Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Edukasi Digital sebagai Strategi Efektif Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini

Author
Desa Klungkung Kec. Sukorambi
11 Agustus 2025 309 Kali Dilihat

Edukasi Digital sebagai Strategi Efektif Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini oleh KKN Kolaboratif 163 Desa Klungkung Jember 2025

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 163 Klungkung menunjukkan komitmen dalam mengatasi isu sosial yang kompleks melalui pendekatan inovatif. Dengan mengangkat isu anak tidak sekolah yang berujung pada pernikahan dini dan berdampak pada stunting, mereka menciptakan sebuah video edukasi yang komprehensif. Pembuatan video dilaksanakan pada tanggal 29 - 30 Agustus 2025 dan publish melalui media online yaitu channel YouTube tanggal 1 Agustus 2025.

Mahasiswa KKN Kolaboratif 163 Desa Klungkung melaksanakan sebuah program edukasi digital yang mengangkat keterkaitan erat antara pernikahan dini, kesehatan reproduksi, dan stunting. Video edukasi yang dibuat tidak hanya memaparkan korelasi dari ketiga permasalahan tersebut, tetapi juga memberikan solusi praktis dan penjelasan mendalam mengenai dampak negatif stunting bagi perkembangan anak di masa depan. Konten ini disiapkan untuk menjadi sarana pembelajaran yang mudah dipahami oleh masyarakat, sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat, khususnya bagi kelompok yang rentan.

Program ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 163 yang bekerja sama dengan Puskesmas Terpadu Klungkung. Kolaborasi ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari ibu hamil, pasangan usia subur, remaja, hingga orang tua. Pemilihan mitra Puskesmas dilakukan karena perannya yang strategis sebagai pusat pelayanan kesehatan dan rujukan utama bagi warga dari berbagai lapisan. Melalui kerja sama ini, mahasiswa KKN berharap pesan edukasi dapat sampai kepada pihak-pihak yang memiliki potensi besar dalam mencegah terjadinya pernikahan dini maupun stunting di lingkungan mereka.

Pemasangan X-banner yang memuat QR Code menjadi langkah kunci dalam pelaksanaan program ini. X-banner tersebut ditempatkan di Puskesmas Terpadu Klungkung, lokasi yang kerap dikunjungi masyarakat untuk mendapatkan layanan medis. Waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah pada tanggal 2 Juli 2025, yang menjadi puncak dari rangkaian perencanaan program sejak awal masa KKN. QR Code yang tercantum di X-banner mengarahkan langsung ke tautan video edukasi di YouTube, yaitu https://youtu.be/QRHM4irpa5c. Dengan cara ini, masyarakat dapat mengakses informasi penting kapan saja dan di mana saja melalui ponsel pintar mereka, tanpa terhalang oleh waktu atau tempat.

Pemilihan strategi berbasis teknologi ini dilakukan karena dianggap efektif, efisien, dan berkelanjutan. Masyarakat yang sedang menunggu antrean atau berkunjung ke puskesmas memiliki kesempatan untuk memindai QR Code dan mempelajari materi edukasi secara mandiri. Dengan memanfaatkan media digital, mahasiswa KKN Kolaboratif 163 tidak hanya mengandalkan tatap muka langsung, tetapi juga menciptakan akses informasi yang dapat digunakan jangka panjang. Pendekatan ini membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang memanfaatkan teknologi untuk mendukung kesehatan masyarakat, dengan harapan dapat berkontribusi nyata dalam menekan angka pernikahan dini dan stunting di Desa Klungkung.

Bagikan: