80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68164
Batas wilayah administratif Desa Bagon
Berbakti Dan Mengabdi Untuk Desa Bagon Guna Terciptanya Pelayanan Di Bidang Pemerintahan Yang Kreatif, Inovatif, Demi Mewujudkan Masyarakat Desa Bagon Yang Sejahtera
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Jember, 19 Agustus 2025 โ Dalam semangat mendorong ketahanan pangan di tingkat lokal, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) K-024 yang bertugas di Desa Bagon, Kecamatan Puger, Jember, telah menorehkan jejak nyata. Salah satunya adalah dengan merancang dan merealisasikan logo produk "Telur Asin Assiddiqqi", yang kini siap menjadi identitas visual bagi produk andalan mereka. Berita acara ini mencatat proses kreatif yang bermula dari konsep di ruang virtual hingga wujud cetak yang siap diaplikasikan. ย ย Dari Gagasan di Ruang Virtual Hingga Desain Final Logo ini memadukan simbol telur, sebagai representasi produk utama, dengan ilustrasi bebek yang ceria, mencerminkan sumber bahan baku yang alami dan berkualitas. Warna kuning cerah pada logo digambarkan untuk melambangkan kesegaran, kelezatan, dan keceriaan produk. Sementara itu, garis hitam yang tebal bertujuan memberikan kesan profesional dan terpercaya. ย "Kami ingin logo ini tidak hanya sekadar gambar, tapi juga bercerita tentang keunggulan produk kami," tutur salah satu perwakilan KKN K-024. Penamaan "ASSIDDIQQI" sendiri diangkat dari nilai kejujuran , menegaskan komitmen usaha untuk menghadirkan telur asin yang higienis, sehat, dan penuh keaslian rasa. Setelah serangkaian diskusi dan revisi intensif di ruang maya, tim KKN akhirnya menyepakati desain final yang siap dicetak. ย ย Dari Layar ke Lembar Nyata: Siap Memperkuat Branding Lokal Setelah desain disetujui, langkah selanjutnya adalah mewujudkan logo dari layar digital menjadi materi fisik. Proses pencetakan menjadi jembatan krusial yang mengubah konsep kreatif menjadi label yang siap ditempelkan pada kemasan produk. Dalam mockup yang telah dirancang, terlihat bahwa logo ini akan diaplikasikan pada kemasan produk dengan berat 700 gram dan isi 12 butir telur. Logo tersebut juga menyertakan informasi penting seperti label "Halal" dan keterangan "Tinggi Protein". ย Rampungnya tahap pembuatan logo ini menandai sebuah langkah maju yang signifikan bagi produk telur asin lokal dari Bagon, Puger. Identitas visual yang kuat diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk, memperluas jangkauan pasar, dan yang terpenting, meningkatkan kepercayaan konsumen. Simbol Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat ย Keberhasilan penciptaan logo ini adalah bukti nyata dari kolaborasi apik antara mahasiswa KKN K-024 dengan masyarakat setempat. Proses yang diawali dari gagasan dan eksekusi di ruang virtual, hingga akhirnya terwujud dalam bentuk fisik, menjadi contoh bagaimana inovasi dan semangat wirausaha dapat dipadukan untuk memajukan potensi desa. Telur Asin Assiddiqqi kini memiliki "wajah" yang membedakannya, siap menjadi duta produk lokal dan memperkuat fondasi ketahanan pangan di Jember.
Bagon, Puger, Jember, 19 Agustus 2025 โ Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) K-024 di Desa Bagon, Kecamatan Puger, Jember, terus berinovasi dalam menggerakkan ekonomi lokal. Kali ini, mereka menggelar program kerja bernama PERDIKSI (Pelatihan Pemasaran Digital Aksi), sebuah kegiatan yang bertujuan membekali pelaku usaha di desa dengan kemampuan pemasaran digital yang relevan di era modern. Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat 15 Agustus 2025 ini menghadirkan seorang narasumber yang ahli di bidangnya, Bapak Ihwan Mujib. Membangun Kesadaran Digital dengan Pakar Bapak Ihwan Mujib, seorang dosen dan pengusaha di bidang konstruksi dari Politeknik Negeri Jember, hadir sebagai pemateri utama. Dalam sesinya, Bapak Ihwan menekankan pentingnya digitalisasi bagi para pelaku usaha, terutama di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. "Saat ini, memiliki produk bagus saja tidak cukup. Pelaku usaha harus mampu menjangkau konsumen lebih luas melalui platform digital," ujar Bapak Ihwan. Materi yang disampaikannya tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan mudah dipahami oleh peserta. Demo Praktis Pendaftaran Google Maps untuk Usaha Lokal Bagian paling menarik dari pelatihan ini adalah sesi demo langsung. Bapak Ihwan Mujib memimpin para peserta untuk secara langsung mempraktikkan cara mendaftarkan usaha mereka di Google Maps. Langkah ini sangat krusial, sebab keberadaan di Google Maps akan membuat usaha lokal lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen, baik dari dalam maupun luar daerah. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap langkah yang ditunjukkan, mulai dari mengisi data usaha, menambahkan foto produk, hingga memverifikasi lokasi. Mendorong Aksi Nyata untuk Masa Depan Digital Program PERDIKSI ini tidak hanya berhenti pada pelatihan. Nama "Aksi" yang disematkan pada program ini menggarisbawahi komitmen para mahasiswa KKN untuk mendorong aksi nyata dari para pelaku usaha. Dengan bimbingan langsung dari tim KKN K-024, diharapkan para peserta dapat segera menerapkan ilmu yang didapat, sehingga usaha mereka dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar pada kemajuan ekonomi desa. Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang signifikan.
Desa Bagon, Kec. Puger, Jember -- Upaya mewujudkan ketahanan pangan di tingkat lokal terus digalakkan, salah satunya melalui inisiatif Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang kini mulai merancang strategi konkret. Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan pada 30 Juli 2025, dengan Mas Agun selaku penanggung jawab BUMDes sebagai narasumber utama, terkuaklah gambaran awal proyeksi ketahanan pangan. Fokus pada Peternakan: Puyuh dan Kambing Jadi Andalan Dalam paparannya, Mas Agun menjelaskan bahwa BUMDes yang ia gawangi memfokuskan diri pada sektor peternakan, yakni puyuh dan kambing. Pemilihan komoditas ini bukan tanpa alasan, mengingat potensi pasar dan siklus produksi yang relatif cepat, khususnya untuk burung puyuh. "Untuk puyuh, kami akan membeli yang sudah siap telur. Hanya butuh sekitar 15 hari setelah dibeli, puyuh-puyuh ini sudah mulai produktif," terang Mas Agun. Ia menambahkan bahwa produk yang nantinya akan dipasarkan bukan hanya telur, melainkan juga burung puyuh itu sendiri, yang tentu memberikan variasi sumber pendapatan. Sementara untuk ternak kambing, ia masih dalam tahap perencanaan lebih lanjut terkait skala dan model pengembangannya. Dari Petani ke Meja Makan: Konsep Penyerapan Hasil Panen Salah satu pilar penting dalam visi ketahanan pangan ini adalah penyerapan hasil panen dari petani lokal. Mas Agun memaparkan bahwa BUMDes berencana untuk membeli hasil panen dari para petani. Namun, hasil panen tersebut tidak langsung dijual mentah. "Konsepnya, kami beli dari petani, lalu kami olah kembali. Nanti yang kami jual itu barang setengah jadi," jelasnya. Pendekatan ini menunjukkan upaya BUMDes untuk memberikan nilai tambah pada produk pertanian, sekaligus memastikan adanya pasar bagi hasil panen petani setempat. Ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di sektor pengolahan. Tantangan dan Harapan: Menanti Realisasi Penjualan Meski rencana sudah tersusun rapi, Mas Agun jujur mengakui bahwa saat ini BUMDes belum melakukan penjualan produk apapun. "Sekarang belum menjual apapun," ujarnya singkat, mengindikasikan bahwa proyek ini masih dalam fase persiapan dan pengembangan. Dukungan dari komunitas juga menjadi kekuatan. Tercatat ada tiga kelompok tani yang terlibat dalam program ini, dengan Bapak Gendut dipercaya sebagai ketua kelompok tani. Keterlibatan kelompok tani ini tentu menjadi modal besar dalam memastikan pasokan bahan baku dan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, inisiatif BUMDes yang digagas oleh Mas Agun ini patut diapresiasi sebagai langkah awal yang prospektif menuju kemandirian pangan di tingkat desa. Dengan strategi yang jelas dalam pengadaan, pengolahan, hingga pemasaran, harapan akan terwujudnya ketahanan pangan lokal semakin terbuka lebar. Kini, mata publik tertuju pada realisasi program ini, menanti bagaimana telur puyuh dan produk olahan pertanian lainnya akan mengisi pasar dan turut menggerakkan roda ekonomi desa.
PENYALURAN BLT DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2025 DESA BAGONDesa Bagon Pemerintah Desa Bagon kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada masyarakat yang terdampak ekonomi di tahun 2025. Penyaluran bantuan ini merupakan tahap ke 7 atau bulan Juli yang dilaksanakan pada hari Selasa, 29 Juli 2025 bertempat di Balai Desa Bagon.Sebanyak 50 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp.300.000 per bulan sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Desa. Bantuan ini diberikan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak ekonomi yang masih dirasakan.Kepala Desa AHMAD KHOLILI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran (Bantuan Langsung Tunai) BLT ini dilakukan dengan transparan dan tepat sasaran. "Kami berkomitmen agar bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan, sesuai data yang telah diverifikasi bersama BPD, RT/RW dan pendamping desa," ujarnya. Proses pembagian dilakukan langsung oleh perangkat desa dengan didampingi Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pendamping desa. Warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini dan berharap program serupa tetap dilanjutkan ke depannya jika memungkinkan.Penyaluran dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan berlangsung tertib. Warga yang hadir tampak antusias dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah desa.Program (Bantuan Langsung Tunai) BLT Dana Desa diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat dan mendukung pemulihan kesejahteraan warga desa pasca pandemi dan tekanan ekonomi lainnya. ย
Desa Bagon, Kec. Puger, Jember โ Dibalik sejuknya udara pedesaan dan hangatnya sambutan warga, terselenggara sebuah forum kecil namun penuh makna. Tim KKN-K 024 hadir di Balai Desa Bagon untuk memaparkan rencana program kerja yang telah mereka susun selama masa awal pengabdian. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, mulai dari Kepala Desa Ahmad Kholili, Sekretaris Desa Ahmadi, Kasun Suling Masโud, Erly Kusdianto Kasun Kedung Sumur, Ahmad Junaidi Kasun Krajan serta sejumlah staf dan anggota BPD. Tak sekadar presentasi, forum ini berubah menjadi ruang dialog dua arah yang kritis dan penuh gagasan. Tim KKN-K 024 memperkenalkan sejumlah program unggulan, seperti GELIS (Gerakan Literasi) yang menyasar peningkatan minat baca anak-anak, serta PERDIKSI (Pelatihan Pemasaran Digital Aksi) yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal melalui pelatihan pemasaran digital. Sambutan hangat pun mengalir dari berbagai pihak. Namun, bukan berarti tanpa kritik. Abdul Hamid, anggota BPD, dengan lugas menyampaikan pertanyaan penting, โKalau nanti program ini tidak terealisasi sesuai harapan, bagaimana bentuk pertanggungjawaban atau konsekuensinya?โ Pertanyaan tersebut disambut tenang oleh koordinator tim. Mereka menegaskan bahwa program yang dibawa bukan sekadar formalitas pengabdian, tetapi upaya nyata yang siap dikaji ulang dan disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat lapangan Erly Kusdianto, Kepala Dusun Suling, juga memberikan pandangan menarik. Ia menanyakan apakah mahasiswa KKN juga akan terlibat dalam pendampingan perizinan usaha bagi pelaku UMKM. โKalau bisa bantu soal legalitas usaha warga, itu akan sangat bermanfaat ke depan,โ ujarnya, menandai harapan besar warga terhadap peran mahasiswa dalam jangka panjang. Kepala Desa Ahmad Kholili menutup sesi dengan penuh semangat, โKami mendukung penuh program yang ditawarkan. Semoga bisa jadi pemantik perubahan, meski kecil, tapi berkelanjutan.โ Dari forum itu, terlihat jelas bahwa Desa Bagon bukan hanya menjadi lokasi pengabdian, tapi juga ladang kolaborasi antara gagasan muda dan kearifan lokal. Rapat ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menyemai asa dan merajut karya untuk masa depan desa yang lebih baik.
Menindak lanjuti surat edaran dari Kecamatan Puger bahwa akan diadakan Percepatan Perekaman E-KTP Pemula di setiap Desa di Kecamatan Puger termasuk Desa Bagon, untuk jadwal kegiatan pelaksanaan E-KTP Pemula di Desa Bagon dilaksanakan pada Tgl 31- Oktober - 2024 Pukul 09.00 Wib hingga Pukul 14.00 Wib. Setelah mendapat informasi dari pihak Kecamatan, Pemerintah Desa Bagon langsung bertindak cepat untuk meginformasikan kepada seluruh warga di Desa Bagon melalui media sosial yang ada untuk melakukan perekaman E-KTP kepada warga yang belum pernah memiliki KTP. Setelah Pemerintah Desa Bagon menginformasikan berita melalui media sosial warga setempat mulai mengetahui dan antusias untuk melakukan Perekaman E-KTP Pemula, sehingga sebelum petugas dari dinas kependudukan dan pendamping dari kecamatan puger tiba dilokasi warga sudah mulai berdatangan. hingga akhirnya jumlah keseluruhan warga yang melakukan Perekaman E-KTP Pemula sebanyak 65 orang, dan 2 minggu setelah perekaman E-KTP sudah sebanyak 55 KTP yang telah jadi dan telah di serahkan ke pemerintah Desa Bagon untuk sisa E-KTP yang tersisa masih dalam proses. Kami selaku Pemerintah dari Desa mengharapkan untuk selanjutnya pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat mengadakan kegiatan Perekaman kembali untuk warga yang kehilangan KTP maupun yang revisi KTP , jadi warga tidak merasa kesulitan lagi apabila kegiatan tersebut di adakan kembali di Desa.
kebakaran hebat terjadi di dusun kedung sumur dan dusun krajan desa bagon kecamatan puger kabupaten jember, senin 23 september 2024, insiden itu terjadi sejak pukul 11.00 dua jam setelahnya sebanyak 22 gudang tembakau milik 18 warga ludes terbakar. amukan si jago merah itu terjadi saat di pergudangan tidak ada aktifitas alias kosong, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. namun, kerugian warga ditaksir mencapai Rp.2,2 miliar. selain 22 gudang terbakar ada tiga rumah warga yang terimbas, bagian dapur rumah warga ikut terbakar meski tidak parah sebab,tiga rumah itu yang lokasinya berdekatan dengan gudang. beruntung warga setempat tanggap sebelum mobil damkar tiba di lokasi warga memadamkan api di rumah warga menggunakan pompa air. keganasan si jago merah siang itu juga mengakibatkan 1 orang terlukasaat berupaya memadamkan kobaran api. belum diketahui penyebab pasti kejadiannya kebakaran, dugaan sementara sumber api berasal dari salah satu gudang tembakau kemudian menjalar kegudang lain nya yang bersebelahan. tiga unit mobil pemadam kebakaran pemkab jember diserahkan untuk memadamkan dan mengendalikan api agar tidak semakin meluas, apalagi kobaran api telah merebet kedapur rumah salah seorang warga. atap gudang tembakau milik petani tembakau tsb berasal dari walet atau bahan baku dari daun tebu tersebut sangat mudah terbakar, untuk itu di himbau agar masyarakat pemilik gudang tembakau dari walet meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini kemarau panjang, selain itu pemilik gudang maupun warga di sekitar gudang agar tidak membakar sampah disekitar gudang.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu