80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68191
Batas wilayah administratif Desa Biting
Pelayanan Cepat Tepat Dan Maksimal
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Penarikan Mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 se Kecamatan Arjasa Arjasa, 21 Agustus 2025 โ Penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025 se-Kecamatan Arjasa berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan pada Kamis (21/8). Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif dari berbagai perguruan tinggi dengan mengenakan jas almamater masing-masing kampus. Sebelum acara penarikan dilaksanakan, pada Selasa (19/8) telah diadakan rapat akbar persiapan yang dipimpin langsung oleh Muhammad Ridwan selaku Ketua Pelaksana. Rapat tersebut menjadi momentum untuk mengkoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan agar acara penarikan berjalan sesuai rencana. Acara penarikan dimulai pada pukul 09.30 WIB dengan rangkaian kegiatan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Sesa, yang kemudian dilanjutkan oleh Camat Arjasa. Usai sambutan dari Camat, giliran Bapak Djoko selaku perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi kepada mahasiswa. Memasuki acara inti, masing-masing perwakilan posko mahasiswa KKN Kolaboratif dari berbagai desa di Kecamatan Arjasa, yakni Posko 164 Kemuning Lor, Posko 165 Darsono, Posko 166 Arjasa, Posko 167 Biting, Posko 168 Candijati, dan Posko 169 Kamal, menyampaikan pemaparan program kerja yang telah mereka laksanakan selama masa KKN. Puncak acara ditandai dengan prosesi penarikan simbolis mahasiswa KKN Kolaboratif Kecamatan Arjasa 2025, dilanjutkan dengan pembacaan doa, dokumentasi, serta penutupan pada pukul 11.35 WIB. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan. Para mahasiswa tidak hanya meninggalkan program kerja, tetapi juga meninggalkan jejak kebersamaan dan kontribusi nyata di tengah masyarakat Arjasa.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Posko 167 Desa Biting tahun 2025 melaksanakan program penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai langkah strategis mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus membantu pelaku usaha beradaptasi dengan era digital. Program ini lahir dari inisiatif mandiri mahasiswa yang melihat potensi sekaligus tantangan UMKM di Desa Biting. Banyak usaha kuliner, toko kelontong, maupun kerajinan yang berperan besar dalam perputaran ekonomi masyarakat, namun masih terbatas aksesnya pada teknologi dan pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, mahasiswa merancang strategi sederhana tetapi efektif agar UMKM lebih mudah ditemukan, lebih praktis dalam bertransaksi, dan lebih luas jangkauannya. Ada tiga langkah utama yang dilakukan. Pertama, mahasiswa membantu pelaku usaha mendaftarkan lokasi usahanya di Google Maps. Dengan terdaftar di aplikasi peta digital, konsumen dari luar desa bisa lebih mudah menemukan warung, kios, atau toko yang ada di Biting. Kedua, mahasiswa memfasilitasi penggunaan layanan pembayaran nontunai QRIS. Dengan QRIS, transaksi bisa dilakukan dengan cepat dan aman hanya melalui ponsel. Hal ini tidak hanya memudahkan konsumen, tetapi juga membuat usaha kecil tampak lebih profesional, sejajar dengan bisnis modern di perkotaan. Ketiga, mahasiswa mendampingi usaha kuliner untuk bergabung ke platform penjualan daring GoFood. Dengan layanan ini, usaha makanan lokal bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas, bahkan konsumen yang tidak sempat datang langsung ke lokasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas usaha, mempercepat transaksi, sekaligus melatih pelaku UMKM beradaptasi dengan perubahan ekonomi berbasis teknologi informasi. Mahasiswa menekankan bahwa program ini bukan sekadar agenda formal KKN, melainkan inisiatif kolaboratif tim lapangan untuk melengkapi program desa yang sudah berjalan. Selain keuntungan ekonomi, program ini juga menumbuhkan rasa percaya diri pelaku UMKM. Mereka yang awalnya ragu menggunakan teknologi kini mulai terbiasa dengan aplikasi ponsel. Ada pula yang termotivasi untuk membuat promosi sederhana di media sosial setelah melihat dampak positif dari digitalisasi. Mahasiswa KKN-K menyadari bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kesinambungan. Karena itu, mereka mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk melanjutkan pendampingan setelah KKN berakhir. Harapannya, ekosistem UMKM digital di Desa Biting tidak berhenti ketika program selesai, tetapi terus berkembang secara mandiri. Program penguatan UMKM ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan. Dengan memanfaatkan ilmu dan kreativitas, mereka mampu menghadirkan solusi yang sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat. Langkah kecil seperti membantu warung terdaftar di Google Maps, mengajarkan penggunaan QRIS, hingga mendaftarkan usaha ke GoFood, merupakan pintu masuk menuju transformasi ekonomi desa yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing. Mahasiswa KKN-K Posko 167 Desa Biting membuktikan bahwa teknologi bukanlah hal yang menakutkan, melainkan peluang yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, mereka meninggalkan jejak yang diharapkan dapat terus berbuah positif bagi UMKM lokal, bahkan setelah masa pengabdian selesai. ย
ย โArjasa, 10 Agustus 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Biting 2025 melaksanakan program BERANI (Bersama Remaja Anti Nikah Dini) di SMPN 1 Arjasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program wajib Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka pencegahan pernikahan dini dan peningkatan kesadaran remaja mengenai pentingnya perencanaan masa depan. โAcara berlangsung pada Minggu (10/8/25) dengan melibatkan siswa-siswi SMPN 1 Arjasa. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Desa Biting turut menghadirkan pemateri dari berbagai instansi terkait, yakni Bu Musrfah S. Ag dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Arjasa, serta ibu Indah Ratna RV dari Puskesmas Arjasa. Kedua narasumber memberikan penjelasan komprehensif terkait bahaya pernikahan usia dini baik dari aspek hukum, kesehatan, maupun sosial. โSelain itu, sesi materi mengenai perencanaan masa depan dibawakan langsung oleh perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif, Muhyiddin, yang menekankan pentingnya menempuh pendidikan dan menyiapkan langkah hidup jangka panjang sebelum memasuki jenjang pernikahan. โSuasana kegiatan dibuat semakin interaktif dengan adanya ice breaking yang dipimpin oleh mahasiswa KKN, sehingga para peserta lebih antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian acara. โIce breaking ini menjadi cara efektif untuk mencairkan suasana sehingga siswa merasa lebih rileks dan tidak bosan saat mengikuti materi,โ ujar Ridwan Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Biting.ย โMenariknya lagi, pada akhir kegiatan setiap siswa diberikan kertas sticky note untuk menuliskan harapan dan cita-cita mereka di masa depan. Kertas tersebut kemudian ditempelkan pada โDinding Harapanโ, sebagai simbol tekad siswa dalam meraih impian sekaligus komitmen menjauhi pernikahan dini. โMelalui program BERANI ini, diharapkan para remaja memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang risiko nikah dini serta terdorong untuk memprioritaskan pendidikan dan pengembangan diri. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta mahasiswa dalam mendukung generasi muda agar lebih siap menghadapi masa depan.
Biting, Arjasa โ Sebanyak 474 warga Desa Biting, Kecamatan Arjasa, menerima bantuan sosial berupa beras masing-masing 20 kilogram, pada kegiatan yang berlangsung pada Senin, 29 Juli 2025. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Desa Biting dengan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif tahun 2025 dari lima perguruan tinggi di Kabupaten Jember. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB di Balai Desa Biting, diawali dengan pengarahan teknis oleh Sekretaris Desa, Kepala Pelayanan Administrasi, Kepala Dusun, Satgas Bantuan Pangan (Banpang), dan Kepala Desa Biting. Mahasiswa KKN kemudian dibekali pelatihan penggunaan aplikasi Banpang Mobile sebagai alat bantu digital dalam pencatatan dan validasi data penerima. Beras sebanyak total 9,48 ton didistribusikan langsung kepada masyarakat dengan melibatkan mahasiswa KKN Kolaboratif 167 desa Biting. Mahasiswa bertugas dalam proses registrasi, input data, pengawalan distribusi, serta membantu warga lansia dan masyarakat yang kesulitan secara teknis. Pemerintah Desa Biting menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif para mahasiswa dalam membantu kelancaran kegiatan. โKegiatan ini mempercepat proses penyaluran, dan kehadiran mahasiswa juga memberikan semangat baru dalam pelayanan kepada masyarakat,โ ujarnya. Penyaluran berakhir pukul 14.00 WIB dan ditutup dengan evaluasi internal oleh tim Banpang bersama pihak desa. Melalui kolaborasi ini, pemerintah desa berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dalam bentuk sinergi lainnya, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Biting.
ย Pada hari Kamis, 24 Juli 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Biting melaksanakan kegiatan pendataan dan sosialisasi terkait Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai bagian dari program kerja mereka. Kegiatan ini bertujuan memverifikasi data dari Pemerintah Kabupaten Jember, memberikan sosialisasi pentingnya pendidikan, serta mengajak anak-anak untuk kembali bersekolah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan langsung di rumah setiap anak yang terindikasi masuk kategori ATS. Dengan pembagian wilayah berbasis Rukun Warga (RW), setiap tim yang terdiri dari dua hingga tiga mahasiswa KKN ditugaskan mencari dan memverifikasi data ATS di area yang telah ditentukan. Pendekatan ini memungkinkan pemerataan kerja serta memastikan setiap wilayah terjangkau. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan warga sekitar untuk memastikan keberadaan anak, dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke rumah dan interaksi dengan anak maupun orang tua atau wali. Dalam situasi ketika anak tidak berada di rumah, mahasiswa menggali informasi dari tetangga terdekat atau pihak keluarga untuk melengkapi data yang diperlukan. Dari hasil pendataan sementara, ditemukan 27 anak yang tergolong tidak sekolah di wilayah Desa Biting. Temuan ini akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi pemerintah desa maupun pihak terkait untuk mendorong mereka kembali mengakses pendidikan. Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa dalam mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.
Mahasiswa KKN Kolaboratif Berpartisipasi Aktif dalam Kegiatan Posyandu di Desa Biting Biting, 6 Agustus 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Biting kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat desa. Pada Rabu pagi, pukul 08.00 WIB, para mahasiswa terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu yang diselenggarakan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Biting. Kegiatan ini dari berbagai kelompok sasaran, mulai dari balita, ibu-ibu, remaja, hingga lansia. Pelayanan posyandu meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemberian vitamin, serta penyuluhan ringan terkait pola hidup sehat. Mahasiswa KKN dibagi dalam beberapa peran strategis berdasarkan arahan dari petugas kesehatan dan kader desa, antara lain bertugas di bagian administrasi, pengukuran fisik, dan distribusi vitamin. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap sistem layanan kesehatan desa, namun juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mereka dalam memahami dinamika pelayanan masyarakat. Selain itu, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan semangat kolaborasi lintas sektor antara kader kesehatan, dan masyarakat. Kegiatan posyandu ini menjadi salah satu agenda rutin desa yang terus diperkuat dengan sinergi multipihak, termasuk melalui kehadiran mahasiswa KKN sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan aktif ini, mahasiswa tidak hanya membantu proses teknis di lapangan, namun juga turut mengamati dan mengevaluasi jalannya pelayanan, sebagai bagian dari kontribusi akademik terhadap penguatan sistem kesehatan berbasis masyarakat. Harapannya, keterlibatan seperti ini dapat memperkaya pengalaman mahasiswa dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan warga Desa Biting.
Sosialisasi Adminduk oleh KKN-K Desa Biting di Majlis Taklim Taman Madani Rabu, 6 Agustus 2025, Mahasiswa KKN-K Posko 167 Desa Biting 2025 sukses melaksanakan Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Majlis Taklim Taman Madani. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, hingga KIA (Kartu Identitas Anak). Administrasi kependudukan menjadi dasar pelayanan publik yang tertib. Namun, di Desa Biting masih ditemui warga yang belum memiliki atau memperbarui dokumen kependudukan. Melalui kegiatan ini, KKN-K berupaya memberikan edukasi tentang fungsi dokumen, prosedur pengurusan, serta manfaatnya dalam berbagai layanan seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu anggota majlis taklim yang memiliki peran penting dalam mengurus administrasi keluarga. Acara dibuka pukul 09.00 WIB dengan sambutan Ketua Posko KKN-K. Materi disampaikan melalui presentasi visual yang membahas jenis-jenis dokumen kependudukan, prosedur pengurusan di tingkat desa hingga Disdukcapil, serta solusi atas kendala umum seperti dokumen hilang atau data tidak sesuai. Pemateri juga menampilkan contoh kasus dan simulasi pengisian formulir agar peserta lebih memahami. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya, dan berbagi pengalaman. Pertanyaan berkisar dari pembuatan KIA, pembaruan data, hingga perbaikan dokumen rusak. Menurut Ibu Siti, salah satu peserta, โKegiatan ini sangat bermanfaat. Sekarang saya tahu jelas cara membuat KIA untuk anak saya.โ Panduan tertulis juga dibagikan sebagai bekal peserta di rumah. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana, diselingi candaan ringan, dan contoh nyata sehingga suasana akrab dan tidak membosankan. Anak-anak yang ikut hadir pun tampak tertarik memperhatikan tayangan di layar. Banyak peserta bertekad melengkapi dokumen kependudukan keluarga. Sebagai tindak lanjut, KKN-K Posko 167 akan membuka posko konsultasi Adminduk setiap akhir pekan selama masa KKN. Ketua Posko menegaskan, โTertib administrasi adalah pintu masuk untuk mendapatkan hak warga negara secara penuh.โ Sosialisasi ini menjadi bukti peran mahasiswa sebagai agen perubahan, bukan hanya melalui pembangunan fisik tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat. Diharapkan kegiatan seperti ini berlanjut secara rutin, melibatkan perangkat desa dan instansi terkait, sehingga tertib administrasi kependudukan menjadi budaya masyarakat Desa Biting. ย
Infografis ini menyajikan gambaran kondisi kependudukan Desa Biting pada tahun 2025, yang merupakan bagian dari kegiatan KKN Kolaboratif 2025. Data yang ditampilkan meliputi aspek geografi, jumlah dan komposisi penduduk, sebaran populasi per RW, agama yang dianut, serta mata pencaharian utama masyarakat desa. Desa Biting memiliki luas wilayah sekitar 695 hektar, dan berbatasan langsung dengan: - Utara: Desa Sukowiryo (Kec. Jelbuk) - Barat: Desa Patemon (Kec. Pakusari) - Selatan: Desa Bedadung (Kec. Pakusari) - Timur: Desa Gumuksari (Kec. Kalisat) Jumlah Penduduk Total penduduk Desa Biting tercatat sebanyak 5.090 jiwa, yang terdiri dari: - 2.800 jiwa (55%) laki-laki - 2.290 jiwa (45%) perempuan Sebaran Penduduk per RW Penyebaran penduduk di 12 RW dalam wilayah desa adalah sebagai berikut: - RW 1: 644 jiwa - RW 2: 99 jiwa - RW 3: 559 jiwa - RW 4: 572 jiwa - RW 5: 397 jiwa - RW 6: 438 jiwa - RW 7: 403 jiwa - RW 8: 680 jiwa - RW 9: 327 jiwa - RW 10: 469 jiwa - RW 11: 512 jiwa - RW 12: 490 jiwa Grafik atau diagram dalam infografis memperjelas sebaran penduduk tiap wilayah RW untuk mempermudah analisis penyebaran demografi. Agama Mayoritas penduduk Desa Biting menganut agama Islam. Pekerjaan Sebagian besar warga Desa Biting bekerja di sektor pertanian. Profesi petani menjadi pekerjaan utama masyarakat, baik karena warisan turun-temurun maupun sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi geografis dan sosial ekonomi desa. #desabiting #infografiskependudukan2025 #ppiddesa #kkn-k 167 #transparansidesa#penuhcinta
JEMBER โ Sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis 17 Juli 2025, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur mengikuti pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kabupaten Jember yang dipusatkan di Alun-Alun Jember. Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Jember, Gus Fawait, serta dihadiri oleh Para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari masing-masing kelompok. Dalam sambutannya, Bupati Fawait meminta mahasiswa KKN untuk berperan aktif membantu proses verifikasi data kemiskinan di desa-desa lokasi penugasan guna mendukung ketepatan sasaran program bantuan pemerintah. Sebagai bagian dari peserta KKN Kolaboratif Kabupaten Jember, kelompok mahasiswa yang ditempatkan di Desa Biting, Kecamatan Arjasa, berasal dari lima perguruan tinggi yang tergabung dalam skema kolaborasi lintas kampus. Kelima perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Jember (UNEJ), Universitas Islam Jember (UIJ), UPN Veteran Jawa Timur, Universitas Islam Kyai Haji Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS), dan Universitas PGRI Argopuro Jember (UNIPAR). Mahasiswa dari masing-masing institusi diterjunkan untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan menyesuaikan kebutuhan dan potensi yang ada di Desa Biting. Penugasan ini merupakan bagian dari kegiatan KKN Kolaboratif yang secara keseluruhan melibatkan 16 perguruan tinggi se-Jawa Timur dan tersebar di berbagai desa di Kabupaten Jember. Pelepasan mahasiswa tingkat desa dilaksanakan pada Senin, 21 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Biting. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Biting, Sutrisno, dan disaksikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Djoko Supriatno, S.Sos., M.Med.Kom., yang mendampingi mahasiswa selama program berlangsung. Acara pelepasan mencakup serah terima mahasiswa kepada pemerintah desa serta pengarahan teknis pelaksanaan program kerja. Dalam sambutannya, Kepala Desa Biting menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama kurang lebih 40 hari ke depan. Ia berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak, serta menjalankan program kerja secara maksimal sesuai kebutuhan dan kondisi yang ada di desa.ย #kknkolaboratifdesacinta2025 #kknk167desabiting #desabiting #penuh_cinta
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu