80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Tanggul, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68155
Batas wilayah administratif Desa Tanggulkulon
Tercipta Pelayanan Dibidang Pemerintah Yang Kreatif, Inovatif, Guna Mewujudkan Masyarakat Desa Tanggul Kulon Yang Sejahtera Lahir Dan Batin
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Kecamatan Tanggul melaksanakan acara Penarikan Mahasiswa KKN-K Kolaboratif Tahun 2025 pada Jumat, 22 Agustus 2025 bertempat di Kantor Kecamatan Tanggul. Acara ini menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa di delapan desa se-Kecamatan Tanggul yang telah berlangsung sejak 17 Juli 2025. Sebanyak 11 mahasiswa KKN-K 134 Desa Tanggul Kulon resmi ditarik kembali ke kampus setelah menyelesaikan program kerja pengabdian masyarakat selama 35 hari. Prosesi penarikan dihadiri langsung oleh Camat Tanggul, Hanifa, M.Si., Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Mahasiswa secara simbolis diserahkan kembali kepada kampus dan diterima oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yuni Handayani, S.ST., M.Kes., serta Saibah, S.Pd., M.Pd. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Koordinator Kecamatan, Camat Tanggul, dan DPL, serta pemaparan singkat hasil program kerja mahasiswa KKN-K dari delapan posko desa. Dalam sambutannya, Camat Hanifa menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa.โKami mengucapkan terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah membawa inovasi, semangat, serta program bermanfaat di tengah masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga sekaligus meninggalkan manfaat nyata bagi Desa-desa di Kecamatan Tanggul,โ ujarnya. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Yuni Handayani, S.ST., M.Kes., menegaskan bahwa kegiatan KKN-K tidak hanya memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi jembatan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Acara penarikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan berita acara penarikan mahasiswa oleh perwakilan, doa bersama, dokumentasi, serta penutup. Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh rasa syukur. Dengan berakhirnya KKN-Kolaboratif 2025, diharapkan hubungan baik antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dapat terus terjalin dalam bentuk kerja sama maupun pengembangan program pemberdayaan di masa mendatang. Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Era digital bukan lagi masa depan, tapi sedang terjadi hari ini. Menyadari pentingnya adaptasi teknologi untuk kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Tim KKN-Kolaboratif 134 Desa Tanggul Kulon menggagas program โPendampingan Digitalisasi UMKM Melalui Google Maps & QRIS.โ Program ini menjadi wujud nyata dukungan menuju โDesa CINTAโ (Cerdas, Inklusif, dan Tangguh), membantu UMKM setempat bersaing di pasar yang semakin digital dan terhubung. Kegiatan pendampingan yang digelar pada 13โ16 Agustus 2025 ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga praktik langsung agar pelaku UMKM piawai menerapkan strategi digital dari pencatatan bisnis hingga pembayaran nontunai. Program berlangsung secara door-to-door di lokasi usaha masing-masing, didampingi tim pendamping yang sigap dan siap membantu pelaku usaha menembus tantangan digital, yaitu Nauval Dzaki Raihan dan Melinda Naurah Salsabila. Melalui program ini, sebanyak 11 UMKM berhasil didaftarkan dan mulai memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. โGoogle Maps dan QRIS sekarang bukan hanya gaya hidup, tapi menjadi kebutuhan untuk perluasan pasar dan kemudahan transaksi,โ tutur Melinda, salah satu pendamping KKN. Pelaku usaha belajar menampilkan toko mereka di Google Maps, sehingga pelanggan bisa menemukan lokasi dengan satu klik saja. Tak kalah penting, adopsi QRIS membuat pembayaran jadi lebih mudah, cepat, dan aman, tanpa hambatan uang tunai. Praktik pendaftaran, pembuatan barcode QRIS, hingga update lokasi usaha didampingi penuh oleh tim KKN-K 134 Tanggul Kulon. Melalui program ini, sebanyak 11 UMKM berhasil didaftarkan dan mulai memanfaatkan Google Maps serta QRIS sebagai sarana pengembangan usaha. Antusiasme peserta sangat tinggi. UMKM-UMKM di Tanggul Kulon kini makin percaya diri, siap ditemukan pelanggan baru, dan memiliki sistem pembayaran modern yang siap pakai. Dengan tagline โUMKM Siap Digital, Peluang Kian Maksimal!โ program ini menegaskan komitmen KKN-K 134 untuk mewujudkan Tanggul Kulon sebagai desa pelopor digitalisasi UMKM di Jember. Transformasi bisnis bukan sekadar wacana, namun siap menjadi kenyataan dan manfaat nyata bagi masyarakat. Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Mahasiswa KKN Kolaboratif 134 Desa Tanggul Kulon kembali menghadirkan inovasi pangan lokal melalui Workshop Pembuatan Gummy Jeruk sebagai wujud upaya ketahanan pangan. Acara yang dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025, di Masjid Daโwah Desa Tanggul Kulon ini diikuti dengan semangat oleh 28 peserta yang terdiri dari ibu-ibu warga sekitar. Kegiatan dibuka langsung oleh Tim KKN-K 134, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Tanggul Kulon, Bapak Arifin Wahyuono. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam mengolah potensi lokal. โJeruk adalah komoditas unggulan di Tanggul Kulon. Harapan kami, melalui pelatihan ini masyarakat bisa melihat peluang baru untuk meningkatkan nilai tambah jeruk, bukan hanya dijual segar tetapi juga diolah menjadi produk inovatif seperti gummy,โ ujarnya. Dalam sesi materi, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa gummy jeruk dibuat dengan memanfaatkan jeruk peras dan jeruk nipis sebagai bahan utama, diperkaya dengan rempah-rempah seperti jahe dan kunyit sebagai pengawet alami. Selain memberikan rasa segar yang khas, bahan-bahan tersebut juga menambah manfaat kesehatan seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah sariawan, hingga melindungi sel dari radikal bebas. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung oleh peserta. Dengan dipandu langsung oleh Ryka Afhe Angela dan Rohmah Zuwita Devi, yang menjelaskan langkah-langkah mulai dari pengolahan sari jeruk, pencampuran bahan, hingga pencetakan gummy. Melalui sesi praktik bersama, peserta dapat memahami secara langsung teknik sederhana pembuatan camilan kenyal, sehat, dan tanpa bahan pengawet sintetis. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Harapannya, pembuatan gummy jeruk dapat menjadi pilihan cemilan sehat handmade sekaligus peluang usaha yang bisa dikomersialkan, mengingat Desa Tanggul Kulon dikenal sebagai pusat perdagangan jeruk di Kabupaten Jember. ย Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Siapa sangka minyak jelantah yang biasanya dibuang dan mencemari lingkungan bisa disulap menjadi produk cantik bernilai jual tinggi? Lewat pelatihan kreatif pembuatan lilin aromaterapi berbahan limbah minyak jelantah yang digelar oleh Tim KKN-K 134 Desa Tanggul Kulon, ide ini menjadi kenyataan. Berlokasi di Balai Dusun Krajan pada 10 Agustus 2025, acara ini diikuti 16 peserta yang terdiri dari ibu - ibu kader dan anggota PKK. Turut hadir Ketua PKK Desa Tanggul Kulon, Ibu Any Zulaikha; Kepala Dusun Krajan, Bapak Subhan M.R.I.,; serta Ketua Kader, Ibu Uswatun Khasanah. Kehadiran para tokoh desa ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap upaya pemberdayaan kaum ibu melalui keterampilan mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga mengedukasi warga tentang pentingnya mengurangi limbah minyak jelantah yang selama ini menjadi pencemar lingkungan. Dengan teknik yang tepat, minyak jelantah dapat diolah menjadi lilin aromaterapi yang wangi, bermanfaat, dan memiliki peluang usaha. Suasana semakin seru saat peserta dibagi menjadi tiga kelompok kecil berisi lima hingga enam orang untuk praktik langsung. Mereka mempelajari tahap demi tahap pembuatan lilin aromaterapi: mulai dari penyaringan minyak, pencampuran bahan tambahan, hingga menuang adonan ke cetakan cantik. โHarapannya, pelatihan ini memberi manfaat nyata. Minyak jelantah yang semula menjadi limbah kini bisa diolah menjadi produk bermanfaat sekaligus bernilai jual,โ ujar Tri Fiandini Pranata Putri, pemateri kegiatan. Melalui kegiatan ini, Tim KKN-K 134 Desa Tanggul Kulon berharap tercipta kesadaran lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan warga, dimulai dari tangan kreatif para ibu. ย Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan kembali dilakukan oleh Tim KKN Kolaboratif 134 Desa Tanggul Kulon. Pada hari kamis 24 juli 2025, tim mahasiswa berkolaborasi denganย Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Jember dan Pemerintah Desa Tanggul Kulon melaksanakan penanaman bibit Indigofera di Padepokan H. M. Arum Sabil. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 14.00 WIB ini diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh pihak yang terlibat. Bibit Indigofera yang ditanam merupakan pakan berkualitas untuk ternak, terutama kambing, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan di Jember. Kedepannya, bibit siap tanam ini akan dibagikan kepada petani binaan HKTI di seluruh wilayah Kabupaten Jember. Penanaman ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian terhadap sektor peternakan, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa, organisasi tani, dan pemerintah desa dalam menjaga ketersediaan pangan berkelanjutan. Kepala Desa Tanggul Kulon, Arifin Wahyuono, menyampaikan bahwa Indigofera merupakan tanaman pakan ternak dengan kandungan protein tinggi yang dapat menekan biaya pakan dan meningkatkan kualitas daging ternak. โHarapan kami, penanaman ini bisa menjadi langkah awal yang menginspirasi petani untuk memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal. Terima kasih kepada mahasiswa KKN-K 134 dan HKTI Jember atas semangat dan kolaborasinya,โ ujar Arifin Wahyuono. Pemerintah Desa Tanggul Kulon menegaskan komitmennya untuk mendukung program ini secara berkelanjutan, dengan optimisme bahwa kolaborasi lintas sektor akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta memperkokoh ketahanan pangan dan penguatan sektor peternakan di Kabupaten Jember. ย Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Lahan subur, pangan melimpah, dan lingkungan lestari kini bukan lagi sebatas angan. Tim KKN Kolaboratif 134 Desa Tanggul Kulon memulai langkah nyata menuju โDesa CINTAโ (Cerdas, Inklusif, dan Tangguh) melalui program kerja pertamanya. Dengan fokus pada implementasi pelaksanaan program swasembada pangan, terutama di sektor hulu seperti budidaya, peternakan, dan pengolahan pupuk organik, langkah awal ini menjadi tonggak penting untuk mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan. Kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik yang diinisiasi Tim KKN-K 134 berlangsung penuh semangat di Kelompok Wanita Tani Melati 1, Dusun Krajan, Desa Tanggul Kulon, pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025. Kegiatan ini tak hanya menjadi simbol peduli lingkungan, tetapi juga menjadi solusi nyata atas limbah peternakan yang kerap tak dimanfaatkan. Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Desa Tanggul Kulon Bapak Arifin Wahyuono, S.H., Kepala Dusun Krajan Bapak Subhan M.R.I., Kepala Dusun Tekoโan Bapak M. Rizal. R., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ibu Ida Indrayanti, serta Ketua Gapoktan Bapak Irmawoto. Kehadiran perangkat desa dan penyuluh ini menjadi bukti komitmen yang solid untuk mengembangkan pertanian organik berbasis pemanfaatan limbah. โKami memanfaatkan limbah peternakan, seperti kohe kambing dan bahan lokal lainnya, untuk menciptakan pupuk organik ramah lingkungan yang akan menyuburkan tanah sekaligus menekan biaya produksi petani,โ jelas Mochammad Afandi, mahasiswa KKN-K 134, dalam sesi pemaparan. Melalui bahan - bahan sederhana seperti kohe kambing, bekatul, kapur mati, EM4, serta molase, pelatihan ini mengajarkan warga untuk mengolah limbah menjadi pupuk organik yang kaya manfaat. Proses ini bukan hanya mendaur ulang limbah, tetapi mampu menjawab tantangan pertanian saat ini, mulai dari degradasi tanah hingga meningkatnya kebutuhan pupuk. Peserta yang hadir, mulai dari anggota kelompok tani hingga pemuda tani, antusias mengikuti tahapan demi tahapan. Pelatihan meliputi pengenalan manfaat pupuk organik, praktik mencampurkan bahan, hingga diskusi interaktif seputar penerapannya dalam pertanian sehari - hari. Semua berlangsung dengan suasana gotong royong, sesuai cita - cita Desa CINTA. โBertani sehat, bumi selamat,โ menjadi tagline penutup kegiatan yang menggema sebagai semangat. Dengan pendekatan ramah lingkungan dan keberlanjutan, program ini diharapkan dapat menjadikan Desa Tanggul Kulon pelopor pertanian organik di Kabupaten Jember. Langkah awal ini adalah awal dari transformasi besar. Lewat program kerja pertama yang berfokus pada pupuk organik dari limbah peternakan, Tim KKN-K 134 terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, menuju kemajuan yang berkelanjutan. ย Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Posyandu Melati 1 Desa Tanggul Kulon kembali melaksanakan kegiatan rutin bulanan pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Kader Posyandu, Bu Uswatun Khasanah, beserta Bidan Desa Tanggul Kulon yang memberikan sosialisasi tentang Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi semua siklus hidup. Di Desa Tanggul Kulon, ILP dilaksanakan di dua posyandu, yaitu Melati 1 dan Melati 14. Posyandu Melati 1 Desa Tanggul Kulon kembali hadir dengan layanan kesehatan lengkap untuk semua usia, dari balita, remaja, ibu hamil, hingga lansia, seluruh warga Desa Tanggul Kulon disambut dengan pelayanan yang didukung oleh Bidan Desa, Kader Posyandu, dan mahasiswa Tim KKN-K 134. Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya gizi seimbang dan kesehatan masyarakat dalam skala desa. Posyandu Melati 1 hadir sebagai โone stop serviceโ kesehatan keluarga! Untuk balita, tersedia imunisasi lengkap dan vitamin A khusus bulan Februari - Agustus bagi anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, sementara di bulan lainnya diganti dengan vitamin C. Tak ketinggalan, obat cacing dua kali setahun untuk anak usia 1-5 tahun. Ibu hamil mendapat perhatian khusus dengan tablet tambah darah dan pemeriksaan kehamilan rutin, sementara remaja dibekali tablet tambah darah plus sosialisasi kesehatan reproduksi. Lansia pun tak terlewat dengan pemeriksaan tekanan darah bulanan, deteksi penyakit tidak menular, hingga tes darah, kolesterol, dan asam urat setiap tiga bulan. Ditambah layanan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan Posyandu Lansia, semuanya berjalan dengan dukungan penuh mahasiswa KKN-K yang turut mendampingi pemberian vitamin A pada balita. Bidan Desa Tanggul Kulon juga hadir memberikan sosialisasi tentang gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak, yang semakin memperkuat pentingnya integrasi layanan primer (ILP). ILP ini dilaksanakan di dua posyandu andalan desa, Melati 1 dan Melati 14, untuk melayani setiap siklus usia. Ibu Uswatun Khasanah, Ketua Kader Posyandu Melati 1, menyampaikan apresiasinya. โKehadiran mahasiswa KKN benar-benar membantu kelancaran pelayanan kami, apalagi di saat jumlah peserta meningkat,โ ungkapnya. Respon positif juga datang dari para ibu balita, yang mengakui layanan terpadu ini memudahkan mereka memantau kesehatan keluarga. Dengan dukungan penuh dari perangkat desa, bidan desa, dan Tim KKN-K 134, kegiatan berjalan lancar dan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pemerintah Desa Tanggul Kulon berharap kegiatan ini mendapat dukungan berkelanjutan demi persiapan generasi sehat yang siap membangun masa depan desa. ย Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Berdasarkan data terbaru per Agustus 2025, jumlah penduduk Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, tercatat mencapai 14.105 jiwa. Wilayah desa ini terbentang seluas 869 hektar, menghasilkan tingkat kepadatan penduduk sekitar 1.623 jiwa tiap kilometer persegi. Persebaran penduduk meliputi dua dusun utama, yaitu Dusun Tekoโan danย Dusun Krajan, yang terbagi dalam 63 Rukun Tetangga (RT), 20 Rukun Warga (RW), dan 5.718 Kartu Keluarga (KK). ย Distribusi jumlah penduduk terdiri atas 7.279 laki - laki dan 6.826 perempuan. Dari segi perkembangan demografi, angka kelahiran pada tahun 2025 tercatat mencapai 170 jiwa, sementara angka kematian sejumlah 156 jiwa, mencerminkan pertumbuhan yang relatif seimbang. ย Struktur usia pendudukย didominasi oleh kelompok produktif. Sebanyak 7.107 jiwa berada di rentang usia produktif, yaitu 15 โ 59 tahun. Sementara kelompok usia lainnya tersebar mulai dari balita, anak-anak, hingga lanjut usia. Proporsi ini menandakan Desa Tanggul Kulon memiliki potensi sumber daya manusia yang besar untuk menopang pembangunan desa. ย Dalam aspek sosial ekonomi, sebagian besar penduduk berprofesi sebagai pedagang, pelaku usaha rumah makan, dan jasa, dengan persentase mencapai 38,9% dari total penduduk yang bekerja. Sektor pertanian diisi oleh 11,5% warga, sementara pekerja di bidang konstruksi bangunan mencakup 15,0%. Profesi sebagai aparatur sipil negara, anggota TNI, dan Polri adalah 4,6% dari populasi penduduk yang bekerja. Sisanya, 23,9% warga terlibat dalam profesi atau sektor lainnya. ย Sementara itu, dari sisi keagamaan, administrasi pemerintah desa mencatat mayoritas warga Desa Tanggul Kulon memeluk agama Islam. Situasi ini turut membentuk suasana sosial yang erat dan kohesif, serta menjadi salah satu pilar kuat dalam kehidupan bermasyarakat. ย Kondisi kependudukan Desa Tanggul Kulon yang stabil, didukung potensi sektor perdagangan dan jasa, serta dominasi usia produktif, menjadi modal utama dalam mendukung akselerasi pembangunan desa di masa mendatang. Selain itu, ketersediaan infrastruktur administratif yang terdiri dari jaringan RT/RW yang solid dan tingkat partisipasi warga yang tinggi menjadi pondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif serta menumbuhkan ekonomi desa secara berkelanjutan. ย Dengan perspektif pertumbuhan yang lurus ke depan, Desa Tanggul Kulon optimis menghadapi tantangan demografi sekaligus memanfaatkan peluang yang ada, demi peningkatan taraf hidup seluruh warganya. ย Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Tanggul Kulon โ Ratusan warga Desa Tanggul Kulon tampak antusias memadati kantor desa pada Senin pagi. Hari itu merupakan momen penting yaitu penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025 kepada 822 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan masyarakat. ย Penyaluran bantuan pangan berlangsung dalam dua sesi untuk memastikan proses berjalan tertib serta menghindari kerumunan. Sesi pertama dihadiri oleh warga dusun Tekoโan pada pukul 08.00 โ 11.00 WIB. Sesi kedua dilanjutkan oleh warga desa Krajan, berlangsung pukul 11.00 โ 13.00 WIB. Panitia menyiapkan nomor antrian serta pengecekan data KPM untuk memastikan bantuan tepat sasaran, dilanjutkan verifikasi dan validasi data KPM menggunakan aplikasi BANPANG. ย Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Tanggul Kulon, Bapak Arifin Wahyuono, S.H., perangkat desa; Kasun Tekoโan, Bapak M. Rizal R., dan Kasun Krajan, Bapak Subhan M.R.I., serta para ketua RT dan RW yang aktif membantu warga selama kegiatan. Dalam sambutannya, Pak Arifin menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus mengawal distribusi bantuan agar benar - benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. ย ย โAlhamdulillah, Bantuan Pangan 2025 di Desa Tanggul Kulon dapat tersalurkan dengan baik. Semoga bantuan ini bermanfaat dan sedikit banyak dapat meringankan kebutuhan pokok keluarga penerima,โ ujar Pak Arifin saat diwawancarai. ย Salah satu penerima, Ibu Sri, menyampaikan rasa syukurnya. โTerima kasih kepada pemerintah desa dan semua panitia. Bantuan ini sangat membantu kami terutama di musim harga kebutuhan pokok yang naik.โ ย Berkat koordinasi yang solid antara panitia, perangkat desa, RT/RW, mahasiswa KKN yang turut melakukan verifikasi data, serta keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tanggul Kulon dalam pengamanan dan pengawalan distribusi, seluruh tahapan pembagian berjalan kondusif. Jika terdapat KPM yang sudah meninggal atau tidak dapat ditemukan, bantuan akan dikembalikan kepada panitia untuk didistribusikan kepada yang berhak. ย Selain memperkuat rasa kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling mengenal dan bergotong royong antar warga. Pemerintah desa berharap masyarakat dapat terus mendukung program - program kesejahteraan berikutnya demi kemajuan Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. ย Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu