80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.
Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.
Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.
Desa Terintegrasi
Publikasi Informasi
Potensi Desa
Jumlah Dokumen
Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.
TEGALREJO, MAYANG — Pemerintah Desa Tegalrejo terus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui program Home Care, sebagai bentuk kepedulian dan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan.Pada 25 September 2026, pelayanan Home Care menyasar salah satu pengasuh pondok pesantren yang berada di wilayah Desa Tegalrejo. Pelayanan dilakukan secara langsung di kediaman pasien dengan didampingi oleh Bidan Desa Tegalrejo.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, Camat Mayang, serta Satpol PP Pemerintah Kabupaten Jember.Kehadiran jajaran pemerintah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan, khususnya bagi warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara langsung di rumah.Melalui Home Care, petugas kesehatan dapat memberikan pemeriksaan dan pemantauan kondisi pasien sekaligus memberikan edukasi serta pendampingan kepada keluarga.Pemerintah Desa Tegalrejo berharap pelayanan seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Home Care bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga tentang kepedulian, kehadiran, dan memastikan masyarakat tidak merasa sendiri ketika membutuhkan bantuan.Pemerintah Desa Tegalrejo berkomitmen untuk terus mendukung pelayanan kesehatan yang dekat, cepat, dan menyentuh langsung masyarakat.
SUMBERKEJAYAN, MAYANG — Pemerintah Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang, menggelar Rembuk Stunting dalam rangka Integrasi Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2027, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Sumberkejayan mulai pukul 09.30 hingga 12.30 WIB tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.Rembuk Stunting diikuti Perangkat Desa, Kader Posyandu, BPD, serta perwakilan RT/RW. Hadir sebagai narasumber Camat Mayang Muhammad Najmul Huda, S.S.T.P., Pendamping Desa Muh. Irfan dan Hamim, Bidan Desa Devie Eka Kurniawati, serta Penyuluh KB Kecamatan Mayang Mimien Prihatiningtyas.Pentingnya Kolaborasi Lintas SektorCamat Mayang Muhammad Najmul Huda, S.S.T.P. menekankan pentingnya Rembuk Stunting sebagai wadah koordinasi berbagai pihak di tingkat desa.“Rembuk Stunting ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di tingkat desa, sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat dilakukan secara bersama-sama dan terarah.”Sementara itu, Pendamping Desa Muh. Irfan dan Hamim memaparkan mengenai skala prioritas penggunaan Dana Desa, terutama yang berkaitan dengan program pencegahan stunting. Perencanaan anggaran diharapkan mampu mendukung kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.Angka Stunting MenurunBidan Desa Sumberkejayan Devie Eka Kurniawati memberikan pemahaman mengenai stunting, cara pencegahan, serta kondisi terkini di Desa Sumberkejayan.Berdasarkan data per Agustus 2026, jumlah anak yang tercatat mengalami stunting di Desa Sumberkejayan menurun menjadi 8 orang.“Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan anak secara rutin, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat,” jelas Devie Eka Kurniawati.Menjadi Dasar Perencanaan Desa 2027Hasil pembahasan dalam Rembuk Stunting selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam integrasi perencanaan pembangunan Desa Sumberkejayan Tahun 2027. Forum tersebut diharapkan menghasilkan langkah-langkah prioritas yang dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.Melalui kolaborasi pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, BPD, RT/RW, pendamping desa, serta masyarakat, upaya pencegahan stunting diharapkan terus diperkuat sehingga angka stunting di Desa Sumberkejayan dapat ditekan dan kualitas kesehatan generasi mendatang semakin baik.
TEGALREJO — Warga RT 03 RW 07 Dusun Sumber Pinang menggelar kegiatan kerja bakti pengecoran (rabat) jalan beton pada Jumat (18/9/2026). Pembangunan jalan sepanjang akses menuju Pemakaman Umum desa setempat ini dilakukan secara swadaya guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.Belasan warga tampak kompak bergotong royong membawa peralatan pertukangan, mengaduk semen, hingga meratakan material beton. Akses jalan menuju makam yang sebelumnya dinilai kurang memadai—terutama saat musim hujan—kini diperbaiki agar lebih stabil dan mudah dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.Ketua RT 03 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum di lingkungannya. Selain memperlancar akses peziarah dan prosesi pemakaman, tradisi kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.Melalui swadaya dan semangat gotong royong ini, proses pengecoran jalan berjalan lancar dan selesai sesuai target pada hari yang sama. Warga berharap hasil perabatan jalan ini dapat bertahan lama dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Dusun Sumber Pinang.
TEGALREJO — (23/09/26) Bentuk kepedulian nyata ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Tegalrejo dalam merespons munculnya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang salah satu warga. Melalui inovasi layanan Homecare, Kepala Desa beserta kepala dusun turun langsung mengunjungi rumah warga terdampak untuk memastikan kondisi kesehatan serta proses perawatan yang perlu dirawat ke puskesmas setempat.Langkah responsif ini diambil untuk memberikan penanganan medis awal secara cepat dan terjangkau, sekaligus memantau kondisi fisik pasien untuk menjalani perawatan di Puskesmas Mayang.Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, menyampaikan bahwa program Homecare juga merupakan komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan pelayanan publik yang sigap dan memprioritaskan keselamatan warga.“Kami tidak ingin warga merasa berjuang sendiri saat sakit. Begitu ada laporan kasus DBD, Pemerintah Desa langsung berkoordinasi dengan Tim Penanganan Kesehatan Desa untuk melakukan peninjauan ke rumah. Selain pemeriksaan medis dan memberikan edukasi penanganan awal, kami juga membantu dalam kelengkapan persyaratan administratif agar pasien segera mendapatkan perawatan intensif di puskesmas.” ujar Nunung Adi Kontesa.Dalam pelaksanaannya, Kepala desa,Perangkat desa, Kepala dusun dan Bidan Desa Melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti pengecekan tanda-tanda vital, pemantauan asupan cairan, hingga pemberian edukasi gizi untuk mempercepat pemulihan trombosit pasien.Tidak berhenti pada penanganan medis individual, gerakan ini juga diiringi dengan tindakan preventif di lingkungan sekitar rumah pasien. Perangkat desa secara serentak menggerakkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) lewat gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang tempat penampungan air).Masyarakat menyambut positif kehadiran program Homecare ini. Salah satu keluarga pasien mengaku sangat terbantu karena tidak perlu khawatir untuk memantau perkembangan kesehatan anggota keluarganya.Pemerintah Desa Tegalrejo mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada musim pancaroba seperti sekarang ini, serta segera melapor ke tim kesehatan desa jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala demam tinggi mendadak.
Sabtu , 19 September 2026 PEMUDA ANSOR KENCONG Dan LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ( LPPM).Mengadakan Lounching Kampung Moderasi Beragama dan Paparan Moderasi Beragama.Dan acara ini di adakan di Balai Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember.Acara ini yang di hadiri langsung oleh Camat Umbulsari Dan juga Kades Desa Sukoreno. Kegiatan Kampung Moderasi Beragama dibuka dengan salam dan sambutan dari panitia/ketua pelaksana. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.Setelah itu di lanjutkan sambutan dari Kades Sukoreno H.Achmad Choiri dan di lanjutkan oleh Camat Umbulsari Bpk Prihan Jadid.Dalam sambutan beliau berdua yang di sampaikan hampir sama yaitu semua tentang menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Dan acara selanjutnya yaitu pemaparan dari Tokoh Agama yang ada di Desa Sukoreno.Bpk Sudarmani beliau dari tokoh agama Hindu ,Beliau juga menceritakan tentang kehidupan sehari hari di lingkungan Desa Sukoreno yang berbeda beda Agama namun tetap rukunRomo Catur Tokoh Agama dari agama Katolik, beliau juga menceritakan bahwasanya gereja katolik yang ada di Sukoreno ini usianya sudah 1 abad dan untuk umat katolik setiap di acara renungan yang di adakan setiap tgl 16 Agustus malam dengan mengundang dari tokoh agama islam, hindu dan kepercayaan saptadarma yang bertempat di halaman Goa Maria.Bpk Sunyoto Tokoh dari kepercayaan saptadarma beliau menyampaikan bahwasanya di sukoreno ini bukan hanya hidup bertoleransi antar umat beragama namun juga mempunyai produk unggul seperti buah jeruk yang tidak asing lagi di wilayah kecamatan umbulsari.Dari sambutan semua tokoh agama juga mengingatkan Moderasi beragama adalah sikap dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan mengambil jalan tengah, tidak berlebihan, serta tetap menghormati perbedaan dan menjaga persatuan.Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama yang dianut, tetapi mengajarkan bagaimana menjalankan ajaran agama dengan tetap menghormati hak orang lain dan kehidupan bersama.Kegiatan Kampung Moderasi Beragama ditutup dengan pesan agar seluruh peserta dapat menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.Moderasi beragama diharapkan tidak hanya menjadi materi dalam kegiatan, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, musyawarah, dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
TEGALREJO, MAYANG – Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pencegahan serta penanganan stunting di tingkat desa.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Pendopo Kantor Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang.Rembug Stunting dihadiri oleh Bidan Desa beserta pendamping, Bhabinkamtibnas, Babinsa, kader Posyandu se-Desa Tegalrejo, PKK, RW, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.Dalam kegiatan tersebut, para peserta bersama-sama membahas berbagai upaya yang dapat dilakukan di tingkat desa untuk mendukung pencegahan dan penanganan stunting. Peran kader Posyandu, PKK, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam pemantauan dan pendampingan kesehatan masyarakat.Melalui Rembug Stunting ini, Pemerintah Desa Tegalrejo mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antarunsur terkait sehingga berbagai program dan kegiatan penanganan stunting dapat berjalan secara terarah, tepat sasaran, serta berkelanjutan.Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komitmen bersama bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah desa, kader, keluarga, dan masyarakat.Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Tegalrejo dapat terus ditingkatkan demi mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat serta tumbuh kembang anak yang optimal.Rembug Stunting Desa Tegalrejo menjadi momentum memperkuat kolaborasi, menyatukan langkah, dan membangun komitmen bersama untuk generasi Tegalrejo yang lebih sehat.
Pemerintah Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menggelar karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Sabtu, 12 September 2026. Dalam pembukaan acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Bpk. Hariyanto S.pd. turut hadir Pula dari pihak kepolisian kecamatan Puger dihardiri langsung oleh bapak Kapolsek Puger Iptu Edy Purwanto, S.H sekaligus membuka acara, dari pihak Pemerintah Kecamatan diwakili oleh jajaran Satpol PP, dari pihak Koramil diwakili oleh jajaran Bhabinsa. Acara ini berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat yang sangat tinggi, baik sebagai peserta maupun penonton.Karnaval dimulai pukul 14.00 WIB dengan start di jalan Sadengan Krajan I Kasiyan Timur dan finish di dusun Krajan II Kasiyan Timur. Dalam pembukaan Kapolsek Puger menghimbau kepada Masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan kondusifitas disepanjang rute, ribuan warga memadati jalan desa untuk menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan peserta karnaval. Dalam karnaval ini diikuti 29 grup Terdiri Umum dan lembaga, termasuk grup dari Pemerintah desa Kasiyan Timur. Mereka berasal dari lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, kelompok masyarakat, hingga perwakilan dari tiap-tiap dusun, yang mana pada tahun ini terkomfirmasi ada 23 peserta dari perwakilan dusun yang turut menghadirkan sonds Bintang ( Sonds Horeg ) dari Kota lain.Peserta menampilkan beragam kreasi, mulai dari busana adat, kostum unik hasil karya sendiri, hingga atraksi seni budaya tradisional. Beberapa kelompok menampilkan tarian daerah. Kreativitas warga Kasiyan Timur terlihat jelas dalam setiap penampilan, sehingga membuat suasana semakin semarak, untuk tema pada carnaval Desa yang ditentukan oleh panitia yaitu dengan Tema Tempo Dulu.Selain karnaval, pemerintah desa juga menggelar aneka lomba rakyat, seperti lomba karaoke antar RT dan RW, Gerak Jalan antar Lembaga sekolah dan umum yang acaranya digelar di sepanjanag Jl Raya Desa, Kegiatan tersebut menghidupkan suasana kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas. turut juga membantu para UMKM didesa kasiyan Timur di sepanjang jalur karnaval turut memberi warna sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal.Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Banyak keluarga membawa anak-anak untuk menonton karnaval, sementara kaum muda bersemangat menjadi peserta. Semaraknya acara ini menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 RI di Desa Kasiyan Timur tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat nilai kebangsaan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Kasiyan Timur berharap nilai persatuan, semangat perjuangan, dan rasa cinta tanah air terus tumbuh di tengah Masyarakat.
Pada tanggal 09 september 2026 pukul 19.00 s.d 21.00 WIB bertempat dikediaman Kepala Dusun Darungan Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember telah dilaksanakan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cangkring periode 2026-2034 dihadiri 22 orang pemilih dengan penanggung jawab kegiatan Saudara Fathur Rohman (Ketua Panitia).Dalam kegiatan tersebut dihadiri : H.Heru Ali Wahyudi (Kepala Desa Cangkring), Ketua Panitia beserta anggota.,Serttu Riyanto (Babinsa Desa Cangkring), Bripka Nuri Atifandi (Kanit Intelkam Polsek Jenggawah), 7 (tuju) tokoh hak suara, RT dan RW Dusun Darungan 15 orang, Satpol PP Cangkring Pukul 19.00 WIB 22 orang peserta hak pilih (hak suara) tiba di TPS Dsn. Darungan di lanjutkan registrasi.,Pukul 19.05 WIB acara di buka dan dimulai oleh pembawa acara diawali dengan sambutan pembuka oleh Babinsa cangkring "Hadirin sekali yang kami muliakan dan yang saya hormati kami ucapkan terimasih atas kehadiranya jenengan para tokoh pak RT dan RW yang hadir dalam rangka pemilaihan penjaringan anggota BPD yang baru kami mohon dukungan kerja samanya siapapun nanti yang akan terpilih akan mempimpin Dusun Darungan yang lebih baik dapat bersinergi dengan pemerintah Desa bermitralah yang baik akan memimpin sebagai BPD baru agar rangkaian kegiatan pemilihan pencoblosan malam ini berjalan tertib aman sukses tanpa kendala apapun" Pukul 19.10 WIB sambutan ketua panitia "Hadirin sekalian yang kami hormati, Atas nama panitia pemilihan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik secara moril maupun materiil, sehingga tahapan penjaringan hingga hari pelaksanaan musyawarah ini dapat terlaksana dengan baik, Kami melaporkan bahwa proses penjaringan dan penyaringan bakal calon anggota BPD telah kami laksanakan secara transparan, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, Tugas dan fungsi BPD sangat strategis dalam menampung aspirasi masyarakat serta bersinergi dengan pemerintah desa, sehingga kami berharap proses pemilihan ini berjalan lancar dan menghasilkan wakil-wakil rakyat desa yang amanah, Kami mohon dukungan dan kerjasama dari seluruh hadirin agar rangkaian acara pencoblosan atau penetapan malam ini dapat berjalan tertib, damai, dan sukses tanpa kendala suatu apa pun"Pukul 20.20 WIB Sambutan Kepala Desa cangkring "Ucapan terimaksih kepada kedua kandidat kedua calon dan juga saya ucapan terikasih kepada panitia atas suksenya pemilihan BPD baru berjalan tertip lancar tanpa dan perlu saya tegaskan juga jangan sampai ada keterlibatan panitai untuk ikut serta mengarahkan agar kegiatan pengisian BPD ini berjalan amanah. Pukul 20.30 WIB dilaksanakan pengumuman dan pembacaan surat suara pencoblosan/pemilihan BPD cangkring oleh panitia, Sbb :1. Jumlah surat suara Sdr. AHMAD TOHER = 15 (lima belas)2. Jumlah surat suara Sdr. MUHAMMAD IRWAN = 04 (tujuh)3. Jumlah surat suara sah : 194. Jumlah surat suara tidak sah : 3
Wonojati, Jenggawah – Pemerintah Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember menerima kunjungan kegiatan Verifikasi dan Validasi (Verval) Koperasi Desa Merah Putih pada Rabu, 16 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai.Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan dalam rangka melakukan verifikasi dan validasi terhadap kesiapan serta kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih Wonojati.Dalam kegiatan verval tersebut, tim melakukan pengecekan secara langsung terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan koperasi, khususnya pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih yang berada di Desa Wonojati.Verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan operasional koperasi. Selain melihat kondisi fisik bangunan, kegiatan juga menjadi bagian dari pengecekan kelengkapan yang diperlukan dalam mendukung keberadaan dan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih Wonojati.Pemerintah Desa Wonojati menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan dalam proses pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Kehadiran koperasi diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat desa serta mendukung pengelolaan potensi dan kebutuhan ekonomi masyarakat secara lebih terorganisir.Melalui kegiatan verifikasi dan validasi ini, diharapkan kesiapan Koperasi Desa Merah Putih Wonojati dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun kelengkapan pendukung lainnya.Pemerintah Desa Wonojati berkomitmen untuk terus mendukung proses pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember.
Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.
Stik Ubi adalah camilan inovatif yang menggabungkan cita rasa lezat dengan kesehatan yang tinggi. Dibuat dengan menggunakan ubi jalar berkualitas tinggi, Stik Ubi menjadi pilihan sempurna untuk mereka yang menginginkan camilan yang enak tanpa mengorbankan nutrisi.
Air Terjun Antrokan Gulung adalah salah satu destinasi alam yang mempesona dan tersembunyi di kawasan pedesaan yang ada di Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru, menawarkan panorama yang masih sangat alami dan asri. Terletak di tengah hamparan hutan hijau dan perbukitan yang menyejukkan, air terjun ini memancarkan kesan damai yang menenangkan hati setiap pengunjung. Aliran airnya jatuh dari tebing dengan ketinggian sedang, membentuk tirai air yang berkilau saat terkena sinar matahari, menciptakan pelangi kecil yang indah di sela-sela percikan air. Di sekitarnya, pepohonan rimbun, bebatuan besar, dan suara kicau burung liar berpadu menciptakan suasana khas alam yang begitu menenangkan. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati jalur setapak yang cukup menantang namun penuh dengan pemandangan memikat, seperti persawahan, sungai kecil, dan kebun warga. Air Terjun Antrokan Gulung juga memiliki kolam alami di bawahnya yang jernih dan menyegarkan, sehingga cocok untuk berendam atau sekadar bermain air. Tempat ini menjadi pilihan sempurna bagi siapa saja yang ingin melepaskan penat dari hiruk pikuk kehidupan kota, sekaligus menikmati keindahan dan kesejukan alam dalam suasana yang masih terjaga keasriannya.
Desa Glagahwero Kecamatan Panti mempunyai produk unggulan yang terbuat dari anyaman bambu,anyaman bambu tersebut bisa dibentuk menjadi tempat nasi ( tumbu ),tempeh,capil yang biasanya dipakek masyarakat pergi kesawah. Anyaman Bambu yang terletak di padukuhan Sumber duren RT.04 RW.03 yang wilayahnya terkenal dengan nama KESEH sesuai dengan nama anyaman bambu tersebut dikarenakan untuk wilayah tersebut banyak ditumbuhi banyak bambu sehingga warga diwilayah kesean mempunyai sebuah inovatif/pemikiran untuk membuat anyaman bambu/keseh.selain membuat anyaman bambu/keseh masyarakat kesean pekerjaan setiap harinya adalah buruh tani dan pekerja bangunan
Seger Nusantara merupakan objek wisata baru di Jember, Jawa Timur. Lokasinya di daerah Pakusari, tidak jauh dari kota, hanya sekitar 7,7KM. Jalan menuju Seger Nusantara tidak begitu susah/ekstrim. Jalan yang dilalui masih bagus, bisa dilalui motor maupun mobil. sesampainya di tempat utama, kita bisa melihat padang rumput yang luas dengan bukit, area panahan, dan area permainan dari kayu Wooden Hills. Area ini berisi permainan outbond dari kayu dan tali-temali. Semua umur bisa masuk dan main
Tradisi Mandi Shuro Tirto Gumitir menjadi tradisi masyarakat sekitar untuk menyucikan diri dengan mandi di Sendang tirto gumitir menyambut bulan suro. bahkan bukan itu saja, masyarakat juga menyambut bualn ramadhan dengan cara menyucikan diir dengan mandi di sendang tirto gumitir
Tempat wisata ini terletak di Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Lokasi Teluk Love Jember berdekatan dengan Pantai Payangan yang sudah populer terlebih dahulu. Teluk Love berada di lokasi sekitar 200 meter ujung timur pantai payangan. Dinamakan Teluk Love karena penampilannya yang menyerupai love (bentuk hati) jika dilihat dari atas. Karena itu anda harus naik dulu ke bukit yang ada di sana, namanya bukit domba. Dinamakan bukit domba karena banyak kambing dan domba masyarakat sana yang berkeliaran di bukit itu. Bukit domba ini juga mendapat julukan lain yaitu bukit cinta, karena indahnya Teluk yang berbentuk hati (lambang cinta) banyak pasangan yang pergi ke sana dan menyatakan cinta di atas bukit.
Air Terjun Dewi Rengganis, yang terletak di Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, adalah salah satu permata alam yang masih tersembunyi dari hiruk pikuk wisata massal. Berjarak kurang lebih 45 kilometer dari pusat kota Jember atau sekitar satu jam perjalanan, air terjun ini menawarkan suasana yang begitu alami dan menenangkan. Perjalanan menuju lokasi akan membawa pengunjung melewati hamparan persawahan hijau, perkebunan warga, dan deretan pepohonan rindang yang menyejukkan mata. Meskipun sebagian akses jalannya masih berupa jalan berbatu dan belum sepenuhnya diaspal, keindahan panorama alam sepanjang perjalanan membuat rasa lelah seolah terbayar lunas. Setiba di lokasi, suara gemericik air yang jatuh dari ketinggian berpadu dengan kicau burung liar menciptakan harmoni alami yang sulit ditemukan di tempat lain. Airnya yang jernih mengalir membentuk kolam alami di bawahnya, sangat cocok untuk bermain air atau sekadar merendam kaki menikmati kesegaran. Kondisi sekitar air terjun masih sangat asri, jauh dari polusi suara maupun sampah, sehingga menghadirkan ketenangan yang sempurna bagi siapa saja yang ingin melepas penat dari rutinitas harian. Selain menawarkan pesona alam yang memikat, Air Terjun Dewi Rengganis juga menjadi bagian dari potensi wisata Desa Karangbayat yang kaya akan nilai budaya dan sejarah. Di desa ini, wisatawan juga dapat menjumpai panorama sawah terasering yang indah, aliran sungai yang berkelok seperti menari, hingga peninggalan bersejarah berupa candi dan prasasti kuno. Kombinasi wisata alam dan budaya inilah yang tengah digarap pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk menjadikan Karangbayat sebagai destinasi wisata keluarga yang lengkap, edukatif, dan menyenangkan. Bagi pecinta alam, Air Terjun Dewi Rengganis bukan hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga ruang untuk merasakan kedekatan dengan alam, budaya, dan keramahan warga desa yang tulus menyambut tamu.