Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Logo Jember
PPID Desa Kode: 35.09.11.2003

Desa Tamansari

Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68174

0
Jumlah Penduduk
0
Kepala Keluarga
5 Dusun
Wilayah Administrasi
1,088.05 Ha
Luas Wilayah

Wilayah Desa

Batas wilayah administratif Desa Tamansari

Visi Desa

Aman, Mengandung Makna Terwujudnya Desa Tamansari Yang Lebih Baik Dengan Meningkatnya Sistem Keamanan Suakarsa Dalam Upaya Terciptanya Rasa Aman Pada Masyarakat Tamansari. Maju, Mengandung Makna Meningkatkan Dan Pengembangan Kecakapan Hidup Dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Tamansari

Misi
  • Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam mewujudkan Masyarakat Tamansari Beriman dan Bertaqwa.
  • Meningkatkan Pembangunan Infrastuktur yang proporsional, berkualitas dan berkelanjutan.
  • Meningkatkan Ekonomi kerakyatan yang berbasis Agribisnis
  • Meningkatkan pelayanan Aparatur Desa bagi pemenuhan pelayanan publik.
  • Meningkatkan kualitas Pendidikan dan Kesehatan yang merata dan terjangkau.
  • Optimalisasi Otonomi Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat.
Sejarah Desa
-
Kondisi Demografi
-
Kondisi Geografis
-

Data Administrasi

Identitas resmi wilayah

Nama & Kode Desa Tamansari ID: 35.09.11.2003
Kecamatan Wuluhan
Kode Pos 68174
Kabupaten Jember
Provinsi Jawa Timur

Kontak & Lokasi Kantor Desa

Hubungi atau kunjungi sekretariat desa

Alamat Kantor Desa Jl. Diponegoro No. 107 Dusun Krajan Desa Tamansari Kec. Mumbulsari
No. Telepon -
Email Resmi -
Situs Web -

Data Geografis

Kondisi fisik & alam desa

Luas Wilayah 1088.049992 Ha
Ketinggian mdpl
Curah Hujan 0 mm/tahun
Akses Pusat Pemerintahan
Ke Kecamatan
0 km
Ke Kabupaten
0 km
Ke Provinsi
0 km

Batas Wilayah

Batas geografis luar desa

U
Sebelah Utara -
T
Sebelah Timur -
S
Sebelah Selatan -
B
Sebelah Barat -

Perangkat Desa

Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa

Foto Kepala Desa
Kepala Desa Tamansari

Nama Kepala Desa

Kepala Desa

Periode Aktif Menjabat
Sekretaris Desa

-

Kaur Umum

-

Kaur Keuangan

-

Kaur Perencanaan

-

Kasi Pemerintahan

-

Kasi Kesejahteraan

-

Kasi Pelayanan

-


Lembaga Desa

Mitra kerja pemerintah desa

BPD
Legislatif

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-

LPMD / LPMK
Pembangunan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

PKK Desa
Pemberdayaan

Ketua-
Sekretaris-
Bendahara-

Karang Taruna
Kepemudaan

Ketua-
Wakil Ketua-
Sekretaris I-
Sekretaris II-
Bendahara-

Daftar Dusun

Pembagian wilayah administratif

Dusun Krajan
Dusun Babatan
Dusun Gondosari
Dusun Kebonsari
Dusun Tamanrejo

Statistik Desa

Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan

Kependudukan

Kategori
Jumlah penduduk laki-laki
0
Jumlah penduduk perempuan
0
Jumlah kepala keluarga (KK)
0
Jumlah kelahiran
0
Jumlah kematian
0

Pendidikan

Kategori
Jumlah penduduk tidak/belum sekolah
0
Jumlah penduduk berpendidikan SD
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTP/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan SLTA/Sederajat
0
Jumlah penduduk berpendidikan Perguruan Tinggi
0

Kesehatan

Kategori
Jumlah ibu hamil
0
Jumlah kelahiran (bayi lahir)
0
Jumlah balita
0
Jumlah balita gizi kurang/buruk
0
Jumlah kasus penyakit menonjol
0
Jumlah peserta layanan kesehatan
0

Ekonomi

Kategori
Jumlah pelaku usaha
0
Jumlah usaha aktif
0
Jumlah tenaga kerja usaha
0
Jumlah keluarga prasejahtera
0
Jumlah keluarga sejahtera
0
Pendapatan per kapita (rata-rata)
0

Ketenagakerjaan

Kategori
Jumlah penduduk usia produktif (18-56 th)
0
Jumlah penduduk bekerja
0
Jumlah penduduk menganggur
0

Pertanian dan Pangan

Kategori
Jumlah pelaku usaha pertanian
0
Luas lahan produktif
0
Total produksi pertanian
0
Jumlah kelompok tani aktif
0

Kesejahteraan Sosial

Kategori
Jumlah keluarga miskin
0
Jumlah penerima bantuan sosial
0
Jumlah penyandang disabilitas
0
Jumlah penduduk lanjut usia
0

Lingkungan dan Sanitasi

Kategori
Jumlah rumah tangga dengan akses air bersih
0
Jumlah rumah tangga dengan sanitasi layak
0
Jumlah rumah tangga yang mengelola sampah
0

Keamanan dan Ketertiban

Kategori
Jumlah kasus kriminal/konflik (tahun ini)
0
Jumlah kasus gangguan keamanan
0
Jumlah kasus konflik sosial
0
Jumlah kegiatan keamanan masyarakat
0
Jumlah hansip/linmas aktif
0

Politik dan Partisipasi

Kategori
Jumlah penduduk punya hak pilih
0
Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih (pemilu terakhir)
0
Jumlah peserta musyawarah desa
0
Jumlah kegiatan gotong royong
0
Jumlah organisasi masyarakat aktif
0
Jumlah kegiatan kemasyarakatan
0

Keuangan Desa

Kategori
Pendapatan desa
0
Belanja desa
0
Pendapatan asli desa
0
Realisasi anggaran
0

Sarana & Prasarana

Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa

PAUD

-
0 Unit

TK

-
0 Unit

SD / MI

-
0 Unit

SMP / MTs

-
0 Unit

SMA / SMK / MA

-
0 Unit

Perguruan Tinggi

-
0 Unit

TPA / TPQ

-
0 Unit

Pondok Pesantren

-
0 Unit

Perpustakaan Desa

-
0 Unit

Rumah Baca

-
0 Unit

Puskesmas

-
0 Unit

Puskesmas Pembantu

-
0 Unit

Posyandu

-
0 Unit

Polindes

-
0 Unit

Klinik

-
0 Unit

Apotek

-
0 Unit

Praktek Bidan

-
0 Unit

Praktek Dokter

-
0 Unit

Ambulance

-
0 Unit

Aula / Balai Pertemuan

-
0 Unit

Pos Kamling

-
0 Unit

Gudang Desa

-
0 Unit

Lapangan Olahraga

-
0 Unit

Taman Desa

-
0 Unit

Monumen / Tugu

-
0 Unit

Makam / Kuburan

-
0 Unit

Masjid

-
0 Unit

Musholla

-
0 Unit

Tempat Ibadah Lainnya

-
0 Unit

Pasar Tradisional

-
0 Unit

BUMDes

-
0 Unit

Koperasi

-
0 Unit

Minimarket

-
0 Unit

Warung/Toko

-
0 Unit

Jalan Aspal

-
0 Unit

Jalan Makadam

-
0 Unit

Jalan Paving

-
0 Unit

Jalan Beton

-
0 Unit

Jalan Tanah

-
0 Unit

Jembatan

-
0 Unit

Drainase

-
0 Unit

Irigasi

-
0 Unit

Sumur Bor

-
0 Unit

Embung Desa

-
0 Unit

Kelompok Tani

-
0 Unit

Lumbung Pangan

-
0 Unit

Gudang Pupuk

-
0 Unit

Kandang Komunal

-
0 Unit

Pasar Hewan

-
0 Unit

Rumah Potong Hewan

-
0 Unit

Wisata Alam

-
0 Unit

Wisata Buatan

-
0 Unit

Homestay / Penginapan

-
0 Unit

TPS Sampah

-
0 Unit

Bank Sampah

-
0 Unit

IPAL

-
0 Unit

Pos Polisi

-
0 Unit

Pos Pemadam Kebakaran

-
0 Unit

Berita Desa

Informasi dan berita terkini

Berita Desa
18 November 2025 300

KKN UIN KHAS Gelar Edukasi AI dan Media Sosial di SMP Muhammadiyah 7 Wuluhan

Pada hari Jumโ€™at, 31 Oktober 2025, mahasiswa KKN ABCD Posko 15 UIN Khas Jember melaksanakan kegiatan sosialisasi di SMP Muhammadiyah 7 Wuluhan. Sosialisasi ini mengangkat tema tentang Pemanfaatan AI dan Bijak Bermedia Sosial. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dari kelas 7, 8, dan 9 dengan penuh perhatian dan antusiasme. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan apa itu Artificial Intelligence (AI) dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa. Selain mengenalkan teknologi, mahasiswa juga mengajak para siswa untuk lebih berhati-hati saat menggunakan media sosial. Mereka diberikan pemahaman tentang etika bermedia, cara menghindari hoaks, serta pentingnya menjaga privasi pribadi secara online. Kami juga menyisipkan beberapa contoh kasus yang sering terjadi di media sosial agar para siswa lebih mudah memahami dampaknya. Kami menunjukkan bagaimana sebuah komentar yang terlihat sepele bisa melukai perasaan seseorang, serta bagaimana informasi palsu dapat menyebar dengan cepat dan merugikan banyak orang. Dengan cara ini, para siswa tidak hanya mendengar teori, tetapi juga bisa membayangkan situasi nyata sehingga mereka lebih paham mengapa sikap bijak sangat penting dalam dunia digital. Suasana kelas pun menjadi hidup karena para siswa ikut berdiskusi dan saling memberikan pendapat. Dari sudut pandang kami sebagai mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga karena bisa langsung berdiskusi dengan para siswa tentang dunia digital yang mereka hadapi sehari-hari. Kami juga menyadari bahwa edukasi mengenai literasi digital sangat penting untuk usia remaja. Banyak dari mereka yang telah menggunakan media sosial sejak dini, namun belum sepenuhnya memahami risikonya. Kami juga menyadari bahwa edukasi mengenai penggunaan media sosial yang sehat bukan hanya sekadar teori, tetapi benar-benar diperlukan untuk mendampingi para siswa di tengah derasnya arus informasi. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa mampu lebih bijak dalam mengambil keputusan, lebih selektif saat menerima informasi, serta lebih menyadari bahwa jejak digital memiliki dampak jangka panjang. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa lebih bijak, lebih berhati-hati, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif. Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab dan pesan motivasi agar para siswa terus belajar, tetap kreatif, dan memanfaatkan teknologi untuk masa depan yang lebih cerah. Bagi kami, melihat mereka bersemangat menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan dan membuka wawasan baru dalam pengabdian kami sebagai mahasiswa KKN. Setelah kegiatan selesai, kami sempat berbincang dengan beberapa guru yang menyampaikan bahwa materi ini sangat membantu karena sesuai dengan kebutuhan siswa di era sekarang. Guru-guru berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar para siswa semakin siap menghadapi perkembangan teknologi. Bagi kami, tanggapan positif ini menjadi motivasi tersendiri untuk terus memberikan kontribusi yang bermanfaat selama melaksanakan KKN. Kami merasa bahwa kegiatan sosialisasi di SMP Muhammadiyah 7 Wuluhan bukan hanya tugas pengabdian, tetapi juga pengalaman berharga yang memperkaya cara pandang kami terhadap dunia pendidikan dan perkembangan digital di kalangan remaja.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
04 November 2025 509

Dari Lahan Sempit Menuju Hasil Melimpah: Potensi Pengembangan Hidroponik di Desa Tamansari Wuluhan

ย  Dari Lahan Sempit Menuju Hasil Melimpah: Potensi Pengembangan Hidroponik di Desa Tamansari Wuluhan ย  Kabupaten Jember merupakan salah satu sektor pertanian yang menopang kehidupan masyarakat pedesaan. Namun, berkurangnya lahan produktif akibat alih fungsi tanah dan meningkatnya jumlah penduduk membuat para petani dituntut untuk berinovasi agar tetap dapat menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi. Salah satu inovasi yang kini mulai diminati adalah pertanian hidroponik. Di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember,sistem hidroponik mulai dilirik sebagai alternatif potensial untuk meningkatkan kesejahteraan petani di tengahย  perubahan iklim yang tidak menentu. Desa ini dikenal memiliki potensi besar di bidang pertanian, dengan sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Namun, para petani masih menghadapi tantangan berupa hasil panen yang tidak stabil, serta ketergantungan pada metode tanam tradisional. Menanggapi kondisi tersebut,mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 15 Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember Berinisiatif memperkenalkan dan mengembangkan sistem pertanian hidroponik di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar mampu mengelola sistem hidroponik secara mandiri. ร˜ย  โ€œKami melihat potensi besar di Tamansari untuk mengembangkan hidroponik. Selain bisa menjadi solusi atas keterbatasan lahan, sistem ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika dikelola dengan baik,โ€ ujar salah satu mahasiswa KKN Posko 15. Salah satu petani di Dusun Kebonsari bahkan telah mulai memanfaatkan teknologi hidroponik, yaitu metode menanam tanpa tanah menggunakan air yang telah diberi larutan nutrisi bagi tanaman. Hasilnya cukup menjanjikan. Tanaman tumbuh lebih cepat, hasil panen dan memiliki kualitas yang tinggi. Sistem hidroponik juga memiliki banyak keunggulan. Selain tidak membutuhkan lahan luas karena bisa diterapkan di pekarangan rumah, atap bangunan, atau lahan tidak subur penggunaan air dan pupuknya jauh lebih efisien. Dengan sistem sirkulasi tertutup, air dapat dihemat hingga 80 persen dibandingkan pertanian konvensional, sangat cocok untuk kondisi Wuluhan yang sering mengalami kemarau panjang. Tanaman seperti selada, kangkung, bayam, pakcoy, dan sawi menjadi komoditas utama yang dibudidayakan. Produk ini memiliki nilai jual tinggi dan diminati pasar modern serta konsumen perkotaan yang mengutamakan kebersihan dan kualitas sayuran. Dari sisi ekonomi, hidroponik berpotensi besar meningkatkan pendapatan petani. Jika dikelola secara profesional, hasil panen dapat dipasarkan ke pasar lokal hingga luar daerah dengan harga kompetitif. Selain itu, kegiatan edukasi dan wisata hidroponik juga bisa menjadi peluang tambahan bagi masyarakat. Namun, pengembangan sistem ini masih menghadapi kendala, terutama minimnya pengetahuan teknis, keterampilan, dan modal awal untuk membeli peralatan seperti pipa, pompa air, dan nutrisi tanaman. Karena itu, mahasiswa KKN UIN KHAS Jember mendorong adanya dukungan dari pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan pihak swasta untuk memperkuat pendampingan teknis dan bantuan sarana produksi. ร˜ย  โ€œKami berharap kegiatan KKN ini menjadi langkah awal agar masyarakat lebih terbuka terhadap inovasi pertanian modern. Harapannya, Tamansari bisa menjadi desa percontohan hidroponik di Kabupaten Jember,โ€ tambah (Huda) koordinator posko 15 Mahasiswa KKN juga berencana membantu memperkenalkan hidroponik sebagai wadah bagi petani untuk bertukar pengalaman, bekerja sama dalam produksi, dan memperluas jaringan pemasaran. Dengan kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan dunia pendidikan, Desa Tamansari berpotensi menjadi sentra produksi sayuran hidroponik di wilayah Wuluhan bahkan di Kabupaten Jember. ย  Penerbitan: KKN posko 15 Tamansari Universitas Islam negeri Kiai haji Achmad Shiddiq Jember Tanggal: 30 Oktober 2025

Baca Selengkapnya
Berita Desa
04 November 2025 212

Menganyam masa depan: eksplorasi kerajinan tali kaca yang ramah lingkungan

Menganyam Masa Depan: Eksplorasi Kerajinan Tali Kaca yang Ramah Lingkungan ย  21 Oktober 2025 mahasiswa KKN Posko 15 Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember melakukan kunjungan ke kerajinan tali kaca yang berada di dusun krajan, babatan. Pemanfaatan limbah kaca menjadi kerajinan tangan bernilai seni dan ekonomi tinggi dan menjadi salah satu inovasi yang mulai dikembangkan. Di desa Tamansari, kecamatan Wuluhan, kabupaten Jember kerajinan tali kaca menjadi salah satu potensi yang digali untuk menciptakan peluang usaha baru yang ramah lingkungan. Di desa Tamansari masih banyak yang belum memanfaatkan potensi limbah di sekitar mereka. Selama ini, limbah tali kaca sering kali hanya dibuang atau dibakar, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan potensi lokal serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat desa khususnya di dusun Krajan, babatan. Kerajinan tali kaca selama ini dikenal sebagai produk yang baik, menghasilkan berbagai bentuk karya seperti tas, keranjang, tempat sampah, tempat baju kotor, dan wadah multifungsi yang bernilai ekonomis tinggi. Dalam kunjungan hari ini, mahasiswa KKN Posko 15 desa Tamansari mendapatkan penjelasan mengenai proses pembuatan kerajinan tali kaca mulai dari tahap pemilahan bahan, teknik penggulungan, proses menganyam, hingga finishing produk. Mahasiswa KKN posko 15 desa Tamansari juga berkesempatan melihat langsung proses produksi dan berdialog dengan salah satu pengrajin di dusun krajan tersebut. Salah satu pengrajin yang telah membuat kerajinan selama 10 tahun telah mempraktikkan dengan hasil tas, keranjang, dan wadah multifungsi. Hasil yang diperoleh sesuai dengan besar ukuran yang dibuat. Produk yang dihasilkan tidak hanya unik dan estetis, tetapi juga memiliki cerita di baliknya, sebuah produk ramah lingkungan yang mendukung gerakan zero waste. Produk yang dihasilkan seperti tas, keranjang dan tempat serbaguna menjadi komoditas andalan. Produk-produk ini diminati oleh pasar lokal hingga kalangan muda yang menyukai produk handmade dan ramah lingkungan. "Kami melihat antusiasme yang tinggi dari warga. Limbah kaca yang selama ini dianggap tidak berguna, ternyata bisa disulap menjadi wadah serbaguna yang cantik dan bernilai" ujar salah satu mahasiswaย KKNย Poskoย 15. Kerajinan tali kaca memiliki beberapa keunggulan. Selain bahan bakunya mudah didapat secara gratis dari limbah rumah tangga atau lingkungan sekitar, proses produksinya juga tidak memerlukan peralatan yang mahal. Teknik yang digunakan relatif mudah dipelajari, sehingga dapat dijalankan sebagai usaha rumahan. Yang terpenting, kerajinan ini turut berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Dari segi ekonomi, kerajinan ini berpotensi menambah penghasilan keluarga. Jika dikemas dengan baik dan dipasarkan melalui platform digital, produk ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, pengembangan usaha ini masih menghadapi kendala, terutama dalam hal pemasaran yang masih manual dengan menitipkan di pasar, dari rumah ke rumah, serta pesanan souvenir pernikahan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN posko 15 UIN KHAS Jember mendorong adanya dukungan dari pemerintah desa dan dinas terkait untuk memberikan pelatihan lanjutan serta pemasaran melalui platform digital. "Kami berharap inisiatif ini tidak berhenti di KKN saja. Semoga ke depan akan ada kelompok usaha bersama yang mengelola kerajinan ini secara berkelanjutan, sehingga Tamansari bisa dikenal sebagai desa penghasil kerajinan eco-friendly"ย ujar salah satu mahasiswa KKN posko 15 desa Tamansari. ย  Penerbitan: KKN Posko 15 desa Tamansari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember Tanggal: 21 Oktober 2025

Baca Selengkapnya
Berita Desa
08 September 2025 245

KKN Tematik: Mahasiswa Terlibat Aktif dalam Pendataan dan Penginputan Tanah Wakaf di Desa Tamansari

Jember, 08 September 2025 โ€“ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Jember kembali menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat melalui kegiatan pendataan dan penginputan tanah wakaf di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 21 Agustus 2025, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan takmir masjid, pengelola wakaf, serta didampingi langsung oleh Bapak Maryadi Azza selaku pendamping lapangan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama takmir masjid dan pihak terkait yang selama ini berperan dalam mengelola aset wakaf. Mahasiswa KKN melakukan wawancara singkat dan pencatatan mengenai data yang diperlukan untuk dimasukkan ke dalam aplikasi SIMAM (Sistem Informasi Manajemen Aset Masjid). Data yang dikumpulkan mencakup nama dan identitas wakif (pemberi wakaf), lokasi aset, luas tanah atau bangunan, status sertifikat, hingga peruntukan penggunaan aset wakaf. Tahap ini sangat penting agar proses digitalisasi data benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Setelah semua data berhasil dihimpun, mahasiswa kemudian melakukan proses penginputan ke aplikasi SIMAM. Aplikasi ini dirancang sebagai sistem berbasis digital untuk menyimpan, memantau, dan mengelola aset wakaf agar tidak hanya terdokumentasi secara manual, tetapi juga memiliki catatan resmi yang bisa diakses dengan mudah. Dengan adanya sistem ini, aset wakaf di Desa Tamansari dapat terdata secara rapi dan transparan. Dalam kegiatan tersebut, beberapa aset wakaf berhasil didokumentasikan dan dimasukkan ke dalam sistem, antara lain TK ABA, TPA Aisyiyah, SMP 07 Muhammadiyah Wuluhan (dua bidang tanah), serta MI 02 Muhammadiyah Tamansari. Setiap aset dicatat secara rinci, baik luas bangunan maupun status kepemilikan sertifikatnya. Hal ini menjadi tonggak baru bagi pengelolaan wakaf di desa tersebut, karena sebelumnya sebagian besar data masih tersimpan secara manual dan rawan tercecer. Selain berfokus pada penginputan data, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi dan pendampingan teknis kepada para pengelola wakaf mengenai cara penggunaan aplikasi SIMAM. Mereka menjelaskan langkah-langkah mulai dari cara login, pengisian formulir data, hingga cara memperbarui dan memantau perkembangan aset. Dengan bekal ini, diharapkan pengelola wakaf dapat secara mandiri melanjutkan proses input maupun pembaruan data di masa mendatang. Salah satu mahasiswa peserta KKN, Alfian Agung Brilianto, mengungkapkan kebanggaannya bisa terlibat langsung dalam program ini. โ€œKami tidak hanya belajar bagaimana cara melakukan pendataan digital, tetapi juga ikut membantu masyarakat agar pengelolaan aset wakaf menjadi lebih rapi, teratur, dan mudah dipantau. Harapan kami, apa yang kami lakukan ini bisa memberi manfaat jangka panjang bagi Desa Tamansari,โ€ jelasnya. Sementara itu, Danang Pramudya, mahasiswa KKN lainnya, menambahkan bahwa proses pendataan ini juga menjadi pengalaman berharga dalam praktik nyata di lapangan. โ€œKami belajar bahwa pengelolaan wakaf bukan hanya soal administrasi, tetapi juga tanggung jawab sosial. Dengan adanya aplikasi SIMAM, wakaf bisa lebih akuntabel dan manfaatnya bisa lebih terasa oleh masyarakat luas,โ€ ujarnya. Pendamping kegiatan, Bapak Maryadi Azza, memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember. โ€œSelama ini data wakaf banyak yang hanya tersimpan di arsip kertas dan sulit dicari kembali. Dengan adanya mahasiswa KKN, semua data bisa didigitalisasi melalui SIMAM. Ini sangat membantu kami dalam memantau aset dan menyusun laporan. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik dalam tata kelola wakaf di Tamansari,โ€ tuturnya. Kegiatan ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi pengelolaan wakaf, tetapi juga bagi mahasiswa sebagai bagian dari proses belajar di tengah masyarakat. Digitalisasi aset wakaf melalui aplikasi SIMAM membuat data lebih aman, transparan, dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan terkait pemanfaatan aset untuk pendidikan, sosial, dan kegiatan keagamaan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Jember membuktikan bahwa kehadiran mereka di Desa Tamansari bukan hanya sebatas pengabdian singkat, melainkan juga upaya menciptakan sistem yang berkelanjutan. Ke depan, hasil kerja sama ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam melakukan pengelolaan wakaf secara modern dan profesional.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
08 September 2025 274

Mahasiswa KKN Kelompok 11 Gelar Volly Plastic Competition Antar Dusun di Desa Tamansari

Jember, 08 September 2025 โ€“ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 11 Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, sukses menyelenggarakan Volly Plastic Competition antar dusun. Kegiatan ini digelar selama beberapa hari pada awal September 2025 dan berhasil menyedot perhatian masyarakat luas. Pertandingan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana untuk mempererat persatuan, silaturahmi, dan semangat sportivitas antarwarga. Pertandingan hari pertama dimulai pada Selasa, 02 September 2025, yang mempertemukan tim Kebonsari Putra melawan tim Gondosari Putra. Laga berlangsung seru dengan penuh semangat dari masing-masing tim yang didukung sorakan penonton. Pada hari yang sama, juga berlangsung pertandingan kategori putri yang mempertemukan tim Tamanrejo Putri melawan tim Gondosari Putri. Kedua pertandingan ini menjadi pembuka yang meriah dan menambah semangat warga desa untuk terus mengikuti jalannya kompetisi hingga akhir. Pertandingan pada hari pertama sama-sama dimenangkan oleh tim Gondosari baik putra maupun putri. Kompetisi berlanjut pada Rabu, 03 September 2025, dengan pertandingan antara Tamanrejo Putra melawan Krajan Putra. Kedua tim tampil dengan permainan terbaiknya sehingga mampu memancing semangat para penonton yang memadati area pertandingan. Selain itu, di kategori putri tersaji pertandingan antara tim Kebonsari Putri melawan tim Krajan putri. Pertandingan pada hari kedua dimenangkan oleh tim Krajan Putra dan tim Krajan putri. Memasuki babak penentuan, Senin, 5 Agustus 2025, digelar pertandingan final kategori putri. Laga mempertemukan Gondosari Putri melawan Krajan Putri. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal set, dengan kedua tim menampilkan strategi terbaik. Namun, pada akhirnya tim Krajan Putri berhasil meraih kemenangan dan keluar sebagai juara 1, sementara Gondosari Putri harus puas berada di posisi juara 2. Kemenangan tim putri Krajan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga dusun tersebut. Puncak acara berlangsung pada Selasa, 6 Agustus 2025, dengan pertandingan final kategori putra antara Gondosari Putra melawan Krajan Putra. Laga yang ditunggu-tunggu ini berlangsung penuh ketegangan karena keduanya tampil sangat solid. Dengan dukungan penuh dari masyarakat Gondosari, tim Gondosari Putra akhirnya berhasil keluar sebagai juara 1, sedangkan Krajan Putra menempati posisi juara 2. Menurut ketua panitia Volly Plastic Competition, kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN kelompok 11 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk menciptakan ruang kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan semangat sportivitas warga desa melalui olahraga sederhana. โ€œKami ingin menghadirkan kegiatan yang bisa dinikmati semua lapisan masyarakat. Voli plastik dipilih karena mudah dimainkan dan diminati oleh banyak warga,โ€ jelasnya. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari perangkat desa, karang taruna, serta tokoh masyarakat. Kehadiran penonton dari berbagai dusun membuat suasana kompetisi semakin meriah. Selain menjadi hiburan, kompetisi ini sekaligus membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu masyarakat desa. Dengan terselenggaranya Volly Plastic Competition ini, mahasiswa KKN kelompok 11 Desa Tamansari berhasil memberikan warna baru bagi masyarakat. Mereka tidak hanya berkontribusi dalam bidang pembangunan dan edukasi, tetapi juga dalam menumbuhkan semangat kebersamaan melalui kegiatan olahraga yang sederhana, meriah, dan penuh makna. ย 

Baca Selengkapnya
Berita Desa
08 September 2025 268

Dorong UMKM Lebih Kompetitif, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Sertifikasi Halal di Desa Tamansari

Jember, 08 September 2025 โ€“ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember yang bertugas di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, terus berupaya mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih kompetitif melalui pendampingan proses sertifikasi halal. Program ini dilaksanakan pada Jumat, 5 September 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas produk lokal desa. Salah satu UMKM yang sedang mendapatkan pendampingan adalah Ibrahima Cake & Cookies milik Ibu Puput Febriana. Produk kue kering yang diproduksi ibu rumah tangga ini tengah menjalani proses sertifikasi halal melalui mekanisme Self Declare P3H (Pendampingan Proses Produk Halal). Dengan adanya sertifikasi halal, diharapkan produk kue kering tersebut mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pasar, serta mendukung pemasaran melalui platform daring maupun offline. Tidak hanya itu, mahasiswa KKN sebelumnya juga telah mendampingi proses sertifikasi halal pada usaha tempe milik Ibu Febby Intan Wulandari (Mbak Intan). Setelah melalui tahapan pengajuan dan verifikasi, produk tempe tersebut kini resmi mengantongi sertifikat halal. Keberhasilan ini menjadi contoh nyata bahwa sertifikasi halal dapat dicapai oleh pelaku UMKM desa, sekaligus memotivasi UMKM lain untuk mengikuti langkah serupa. Selain kue kering dan tempe, mahasiswa KKN juga mendampingi usaha tahu milik Pak Jumiran, yang dalam pengajuan sertifikasi halal diwakili oleh Ibu Sulinah. Hingga saat ini, produk tahu tersebut masih dalam tahap proses P3H, menunggu hasil verifikasi dari lembaga terkait. Pendampingan yang dilakukan meliputi bantuan administrasi, pengisian dokumen persyaratan, serta penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan standar produksi sesuai regulasi halal. Kegiatan pendampingan ini dilakukan di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, yang memang dikenal memiliki banyak pelaku UMKM berbasis pangan. Sertifikasi halal menjadi kebutuhan penting bagi UMKM setempat mengingat mayoritas konsumen adalah masyarakat muslim yang mengutamakan kehalalan produk. Selain itu, sertifikat halal juga menjadi modal penting agar produk lokal bisa menembus pasar modern, koperasi, hingga e-commerce. Menurut penuturan salah satu mahasiswa KKN, proses pendampingan ini bukan hanya sebatas membantu administrasi, tetapi juga memberikan pemahaman tentang mengapa sertifikasi halal penting. โ€œSertifikasi halal bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk perlindungan konsumen sekaligus strategi agar produk UMKM lebih berdaya saing. Dengan adanya label halal, produk UMKM Tamansari akan lebih mudah diterima masyarakat luas,โ€ jelasnya. Mahasiswa KKN mengawal UMKM mulai dari tahap sosialisasi, pembuatan akun pada sistem sertifikasi halal, mengisi formulir persyaratan, hingga mendampingi saat proses pengecekan lapangan. Para mahasiswa juga membantu menyiapkan dokumen legal usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin edar, yang menjadi prasyarat utama sebelum sertifikat halal dapat diterbitkan. Dengan adanya pendampingan sertifikasi halal ini, UMKM di Desa Tamansari diharapkan semakin siap menghadapi persaingan pasar. Program yang dijalankan mahasiswa KKN bukan hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pendampingan teknis, tetapi juga membangun kesadaran pelaku usaha akan pentingnya menjaga kualitas dan kehalalan produk secara berkelanjutan.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
08 September 2025 237

Dukung Kenyamanan Jamaah, Mahasiswa KKN Wujudkan Pemasangan Simbol Toilet di Masjid Al-Mustofa

Jember, 08 September 2025 โ€“ Dalam rangka memperindah lingkungan desa dan mempertegas identitas wilayah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pengecatan tugu pembatas dusun di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan fokus pengerjaan di dua dusun, yaitu Dusun Gondosari dan Dusun Tamanrejo. Pengecatan tugu pembatas dusun ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN yang ditujukan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tugu pembatas yang sebelumnya tampak kusam dan kurang terawat kini tampil lebih segar dengan warna baru. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan tahap finishing berupa penulisan nama dusun pada masing-masing tugu, sehingga fungsi tugu tidak hanya sebagai penanda batas wilayah, tetapi juga sebagai identitas resmi yang mudah dikenali oleh masyarakat maupun pendatang. Ketua kelompok KKN Desa Tamansari, Kurniawan Firdaus, menuturkan bahwa pengecatan tugu dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa untuk desa. โ€œKami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Tugu yang awalnya kusam kini sudah lebih indah dan jelas identitasnya. Harapannya, warga semakin bangga dan mau menjaga bersama-sama,โ€ ujarnya. Kegiatan pengecatan ini tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat sekitar. Warga turut berpartisipasi dalam proses persiapan, mulai dari membersihkan area sekitar tugu hingga membantu tahap akhir pengecatan. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin menjadi bukti bahwa program ini mampu mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat desa. Salah satu warga Dusun Gondosari, merasa senang dengan adanya program ini. โ€œTugu di dusun kami jadi kelihatan baru lagi, lebih rapi dan jelas. Kalau ada tamu atau orang luar, mereka jadi bisa langsung tahu nama dusunnya. Kami berterima kasih pada mahasiswa KKN yang sudah peduli dengan desa kami,โ€ katanya. Sementara itu, Kepala Dusun Gondosari, Bapak Husein, juga memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. โ€œTugu pembatas ini bukan hanya simbol batas dusun, tetapi juga simbol kebersamaan warga. Dengan adanya pengecatan ulang, kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga keindahannya. Saya berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah berinisiatif,โ€ ucapnya. Dengan adanya kegiatan pengecatan tugu pembatas dusun ini, Desa Tamansari kini memiliki tampilan yang lebih rapi, tertata, dan sedap dipandang. Mahasiswa KKN berharap kegiatan sederhana namun penuh makna ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan memperindah fasilitas desa secara berkelanjutan.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
08 September 2025 312

Upaya Memperindah Desa, Mahasiswa KKN Lakukan Pengecatan Tugu Pembatas Dusun di Desa Tamansari

Jember, 08 September 2025 โ€“ Dalam rangka memperindah lingkungan desa dan mempertegas identitas wilayah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pengecatan tugu pembatas dusun di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan fokus pengerjaan di dua dusun, yaitu Dusun Gondosari dan Dusun Tamanrejo. Pengecatan tugu pembatas dusun ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN yang ditujukan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tugu pembatas yang sebelumnya tampak kusam dan kurang terawat kini tampil lebih segar dengan warna baru. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan tahap finishing berupa penulisan nama dusun pada masing-masing tugu, sehingga fungsi tugu tidak hanya sebagai penanda batas wilayah, tetapi juga sebagai identitas resmi yang mudah dikenali oleh masyarakat maupun pendatang. Ketua kelompok KKN Desa Tamansari, Kurniawan Firdaus, menuturkan bahwa pengecatan tugu dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa untuk desa. โ€œKami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Tugu yang awalnya kusam kini sudah lebih indah dan jelas identitasnya. Harapannya, warga semakin bangga dan mau menjaga bersama-sama,โ€ ujarnya. Kegiatan pengecatan ini tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat sekitar. Warga turut berpartisipasi dalam proses persiapan, mulai dari membersihkan area sekitar tugu hingga membantu tahap akhir pengecatan. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin menjadi bukti bahwa program ini mampu mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat desa. Salah satu warga Dusun Gondosari, merasa senang dengan adanya program ini. โ€œTugu di dusun kami jadi kelihatan baru lagi, lebih rapi dan jelas. Kalau ada tamu atau orang luar, mereka jadi bisa langsung tahu nama dusunnya. Kami berterima kasih pada mahasiswa KKN yang sudah peduli dengan desa kami,โ€ katanya. Sementara itu, Kepala Dusun Gondosari, Bapak Husein, juga memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. โ€œTugu pembatas ini bukan hanya simbol batas dusun, tetapi juga simbol kebersamaan warga. Dengan adanya pengecatan ulang, kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga keindahannya. Saya berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah berinisiatif,โ€ ucapnya. Dengan adanya kegiatan pengecatan tugu pembatas dusun ini, Desa Tamansari kini memiliki tampilan yang lebih rapi, tertata, dan sedap dipandang. Mahasiswa KKN berharap kegiatan sederhana namun penuh makna ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan memperindah fasilitas desa secara berkelanjutan.

Baca Selengkapnya
Berita Desa
19 Agustus 2025 319

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Adakan Sosialisasi Kewirausahaan di SMP SMA Nurus Salam

Jember, 19 Agustus 2025 โ€” Dalam rangka menumbuhkan semangat berwirausaha sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program kerja berupa sosialisasi kewirausahaan. Kegiatan ini berlangsung di SMP dan SMA Nurus Salam, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Selasa 19 Agustus 2025, dengan melibatkan para siswa dari kelas 7, 8, 9, hingga 10. Sosialisasi kewirausahaan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membekali generasi muda dengan wawasan dunia usaha yang relevan dengan perkembangan zaman. Mahasiswa KKN menekankan bahwa wirausaha bukan hanya soal mencari keuntungan semata, melainkan juga melatih kemandirian, kreativitas, serta keberanian dalam mengambil peluang. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mulai mengenali potensi diri, mencari ide usaha sederhana, serta memupuk sikap pantang menyerah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Para mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi secara satu arah, melainkan juga mengajak siswa berdiskusi serta menyampaikan ide-ide usaha yang dapat dikembangkan sesuai minat mereka. Beberapa siswa terlihat antusias bertanya, mulai dari cara memulai usaha dengan modal kecil, cara menghadapi risiko, hingga tips mengembangkan usaha di era digital. Wakil Kepala Sekolah SMP Nurus Salam, Ibu Yeni Nurul Hidayah, S.PdI, memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah peduli dengan pengembangan potensi siswa di bidang non-akademik. โ€œTerimakasih kepada kakak-kakak KKN karena sudah bisa berpartisipasi dan memberikan ilmu kepada anak-anak semuanya, dan semoga anak-anak bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat,โ€ tuturnya. Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN juga menyampaikan harapannya agar materi yang disampaikan tidak berhenti hanya pada saat sosialisasi, tetapi benar-benar dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan siswa. โ€œDan semoga ilmunya bermanfaat untuk semuanya. Kami berharap adik-adik bisa termotivasi dan berani mencoba hal-hal baru, termasuk berwirausaha,โ€ ungkapnya. Kegiatan ini disambut hangat oleh seluruh siswa yang hadir. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa SMP dan SMA Nurus Salam tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang kreatif, inovatif, dan mandiri. Hal ini sejalan dengan tujuan mahasiswa KKN Unmuh Jember untuk memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang berdaya saing di bidang ekonomi kreatif.

Baca Selengkapnya

Belum Ada Potensi

Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.

Daftar Informasi Publik (DIP)

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi

Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Berkala

Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Serta Merta

Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Setiap Saat

Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.
Kategori Terpilih

Daftar Informasi Publik Dikecualikan

Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang

Jumlah Dokumen
0
No Nama Dokumen / Informasi Aksi
Tidak ada dokumen dalam kategori ini.

Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.


Daftar Dokumen Desa

Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa

Kategori Dokumen