80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Jelbuk, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68192
Batas wilayah administratif Desa Panduman
Melayani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati Demi Terciptanya Pemerintahan Desa Yang Profesional,Akuntable Serta Tertib Administrasi
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Panduman โ Setelah menjalani rangkaian program selama 35 hari, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 220 resmi ditutup dengan acara penarikan yang digelar di Balai Desa Panduman, pada Rabu (20/8/2025) malam. Suasana penuh haru dan kebersamaan mewarnai malam perpisahan tersebut, dihadiri oleh perangkat desa, kader, masyarakat, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Selama lebih dari sebulan, mahasiswa KKN Kolaboratif 220 telah menghadirkan berbagai program unggulan, mulai dari GEULIS (Gerakan Kebun Gizi Keluarga Sehat), inovasi pangan bergizi abon pepaya, penyuluhan gizi dan pengasuhan, pembekalan calon pengantin, hingga rangkaian acara kemerdekaan HUT RI ke-80. Semua program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. ย Kepala Desa Panduman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang besar atas kontribusi mahasiswa. โKami mewakili masyarakat Panduman mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Adik-adik KKN telah memberikan warna baru, ide-ide kreatif, dan semangat gotong royong. Semoga ilmu yang dibagikan bermanfaat bagi desa kami dan juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa ke depannya,โ ujarnya. Sementara itu, perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menekankan pentingnya keberlanjutan program. โKKN bukan hanya sekadar pengabdian singkat, tetapi bagaimana jejak yang ditinggalkan bisa terus berlanjut. Harapan kami, masyarakat Panduman dapat meneruskan program yang sudah dirintis, terutama dalam pemenuhan gizi keluarga dan pemberdayaan masyarakat,โ katanya. Perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif 220 juga menyampaikan kesan dan pesan penuh haru. โBanyak suka duka yang kami lalui bersama masyarakat Panduman. Kami belajar banyak tentang arti kebersamaan, kerja sama, dan pengabdian yang sesungguhnya. Terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan yang luar biasa. Semoga hubungan baik ini terus terjaga meskipun KKN kami sudah berakhir,โ ungkap Dita, Humas KKN. Acara penarikan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana. Meski perpisahan tak terelakkan, jejak pengabdian mahasiswa KKN Kolaboratif 220 di Desa Panduman akan selalu dikenang sebagai wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. ย #KKNKolaboratif2025 #UniversitasJember #UniversitasDrSoebandi #UniversitasPGRIArgopuroJember #UniversitasIslamJember
Panduman โ Program KKN Kolaboratif Panduman 220 bersama Pemerintah Desa Panduman sukses menggelar kegiatan Pembekalan Calon Pengantin (Catin) dan Lomba Cerdas Cermat Catin pada Kamis (14/8/2025) di Balai Desa Panduman. Kegiatan ini bertujuan membekali pasangan calon pengantin dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, gizi, perencanaan keluarga, serta kesiapan membangun rumah tangga sehat dan bahagia. Acara diawali dengan penyampaian materi oleh Bapak Sukmana, Penyuluh KB Kecamatan Jelbuk, yang mengingatkan pentingnya persiapan mental, fisik, dan pengetahuan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. "Menikah bukan hanya soal cinta, tetapi juga kesiapan lahir dan batin. Calon pengantin harus memahami gizi, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga agar dapat membentuk generasi yang sehat dan berkualitas," ujarnya. Lomba Cerdas Cermat Catin berlangsung meriah, diikuti pasangan muda yang antusias menjawab pertanyaan seputar gizi, kesehatan reproduksi, dan stunting. Ketua Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Panduman menyampaikan apresiasinya. "Melalui lomba ini, kami ingin menguji sekaligus menguatkan pemahaman calon pengantin. Harapannya, pengetahuan ini akan mereka terapkan di kehidupan sehari-hari," ungkap Ketua Kader TPK. Puncak acara ditandai dengan Pengesahan Komitmen Tim Siaga Bucin (Bujangan Cinta Nikah Sehat) Desa Panduman. Tim ini beranggotakan pemuda-pemudi desa yang siap menjadi agen edukasi pernikahan sehat, gizi, dan pencegahan stunting di lingkungannya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mempersiapkan pernikahan secara matang, demi mewujudkan keluarga sehat, bahagia, dan bebas stunting di Desa Panduman. ย #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuro#UniveritasIslamJember
Panduman, 11 Agustus 2025 โ Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 220 bersama Pemerintah Desa Panduman bergerak nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang melalui Penyuluhan Gizi Ibu Hamil dan Balita yang dilengkapi dengan Lomba Bayi Sehat dan Lomba Makan Makanan Bergizi di Balai Desa Panduman. Kegiatan ini membekali warga dengan pengetahuan praktis mengenai gizi seimbang menggunakan panduan Isi Piringku, yang menekankan pembagian porsi makan ideal: setengah piring berisi sayur dan buah, serta setengahnya lagi diisi karbohidrat dan protein. Edukasi ini dikaitkan langsung dengan pencegahan stunting, dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Suasana semakin meriah saat Lomba Bayi Sehat berlangsung, menilai pertumbuhan, kebersihan, dan perkembangan anak. Sementara itu, Lomba Makan Makanan Bergizi menjadi ajang seru sekaligus edukatif bagi anak-anak untuk mengenal rasa dan manfaat dari makanan sehat, mulai dari sayur, buah, hingga lauk berprotein tinggi. Kepala Desa Panduman, menyampaikan harapannya. "Kegiatan ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga mendorong warga untuk langsung mempraktikkan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Melalui konsep Isi Piringku, kita ingin menumbuhkan kebiasaan makan sehat demi generasi bebas stunting," ujarnya. Sementara itu, Bidan Desa Panduman, Ibu Erlina, mengapresiasi kreativitas para ibu. "Dari lomba makan bergizi ini, saya bisa melihat sajian makanan anak yang dibawa para ibu. Beberapa sudah mendekati konsep Isi Piringku, dengan porsi sayur, buah, karbohidrat, dan protein yang seimbang. Ini perkembangan yang bagus, meski porsinya masih bisa disempurnakan," ujarnya.ย Oleh karena itu dengan menggabungkan edukasi dan aksi nyata, KKNK 220 Panduman berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam mewujudkan keluarga sehat, gizi terpenuhi, dan anak-anak tumbuh optimal. #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuro#UniversitasIslamJember
Panduman โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKNK) 220 Desa Panduman mengadakan kegiatan Kelas Catin Dini yang bertujuan untuk mencegah pernikahan dini, mengedukasi bahaya anemia, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gizi pada remaja. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa - siswi MTS dan MA dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme. Materi yang disampaikan mencakup dampak negatif pernikahan di usia muda, cara mencegah anemia melalui pola makan bergizi, serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang dan prestasi belajar remaja. Pengurus Yayasan Darussalam, menyampaikan, "Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi generasi muda desa. Edukasi yang diberikan bukan hanya mencegah pernikahan dini, tapi juga membentuk generasi yang sehat dan berpendidikan." Senada dengan itu, Guru pengajar yayasan Al-Azhar, menambahkan, "Remaja adalah aset masa depan bangsa. Dengan bekal ilmu tentang gizi dan kesehatan, mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang kuat, mandiri, dan berakhlak mulia." Pencegahan pernikahan dini bukan hanya soal menunda pernikahan, tetapi juga memberi ruang bagi remaja untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan masa depan dengan matang. Pernikahan di usia terlalu muda sering membawa risiko besar, baik bagi kesehatan fisik maupun mental, termasuk risiko kematian ibu dan bayi, serta putusnya pendidikan yang menghambat peluang ekonomi. Memberikan edukasi dan dukungan kepada remaja berarti menjaga mereka agar dapat membuat pilihan hidup yang lebih bijak, sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, kesehatan, dan masa depan yang lebih cerah bagi remaja Desa Panduman. ย #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuro#UniversitasIslamJember
Panduman โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKNK) Kelompok 220 melaksanakan kegiatan edukasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Balai Desa Panduman sebagai upaya mendorong terwujudnya keterbukaan informasi publik di tingkat desa. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, kader PKK, perwakilan karang taruna, serta tokoh masyarakat. Dalam pemaparan materi, tim KKNK menjelaskan peran strategis PPID sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan perundang-undangan. "Keterbukaan informasi merupakan salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik. Melalui PPID, masyarakat dapat mengetahui secara jelas program, anggaran, dan kebijakan desa,โ ujar salah satu anggota KKNK Panduman 220. Peserta juga mendapatkan panduan teknis terkait prosedur permohonan informasi publik, tata cara penyampaian aspirasi, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Kepala Desa (PJ)ย Panduman, Bapak Sucipto menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. โPelatihan PPID sangat bermanfaat bagi masyarakat. Berbekal pemahaman yang baik, warga akan lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan desa,โ ujarnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Panduman semakin memahami hak dan kewajibannya dalam memperoleh informasi publik, sehingga tercipta pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. ย #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuro#UniversitasIslamJember
Panduman, 3 Agustus 2025 โ Mengawali bulan Agustus yang identik dengan semangat kemerdekaan, mahasiswa KKN Kolaboratif 220 Desa Panduman bersama warga dan aparat desa tidak kalah semangat dalam menggelar kerja bakti membersihkan area Tugu Mastrip. Kegiatan ini menjadi langkah awal memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Tugu Mastrip, yang merupakan simbol perjuangan dan sejarah kemerdekaan, dibersihkan dan dirapikan dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat nasionalisme. Bhabinkamtibmas Desa Panduman menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal menjaga kebersihan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa. โTugu ini punya sejarah panjang dalam kemerdekaan kita. Sekarang tugas kita adalah merawatnya sebagai wujud menghargai perjuangan para pahlawan,โ ujarnya. Perwakilan mahasiswa KKN juga mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. โKami senang bisa ikut terlibat dalam kerja bakti ini. Bukan hanya bentuk peringatan HUT RI ke-80, tapi juga menjadi pengingat bagi kami generasi muda, bahwa hidup di zaman kemerdekaan adalah hasil perjuangan. Tugas kita hari ini adalah menjaga dan merawat peninggalan para pahlawan,โ ungkapnya. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu menumbuhkan semangat kolaborasi antar generasi serta memperkuat rasa cinta tanah air melalui kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Dukungan aktif dari masyarakat menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih hidup dan terus diwariskan. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama di depan tugu, menandai dimulainya rangkaian kegiatan Agustus yang penuh semangat kemerdekaan. ย #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuroJember#UniversitasIslamJember
Panduman, 1 Agustus 2025 โ Mahasiswa KKN Kolaboratif 220 Desa Panduman memperkenalkan inovasi baru dalam pemanfaatan pangan lokal melalui pembuatan abon pepaya. Berbeda dari biasanya, kali ini yang dimanfaatkan bukan buah pepaya matang, melainkan pepaya muda yang selama ini jarang digunakan dan sering terbuang sia-sia.ย Inovasi ini hadir sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. Berawal dari bahan yang murah dan mudah ditemukan di pekarangan, pepaya muda diolah menjadi abon yang gurih, bergizi, dan cocok dijadikan lauk harian hingga makanan pelengkap MPASI bagi balita. Ketua Kader Kesehatan Desa Panduman, Ibu Nus Aisyah, mengaku terkesan dengan kreativitas mahasiswa. โSaya sangat terkejut ternyata pepaya yang masih muda bisa dibuat abon. Biasanya dibiarkan begitu saja sampai busuk atau dibuang. Ini inovasi yang sangat bermanfaat, apalagi bisa membantu pencegahan stunting dan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga,โ ujarnya. Salah satu warga yang merupakan ibu dengan balita juga mengungkapkan rasa senangnya terhadap hadirnya abon pepaya. โSaya sangat senang. Biasanya pepaya di rumah hanya dimakan sedikit, sisanya busuk atau jadi makanan ternak. Ini baru pertama kalinya ada yang memanfaatkan pepaya muda jadi abon. Rasanya enak, mudah dibuat, dan bisa jadi lauk yang sehat untuk anak juga,โ tuturnya. Inovasi abon pepaya ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengedukasi masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan hasil kebun sendiri guna mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mencegah stunting yang masih menjadi masalah di Desa Panduman. Maka dari itu, dengan kolaborasi mahasiswa, kader, dan warga, KKN Kolaboratif 220 ingin memastikan bahwa potensi lokal tidak hanya dilihat, tapi juga benar-benar diolah menjadi solusi nyata bagi desa. #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuro#UniversitasIslamJember
Panduman, 1 Agustus 2025 โ Mahasiswa KKN Kolaboratif 220 yang diterjunkan di Desa Panduman memulai aksi nyatanya dalam upaya penanggulangan stunting dengan meluncurkan program unggulan bertajuk Geulis (Gerakan Kebun Gizi Keluarga Sehat). Program ini diawali dengan promosi kesehatan stunting yang menjadi isu prioritas di desa tersebut. Dalam kegiatan perdananya, para mahasiswa bekerja sama dengan kader kesehatan desa untuk memanfaatkan kebun pekarangan rumah yang sebelumnya jarang dimanfaatkan, diubah menjadi kebun gizi keluarga yang berisi tanaman sayur, buah, salah satunya pepaya yang bernilai gizi tinggi. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Dr. Yuliati Azizah.,S.Sos.I.,M.M, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat dan inisiatif para mahasiswa. โIni merupakan langkah awal yang sangat baik sebagai mahasiswa KKN untuk memberikan dampak nyata ke masyarakat. Dengan memanfaatkan kebun pekarangan yang terbengkalai menjadi suatu inovasi yang bermanfaat, harapannya bisa menjadi salah satu upaya pencegahan stunting yang terus meningkat di Desa Panduman,โ ujarnya. Program Geulis tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat, dan pemanfaatan hasil kebun untuk kebutuhan sehari-hari. Ketua Kader Kesehatan Desa Panduman, Ibu Nur Aisyah, turut mengungkapkan rasa bangganya terhadap inisiatif mahasiswa. โSaya sangat senang dan mengapresiasi teman-teman KKN yang peduli dan bisa berpikiran untuk menjadikan kebun pekarangan yang terbengkalai menjadi suatu kebun gizi keluarga. Ini inovasi yang menarik dan belum pernah ada sebelumnya,โ ungkapnya. Melalui sinergi antara mahasiswa, kader, dan masyarakat, program Geulis diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan mempercepat penurunan angka stunting di Desa Panduman. #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuro#UniversitasIslamJember
Panduman, Jelbuk โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025 dari Kelompok 220 memaparkan sejumlah program kerja unggulan yang akan dilaksanakan di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Salah satu program utama yang diangkat adalah pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk mendukung gerakan gizi keluarga sehat, melalui inovasi produk olahan abon pepaya. Program ini menjadi kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan pemberdayaan pangan lokal. Pepaya, yang selama ini tumbuh melimpah di pekarangan warga namun belum dimanfaatkan secara optimal, diolah menjadi abon sebagai alternatif lauk sehat, bergizi, tahan lama, dan ekonomis. โMelalui inovasi abon pepaya, kami ingin mengajak keluarga memanfaatkan potensi pekarangan sebagai sumber pangan bergizi. Harapannya, langkah ini dapat membantu menekan risiko stunting dari rumah sendiri,โ ujar salah satu anggota Kelompok 220. Selain pelatihan pembuatan abon, mahasiswa juga menggerakkan warga untuk menanam kembali pepaya dan tanaman bergizi lainnya di pekarangan rumah sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan keluarga. Pemerintah Desa Panduman menyambut baik inisiatif tersebut. โKami berharap edukasi ini dapat diteruskan oleh kader desa agar manfaatnya berkelanjutan,โ ujar perwakilan pemerintah desa. Oleh karena itu, dengan mengusung semangat Desa Cerdas, Desa Inklusif, dan Desa Tangguh, Kelompok 220 menghadirkan inovasi yang berpihak pada kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. #KKNKolaboratif2025#UniversitasJember#Universitasdr.Soebandi#UniversitasPGRIArgopuro#UniversitasIslamJember ย
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu