PENARIKAN MAHASISWA KKN KOLABORATIF 127 DESA PRINGGOWIRAWAN
Tanggal : 24 Agustus 2025
Berita Desa
Dibaca sebanyak : 225 kali
JL.PB Sudirman No.81 Pringgowirawan Kecamatan Sumberbaru Kab.Jember
| Tempat, Tanggal Lahir | Jember, 1960-07-01 |
| Alamat Lengkap | Dusun Krajan RT 009 RW 002 Desa Pringgowirawan Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember |
| Pendidikan | SLTA/Sederajat |
Beluma ada deskripsi
Berdasarkan cerita dari tokoh mayarakat dan sesepuh yang ada Desa Pringgowirawan bahwa zaman dahulu sering terjadi keanehan-keanehan yang sering dilihat seorang yang sempat disegani oleh masyarakat, beliau bernama Pak Pringgowi. Pak pringgowi tersebut sering melihat suatu benda aneh yang munculnya di malam hari, terutama pada malam Jum’at legi, benda tersebut merupakan batu yang bersinar dan berjalan mengelilingi desa. Berdasarkan kejadian yang sering dilihatnya, Pak Pringgowi menceritakan kejadian yang aneh tersebut kepada warga – warga setempat, dan pada akhirnya desa ini diberi nama Batu Urip. Lama kemudian Pak Pringgowi tersebut meninggal dunia. Semenjak meninggalnya Pak Pringgowi desa Batu Urip sangatlah rawan, dikatakan rawan karena di desa Batu Urip sering terjadi pembunuhan. Suatu hari sesepuh desa sekaligus tokoh masyarakat yang bernama Pak Nurbudin mempunyai gagasan untuk mengubah nama desa Batu Urip menjadi desa Pringgowirawan. Nama desa Pringgowirawan tersebut diambil dari nama Pak Pringgowi dan disambung dengan kata Rawan, sehingga sampai saat ini nama desa Pringgowirawan tidak pernah dirubah lagi.
gsat ya
Visi :
Membangun masyarakat desa yang mandiri, cerdas, menjunjung tinggi budaya gotong royong, sehat dan bertakwa kepada Tuhan YME guna mewujudkan desa yang subur, makmur dan sejahtera dengan tetap mempertahankan nilai kearifan lokal.
MISI
Guna mencapai visi tersebut diatas, maka diperlukan serangkaian misi yang nantinya akan ditindak lanjuti menjadi serangkaian langkah dan strategi kerja pembangunan desa. Adapun misi tersebut adalah sebagai berikut :
a) Meningkatkan mutu dan hasil pertanian berbasis pada kearifan lokal. Yang dimaksud kerarifan lokal adalah proses pengolahan pertanian secara tradisional dengan cara memacu penggunaan pupuk organik dan pestisida nabati.
b) Meningkatkan mutu dan hasil peternakan berbasis kearifan lokal, dengan cara memacu masyarakat untuk mengelola ternaknya secara maksimal memanfaatkan pakan tradisional berbahan dasar organik tanpa obat kimia.
c) Memacu masyarakat untuk memproduksi kerajinan tangan dengan memanfaatkan potensi yang ada disekitarnya misalnya kerajinan anyaman bambu, kerajinan kayu, kerajinan limbah plastik dan lain sebagainya.
d) Merintis program promosi dan pemasaran produk memanfaatkan media telekomunikasi dan informasi.
e) Mengupayakan pendanaan modal usaha baik melalui bantuan dana pemerintah maupun pengelolaan dana swadaya masyarakat (koperasi simpan pinjam).
a) Peningkatan sarana jalan desa. Guna mendukung akselerasi (percepatan) pertumbuhan ekonomi, maka akses jalan-jalan desa perlu dibangun baik itu mengupayakan aspal jalan, pengecoran maupun pengerasan jalan menggunakan bebatuan (makadam).
b) Menertibkan penggunaan dan administasi lahan (tanah) desa, agar bisa dikelola oleh masyarakat desa.
c) Mengupayakan sarana bantu pengolahan pertanian misalnya mesin, traktor dan lain sebagainya melalui kelompok-kelompok tani, yang bersumber dana dari bantuan pemerintah maupun swadaya masyarakat.
d) Merintis sarana teknologi telekomunikasi dan informasi desa. Sarana telekomunikasi dan informasi ini penting untuk diwujudkan karena, promosi dan perdagangan hasil karya masyarakat baik itu hasil pertanian, peternakan, kerajinan dan lain sebagainya saat ini bisa memanfaatkan teknologi internet. Sehingga harapannya penjualan produk masyarakat tidak hanya dalam cakupan satu kabupaten saja tapi mencapai skala propinsi atau daerah lain di Indonesia.
a) Memacu masyarakat desa untuk mengikuti program sekolah dasar 9 tahun.
b) Membudayakan mematikan televisi atau media hiburan lainnya pada sore/malam hari (antara pukul 18.30 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB) untuk memberikan kesempatan kepada anak sekolah, agar anak-anak bisa berkonsentrasi belajar di rumah tanpa terganggu dengan keberadaan media televisi maupun media hiburan lainnya, kecuali pada waktu liburan sekolah.
c) Menyelenggarakan pendidikan non formal berupa pelatihan, penyuluhan maupun kursus pertanian, peternakan dan kerajinan pada kelompok tani, kelompok peternak maupun kelompok-kelompok yang lain.
d) Menyediakan program beasiswa bagi pemuda lulusan SMA atau yang sederajat yang berprestasi dan tidak mampu untuk melanjutkan study ke jenjang perguruan tinggi.
a) Peningkatan dan pengawasan pelayanan program POSYANDU bagi balita dan ibu hamil.
b) Peningkatan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat lanjut usia (lansia).
a) Mengaktifkan kelompok pemuda baik itu karang taruna, club dan lain sebagainya.
b) Memberikan kesempatan kepada pemuda untuk melaksanakan kompetisi antar kelompok atau club dalam ajang lomba olah raga, seni dan kreatifitas pengelolaan pertanian maupun peternakan.
c) Melatih dan mendampingi pemuda untuk berwira usaha dibidang pertanian, peternakan, kerajinan maupun perdagangan.
d) Merintis pemuda untuk aktif melaksanakan kegiatan keagamaan baik itu pengajian rutin, diskusi keagamaan dan lain sebagainya.
a) membina dan mendampingi ibu-ibu PKK dalam program tata kelola rumah tangga.
b) Melatih dan mendampingi ibu-ibu PKK dalam pengelolaan kerajinan dan makanan memanfaatkan potensi yang ada di desa.
c) Membudayakan koperasi simpan pinjam melalui modal iuran rutin swadaya masyarakat.
d) Membudayakan kelompok-kelompok pengajian rutin bagi ibu-ibu PKK.
e) Memfasilitasi kegiatan lomba kebersihan lingkungan, lomba penghijauan dan lomba-lomba yang lain bagi ibu-ibu PKK.
a) Memacu program tertib admistrasi dan transparan
b) Merintis publikasi profil desa online melalui media website, sebagai sarana promosi potensi desa berbasis internet (Cyber Village).
c) Merintis pembangunan dan pemanfaatan perangkat lunak (software) Sistem Administrasi Satu Atap (SANTAP), guna mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi. Dengan harapan Desa Pringgowirawan menjadi desa percontohan dalam pengelolaan manajemen administrasi desa yang berbasis komputerisasi.
Visi
Terwujudnya pelayanan informasi yang transparan dan akuntabel untuk memenuhi hak pemohon informasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Misi
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember
Jl. Nusantara No.02, Kaliwates, Jember (Area Gedung Balai Serbaguna)
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Jember
Alamat : Jl. Jawa No.26, Sumbersari, Jember
Telepon : (0331) 322870
Tim Programmer Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember |
2022 © Diskominfo Jember
v1.0