD Desa Mrawan.Proses pengisian anggota BPD Desa Mrawan periode 2026โ2034 telah dimulai sejak 6 Juli 2026 dengan dibukanya pendaftaran bakal calon anggota BPD oleh Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Mrawan. Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran, penelitian berkas, seleksi administrasi, penyampaian visi dan misi, hingga musyawarah penetapan calon, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Dari hasil penelitian administrasi, sebanyak 9 bakal calon anggota BPD dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan, termasuk telah memenuhi unsur keterwakilan perempuan sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku. Dengan terpenuhinya seluruh persyaratan tersebut, tahapan penyampaian visi dan misi dilaksanakan sebagai bentuk penyampaian komitmen dan program kerja masing-masing calon sebelum dilakukan penetapan melalui musyawarah.Mengawali kegiatan, Kepala Desa Mrawan, Salim, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Mayang beserta jajaran Muspika, LPM, RT/RW, tokoh masyarakat, panitia, dan seluruh peserta yang telah hadir serta mendukung kelancaran proses pengisian anggota BPD Desa Mrawan.Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan tertib, lancar, transparan, dan menghasilkan anggota BPD yang amanah, mampu menyerap aspirasi masyarakat, serta menjadi mitra strategis Pemerintah Desa dalam mewujudkan pembangunan desa yang semakin maju.Dalam sambutannya, Camat Mayang, Adi Zulkifli A.H., S.H., M.M., menegaskan bahwa menjadi anggota BPD merupakan amanah yang memiliki tanggung jawab besar. Menurutnya, BPD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, tetapi juga menjadi mitra pemerintah desa sekaligus corong dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.Camat Mayang juga mengajak para calon anggota BPD untuk ikut menyukseskan program-program prioritas pemerintah, di antaranya Sekolah Rakyat, layanan Home Care Puskesmas, dan Universal Health Coverage (UHC). Khusus pada program Home Care, pelayanan kesehatan akan melibatkan kader yang melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan.Usai sambutan, masing-masing bakal calon anggota BPD menyampaikan visi, misi, serta komitmennya di hadapan peserta musyawarah. Penyampaian tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat dan para peserta untuk mengetahui gagasan serta arah pengabdian masing-masing calon apabila nantinya dipercaya menjadi anggota BPD.Selanjutnya, Ketua Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Mrawan, KH. Ahmad Basofi, memimpin musyawarah penetapan calon anggota BPD. Musyawarah dilaksanakan sesuai tata tertib yang telah ditetapkan dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat, keterbukaan, transparansi, dan menjunjung tinggi ketentuan yang berlaku.Karena seluruh bakal calon telah memenuhi persyaratan administrasi, jumlah calon yang ditetapkan sebanyak 9 orang, serta telah memenuhi unsur keterwakilan perempuan, proses penetapan calon anggota BPD dilaksanakan melalui musyawarah sesuai mekanisme yang berlaku dalam tahapan pengisian anggota BPD.Ketua Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Mrawan, KH. Ahmad Basofi, berharap seluruh calon yang telah ditetapkan dapat memegang teguh komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat."Harapannya, apa yang menjadi visi dan misi tidak hanya menjadi sebuah gagasan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas nantinya sehingga mampu membawa Desa Mrawan menjadi lebih maju, aspiratif, dan terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dalam melayani masyarakat," ujarnya.Melalui seluruh tahapan yang telah dilaksanakan sejak dibukanya pendaftaran pada 6 Juli 2026, Pemerintah Desa Mrawan berharap proses pengisian anggota BPD periode 2026โ2034 dapat menghasilkan anggota BPD yang profesional, aspiratif, dan bertanggung jawab. Kehadiran BPD diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa dalam merumuskan kebijakan, menyalurkan aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan desa, serta mendukung berbagai program pembangunan demi kemajuan Desa Mrawan.
DESA MRAWAN โ Pemerintah Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, mengawali aktivitas Jumat, 31 Juli 2026, dengan kegiatan Kurve (kerja bakti) di lingkungan Balai Desa Mrawan.Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Bidan Desa dan Perawat Desa Mrawan. Kurve menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan Balai Desa sebagai pusat pelayanan masyarakat.Usai lingkungan balai desa dirapikan, kegiatan tidak berhenti di sana. Pemerintah Desa Mrawan bersama unsur terkait langsung melanjutkan agenda dengan rapat koordinasi (rakor).Dalam rakor tersebut, sejumlah agenda penting menjadi bahan pembahasan. Salah satunya terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pemerintah desa melakukan koordinasi agar pelaksanaan pemungutan PBB dapat berjalan tertib dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak terus meningkat.Pembahasan berikutnya menyangkut program Home Care. Program pelayanan tersebut menjadi perhatian pemerintah desa dalam rangka memastikan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan, dapat memperoleh pendampingan dan pelayanan kesehatan secara lebih dekat.Tak kalah penting, rakor juga membahas persiapan Karnaval Desa Mrawan. Berbagai hal terkait pelaksanaan kegiatan mulai dikoordinasikan agar nantinya karnaval dapat berlangsung aman, tertib, meriah, serta melibatkan partisipasi masyarakat.Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan pola kerja Pemerintah Desa Mrawan yang mengedepankan kebersamaan, koordinasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Dari menjaga kebersihan lingkungan hingga membahas program pelayanan dan kegiatan desa, seluruh agenda diarahkan untuk mendukung terciptanya pemerintahan desa yang aktif dan responsif.Dengan adanya koordinasi sejak awal, Pemerintah Desa Mrawan berharap seluruh agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
DESA MRAWAN โ Puskesmas Mayang menggelar kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam mendukung program kesehatan, khususnya terkait imunisasi.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Mrawan Salim, Babinsa Mrawan Karyanto, para Kepala Dusun se-Desa Mrawan, tokoh masyarakat, Bidan Desa Mrawan, perawat desa, serta perwakilan kader Posyandu dari setiap Tulip.Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya pemberdayaan masyarakat serta keterlibatan seluruh unsur desa dalam mendukung program kesehatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Mayang.Kepala Desa Mrawan Salim menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyampaian informasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan masyarakat.Senada dengan hal tersebut, Babinsa Mrawan Karyanto menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan nantinya menyampaikan informasi yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.Dalam kesempatan itu, Karyanto juga mengajak masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang Bendera Merah Putih di lingkungan rumah masing-masing.Menurutnya, pemasangan Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud kecintaan kepada bangsa dan negara.Salah satu materi utama dalam kegiatan disampaikan oleh Vera dari Puskesmas Mayang. Ia menjelaskan mengenai pentingnya imunisasi serta peran aktif masyarakat dalam mendukung keberhasilan program imunisasi.Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Desa Mrawan menjadi desa percontohan untuk program Desa IMAN (Imunisasi Mantap). Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan imunisasi.Vera juga memberikan penjelasan mengenai imunisasi, termasuk pentingnya memastikan sasaran mendapatkan imunisasi sesuai dengan kebutuhan dan jadwal yang telah ditentukan.Materi kemudian dilengkapi oleh Siska dan Ara dari Puskesmas Mayang, yang turut memberikan penjelasan dan informasi tambahan kepada peserta mengenai imunisasi serta upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Puskesmas Mayang, Pemerintah Desa Mrawan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.Dengan ditetapkannya Desa Mrawan sebagai percontohan Desa IMAN, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi dan turut berperan aktif dalam menyukseskan program kesehatan.Melalui kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, Desa Mrawan diharapkan dapat menjadi contoh dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.
DESA MRAWAN, 28 Juli 2026 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif turut ambil bagian dalam pelaksanaan pelayanan BPJS yang digelar di Balai Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Selasa (28/7/2026) pukul 13.00โ14.30 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui dukungan terhadap pelayanan publik.Pelayanan BPJS tersebut diselenggarakan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Desa Mrawan dalam mengurus berbagai administrasi kepesertaan BPJS, seperti perubahan data, konsultasi, hingga kebutuhan administrasi lainnya tanpa harus mendatangi kantor BPJS.Seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif yang bertugas di Desa Mrawan terlibat aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan. Mereka membantu mengatur alur pelayanan, mengarahkan warga sesuai kebutuhan layanan, membantu proses administrasi, serta mendampingi masyarakat selama proses pelayanan berlangsung agar berjalan tertib, efektif, dan nyaman.Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir memanfaatkan pelayanan tersebut. Kehadiran layanan BPJS di Balai Desa Mrawan dinilai sangat membantu karena menghemat waktu, biaya, dan tenaga masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kepesertaan.Kepala Desa Mrawan, Salim, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan mahasiswa menjadi wujud nyata kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mendukung pelayanan publik. Diharapkan kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan warga Desa Mrawan.
DESA MRAWAN โ Pemerintah Desa Mrawan bersama Panitia Pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melaksanakan Verifikasi Berkas Bakal Calon Anggota BPD Desa Mrawan Periode 2026โ2034 pada Selasa (28/7/2026) di Pendopo Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pengisian anggota BPD guna memastikan seluruh bakal calon telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Verifikasi berkas dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Mayang, yaitu Camat Mayang, Kapolsek Mayang, dan Danramil Mayang. Turut hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan, Kepala KUA Mayang, perwakilan Puskesmas Mayang, perangkat Desa Mrawan, Panitia Pengisian BPD, serta seluruh bakal calon anggota BPD Desa Mrawan.Ketua Panitia Pengisian BPD Desa Mrawan, KH. Ahmad Basofi, menjelaskan bahwa tahapan verifikasi merupakan bagian penting dalam menjaga integritas proses pengisian anggota BPD agar berjalan secara terbuka, objektif, dan sesuai peraturan perundang-undangan."Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi anggota BPD Desa Mrawan, semoga dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan desa," ujar KH. Ahmad Basofi.Dalam sambutannya, Kepala Desa Mrawan, Salim, menegaskan bahwa Badan Permusyawaratan Desa merupakan mitra strategis pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, anggota BPD yang terpilih diharapkan mampu membangun sinergi yang baik dengan pemerintah desa demi mewujudkan Desa Mrawan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera."BPD merupakan mitra Pemerintah Desa. Mari bersama-sama membangun Desa Mrawan agar menjadi desa yang lebih baik, lebih maju, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Salim.Sementara itu, Camat Mayang, Adi Kusnandar, menyampaikan bahwa peran Badan Permusyawaratan Desa tidak hanya sebatas menampung aspirasi masyarakat maupun melaksanakan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa. Lebih dari itu, BPD juga memiliki tanggung jawab sebagai mitra pemerintah desa dalam mendukung dan menyosialisasikan berbagai program pembangunan yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Jember maupun Pemerintah Pusat kepada masyarakat. Menurutnya, BPD harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga setiap kebijakan serta program pembangunan dapat dipahami, didukung, dan dilaksanakan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.Pelaksanaan verifikasi berkas berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keterbukaan. Seluruh dokumen bakal calon diperiksa secara cermat oleh panitia sebagai bentuk komitmen untuk menghasilkan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.Melalui tahapan ini, Pemerintah Desa Mrawan berharap akan lahir anggota BPD Periode 2026โ2034 yang memiliki integritas, kompetensi, serta dedikasi tinggi dalam menjalankan fungsi legislasi desa, menyalurkan aspirasi masyarakat, mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa, sekaligus mendukung keberhasilan program-program pemerintah demi kemajuan Desa Mrawan.
DESA MRAWAN โ Pemerintah Kabupaten Jember kembali menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung masyarakat melalui kegiatan Home Visit dalam rangka Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dilaksanakan di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Rabu (22/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, dua warga lanjut usia (lansia) di Dusun Rowo menerima bantuan sosial sekaligus layanan kesehatan Home Care sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.Dua lansia penerima manfaat tersebut adalah Salma (76 tahun) dan Bia (72 tahun). Keduanya mendapatkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok serta layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung di rumah oleh tim Home Care. Program ini merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Gus Muhammad Fawaid untuk memastikan pelayanan sosial dan kesehatan dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.Pada kesempatan tersebut, Bupati Jember diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Helmi, yang hadir secara langsung menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat. Dalam sambutannya, Helmi menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf dari Bupati Jember yang sedianya dijadwalkan hadir di Desa Mrawan, namun berhalangan karena harus menghadiri agenda pemerintahan yang bersifat mendadak."Bapak Bupati Gus Muhammad Fawaid menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Desa Mrawan karena belum dapat hadir secara langsung. Beliau memiliki agenda mendadak yang tidak bisa ditinggalkan. Meski demikian, beliau tetap menitipkan salam dan berharap bantuan serta layanan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Helmi.Kepala Desa Mrawan, Salim, menyambut baik pelaksanaan Program Bunga Desaku. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia."Program Bunga Desaku merupakan program yang sangat baik karena benar-benar menyentuh masyarakat. Walaupun Bapak Bupati belum dapat hadir secara langsung, kami tetap mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Dinas Sosial, yang telah membawa pelayanan dan bantuan kepada warga kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ungkap Salim.Suasana haru dan penuh rasa syukur juga terlihat dari keluarga penerima bantuan. Perwakilan keluarga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Program Bunga Desaku."Alhamdulillah, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Jember Gus Muhammad Fawaid beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Dinas Sosial, dan Pemerintah Desa Mrawan. Bantuan sosial serta layanan kesehatan yang diberikan sangat membantu orang tua kami. Semoga Bapak Bupati dan seluruh pihak yang terlibat selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujar perwakilan keluarga penerima bantuan.Melalui kegiatan Home Visit ini, Pemerintah Kabupaten Jember tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan masyarakat lanjut usia tetap terpantau melalui layanan Home Care. Pendekatan pelayanan secara langsung dari rumah ke rumah menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, responsif, dan humanis.Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pemerintah Desa Mrawan disambut antusias oleh masyarakat. Program Bunga Desaku diharapkan terus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang lebih dekat, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Jember.
DESA MRAWAN โ Pemerintah Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Tahun 2026 dalam acara serah terima yang digelar di Pendopo Desa Mrawan, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.Prosesi serah terima mahasiswa KKN dilakukan secara langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kolaboratif Desa Mrawan kepada Kepala Desa Mrawan, Salim, serta disaksikan oleh perangkat desa, staf Pemerintah Desa Mrawan, dan seluruh mahasiswa peserta KKN yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Mrawan.Dalam sambutannya, Kepala Desa Mrawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Mrawan sebagai lokasi pelaksanaan KKN Kolaboratif Tahun 2026. Ia berharap para mahasiswa dapat menjadikan masa KKN sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang inovatif dan bermanfaat."Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Jadikan Desa Mrawan sebagai tempat belajar, berkolaborasi, dan mengabdi. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta ciptakan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan desa," ujar Salim.Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Mrawan juga memperkenalkan profil dan potensi desa kepada para mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa Desa Mrawan memiliki potensi yang cukup besar di sektor pertanian, perkebunan, usaha mikro, serta sumber daya manusia yang aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan. Selain itu, Kepala Desa turut mengenalkan seluruh perangkat desa beserta staf Pemerintah Desa Mrawan agar mahasiswa lebih mudah berkoordinasi selama menjalankan program kerja.Sebaliknya, Dosen Pembimbing Lapangan bersama seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif memperkenalkan diri kepada Pemerintah Desa Mrawan. DPL menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan dan berharap mahasiswa dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat selama menjalankan pengabdian. Ia juga menegaskan bahwa KKN Kolaboratif merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kerja sama lintas disiplin demi memberikan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.Pelaksanaan KKN Kolaboratif di Desa Mrawan diharapkan mampu melahirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berdampak positif, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, maupun digitalisasi pelayanan desa. Melalui kolaborasi yang erat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, berbagai potensi desa diharapkan dapat dikembangkan secara lebih optimal.Kegiatan serah terima berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan diakhiri dengan sesi diskusi mengenai kondisi Desa Mrawan serta rencana program kerja mahasiswa selama masa pengabdian.
MRAWAN, JEMBER โ Pemerintah Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember mengawali pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 dengan menggelar Rembuk Tukang di Pendopo Desa Mrawan, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak yang terlibat sebelum pembangunan rumah dimulai.Program BSPS menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni. Oleh karena itu, koordinasi sejak awal menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat penerima.Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Mrawan Salim, Pendamping BSPS Desa Mrawan, Pendamping Teknik BSPS Muhammad Hajar, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BSPS Tahun 2026, serta para tukang yang akan melaksanakan pembangunan rumah.Dalam pemaparannya, Pendamping Teknik BSPS Muhammad Hajar menjelaskan secara rinci mekanisme pelaksanaan Program BSPS, mulai dari spesifikasi teknis bangunan, penggunaan material, pembagian tahapan pekerjaan, hingga tanggung jawab tukang dalam menjaga mutu pembangunan. Ia menekankan bahwa kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas agar rumah yang dibangun benar-benar memenuhi standar kelayakan."Keberhasilan Program BSPS tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan rumah, tetapi juga dari kualitas bangunan yang sesuai standar teknis. Karena itu, seluruh tukang harus bekerja sesuai ketentuan agar hasilnya aman, kokoh, dan nyaman dihuni," jelas Muhammad Hajar.Sementara itu, Kepala Desa Mrawan, Salim, menegaskan bahwa Pemerintah Desa Mrawan berkomitmen mendukung penuh keberhasilan Program BSPS, tidak hanya dari sisi pelaksanaan pembangunan, tetapi juga dalam pemenuhan persyaratan administrasi bagi para penerima manfaat.Menurutnya, salah satu syarat utama penerima BSPS adalah memiliki bukti hak atas tanah sebagai dasar legalitas pembangunan. Untuk memastikan seluruh penerima memenuhi persyaratan tersebut, Pemerintah Desa Mrawan akan memfasilitasi penerbitan sertifikat tanah bagi 19 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hingga kini belum memiliki sertifikat."Kami ingin masyarakat tidak hanya memiliki rumah yang layak huni, tetapi juga memiliki kepastian hukum atas tanah yang ditempati. Karena itu, Pemerintah Desa Mrawan akan memfasilitasi pembuatan sertifikat tanah bagi 19 KPM agar seluruh persyaratan Program BSPS dapat terpenuhi," ujar Salim.Ia menambahkan, kepemilikan sertifikat tanah merupakan langkah penting untuk memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Desa Mrawan.Melalui kegiatan rembuk tukang ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pelaksanaan Program BSPS, sehingga proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Dengan sinergi antara pemerintah desa, pendamping, tukang, dan masyarakat, Program BSPS Tahun 2026 di Desa Mrawan diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan kualitas tempat tinggal dan penguatan legalitas kepemilikan tanah.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu