Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

KKNK 220 Panduman Hadirkan Inovasi Abon Pepaya: Solusi Stunting & Ekonomi Keluarga

Author
Desa Panduman Kec. Jelbuk
01 Agustus 2025 423 Kali Dilihat

Panduman, 1 Agustus 2025 — Mahasiswa KKN Kolaboratif 220 Desa Panduman memperkenalkan inovasi baru dalam pemanfaatan pangan lokal melalui pembuatan abon pepaya. Berbeda dari biasanya, kali ini yang dimanfaatkan bukan buah pepaya matang, melainkan pepaya muda yang selama ini jarang digunakan dan sering terbuang sia-sia.  Inovasi ini hadir sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. Berawal dari bahan yang murah dan mudah ditemukan di pekarangan, pepaya muda diolah menjadi abon yang gurih, bergizi, dan cocok dijadikan lauk harian hingga makanan pelengkap MPASI bagi balita.

Ketua Kader Kesehatan Desa Panduman, Ibu Nus Aisyah, mengaku terkesan dengan kreativitas mahasiswa. “Saya sangat terkejut ternyata pepaya yang masih muda bisa dibuat abon. Biasanya dibiarkan begitu saja sampai busuk atau dibuang. Ini inovasi yang sangat bermanfaat, apalagi bisa membantu pencegahan stunting dan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Salah satu warga yang merupakan ibu dengan balita juga mengungkapkan rasa senangnya terhadap hadirnya abon pepaya. “Saya sangat senang. Biasanya pepaya di rumah hanya dimakan sedikit, sisanya busuk atau jadi makanan ternak. Ini baru pertama kalinya ada yang memanfaatkan pepaya muda jadi abon. Rasanya enak, mudah dibuat, dan bisa jadi lauk yang sehat untuk anak juga,” tuturnya.

Inovasi abon pepaya ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengedukasi masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan hasil kebun sendiri guna mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mencegah stunting yang masih menjadi masalah di Desa Panduman. Maka dari itu, dengan kolaborasi mahasiswa, kader, dan warga, KKN Kolaboratif 220 ingin memastikan bahwa potensi lokal tidak hanya dilihat, tapi juga benar-benar diolah menjadi solusi nyata bagi desa.

#KKNKolaboratif2025
#UniversitasJember
#Universitasdr.Soebandi
#UniversitasPGRIArgopuro
#UniversitasIslamJember

Bagikan: