Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Mahasiswa KKN Lakukan Survei Anak Tidak Sekolah di Desa Sidodadi, Kec Tempurejo

Author
Desa Sidodadi Kec. Tempurejo
28 Juli 2025 355 Kali Dilihat

Sidodadi, Tempurejo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah menjalankan program pengabdian di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, mengadakan kegiatan survei anak tidak sekolah sebagai bagian dari program kerja bidang pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi riil anak usia sekolah yang belum mengenyam pendidikan atau mengalami putus sekolah.

Survei dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah selama beberapa hari, melibatkan kerja sama aktif dengan perangkat desa, ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat. Mahasiswa KKN mencatat data anak-anak yang tidak terdaftar di sekolah formal, baik tingkat SD, SMP, maupun SMA sederajat.

β€œKami ingin mengetahui secara pasti berapa jumlah anak yang tidak sekolah di desa ini, dan apa saja penyebabnya. Hasil ini akan menjadi bahan untuk merancang solusi, meskipun sederhana, agar anak-anak ini tetap punya peluang belajar,” ujar Koordinator KKN Desa Sidodadi.

Dalam proses pendataan, para mahasiswa menemukan berbagai alasan anak-anak tidak sekolah, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, keterbatasan transportasi, hingga rendahnya kesadaran pentingnya pendidikan. Ada pula anak yang lebih memilih bekerja membantu orang tua demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Sidodadi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif para mahasiswa KKN yang telah terjun langsung mendalami masalah pendidikan di masyarakat. β€œIni jadi alarm bagi kita semua bahwa pendidikan belum bisa dinikmati secara merata. Saya berharap dari survei ini bisa lahir program nyata, minimal upaya bersama untuk mengembalikan semangat belajar anak-anak,” tuturnya.

Survei ini direncanakan menjadi dasar dalam menyusun program lanjutan, seperti kelas belajar sore, edukasi bagi orang tua, hingga pengajuan bantuan pendidikan melalui jalur beasiswa atau lembaga sosial.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sekadar menjalankan tugas kampus, tetapi juga menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Β 

Bagikan: