80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Tanggul, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68155
Batas wilayah administratif Desa Tanggulwetan
Mewujudkan Masyarakat Tanggul Wetan Yang Aman Dan Nyaman
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 134 yang bertugas di Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Jember, menemukan bahwa sebagian besar data Anak Tidak Sekolah (ATS) yang dimiliki desa tidak valid. Temuan ini diperoleh setelah mereka melaksanakan program validasi data secara langsung di lapangan. Validasi dilakukan dengan metode door to door, yaitu mendatangi rumah warga satu per satu, melakukan wawancara dengan keluarga, serta memeriksa dokumen pendukung. Hasilnya, sejumlah nama yang tercatat sebagai anak tidak sekolah ternyata masih aktif bersekolah, sudah lulus dan bekerja, atau bahkan telah pindah domisili. Mahasiswa KKN menjalankan program ini berdasarkan arahan serta data yang tersedia melalui akun web masing-masing. Dalam prosesnya, banyak data anak tidak sekolah yang tidak valid atau tidak disertai keterangan alamat tempat tinggal. Salah satu temuan menarik adalah adanya satu data anak tidak sekolah yang selalu diminta untuk divalidasi atau dikunjungi langsung oleh mahasiswa KKN selama tiga tahun berturut-turut. Ketua kelompok KKN saudara Ferdi Musliantoro , menjelaskan bahwa ketidakakuratan data ini dapat menghambat penyaluran bantuan atau program intervensi pendidikan. โBanyak data ATS yang sudah tidak sesuai kondisi sekarang. Ada yang sebenarnya masih sekolah, ada juga yang tidak lagi tinggal di desa. Tanpa validasi, program penanganan anak tidak sekolah bisa salah sasaran,โ ujarnya. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja sama dengan perangkat desa, kepala dusun dan RT/RW. Proses validasi juga mencatat informasi baru terkait anak yang benar-benar tidak bersekolah, penyebab mereka putus sekolah, serta minat mereka untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur formal atau kesetaraan. Ketua RT 03 Dusun Krajan Desa Tanggul Wetan, menyampaikan apresiasi terhadap program ini. โDengan data terbaru yang lebih akurat, kami bisa fokus membantu anak yang benar-benar membutuhkan. Ini juga memudahkan desa untuk mengajukan beasiswa, pelatihan keterampilan, atau program kesetaraan,โ ujarnya. Program validasi ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki basis data kependudukan dan pendidikan di Desa Tanggul Wetan. Ke depan, mahasiswa KKN juga berencana melakukan sosialisasi pentingnya pendidikan dan mendampingi keluarga dalam proses pendaftaran program kesetaraan bagi anak yang belum kembali ke sekolah.
Tanggul Wetan, Jember โ Pagi yang cerah di Sungai Manggisan menjadi saksi semangat kebersamaan warga, perangkat desa, Babinsa, dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 134 dari Desa Tanggul Wetan. Mereka turun tangan bersama untuk membersihkan salah satu aliran sungai penting di Kecamatan Tanggul. Sejak pukul 06.30 WIB, tepi Sungai Manggisan dipenuhi orang-orang dengan peralatan sederhana seperti clurit, parang, dan sapu lidi serta disediakan trashbag untuk mengumpulkan sampah. Tawa ringan bercampur dengan suara cipratan air dan gesekan alat kerja. Mahasiswa KKN, bersama perangkat desa se-Kecamatan Tanggul, mengangkat sampah plastik yang menumpuk di tepi sungai, mencabut rumput liar, dan membersihkan sedimen lumpur yang menghambat arus air. Meski panas matahari mulai terasa, semangat gotong royong tetap menyala. Ketua kelompok KKN saudara Ferdi Musliantoro, mengatakan kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. โSungai adalah sumber kehidupan. Jika kita biarkan kotor, kita sendiri yang akan menanggung dampaknya. Dengan gotong royong seperti ini, kita tidak hanya membersihkan sungai, tapi juga menjaga masa depan,โ ujarnya sambil mengangkat karung berisi sampah. Bapak Babinsa Tanggul, memimpin jalannya kerja bakti dan memuji kekompakan semua peserta. โKolaborasi antara TNI, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat ini adalah contoh nyata bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,โ tegasnya. Tak hanya Babinsa, Ibu Camat Tanggul, juga hadir untuk memberi dukungan langsung. โSungai yang bersih akan mengurangi risiko banjir, memperindah desa, dan memberi dampak positif bagi kesehatan warga. Kami harap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin,โ katanya. Menjelang siang, tumpukan sampah telah terangkut, rumput liar dibersihkan, dan aliran sungai kembali lancar. Wajah-wajah lelah berganti dengan senyum puas melihat hasil kerja bersama. Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan sungai, tapi juga membangkitkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan aksi nyata. Sungai Manggisan yang lebih bersih hari itu menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama di tengah masyarakat Tanggul.
Desa Tanggul Wetan, yang terletak di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, memiliki luas wilayah sebesar 7.571,95 kmยฒ. Wilayah ini terbagi dalam 29 Rukun Warga (RW) dengan jumlah 4420 Kepala Keluarga (KK). Jumlah Penduduk Total jumlah penduduk Desa Tanggul Wetan hingga tahun 2025 tercatat sebanyak 14.513 jiwa, dengan rincian sebagai berikut: Laki-laki: 7.156 jiwa (49,31%) Perempuan: 7.357 jiwa (50,69%) Distribusi Penduduk Berdasarkan Usia: < 1 tahun: 141 jiwa 1โ4 tahun: 753 jiwa 5โ14 tahun: 2.258 jiwa 15โ39 tahun: 5.639 jiwa 40โ64 tahun: 4.522 jiwa โฅ 65 tahun: 840 jiwa Kelompok usia produktif (15โ64 tahun) mendominasi struktur demografi, menunjukkan potensi besar dalam pembangunan desa apabila dimanfaatkan secara optimal. ย Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Kantor Desa Tanggul Wetan atau melalui layanan PPID.
Distribusi bantuan sosial merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan secara ekonomi. Salah satu program unggulan yang masih berjalan hingga saat ini adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Di tengah dinamika pelaksanaannya, peran serta masyarakat menjadi elemen penting dalam memastikan bahwa bantuan tersebut tersalurkan secara tepat sasaran, adil, dan transparan. Di Kabupaten Jember, khususnya Desa Tanggul Wetan, proses pendistribusian BPNT telah menjadi rutinitas sosial yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Dalam konteks inilah, mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) turut ambil bagian, khususnya melalui kegiatan pengabdian masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kehadiran mereka tak hanya menjadi pendukung teknis di lapangan, tetapi juga wujud kontribusi aktif terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah salah satu program bantuan sosial dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat miskin terhadap pangan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi keluarga rentan. Bantuan beras diberikan secara khusus kepada KPM yang telah terdaftar aktif sebagai penerima BPNT. Selain itu, penerima harus merupakan keluarga miskin atau rentan miskin yang datanya masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian sosial.ย Pada hari Senin hingga Rabu, tanggal 21โ23 Juli 2025, Pemerintah Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 134 melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat yang tergolong dalam kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), keluarga prasejahtera, serta warga terdampak tekanan ekonomi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meringankan beban ekonomi warga desa serta memastikan bahwa bantuan pangan dapat disalurkan secara adil dan merata kepada mereka yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 20 kilogram per orang, dengan jumlah penerima sebanyak 964 warga. Daftar penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh pihak desa, sehingga distribusi dilakukan secara tepat sasaran. Selama tiga hari pelaksanaan, proses pembagian dilakukan secara bertahap untuk menghindari kerumunan dan menjaga ketertiban. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Tanggul Wetan, yang telah disiapkan sebagai titik distribusi utama. Mahasiswa KKN Kolaboratif 134 turut berperan aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Mereka membantu memanggil nama-nama penerima bantuan, mencocokkan data identitas berupa nama dan NIK, serta mencatat kehadiran penerima bantuan. Selain itu, mereka juga sigap membantuย masing-masing warga dalam membawa beras. Tak hanya terlibat dalam teknis distribusi, mahasiswa juga bertugas mendokumentasikan seluruh kegiatan, baik dalam bentuk foto maupun video, sebagai arsip kegiatan serta bahan laporan. Peran aktif mahasiswa KKN sangat membantu dalam memperlancar jalannya kegiatan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan generasi muda. Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran sosial bagi mahasiswa, di mana mereka dapat merasakan langsung dinamika pelayanan masyarakat dan pentingnya kontribusi nyata dalam membangun lingkungan sosial yang berkeadilan. Kegiatan penyaluran bansos ini bukan hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara mahasiswa dan pemerintah desa dapat terus berlanjut dalam berbagai program pembangunan ke depan. Kolaborasi yang solid seperti ini merupakan langkah awal menuju terwujudnya masyarakat Desa Tanggul Wetan yang lebih sejahtera, mandiri, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu