Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6525
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

‎Mahasiswa KKN Desa Biting Gelar Sosialisasi “BERANI” di SMPN 1 Arjasa Jember

Author
Desa Biting Kec. Arjasa
17 Agustus 2025 297 Kali Dilihat

 

‎Arjasa, 10 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Biting 2025 melaksanakan program BERANI (Bersama Remaja Anti Nikah Dini) di SMPN 1 Arjasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program wajib Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka pencegahan pernikahan dini dan peningkatan kesadaran remaja mengenai pentingnya perencanaan masa depan.

‎Acara berlangsung pada Minggu (10/8/25) dengan melibatkan siswa-siswi SMPN 1 Arjasa. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Desa Biting turut menghadirkan pemateri dari berbagai instansi terkait, yakni Bu Musrfah S. Ag dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Arjasa, serta ibu Indah Ratna RV dari Puskesmas Arjasa. Kedua narasumber memberikan penjelasan komprehensif terkait bahaya pernikahan usia dini baik dari aspek hukum, kesehatan, maupun sosial.

‎Selain itu, sesi materi mengenai perencanaan masa depan dibawakan langsung oleh perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif, Muhyiddin, yang menekankan pentingnya menempuh pendidikan dan menyiapkan langkah hidup jangka panjang sebelum memasuki jenjang pernikahan.

‎Suasana kegiatan dibuat semakin interaktif dengan adanya ice breaking yang dipimpin oleh mahasiswa KKN, sehingga para peserta lebih antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian acara. “Ice breaking ini menjadi cara efektif untuk mencairkan suasana sehingga siswa merasa lebih rileks dan tidak bosan saat mengikuti materi,” ujar Ridwan Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Biting. 

‎Menariknya lagi, pada akhir kegiatan setiap siswa diberikan kertas sticky note untuk menuliskan harapan dan cita-cita mereka di masa depan. Kertas tersebut kemudian ditempelkan pada “Dinding Harapan”, sebagai simbol tekad siswa dalam meraih impian sekaligus komitmen menjauhi pernikahan dini.

‎Melalui program BERANI ini, diharapkan para remaja memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang risiko nikah dini serta terdorong untuk memprioritaskan pendidikan dan pengembangan diri. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta mahasiswa dalam mendukung generasi muda agar lebih siap menghadapi masa depan.

Bagikan: