80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Sukowono, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68194
Batas wilayah administratif Desa Arjasa
Terwujudnya Masyarakat Desa Arjasa Yang Bersih, Religius, Sejahtera, Rapi Dan Indah Melalui Akselerasi Pembangunan Yang Berbasis Keagamaan, Budaya Hukum Dan Berwawasan Lingkungan Dengan Berorentasi Pada Peningkatan Kinerja Aparatur Dan Pemberdayaan Masyarakat"
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Arjasa, Sukowono โ Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember menjadi salah satu desa sasaran dalam program KKN Kolaboratif Kabupaten Jember 2025. Kelompok 217 yang ditempatkan di desa ini mengusung tema ketahanan pangan dengan fokus pada potensi pertanian dan peternakan yang telah lama menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat. Berdasarkan hasil pemetaan potensi desa, Arjasa memiliki beragam komoditas pangan unggulan yang sangat mendukung ketahanan pangan. Dari sektor pertanian, komoditas utama yang dihasilkan adalah tembakau, singkong, jagung, dan tebu. Keempat komoditas tersebut menjadi tulang punggung ekonomi sebagian besar petani desa. Selain itu, masyarakat juga banyak mengembangkan tanaman hortikultura seperti tomat, cabai, pepaya, dan timun, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga memiliki nilai jual yang tinggi di pasar lokal maupun regional. Sementara itu, dari sektor peternakan, masyarakat Desa Arjasa memelihara berbagai jenis hewan ternak, mulai dari ayam, bebek, kambing, hingga sapi. Keberadaan sektor peternakan ini menjadi penopang penting ketersediaan protein hewani sekaligus meningkatkan diversifikasi sumber pangan masyarakat. Kombinasi potensi pertanian dan peternakan inilah yang menjadikan Desa Arjasa sebagai desa yang cukup tangguh dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Melalui program KKN, mahasiswa Kelompok 217 tidak hanya melakukan pendataan potensi pangan, tetapi juga memberikan sosialisasi dan pendampingan terkait pemanfaatan lahan pekarangan, teknik budidaya ramah lingkungan, hingga inovasi pengolahan hasil panen. Harapannya, kegiatan ini mampu meningkatkan nilai tambah dari komoditas pangan desa sekaligus memperkuat daya saing produk lokal. Kepala Desa Arjasa menyampaikan apresiasinya terhadap program yang diinisiasi mahasiswa. โPotensi pangan yang ada di Desa Arjasa sangat besar, tetapi memang masih perlu strategi pengelolaan dan pengembangan. Kehadiran mahasiswa KKN membantu masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya kemandirian pangan, serta memberikan ide-ide inovatif yang bisa diterapkan,โ ungkapnya. Perwakilan mahasiswa Kelompok 217 juga menuturkan bahwa kegiatan KKN ini tidak hanya menjadi sarana belajar di masyarakat, tetapi juga bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan desa. โKami ingin masyarakat dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki, sehingga ketahanan pangan desa bisa semakin kuat dan berkelanjutan,โ ujarnya. ย Dengan potensi yang beragam serta dukungan dari berbagai pihak, Desa Arjasa berpeluang besar menjadi contoh desa dengan ketahanan pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing. Kehadiran KKN Kolaboratif 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi untuk mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Jember.
Pengajian dan Musyawarah Desa Arjasa Berlangsung di Balai Desa ย Arjasa, 17 Juli 2025 โ Pemerintah Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, menggelar kegiatan rutin Pengajian dan Musyawarah Desa pada hari Kamis Legi (Jumat Manis) di Balai Desa Arjasa. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari setiap dusun. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qurโan dan tausiyah yang disampaikan oleh ustaz setempat, yang mengangkat tema pentingnya menjaga ukhuwah dan kebersamaan dalam membangun desa. Setelah pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah desa yang membahas program kerja, evaluasi pembangunan, serta rencana kegiatan sosial kemasyarakatan. Kepala Desa Arjasa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk terus aktif memberikan masukan demi kemajuan desa. โKegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk bersama-sama merumuskan langkah terbaik bagi Desa Arjasa,โ ujarnya. Dengan diadakannya pengajian dan musyawarah desa secara rutin setiap Jumat Manis, diharapkan terjalin komunikasi yang harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat, serta terwujudnya Desa Arjasa yang religius, rukun, dan maju.
Penyaluran Bantuan Pangan Berupa Beras untuk Warga Desa Arjasa Arjasa, 29 Juli 2025 โ Pemerintah Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, menyalurkan Bantuan Pangan (BanPan) berupa beras kepada warga yang berhak menerima, Selasa (29/07/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Arjasa dengan melibatkan perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perwakilan dari Dinas Sosial. Bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah desa guna membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima beras dengan jumlah sesuai ketentuan program yang telah ditetapkan. Kepala Desa Arjasa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kelancaran penyaluran bantuan ini. โSemoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan pangan keluarga. Kami berharap warga dapat memanfaatkannya sebaik mungkin,โ ujarnya. Penyaluran BanPan berjalan dengan tertib dan lancar. Warga yang hadir tampak antusias, dan seluruh proses pendistribusian dilakukan dengan mematuhi prosedur yang berlaku. Pemerintah Desa Arjasa berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesejahteraan masyarakat dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Kerja Bakti Bersama di Balai Desa Arjasa Wujudkan Lingkungan Bersih dan Nyaman Arjasa, 25 Juli 2025 โ Pemerintah Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, bersama warga setempat melaksanakan kegiatan kerja bakti di lingkungan Balai Desa. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat desa, anggota lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan warga dari berbagai dusun. Kerja bakti dimulai sejak pagi hari dengan membersihkan halaman balai desa, memangkas rumput liar, mengecat pagar, serta merapikan area parkir. Selain itu, fasilitas umum di sekitar balai desa juga diperbaiki agar lebih nyaman digunakan untuk kegiatan masyarakat. Kepala Desa Arjasa menyampaikan terima kasih atas antusiasme warga dalam menjaga kebersihan dan keindahan desa. โKerja bakti ini tidak hanya membuat lingkungan balai desa menjadi bersih dan rapi, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga,โ ujarnya. Kegiatan kerja bakti ini akan terus dijadwalkan secara berkala sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan bersama demi terciptanya Desa Arjasa yang bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan Kelas Ibu Hamil Bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif di Postu Desa Arjasa Arjasa, 25 Juli 2025 โ Puskesmas Pembantu (Postu) Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, menyelenggarakan Kelas Ibu Hamil yang diikuti oleh belasan ibu hamil dari berbagai dusun di wilayah Desa Arjasa. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama tenaga kesehatan Postu Arjasa dengan Mahasiswa KKN Kolaboratif 217 Kabupaten Jember. Tujuan utama dari kelas ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi masa kehamilan hingga persalinan. Acara diawali dengan registrasi peserta dan pembagian leaflet materi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari bidan desa yang menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan. Materi yang disampaikan meliputi gizi seimbang untuk ibu hamil, tanda-tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai, persiapan mental dan fisik menjelang persalinan, serta cara merawat bayi baru lahir dengan benar. Penjelasan disampaikan secara interaktif, sehingga peserta dapat bertanya langsung mengenai kondisi kehamilan masing-masing. Mahasiswa KKN Kolaboratif 217 berperan aktif mendukung jalannya kegiatan, mulai dari membantu proses registrasi, membagikan media informasi, mendampingi peserta dalam praktik senam hamil, hingga memfasilitasi sesi diskusi. Senam hamil menjadi salah satu bagian yang paling diminati peserta karena dipandu langsung oleh bidan dan mahasiswa, dengan gerakan sederhana yang aman dan bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh serta mempermudah proses persalinan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik saat penyampaian materi maupun praktik. Selain mendapatkan ilmu baru, mereka juga dapat saling berbagi pengalaman seputar kehamilan, sehingga tercipta rasa kebersamaan dan saling mendukung antar sesama ibu hamil. ย Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu hamil semakin memahami pentingnya pemeriksaan rutin, pola makan bergizi, olahraga ringan yang aman, serta dukungan penuh dari keluarga. Puskesmas Pembantu Arjasa dan mahasiswa KKN berkomitmen untuk terus mendorong program kesehatan ibu dan anak, sehingga dapat mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Arjasa.
Sinergi Peduli Kesehatan: Posyandu Kamboja 38 Gandeng Mahasiswa KKN di Desa Arjasa Arjasa, 5 Agustus 2025 โ Posyandu Kamboja 38 Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, menggelar kegiatan pelayanan kesehatan rutin dengan nuansa berbeda melalui kolaborasi bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 217 Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung di balai Posyandu setempat ini dihadiri oleh kader posyandu, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta puluhan ibu dan balita dari wilayah sekitar. Pelayanan Posyandu Kamboja 38 kali ini meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, pemeriksaan tumbuh kembang anak, imunisasi, serta penyuluhan gizi. Para kader posyandu dengan sigap melayani warga, sementara mahasiswa KKN turut membantu pencatatan data, pendampingan peserta, dan membagikan leaflet edukasi kesehatan. Kehadiran mahasiswa menambah semangat kader dan membuat suasana kegiatan menjadi lebih interaktif. ย Selain pelayanan kesehatan, terdapat sesi edukasi khusus yang disampaikan oleh bidan desa bersama mahasiswa KKN, dengan tema โPentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Anak dan Pemenuhan Gizi Seimbangโ. Sesi ini diikuti dengan antusias oleh para ibu, yang memanfaatkan kesempatan untuk bertanya langsung mengenai pola makan sehat dan tips menjaga kesehatan anak di rumah.
Unggulan dan kekayaan desa
UMKM / Ekonomi Kreatif
Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, memiliki potensi lokal yang cukup menonjol di bidang olahan pangan, salah satunya adalah keripik gadung. Produk ini diolah dari umbi gadung yang tumbuh subur di lahan pertanian sekitar desa. Proses pengolahannya memerlukan keterampilan khusus karena gadung mengandung racun alami yang harus dihilangkan terlebih dahulu melalui perendaman dan pencucian berulang. Setelah aman untuk dikonsumsi, gadung diiris tipis, dibumbui, lalu digoreng hingga renyah. Keripik gadung khas Arjasa memiliki rasa gurih dan tekstur renyah yang menjadi ciri khas, sehingga digemari masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Selain sebagai camilan, keripik ini juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga, terutama kelompok ibu rumah tangga yang mengelola usaha rumahan. Dengan kualitas rasa yang unik dan potensi pasar yang luas, keripik gadung Arjasa berpeluang dikembangkan sebagai produk unggulan desa yang mampu memperkenalkan cita rasa khas daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
UMKM / Ekonomi Kreatif
Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, memiliki potensi lokal yang menonjol di bidang olahan hasil pertanian, salah satunya adalah tape singkong. Produk ini dihasilkan dari singkong pilihan yang ditanam oleh petani lokal di lahan pertanian desa. Proses pembuatannya dilakukan secara tradisional dengan metode fermentasi menggunakan ragi, sehingga menghasilkan tape dengan cita rasa manis alami, aroma khas, dan tekstur lembut yang menjadi ciri khas Tape Arjasa. Selain menjadi makanan tradisional yang digemari masyarakat, tape juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena dapat diolah menjadi berbagai produk turunan seperti kue, bolu, es krim, dan minuman segar. Ketersediaan bahan baku yang melimpah serta keterampilan masyarakat dalam mengolah tape menjadikannya sebagai salah satu produk unggulan desa yang berpotensi dikembangkan lebih luas. Dengan pengemasan yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat, tape dari Desa Arjasa tidak hanya mampu memenuhi pasar lokal, tetapi juga berpeluang menembus pasar regional hingga nasional, sekaligus menjadi ikon kuliner khas desa yang mendukung perekonomian masyarakat setempat.
UMKM / Ekonomi Kreatif
Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, memiliki potensi lokal yang cukup menonjol di sektor industri olahan pangan, salah satunya adalah pabrik tahu skala rumahan. Usaha ini dikelola secara mandiri oleh warga dengan memanfaatkan kedelai sebagai bahan baku utama yang mudah diperoleh di pasaran. Proses produksi dilakukan setiap hari dengan metode tradisional yang tetap mempertahankan cita rasa khas, namun didukung peralatan sederhana yang memadai untuk menjaga kualitas. Produk tahu dari Desa Arjasa dikenal memiliki tekstur padat, rasa gurih alami, dan tahan lama, sehingga diminati oleh konsumen di pasar lokal maupun luar desa. Industri ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi pemilik usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga distribusi. Keberadaan pabrik tahu skala rumahan ini sekaligus memperkuat identitas Desa Arjasa sebagai sentra pangan lokal, yang berpotensi dikembangkan melalui inovasi produk, peningkatan kualitas kemasan, dan perluasan pasar ke wilayah yang lebih luas.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu