Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6494
Artikel Berita
129
Potensi
Portal Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di PPID Desa Kab. Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.

Terintegrasi 226 Desa Akses Publik 24/7

Temukan Desa Anda

Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.

Kunjungi Portal Desa

Pusat Data & Informasi Terintegrasi

Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.

226

Desa Terintegrasi

9

Publikasi Informasi

129

Potensi Desa

548

Jumlah Dokumen

Publikasi Terkini

Berita Desa Terbaru

Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.

home-care-hadir-di-desa-mrawan-puskesmas-mayang-sambangi-tokoh-agama-dukung-program-unggulan-bupati-jember-20260806
Kesehatan
06 Agustus 2026 20 Views

Home Care Hadir di Desa Mrawan, Puskesmas Mayang Sambangi Tokoh Agama Dukung Program Unggulan Bupati Jember

Desa Mrawan, 06 Agustus 2026 – Tim kesehatan dari Puskesmas Mayang melaksanakan pelayanan Home Care di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Bupati Jember, Gus Muhammad Fawaid, yang bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung.Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan didampingi oleh Kepala Dusun (Kasun) setempat sebagai perwakilan Pemerintah Desa Mrawan. Bersama Kasun, tim melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh agama di Desa Mrawan, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Makarimal Akhlak, Pondok Pesantren Alhamidiyah, dan Pondok Pesantren Nurul Hidayah. Kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyosialisasikan layanan Home Care kepada masyarakat melalui para tokoh agama.Program Home Care merupakan inovasi pelayanan kesehatan yang menghadirkan tenaga kesehatan secara langsung ke tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan pelayanan di rumah. Kehadiran perwakilan Pemerintah Desa Mrawan melalui Kasun setempat menjadi bentuk dukungan pemerintah desa dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember.Salah satu tokoh agama yang dikunjungi, Lora Zainul Ahsan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut."Kami sangat mendukung dan mengapresiasi program Home Care ini. Mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik. Meskipun baru diluncurkan, tim kesehatan sudah berkeliling di Desa Mrawan. Semoga seluruh petugas selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugasnya, dan semoga Bupati Jember juga senantiasa diberikan kesehatan agar dapat terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.Melalui kegiatan ini, sinergi antara Puskesmas Mayang dan Pemerintah Desa Mrawan diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat dusun.

menggali-potensi-peternakan-ayam-petelur-di-desa-jatimulyo-langkah-mahasiswa-kkn-kolaboratif-desa-cinta-mengenal-ekonomi-lokal-20260806
Berita Desa
06 Agustus 2026 19 Views

Menggali Potensi Peternakan Ayam Petelur di Desa Jatimulyo, Langkah Mahasiswa KKN KOLABORATIF Desa Cinta Mengenal Ekonomi Lokal

Desa Jatimulyo selama ini dikenal sebagai desa yang memiliki potensi besar di sektor pertanian. Hamparan sawah yang luas menjadi pemandangan khas yang mencerminkan kehidupan sebagian besar masyarakatnya. Namun, di balik kuatnya sektor pertanian tersebut, Desa Jatimulyo juga menyimpan potensi lain yang tidak kalah menjanjikan, yakni usaha peternakan ayam petelur. Salah satu peternakan di desa ini bahkan mampu menghasilkan sekitar 100 kilogram telur setiap hari, membuktikan bahwa sektor peternakan turut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta Desa Jatimulyo pada hari ini Kamis, 6 Agustus 2026 melakukan kunjungan ke salah satu peternakan ayam petelur sebagai bagian dari upaya mengenal lebih dekat potensi unggulan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai pengelolaan usaha peternakan sekaligus menjalin silaturahmi dengan para pelaku usaha yang telah berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berdiskusi secara langsung dengan pemilik peternakan mengenai proses budidaya ayam petelur, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, perawatan kesehatan ternak, hingga proses panen dan distribusi telur kepada para konsumen. Mahasiswa juga memperoleh informasi mengenai perjalanan usaha peternakan yang telah dijalankan serta berbagai tantangan yang dihadapi, seperti fluktuasi harga pakan dan perubahan harga jual telur di pasaran.Selain menjadi sarana pembelajaran, kunjungan ini juga dimanfaatkan mahasiswa untuk mengidentifikasi potensi kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui program kerja KKN. Informasi yang diperoleh diharapkan menjadi dasar dalam merancang kegiatan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai proses pembelajaran, tetapi juga mampu mendukung pengembangan sektor peternakan di Desa Jatimulyo.Melalui interaksi secara langsung dengan pelaku usaha, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai pentingnya inovasi, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi dalam mengembangkan usaha peternakan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa potensi lokal Desa Jatimulyo tidak hanya terletak pada sektor pertanian, tetapi juga pada sektor peternakan yang memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal dari terjalinnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi lokal. Dengan mengenali kondisi serta kebutuhan masyarakat secara langsung, mahasiswa KKN dapat menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran sehingga keberadaan KKN Kolaboratif Desa Cinta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Jatimulyo.

karang-taruna-desa-sumberwringin-matangkan-persiapan-hut-ke-81-ri-bersama-mahasiswa-kkn-kolaboratif-20260804
Berita Desa
04 Agustus 2026 67 Views

Karang Taruna Desa Sumberwringin Matangkan Persiapan HUT Ke-81 RI Bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif

Jember – Karang Taruna Desa Sumberwringin bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB di kediaman Ibu Wagini Setyowati, staf Pemerintah Desa Sumberwringin.Rapat koordinasi yang dihadiri sekitar 20 peserta ini melibatkan perwakilan pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Sumberwringin serta Mahasiswa KKN Kolaboratif. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan persepsi dan menyusun konsep kegiatan dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa.Kegiatan diawali dengan persiapan tempat, registrasi peserta, serta dokumentasi. Selanjutnya, rapat dibuka secara resmi oleh Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, yang mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama merancang kegiatan yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.Memasuki agenda inti, seluruh peserta berdiskusi mengenai jenis-jenis perlombaan yang akan dilaksanakan selama bulan Agustus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai usulan disampaikan oleh peserta rapat melalui forum diskusi dan tanya jawab. Seluruh masukan kemudian dibahas secara musyawarah hingga menghasilkan kesepakatan mengenai daftar perlombaan yang akan diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Sumberwringin.Selain membahas jenis perlombaan, rapat juga menegaskan pentingnya koordinasi lanjutan antara Karang Taruna dan Mahasiswa KKN Kolaboratif agar seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyusunan jadwal, pembagian tugas kepanitiaan, hingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Dokumentasi hasil rapat juga akan disampaikan kepada Kecamatan Sukowono sebagai bagian dari administrasi kegiatan.Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, mengatakan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-81 Republik Indonesia dapat terlaksana secara terencana, tertib, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat."Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar mengadakan perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah disepakati dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda Desa Sumberwringin," ujar M. Rizky Maulana.Ia menambahkan bahwa Karang Taruna akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Mahasiswa KKN Kolaboratif serta Pemerintah Desa Sumberwringin agar seluruh agenda yang telah direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi wujud nyata peran pemuda dalam mendukung pembangunan desa melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan."Kolaborasi yang terbangun bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan HUT RI saja, tetapi juga menjadi awal lahirnya berbagai program kepemudaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin Karang Taruna menjadi wadah yang mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kebersamaan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan Desa Sumberwringin," tambahnya.Selama pelaksanaan rapat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala. Forum menghasilkan kesepakatan mengenai pelaksanaan perlombaan HUT Ke-81 Republik Indonesia yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lanjutan bersama seluruh panitia dan pihak terkait.Melalui rapat koordinasi ini, Karang Taruna Desa Sumberwringin bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif menunjukkan komitmen untuk menghadirkan peringatan Hari Kemerdekaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan mampu memperkuat kebersamaan warga sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kepedulian sosial di lingkungan Desa Sumberwringin.

pembentukan-panitia-pengisian-dan-penjaringan-bpd-tahun-2026-desa-jatian-kecamatan-pakusari-20260804
Berita Desa
04 Agustus 2026 20 Views

PEMBENTUKAN PANITIA PENGISIAN DAN PENJARINGAN BPD TAHUN 2026 DESA JATIAN KECAMATAN PAKUSARI

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jatian sudah berakhir masa bhaktinya pada Tahun 2026 dan harus segera terisi kembali dengan masa bhakti yang baru. Mengapa harus segera terisi dan terbarui masa bhaktinya, dikarenakan BPD mempunyai peranan penting dalam Pembangunan di Desa serta pengarah kebijakan Pemerintah Pusat maupun Desa.Selasa, 04 Agustus 2026 bertempat di Balai Desa Jatian pada pukul 09.15 WIB dimulailah Musyawarah Desa dengan dipimpin oleh PJ. Kepala Desa Jatian ( Bunda Nofa, S.ST, S.Kes ) dihadiri Bpk. Camat Pakusari ( RIFENDI WAHJUWIBAKTI,S.IP ), Kepala Seksi Pemerintahan ( Bpk. Mada ), Bhabin Kamtibmas Desa Jatian, Bhabinsa Desa Jatian, Pol PP Desa Jatian, Anggota BPD lama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kelompok Perempuan, RT dan RW, Kelompok Pemuda, Kelompok Profesi, Kelompok Lansia, keterwakilan Masyarakat wilayah di lingkungan Desa Jatian Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, dan dihadiri Mahasiswa KKn Kolaboratif #5 Tahun 2026Dalam Musyawarah yang disampaikan secara teknis oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan ( Bpk. Mada ) menjelaskan secara gamblang dan transparan kepada hadirin untuk mengusulkan kandidat sebagai Panitia Pengisian dan Penjaringan BPD sehingga dalam pelaksanaan nantinya dapat berjalan dengan lancar dan aman/kondusif, demikian juga yang diharapkan oleh Bpk. Camat Pakusari, Bpk. Dan Pos Ramil Pakusari, dan juga Bpk. Kapolsek Pakusari.Bpk. Camat Pakusari juga menghimbau kepada Panitia yang nantinya untuk selalu menjaga netralitas dan transparansi dalam menjalankan tahapan pelaksanaan pengisian dan penjaringan anggota BPD yang baru, dan tidak keluar konteks yang sudah ditetapkan berdasarkan Peraturan Bupati No. 20 tahun 2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengisian Keanggotaan dan Kelembagaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).Dalam Musdes tersebut diperoleh Keputusan, kesepakatan, dan Penetapan sebagai hasil akhir dalam musyawarah, sebagai berikut : Ketua                     : Sugiono Hadi SaputroSekretaris              : Elfa Gustwi NindaBendahara            : Ainiyatul MufidaAnggota                 : Syamsul Arifin                              : M. Agil Fatoni                              : Frengki Febrianto                              : Suswati                               : Saenul Arifin                               : Mohammad Efendi Pradana Dalam mekanisme dalam Pengisian dan Penjaringan Anggota Badan Permusyawaratan Desa dihimbau untuk selalu berkoordinasi baik dengan Pemerintah Kecamatan maupun ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten serta mengikuti petunjuk yang sudah tercantum dalam Perbub sehingga tercipta suasana kondusif. https://jatian-mandiri.kim.id   https://sites.google.com/view/pemerintahdesajatian,https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita  https://www.facebook.com/desa .jatian#wadulguse #jember #gusfawait #jemberbarujembermaju #semuakarenacinta

visi-misi-calon-bpd-dipaparkan-desa-mrawan-matangkan-penetapan-anggota-bpd-20260806
Berita Desa
04 Agustus 2026 41 Views

Visi-Misi Calon BPD Dipaparkan, Desa Mrawan Matangkan Penetapan Anggota BPD

DESA MRAWAN – Pemerintah Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, menggelar penyampaian visi dan misi calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sekaligus musyawarah penetapan calon anggota BPD pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Pendopo Desa Mrawan.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Mayang Adi Zulkifli A.H., S.H., M.M., jajaran Muspika Kecamatan Mayang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), RT/RW, tokoh masyarakat, Pemerintah Desa Mrawan, Panitia Pengisian Anggota BPD, serta para bakal calon anggota BPD Desa Mrawan.Proses pengisian anggota BPD Desa Mrawan periode 2026–2034 telah dimulai sejak 6 Juli 2026 dengan dibukanya pendaftaran bakal calon anggota BPD oleh Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Mrawan. Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran, penelitian berkas, seleksi administrasi, penyampaian visi dan misi, hingga musyawarah penetapan calon, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Dari hasil penelitian administrasi, sebanyak 9 bakal calon anggota BPD dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan, termasuk telah memenuhi unsur keterwakilan perempuan sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku. Dengan terpenuhinya seluruh persyaratan tersebut, tahapan penyampaian visi dan misi dilaksanakan sebagai bentuk penyampaian komitmen dan program kerja masing-masing calon sebelum dilakukan penetapan melalui musyawarah.Mengawali kegiatan, Kepala Desa Mrawan, Salim, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Mayang beserta jajaran Muspika, LPM, RT/RW, tokoh masyarakat, panitia, dan seluruh peserta yang telah hadir serta mendukung kelancaran proses pengisian anggota BPD Desa Mrawan.Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan tertib, lancar, transparan, dan menghasilkan anggota BPD yang amanah, mampu menyerap aspirasi masyarakat, serta menjadi mitra strategis Pemerintah Desa dalam mewujudkan pembangunan desa yang semakin maju.Dalam sambutannya, Camat Mayang, Adi Zulkifli A.H., S.H., M.M., menegaskan bahwa menjadi anggota BPD merupakan amanah yang memiliki tanggung jawab besar. Menurutnya, BPD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, tetapi juga menjadi mitra pemerintah desa sekaligus corong dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.Camat Mayang juga mengajak para calon anggota BPD untuk ikut menyukseskan program-program prioritas pemerintah, di antaranya Sekolah Rakyat, layanan Home Care Puskesmas, dan Universal Health Coverage (UHC). Khusus pada program Home Care, pelayanan kesehatan akan melibatkan kader yang melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan.Usai sambutan, masing-masing bakal calon anggota BPD menyampaikan visi, misi, serta komitmennya di hadapan peserta musyawarah. Penyampaian tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat dan para peserta untuk mengetahui gagasan serta arah pengabdian masing-masing calon apabila nantinya dipercaya menjadi anggota BPD.Selanjutnya, Ketua Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Mrawan, KH. Ahmad Basofi, memimpin musyawarah penetapan calon anggota BPD. Musyawarah dilaksanakan sesuai tata tertib yang telah ditetapkan dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat, keterbukaan, transparansi, dan menjunjung tinggi ketentuan yang berlaku.Karena seluruh bakal calon telah memenuhi persyaratan administrasi, jumlah calon yang ditetapkan sebanyak 9 orang, serta telah memenuhi unsur keterwakilan perempuan, proses penetapan calon anggota BPD dilaksanakan melalui musyawarah sesuai mekanisme yang berlaku dalam tahapan pengisian anggota BPD.Ketua Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Mrawan, KH. Ahmad Basofi, berharap seluruh calon yang telah ditetapkan dapat memegang teguh komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat."Harapannya, apa yang menjadi visi dan misi tidak hanya menjadi sebuah gagasan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas nantinya sehingga mampu membawa Desa Mrawan menjadi lebih maju, aspiratif, dan terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dalam melayani masyarakat," ujarnya.Melalui seluruh tahapan yang telah dilaksanakan sejak dibukanya pendaftaran pada 6 Juli 2026, Pemerintah Desa Mrawan berharap proses pengisian anggota BPD periode 2026–2034 dapat menghasilkan anggota BPD yang profesional, aspiratif, dan bertanggung jawab. Kehadiran BPD diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa dalam merumuskan kebijakan, menyalurkan aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan desa, serta mendukung berbagai program pembangunan demi kemajuan Desa Mrawan.

penerjunan-dan-serah-terima-mahasiswa-kkn-kolaboratif-5-tahun-2026-di-kecamatan-silo-dan-desa-sumberjati-sebagai-awal-pelaksanaan-program-pengabdian-kepada-masyarakat-20260806
Berita Desa
02 Agustus 2026 18 Views

Penerjunan dan Serah Terima Mahasiswa KKN Kolaboratif #5 Tahun 2026 di Kecamatan Silo dan Desa Sumberjati sebagai Awal Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat

Sumberjati, 20 Juli 2026 – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif #5 Tahun 2026 resmi diawali dengan rangkaian kegiatan penerjunan dan serah terima mahasiswa kepada pemerintah daerah sebagai bentuk penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan masyarakat. KKN Kolaboratif #5 merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dari Universitas Jember (UNEJ), Universitas PGRI Argopuro Jember (UNIPAR), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN). Rangkaian kegiatan diawali dengan penerjunan mahasiswa KKN Kolaboratif #5 pada Minggu, 19 Juli 2026, yang menandai dimulainya pelaksanaan kegiatan pengabdian di wilayah penempatan masing-masing. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki melalui berbagai program kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Selanjutnya, pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 09.00 WIB, dilaksanakan kegiatan serah terima mahasiswa KKN Kolaboratif #5 kepada Pemerintah Kecamatan Silo. Acara ini dihadiri oleh unsur pimpinan Kecamatan Silo serta dua orang perwakilan mahasiswa dari masing-masing kelompok KKN Kolaboratif yang ditempatkan di wilayah Kecamatan Silo. Serah terima tersebut menjadi simbol penyerahan mahasiswa kepada pemerintah kecamatan sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di desa-desa wilayah Kecamatan Silo. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, dan mahasiswa dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program KKN Kolaboratif.Pada hari yang sama, Senin, 20 Juli 2026 pukul 13.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan serah terima mahasiswa KKN Kolaboratif #5 kepada Pemerintah Desa Sumberjati, Kecamatan Silo. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Sumberjati beserta perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, dan seluruh mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Sumberjati. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumberjati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program KKN Kolaboratif serta berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang selaras dengan potensi desa dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan serah terima ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang harmonis antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui koordinasi yang baik, mahasiswa diharapkan dapat melaksanakan program kerja secara efektif, adaptif, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Desa Sumberjati. Dengan terlaksananya rangkaian penerjunan dan serah terima mahasiswa KKN Kolaboratif #5 Tahun 2026, secara resmi dimulailah pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sumberjati, Kecamatan Silo. Melalui semangat kolaborasi lintas perguruan tinggi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan seluruh program kerja yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

mahasiswa-kkn-kolaboratif-desa-sumberjati-2026-fasilitasi-layanan-konsultasi-bpjs-melalui-program-viola-20260802
Berita Desa
02 Agustus 2026 16 Views

Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Sumberjati 2026 Fasilitasi Layanan Konsultasi BPJS Melalui Program VIOLA

Sumberjati, 28 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2026 melaksanakan program kerja bertajuk VIOLA (Virtual Information and Online BPJS Consultation) sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, mulai pukul 11.00 WIB. Program VIOLA merupakan layanan konsultasi BPJS Kesehatan yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi rapat video Microsoft Teams. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN berperan sebagai penyedia fasilitas yang menghubungkan masyarakat dengan PIC (Person in Charge) BPJS Kesehatan sebagai narasumber utama. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan, tata cara pendaftaran, perubahan data peserta, hingga pemanfaatan layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mahasiswa KKN bertugas mendampingi jalannya konsultasi agar berlangsung dengan tertib dan membantu memastikan komunikasi antara masyarakat dengan narasumber berjalan dengan lancar. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta yang terdiri atas warga Desa Sumberjati. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kendala yang mereka alami dalam penggunaan layanan BPJS Kesehatan. Seluruh pertanyaan masyarakat dijawab secara langsung oleh PIC BPJS Kesehatan selaku narasumber. Sementara itu, mahasiswa KKN berperan sebagai jembatan komunikasi dengan membantu menyampaikan kembali penjelasan narasumber kepada masyarakat apabila terdapat informasi yang masih kurang dipahami atau memerlukan penjelasan lebih lanjut, sehingga proses konsultasi dapat berlangsung secara efektif dan mudah dipahami oleh peserta.Selain sesi konsultasi, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga status kepesertaan BPJS tetap aktif, manfaat layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta pemanfaatan aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah akses layanan kesehatan secara digital. Melalui program VIOLA, diharapkan masyarakat Desa Sumberjati semakin memahami hak dan kewajiban sebagai peserta BPJS Kesehatan sehingga dapat memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal. Program ini juga menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemberian edukasi yang bermanfaat serta mendukung peningkatan literasi masyarakat terhadap layanan kesehatan berbasis jaminan sosial. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja Mahasiswa KKN Kolaboratif Tahun 2026 di Desa Sumberjati yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

tuntas-100-pendataan-data-kemiskinan-desil-2-di-desa-cakru-selesai-digelar-mahasiswa-kkn-kolaborasi-20260803
Berita Desa
02 Agustus 2026 35 Views

Tuntas 100%! Pendataan Data Kemiskinan Desil 2 di Desa Cakru Selesai Digelar Mahasiswa KKN Kolaborasi

CAKRU – Kerja keras mahasiswa Kelompok 002 KKN Kolaboratif Jember 2026 di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, akhirnya membuahkan hasil. Tepat pada Sabtu, (01/08/2026), tugas utama mereka dalam melakukan Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Desil 2 Pengentasan Kemiskinan Kabupaten Jember di Desa Cakru dipastikan selesai 100 %. Pendataan ini penting dilakukan untuk memastikan data bantuan sosial dari pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi nyata warga di lapangan, sehingga penyaluran bantuan ke depan bisa lebih adil dan tepat sasaran.Demi menjangkau seluruh sudut desa secara merata, sebanyak 13 mahasiswa KKN membagi tugas ke dalam empat tim untuk turun langsung ke empat wilayah dusun, yaitu Dusun Igir-Igir, Tempuran, Krajan, dan Gondangrejo. Melalui pendataan yang dilakukan sejak Kamis, (23/07/2026) ini, tim mahasiswa berhasil menuntaskan total 321 data warga se-Desa Cakru, dengan rata-rata sekitar 70 hingga 90 data warga yang terverifikasi di setiap dusunnya.Kelancaran proses pendataan dari rumah ke rumah (door to door) ini tak lepas dari sambutan hangat warga dan kerja sama yang erat dengan para pengurus desa. Sebelum turun ke lapangan, mahasiswa telah berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Desa Cakru, Ibu Heni Indaryani, para Kepala Dusun (Kasun Igir-Igir, Tempuran, Krajan, dan Gondangrejo), hingga pengurus RT dan RW setempat. Selesainya pendataan Desil 2 ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa KKN dalam membantu Pemerintah Desa Cakru mewujudkan data kesejahteraan warga yang akurat dan transparan.

bantu-lansia-dan-warga-mahasiswa-kkn-kolaborasi-sukses-kawal-layanan-bpjs-virtual-di-desa-cakru-20260806
Pelayanan Publik
01 Agustus 2026 23 Views

Bantu Lansia dan Warga, Mahasiswa KKN Kolaborasi Sukses Kawal Layanan BPJS Virtual di Desa Cakru

DESA CAKRU – Akses terhadap pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan inklusif kini hadir langsung di tengah masyarakat Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Pada Senin, (27/07/2026), Kelompok 002 KKN Kolaboratif Jember 2026 sukses mendampingi warga dalam mengakses layanan BPJS Kesehatan secara virtual melalui sistem VIOLA (Virtual Office Layanan Peserta). Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 hingga 12.30 WIB di Balai Desa Cakru ini menjadi solusi konkret agar masyarakat dapat mengurus administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara gratis tanpa perlu pergi ke kantor cabang fisik BPJS Kesehatan.Pelaksanaan program ini berlangsung responsif tepat setelah rapat koordinasi program kerja KKN bersama Pemerintah Desa Cakru selesai digelar. Meski awalnya kuota dibatasi 20 orang demi efektivitas komunikasi, antusiasme masyarakat Desa Cakru ternyata melonjak tinggi hingga jumlah warga yang hadir membawa dokumen persyaratan melebihi perkiraan semula.Alur pelayanan VIOLA dirancang secara terstruktur dan ramah bagi kelompok lansia. Tahap awal dimulai dari pendaftaran dan verifikasi berkas fisik berupa Kartu Keluarga (KK), KTP, dan buku tabungan oleh mahasiswa KKN. Selanjutnya, warga diarahkan ke meja pelayanan digital yang dilengkapi laptop, koneksi internet, serta headset untuk terhubung secara tatap muka virtual melalui video conference Zoom bersama petugas Person In Charge (PIC) resmi BPJS Kesehatan Cabang Jember.Melalui interaksi virtual ini, warga memproses berbagai kebutuhan seperti pengecekan status kartu, pemindahan lokasi puskesmas/FKTP, hingga pendaftaran anggota keluarga baru. Peran mahasiswa KKN sangat krusial sebagai fasilitator teknis yang mendampingi penggunaan perangkat serta menjembatani komunikasi warga lansia dengan petugas.Sinergi antara Pemerintah Desa Cakru, mahasiswa KKN Kolaboratif, dan inovasi VIOLA BPJS Kesehatan membuktikan bahwa digitalisasi pelayanan publik mampu hadir secara sederhana namun berdampak nyata. Keberhasilan kegiatan ini memastikan masyarakat desa memperoleh kepastian layanan kesehatan yang merata, cepat, dan tanpa terkendala jarak.

Unggulan Lokal

Jelajah Potensi Desa

Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.

wisata-astana-joglo
Sidomulyo
Pariwisata

Wisata Astana Joglo

Selain berkunjung ke Destinasi Wisata Alam Sendang Tirto Gumimitr, Wisatawan juga bisa melepas penatnya di Astana Joglo Sidomulyo sebahabis bermain dengan jernihnya air Sendang. Lokasinya tak jauh dari Sendang Tirto Gumitir yang berada di Dusun Curah Damar tersebut. Di sana pengunjung bisa menikmati secangkir kopi menghadap ke area hijau pesawahan. Khas rumah Joglonya pun dilengkapi dengan Dokumentasi sejarah Sidomulyo.

wisata-alam-air-terjun-tirto-gumitir
Sidomulyo
Pariwisata

Wisata Alam Air Terjun Tirto Gumitir

Desa Sidomulyo yang dikenal dengan desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuwangi dan terletak di lereng gunung gumitir yang notabene merupakan wilayah perkebunan sehingga terdapat Wisata Air terjun yang dapat dikunjungi.

wisata-kuliner-pujasera-sorga-dukuhmencek
Dukuhmencek
UMKM / Ekonomi Kreatif

WISATA KULINER PUJASERA SORGA DUKUHMENCEK

Jika melintas di desa Dukuhmencek dapat kiranya mampir sejenak di wisata kuliner ( PUJASERA SORGA DUKUHMENCEK ) yang terletak di jantung Desa, bersebelahan dengan Kantor Desa, beraneka ragam makanan dan jajanan degan harga yang terjangkau, Buka mulai jam 16.00 wib s/d 22.00 wib

tombo-ati
Tegalrejo
Kebudayaan

Tombo Ati

Desa Tegalrejo memiliki suatu paguyuban yang bergerak di bidang keagamaan dan seni musik. Nama paguyuban tersebut adalah Tombo Ati. Tombo Ati dipimpin oleh Kiai Nurul Wari selaku mantan Kepala Desa Tegalrejo. Kegiatan Tombo Ati yang menjadi rutinitas masyarakat adalah istighosah setiap malam Jum’at. Adapun dilaksanakannya pembacaan Istighosah bertujuan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menambah keyakinan iman, pengabdian serta kematangan cita-cita hidup. Sedangkan latihan musik bertujuan untuk mengisi waktu luang agar lebih bermanfaat.

produksi-ladrang
Tegalrejo
UMKM / Ekonomi Kreatif

Produksi Ladrang

Ladrang atau cumi-cumi, kue khas lebaran yang juga diproduksi oleh UMKM di Desa Tegalrejo. Ladrang yang berbahan dasar tepung, minyak, garam, dan rempah-rempah memiliki cita rasa asin dan gurih.

rempeyek
Karanganyar
UMKM / Ekonomi Kreatif

REMPEYEK

Rempeyek kacang dan udang kecil merupakan camilan tradisional yang renyah dan gurih, dibuat dari adonan tepung berbumbu dengan tambahan kacang tanah pilihan dan udang kecil yang memberikan cita rasa khas. Diproduksi secara homemade menggunakan bahan-bahan berkualitas, rempeyek ini cocok dinikmati sebagai camilan maupun pelengkap berbagai hidangan. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuatnya digemari oleh semua kalangan. 🦐πŸ₯œ

ikan-pindang
Petung
UMKM / Ekonomi Kreatif

IKAN PINDANG

Usaha ikan pindang merupakan salah satu kegiatan ekonomi rumah tangga yang tetap eksis di Desa Petung. Usaha ini dijalankan secara turun-temurun, dan saat ini diteruskan oleh generasi berikutnya dari keluarga mertua. Proses produksi dilakukan setiap hari, dan hasil produksinya cukup menjanjikan. Dalam satu hari, dapat terjual hingga 100 rantang ikan pindang. Setiap satu renteng berisi 12 rantang, sehingga usaha ini tergolong produktif dan memiliki pelanggan tetap. Pengelolaan ikan pindang dilakukan secara tradisional namun tetap higienis. Proses dimulai dengan memasukkan ikan segar ke dalam area produksi, kemudian dicuci bersih untuk menghilangkan kotoran dan bau amis. Setelah itu, ikan ditata rapi ke dalam rantang kecil yang menjadi wadah khusus untuk proses pemindangan. Ikan yang telah ditata kemudian diikat dalam rantang agar posisinya tidak berubah saat proses perebusan berlangsung. Seluruh rantang berisi ikan tersebut kemudian direbus secara bersamaan, tanpa dipindahkan dari wadahnya. Proses ini membuat bumbu alami dari ikan dan garam meresap sempurna tanpa merusak bentuk ikan itu sendiri. Bahan yang digunakan dalam pembuatan ikan pindang sangat sederhana, yaitu hanya berupa ikan segar dan garam sebagai bahan pengawet alami. Meskipun menggunakan bahan yang minim, hasil akhirnya tetap memiliki cita rasa khas yang digemari masyarakat. Usaha ini tidak hanya menjadi mata pencaharian utama, tetapi juga melestarikan kearifan lokal dalam mengolah makanan tradisional secara praktis dan ekonomis.

potensi-produksi-keripik-gadung-sebagai-salah-satu-komoditas-unggulan
Arjasa
UMKM / Ekonomi Kreatif

Potensi Produksi Keripik Gadung Sebagai salah satu komoditas unggulan

Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, memiliki potensi lokal yang cukup menonjol di bidang olahan pangan, salah satunya adalah keripik gadung. Produk ini diolah dari umbi gadung yang tumbuh subur di lahan pertanian sekitar desa. Proses pengolahannya memerlukan keterampilan khusus karena gadung mengandung racun alami yang harus dihilangkan terlebih dahulu melalui perendaman dan pencucian berulang. Setelah aman untuk dikonsumsi, gadung diiris tipis, dibumbui, lalu digoreng hingga renyah. Keripik gadung khas Arjasa memiliki rasa gurih dan tekstur renyah yang menjadi ciri khas, sehingga digemari masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Selain sebagai camilan, keripik ini juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga, terutama kelompok ibu rumah tangga yang mengelola usaha rumahan. Dengan kualitas rasa yang unik dan potensi pasar yang luas, keripik gadung Arjasa berpeluang dikembangkan sebagai produk unggulan desa yang mampu memperkenalkan cita rasa khas daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.