Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6525
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Mahasiswa KKN Kolaboratif Tanggul Wetan Ikut Berpartisipasi Membersihkan Sungai di Kecamatan Tanggul

Author
Desa Tanggulwetan Kec. Tanggul
13 Agustus 2025 381 Kali Dilihat

Tanggul Wetan, Jember – Pagi yang cerah di Sungai Manggisan menjadi saksi semangat kebersamaan warga, perangkat desa, Babinsa, dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 134 dari Desa Tanggul Wetan. Mereka turun tangan bersama untuk membersihkan salah satu aliran sungai penting di Kecamatan Tanggul.

Sejak pukul 06.30 WIB, tepi Sungai Manggisan dipenuhi orang-orang dengan peralatan sederhana seperti clurit, parang, dan sapu lidi serta disediakan trashbag untuk mengumpulkan sampah. Tawa ringan bercampur dengan suara cipratan air dan gesekan alat kerja.

Mahasiswa KKN, bersama perangkat desa se-Kecamatan Tanggul, mengangkat sampah plastik yang menumpuk di tepi sungai, mencabut rumput liar, dan membersihkan sedimen lumpur yang menghambat arus air. Meski panas matahari mulai terasa, semangat gotong royong tetap menyala.

Ketua kelompok KKN saudara Ferdi Musliantoro, mengatakan kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Sungai adalah sumber kehidupan. Jika kita biarkan kotor, kita sendiri yang akan menanggung dampaknya. Dengan gotong royong seperti ini, kita tidak hanya membersihkan sungai, tapi juga menjaga masa depan,” ujarnya sambil mengangkat karung berisi sampah.

Bapak Babinsa Tanggul, memimpin jalannya kerja bakti dan memuji kekompakan semua peserta.

“Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat ini adalah contoh nyata bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Tak hanya Babinsa, Ibu Camat Tanggul, juga hadir untuk memberi dukungan langsung.

“Sungai yang bersih akan mengurangi risiko banjir, memperindah desa, dan memberi dampak positif bagi kesehatan warga. Kami harap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin,” katanya.

Menjelang siang, tumpukan sampah telah terangkut, rumput liar dibersihkan, dan aliran sungai kembali lancar. Wajah-wajah lelah berganti dengan senyum puas melihat hasil kerja bersama.

Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan sungai, tapi juga membangkitkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan aksi nyata. Sungai Manggisan yang lebih bersih hari itu menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama di tengah masyarakat Tanggul.

Bagikan: