80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Lahan subur, pangan melimpah, dan lingkungan lestari kini bukan lagi sebatas angan. Tim KKN Kolaboratif 134 Desa Tanggul Kulon memulai langkah nyata menuju “Desa CINTA” (Cerdas, Inklusif, dan Tangguh) melalui program kerja pertamanya. Dengan fokus pada implementasi pelaksanaan program swasembada pangan, terutama di sektor hulu seperti budidaya, peternakan, dan pengolahan pupuk organik, langkah awal ini menjadi tonggak penting untuk mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.
Kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik yang diinisiasi Tim KKN-K 134 berlangsung penuh semangat di Kelompok Wanita Tani Melati 1, Dusun Krajan, Desa Tanggul Kulon, pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025. Kegiatan ini tak hanya menjadi simbol peduli lingkungan, tetapi juga menjadi solusi nyata atas limbah peternakan yang kerap tak dimanfaatkan.
Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Desa Tanggul Kulon Bapak Arifin Wahyuono, S.H., Kepala Dusun Krajan Bapak Subhan M.R.I., Kepala Dusun Teko’an Bapak M. Rizal. R., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ibu Ida Indrayanti, serta Ketua Gapoktan Bapak Irmawoto. Kehadiran perangkat desa dan penyuluh ini menjadi bukti komitmen yang solid untuk mengembangkan pertanian organik berbasis pemanfaatan limbah.
“Kami memanfaatkan limbah peternakan, seperti kohe kambing dan bahan lokal lainnya, untuk menciptakan pupuk organik ramah lingkungan yang akan menyuburkan tanah sekaligus menekan biaya produksi petani,” jelas Mochammad Afandi, mahasiswa KKN-K 134, dalam sesi pemaparan.
Melalui bahan - bahan sederhana seperti kohe kambing, bekatul, kapur mati, EM4, serta molase, pelatihan ini mengajarkan warga untuk mengolah limbah menjadi pupuk organik yang kaya manfaat. Proses ini bukan hanya mendaur ulang limbah, tetapi mampu menjawab tantangan pertanian saat ini, mulai dari degradasi tanah hingga meningkatnya kebutuhan pupuk.
Peserta yang hadir, mulai dari anggota kelompok tani hingga pemuda tani, antusias mengikuti tahapan demi tahapan. Pelatihan meliputi pengenalan manfaat pupuk organik, praktik mencampurkan bahan, hingga diskusi interaktif seputar penerapannya dalam pertanian sehari - hari. Semua berlangsung dengan suasana gotong royong, sesuai cita - cita Desa CINTA.
“Bertani sehat, bumi selamat,” menjadi tagline penutup kegiatan yang menggema sebagai semangat. Dengan pendekatan ramah lingkungan dan keberlanjutan, program ini diharapkan dapat menjadikan Desa Tanggul Kulon pelopor pertanian organik di Kabupaten Jember.
Langkah awal ini adalah awal dari transformasi besar. Lewat program kerja pertama yang berfokus pada pupuk organik dari limbah peternakan, Tim KKN-K 134 terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Tim KKN Kolaboratif Desa Tanggul Kulon 2025