80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Ledokombo, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68196
Batas wilayah administratif Desa Ledokombo
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Masyarakat Desa Ledokombo bersama mahasiswa KKN-K 195 menggelar acara Ledokombo Bersholawat di Lapangan Dusun Sumbernangka pada malam 17 Agustus untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80. Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang hadir untuk mengikuti lantunan sholawat dan menciptakan suasana khidmat. Ledokombo Bersholawat tidak hanya menjadi sarana memperkuat spiritualitas masyarakat, tetapi juga bentuk syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa.Mahasiswa KKN-K 195 berperan aktif dalam persiapan dan pelaksanaan acara, sehingga acara berjalan lancar, meriah, dan penuh keberkahan. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa, acara ini dapat menjadi momen yang berkesan dan bermakna bagi masyarakat Desa Ledokombo. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat terus mempererat hubungan antara masyarakat dan mahasiswa, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memperingati hari-hari penting nasional.Acara Ledokombo Bersholawat ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan taqwa masyarakat Desa Ledokombo. Mahasiswa KKN-K 195 berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi yang baik bagi masyarakat Desa Ledokombo.
Mahasiswa KKN-K 195 menggelar perlombaan khusus anak-anak di Dusun Sumbernangka, Desa Ledokombo, pada tanggal 14-15 Agustus 2025, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Perlombaan ini terbagi dalam kategori kelompok dan individu, dengan anak-anak mengikuti berbagai kegiatan yang menguji kekompakan, kerjasama tim, dan ketangkasan. Pada kategori kelompok, anak-anak mengikuti Lompat Kardus dan Sarung Gandeng, sementara pada kategori individu, anak-anak beradu ketangkasan dalam lomba Sedotan Dalam Botol serta Harta Karun Dalam Tepung.Kegiatan ini berlangsung meriah dengan sorak-sorai warga yang mendukung jalannya perlombaan. Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira mengikuti setiap perlombaan, sementara orang tua mereka bangga melihat anak-anak mereka berpartisipasi dalam kegiatan yang positif. Selain memberikan hiburan, acara ini juga menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, serta semangat perjuangan sejak dini kepada generasi muda. Dengan demikian, perlombaan ini tidak hanya memeriahkan HUT RI ke-80, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Ledokombo.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-K 195 berharap dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan mahasiswa, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memperingati hari-hari penting nasional. Dengan kolaborasi dan kerja sama yang baik, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ledokombo.
Ledokombo โ Suasana penuh kekhidmatan Balai Desa Ledokombo pada Minggu, 10 Agustus 2025, saat digelarnya kegiatan Khatmil Qur'an sekaligus pengajian rutin bulanan. Acara ini dihadiri oleh warga desa, tokoh agama, perangkat desa, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K), KKN ITS MANDALA, KKN NURUL QARNAIN yang tengah melaksanakan program pengabdian di Desa Ledokombo.ย Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an secara bergiliran oleh para tokoh setempat dan juga mahasiswa KKN yang sedang mengabdi di Desa ledokombo. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan solawat Nariyah yang juga di iringi hadrah dan do'a bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan desa. Setelah itu pengajian yang disampaikan oleh ustaz setempat, dengan materi seputar memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN turut memberikan warna tersendiri, di mana mereka ikut serta membantu persiapan acara serta menjalin silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan ini. Kepala Desa Ledokombo menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat, termasuk mahasiswa KKN atas partisipasi aktif dalam menjaga tradisi keagamaan desa.ย Dengan adanya pengajian rutin bulanan seperti ini, terjalin ikatan kebersamaan antar warga semakin erat, serta nilai-nilai keagamaan di lingkungan Desa Ledokombo.
Ledokombo โ Selasa, 5 Agustus 2025, Pemerintah Desa Ledokombo menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Program Ketahanan Pangan. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Ledokombo dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN-K kelompok 195, KKN ITS MANDALA, KKN NURUL QORNAIN ikut serta dalam MUSDES. Musdes ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan ketersediaan dan keberlanjutan pangan lokal. Dalam diskusi, berbagai masukan disampaikan, mulai dari pemanfaatan potensi pangan lokal. Kehadiran mahasiswa KKN dari berbagai kelompok menjadi dukungan penting dalam memberikan perspektif baru dan gagasan kreatif yang diharapkan dapat memperkuat program desa. Mahasiswa KKN tersendiri ditugaskan dalam survey pangan lokal yang ada di Desa Ledokombo. Untuk survey setiap kelompok KKN mendapat tugas di setiap dusun yakni KKN-K 195 di Dusun Sumber Nangka, KKN ITS MANDALA di Dusun Krajan dan untuk KKN NURUL QARNAIN di Dusun Pasar. Dari hasil survey nantinya akan dikumpulkan dan di seleksi potensi pangan lokal apa saja yang ada di desa Ledokombo. Kepala Desa Ledokombo menyampaikan bahwa hasil dari Musdes ini akan menjadi acuan pelaksanaan program ketahanan pangan. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN, diharapkan terwujud kemandirian pangan yang bermanfaat bagi seluruh warga.
Pada Hari Sabtu, 26 Juli 2025, Festival Eggrang di Tanoker Ledokombo, Festival Eggrang Meriahkan Tanoker Ledokombo: Perpaduan Tradisi, Budaya, dan Kebersamaan Warga Ledokombo, Sabtu 26 Juli 2025โ Suasana meriah dan penuh semangat mengisyaratkan kawasan Tanoker Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (26/7). Masyarakat setempat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, juga serta dalam Festival Eggrang, sebuah ajang tahunan yang mempersembahkan keunikan permainan tradisional Indonesia dengan nuansa kebersamaan dan pelestarian budaya yang kental. Festival Eggrang salah satu daya tarik utama di Tanoker Ledokombo yang rutin diselenggarakan sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi lokal. Eggrang sendiri merupakan permainan tradisional yang menggunakan dua tongkat bambu panjang sebagai alat bantu berjalan. Dalam festival ini, peserta ditantang untuk menunjukkan keterampilan mereka berjalan menggunakan eggrang, bahkan berlomba sejauh mungkin tanpa terjatuh. Keahlian, keseimbangan, dan kekompakan menjadi kunci dalam menyelesaikan tantangan yang menghibur tersebut. Namun lebih dari sekadar permainan, festival ini juga menyuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya lokal. Tarian tradisional khas Jember, musik daerah, hingga atraksi komunitas lokal turut memeriahkan suasana. Panggung utama menjadi pusat perhatian saat para penampil menampilkan kebolehan mereka yang memukau, menunjukkan betapa kaya dan berwarnanya budaya masyarakat Ledokombo. Acara ini tidak hanya menjadi wahana hiburan bagi warga, namun juga menjadi media edukatif, terutama bagi generasi muda yang kini mulai tergerus budaya modern. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan seperti festival eggrang, anak-anak dan remaja dapat mengenal serta melestarikan warisan nenek moyang mereka. Selain itu, kehadiran wisatawan lokal maupun mancanegara turut menambah semarak festival ini. Banyak pengunjung yang tertarik untuk menyaksikan langsung keunikan permainan tradisional dan kemeriahan suasana desa yang penuh kekeluargaan. Tak jarang, mereka ikut mencoba permainan eggrang dan berinteraksi langsung dengan warga, menciptakan hubungan yang hangat antara tamu dan tuan rumah. Festival Eggrang di Tanoker Ledokombo tidak hanya menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan, tetapi juga menjadi simbol penting dalam pelestarian budaya dan pengembangan potensi wisata desa. Diharapkan, kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga semangat menjaga kearifan lokal tetap menyala di tengah arus globalisasi yang semakin deras. Dengan semangat gotong royong dan antusiasme masyarakat yang tinggi, Festival Eggrang tahun ini berhasil menciptakan momen yang tak terlupakan, tidak hanya bagi warga Ledokombo, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Jember dan Indonesia.
Pada tanggal 23 Juli 2025, Kantor Desa Ledokombo menjadi pusat kegiatan penting yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat, yakni penyaluran bantuan pangan beras yang diberikan oleh pemerintah. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, panitia bantuan sosial, hingga mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 195 yang sedang menjalankan program pengabdian di Desa Ledokombo, Kecamatan Ledokombo. Sebanyak 697 warga dari berbagai dusun di desa ini menerima bantuan pangan dalam bentuk beras, yang diharapkan bisa meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. ย Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa Ledokombo, Bapak Ipung, yang menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pemerintah atas perhatian dan dukungannya dalam memberikan bantuan pangan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan betapa pentingnya bantuan ini khususnya di masa yang penuh tantangan ekonomi seperti sekarang. Beliau berharap bantuan beras ini tidak hanya menjadi bantuan materi semata, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian yang bisa mendorong semangat gotong royong serta meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat di desa.ย ย โSemoga bantuan ini dapat menjadi berkah bagi kita semua dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ledokombo,โ ujarnya dengan penuh harap. Beliau juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kekompakan dan saling mendukung antarwarga, agar semua program pembangunan dan kesejahteraan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. ย Setiap penerima bantuan tersebut mendapatkan dua karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram, sehingga total bantuan yang diterima per orang adalah 20 kilogram. Beras yang disalurkan ini merupakan alokasi untuk memenuhi kebutuhan pokok selama dua bulan, yaitu bulan Juni dan Juli 2025. Dengan bantuan ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama periode tersebut, terutama bagi keluarga yang kurang mampu dan rentan terhadap tekanan ekonomi. ย Peran mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 195 juga sangat berarti dalam proses penyaluran bantuan ini. Mereka tidak hanya membantu perangkat desa dan panitia bansos dalam pendataan dan verifikasi data penerima, tetapi juga turut serta dalam proses distribusi beras kepada masyarakat. Keterlibatan aktif mahasiswa ini tidak hanya memperlancar jalannya kegiatan tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi mereka dalam pembangunan desa. Melalui pengalaman ini, mahasiswa dapat lebih memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat serta pentingnya kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam menjalankan program kesejahteraan. ย Dengan terselenggaranya penyaluran bantuan pangan beras ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Desa Ledokombo. Bantuan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi solusi sementara untuk mengurangi beban hidup warga selama masa sulit. Melalui berbagai upaya bersama, Desa Ledokombo terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya sehingga tercipta kesejahteraan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Pada tanggal 22 Juli 2025, siswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 195 dari Ledokombo melaksanakan salah satu program kerja unggulan mereka berupa kegiatan edukasi gizi di SDN 01 Ledokombo. Kegiatan ini mengusung tema โGIZIโ yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya pola makan sehat serta prinsip gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Program edukasi ini menjadi sangat relevan mengingat masa pertumbuhan anak-anak yang membutuhkan asupan nutrisi yang tepat agar dapat berkembang optimal. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan penjelasan secara rinci mengenai bagaimana cara menyusun piring makanan yang ideal berdasarkan pedoman Isi Piringku yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Siswa mengajarkan untuk membagi piring makanan mereka menjadi porsi-porsi yang seimbang, yakni karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, sayuran yang kaya akan serat dan vitamin, serta buah-buahan yang mengandung antioksidan dan mineral penting. Melalui metode interaksi yang interaktif dan menggunakan media visual, anak-anak dapat dengan mudah memahami konsep-konsep tersebut dan termotivasi untuk menerapkannya dalam pola makan sehari-hari. Lebih dari sekadar edukasi mengenai gizi, mahasiswa KKN juga memperkenalkan konsep pertanian berkelanjutan. Mereka mempraktekkan langsung metode Aquatani, yaitu sistem pertanian terpadu berbasis udara, yang diterapkan di bidang perkara sekolah. Selain itu, siswa juga diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman bibit tanaman sayuran. Praktik ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjaga ketahanan pangan melalui pengelolaan sumber daya alam secara bijak dan ramah lingkungan. Dengan mengetahui cara bertani yang berkelanjutan, siswa dapat menyadari bahwa memenuhi kebutuhan pangan tidak hanya bergantung pada produksi massal, namun juga harus memperhatikan aspek pelestarian lingkungan agar tetap lestari untuk generasi mendatang. Program edukasi yang dijalankan oleh mahasiswa KKN ini memberikan dampak yang sangat positif. Selain menambah wawasan siswa mengenai zat gizi dan pola makan sehat, kegiatan ini juga membangun sikap peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan sejak dini. Kesadaran seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang tidak hanya sehat dan cerdas, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap pelestarian alam dan kehausan sumber daya pangan di masa depan. Antusiasme yang besar dari siswa, guru, dan kepala sekolah ikut memperkuat kesuksesan program ini. Suasana kegiatan berjalan dengan penuh semangat dan interaktif, yang membuat proses belajar menjadi menyenangkan dan mudah diserap oleh anak-anak. Rasa ingin tahu yang tinggi membuat siswa aktif bertanya dan terlibat langsung dalam praktik penanaman bibit sehingga pengalaman belajar terasa lebih bermakna. Kepala sekolah dan guru juga memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi pengembangan karakter dan kesehatan siswa. Dengan dilaksanakannya kegiatan seperti ini secara rutin dan berkesinambungan, diharapkan SDN 01 Ledokombo dapat menjadi contoh sekolah yang menerapkan pendidikan gizi dan ketahanan pangan secara efektif. Selain memberikan manfaat langsung kepada siswa, program ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya pada bidang kesehatan dan lingkungan hidup. Secara keseluruhan, program kerja KKN 195 Ledokombo di SDN 01 Ledokombo ini berhasil memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekolah dan menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa di masa mendatang
Ledokombo- Survei rekonfirmasi terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) dilakukan oleh siswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Posko 195 yang bertugas di Desa Ledokombo, kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Kegiatan ini dimulai sejak Jum'at, 25 Juli 2025, sebagai salah satu tugas yang bersifat wajib dan dikerjakan secara individu oleh setiap siswa. Sebanyak lima atau lebih data ATS menjadi tanggung jawab masing-masing siswa untuk diobservasi dan diwawancarai langsung. Langkah awal dimulai dengan meminta izin ke kantor desa atau staf yang bertugas di desa Ledokombo. Setelah meminta izin kita langsung mengeksekusi ke setiap Kasun Ledokombo, mahasiswa KKN-K mendatangi kepala dusun sebagai bentuk perizinan sekaligus koordinasi agar lebih mudah mengenai alamat rumah anak yang tercantum dalam ATS. Setelah itu, siswa melanjutkan ke ketua RT dan RW setempat untuk menelusuri keberadaan anak-anak yang tercantum dalam sistem mydispendik. Mahasiswa KKN-K yang menjadi pelaksana utama dalam proses ini, bertugas mengamati langsung situasi dan kondisi anak, serta menggali informasi melalui wawancara. Seluruh data yang dihimpun kemudian dicocokkan dengan informasi awal dari mydispendik untuk memastikan keakuratan dan validitasnya. Instrumen survei yang digunakan Merujuk pada format dari mydispendik, mencakup informasi umum anak, klasifikasi ATS, serta sejumlah faktor penyebab tidak bersekolah seperti ekonomi, kesehatan, kondisi sosial, geografis, pendidikan, dan keluarga. Selain itu, indikator lain juga dimasukkan, seperti status gizi, riwayat pindah sekolah, prestasi akademik terakhir, keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler, hingga rekomendasi tindak lanjut. Hasil dari lapangan menunjukkan sebagian anak yang tercatat sebagai ATS ternyata memang tidak sekolah. Sebagian lainnya memang mengalami putus sekolah, sebagian besar karena keterbatasan ekonomi keluarga dan kebanyakan bekerja di luar kota. Selain itu, terdapat kesalahan dalam sistem mydispendik, dimana umur yang diatas 50 atau kelahirannya tahun 1970 masih terdeteksi dalam ATS. Temuan-temuan ini menunjukkan pentingnya peran mahasiswa KKN-K dalam membantu memverifikasi kondisi di lapangan secara langsung, karena dari hasil temuan terdapat masalah keakuratan data dan perlunya pembaruan berkala oleh pihak terkait. Melalui survei rekonfirmasi, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memastikan bahwa data yang digunakan dalam program penanganan ATS benar-benar mencerminkan situasi aktual. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung perbaikan sistem pendataan dan penanganan masalah pendidikan di tingkat desa.ย
Ledokombo, 21 Februari 2023 07.30 WIB Dalam suasana yang penuh semangat dan kehangatan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Republik Indonesia bersama-sama dengan para pemangku kepentingan terkait seperti Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, TP-PKK Kecamatan Ledokombo dan TP-PKK Desa Ledokombo serta tamu undangan dari berbagai tokoh hadir dalam acara pada pagi hari ini untuk memberikan apresiasi dan dukungan kepada Para Bunda PAUD yang telah dengan gigih dan penuh dedikasi mengemban tugas mulia ini. Pengukuhan Bunda PAUD oleh Menteri PPA ini merupakan momen bersejarah yang penuh makna bagi komunitas pendidikan anak usia dini (PAUD) diseluruh negeri. Acara ini tidak hanya sekedar seremonial, melainkan juga merupakan pengakuan atas peran penting para pendidik dan pengelola PAUD dalam membentuk masa depan bangsa. Pengukuhan ini menjadi momen untuk menghargai dan merayakan kontribusi luar biasa para Bunda PAUD dalam membangun pondasi pendidikan yang kuar bagi anak-anak Indonesia. Melalui pendekatan yang penuh kasih, mereka telah membantu mengembangkan potensi anak sejak usia dini, mempersiapkan merekea untuk mengadapi tantangan masa depan dengan keyakinan dan keterampilan yang kuat. Selain berbagai bentuk penghargaan, acara ini juga menjadi forum untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan antara para Bunda PAUD, serta peluang untuk mendengarkan langsung arahan dan kebijakan dari Menteri PPA. Ini tidak hanya memperkuat komunitas PAUD secara keseluruhan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang kuat, pengukuhan ini menjadi momentum untuk menginspirasi lebih banyak individu untuk bergabung dalam perjuangan memajukan dunia pendidikan anak usia dini. Bersama-sama, kita membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa, dimana setiap anak memiliki akses yang sama untuk tumbuh berkembang secara optimal. ย
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu