Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Logo Jember
PPID Desa Kode: 35.09.09.2003

Desa Bangsalsari

Kecamatan Bangsalsari, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68154

0
Jumlah Penduduk
0
Kepala Keluarga
5 Dusun
Wilayah Administrasi
0.00 Ha
Luas Wilayah

Wilayah Desa

Batas wilayah administratif Desa Bangsalsari

Visi Desa

-

Misi
  • Misi desa belum dicantumkan.
Sejarah Desa
-
Kondisi Demografi
-
Kondisi Geografis
-

Data Administrasi

Identitas resmi wilayah

Nama & Kode Desa Bangsalsari ID: 35.09.09.2003
Kecamatan Bangsalsari
Kode Pos 68154
Kabupaten Jember
Provinsi Jawa Timur

Kontak & Lokasi Kantor Desa

Hubungi atau kunjungi sekretariat desa

Alamat Kantor Desa Jl. Ahmad Yani No. 89 Bangsalsari
No. Telepon -
Email Resmi [email protected]
Situs Web bangsalsari.com

Data Geografis

Kondisi fisik & alam desa

Luas Wilayah 0 Ha
Ketinggian mdpl
Curah Hujan 0 mm/tahun
Akses Pusat Pemerintahan
Ke Kecamatan
0 km
Ke Kabupaten
0 km
Ke Provinsi
0 km

Batas Wilayah

Batas geografis luar desa

U
Sebelah Utara -
T
Sebelah Timur -
S
Sebelah Selatan -
B
Sebelah Barat -

Perangkat Desa

Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa

Foto Kepala Desa
Kepala Desa Bangsalsari

Nama Kepala Desa

Kepala Desa

Periode Aktif Menjabat
Sekretaris Desa

-

Kaur Umum

-

Kaur Keuangan

-

Kaur Perencanaan

-

Kasi Pemerintahan

-

Kasi Kesejahteraan

-

Kasi Pelayanan

-


Lembaga Desa

Mitra kerja pemerintah desa

BPD
Legislatif

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-

LPMD / LPMK
Pembangunan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

PKK Desa
Pemberdayaan

Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

Karang Taruna
Kepemudaan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris I-
Sekretaris II-
Bendahara-

Daftar Dusun

Pembagian wilayah administratif

Dusun Krajan A
Dusun Krajan B
Dusun Kalisatan
Dusun Kedungsuko
Dusun Rambutan

Statistik Desa

Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan

Kependudukan

Kategori
Jumlah penduduk laki-laki
0
Jumlah penduduk perempuan
0
Jumlah kepala keluarga (KK)
0
Jumlah kelahiran
0
Jumlah kematian
0

Pendidikan

Kategori
Jumlah penduduk tidak/belum sekolah
0
Jumlah penduduk berpendidikan SD
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTP/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTA/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan Perguruan Tinggi
0

Kesehatan

Kategori
Jumlah ibu hamil
0
Jumlah kelahiran (bayi lahir)
0
Jumlah balita
0
Jumlah balita gizi kurang/buruk
0
Jumlah kasus penyakit menonjol
0
Jumlah peserta layanan kesehatan
0

Ekonomi

Kategori
Jumlah pelaku usaha
0
Jumlah usaha aktif
0
Jumlah tenaga kerja usaha
0
Jumlah keluarga prasejahtera
0
Jumlah keluarga sejahtera
0
Pendapatan per kapita (rata-rata)
0

Ketenagakerjaan

Kategori
Jumlah penduduk usia produktif (18-56 th)
0
Jumlah penduduk bekerja
0
Jumlah penduduk menganggur
0

Pertanian dan Pangan

Kategori
Jumlah pelaku usaha pertanian
0
Luas lahan produktif
0
Total produksi pertanian
0
Jumlah kelompok tani aktif
0

Kesejahteraan Sosial

Kategori
Jumlah keluarga miskin
0
Jumlah penerima bantuan sosial
0
Jumlah penyandang disabilitas
0
Jumlah penduduk lanjut usia
0

Lingkungan dan Sanitasi

Kategori
Jumlah rumah tangga dengan akses air bersih
0
Jumlah rumah tangga dengan sanitasi layak
0
Jumlah rumah tangga yang mengelola sampah
0

Keamanan dan Ketertiban

Kategori
Jumlah kasus kriminal/konflik (tahun ini)
0
Jumlah kasus gangguan keamanan
0
Jumlah kasus konflik sosial
0
Jumlah kegiatan keamanan masyarakat
0
Jumlah hansip/linmas aktif
0

Politik dan Partisipasi

Kategori
Jumlah penduduk punya hak pilih
0
Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih (pemilu terakhir)
0
Jumlah peserta musyawarah desa
0
Jumlah kegiatan gotong royong
0
Jumlah organisasi masyarakat aktif
0
Jumlah kegiatan kemasyarakatan
0

Keuangan Desa

Kategori
Pendapatan desa
0
Belanja desa
0
Pendapatan asli desa
0
Realisasi anggaran
0

Sarana & Prasarana

Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa

PAUD

-
0 Unit

TK

-
0 Unit

SD / MI

-
0 Unit

SMP / MTs

-
0 Unit

SMA / SMK / MA

-
0 Unit

Perguruan Tinggi

-
0 Unit

TPA / TPQ

-
0 Unit

Pondok Pesantren

-
0 Unit

Perpustakaan Desa

-
0 Unit

Rumah Baca

-
0 Unit

Puskesmas

-
0 Unit

Puskesmas Pembantu

-
0 Unit

Posyandu

-
0 Unit

Polindes

-
0 Unit

Klinik

-
0 Unit

Apotek

-
0 Unit

Praktek Bidan

-
0 Unit

Praktek Dokter

-
0 Unit

Ambulance

-
0 Unit

Aula / Balai Pertemuan

-
0 Unit

Pos Kamling

-
0 Unit

Gudang Desa

-
0 Unit

Lapangan Olahraga

-
0 Unit

Taman Desa

-
0 Unit

Monumen / Tugu

-
0 Unit

Makam / Kuburan

-
0 Unit

Masjid

-
0 Unit

Musholla

-
0 Unit

Tempat Ibadah Lainnya

-
0 Unit

Pasar Tradisional

-
0 Unit

BUMDes

-
0 Unit

Koperasi

-
0 Unit

Minimarket

-
0 Unit

Warung/Toko

-
0 Unit

Jalan Aspal

-
0 Unit

Jalan Makadam

-
0 Unit

Jalan Paving

-
0 Unit

Jalan Beton

-
0 Unit

Jalan Tanah

-
0 Unit

Jembatan

-
0 Unit

Drainase

-
0 Unit

Irigasi

-
0 Unit

Sumur Bor

-
0 Unit

Embung Desa

-
0 Unit

Kelompok Tani

-
0 Unit

Lumbung Pangan

-
0 Unit

Gudang Pupuk

-
0 Unit

Kandang Komunal

-
0 Unit

Pasar Hewan

-
0 Unit

Rumah Potong Hewan

-
0 Unit

Wisata Alam

-
0 Unit

Wisata Buatan

-
0 Unit

Homestay / Penginapan

-
0 Unit

TPS Sampah

-
0 Unit

Bank Sampah

-
0 Unit

IPAL

-
0 Unit

Pos Polisi

-
0 Unit

Pos Pemadam Kebakaran

-
0 Unit

Berita Desa

Informasi dan berita terkini

Berita Desa
05 Februari 2026 168

Kegiatan Donor Darah Bersama PMI Oleh Pemerintah Desa Bangsalsari

Pemerintah Desa Bangsalsari kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bangsalsari dan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten setempat. Donor darah tersebut diikuti oleh perangkat desa, lembaga desa, serta masyarakat umum yang memenuhi syarat sebagai pendonor. Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di PMI sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial Pemerintah Desa Bangsalsari terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan. Sebelum melakukan donor darah, seluruh calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas PMI, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, serta riwayat kesehatan. Proses ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelayakan pendonor sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku. Pihak PMI yang bertugas menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Desa Bangsalsari dan partisipasi warga. Stok darah yang terkumpul dari kegiatan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, terutama untuk pasien yang membutuhkan transfusi secara mendesak. Selain kegiatan donor darah, Pemerintah Desa Bangsalsari juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat mengenai manfaat donor darah serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran dan semangat gotong royong masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan dapat terus meningkat. Dengan terselenggaranya kegiatan donor darah ini, Pemerintah Desa Bangsalsari berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan serta mempererat rasa solidaritas sosial di tengah masyarakat. Pemerintah desa juga mengajak seluruh warga untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial demi terciptanya masyarakat yang sehat, peduli, dan berdaya. ย  ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
21 November 2025 394

Pemerintah Desa Bangsalsari Kembali Salurkan Bansos kepada Warga

Pemerintah Desa Bangsalsari kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada warga yang terdata sebagai penerima manfaat. Kegiatan penyaluran yang dilaksanakan di Balai Desa Bangsalsari tersebut berlangsung selama 2 hari yaitu hari Rabu (19/11) dan Kamis (20/11), dengan total 1.038 warga menerima bantuan yang bersumber dari Perum Bulog. Bantuan yang diberikan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan ke lokasi pembagian sesuai jadwal yang telah diumumkan sebelumnya. Pemerintah desa menata alur pelayanan secara sistematis melalui antrean berdasarkan RT dan RW untuk memastikan proses distribusi berlangsung lancar dan menghindari kerumunan. Aparat desa bersama relawan turut berperan dalam mengatur jalannya kegiatan, mulai dari pengecekan daftar penerima hingga pengawasan penyaluran logistik bantuan. Beras dan minyak goreng yang dibagikan merupakan bantuan rutin yang disiapkan oleh Bulog dengan tujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas pangan di tingkat desa. Setiap paket bantuan telah disiapkan dan dikemas dengan rapi, sehingga mempercepat proses penyerahan kepada warga. Selain itu, petugas memastikan bahwa seluruh penerima sesuai dengan data yang telah diverifikasi sebelumnya, guna memastikan akurasi dan ketepatan sasaran bantuan. Selama proses pembagian berlangsung, suasana terlihat cukup tertib. Warga juga diberikan informasi teknis mengenai tata cara pengambilan, mulai dari pengecekan identitas hingga penyerahan paket bantuan. Pemerintah desa menegaskan bahwa distribusi bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak fluktuasi harga kebutuhan pokok. Tidak sedikit warga yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng dinilai sangat membantu dalam meringankan pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah naiknya harga sejumlah komoditas pangan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan beban ekonomi masyarakat dapat sedikit berkurang dan kebutuhan harian mereka dapat terpenuhi secara lebih baik. Pada akhir kegiatan, pemerintah desa memastikan bahwa seluruh 1.038 penerima manfaat telah menerima hak mereka sesuai daftar. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Bulog dan instansi terkait guna memastikan keberlanjutan program bantuan di masa mendatang. Melalui penyaluran bansos ini, Pemerintah Desa Bangsalsari berharap dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga secara merata. ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
17 November 2025 248

Pembagian BLT-DD Bangsalsari Periode Septemberโ€“November

Bangsalsari โ€“ Pemerintah Desa Bangsalsari melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode September hingga November pada hari ini, Senin, 17 November 2025 di Balai Desa Bangsalsari. Kegiatan berlangsung tertib dan disambut antusias oleh warga penerima manfaat dari berbagai dusun yang hadir sesuai jadwal undangan. Kegiatan dimulai dengan sambutan resmi Kepala Desa Bangsalsari, H. Nur Kholis, yang menegaskan bahwa penyaluran BLT-DD merupakan komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan sosial sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, โ€œKami sebagai pemerintah desa berupaya penuh menjalankan amanah dari pemerintah pusat ini secara transparan dan tepat sasaran. Bantuan BLT-DD ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.โ€ Beliau juga mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan dana bantuan dengan baik dan bijak. โ€œGunakan bantuan ini untuk kebutuhan utama keluarga, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan anak. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga Bangsalsari,โ€ tambahnya. Pembagian BLT-DD periode Septemberโ€“November ini mencakup tiga bulan sekaligus, sehingga sebanyak 47 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing menerima bantuan sesuai besaran yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp. 300.000 untuk 1 Bulan. Sebelum kegiatan, perangkat desa telah melakukan verifikasi data untuk memastikan penerima sesuai kriteria dan tidak terjadi tumpang tindih bantuan. Proses penyaluran dilakukan secara bergiliran berdasarkan daftar hadir, dengan petugas desa yang memastikan setiap penerima mendapatkan haknya. Warga yang hadir membawa undangan, KTP, dan kartu keluarga sebagai dokumen pendukung untuk memperlancar proses verifikasi. Penyaluran BLT-DD hari ini juga dipantau oleh Bhabinkamtibmas serta unsur kecamatan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program. Kehadiran unsur pengawas menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur dan sesuai ketentuan Dana Desa. Beberapa warga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur karena bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu penerima, seorang ibu rumah tangga asal Dusun Rambutan, berharap program ini dapat terus dijalankan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat kecil. Dengan terlaksananya penyaluran BLT-DD periode Septemberโ€“November ini, Pemerintah Desa Bangsalsari berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan secara maksimal serta semakin kuat menghadapi tantangan ekonomi. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus menjaga transparansi, memperbaiki layanan publik, dan memastikan seluruh program pemberdayaan masyarakat dapat dirasakan secara merata. Kegiatan pembagian BLT-DD di Desa Bangsalsari pun berlangsung aman, tertib, dan selesai tepat waktu, dengan antusiasme masyarakat yang tetap terjaga sepanjang kegiatan.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
23 September 2025 181

Warga Desa Bangsalsari Antusias Ikuti Kegiatan Donor Darah

Bangsalsari โ€“ Pemerintah Desa Bangsalsari kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui kegiatan donor darah yang digelar pada hari Senin, 22 September 2025. Acara yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ini berlangsung di Balai Desa Bangsalsari dan diikuti oleh puluhan warga dari berbagai kalangan. Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu agenda rutin desa yang bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya berbagi demi menyelamatkan sesama. Selain itu, donor darah juga memiliki manfaat kesehatan bagi pendonor, seperti memperlancar sirkulasi darah, mendeteksi kondisi kesehatan, serta menumbuhkan rasa empati sosial. Sejak pagi hari, warga sudah mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Panitia desa bersama petugas medis dari PMI telah menyiapkan ruang pendaftaran, pemeriksaan kesehatan awal, hingga area donor darah yang tertata dengan baik. Proses pelaksanaan dilakukan dengan memperhatikan standar kesehatan dan kenyamanan pendonor. Sebelum mendonorkan darah, setiap warga menjalani pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar hemoglobin, serta riwayat kesehatan singkat. Hanya warga yang memenuhi syarat kesehatan yang diperbolehkan mendonorkan darahnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan memastikan kualitas darah yang disalurkan kepada penerima nantinya. Warga terlihat sangat antusias terhadap kegiatan ini, tercatat sebanyak 80 orang mendaftarkan diri, namun hanya 60 orang saja yang lolos bisa menjadi pendonor. Para pendonor tersebut tidak hanya berasal dari kalangan muda, sejumlah warga lanjut usia yang masih memenuhi syarat kesehatan pun ikut berpartisipasi. Bahkan, beberapa pendonor mengaku sudah berulang kali mengikuti kegiatan serupa, sebagai bentuk komitmen pribadi dalam membantu sesama. Menurut salah satu panitia, kegiatan donor darah di Desa Bangsalsari mendapat dukungan penuh dari perangkat desa serta berbagai unsur masyarakat. Dukungan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi bagian penting dalam kehidupan warga desa. Selain donor darah, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antarwarga. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para peserta saling menyemangati satu sama lain sebelum dan sesudah mendonorkan darah. Beberapa warga bahkan datang berkelompok bersama keluarga maupun komunitas, sehingga menambah kehangatan suasana. Petugas PMI menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Desa Bangsalsari yang telah ikut serta dalam kegiatan ini. Setiap kantong darah yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada rumah sakit dan pasien yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang sedang menjalani operasi, korban kecelakaan, atau penderita penyakit tertentu yang membutuhkan transfusi darah. ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
21 September 2025 282

Musyawarah Dusun Desa Bangsalsari Jadi Wadah Aspirasi Warga

Bangsalsari โ€“ Pemerintah Desa Bangsalsari melaksanakan kegiatan Musyawarah Dusun (Musdus) sebagai bagian penting dalam rangkaian perencanaan pembangunan desa tahun 2026. Musyawarah ini digelar di setiap dusun dengan melibatkan perangkat desa, anggota BPD dan ketua RT dan RW sebagai perwakilan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, yaitu mulai tanggal 18-20 September 2025. Musyawarah Dusun merupakan forum partisipatif yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta gagasan pembangunan di lingkungannya. Melalui forum ini, berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama, sehingga program pembangunan desa benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga. Dalam jalannya Musdus, masyarakat secara aktif memberikan terutama dari sektor infrastruktur. Beberapa dusun mengusulkan perbaikan jalan lingkungan, pembangunan saluran drainase, lampu penerangan jalan, serta peningkatan fasilitas umum yang menunjang aktivitas warga sehari-hari. Sementara itu, di sektor sosial dan pemberdayaan, banyak warga yang mendorong program pelatihan keterampilan, dukungan untuk UMKM, serta kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan pemuda dan perempuan. Seluruh usulan yang disampaikan dalam forum Musdus dicatat secara rinci oleh tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Hasil musyawarah di tingkat dusun ini kemudian akan dibawa ke forum Musyawarah Desa (Musdes) sebagai bahan penetapan prioritas pembangunan desa. Dengan mekanisme ini, setiap warga memiliki kesempatan untuk ikut menentukan arah pembangunan melalui jalur resmi yang telah diatur oleh pemerintah desa. Suasana musyawarah berlangsung dengan penuh keterbukaan dan kekeluargaan. Warga tampak antusias menyampaikan pandangan mereka, sementara perangkat desa berperan aktif sebagai fasilitator yang menjembatani setiap usulan. Melalui diskusi yang hangat, setiap pendapat mendapat ruang untuk dipertimbangkan, sehingga hasil musyawarah benar-benar mencerminkan aspirasi bersama. Kegiatan Musdus ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarwarga, memperkuat rasa kebersamaan, serta meningkatkan rasa memiliki terhadap desa. Dengan adanya forum ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi bagian dari proses perencanaan dan pengawasan. Pemerintah Desa Bangsalsari menegaskan bahwa Musyawarah Dusun adalah salah satu pilar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. Aspirasi yang muncul dari forum ini diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus membuka peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan Musdus tahun ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Bangsalsari. Usulan-usulan yang telah dihimpun akan menjadi pondasi bagi penyusunan program kerja desa di tahun mendatang, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. ย  ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
12 September 2025 247

Pemerintah Desa Bangsalsari Salurkan BLT-DD kepada Warga Penerima Manfaat

Bangsalsari โ€“ Pemerintah Desa Bangsalsari kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakat penerima manfaat pada hari Rabu, 10 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bangsalsari dengan suasana tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Penyaluran BLT-DD merupakan salah satu bentuk realisasi program pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Bantuan tersebut ditujukan kepada keluarga yang masuk dalam kategori penerima manfaat, terutama mereka yang terdampak kondisi ekonomi sehingga membutuhkan dukungan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam sambutannya, Kepala Desa Bangsalsari menyampaikan bahwa BLT-DD ini merupakan amanah dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah desa, dengan tujuan meringankan beban masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembagian dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. "Kami berharap bantuan ini bisa benar-benar membantu warga yang membutuhkan. Dana ini adalah hak masyarakat penerima manfaat dan kami sebagai perangkat desa hanya menyalurkan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya. Proses penyaluran BLT-DD kali ini dilakukan dengan sistem antrian yang teratur. Warga penerima manfaat membawa undangan serta dokumen pendukung yang telah diverifikasi sebelumnya oleh pihak desa. Petugas desa bersama perangkat lainnya memastikan setiap warga yang hadir mendapatkan haknya sesuai dengan daftar yang telah ditetapkan. Pemerintah desa juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan bantuan tersebut secara bijak. Bantuan ini diharapkan dapat diprioritaskan untuk kebutuhan pokok, kesehatan, serta kebutuhan pendidikan anak. Dengan pemanfaatan yang tepat, BLT-DD dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Penyaluran BLT-DD di Desa Bangsalsari bukan hanya sekadar pemberian bantuan, tetapi juga menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat di tingkat desa. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus menjalankan program ini dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Bangsalsari semakin kuat menghadapi tantangan ekonomi serta mampu menjaga ketahanan keluarga. Kegiatan pembagian BLT-DD di Desa Bangsalsari pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
12 September 2025 440

Rembug Stunting Digelar dalam Penyusunan RKP Desa Bangsalsari Tahun 2026

Bangsalsari, 10 September 2025 โ€“ Pemerintah Desa Bangsalsari menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Balai Desa Bangsalsari dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, BPD, kader posyandu, PKK, tenaga kesehatan, Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat. Kepala Desa Bangsalsari, H. Nur Kholis, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa rembug stunting menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam menekan angka stunting di desa. "Saya sangat mengapresiasi kinerja anda semua yang hadir pada pagi hari ini karena berhasil menekan angka stunting hingga seminim mungkin, dan upaya-upaya ini harus terus dijalankan, kalau bisa di Bangsalsari ini tidak ada lagi yang stunting, dan itu harus bisa. Bagi saya stunting bukan sekedar soal kesehatan anak, tapi juga menyangkut kualitas SDM penerus kita di masa mendatang. Oleh karena itu, seluruh pihak harus benar-benar berkomitmen mengambil peran dalam pencegahan stunting mulai dari keluarga, lingkungan, hingga kelembagaan desa," ujar Nur Kholis. Dalam forum rembug tersebut, para peserta melakukan identifikasi masalah yang berkaitan dengan faktor penyebab stunting, di antaranya kurangnya asupan gizi, sanitasi lingkungan yang belum memadai, serta rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Selain itu, juga dilakukan pemetaan program prioritas desa yang akan dimasukkan dalam RKP Desa, seperti peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, penyediaan makanan tambahan bergizi, perbaikan sanitasi, serta penguatan peran kader posyandu. Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setyono, yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasinya atas langkah desa dalam mengintegrasikan isu stunting ke dalam perencanaan pembangunan desa. Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah, tetapi harus dimulai dari desa sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Kegiatan Rembug Stunting ini diakhiri dengan pengajuan usulan terkait program-program baru yang mungkin bisa dijalankan demi menekan angka penderita stunting di Bangsalsari. Usulan tersebut dapat menjadi dasar kuat untuk menjalankan program-program pencegahan stunting secara konsisten dan berkelanjutan di Desa Bangsalsari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan RKP Desa Tahun 2026 tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian serius pada pembangunan sumber daya manusia, terutama upaya penurunan stunting demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
17 Agustus 2025 316

KKN Kolaboratif 146 Mengadakan Pelatihan Budidaya Maggot dan Pengemasan serta Pemasaran Produk POC

Bangsalsari, 16 Agustus 2025 - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 146 dari tiga perguruan tinggi terkemuka, yaitu Universitas Jember (UNEJ), Universitas Islam Jember (UIJ), dan Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM), mengadakan sebuah pelatihan inovatif. Acara yang berfokus pada budidaya maggot, pengemasan, dan pemasaran produk pertanian ini bertujuan untuk memberdayakan petani dan masyarakat lokal agar lebih mandiri secara ekonomi. Pelatihan ini diadakan di desa tempat mereka melaksanakan kegiatan KKN. Pelatihan yang diikuti oleh puluhan warga desa ini mencakup tiga sesi utama. Sesi pertama berfokus pada teknik budidaya maggot (larva lalat Black Soldier Fly) yang efektif dan ramah lingkungan. Peserta diajarkan cara membuat media budidaya, merawat maggot, hingga memanennya untuk diolah menjadi pakan ternak atau pupuk organik. "Maggot ini bisa mengurai sampah organik dengan cepat dan menghasilkan produk bernilai ekonomis," ujar Eldo Delta selaku Koordinator Desa KKN Kolaboratif 146. Sesi pertama pelatihan difokuskan pada ilmu dasar budidaya maggot yang dibimbing oleh Ibu Rini selaku Wakil Ketua Forum Bank Sampah. Beliau menjelaskan secara terperinci bagaimana cara memulai budidaya, dari pemilihan media, pemeliharaan larva, hingga proses panen yang benar. Para peserta, yang didominasi oleh petani dan ibu-ibu rumah tangga, terlihat sangat serius dan aktif bertanya, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Tidak hanya sebatas teori, peserta juga diajak untuk praktik langsung. Mereka melihat langsung farm maggot mini yang telah disiapkan mahasiswa KKN. Sambil praktik, Ibu Rini membimbing peserta cara mengolah limbah dapur menjadi pakan maggot yang berkualitas. Momen ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam bahwa budidaya maggot sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja.ย  Melalui KKN Kolaboratif 146 ini, diharapkan masyarakat desa memiliki bekal dan keterampilan baru untuk menciptakan kemandirian ekonomi. Kolaborasi apik antara UNEJ, UIJ, dan ITSM menjadi bukti bahwa sinergi perguruan tinggi mampu menjadi motor penggerak perubahan positif yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Selain itu, Mahasiswa KKN juga Mengadakan pelatihan pengemasan dan pemasaran produk . Pelatihan ini berawal dari observasi mahasiswa terhadap potensi besar produk POC yang telah berhasil dibuat oleh masyarakat, namun terkendala dalam hal nilai jual dan jangkauan pasar. Produk POC buatan lokal memiliki kualitas yang baik, tetapi kemasan yang seadanya membuat produk ini kurang menarik di mata pembeli. Selain itu, strategi pemasaran yang masih terbatas pada sistem konvensional juga menjadi hambatan utama. Acara dibuka oleh Eldo Delta bagaskara selalu Koordinator Desa. Dalam sambutannya Eldo menyampaikan "Produk yang diterima oleh pasar adalah produk yang sudah memiliki branding,ย oleh karna itu karna produk kita belum memiliki branding perlu membuat kemasan yang menarik perhatian konsumen. Selain itu strategipemasaran juga perlu diperhatikan untuk menjangkau pasar yang lebih luas yaitu dengan pendekatan digital". Sesi pertama pelatihan diisi dengan materi mengenaipengemasan produk POC. Mahasiswa KKN menjelaskan beragam jenis kemasan yang bisa digunakan, mulai dari botol plastik, pouch, hingga jeriken kecil. Mereka juga mengajarkan cara membuat label produk yang informatif dan menarik. Para peserta diajak untuk mempraktikkan langsung cara menakar dan mengemas POC dengan rapi. Setelah sesi pengemasan, pelatihan dilanjutkan dengan materi pemasaran. Mahasiswa KKN memberikan materi tentang strategi pemasaran yang efektif, baik secara konvensional maupun digital. Mereka menjelaskan pentingnya membangun merek produk dan branding yang kuat agar mudah diingat oleh konsumen. Peserta pun diberikan tips dan trik untuk melakukan promosi. Diharapkan, dengan bekal ilmu yang didapat dari KKN Kolaboratif 146, para petani dan pelaku usaha di desa tersebut dapat mengemas produk POC mereka secara profesional. Keterampilan pemasaran yang baru juga diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, sehingga produk mereka dapat dikenal lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara UNEJ, UIJ, dan ITSM tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memberikan solusi berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat secara nyata. ย  ย  ย  ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
11 Agustus 2025 403

Ketahanan Pangan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal Batch 2 : Pertanian & Perikanan oleh KKN-K 146

Bangsalsari, 11 Agustus 2025 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari 3 perguruan tinggi di Jember Universitas Jember, Universitas Islam Jember, dan Institut Teknologi dan Sains Mandala kembali menggelar program ketahanan pangan berkelanjutan di Desa Bangsalsari, Kabupaten Jember. Kegiatan kali ini bertajuk โ€œProgram Ketahanan Pangan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal. Batch 2 : Pertanian dan Perikanan" yang berfokus pada optimalisasi potensi lokal untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Pelaksanaan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif di Desa Bangsalsari berlangsung sukses dengan mengusung dua kegiatan utama, yaitu pembuatan pupuk organik asam amino di bidang pertanian dan budidaya lele dalam ember di bidang perikanan. Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan desa secara berkelanjutan. Kegiatan pembuatan asam amino dilakukan sebagai inovasi dalam pengolahan bahan organik menjadi pupuk cair bernutrisi tinggi untuk tanaman. Mahasiswa KKN bersama warga memanfaatkan limbah ikan Lemuru dan bahan pendukung lainnya, yang kemudian difermentasi hingga menghasilkan pupuk organik berkualitas. Pupuk ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi penggunaan pupuk an organik, dan membantu petani setempat memperoleh hasil panen yang lebih baik. Selain pembuatan asam amino, para petani juga diajarkan langsung cara pembuatan PSB (Photosynthetic Bacteria). Bakteri ini mampu melakukan fotosintesis, yaitu mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Pupuk PSB memiliki berbagai manfaat, termasuk meningkatkan fotosintesis, metabolisme tanaman, daya tahan tanaman, kesuburan tanah, dan hasil panen. Sementara itu, di bidang perikanan, mahasiswa menginisiasi program budidaya lele dalam ember (budikdamber). Kegiatan ini memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah warga, sehingga memungkinkan masyarakat memproduksi ikan lele sendiri untuk kebutuhan konsumsi maupun penjualan. Selain lele, warga juga diajarkan menanam sayuran seperti kangkung di atas ember menggunakan sistem akuaponik sederhana, sehingga satu media dapat menghasilkan dua sumber pangan sekaligus. Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama pelaksanaan program. Warga tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan pupuk dan perakitan budikdamber di rumah masing-masing. Beberapa peserta mengaku tertarik untuk mengembangkan usaha kecil dari hasil panen lele dan sayuran, sehingga program ini tidak hanya bermanfaat secara pangan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga. Dengan berakhirnya program ini, mahasiswa KKN berharap ilmu dan keterampilan yang telah dibagikan dapat terus diaplikasikan masyarakat secara mandiri. Pemerintah desa pun menyatakan dukungannya untuk menjadikan kegiatan pertanian dan perikanan ini sebagai program berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kemandirian pangan dapat dicapai melalui inovasi sederhana yang ramah lingkungan dan berbasis potensi lokal.

Baca Selengkapnya

Belum Ada Potensi

Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.

Daftar Informasi Publik (DIP)

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi

Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Berkala

Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Serta Merta

Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Setiap Saat

Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Dikecualikan

Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.

Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.


Daftar Dokumen Desa

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa

Kategori Dokumen