Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Peran KKN Kolaboratif 147 dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Gambirono

Author
Desa Gambirono Kec. Bangsalsari
12 Agustus 2025 254 Kali Dilihat

KKN Kolaboratif 147 yang dilaksanakan di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, membawa inovasi baru dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan memanfaatkan alat perencanaan Business Model Canvas (BMC) yang membantu mengelola dan melaksanakan kegiatan secara lebih terorganisir dan efektif. Program ini menitikberatkan pada dua aspek utama, yaitu:

 

a. WARKAT (WARGA TERCATAT, HAK TERANGKAT)

Program Warkat berfokus pada pendataan administrasi kependudukan desa secara lengkap dan akurat. Tim KKN bekerja sama dengan perangkat desa melakukan pencatatan data penduduk mulai dari jumlah warga hingga data kelahiran dan kematian. Dengan data yang akurat dan terbaru, warga desa bisa lebih mudah memperoleh bantuan dan layanan pemerintah seperti BLT, beasiswa, dan KIP-K. Selain itu, data ini dipublikasikan melalui infografis dan artikel di situs desa agar informasi dapat diakses dengan mudah. Keikutsertaan seluruh perangkat desa dalam pelaksanaan program ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun desa yang lebih baik. Materi BMC terkait pendataan ini disampaikan oleh Reny dan Ragel yang menjelaskan peran semua pihak agar pelaksanaan pendataan berjalan maksimal dan terpadu.

 

b. SWASEMBADA PANGAN (SENTRA EDUKASI MASYARAKAT BERDAYA PANGAN)

Pada bidang ini, program berupaya mengembangkan produk olahan makanan berbahan dasar hasil pertanian dan produk lokal desa. Melalui pelatihan, masyarakat diajarkan membuat produk makanan yang bernutrisi dan mengemasnya agar tampak menarik. Pendampingan juga diberikan berupa strategi pemasaran dan manajemen produk agar hasil olahan dapat dijual dengan harga yang menguntungkan dan mampu bersaing di pasar lokal maupun regional. Program ini menyasar warga, kelompok tani, dan pemuda, sehingga mereka dapat memperoleh keterampilan baru dan meningkatkan penghasilan secara mandiri. Pendampingan dilakukan secara langsung dan melalui media informasi yang mudah dijangkau masyarakat. Materi pendampingan ini disampaikan oleh Rama dan Fauzan dari BMC yang membimbing peserta dalam pengembangan produk, kemasan menarik, dan strategi pemasaran efektif agar produk pangan lokal berkembang serta memberikan dampak ekonomi positif. Program Swasembada Pangan sejalan dengan upaya pemerintah yang menempatkan desa sebagai pusat kemandirian pangan, bertujuan menjaga ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

 

Mengapa program ini sangat penting ?

keterlibatan semua perangkat desa dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan menjamin sinergi kuat antara pemerintah desa dan masyarakat. Penggunaan BMC membantu menetapkan strategi kerja yang jelas sehingga hasilnya bisa maksimal dan berkelanjutan. Keberhasilan pendataan mempermudah warga memperoleh bantuan, sementara pengembangan produk pangan lokal meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa melalui usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, Desa Gambirono dapat menjadi desa yang mandiri, maju, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan.

Bagikan: