80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68151
Batas wilayah administratif Desa Klungkung
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Kawal Desa di Klungkung : DPMD Jember dan Kejaksaan Negeri Jember Perkuat Pengawasan Pembangunan Desa Klungkung โ Dalam upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember bersama Kejaksaan Negeri Jember menggelar kegiatan Kawal Desa di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Kamis (14/8/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung di Pendopo Balai Desa Klungkung, Selain itu, hadir pula sekretaris desa, perangkat desa, pelaksana kegiatan, dan pendamping desa/lokal desa yang berperan penting dalam pengelolaan administrasi dan pelaksanaan pembangunan. Sebelum kegiatan dimulai, para peserta diminta untuk menyiapkan dokumen checklist beserta dokumen pendukung yang telah disampaikan sebelumnya. Petugas sekretaris desa, pelaksana kegiatan, dan pendamping desa diminta tetap standby di kantor desa masing-masing agar proses verifikasi administrasi berjalan lancar. Dalam kegiatan ini, DPMD juga menginstruksikan Kepala Desa untuk memfasilitasi tim pembahas Kawal Desa dalam mengakses titik-titik lokasi pembangunan. Hal ini memungkinkan tim untuk memeriksa langsung progres pekerjaan, memastikan kesesuaian dengan dokumen perencanaan, serta mendeteksi sejak dini potensi hambatan yang perlu segera diatasi. Perwakilan Kejaksaan Negeri Jember yang turut hadir juga menegaskan bahwa keterlibatan kejaksaan bukan semata untuk penegakan hukum, melainkan juga sebagai bentuk pendampingan preventif agar perangkat desa memahami aspek legal dari setiap langkah yang diambil. Pendekatan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko permasalahan hukum di kemudian hari. Setelah persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke beberapa proyek pembangunan di Desa Klungkung, meliputi Dusun Krajan dan Dusun Gendir. Tim gabungan memeriksa kualitas pekerjaan dan kesesuaiannya dengan rencana yang telah ditetapkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar pembangunan berjalan sesuai target. Melalui kegiatan Kawal Desa ini, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus membina dan mengawal desa-desa di seluruh wilayah. Harapannya, tata kelola pemerintahan desa semakin profesional, transparan, dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang tepat sasaran.
Edukasi Digital sebagai Strategi Efektif Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini oleh KKN Kolaboratif 163 Desa Klungkung Jember 2025 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 163 Klungkung menunjukkan komitmen dalam mengatasi isu sosial yang kompleks melalui pendekatan inovatif. Dengan mengangkat isu anak tidak sekolah yang berujung pada pernikahan dini dan berdampak pada stunting, mereka menciptakan sebuah video edukasi yang komprehensif. Pembuatan video dilaksanakan pada tanggal 29 - 30 Agustus 2025 dan publish melalui media online yaitu channel YouTube tanggal 1 Agustus 2025. Mahasiswa KKN Kolaboratif 163 Desa Klungkung melaksanakan sebuah program edukasi digital yang mengangkat keterkaitan erat antara pernikahan dini, kesehatan reproduksi, dan stunting. Video edukasi yang dibuat tidak hanya memaparkan korelasi dari ketiga permasalahan tersebut, tetapi juga memberikan solusi praktis dan penjelasan mendalam mengenai dampak negatif stunting bagi perkembangan anak di masa depan. Konten ini disiapkan untuk menjadi sarana pembelajaran yang mudah dipahami oleh masyarakat, sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat, khususnya bagi kelompok yang rentan. Program ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 163 yang bekerja sama dengan Puskesmas Terpadu Klungkung. Kolaborasi ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari ibu hamil, pasangan usia subur, remaja, hingga orang tua. Pemilihan mitra Puskesmas dilakukan karena perannya yang strategis sebagai pusat pelayanan kesehatan dan rujukan utama bagi warga dari berbagai lapisan. Melalui kerja sama ini, mahasiswa KKN berharap pesan edukasi dapat sampai kepada pihak-pihak yang memiliki potensi besar dalam mencegah terjadinya pernikahan dini maupun stunting di lingkungan mereka. Pemasangan X-banner yang memuat QR Code menjadi langkah kunci dalam pelaksanaan program ini. X-banner tersebut ditempatkan di Puskesmas Terpadu Klungkung, lokasi yang kerap dikunjungi masyarakat untuk mendapatkan layanan medis. Waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah pada tanggal 2 Juli 2025, yang menjadi puncak dari rangkaian perencanaan program sejak awal masa KKN. QR Code yang tercantum di X-banner mengarahkan langsung ke tautan video edukasi di YouTube, yaitu https://youtu.be/QRHM4irpa5c. Dengan cara ini, masyarakat dapat mengakses informasi penting kapan saja dan di mana saja melalui ponsel pintar mereka, tanpa terhalang oleh waktu atau tempat. Pemilihan strategi berbasis teknologi ini dilakukan karena dianggap efektif, efisien, dan berkelanjutan. Masyarakat yang sedang menunggu antrean atau berkunjung ke puskesmas memiliki kesempatan untuk memindai QR Code dan mempelajari materi edukasi secara mandiri. Dengan memanfaatkan media digital, mahasiswa KKN Kolaboratif 163 tidak hanya mengandalkan tatap muka langsung, tetapi juga menciptakan akses informasi yang dapat digunakan jangka panjang. Pendekatan ini membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang memanfaatkan teknologi untuk mendukung kesehatan masyarakat, dengan harapan dapat berkontribusi nyata dalam menekan angka pernikahan dini dan stunting di Desa Klungkung.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kelompok 163 yang terdiri atas 11 mahasiswa dari 5 kampus, yaitu kampus UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Jember, STIA Pembangunan, UNIKHAMS, dan Universitas Islam Jember yang bertugas di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember selama 35 hari mulai 17 Juli 2025 sampai 22 Agustus 2025. Pada tanggal 24 Juli 2025 sebagai kegiatan awal dari KKN Kolaboratif Kelompok 163, yaitu pemaparan Program Kerja KKN dengan mengundang perangkat desa untuk memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan di Desa Klungkung. Terdiri dari 3 bidang yaitu kesehatan, inovasi produk, dan pendidikan. Pertemuan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini memiliki agenda utama pemaparan program kerja KKN Kolaboratif yang telah disusun dan akan dilaksanakan di wilayah Desa Klungkung. Acara dibuka dengan sambutan dari Koordinator Desa (Kordes) KKN Kolaboratif Kelompok 163. Inti dari pertemuan ini adalah presentasi detail mengenai program-program yang telah dirancang, terbagi dalam tiga bidang strategis yang menjadi fokus utama KKN Kolaboratif. Bidang kesehatan akan menitikberatkan pada pencegahan pernikahan dini dan stunting dalam bentuk video edukasi dan pembuatan kode QR. Selanjutnya, bidang inovasi produk bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal dengan memberikan pelatihan pengolahan hasil bumi dalam bentuk suvenir. Terakhir, bidang pendidikan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bimbingan belajar bagi siswa, pemilahan sampah, serta pengembangan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Sesi diskusi dan masukan berlangsung interaktif, ditunjukkan oleh perangkat desa yang secara aktif memberikan tanggapan dan saran konstruktif untuk penyempurnaan program. Secara keseluruhan, program kerja yang diajukan mendapatkan persetujuan dan dianggap sangat relevan dengan kebutuhan serta potensi pengembangan Desa Klungkung. Beberapa penyesuaian teknis dan penjadwalan akan dilakukan sesuai dengan masukan dari perangkat desa, demi memastikan implementasi program berjalan efektif dan efisien. Perangkat Desa Klungkung juga menegaskan komitmen penuh untuk mendukung dan memfasilitasi seluruh tahapan pelaksanaan program KKN Kolaboratif. Berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi dari kegiatan pemaparan program kerja KKN Kolaboratif, menandai dimulainya sinergi antara dunia akademik dan masyarakat Desa Klungkung untuk mencapai kemajuan bersama.
Penyaluran Bantuan Pangan Lokal di Desa Klungkung Sasar 557 KPM Klungkung โ Pemerintah Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, menyalurkan bantuan pangan lokal berupa beras kepada 557 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Kamis, 31 Juli 2025. Penyaluran yang berlangsung di Balai Desa Klungkung ini merupakan alokasi bantuan untuk bulan JuniโJuli 2025 dengan jumlah masing-masing penerima sebesar 20 kilogram beras. Kepala Desa Klungkung, Abdul Gafur, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan pangan lokal ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat penerima manfaat di tengah kondisi perekonomian yang masih belum sepenuhnya stabil. Beras yang disalurkan dalam program ini bersumber dari cadangan pangan lokal yang disiapkan pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi. Proses distribusi di Balai Desa Klungkung dilakukan dengan sistem antrean yang tertib dan didampingi oleh Mahasiswa KKN Kolaboratif. Petugas desa bersama aparat keamanan setempat mengawasi jalannya penyaluran guna memastikan tidak terjadi kerumunan berlebihan serta menghindari terjadinya penyalahgunaan bantuan. Selain itu, warga penerima manfaat diwajibkan membawa identitas diri dan bukti penerima untuk mempermudah proses verifikasi. Dengan adanya bantuan pangan lokal ini, diharapkan masyarakat penerima dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi. Pemerintah daerah juga mengimbau agar beras bantuan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Penyaluran bantuan pangan lokal kepada 557 KPM di Desa Klungkung ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kegiatan serupa dijadwalkan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah di Kabupaten Jember sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan.
Pelantikan Pengurus Baru Komunitas JAGRATARA, Tonggak Baru Pelestarian Seni dan Budaya Desa Klungkung Rabu, 23 Juli 2025 โ Aula Balai Desa Klungkung menjadi saksi momen penting dalam perjalanan pelestarian budaya di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Pada hari tersebut dilaksanakan pelantikan pengurus baru Komunitas JAGRATARA (Jaga Tradisi dan Lestarikan Budaya) desa Klungkung, sebuah komunitas budaya yang menjadi representasi semangat baru dalam melestarikan seni dan tradisi lokal. Pengurus baru Komunitas JAGRATARA resmi dilantik oleh Kepala Desa Klungkung, Abdul Gafur, dengan Hendi Agusdianto Samad dipercaya sebagai ketua komunitas. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Camat Sukorambi, Ketua BPD Desa Klungkung, dan perangkat desa untuk mendukung pengembangan budaya lokal. Komunitas JAGRATARA merupakan bentuk pembaharuan dari Komunitas Peduli Kebudayaan Desa Klungkung yang sebelumnya dibentuk oleh Pemerintah Desa Klungkung. Perubahan nama ini tidak hanya menjadi simbol semata, tetapi juga mencerminkan semangat baru dalam misi pelestarian budaya. Nama โJagrataraโ diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti โselalu waspadaโ, mencerminkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman hilangnya budaya lokal di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi digital. Dalam sambutannya, Kades Klungkung (Abdul Gafur) menyampaikan bahwa perubahan nama ini merupakan hasil refleksi mendalam akan perlunya komunitas yang tangguh dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman. โJAGRATARA bukan sekadar komunitas, melainkan gerakan kesadaran yang dilandasi keinginan kuat untuk melestarikan warisan budaya yang dimiliki desa kita,โ ujarnya. Sementara itu, Ketua Terpilih Hendi Agusdianto Samad menyampaikan komitmennya untuk melestarikan dan mengembangkan kekayaan seni budaya lokal ke khalayak yang lebih luas. Desa Klungkung sendiri dikenal memiliki kekayaan potensi budaya yang sangat beragam. Desa ini terdiri dari tiga dusun, yakni Dusun Krajan, Dusun Gendir, dan Dusun Mujan, yang masing-masing memiliki karakteristik budaya dan potensi alam yang unik. Dusun Krajan, yang merupakan pusat pemerintahan desa, memiliki bentang alam berupa perkebunan kopi dan wisata air terjun Anugerah Tunjung Angin. Selain itu, kesenian lokal seperti ludruk Hasib Budaya, patrol Remika, rumah rajut, kerajinan tangan, rumah merpati, ukir-ukiran, dan pencak silat Garda Patih menjadikan dusun ini sebagai pusat kreatif desa. Dusun Gendir, yang terletak di bagian barat desa, memiliki sejarah unik yang berkaitan dengan Patih Logender, tokoh legendaris yang diyakini pernah singgah di wilayah ini. Potensi alamnya mencakup objek wisata Batu Ampar, berupa batu besar yang dihimpit dua tebing tinggi dan dilintasi aliran sungai jernih. Selain keindahan alam, kesenian macopat, samman, dan drum blek gempa menjadi bagian penting dari identitas budaya Dusun Gendir. Sementara itu,ย Dusun Mujanย menawarkan kearifan lokal yang sangat kental melalui tradisi ritual Sandorellang. Tradisi ini berupa pujian dan tarian melingkar yang mencerminkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan spiritualitas masyarakat setempat. Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriyah. Dusun Mujan juga dikenal dengan kekayaan budaya lain seperti pencak silat (Mawar Tunggal, Putra Harapan, dan Sinar Putra), kerajinan bambu, tape Mujan, madu alami, serta sumber tiga yang menjadi ikon alam dusun tersebut. Pembentukan Komunitas JAGRATARA menjadi langkah strategis Pemerintah Desa Klungkung dalam merangkul seluruh potensi budaya ini dalam satu wadah yang terorganisir dan berkesinambungan. Dengan kepengurusan baru yang dilantik, diharapkan komunitas ini mampu menjadi motor penggerak pelestarian budaya yang tidak hanya bertumpu pada nostalgia masa lalu, tetapi juga mampu berinovasi untuk masa depan. Sekretaris Camat Sukorambi dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Desa Klungkung yang dinilai mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Sukorambi dalam upaya pelestarian budaya.ย Bahkan ia mengakui bahwa Prestasi klungkung dalam tingkat kebudayaan sudah melampaui tingkat Provinsi dan Nasional. Komunitas JAGRATARA diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan akar budaya, sekaligus mampu membuka peluang bagi pengembangan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan. Melalui pelestarian budaya, Desa Klungkung menegaskan diri sebagai desa yang tidak hanya kaya secara tradisi, tetapi juga tangguh dalam menjaga warisannya di tengah tantangan zaman. ย ย
Haul Akbar dan Milad ke-5 GPP Desa Klungkung Berlangsung Khidmat Klungkung, 12 Juli 2025 โ Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Haul Akbar Desa Klungkung dan Milad ke-5 Gerakan Pemuda Peduli (GPP) yang digelar pada Sabtu malam, 12 Juli 2025. Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 00.00 WIB ini diselenggarakan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, dengan dihadiri oleh berbagai tokoh agama, masyarakat, serta unsur pemerintahan setempat. Hadir dalam acara tersebut para Masyayikh dari Majelis Syabab Situbondo, Kyai Azizi Marfuโin selaku Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalabah wal โUlum (RATU), para guru ngaji se-Desa Klungkung, Kepala Desa Klungkung (Abdul Gafur), serta jajaran Muspika Kecamatan Sukorambi yang terdiri dari Camat Sukorambi, Babinsa, Babinkamtibmas, Warga Desa Klungkung, serta jama'ah Majelis Sholawat Syabab. Acara diawali dengan pelaksanaan Haul Akbar sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk para sesepuh Desa Klungkung yang telah berjasa besar dalam membangun dan memajukan desa. Haul ini menjadi momentum penting untuk mengenang warisan perjuangan serta menanamkan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan oleh para pendahulu kepada generasi sekarang. Usai pelaksanaan haul, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengajian umum dan lantunan sholawat bersama yang dipimpin oleh Majelis Syabab Situbondo. Pengajian ini tidak hanya menjadi sarana mempererat tali ukhuwah islamiyah, namun juga sebagai bentuk syiar Islam yang sejuk dan menyejukkan, sekaligus dalam rangka memperingati milad komunitas Gerakan Pemuda Peduli (GPP) Desa Klungkung yang kini genap berusia lima tahun. Dalam sambutannya, Kyai Azizi Marfuโin menyampaikan pentingnya menjaga semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. Beliau juga mengapresiasi peran para pemuda yang tergabung dalam GPP dalam membangun peradaban desa melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan edukatif. "Lima tahun bukan waktu yang sebentar. Ini adalah tonggak awal untuk terus bergerak memberi manfaat kepada masyarakat secara luas," ungkap beliau di hadapan para hadirin. Sementara itu, Kepala Desa Klungkung menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, terutama kepada komunitas GPP yang telah menjadi motor penggerak kegiatan sosial keagamaan di Desa. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan masyarakat dan penguatan nilai-nilai keislaman. Puncak acara ditandai dengan penyerahan cinderamata kepada para guru ngaji se-Desa Klungkung. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi para Guru Ngaji yang telah menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan beragama masyarakat desa. Para tokoh tersebut dipandang memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan pemahaman keislaman, moralitas, serta membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Acara berlangsung dengan lancar dan tertib, diwarnai dengan suasana haru dan semangat spiritualitas yang tinggi. Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir acara. Kehadiran para Tokoh Agama dan Aparat Pemerintahan menjadi wujud sinergi antara unsur โulama dan umaraโ dalam membangun harmoni sosial serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat. Milad ke-5 GPP menjadi penanda eksistensi komunitas ini sebagai wadah kepemudaan yang tidak hanya peduli terhadap isu sosial, tetapi juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan pembangunan karakter. Ke depan, GPP Desa Klungkung berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam membawa perubahan positif di lingkungan sekitar. Dengan penyelenggaraan Haul Akbar dan Milad ini, masyarakat Desa Klungkung berharap nilai-nilai kebaikan yang diwariskan oleh para sesepuh dapat terus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi penerus. Kegiatan ini pun menjadi momentum strategis untuk mengukuhkan kembali peran pemuda, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang religius, harmonis, dan berdaya saing.
Pemerintah Desa Klungkung dan FISIP Universitas Jember Jalin Kerja Sama Tridharma Perguruan Tinggi Jember, 8 Juli 2025 โ Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada Selasa, 8 Juli 2025, bertempat di FISIP Universitas Jember. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan FISIP Universitas Jember, Dr. Suyani Indriastuti, S.Sos., M.Si., Ph.D., dan Kepala Desa Klungkung, Abdul Gafur, sebagai bentuk tindak lanjut dari Nota Kesepakatan antara Universitas Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember terkait pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi di bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Kerja sama ini dimaksudkan sebagai upaya konkret dalam merealisasikan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Dr. Suyani menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintahan desa dalam pembangunan berbasis masyarakat. FISIP Universitas Jember memiliki komitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui program-program akademik, penelitian, dan pengabdian. Kerja sama dengan Desa Klungkung merupakan bentuk nyata dari implementasi Tridarma tersebut. Sementara itu, Kepala Desa Klungkung, Abdul Gafur, menyambut baik terjalinnya kerja sama ini. Ia menyatakan harapan besar bahwa kolaborasi dengan FISIP UNEJ akan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa Klungkung serta menciptakan program-program pembangunan desa yang lebih inovatif dan berbasis riset. Adapun ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi beberapa aspek penting, antara lain: Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kerja sama akademik; Peningkatan kerja sama dalam bidang penelitian; Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; Kegiatan pengabdian kepada masyarakat; Kegiatan pembelajaran di luar program studi; Serta kegiatan lain yang disepakati oleh kedua belah pihak selama tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Perjanjian ini akan berlangsung selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama. Selain itu, terdapat klausul yang memungkinkan pengakhiran kerja sama sebelum masa berlakunya habis, dengan catatan terdapat persetujuan tertulis dari kedua pihak. Kerja sama juga dapat berakhir secara otomatis jika terdapat kebijakan pemerintah atau peraturan perundang-undangan yang tidak memungkinkan keberlanjutan perjanjian. Dengan adanya perjanjian ini, kedua pihak diharapkan dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat tidak hanya bagi civitas akademika Universitas Jember, tetapi juga bagi masyarakat Desa Klungkung secara luas. Program-program yang akan dilaksanakan nantinya akan dirancang bersama dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan riil masyarakat desa. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi FISIP Universitas Jember untuk memperkuat peran akademisi dalam proses pembangunan daerah, serta memperluas jejaring kemitraan institusional dengan pemerintah daerah dan desa. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Jember sebagai kampus unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis riset dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan ini menandai dimulainya babak baru hubungan antara dunia Akademik dan Pemerintah Desa, di mana kolaborasi menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berbasis data ilmiah.
Penetapan Hasil Verifikasi Dan Validasi Guru Ngaji Dan Modin Senin, 7 Juli 2025, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, melaksanakan โPenetapan Hasil Verifikasi Dan Validasi Guru Ngaji Dan Modinโ. Agenda utama pertemuan ini adalah penetapan, validasi, dan verifikasi data Guru Ngaji Se-Desa Klungkung, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di desa Klungkung. Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Klungkung ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Sukorambi, Asrah Joyo Widono, S.Kep, SH, MSi, Kepala Desa Klungkung, Abdul Gafur, serta perwakilan dari BPD dan Pendamping Lokal Desa (Muzanni). Selain itu, turut hadir pula para RT dan RW se-Desa Klungkung, yang menunjukkan keseriusan Pemerintah Desa dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan di Desa Klungkung. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Desa dan Camat membahas program bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk Guru Ngaji. Program ini mencakup penyerahan Al-Qur'an kepada Guru Ngaji, serta pengusulan bantuan papan tulis dan tempat Al-Qur'an. Para guru ngaji menyambut positif program ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama di Desa Klungkung. Kepala Desa Klungkung, Abdul Gafur, menyatakan bahwa Pemerintah Desa sangat mendukung program ini dan berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama di desa. "Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember yang telah memberikan perhatian kepada Guru Ngaji di Desa Klungkung. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat ย bagi Guru Ngaji," ujarnya. Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan data Guru Ngaji dapat terverifikasi dengan baik, sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal para Guru Ngaji. Pemerintah Desa dan Camat berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan di Desa, demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi para Guru Ngaji untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka. Mereka berharap bahwa program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi Masyarakat Desa. Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Desa dan Camat, diharapkan pendidikan Agama di Desa Klungkung dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya Desa Klungkung.
Setelah desa Klungkung mendapat apresiasi Desa Budaya 2023 oleh Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan (PPK) Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, kini Bupati Kabupaten Jember, Ir. H. Hendy Siswanto.,ST.,IPU.ASEAN.,Eng., juga turut mengapresiasi dan memberikan penghargaan Kepada Kepala Desa Klungkung (Abdul Gafur) di Alun-alun Kabupaten Jember, Senin, 08 Januari 2024. Penyerahan penghargaan Desa Budaya ini bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Jember ke 95 di mana Bupati Jember menjadi inspektur upacara di Alun-alun Jember. ย ย
Unggulan dan kekayaan desa
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu