80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.
Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.
Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.
Desa Terintegrasi
Publikasi Informasi
Potensi Desa
Jumlah Dokumen
Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.
MAYANG – Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, sukses menggelar pesta demokrasi tingkat desa melalui Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode mendatang. Berbeda dengan sistem musyawarah mufakat, pemilihan kali ini dilakukan secara langsung dengan metode pemungutan suara (coblosan) oleh warga, guna menjamin transparansi dan hak demokrasi masyarakat yang mutlak. Acara yang berlangsung khidmat dan tertib ini diselenggarakan langsung oleh Kepala Desa Tegalrejo beserta seluruh jajaran Perangkat Desa selaku tim panitia penyelenggara. Sinergi dan Pengamanan Ketat Untuk memastikan jalannya pemilihan yang jujur, adil, dan kondusif, kegiatan ini dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mayang. Tampak hadir di lokasi acara: Camat Mayang, yang memberikan pengarahan dan supervisi jalannya pemungutan suara. Babinsa Mayang, yang memastikan stabilitas keamanan di sekitar area pemilihan. Bhabinkamtibmas Mayang, yang turut mengawasi ketertiban warga selama antre di bilik suara. Kepala Desa Tegalrejo, selaku penanggung jawab wilayah dan penyelenggara acara. "Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Pemdes Tegalrejo dan seluruh warga. Pemilihan BPD dengan sistem coblosan langsung ini menunjukkan kedewasaan berpolitik warga desa. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun Tegalrejo ke depan," ujar Camat Mayang dalam sambutannya. Komposisi Keterwakilan Wilayah dan Gender Pemilihan BPD kali ini memperebutkan kuota kursi dengan regulasi keterwakilan wilayah dusun serta keterwakilan perempuan yang ketat. Adapun komposisi alokasi anggota BPD terpilih didasarkan pada pembagian wilayah dusun sebagai berikut: Nama Dusun Kuota Laki-Laki Kuota Perempuan Total Kursi Dusun Krajan 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Damsaola 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Kebun Gunung 1 Orang 1 Orang 2 Kursi Dusun Sumber Pinang - - 1 Kursi (Bebas Laki-Laki/Perempuan) Sistem keterwakilan perempuan yang diterapkan di Dusun Krajan, Damsaola, dan Kebun Gunung ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Tegalrejo dalam mengakomodasi suara dan peran gender dalam pengambilan keputusan publik di tingkat desa. Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular di tempat pemungutan suara, namun situasi tetap terjaga aman berkat kesigapan Perangkat Desa serta pengawalan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mayang. Kepala Desa Tegalrejo mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, seluruh panitia perangkat desa, dan utamanya masyarakat Tegalrejo yang telah menjaga proses demokrasi ini tetap sejuk, aman, dan damai," pungkasnya di akhir acara penutupan penghitungan suara.
Pada hari Selasa, 29 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Penetapan Nomor Urut Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pancakarya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan BPD dan disaksikan oleh seluruh Ketua RW se-Desa Pancakarya. Pengambilan nomor urut calon anggota BPD diawali dari Dusun Krasak, dengan hasil sebagai berikut: Sri Wikatno Desanto Sri Wahyuni Choirol Basor Didik Hariyanto Kartiningsih Yuliana Muhammad Sya'in Selanjutnya, pengambilan nomor urut untuk Dusun Kresek menghasilkan urutan sebagai berikut: Ahmad Sadam Husen Sodikin Indri Tuning Dwiyanti Untuk Dusun Gumuk Segawe, nomor urut yang ditetapkan adalah: Wahyu Bagus Ramadhiyanto Adelio Rossi Mohammad Hasan Basri Sementara itu, Dusun Curah Renteng memiliki satu calon anggota BPD, yaitu: Icha Nur Silvia Putri Sedangkan Dusun Curah Welut juga memiliki satu calon anggota BPD, yaitu: Muhammad Untung Dengan telah ditetapkannya nomor urut masing-masing calon, diharapkan seluruh tahapan pemilihan anggota BPD Desa Pancakarya dapat berjalan dengan lancar, tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
MAYANG – Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, sukses menggelar pesta demokrasi tingkat desa melalui Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode mendatang. Berbeda dengan sistem musyawarah mufakat, pemilihan kali ini dilakukan secara langsung dengan metode pemungutan suara (coblosan) oleh warga, guna menjamin transparansi dan hak demokrasi masyarakat yang mutlak. Acara yang berlangsung khidmat dan tertib ini diselenggarakan langsung oleh Kepala Desa Tegalrejo beserta seluruh jajaran Perangkat Desa selaku tim panitia penyelenggara. Sinergi dan Pengamanan Ketat Untuk memastikan jalannya pemilihan yang jujur, adil, dan kondusif, kegiatan ini dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mayang. Tampak hadir di lokasi acara: Camat Mayang, yang memberikan pengarahan dan supervisi jalannya pemungutan suara. Babinsa Mayang, yang memastikan stabilitas keamanan di sekitar area pemilihan. Bhabinkamtibmas Mayang, yang turut mengawasi ketertiban warga selama antre di bilik suara. Kepala Desa Tegalrejo, selaku penanggung jawab wilayah dan penyelenggara acara. "Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Pemdes Tegalrejo dan seluruh warga. Pemilihan BPD dengan sistem coblosan langsung ini menunjukkan kedewasaan berpolitik warga desa. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun Tegalrejo ke depan," ujar Camat Mayang dalam sambutannya. Komposisi Keterwakilan Wilayah dan Gender Pemilihan BPD kali ini memperebutkan kuota kursi dengan regulasi keterwakilan wilayah dusun serta keterwakilan perempuan yang ketat. Adapun komposisi alokasi anggota BPD terpilih didasarkan pada pembagian wilayah dusun sebagai berikut: Nama Dusun Kuota Laki-Laki Kuota Perempuan Total Kursi Dusun Krajan 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Damsaola 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Kebun Gunung 1 Orang 1 Orang 2 Kursi Dusun Sumber Pinang - - 1 Kursi (Bebas Laki-Laki/Perempuan) Sistem keterwakilan perempuan yang diterapkan di Dusun Krajan, Damsaola, dan Kebun Gunung ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Tegalrejo dalam mengakomodasi suara dan peran gender dalam pengambilan keputusan publik di tingkat desa. Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular di tempat pemungutan suara, namun situasi tetap terjaga aman berkat kesigapan Perangkat Desa serta pengawalan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mayang. Kepala Desa Tegalrejo mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, seluruh panitia perangkat desa, dan utamanya masyarakat Tegalrejo yang telah menjaga proses demokrasi ini tetap sejuk, aman, dan damai," pungkasnya di akhir acara penutupan penghitungan suara.
Pada hari Rabu, 24 Juni 2026, Pemerintah Desa Pancakarya melaksanakan kegiatan Verifikasi Berkas Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2027–2034. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan dan verifikasi kelengkapan administrasi para calon anggota BPD yang berasal dari seluruh wilayah dusun di Desa Pancakarya. Peserta verifikasi berasal dari lima dusun, dengan rincian sebagai berikut: 1. Dusun Krasak (7 peserta) Kartiningsih Sri Wikatno Desanto Didik Hariyanto Yuliana Sri Wahyuni Choirul Basor Moh. Syai'in 2. Dusun Kresek (3 peserta) Indri Tuning Dwiyanti Ahmad Sadam Husen Sodikin 3. Dusun Gumuk Segawe (3 peserta) Wahyu Bagus R. Adelio Rosi Muhammad Hasan Basri 4. Dusun Curah Renteng (1 peserta) Icha Nur Sintiya Putri 5. Dusun Curah Welud (1 peserta) Muhammad Untung Dengan demikian, jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti verifikasi berkas sebanyak 15 orang. Kegiatan verifikasi ini dihadiri oleh unsur MUSPIKA Kecamatan Ajung, Babinsa Desa Pancakarya, Bhabinkamtibmas Desa Pancakarya, seluruh calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh panitia penyelenggara. Pelaksanaan verifikasi berkas berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh tahapan penjaringan dan penyaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2027–2034 dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga menghasilkan anggota BPD yang berkualitas, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas serta fungsi sebagai mitra Pemerintah Desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik.
Selasa, 17 Maret 2026 telah dilaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa) Bulan januari sampai Maret sebesar Rp. 300.000 /bulan oleh Pemerintah Desa Umbulsari sebanyak 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pelaksanaanya di lakukan di Pendopo Balai Desa Umbulsari. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada keluarga penerima manfaat dan diputuskan melalui musyawarah Desa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peratuan perundang-undangan. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Penurunan persentase BLT dana desa tersebut secara otomatis membuat jumlah KPM juga menurun. Berkurangnya jumlahnya KPM memicu gejolak sosial di tengah masyarakat meski tidak sampai berujung konflik. Dalam hal ini, pendamping desa menjadi sasaran protes warga yang tak lagi menerima bantuan tersebut. Seperti diungkapkan pendamping Desa di Kecamatan Umbulsari. Ia mengatakan penurunan jumlah KPM BLT dana desa yang berkurang menimbulkan persoalan sosial. Kriteria penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah sebagai berikut : a. keluarga miskin yang berdomisili di Desa bersangkutan, dan diutamakan untuk keluarga miskin ekstrem; b. keluarga yang terdapat anggota keluarga rentan sakit menahun/kronis; c. keluarga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia; dan/atau d. keluarga yang terdapat anggota keluarga difabel. Semoga bantuan ini dapat digunakan dengan bijak oleh keluarga penerima manfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Dan diharapkan kepada warga penerima BLT DD agar memaksimalkan penggunaan bantuan ini untuk kepentingan dan kebutuhan pokok terlebih dahulu daripada kepentingan yang lain
Sruni, 16 Maret 2026 bertepatan dengan Bulan Ramadhan 1447 H Pemerintah Desa Sruni menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa. Sejumlah 12 KPM yang mendapatkan se desa sruni pada tahun anggaran 2026. hal ini di karenakan adanya efisiensi sehingga jumlah KPM mengalami Penurunan, tahun 2025 lalu tercatat 45 KPM yang mendapat BLT DD. Distribusi saat ini untuk periode 3 Bulan yaitu Januari, Pebruari dan Maret dengan jumlah Nominal Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) per KPM/ bulan, sehingga masing masing KPM menerima Rp. 900.000 (sembilan ratus ribu rupiah) diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa mengurangi masalah kemiskinan ekstrim yang ada di desa sruni. distribusi kali ini di lakukan oleh Pemerintah Desa Sruni dalam hal ini Ibu Kepala Desa Sruni, Hj Afifah Nur Hotimah beserta jajaran Perangkatnya Sekretaris Desa, Kasi Kesra, Kaur Perencanaan dan Kasun masing masing wilayah / Dusun di Desa Sruni. Penyaluran kali ini langsung di distribusikan ke rumahnya KPM disamping jumlah penerima lebih sedikit di banding tahun lalu juga untuk lebih mengetahui kondisi ekonomi yang bersangkutan. semoga BLT ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan dan dapat di gunakan untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan pokoknya dalam keluarganya, untuk tahun ini desa hanya bisa menetapkan 12 KPM BLT DD semoga kedepannya tidak ada lagi penurunan jumlah Dana Desa sehingga warga yg memang layak dapat BLT bisa tercover semuanya.
Prihatin dan harus terima kondisi keuangan yang dikelola oleh Desa untuk belanja Fisik maupun Non Fisik atas perubahan nilai yang seharusnya diterima Desa menjadi sangat berkurang dari biasanya, tetapi kita juga tidak boleh cengeng dalam menghadapi krisis yang saat ini diterima desa karena harus merubah dan mengkaji ulang anggaran yang akan dikeluarkan untuk dibelanjakan, selektif dan terperinci. Hal ini juga mempengarungi jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai yang dianggarkan dari Danan Desa dan harus mengalami perubahan jumlah penerima yang harus lebih sedikit dari sebelumnya. Saat ini yang ditetapkan sebagai penerima berjumlah 10 orang dengan besaran yang diterima sejumlah Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per bulan sehingga jumlah yang harus diterima satu tahun untuk satu penerima berjumlah : Rp. 3.600.000,- (tiga juta enam ratus ratus ribu rupiah). Pada Hari Kamis 12 Maret 2026 Pemerintah Desa Jatian menyalurkan untuk 3 (tiga) Bulan sekaligus yaitu Januari, Februari, Maret sehingga jumlah yang harus diterima sebesar Rp. 900.000,- (sembilan ratus ribu rupiah) per orang dengan total keseluruhan dalam pencairan 3 (tiga) bulan sebesar Rp. 9.000.000,- (sembilan juta rupiah), dalam penyerahan ini PJ. Kepala Desa Jatian (Bunda NOFA) menggunakan system door to door , disamping penerima yang sedikit, juga dimanfaatkan oleh Bunda NOFA mengenal secara langsung dan melihat langsung secara geografis kondisi permukaan tanah Negara Desa Jatian tercinta, hal ini jelas dibantu oleh seluruh Perangkat Desa, Bhabinsa, Pol PP, dan Pendamping Lokal Desa sampai dengan selesai. Inilah yang sering diistilahkan Ngabuburit ala Perangkat Desa yang sangat membawa berkah bagi orang lain dan pahala yang berlimpah, semoga dengan diterimanya BLT Desa tersebut dapat membantu dalam mencukupi kebutuhan hidup dan menyambut Hari Raya Idul Fitri. https://jatian-mandiri.kim.id, https://jatiandesa.wordpress.com/, https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita, https://www.facebook.com/desa .jatian#wadulguse #jember #gusfawait #jemberbarujembermaju #semuakarenacinta
Selasa, 10 Maret 2026 Perangkat Desa Jatian Kecamatan Pakusari mulai menyusun dan membentuk tim kerja dalam menghadapi dan menjalankan program yang diberikan kepada masing-masing Pemerintah Desa oleh Bupati Jember (Gus FAWAIT). Perangkat Desa Jatian dibantu Koordinator Guru Ngaji Desa Jatian menghubungi penerima bantuan Insentif Guru Ngaji yang tidak semestinya, bagaimana tidak semestinya ?, sebelumnya penyerahan Insentif Guru Ngaji diserahkan melalui mekasnisme Bank yang berada diwilayah tersebut, tetapi untuk tahun ini berbeda, teknis penyerahannya dilakukan di Balai Desa masing-masing dengan petugas Bank Jatim / BPD Jatim. Hal ini kemungkinannya adalah Kantor Pelayanan Bank Jatim wilayah masih belum rampung renovasi akibat insiden yang lalu atau dipandang lebih efektif dan efisien sehingga tidak terjadi antrian yang panjang dan lebih menjaga kondisi fisik karena pelaksanaannya di Bulan Ramadhan. Dilaksanakan Hari Rabu, 11 Maret 2026 dimulai sejak pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai dengan dihadiri Bapak Camat Pakusari, Dan Pos Ramil Pakusari, Kapolsek Pakusari, Bhabinsa , Bhabin Kamtibmas, Bhabin Trantib. Harapan Gus Bupati dengan diterimanya insentif dengan sebesar Rp. 1.500.000,- per penerima, mampu mengobati kegundahan karena akan menghadapi/persiapan Hari Raya Idul Fitri dimana disetiap wilayah beraneka ragam kegiatan dari tradisi yang majemuk mengingat Masyarakat Kabupaten Jember adalah “ Pandalungan “. https://jatian-mandiri.kim.id, https://jatiandesa.wordpress.com/, https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita, https://www.facebook.com/desa .jatian #wadulguse #jember #gusfawait #jemberbarujembermaju #semuakarenacinta
Kepercayaan adalah mata uang terpenting dalam pembangunan desa. Tanpa kepercayaan masyarakat, program sehebat apa pun tidak akan berjalan optimal. Sebagai bentuk komitmen terhadap asas Good Village Governance, Pemerintah Desa Karangpaiton menyusun laporan publikasi anggaran ini. Ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan manifestasi dari janji politik, aspirasi warga dalam Musrenbangdes, dan tanggung jawab moral kami kepada seluruh elemen masyarakat. Sesuai dengan amanat UU Desa No. 6 Tahun 2014 dan prinsip keterbukaan informasi publik, kami ingin memastikan bahwa setiap warga, dari petani di sawah hingga pemuda di karang taruna, mengetahui ke mana uang desa mengalir. 1. Struktur Pendapatan Desa: Dari Mana Dana Berasal? Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) kami bersumber dari beberapa pintu utama yang dikelola secara kolektif: Dana Desa (DD): Dana dari APBN yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Alokasi Dana Desa (ADD): Dana perimbangan dari Kabupaten yang digunakan untuk penghasilan tetap perangkat dan operasional kantor. Pendapatan Asli Desa (PADes): Hasil dari unit usaha BUMDes, pasar desa, dan tanah kas desa. Ini adalah tolok ukur kemandirian ekonomi kita. Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPR): Kontribusi kembali dari sektor pajak daerah untuk desa. 2. Prioritas Belanja: Membangun Fisik dan Manusia Tahun ini, anggaran kita tidak hanya berfokus pada semen dan batu, tetapi juga pada investasi sumber daya manusia. A. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Bagian ini mencakup operasional harian pemerintahan desa. Kami memastikan pelayanan publik tetap prima melalui digitalisasi administrasi desa (Smart Village). Penggunaan anggaran di sini bertujuan agar pengurusan surat-menyurat warga menjadi lebih cepat, gratis, dan transparan. B. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa (Infrastruktur) Infrastruktur adalah urat nadi ekonomi. Fokus utama tahun ini meliputi: Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT): Memudahkan akses transportasi hasil panen petani agar biaya logistik menurun. Rehabilitasi Drainase: Mencegah banjir di area pemukiman warga saat musim penghujan. Sarana Air Bersih: Memastikan setiap rumah tangga mendapatkan akses air layak konsumsi. C. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa yang maju adalah desa yang rukun. Anggaran dialokasikan untuk kegiatan keagamaan, pembinaan linmas untuk keamanan, serta dukungan bagi kegiatan karang taruna dan penggerak PKK. Kami percaya bahwa modal sosial adalah kekuatan utama desa. D. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Inilah jantung dari kemandirian desa. Kami mengalokasikan dana untuk: Pelatihan UMKM: Memberikan keterampilan pengemasan produk dan pemasaran digital bagi ibu-ibu rumah tangga. Ketahanan Pangan: Program kebun desa dan bantuan bibit ternak untuk meningkatkan kemandirian pangan tingkat keluarga. Penanganan Stunting: Pemberian makanan tambahan (PMT) melalui Posyandu untuk memastikan generasi masa depan kita tumbuh sehat. 3. Inovasi Transparansi: Dashboard Digital Kami menyadari bahwa tidak semua warga sempat datang ke balai desa untuk melihat baliho anggaran. Oleh karena itu, Pemerintah Desa telah meluncurkan Sistem Informasi Desa (SID) yang dapat diakses melalui ponsel. Di sana, warga dapat melihat visualisasi grafik penggunaan anggaran secara real-time. Ini adalah wujud akuntabilitas desa modern yang berorientasi pada hasil nyata. 4. Menghadapi Tantangan dan Mitigasi Risiko Mengelola anggaran miliaran rupiah tentu memiliki risiko. Pemerintah desa secara rutin melakukan pengawasan internal dan bekerja sama dengan Inspektorat Daerah. Kami menerapkan sistem transaksi non-tunai (CMS) untuk meminimalisir risiko penyelewengan dana. Setiap pengeluaran harus melalui prosedur verifikasi yang ketat sebelum dicairkan. 5. Ajakan Partisipasi: Desa Milik Kita Bersama Publikasi ini bukanlah akhir dari komunikasi kita, melainkan awal dari kolaborasi. Kami mengajak bapak/ibu sekalian untuk: Mengawasi Pembangunan: Jika melihat material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi di lapangan, segera laporkan. Memberi Masukan: Suara warga dalam Musrenbangdes adalah kompas bagi kami dalam menentukan prioritas tahun depan. Memanfaatkan Fasilitas: Semua infrastruktur yang dibangun adalah milik warga, mari kita jaga bersama agar manfaatnya bertahan lama. Penutup: Harapan untuk Masa Depan Dengan keterbukaan ini, kami berharap tidak ada lagi kecurigaan. Mari kita lupakan perbedaan dan fokus pada satu tujuan: menjadikan Karangpaiton sebagai desa yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat. Anggaran desa adalah amanah, dan setiap rupiahnya harus menjadi saksi kemajuan kita bersama. Pemerintah Desa KARANGPAITONKepala Desa : PIPIT ARIS SUDARMONO,S.SosSekretaris Desa: SAIFUL BAHRI
Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.
Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, memiliki potensi lokal yang cukup menonjol di sektor industri olahan pangan, salah satunya adalah pabrik tahu skala rumahan. Usaha ini dikelola secara mandiri oleh warga dengan memanfaatkan kedelai sebagai bahan baku utama yang mudah diperoleh di pasaran. Proses produksi dilakukan setiap hari dengan metode tradisional yang tetap mempertahankan cita rasa khas, namun didukung peralatan sederhana yang memadai untuk menjaga kualitas. Produk tahu dari Desa Arjasa dikenal memiliki tekstur padat, rasa gurih alami, dan tahan lama, sehingga diminati oleh konsumen di pasar lokal maupun luar desa. Industri ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi pemilik usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga distribusi. Keberadaan pabrik tahu skala rumahan ini sekaligus memperkuat identitas Desa Arjasa sebagai sentra pangan lokal, yang berpotensi dikembangkan melalui inovasi produk, peningkatan kualitas kemasan, dan perluasan pasar ke wilayah yang lebih luas.
Keripik singkong dan ubi ungu merupakan camilan renyah yang dibuat dari singkong dan ubi ungu pilihan yang diolah dengan bumbu sederhana sehingga menghasilkan rasa gurih dan nikmat. Diproduksi secara homemade menggunakan bahan-bahan alami dan proses yang higienis. Camilan ini cocok dinikmati oleh semua kalangan sebagai teman bersantai maupun pelengkap berbagai hidangan.
Kue kembang goyang adalah jajanan kuno yang hingga saat ini masih digemari masyarakat. Nama ‘kembang goyang’ berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Jenis kue ini biasanya akan banyak ditemui pada saat bulan Ramadhan.
UMKM Kripik Tempe Dan Aneka Macam Camilan Tempe merupakan makanan tradisional dari Indonesia yang kaya akan serat pangan, yang dapat membantu meningkatkan pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan selain itu tempe juga bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes. Tempe dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan lezat, Salah satunya adalah Keripik tempe. Makanan lezat ini cocok dimakan pada saat santai di sela sela aktivitas dan sebagai penunda lapar. Karena kandungan protein yang tinggi dari tempe maka dapat menjadikan kripik tempe sebagai alternatif camilan yang lebih sehat dibandingkan dengan camilain lainnya. Di desa Manggisan Kecamatan Tanggul Jember terdapat UMKM yang menjual keripik tempe, yaitu kripik tempe artika milik Ibu Musyarafah. Beliau memulai bisnisnya sejak tahun 2017-an. Keripik tempe dibandrol dengan harga Sepuluh Ribu per pcs. Karena harganya murah menjadikan keripik tempe banyak diminati oleh pelanggan. Selain kripik tempe, beliau juga memproduksi kripik pisang dan aneka makanan ringan lainnya, harganya pun sama dengan harga kripik tempe yaitu sepuluh ribu per pcs. Keripik Tempe dan pisang Artika sudah terkenal di Kabupaten Jember karena lingkup pemasarannya yang luas, salah satu pemasarannya yaitu di mini market Basmalah Jember. Selain kedua produl tersebut pemasarannya di lingkup desa. Rasa dari keripik tempe dan pisang ini original. Pelanggan dapat memesan langsung pada nomor Ibu Musyarafah 085336159009 dan juga dapat mengunjungi tempat produksi keripik yaitu Jl Argopuro RT 01/RW 24, Dusun Sungai Tengah, Desa Manggisan.
Air Terjun Antrokan Gulung adalah salah satu destinasi alam yang mempesona dan tersembunyi di kawasan pedesaan yang ada di Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru, menawarkan panorama yang masih sangat alami dan asri. Terletak di tengah hamparan hutan hijau dan perbukitan yang menyejukkan, air terjun ini memancarkan kesan damai yang menenangkan hati setiap pengunjung. Aliran airnya jatuh dari tebing dengan ketinggian sedang, membentuk tirai air yang berkilau saat terkena sinar matahari, menciptakan pelangi kecil yang indah di sela-sela percikan air. Di sekitarnya, pepohonan rimbun, bebatuan besar, dan suara kicau burung liar berpadu menciptakan suasana khas alam yang begitu menenangkan. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati jalur setapak yang cukup menantang namun penuh dengan pemandangan memikat, seperti persawahan, sungai kecil, dan kebun warga. Air Terjun Antrokan Gulung juga memiliki kolam alami di bawahnya yang jernih dan menyegarkan, sehingga cocok untuk berendam atau sekadar bermain air. Tempat ini menjadi pilihan sempurna bagi siapa saja yang ingin melepaskan penat dari hiruk pikuk kehidupan kota, sekaligus menikmati keindahan dan kesejukan alam dalam suasana yang masih terjaga keasriannya.