80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Bangsalsari, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68154
Batas wilayah administratif Desa Gambirono
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Peta Analisis Potensi Desa Gambirono tahun 2025 merupakan gambaran menyeluruh mengenai berbagai sumber daya, peluang, dan keunggulan yang dimiliki oleh desa untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Peta ini tidak hanya menampilkan aspek fisik seperti letak geografis, luas wilayah, tata guna lahan, serta kondisi lingkungan alam, tetapi juga mencakup potensi ekonomi, sosial, budaya, dan sumber daya manusia. Melalui analisis ini, masyarakat dan pemerintah desa dapat mengetahui sektor-sektor unggulan yang bisa dikembangkan lebih lanjut, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, kerajinan, maupun potensi wisata berbasis alam dan budaya lokal. ย Selain itu, peta ini berfungsi sebagai panduan strategis dalam perencanaan pembangunan desa agar lebih terarah, efisien, dan tepat sasaran. Informasi yang ditampilkan meliputi distribusi sumber daya, kondisi infrastruktur, hingga peran kelembagaan desa yang mendukung pengelolaan potensi tersebut. Dengan adanya peta analisis potensi, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak eksternal seperti pemerintah daerah, akademisi, maupun sektor swasta, dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berdaya saing. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Desa Gambirono untuk memperkuat identitasnya sebagai desa yang adaptif, inovatif, serta mampu memanfaatkan potensi lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan suasana yang hangat penuh semangat dan kebersamaan, Balai Desa Gambirono menjadi tempat berlangsungnya penyerahan hadiah lomba karnaval dan gerak jalan yang telah sukses dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang juga diisi dengan pelepasan resmi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 147, yang selama ini aktif berperan dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa Gambirono. Momen tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk memberikan penghargaan kepada warga dan para peserta lomba, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan tali silaturahmi antara masyarakat desa, mahasiswa KKN, dan pemerintah desa. Kepala Desa Gambirono, Bapak Budiyono, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga yang telah antusias mengikuti lomba karnaval dan gerak jalan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini berperan penting dalam memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat. Selain itu, beliau juga memberi penghargaan khusus kepada mahasiswa KKN Kolaboratif 147 atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menjalankan program di desa Gambirono. Harapannya, pengalaman serta ilmu yang diperoleh selama masa pengabdian ini dapat menjadi modal penting bagi para mahasiswa sekaligus meninggalkan dampak positif bagi perkembangan desa. Setelah Kepala Desa menyampaikan sambutannya, pengumuman pemenang lomba dilakukan dalam suasana yang meriah. Untuk lomba gerak jalan putri, hasil juaranya adalah Juara 4 nomor dada 40, Juara 3 nomor dada 8, Juara 2 nomor dada 4, dan Juara 1 nomor dada 2. Pada lomba gerak jalan putra, Juara Harapan 1 jatuh pada nomor dada 41, Juara 3 nomor dada 51, Juara 2 nomor dada 45, serta Juara 1 nomor dada 9. Selanjutnya, pada lomba karnaval umum desa Gambirono, Juara 4 menjadi milik nomor dada 40, Juara 3 nomor dada 11, Juara 2 nomor dada 18, dan Juara 1 nomor dada 17. Acara diteruskan dengan sambutan dari Ketua KKN Kolaboratif 147, Hadi Prasetyo Suyoto, yang mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada perangkat desa serta seluruh masyarakat Gambirono atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama pelaksanaan kegiatan KKN. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung padaย peran aktif dan kebersamaan dari semua elemen masyarakat desa, sehingga terjalin hubungan sinergis yang kuat antara warga dan mahasiswa demi kemajuan bersama. Kemudian, acara diakhiri dengan sesi ramah tamah dan makan bersama yang melibatkan seluruh warga Gambirono di Balai Desa, menutup rangkaian kegiatan dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Desa Gambirono, 16 Agustus 2025 โ Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PAUD SPS Mangga 99 Desa Gambirono mengadakan lomba 17 Agustusan yang penuh keceriaan. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak usia dini yang dengan semangat dan antusias ikut memeriahkan peringatan hari bersejarah bangsa. Dengan wajah ceria dan semangat yang menggebu, anak-anak datang mengenakan pakaian rapi dan penuh warna, mencerminkan suasana kemerdekaan yang meriah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal makna perjuangan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia. Acara ini terselenggara berkat kerja sama antara pihak PAUD SPS Mangga 99 dengan mahasiswa KKN Kolaboratif 147 yang bertugas sebagai panitia. Mahasiswa berperan penting mulai dari persiapan perlombaan hingga mendampingi jalannya acara, sehingga kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan meriah. Beragam lomba sederhana namun penuh makna seperti make up mama, memasukkan bendera ke botol, lomba makan kerupuk, hingga lomba mencari mama menjadi permainan yang disambut gembira oleh anak-anak. Perlombaan ini tidak hanya melatih konsentrasi dan kemandirian, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan sportivitas sejak dini. Kehadiran para orang tua menambah semarak acara. Mereka turut memberikan semangat kepada anak-anak, sehingga suasana penuh dengan tawa riang dan sorak gembira. Guru PAUD pun mengapresiasi kegiatan ini karena dapat memberikan pengalaman berharga serta menumbuhkan keberanian anak untuk tampil di depan umum. Sorak sorai orang tua dan penonton menciptakan atmosfer yang hangat dan penuh kekeluargaan, menjadikan acara semakin berkesan. Guru PAUD SPS Mangga 99 juga turut mengapresiasi kegiatan ini, karena melalui perlombaan tersebut anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pengalaman berharga yang melatih keberanian mereka untuk tampil di depan umum. Guru melihat bahwa kegiatan seperti ini mampu membentuk karakter positif pada anak sejak dini, serta memperkuat hubungan antara anak, orang tua, dan lingkungan sekolah. Rangkaian kegiatan lomba 17 Agustusan di PAUD SPS Mangga 99 akhirnya ditutup dengan momen pembagian hadiah kepada para siswa. Hadiah yang dibagikan memang sederhana, namun tetap menjadi simbol penghargaan atas usaha dan keberanian anak-anak dalam mengikuti perlombaan. Ekspresi kegembiraan tampak jelas ketika anak-anak menerima hadiah mereka, seakan menjadi motivasi baru untuk terus belajar, berprestasi, dan mencintai tanah air. Penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kenangan manis bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai perjuangan, rasa cinta tanah air, dan semangat kebersamaan sejak usia dini. Dengan begitu, generasi muda yang ceria, berani, dan penuh semangat gotong royong dapat terus tumbuh dan menjadi penerus bangsa yang tangguh.
Desa Gambirono, yang terletak di Kecamatan Bangsalsari, merupakan sebuah wilayah yang kaya akan potensi hasil bumi. Potensi ini sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai salah satu pilar utama dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa. Namun, karena sebaran lahan pertanian dan kondisi geografis yang berbeda di setiap dusun, karakteristik hasil bumi yang dihasilkan pun beragam. Oleh karenanya, perlu dilakukan identifikasi dan pendataan potensi secara rinci dan sistematis agar langkah pengembangan yang diambil dapat tepat sasaran dan efektif. Pada tahun 2025, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 147 Gambirono-Bangsalsari melakukan survei lapangan untuk memetakan potensi hasil bumi di Desa Gambirono. Survei ini bertujuan menghasilkan data yang akurat serta mendetail sebagai bagian dari penyusunan peta potensi desa, yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa maupun pemangku kepentingan dalam merancang program pembangunan pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hasil survei menunjukkan bahwa Desa Gambirono terbagi menjadi empat wilayah utama yang masing-masing memiliki jenis hasil bumi unggulan berbeda. Di Dusun CurahCabe, komoditas utama yang dominan adalah padi, jeruk, dan kacang. Kondisi tanah yang subur dan air yang melimpah mendukung pertanian padi sebagai makanan pokok, sementara jeruk dan kacang menjadi komoditas pendamping yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga setempat. Di Dusun Krajan A, hasil bumi yang paling banyak dikembangkan meliputi jagung, tebu, kacang, dan jeruk. Jagung dan tebu menjadi pilihan utama dikarenakan karakteristik iklim dan kondisi lahan yang sesuai, sedangkan kacang dan jeruk menunjang diversifikasi hasil panen sehingga memberikan peluang pemasaran yang lebih luas bagi petani. Sedangkan di Dusun Krajan B, potensi hasil bumi didominasi oleh kacang, padi, dan tebu. Kombinasi tiga komoditas ini secara strategis memberikan keseimbangan antara kebutuhan pangan pokok dan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yang dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan tambahan masyarakat desa. Wilayah terakhir, Gambirono Kulon, memiliki potensi unggulan berupa jagung, kacang, dan tebu. Ketiga komoditas ini prospesktif untuk dikembangkan bersama karena saling melengkapi dari segi teknik budidaya, masa panen, serta kebutuhan pasar. Dengan demikian, pengelolaan lahan secara berkelanjutan dan optimal di Gambirono Kulon dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani setempat. Pemetaan potensi hasil bumi yang detail dan terstruktur seperti ini memberikan gambaran yang jelas bagi pemerintah desa Gambirono dan para pelaku pembangunan lainnya untuk merumuskan strategi pengembangan pertanian yang terfokus dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Tidak hanya meningkatkan kuantitas produksi, tetapi juga kualitas hasil pertanian agar lebih kompetitif di pasar. Lebih jauh lagi, hasil survei ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program pelatihan, pembinaan kelompok tani, serta bimbingan teknis yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
Karnaval Desa Gambirono yang rutin digelar setiap tahun menjadi salah satu momen penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan antarwarga dari berbagai usia dan latar belakang. Pada perayaan karnaval tahun ini, yang diselenggarakan pada tanggal 9 Agustus 2025, suasana antusias dan meriah semakin terasa berkat keikutsertaan aktif mahasiswa-mahasiswi dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 147 Gambirono-Bangsalsari. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai peserta, tetapi menjadi penggerak kreatif dalam berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan dekorasi, pengorganisasian jalannya acara, hingga partisipasi langsung dalam pawai dan pertunjukan seni tradisional serta modern. Tidak hanya itu, para mahasiswi KKN Kolaboratif 147 juga turut serta bergabung secara langsung di barisan kelompok Ibu-ibu PKK Desa Gambirono dalam karnaval kali ini, menghadirkan warna dan nilai yang berbeda dalam perayaan tersebut. Kehadiran mereka menambah semarak acara sekaligus memperkuat sinergi sosial antara generasi muda dan tokoh masyarakat, yang pada akhirnya semakin mempererat hubungan sosial antargenerasi dalam desa. Sementara itu, para mahasiswa KKN Kolaboratif 147 laki-laki juga turut serta memeriahkan karnaval Desa Gambirono dengan mengambil peranan penting di berbagai bagian teknis dan pendukung acara. Mereka dipercaya untuk menjadi anggota tim juri yang terbagi di 3 titik mulai dari Didepan SDN 3 CurahCabe, Didepan Rumah Bapak Kepala Desa Gambirono dan yang terakhir di Lapangan Gambirono yang diadakan, memberikan penilaian yang objektif dan profesional. Selain itu, sejumlah mahasiswa laki-laki aktif tergabung dalam tim pengamanan acara, bekerjasama dengan aparat desa untuk memastikan pelaksanaan karnaval berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta maupun pengunjung. Peran tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa laki-laki tidak kalah vital dalam mendukung kesuksesan karnaval, sekaligus memperlihatkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mereka terhadap kampung halaman tempat mereka mengabdi. Melalui perpaduan peran kreatif, teknis, dan sosial antara seluruh anggota KKN Kolaboratif 147, karnaval Desa Gambirono menjadi ajang yang tidak hanya menghibur tetapi juga mempererat solidaritas dan kolaborasi antar warga serta mahasiswa, sehingga terbangun suasana yang penuh semangat, kekompakan, dan rasa cinta akan budaya serta desa.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80, warga Dusun Curah Cabe, yang terletak di wilayah Gambirono, Bangsalsari, menggelar acara tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur yang tulus atas anugerah kemerdekaan yang telah dinikmati selama delapan dekade. Acara ini menjadi momen berharga tidak hanya untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang dengan gigih, tetapi juga sebagai simbol kuat dari persatuan dan kebersamaan masyarakat setempat yang terus dipupuk dan dijaga secara turun-temurun. Pada kesempatan istimewa tersebut, Kepala Desa Gambirono, Bapak Budiyono, memberikan sambutan yang penuh inspirasi. Dalam pidatonya, beliau mengapresiasi antusiasme tinggi warga dalam menjaga dan menanamkan semangat kebangsaan pada generasi muda. Bapak Budiyono juga menekankan bahwa persatuan dan gotong royong adalah kunci utama untuk mendorong kemajuan desa dan mengatasi berbagai tantangan pembangunan, sehingga Desa Gambirono bisa menjadi desa yang maju dan sejahtera. Acara tasyakuran semakin meriah dan berwarna dengan kehadiran mahasiswa-mahasiswa dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 147 Gambirono-Bangsalsari. Para mahasiswa ini selama beberapa waktu terakhir aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan desa, sehingga kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari seluruh warga. Kehadiran mereka menambah semarak dan memberikan energi positif yang mempererat hubungan antara masyarakat dan para generasi penerus bangsa. Sebagai wujud kebersamaan dan semangat gotong royong, seluruh masyarakat membawa aneka ragam makanan khas dari rumah masing-masing. Makanan-makanan tersebut kemudian dikumpulkan, disusun, dan disajikan secara bersama di lapangan utama Gambirono, Dusun Curah Cabe. Mulai dari hidangan tradisional seperti nasi tumpeng, lauk pauk, sayur-mayur, hingga aneka jajanan khas lokal hadir melengkapi hidangan yang tersedia. Suasana hangat penuh kekeluargaan sangat terasa ketika seluruh warga, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia, duduk bersama menikmati santapan dalam sebuah acara makan bersama yang menutup rangkaian tasyakuran. Momen ini tidak hanya mempererat solidaritas sosial antar warga, tetapi juga memperkokoh rasa persaudaraan dan semangat kebersamaan yang menjadi modal utama untuk membangun Desa Gambirono yang semakin harmonis dan berkembang. Warga desa menyambut masa depan dengan penuh keyakinan dan harapan bahwa tradisi baik seperti ini akan terus dijaga dan berkembang menjadi bagian dari budaya yang mempererat hubungan sosial serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan bersama di tengah perubahan zaman.
Posyandu Mangga 100 Gambirono-Bangsalsari:Sahabat Kesehatan Ibu Hamil,Balita dan Lansia KKN Kolaboratif 147 Gambirono-Bangsalsariย Membantu Kader Posyandu Mangga 100 menggelar kegiatan pemeriksaan rutinan bulananย ibu hamil,balita dan lansia. Kegiatan ini menjadi wadah pelayanan kesehatan bagi ibu hamil,balita dan lansia dilingkungan setempat (11/08/2025). Kegiatan posyandu kali ini dihadiri oleh 2ย ibu hamil beserta anaknya dan dihadiri 26 balita. Selain itu lansia yang produktif terdapat 9 orang juga mengikuti pemeriksaan kesehatan. Pelayanan diberikan oleh lima kader posyandu,dibantu dua bidan, serta turut hadir KKN Kolaboratif 147 Gambirono-Bangsalsari untuk membantu kader posyandu. โKami berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik .walaupun jadwalnya tidak selalu di hari yang sama setiap bulan ,kegiatan ini pasti dilaksanakan setiap bulan,โ ujar ibu muzaiyana selaku istri sekertaris desa, salah satu kader posyandu mangga 100. Ibu muzaiyana menambahkan bahwa posyandu di mangga 100 tidak hanya sekedar tempat penimbangan balita, pengukuran balita, tetapi juga sarana edukasi gizi dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dan lansia. Menurutnya, kehadiran warga setiap bulan menjadi wujud kepedulian terhadap kesehatan keluarga. Kegiatan posyandu kali ini sedikit berbeda, karena mahasiswa KKN Kolaboratif 147 Gambirono-Bangsalsari ikut serta membangun pemeriksaan seperti menimbang, mengukur tinggi badan, serta memberikan sampel sirup jagung yang telah diolah oleh mahasiswa KKN Kolaborasi 147 Gambirono-bangsalsari. Selain itu bidan yang bertugas pada kegiatan ini memberikan pelayanan pemeriksaan ย berat badan,imunisasi, dan pemberian vitamin A pada balita, hingga konsultasi kesehatan ringan.ย Lansia pun mendapatkan pemeriksaan tekanan darah dan penyuluhan kesehatan. Dengan dukungan kader, tenaga kesehatan,dan pemerintah setempat, posyandu mangga 100 terus berperan sebagai sahabat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan secara rutin.
KKN Kolaboratif 147 yang dilaksanakan di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, membawa inovasi baru dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan memanfaatkan alat perencanaan Business Model Canvas (BMC) yang membantu mengelola dan melaksanakan kegiatan secara lebih terorganisir dan efektif. Program ini menitikberatkan pada dua aspek utama, yaitu: ย a. WARKAT (WARGA TERCATAT, HAK TERANGKAT) Program Warkat berfokus pada pendataan administrasi kependudukan desa secara lengkap dan akurat. Tim KKN bekerja sama dengan perangkat desa melakukan pencatatan data penduduk mulai dari jumlah warga hingga data kelahiran dan kematian. Dengan data yang akurat dan terbaru, warga desa bisa lebih mudah memperoleh bantuan dan layanan pemerintah seperti BLT, beasiswa, dan KIP-K. Selain itu, data ini dipublikasikan melalui infografis dan artikel di situs desa agar informasi dapat diakses dengan mudah. Keikutsertaan seluruh perangkat desa dalam pelaksanaan program ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun desa yang lebih baik. Materi BMC terkait pendataan ini disampaikan oleh Reny dan Ragel yang menjelaskan peran semua pihak agar pelaksanaan pendataan berjalan maksimal dan terpadu. ย b. SWASEMBADA PANGAN (SENTRA EDUKASI MASYARAKAT BERDAYA PANGAN) Pada bidang ini, program berupaya mengembangkan produk olahan makanan berbahan dasar hasil pertanian dan produk lokal desa. Melalui pelatihan, masyarakat diajarkan membuat produk makanan yang bernutrisi dan mengemasnya agar tampak menarik. Pendampingan juga diberikan berupa strategi pemasaran dan manajemen produk agar hasil olahan dapat dijual dengan harga yang menguntungkan dan mampu bersaing di pasar lokal maupun regional. Program ini menyasar warga, kelompok tani, dan pemuda, sehingga mereka dapat memperoleh keterampilan baru dan meningkatkan penghasilan secara mandiri. Pendampingan dilakukan secara langsung dan melalui media informasi yang mudah dijangkau masyarakat. Materi pendampingan ini disampaikan oleh Rama dan Fauzan dari BMC yang membimbing peserta dalam pengembangan produk, kemasan menarik, dan strategi pemasaran efektif agar produk pangan lokal berkembang serta memberikan dampak ekonomi positif. Program Swasembada Pangan sejalan dengan upaya pemerintah yang menempatkan desa sebagai pusat kemandirian pangan, bertujuan menjaga ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. ย Mengapa program ini sangat penting ? keterlibatan semua perangkat desa dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan menjamin sinergi kuat antara pemerintah desa dan masyarakat. Penggunaan BMC membantu menetapkan strategi kerja yang jelas sehingga hasilnya bisa maksimal dan berkelanjutan. Keberhasilan pendataan mempermudah warga memperoleh bantuan, sementara pengembangan produk pangan lokal meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa melalui usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, Desa Gambirono dapat menjadi desa yang mandiri, maju, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan.
Data administrasi kependudukan, yang sering disebut sebagai data adminduk, merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan desa. Data ini mencakup berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, sosial, hingga ekonomi. Namun dalam praktiknya, data tersebut biasanya disajikan dalam bentuk tabel-tabel panjang dan angka yang sulit dipahami oleh masyarakat umum. Kondisi ini menjadi tantangan dalam mengoptimalkan pemanfaatan data untuk pemberdayaan desa. Menjawab tantangan tersebut, KKN Kolaboratif 147 yang dilaksanakan di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, mengambil inisiatif untuk mengubah cara penyampaian data adminduk menjadi lebih mudah dipahami melalui infografis. Infografis dipilih sebagai media penyampaian data karena kemampuannya untuk menampilkan informasi secara cepat, jelas, dan menarik dalam bentuk visual. Adapun tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran warga dan perangkat desa terhadap kondisi kependudukan setempat dengan pendekatan yang lebih komunikatif dan interaktif. Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan informasi, tetapi juga memberi pelatihan agar perangkat desa dapat membuat infografis secara mandiri di masa depan. Dengan begitu, desa bisa lebih mandiri dalam menyajikan data yang akurat dan mudah dimengerti oleh semua kalangan, baik warga desa maupun pihak eksternal seperti pemerintah daerah. Pentingnya infografis sebagai media visualisasi data tidak bisa diremehkan. Dengan infografis, pengambilan keputusan yang berbasis data menjadi lebih mudah dan efektif karena perangkat desa dapat melihat gambaran kondisi masyarakat dengan lebih cepat dan tepat. Visualisasi data yang informatif, seperti jumlah penduduk berdasarkan usia, gender, pekerjaan, maupun wilayah, memudahkan penentuan program dan kebijakan yang sesuai kebutuhan desa. Selain itu, infografis ini juga membantu desa menargetkan program bantuan sosial secara akurat agar tepat sasaran. Untuk membuat infografis ini, KKN Kolaboratif 147 menggunakan beberapa tools yang mudah diakses dan diterapkan, seperti Canva, Microsoft PowerPoint, dan Figma untuk tingkat desain yang lebih kompleks. Penggunaan tools yang simple dan familiar ini sangat membantu perangkat desa yang sebelumnya jarang bersentuhan dengan teknologi desain grafis. Dalam proses pembelajaran, prinsip desain infografis juga ditekankan, yaitu membuat desain yang sederhana dengan dominasi gambar, jelas dengan penggunaan grafik batang, lingkaran, atau peta, konsisten dalam penggunaan warna dan font, serta relevan dengan data yang ditampilkan agar infografis benar-benar bermanfaat dan mudah dimengerti. Konten yang ditampilkan dalam infografis beragam, mulai dari informasi geografis desa seperti luas wilayah dan kepadatan penduduk, hingga rincian data demografi seperti jumlah penduduk laki-laki dan perempuan, jumlah penduduk miskin, lansia, serta data kelahiran dan kematian yang tercatat dalam periode tertentu. Informasi mengenai jumlah dusun, jenis pekerjaan, dan agama penduduk juga dimasukkan untuk memberikan gambaran lengkap dan komprehensif tentang kondisi desa. Melalui sosialisasi ini, KKN Kolaboratif 147 berharap masyarakat Desa Gambirono tidak hanya mendapatkan informasi yang lebih mudah dipahami, tetapi juga terdorong untuk lebih aktif terlibat dalam pembangunan desa. Data yang tervisualisasi secara menarik dapat memotivasi warga untuk berpartisipasi dalam program desa dan meningkatkan keterbukaan informasi, sehingga semua pihak dapat mengevaluasi dan merencanakan pembangunan dengan lebih efektif. Kegiatan yang dilakukan oleh KKN Kolaboratif 147 ini merupakan bagian penting dari upaya digitalisasi desa yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan era modern. Desa yang dapat mengelola data dengan baik dan menyajikannya secara transparan akan lebih maju dan mampu menyediakan pelayanan publik yang lebih baik serta mendukung kesejahteraan warganya.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu