80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Sumberjambe, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68195
Batas wilayah administratif Desa Plerean
Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa Plerean Baru Yang Adil, Makmur, Sejahtera Menuju Plerean Yang Lebih Baik
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Mahasiswa KKN Kolaboratif 205 yang berasal dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, serta UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember pada periode kali ini mengadakan kunjungan langsung ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Plerean. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui pendampingan dan sosialisasi pentingnya pemanfaatan teknologi serta pemasaran digital bagi UMKM. Kegiatan dan Peran MahasiswaDalam kunjungan tersebut, mahasiswa melakukan dialog dan observasi langsung terhadap kondisi usaha yang dijalankan oleh pelaku UMKM di Desa Plerean. Mereka memberikan pembinaan terkait strategi pemasaran online, khususnya pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sarana promosi agar produk dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, mahasiswa juga membantu menandai lokasi usaha di Google Maps, melengkapi informasi yang diperlukan di sana, serta membuat katalog produk UMKM yang dapat mempermudah promosi maupun distribusi. Peran mahasiswa dalam kegiatan ini sangat strategis, yaitu sebagai fasilitator dan pendamping yang sekaligus menjadi penghubung antara teknologi terbaru dengan masyarakat desa yang masih minim akses informasi. Melalui pendekatan komunikasi yang aktif dan penyampaian materi yang mudah dipahami, mahasiswa berhasil membangun kepercayaan dan antusiasme pelaku UMKM untuk mengadopsi metode baru dalam mengembangkan usahanya. Perubahan yang Terjadi di MasyarakatSetelah pendampingan dan sosialisasi dilakukan, terlihat perubahan signifikan dalam cara pelaku UMKM menjalankan usahanya. Beberapa pelaku mulai memanfaatkan media sosial TikTok untuk memasarkan produknya, sehingga omset penjualan meningkat dibandingkan sebelumnya. Selain itu, kehadiran UMKM di Google Maps juga semakin memudahkan konsumen untuk menemukan lokasi usaha, sementara katalog produk memberikan nilai tambah dalam memperkenalkan variasi produk yang ditawarkan kepada calon pembeli. Masyarakat pun menunjukkan antusiasme yang lebih besar terhadap inovasi, yang sebelumnya kurang familiar. Hal ini memberikan sinyal positif mengenai peningkatan kapasitas dan kemampuan mereka untuk bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar antar daerah bahkan nasional. Hasil dari PendampinganHasil nyata dari pendampingan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Kolaboratif 205 ini antara lain: Peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial TikTok sebagai alat pemasaran. Tumbuhnya motivasi dan kesadaran akan pentingnya pemasaran digital. Terbantunya UMKM dalam memperluas jangkauan pasar melalui penandaan lokasi di Google Maps. Tersedianya katalog produk UMKM sebagai sarana promosi yang lebih rapi dan menarik. Kegiatan kunjungan dan sosialisasi ini menjadi bukti bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebagai agen pendidikan, namun juga sebagai motor penggerak perubahan nyata di masyarakat desa. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh stakeholder untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM demi kemajuan perekonomian lokal.
Desa Plerean kembali bergemuruh dengan semangat kemerdekaan pada perayaan 17 Agustus tahun ini. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 205 yang berasal dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, serta UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, sukses menggelar berbagai lomba khas 17 Agustusan yang berhasil menyedot perhatian dan partisipasi warga desa dari berbagai usia. Kegiatan Lomba dan Peran MahasiswaSebagai bagian dari program KKN, mahasiswa 205 berinisiatif menghidupkan kembali tradisi lomba kemerdekaan demi menyemarakkan momen 17 Agustus sekaligus mempererat solidaritas masyarakat. Beberapa lomba yang digelar antara lain lomba bola corong, goyang pinggul, nyunggih tempeh, adzan, tartil, serta lomba khas lainnya yang mengundang gelak tawa sekaligus kekhidmatan. Mahasiswa berperan aktif dalam perencanaan dan pengorganisasian acara, termasuk memfasilitasi koordinasi antar kepala dusun serta menyediakan perlengkapan lomba. Mereka juga turut menjadi wasit dan pengawas selama acara berlangsung. Perubahan yang Terjadi di MasyarakatPendampingan mahasiswa KKN ini memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Desa Plerean. Warga desa yang sebelumnya cenderung individualis mulai menunjukkan rasa gotong royong yang lebih tinggi. Partisipasi aktif dalam lomba dan kegiatan bersama mempererat hubungan sosial antarwarga dan meningkatkan rasa kebanggaan terhadap identitas lokal dan nasional. Selain itu, berbagai ajang lomba yang diadakan juga membuka peluang bagi anak-anak dan remaja desa untuk menyalurkan bakat dan energi positif, sekaligus mengurangi kegiatan negatif selama masa liburan kemerdekaan. Hasil dari PendampinganKeberhasilan pelaksanaan lomba 17 Agustusan ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi positif mahasiswa KKN 205 di Desa Plerean. Selain meningkatkan semangat kebangsaan, kegiatan ini juga menguatkan tali persaudaraan antargenerasi muda dan tua di desa tersebut. Masyarakat menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran mahasiswa dari berbagai universitas yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membangkitkan kesadaran kolektif untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai kemerdekaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin desa setiap tahun, dengan dukungan penuh dari masyarakat dan mahasiswa KKN.
Plerean, Agustus 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Posko 205 yang terdiri dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, dan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat di Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Fokus utama kegiatan mereka terletak pada penguatan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu bukan sekadar tempat untuk menimbang balita, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga penyuluhan gizi dan kesehatan keluarga. Kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif 205 di tengah masyarakat memberi energi baru dalam mendukung keberlangsungan Posyandu. Mereka terlibat aktif dalam pendataan ibu hamil dan balita, membantu pelaksanaan penyuluhan kesehatan, hingga mendampingi kegiatan rutin seperti penimbangan berat badan, pemberian vitamin, dan imunisasi. Pendampingan ini tidak hanya meringankan tugas kader Posyandu, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan dasar. Lebih dari sekadar kegiatan rutin, kolaborasi ini menciptakan ruang belajar bersama. Mahasiswa berkesempatan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, sementara masyarakat memperoleh tambahan wawasan serta layanan kesehatan yang lebih optimal. Sinergi ini menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial yang berbasis pada kepedulian dan gotong royong. Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, Posyandu di Desa Plerean semakin berkembang menjadi pusat kesehatan masyarakat yang dinamis. Hal ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus menjadi warisan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Posko 205 yang berasal dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, serta UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, melaksanakan program pengabdian di Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Jember. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan sarana dan prasarana, tetapi juga diarahkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sosialisasi terpadu di bidang kesehatan dan pendidikan. Salah satu kegiatan utama adalah penyuluhan mengenai pentingnya perawatan kehamilan, pencegahan stunting, serta bahaya pernikahan dini yang menyasar masyarakat desa, khususnya ibu hamil dan calon pengantin. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator dengan menyampaikan informasi menggunakan bahasa yang mudah dipahami serta metode interaktif seperti diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini juga didukung oleh tenaga kesehatan lokal dan perangkat desa untuk memastikan pesan yang disampaikan benar-benar tepat sasaran. Pada sosialisasi bagi ibu hamil, mahasiswa menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan melalui gizi seimbang, pemantauan rutin, serta kunjungan ke posyandu. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko komplikasi sekaligus meningkatkan keselamatan ibu dan bayi. Sementara itu, edukasi mengenai stunting lebih menyoroti dampak serius terhadap tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun intelektual, serta mendorong orang tua untuk menerapkan pola asuh yang sehat, memberikan asupan bergizi, dan mengikuti imunisasi secara teratur. Selain itu, mahasiswa juga memberikan pemahaman tentang bahaya pernikahan dini yang dapat berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Melalui sosialisasi ini, masyarakat didorong untuk lebih mendukung penundaan usia pernikahan hingga waktu yang tepat demi masa depan yang lebih baik. Peran mahasiswa dari lima universitas ini tidak hanya sebatas penyampai materi, tetapi juga sebagai penghubung antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa. Mereka turut membantu mengorganisasi kegiatan, mengumpulkan data kesehatan, hingga melakukan pendampingan berkelanjutan kepada kader posyandu agar manfaat program ini dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Desa Plerean.
Pendidikan karakter dan kesadaran akan isu-isu sosial sejak dini menjadi fokus utama dalam upaya mencetak generasi yang cerdas, sehat, dan bertanggung jawab. Di SD Plerean, kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 205 dari berbagai perguruan tinggi, yaitu Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, serta UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, memberikan gambaran nyata bagaimana edukasi secara langsung dapat membentuk sikap positif dan pemahaman anak-anak terhadap berbagai masalah penting, antara lain bullying, pernikahan dini, dan pentingnya pendidikan. Sosialisasi anti bullying menjadi langkah awal yang sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Anak-anak diberi pemahaman tentang pengertian bullying, berbagai bentuk bullying seperti fisik, verbal, dan sosial, serta dampak buruknya bagi korban. Melalui metode interaktif seperti diskusi dan permainan, siswa SD Plerean diajari cara melindungi diri, berani melapor, dan menunjukkan sikap empati kepada teman yang mengalami bullying. Pendekatan ini tidak hanya menurunkan risiko perundungan di lingkungan sekolah tetapi juga menumbuhkan budaya saling menghormati dan mendukung. Selain itu, materi sosialisasi juga mengangkat bahaya dan dampak negatif pernikahan dini. Anak-anak diberi penjelasan sederhana tentang mengapa menikah terlalu muda tidak dianjurkan, karena berdampak buruk secara fisik, mental, dan sosial. Melalui edukasi ini, siswa sejak dini memahami pentingnya fokus pada perkembangan diri dan pendidikan sebagai bekal masa depan yang lebih baik, serta menunda pernikahan sampai waktu yang tepat. Poin penting lain yang ditekankan dalam sosialisasi adalah pentingnya pendidikan sebagai kunci sukses di masa depan. Anak-anak didorong untuk rajin belajar dan memanfaatkan kesempatan sekolah sebaik mungkin. Pesan kuat disampaikan bahwa pendidikan memberi mereka peluang untuk meraih cita-cita dan kehidupan yang lebih baik. Dengan cara ini, sosialisasi tidak hanya memberikan informasi tetapi juga memotivasi anak-anak untuk bersemangat dalam menempuh pendidikan. Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di SD Plerean ini melibatkan guru, mahasiswa, dan perangkat desa secara kolaboratif. Antusiasme siswa yang tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi tanda suksesnya upaya menghantarkan pesan pendidikan karakter yang penting bagi mereka. Semangat gotong royong antara berbagai elemen masyarakat menjadikan sosialisasi ini bukan sekadar kegiatan formal, melainkan langkah nyata menyiapkan generasi penerus yang berkualitas dan cerdas secara sosial. Dengan terus menggelar program-program seperti ini, diharapkan SD Plerean dapat menjadi contoh sekolah yang peduli dan tanggap terhadap isu-isu sosial yang berdampak pada anak-anak. Kesadaran dan pemahaman yang dibangun sejak dini akan menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga bermoral dan bertanggung jawab.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Posko 205 dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, serta UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, berperan aktif dalam mendukung inovasi komunikasi dan informasi di Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Salah satu program yang dilaksanakan adalah pelatihan pembuatan infografis bagi perangkat desa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan perangkat desa dalam menyampaikan informasi yang efektif, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Pelatihan yang berlangsung di Balai Desa Plerean ini dilaksanakan dengan metode interaktif dan praktis. Mahasiswa memperkenalkan konsep dasar infografis, pentingnya visualisasi data, serta memberikan panduan penggunaan perangkat lunak sederhana untuk menghasilkan desain yang informatif. Peserta dari perangkat desa, diajak mempraktikkan langsung pembuatan infografis sesuai kebutuhan komunikasi desa, seperti informasi kesehatan, pembangunan, dan kegiatan masyarakat. Selama pelatihan, mahasiswa KKN Kolaboratif 205 tidak hanya berperan sebagai pemateri, tetapi juga menjadi pendamping yang aktif membantu peserta dalam mengatasi kendala teknis. Bahkan setelah kegiatan, mahasiswa tetap memberikan bimbingan lanjutan agar perangkat desa dapat mandiri membuat infografis untuk berbagai kebutuhan komunikasi. Hasilnya, terlihat perubahan positif dalam cara perangkat desa menyampaikan informasi. Infografis yang dibuat kini lebih menarik, jelas, dan mudah dipahami oleh warga. Penggunaan infografis juga mempercepat pemahaman masyarakat terhadap program desa, mulai dari layanan kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.ย Melalui program ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 205 membuktikan sinergi nyata antara dunia akademik dan pemerintahan desa. Peningkatan kapasitas perangkat desa dalam komunikasi publik tidak hanya mendukung transparansi, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 205 turut berpartisipasi dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar di Lapangan Gunung Malang, Kecamatan Sumberjambe. Kehadiran mereka sebagai peserta upacara menjadi bentuk nyata penghormatan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus memperlihatkan semangat nasionalisme yang masih hidup di kalangan generasi muda. Dengan mengenakan pakaian yang rapi dan penuh khidmat, mahasiswa berdiri tegap bersama masyarakat, aparat desa, serta para pelajar, menambah kekhidmatan jalannya prosesi peringatan hari bersejarah tersebut. Momentum upacara 17 Agustus ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan masyarakat desa. Selama jalannya upacara, mereka ikut menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh semangat dan mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan disiplin. Hal ini tidak hanya menumbuhkan rasa cinta tanah air, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga setempat. Kehadiran mereka sebagai bagian dari barisan peserta upacara menunjukkan bahwa mahasiswa mampu ikut menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan desa. Selain itu, partisipasi mahasiswa KKN Kolaboratif 205 dalam kegiatan upacara kemerdekaan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, serta UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Sinergi berbagai kampus ini menciptakan suasana yang lebih semarak, sekaligus meneguhkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan masyarakat desa, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada bangsa. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, karena mereka dapat merasakan langsung semangat kebersamaan dan nasionalisme di tengah masyarakat pedesaan. Partisipasi ini juga memperlihatkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk melakukan program kerja KKN, tetapi juga turut serta dalam momen-momen penting kebangsaan yang memperkuat rasa persatuan. Dengan demikian, keterlibatan mahasiswa dalam upacara ini memberi makna lebih pada pelaksanaan KKN, yakni sebagai sarana pembelajaran tentang cinta tanah air, disiplin, dan pengabdian nyata bagi masyarakat.
Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, menjadi lokasi aktivitas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Posko 205 tahun 2025 yang berasal dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, dan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UINKHAS) Jember. Para mahasiswa tersebut secara kolaboratif berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satu peran penting mahasiswa adalah ikut serta dalam mensukseskan penyaluran bantuan sosial (bansos) bersama perangkat desa sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat desa. Mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 205 tidak hanya terlibat dalam kegiatan kesehatan, pendidikan, dan sosial budaya, tetapi juga membantu lembaga desa dalam mengelola distribusi bansos agar tepat sasaran dan berjalan lancar. Dengan mengandalkan sinergi antara mahasiswa dan perangkat desa, mekanisme pendataan dan verifikasi penerima bantuan dilakukan secara sistematis. Hal ini bertujuan agar bantuan sosial yang diberikan dapat menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan sehingga efektivitas program desa dapat terjaga. Kehadiran mahasiswa juga memberikan dorongan semangat baru dalam pengelolaan bansos, seperti membantu administrasi, edukasi kepada masyarakat tentang prosedur pengambilan bansos, serta pengawasan pelaksanaan agar tidak terjadi tumpang tindih data penerima. Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana sumber daya manusia dari dunia pendidikan dapat bersinergi dengan aparat desa dalam membangun pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong antara generasi muda dengan masyarakat desa, memperkuat rasa kebersamaan, dan mempercepat terwujudnya desa yang maju, inklusif, dan sejahtera. Dengan komitmen dan kerja sama seperti ini, Desa Plerean diharapkan mampu memaksimalkan potensi lokal dan menjadikan kegiatan KKN sebagai wahana pengabdian yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
Plerean, 4 Agustus 2025 โ Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, semangat gotong royong dan kebersamaan terasa begitu kuat di Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Warga desa bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 205 bahu-membahu mempersiapkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan momen bersejarah ini. Sejak awal Agustus, suasana desa tampak semakin meriah. Bendera merah putih berkibar di setiap rumah, gapura-gapura dihias dengan nuansa kemerdekaan, serta berbagai perlombaan mulai dipersiapkan. Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya digerakkan oleh warga, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari mahasiswa KKN Kolaboratif 205 yang berasal dari berbagai perguruan tinggi. Mahasiswa yang tergabung dalam KKN Kolaboratif 205 berasal dari Universitas Jember, Universitas Dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Islam Jember, dan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Kehadiran mereka membawa semangat baru sekaligus ide-ide kreatif yang memperkaya persiapan peringatan kemerdekaan. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya sebatas membantu warga secara fisik, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, kebersamaan, serta solidaritas antar generasi. Kolaborasi ini mencerminkan nilai-nilai Pancasila yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kekuatan sosial di tingkat desa. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Desa Plerean menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga momen untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dirgahayu Republik Indonesia ke-80! Merdeka!
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu