80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68173
Batas wilayah administratif Desa Sidodadi
Terwujudnya Masyarakat Yang Damai, Demokratis, Berkeadilan, Berdaya Saing, Maju Dan Sejahtera Yang Didukung Oleh Manusia Yang Sehat, Mandiri, Beriman, Bertaqwa, Sadar Hukum Dan Disiplin
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Sidodadi โ Suasana Desa Sidodadi pada pagi hari tampak meriah ketika ratusan peserta mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Barisan peserta yang terdiri dari siswa sekolah, hingga perwakilan kelompok masyarakat, memenuhi jalan desa dengan langkah tegap dan yel-yel penuh semangat. Acara gerak jalan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wujud kebersamaan dan antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan kemerdekaan. Sorak sorai warga yang menonton di sepanjang rute menjadi penyemangat tersendiri bagi peserta yang menunjukkan kekompakan dan kreativitas mereka. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertugas di Desa Sidodadi turut ambil peran penting dalam kesuksesan acara ini. Mereka membantu panitia desa dan mendampingi juri dalam menilai penampilan peserta. Beberapa mahasiswa terlihat mencatat hasil penilaian, mengatur urutan barisan, hingga memberi aba-aba agar rute lomba tetap tertib. โKami senang bisa membantu dari belakang layar. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk lebih dekat dengan warga,โ ujar salah satu mahasiswa KKN. Para juri memberikan penilaian berdasarkan kerapian barisan, kekompakan langkah, serta semangat yel-yel yang ditampilkan peserta. Dengan dukungan mahasiswa KKN, proses penjurian berlangsung lebih cepat dan tertib. โAdanya bantuan dari mahasiswa KKN membuat kami lebih mudah memantau peserta di setiap titik. Mereka sigap dan benar-benar membantu,โ ungkap salah seorang juri lomba. Kepala Desa Sidodadi menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak. โLomba gerak jalan ini adalah kegiatan tahunan yang selalu dinanti warga. Terima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah ikut terlibat aktif, sehingga acara berjalan lancar dan meriah,โ ujarnya. Acara gerak jalan diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah simbolis bagi tim terbaik. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan, gotong royong, dan cinta tanah air yang tumbuh di Desa Sidodadi, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.
Pada hari kamis, tanggal 21 Agustus 2025 di Balai Desa Tempurejo menjadi tempat berlangsungnya acara penarikan mahasiswa KKN kolaboratif yang sudah beberapa minggu terakhir melaksanakan program kerja bersama masyarakat. Suasana penuh keakraban terasa sejak awal acara, dihadiri oleh perwakilan dari kecamatan, perangkat desa, para mahasiswa, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dalam kesempatan tersebut, perwakilan DPL se-Kecamatan Tempurejo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah desa dan warga yang telah menerima mahasiswa dengan tangan terbuka. โKami mewakili seluruh dosen pembimbing KKN di Kecamatan Tempurejo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan, bimbingan, serta kerja sama dari masyarakat. Semoga ilmu yang dipraktikkan mahasiswa bermanfaat, dan pengalaman di desa-desa yang ada di Kecamatan Tempurejo ini menjadi bekal yang berharga bagi mereka ke depannya,โ ungkapnya. Juga yang mewakili dari kepala desa tempurejo menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa yang telah ikut membantu desa dengan program-program kreatif, mulai dari edukasi, pemberdayaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama dengan perwwakilan dari kecamatan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perangkat desa, Kapolsek dan Koramil, yang meninggalkan kesan mendalam bahwa kebersamaan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa akan terus terjalin meski program KKN sudah resmi berakhir.
Dusun Mandiku, Sidodadi, Tempurejo, Jember Dusun Mandiku juga dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki banyak kebun kopi. Hampir setiap warga memiliki tanaman kopi sendiri. Namun selama ini, pemanfaatannya masih terbatasย dan hanya untuk diseduh sebagai minuman biasa. Melihat potensi tersebut, lahirlah ide dari mahasiswa KKN untuk mengembangkan produk olahan berbahan dasar kopi. Kami berencana untuk membuat atau memproduksi produk seperti sabun mandi dari kopi dan minyak wangi dari kopi yang digunakan di mobil.ย Gagasan ini pertama kali disampaikan oleh Bapak Ikhwan, selaku Kasi Pemerintahan (Kasipel) Desa Sidodadi. Beliau menyampaikan pentingnya inovasi agar kopi yang melimpah ini tidak hanya menjadi konsumsi harian, tapi bisa bernilai ekonomi lebih. Untuk merealisasikan ide tersebut, tim pelaksana kemudian menggandeng Bapak Jaelani, yang merupakan Ketua Kelompok Tani (Poktan) setempat. Dengan kolaborasi ini, kegiatan pelatihan pembuatan sabun cair dan parfum mobil dari kopi pun dilaksanakan. Dengan langkah awal dri produk kami adalah survei ke kebun kopi milik Bapak Jaelani dan menjelaskan maksud dan tujuan kami. Langkah selanjutnya adalah kami bertemu dengan ibu ibu petani yang dinaungi oleh Bapak Jaelani dan mereka berkata " Kami sangat senang kedatangan anak KKN dan sekarang harga kopi disini sedang rendah. Kami berharap produk yang dihasilkan adek adek akan meningkatkan harga kopi dan nilai penjualan kami".ย ย
Mahasiswa KKN di Desa Sidodadi Gelar Rapat Koordinasi Lomba Agustusan Sidodadi,ย Agustus 2025 โ Suasana semangat kemerdekaan mulai terasa di Desa Sidodadi. Berbagai persiapan dilakukan warga untuk menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80. Salah satu kegiatan yang jadi sorotan adalah rapat koordinasi lomba Agustusan yang diadakan di balai desa, dan kali ini bukan cuma warga saja yang ikut hadir, tapi juga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang mengabdi di desa tersebut. Rapat berlangsung sejak sore hingga menjelang malam. Beberapa mahasiswa KKN tampak duduk di antara warga, membawa buku catatan, laptop, dan bahkan sebagian duduk lesehan sambil berdiskusi santai. Meskipun suasananya tidak terlalu formal, tapi semangat untuk menyusun agenda lomba sangat terasa. โKami pengin acara Agustusan tahun ini lebih seru, lebih ramai, dan bisa melibatkan semua lapisan masyarakat. Makanya, kami sebagai anak KKN merasa perlu ikut bantu dari awal,โ ujar Ara, salah satu mahasiswa KKN yang ikut dalam rapat. Beragam ide lomba mulai bermunculan. Ada lomba yang sudah jadi tradisi seperti tarik tambang, balap karung, dan makan kerupuk. Tapi ada juga ide-ide segar dari anak KKN, seperti lomba ayam air, lomba joget balon, bahkan tiup gelasย untuk anak-anak SD. Diskusi sempat ramai ketika membahas lomba yang cocok untuk anak anak. Beberapa warga mengusulkan lomba masak dengan bahan seadanya, sedangkan mahasiswa KKN punya ide lomba menghias tumpeng mini atau membuat kerajinan dari bahan bekas. โKita suka banget kak kalau mainan karena pasti seru,โ ujar rama, salah satu anak yang di desa. โYang penting lucu dan rame, kan setahun sekali. Biar anak anak juga banyak yang antusias,โ celetuk mas Hendri sambil tertawa, disambut gelak tawa teman teman lainnya. Tak hanya membahas jenis lomba, rapat juga membicarakan teknis pelaksanaan, mulai dari pembentukan panitia, pembagian tugas, lokasi kegiatan, hingga sumber dana dan hadiah. Mahasiswa KKN pun tak keberatan diberi tanggung jawab sebagai panitia pelaksana, MC, hingga bagian dokumentasi. โKami juga bisa bantu desain banner, buat daftar peserta, sampai ngatur sistem perlombaan biar lebih rapi. Sekalian belajar kerja lapangan langsung,โ kata Audi, mahasiswa KKN kolaboratif yang jadi salah satu koordinator kegiatan. Rapat berjalan cukup kondusif meski kadang ada perbedaan pendapat. Tapi semuanya diselesaikan dengan musyawarah dan tawa. Anak-anak KKN merasa senang bisa dilibatkan secara langsung, bukan hanya sebagai pengamat, tapi benar-benar ikut dalam proses perencanaan. โDari rapat ini aja kami sudah dapat banyak pelajaran. Tentang bagaimana warga saling gotong royong, berdebat sehat, dan tetap saling menghargai,โ ujar Ara sambil merapikan notulen rapat. Menjelang akhir rapat, sudah mulai disusun timeline kegiatan dan daftar kebutuhan lomba. Warga dan mahasiswa KKN berencana melakukan kerja bakti serta gladi bersih beberapa hari sebelum puncak acara Agustusan. Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme dari semua pihak, Desa Sidodadi siap menyambut Hari Kemerdekaan dengan cara yang meriah, menyenangkan, dan tetap penuh makna. Bagi anak-anak KKN, pengalaman ikut rapat desa dan menyusun acara bersama warga menjadi salah satu momen paling berkesan selama masa pengabdian mereka.
Sidodadi, 03 Agustus 2025 โ Suasana semarak kemerdekaan mulai terasa di Desa Sidodadi. Warga desa terlihat semakin sibuk mempersiapkan diri menyambut HUT RI ke-80, mulai dari memasang bendera merah putih di depan rumah, menghias jalan dengan umbul-umbul, hingga mempercantik fasilitas umum. Salah satu kegiatan yang jadi perhatian adalah pengecatan ulang jembatan desa yang menjadi akses utama masyarakat. Jembatan tersebut selama ini jadi penghubung antar dusun dan dilewati setiap hari oleh warga yang beraktivitas ke sawah, sekolah, pasar, maupun tempat ibadah. Menariknya, kegiatan mengecat jembatan ini tidak hanya dilakukan oleh warga saja, tetapi juga dibantu oleh mahasiswa-mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang saat ini sedang menjalankan tugas pengabdian di Desa Sidodadi. Dengan penuh semangat, para mahasiswa ini ikut turun tangan langsung membawa kuas, ember cat, hingga membantu membersihkan permukaan jembatan sebelum dicat. Warna merah dan putih pun dipilih sebagai warna utama, selaras dengan semangat kemerdekaan yang sedang dirayakan. โSebenarnya ini bukan tugas utama kami di KKN, tapi karena warga lagi sibuk persiapan Agustusan dan butuh tenaga, kami ikut bantu. Seru juga, bisa kerja bareng bapak-bapak dan anak-anak muda sini,โ ujar Nisa, salah satu mahasiswa KKN sambil tersenyum, tangannya masih memegang kuas dengan cat yang menetes. ย
Sidodadi, Tempurejo โ Pemerintah Desa Sidodadi bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar kegiatan pembagian bantuan beras kepada warga yang berhak menerima, Sabtu 26 Juli 2025, bertempat di Kantor Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Kegiatan ini mendapat bantuan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang ikut terlibat langsung dalam proses distribusi. Sebanyak ratusan karung beras dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disalurkan kepada warga penerima manfaat yang sebelumnya telah didata oleh pihak desa berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setiap keluarga menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram. Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu dalam proses teknis pembagian, mulai dari pengecekan data, pengaturan antrian, hingga membantu warga yang membutuhkan untuk mendapatkan haknya dengan nyaman. โKami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Mereka tidak hanya membantu secara fisik, tapi juga memberikan semangat kepada kami dalam menjalankan kegiatan pelayanan masyarakat,โ ungkap Kepala Desa Sidodadi. Salah satu mahasiswa KKN menyampaikan bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat desa. โ Ini jadi pengalaman berharga sekaligus bukti bahwa peran mahasiswa bisa terasa langsung di tengah masyarakat,โ ujarnya. Warga pun mengaku senang dan bersyukur atas bantuan beras yang mereka terima. Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus naik, bantuan ini dinilai sangat meringankan beban harian. Kegiatan pembagian beras berlangsung tertib dan lancar, dengan tetap memperhatikan protokol keamanan dan ketertiban. Diharapkan, bantuan pangan seperti ini dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan warganya.
Sidodadi โ Dalam upaya meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga diri dan mengenali ciri-ciri tubuh mereka, sebuah kegiatan edukatif bertajuk "Kenali Tubuhmu, Lindungi Dirimu" digelar di Sekolah Dasar Negeri 06 Desa Sidodadi, Senin (28 Juli 2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh tim relawan mahasiswa bersama pihak sekolah dan tokoh masyarakat, sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya kasus kekerasan dan pengungkapan seksual pada anak yang sering terjadi di lingkungan terdekat. Melalui pendekatan yang ramah anak, para siswa diajak untuk memahami mana saja bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Edukasi disampaikan secara interaktif dengan menggunakan alat peraga, cerita bergambar, serta permainan edukatif yang membuat anak tetap fokus dan tertarik. "Kami ingin anak-anak mengetahui bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri. Mereka berhak berkata 'tidak' dan melapor jika merasa tidak nyaman atau terancam," ujar salah satu pemateri dari tim edukasi yaitu Ara. Kegiatan ini tidak hanya menekankan pada pemahaman tentang bagian tubuh pribadi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar menyuarakan perasaan, memahami rasa tidak aman, serta mengenali bentuk-bentuk memahami verbal maupun fisik. Pihak sekolah menyambut kegiatan positif ini. Kepala Sekolah SD 06 Desa Sidodadi menyampaikan bahwa edukasi seperti ini sangat dibutuhkan, terutama di usia anak-anak yang masih sangat rentan terhadap pengaruh luar. โKami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan keberanian pada anak-anak untuk melindungi diri dan bercerita jika ada hal-hal yang mengganggu kenyamanan mereka,โ ungkapnya. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan anak-anak di Desa Sidodadi tumbuh menjadi pribadi yang berani, sadar akan hak atas tubuh mereka sendiri, dan terhindar dari risiko kekerasan maupun mengungkapkan seksual sejak dini.
Sidodadi, Tempurejo โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah menjalankan program pengabdian di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, mengadakan kegiatan survei anak tidak sekolah sebagai bagian dari program kerja bidang pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi riil anak usia sekolah yang belum mengenyam pendidikan atau mengalami putus sekolah. Survei dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah selama beberapa hari, melibatkan kerja sama aktif dengan perangkat desa, ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat. Mahasiswa KKN mencatat data anak-anak yang tidak terdaftar di sekolah formal, baik tingkat SD, SMP, maupun SMA sederajat. โKami ingin mengetahui secara pasti berapa jumlah anak yang tidak sekolah di desa ini, dan apa saja penyebabnya. Hasil ini akan menjadi bahan untuk merancang solusi, meskipun sederhana, agar anak-anak ini tetap punya peluang belajar,โ ujar Koordinator KKN Desa Sidodadi. Dalam proses pendataan, para mahasiswa menemukan berbagai alasan anak-anak tidak sekolah, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, keterbatasan transportasi, hingga rendahnya kesadaran pentingnya pendidikan. Ada pula anak yang lebih memilih bekerja membantu orang tua demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kepala Desa Sidodadi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif para mahasiswa KKN yang telah terjun langsung mendalami masalah pendidikan di masyarakat. โIni jadi alarm bagi kita semua bahwa pendidikan belum bisa dinikmati secara merata. Saya berharap dari survei ini bisa lahir program nyata, minimal upaya bersama untuk mengembalikan semangat belajar anak-anak,โ tuturnya. Survei ini direncanakan menjadi dasar dalam menyusun program lanjutan, seperti kelas belajar sore, edukasi bagi orang tua, hingga pengajuan bantuan pendidikan melalui jalur beasiswa atau lembaga sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sekadar menjalankan tugas kampus, tetapi juga menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan harapan akan masa depan yang lebih baik. ย
Hari ini Rabu 22 Mei 2024 telah dilaksanakan penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah alokasi bulan April 2024, sebanyak 741 Paket berisi Beras 10Kg. tiba dibalai Desa Sidodadi pukul 06.00 WIB dan dimulai penyaluran jam 08.00 s/d selesai . Keluarga penerima manfaat hadir di balai desa 90% dan sebagian di wakilkan keluarga dikeranekan berhalangan sakit dan bepergian sehingga penyaluran dapat terealisasi 100%. dihadiri oleh Petugas Puskesos Desa, Pendamping PKH, Operator DTKS, Babinsa dan dibantu perangkat Desa juga wilayah. masyarakat sangan antusias dalam pengambilan beras karena tepat sasaran dan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Kepala Desa Sidodadi menyampaikan terimakasih Kepada para penerima bantuan dan petugas karena sudah proaktif dalam penyaluran bantuan sehingga dalam pelaksanaanya dapat berjalan dengan tertib aman dan lancar harapan kedepan bisa terus berlanjut dan bertambah jumlah kuota penerima dari masyarakat,karena masih ada banyak masyarakat yg juga layak menerima bantuan pangan berupa Beras. Sebagaimana diketahui, bantuan Pangan Beras ini telah terlaksana sejak awal tahun 2023 dalam 2 tahapan dan kemudian dilanjutkan lagi pada tahun 2024. Bantuan pangan beras di 2024 disalurkan mulai Januari sampai Maret dan dapat diperpanjang dari April sampai Juni dengan catatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih memungkinkan.ย Sebagai operator pelaksana program ini adalah Perum Bulog melalui penugasan dari Badan Pangan Nasional. Dalam pendistribusian ke seluruh wilayah Indonesia, Bulog bekerjasama dengan PT Pos Indonesia (POS), PT Jasa Prima Logistik (JPL) yang juga merupakan anak perusahaan Bulog, dan PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT).ย ย
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu