Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6540
Artikel Berita
132
Potensi
Portal Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di PPID Desa Kab. Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.

Terintegrasi 226 Desa Akses Publik 24/7

Temukan Desa Anda

Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.

Kunjungi Portal Desa

Pusat Data & Informasi Terintegrasi

Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.

226

Desa Terintegrasi

9

Publikasi Informasi

132

Potensi Desa

550

Jumlah Dokumen

Publikasi Terkini

Berita Desa Terbaru

Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.

pelatihan-peningkatan-kapasitas-linmas-desa-rambigundam-2026-20260903
Ketentraman dan Ketertiban Umum
03 September 2026 11 Views

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Linmas Desa Rambigundam 2026

Peningkatan Kapasitas Linmas dalam Persiapan Pengamanan Karnaval Budaya Indonesia di Desa Rambigundam 2026.Rambigundam, Rambipuji, Jember — Pemerintah Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Rambigundam pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Rambigundam mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh sebanyak 25 orang anggota Linmas Desa Rambigundam.Kegiatan peningkatan kapasitas ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan Pemerintah Desa Rambigundam dalam menghadapi rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, khususnya pelaksanaan Karnaval Budaya Desa Rambigundam yang akan dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, para anggota Linmas mendapatkan pengarahan mengenai tugas, tanggung jawab, serta kesiapan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan karnaval.Pembahasan utama dalam kegiatan tersebut berfokus pada pengamanan pelaksanaan Karnaval Budaya, mulai dari pengaturan peserta, pengamanan jalur karnaval, pengaturan kerumunan masyarakat, hingga koordinasi apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan di lapangan. Para anggota Linmas juga diarahkan untuk bekerja secara terkoordinasi dan mengutamakan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan serta menjaga ketertiban masyarakat.Sebanyak 25 anggota Linmas diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional selama pelaksanaan karnaval. Koordinasi antaranggota menjadi salah satu hal penting yang ditekankan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Selain itu, Linmas juga diharapkan mampu membantu menciptakan rasa aman bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan kegiatan karnaval.Melalui kegiatan peningkatan kapasitas tersebut, Pemerintah Desa Rambigundam berharap seluruh anggota Linmas memiliki kesiapan yang lebih baik dalam melaksanakan tugas pengamanan di lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Desa Rambigundam dalam mempersiapkan seluruh unsur pendukung agar pelaksanaan Karnaval Budaya dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman, tertib, meriah, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Desa Rambigundam.Pemerintah Desa RambigundamKecamatan Rambipuji – Kabupaten Jember

dukung-program-home-care-bupati-gus-fawait-pemdes-tegalrejo-hadir-berikan-pelayanan-langsung-kepada-warga-20260903
Kesehatan
03 September 2026 56 Views

Dukung Program Home Care Bupati Gus Fawait, Pemdes Tegalrejo Hadir Berikan Pelayanan Langsung kepada Warga

JEMBER — Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, turut mengambil bagian dalam mendukung program Home Care yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Gus Fawait.Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Pemerintah Desa Tegalrejo dalam kegiatan Home Care yang dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan menyentuh langsung masyarakat.Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, turut mendukung pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari sinergi antara Pemerintah Desa Tegalrejo dan Pemerintah Kabupaten Jember.Dalam pelaksanaannya, kegiatan Home Care dilakukan dengan mendatangi langsung warga yang membutuhkan perhatian dan pelayanan di kediamannya. Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu mengetahui kondisi serta kebutuhan warga secara lebih dekat.Program Home Care merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi berupaya hadir langsung untuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.Menurut Pemerintah Desa Tegalrejo, sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam memastikan program-program pelayanan masyarakat dapat berjalan secara optimal. Pemerintah desa memiliki peran strategis karena berada di garis terdepan dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.Keterlibatan Pemdes Tegalrejo dalam program tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap kebijakan Bupati Jember Gus Fawait dalam memperkuat pelayanan publik yang responsif, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung.Nunung Adi Kontesa menegaskan bahwa Pemerintah Desa Tegalrejo akan terus mendukung program pemerintah daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Pemerintah Desa Tegalrejo akan terus bersinergi dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember, termasuk Home Care. Kami berharap kehadiran pemerintah secara langsung dapat memberikan manfaat serta menunjukkan bahwa masyarakat selalu mendapat perhatian,” ujar Nunung Adi Kontesa.Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 1 September 2026 tersebut, Pemerintah Desa Tegalrejo berharap program Home Care dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Desa Tegalrejo diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, humanis, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.

penyaluran-bantuan-pangan-20260903
Sosial / Kesejahteraan Rakyat
03 September 2026 67 Views

PENYALURAN BANTUAN PANGAN

Bertempat di Balai Desa Kraton, pada Hari, Kamis, 3 September 2026, Pukul 08.00 WIB s/d selesai, berlangsung acara penyerahan bantuan pangan beras periode bulan Juli sampai September 2026 dari pemerintah melalui Bulog. Bantuan diserahkan langsung oleh Bapak. Kepala Desa Kraton (Agus Prianto) didampingi Bapak. Camat Kencong, Bapak. Babinsa Desa Kraton, Ibu. Babinkamtibmas Desa Kraton, Kasi PMKS Kecamatan Kencong, Perangkat Desa Kraton, Pendamping PKH Kecamatan Kencong, RT/RW Se-Wilayah Desa Kraton, dan Keluarga Pemnerima Manfaat. Sementara itu Desa Kraton mendapatkan 1.030 KPM bantuan pangan beras dengan masing-masing penerima bantuan pangan akan mendapatkan 30 kg beras.Lebih lanjut acara penyerahan bantuan berjalan dengan aman, tertib dan lancar, dengan dibantu Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Perangakat Desa, RT/RW, dan Petugas PKH. Dijelaskan, penyaluran bantuan pangan ini merupakan program pemerintah melalui badan pangan nasional (Bapanas) dengan penugasan kepada Perum BULOG sebagai operator pemerintah dalam bidang ketersediaan beras. Penyaluran bantuan pangan beras 2026 oleh BULOG merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI, guna menjaga stabilitas pangan dan menekan laju inflasi."Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah kepada masyarakat dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

tingkatkan-kapasitas-tenaga-lini-lapangan-kecamatan-sukowono-perkuat-pencegahan-stunting-20260831
Berita Desa
31 Agustus 2026 12 Views

Tingkatkan Kapasitas Tenaga Lini Lapangan, Kecamatan Sukowono Perkuat Pencegahan Stunting

JEMBER — Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas tenaga lini lapangan. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pencegahan Stunting bagi Tenaga Lini Lapangan Tahap 3 yang digelar di Balai KB Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Senin (31/8/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dari masing-masing desa di wilayah Kecamatan Sukowono. Sebanyak 12 kader hadir dalam kegiatan tersebut dengan masing-masing desa diwakili oleh satu orang kader.Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman sekaligus kemampuan kader dalam menjalankan tugas pendampingan terhadap keluarga yang menjadi sasaran pencegahan stunting. Selain mendapatkan penguatan kapasitas, para kader juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan kinerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) di masing-masing desa.Dalam kegiatan tersebut, Prima Nur Ardiansyah memberikan sambutan sekaligus menyampaikan materi kepada para peserta. Materi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman tenaga lini lapangan mengenai peran dan tanggung jawab mereka dalam mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.Melalui kegiatan tersebut, kader diharapkan tidak hanya memahami aspek pencegahan stunting secara umum, tetapi juga mampu melakukan pendampingan secara lebih terarah kepada kelompok sasaran. Pendampingan menjadi salah satu bagian penting karena pencegahan stunting membutuhkan intervensi sejak sebelum kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.Salah satu kader yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Wagini Setyowati, yang mewakili Desa Sumberwringin. Kehadiran kader dari masing-masing desa menjadi bagian dari upaya memastikan informasi dan penguatan kapasitas yang diberikan dalam kegiatan dapat diteruskan dan diterapkan di tingkat masyarakat.Dalam pelaksanaannya, masing-masing kader TPK memiliki tanggung jawab mendampingi sejumlah kelompok sasaran yang memiliki risiko berkaitan dengan stunting. Sasaran tersebut meliputi ibu hamil, bayi di bawah dua tahun (baduta), balita, ibu nifas, serta calon pengantin.Pendampingan terhadap kelompok sasaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dan pencegahan sejak dini. Dengan pendampingan yang dilakukan secara konsisten, berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak maupun kesehatan ibu diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.Prima Nur Ardiansyah dalam penyampaian materinya menekankan pentingnya penguatan kapasitas kader sebagai tenaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, kader memiliki posisi strategis dalam memastikan proses pendampingan keluarga sasaran berjalan secara optimal.“Peningkatan kapasitas ini penting agar kader semakin memahami tugas dan perannya dalam pendampingan keluarga sasaran. Evaluasi kinerja juga diperlukan untuk melihat sejauh mana pendampingan yang dilakukan di masing-masing desa sudah berjalan dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki,” ujar Prima Nur Ardiansyah.Sementara itu, keterlibatan kader seperti Wagini Setyowati menjadi bagian dari penguatan jejaring di tingkat desa. Kader diharapkan mampu menjadi penghubung antara keluarga sasaran dengan berbagai layanan dan program yang berkaitan dengan pencegahan stunting.Evaluasi yang dilakukan dalam kegiatan tahap ketiga ini juga diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bagi pelaksanaan pendampingan selanjutnya. Dengan mengetahui capaian, kendala, dan kebutuhan di lapangan, koordinasi antara kader dan pihak terkait dapat dilakukan secara lebih efektif.Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pencegahan Stunting bagi Tenaga Lini Lapangan Tahap 3 tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan penguatan komitmen bersama. Sinergi tenaga lini lapangan hingga tingkat desa dinilai penting untuk memastikan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkesinambungan dan menyentuh langsung keluarga yang membutuhkan pendampingan.

pertemuan-rutin-penggerak-pkk-sukowono-bahas-penguatan-program-home-care-bagi-kelompok-prioritas-20260831
Berita Desa
31 Agustus 2026 36 Views

Pertemuan Rutin Penggerak PKK Sukowono Bahas Penguatan Program Home Care bagi Kelompok Prioritas

JEMBER — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kecamatan Sukowono membahas penguatan program home care dalam kegiatan Pertemuan Rutin Penggerak PKK Kecamatan Sukowono Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Sumberwringin, Dusun Duklengkong RT 004 RW 004, Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Sabtu (29/8/2026) mulai pukul 08.00 WIB.Pertemuan rutin tersebut diikuti Ketua TP PKK Kecamatan Sukowono Bu Machus Rofida (Ny. Jono Wasinudin), Ketua TP PKK Desa Sumberwringin Ny. Fathorrozi Hermawan bersama jajaran pengurus PKK Desa Sumberwringin, Ketua Bhayangkari yang diwakili Ny. Catur, para Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Sukowono, serta Atok Hadi selaku Pendamping Kecamatan.Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program yang menyasar masyarakat dengan kebutuhan pelayanan kesehatan secara khusus, termasuk melalui program home care.Salah satu agenda utama kegiatan adalah penyampaian materi mengenai latar belakang, alur pelaksanaan, serta sasaran program home care. Materi tersebut disampaikan oleh Pokja IV TP PKK Kecamatan Sukowono, Ibu Oris Nur Abdi Ifanda.Dalam pemaparannya, Oris menjelaskan bahwa program home care diarahkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara lebih dekat. Pelayanan dilakukan dengan mendatangi sasaran secara langsung sehingga masyarakat, khususnya kelompok prioritas, dapat memperoleh pemantauan kesehatan tanpa harus selalu datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.Menurut Oris, terdapat enam kelompok sasaran utama yang menjadi prioritas dalam program home care. Kelompok tersebut meliputi lansia tunggal, ibu hamil berisiko tinggi, anak stunting, penyandang disabilitas dengan penyakit penyerta, warga kurang mampu dengan penyakit kronis, serta tokoh agama atau pengasuh pondok pesantren yang memenuhi kriteria prioritas program.“Data sasaran sebenarnya sudah tersedia dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Namun, apabila ada warga yang belum terdata, tetap bisa dilayani dengan cara menghubungi petugas LRT. Selanjutnya, petugas LRT memasukkan data ke Wadul Gus’e, kemudian data tersebut akan diterima oleh pihak puskesmas,” jelas Oris Nur Abdi Ifanda.Mekanisme tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terlewat hanya karena belum masuk dalam data awal. Melalui jalur pelaporan tersebut, informasi mengenai warga yang membutuhkan pendampingan dapat diteruskan kepada petugas kesehatan untuk dilakukan verifikasi dan tindak lanjut.Dalam pelaksanaannya, sasaran home care akan mendapatkan kunjungan secara berkala setiap bulan. Petugas akan melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan serta kebutuhan masing-masing sasaran. Apabila dalam proses pemantauan ditemukan sasaran yang terdeteksi mengalami penyakit kronis atau membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka yang bersangkutan akan dirujuk ke rumah sakit sesuai kondisi medisnya.Oris menekankan bahwa keberhasilan program home care tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Karena itu, keberadaan TP PKK di tingkat kecamatan maupun desa dinilai penting untuk membantu mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan perhatian serta memastikan informasi dapat diteruskan kepada petugas terkait.Kehadiran Pendamping Kecamatan, Atok Hadi, bersama jajaran TP PKK dalam pertemuan tersebut turut memperkuat koordinasi dalam mendukung pelaksanaan program di tingkat wilayah. Sinergi antara pemerintah, TP PKK, tenaga kesehatan, pendamping kecamatan, serta unsur masyarakat menjadi bagian penting agar pelayanan dapat menjangkau sasaran secara tepat.Pertemuan rutin TP PKK se-Kecamatan Sukowono tersebut sekaligus menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat pemahaman para pengurus PKK mengenai alur pelayanan home care. Melalui koordinasi yang terarah, diharapkan pendataan, pelaporan, kunjungan, pemantauan, hingga proses rujukan dapat berjalan lebih efektif.Program home care diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat dengan menghadirkan pelayanan lebih dekat kepada kelompok yang memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan. Dengan pola kunjungan langsung dan pemantauan berkala, kebutuhan kesehatan masyarakat dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan maupun rujukan dapat dilakukan secara tepat.

verifikasi-berkas-administrasi-dan-penetapan-calon-bpd-baru-di-desa-cangkring-kecamatan-jenggawah-kabupaten-jember-20260828
Berita Desa
28 Agustus 2026 34 Views

VERIFIKASI BERKAS ADMINISTRASI DAN PENETAPAN CALON BPD BARU DI DESA CANGKRING KECAMATAN JENGGAWAH KABUPATEN JEMBER.

Pada hari Kamis tanggal 27 Agustus 2026 Pukul 09.00 s.d 11.00 WIB Bertempat di Pendopo Desa Cangkring Jalan Tempurejo No 88. Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember, telah dilaksanakan Verifikasi berkas administrasi dan penetapan calon anggota BPD baru yang diikuti 14 (empat belas) orang peserta bakal calon anggota BPD baru Desa Cangkring, sebagai Penanggung jawab kegiatan H.Heru Ali wahyudi S.IP (Kepala Desa cangkring).adapun unsur Pasukan Pengamanan Msyarakat 1 (satu) orang Personil Babinsa Cangkring, 1 (satu) orang personil Babinkamtibmas Desa Cangkring dan 1 (satu) orang, personil Satpol PP Desa Cangkring.Adapun Nama Bakal Calon anggota BPD yaitu Saudari Anis Dwi Magfiroh., Saudari. Sintiya Aprinita., Saudara Lutfi Mashudi., Sdr. Junuriyatul islamiyah.,Saudara. Saini Efendi.,Saudara. Muhammad Agus Riyanto.,Saudari. Maudy Dewi Saraswati.,Saudara. Habibi Ubaidillah.,Saudara I. Sanidin., Saudara. Ahmad Thohir.,Saudara. Muhammad Ilyas.,Saudara. Muhammad Irwan.,Saudara. Adi Purnomo. dan Saudara. Hamid Abdul Kadir.pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Soetjahyo SP.M.M ( Camat Jenggawah).,Serma Pramono (Batti komsos Koramil 0824/25 Jenggawah).,IPTU Andi Ferry Cristian, S.H,. M.H (Kapolsek Jenggawah).,Muhamad Imron ( Pendamping STDIK Kec. Jenggawah).,Bpk. Heru Ali Wahyudi (Kades Cangkring).,Saudari. Maskuratul Munawaroh S.Pd. M.Pd. (Pengawas Sekolah).,Fathur Rohman dan anggotaPukul 09.00 WIB peserta Verifikasi tiba dan berkumpul dipendopo Desa Cangkring dilanjutkan Registrasi, Pukul 09.10 WIB acara dibuka dan dimulai oleh pembawa acara diawali dengan sambutan Camat Jenggawah "Tahapan verifikasi berkas ini merupakan salah satu langkah krusial dan sangat penting dalam rangkaian proses pengisian atau pemilihan keanggotaan BPD, Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meneliti, memeriksa, dan memastikan keabsahan dokumen persyaratan administrasi yang telah diserahkan oleh para bakal calon, Kami panitia berkomitmen untuk menjalankan tugas ini secara objektif, transparan, jujur, dan adil tanpa memihak siapapun.,Setiap berkas akan diperiksa secara teliti sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi mendapatkan wakil rakyat ditingkat Desa yang berintegritas dan berkualitas, Jika dalam proses pemeriksaan nanti ada data atau dokumen yang kurang lengkap atau memerlukan klarifikasi, kami mohon kerelaannya untuk segera melengkapi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Demikian pengantar yang dapat saya sampaikan, Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, pemerintah desa, dan aparat keamanan yang telah mendukung kelancaran tahapan ini." Pukul 09.50 WIB Sambutan Kapolsek Jenggawah, "Kami mengajak seluruh calon, panitia, dan warga untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan pemilihan BPD berlangsung, Mendukung penuh panitia agar melaksanakan verifikasi berkas secara jujur, adil, transparan, dan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku dan Mengingatkan bahwa perbedaan pilihan atau dukungan adalah hal yang biasa dalam demokrasi desa dan tidak boleh memecah belah kerukunan warga, Menyatakan kesiapan pihak kepolisian (melalui Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek) untuk mengawal setiap tahapan pemilihan BPD hingga selesai dengan aman."dan pada Pukul 10.00 WIB Sambutan Kepala Desa Cangkring, "Hadirin sekalian yang saya hormati,Tahapan verifikasi berkas ini merupakan momen penting dalam rangkaian proses pemilihan BPD di desa kita, Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan Kelengkapan, Keabsahan, serta Kevalidan dokumen administrasi yang telah diserahkan oleh para bakal calon, Sebagai Kepala Desa, saya berpesan kepada Tim Panitia agar melaksanakan tugas verifikasi ini secara Transparan, Objektif, dan Teliti, tanpa ada keberpihakan, Semua proses harus berjalan sesuai dengan regulasi dan aturan perundang-undangan yang berlaku.Kepada Bapak/Ibu bakal calon anggota BPD, kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan niat baiknya untuk mengabdi membangun desa, Apapun hasil dari verifikasi ini, mari kita terima dengan lapang dada demi kelancaran dan kesuksesan proses demokrasi di desa kita tercinta, BPD adalah mitra strategis pemerintah desa dalam menampung aspirasi masyarakat dan memajukan pembangunan"TIM Verifikasi Kelengkapan Berkas Administrasi Bakal calon anggota BPD baru Secara Bertahap didampingi antara lain Pemerintah Kecamatan Jenggawah, Koramil 0824/25 Jenggawah, Polsek Jenggawah, Dinas UPTD Kec. Jenggawah dan Pengawas Sekolah Kec. Jenggawah.

pemerintah-desa-bangsalsari-kembali-adakan-kegiatan-donor-darah-20260827
Berita Desa
26 Agustus 2026 16 Views

Pemerintah Desa Bangsalsari Kembali Adakan Kegiatan Donor Darah

Rabu 26 Agustus 2026, Pemerintah Desa Bangsalsari kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebanyak 47 orang turut berpartisipasi sebagai pendonor dalam kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan lancar.Pelaksanaan donor darah ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Desa Bangsalsari dalam menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam membantu sesama, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah untuk keperluan medis.Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran warga yang mengikuti kegiatan sejak proses pendaftaran. Sebelum melakukan donor, para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan sebagai pendonor. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur untuk menjaga keamanan dan kesehatan pendonor maupun penerima darah.Dari seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan, tercatat sebanyak 47 orang berhasil mendonorkan darahnya. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Desa Bangsalsari terhadap kegiatan kemanusiaan. Setiap darah yang disumbangkan diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi masyarakat yang sedang menjalani perawatan.Pemerintah Desa Bangsalsari menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan donor darah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para petugas serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik.Kegiatan donor darah yang kembali dilaksanakan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin. Selain membantu orang lain, donor darah juga menjadi salah satu bentuk solidaritas dan gotong royong yang dapat mempererat hubungan antarwarga.Dengan adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Bangsalsari berharap budaya saling membantu dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di lingkungan masyarakat. Partisipasi 47 pendonor menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan masih kuat dan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat besar bagi orang lain.Ke depan, kegiatan donor darah diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan lebih banyak masyarakat. Pemerintah Desa Bangsalsari berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

kkn-kolaboratif-resmi-dilepas-pemdes-sumberwringin-apresiasi-kontribusi-mahasiswa-dan-meriahkan-pembagian-hadiah-hut-ri-2026-20260824
Berita Desa
24 Agustus 2026 87 Views

KKN Kolaboratif Resmi Dilepas, Pemdes Sumberwringin Apresiasi Kontribusi Mahasiswa dan Meriahkan Pembagian Hadiah HUT RI 2026

Jember– Pemerintah Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Sumberwringin.Kegiatan ini menjadi momentum perpisahan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Desa Sumberwringin dan masyarakat kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan rangkaian pengabdian di desa. Selama menjalankan program, para mahasiswa dinilai telah memberikan kontribusi positif dan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan sosial, kepemudaan, serta rangkaian peringatan HUT RI Tahun 2026.Acara tersebut turut dihadiri oleh seluruh perangkat Desa Sumberwringin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Penasehat Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin Gus Qiwamudin Misbah, Ketua Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin M. Rizky Maulana, mahasiswa KKN Kolaboratif, serta para peserta yang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan HUT RI 2026.Rangkaian acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang pelepasan mahasiswa KKN, kegiatan juga diisi dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang sebelumnya telah dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kolaboratif dan Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin. Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk penghargaan atas antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.Kepala Desa Sumberwringin, H. Fathorrozi Hermawan, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan masa pengabdian di Desa Sumberwringin. Ia juga memberikan sejumlah saran dan masukan kepada para mahasiswa sebagai bekal untuk melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan kegiatan KKN.Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN selama berada di Desa Sumberwringin telah memberikan warna tersendiri bagi kehidupan masyarakat. Interaksi yang terbangun antara mahasiswa, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKN berakhir.“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang selama berada di Desa Sumberwringin telah memberikan kontribusi dan warna yang luar biasa bagi desa. Apa yang sudah dilakukan mudah-mudahan dapat menjadi pengalaman berharga, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. Kami juga memberikan saran dan masukan agar pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal untuk melangkah ke depan,” ujar H. Fathorrozi Hermawan.Sementara itu, Ketua Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin, M. Rizky Maulana, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa atas selesainya rangkaian kegiatan KKN. Ia menilai kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa telah menciptakan berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kebersamaan serta partisipasi masyarakat.“Kami dari Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan tugas pengabdian di Desa Sumberwringin. Kehadiran teman-teman mahasiswa benar-benar memberikan warna bagi desa. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan bersama, termasuk pelaksanaan lomba HUT RI yang melibatkan masyarakat,” ungkap M. Rizky Maulana.Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat terus terjaga meskipun mahasiswa telah meninggalkan Desa Sumberwringin. Menurutnya, pengalaman berkolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa menjadi hal positif yang dapat menjadi modal untuk melaksanakan kegiatan kemasyarakatan di masa mendatang.Selain agenda pelepasan, pembagian hadiah lomba HUT RI menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan masyarakat. Para peserta yang berhasil menjadi juara mendapatkan penghargaan atas prestasi dan partisipasi mereka dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat gotong royong masyarakat dalam menyukseskan berbagai kegiatan desa.Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga turut mendukung terciptanya suasana kegiatan yang aman, tertib, dan kondusif. Sementara itu, keterlibatan perangkat desa, Karang Taruna, mahasiswa KKN, serta masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi berbagai unsur dalam menyelenggarakan kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Desa Sumberwringin.Pelepasan mahasiswa KKN Kolaboratif ini pada akhirnya bukan sekadar acara perpisahan. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus momentum untuk mengenang berbagai kerja sama yang telah terbangun selama berada di tengah masyarakat.Pemerintah Desa Sumberwringin berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama melaksanakan KKN dapat memberikan manfaat bagi perjalanan mereka ke depan. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan dapat mempertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah tumbuh melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama program KKN.Dengan berakhirnya kegiatan KKN Kolaboratif, Pemerintah Desa Sumberwringin dan Karang Taruna Swara Muda menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh mahasiswa. Kehadiran mereka dinilai telah memberikan warna, semangat, dan pengalaman baru bagi Desa Sumberwringin, sekaligus memperkuat kolaborasi antara generasi muda, pemerintah desa, dan masyarakat.

kkn-k-desa-semboro-2026-turut-serta-dalam-penanaman-pohon-jfc-x-bri-20260822
Berita Desa
22 Agustus 2026 23 Views

KKN-K Desa Semboro 2026 Turut Serta Dalam Penanaman Pohon : JFC X BRI

Pada Hari Rabu, 12 Agustus 2026. KKN-K Desa Semboro 2026 berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon bersama Jember Fashion Carnaval X BRI. Aktivitas tersebut bertujuan sebagai wujud nyata kontribusi terhadap kelestarian lingkungan yang berada di Dusun Semboro Pasar RW 23 Desa Semboro. Harapannya, kegiatan tersebut menjadi langkah terwujudnya kepekaan terhadap fungsi lingkungan hidup sebagai penyumbang oksigen sekitar 1,2 kg O2/hari, dan 1 orang membutuhkan sekitar 0,5 kg O2/hari, dikutip dari https://kemenlh.go.id/news/detail/wamen-lh-oksigen-kebutuhan-dasar-menanam-pohon-adalah-cara-menjaga-keseimbangan-alam.Berbagai unsur masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, meliputi Bank Sampah Unit Sinta Kecamatan Semboro, Kelompok KKN-K Desa Semboro 2026, siswa-siswi SMA Negeri 2 Tanggul beserta para guru,  Tim Jember Fashion Carnaval, serta masyarakat sekitar yang turut berkontribusi. Kegiatan selanjutnya merupakan proses penanaman dan pembagian pohon kepada masyarakat sekitar.KKN--K Desa Semboro 2026 hadir bukan hanya untuk mengabdi, tetapi juga untuk meninggalkan jejak hijau yang nyata. Bersama Jember Fashion Carnaval x BRI, kami turut serta dalam gerakan penanaman pohon: satu aksi kecil hari ini, ribuan napas lega untuk masa depan.Setiap pohon yang ditanam adalah investasi oksigen, penyejuk udara, dan warisan kehidupan bagi warga Desa Semboro. Mari dukung langkah ini, karena desa yang hijau adalah desa yang sehat, produktif, dan siap tumbuh.

Unggulan Lokal

Jelajah Potensi Desa

Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.

keripik-buk-rus
Sidomulyo
UMKM / Ekonomi Kreatif

Keripik Buk Rus

Terdapat segala macam produk dari Keripik Buk Rus seperti keripik pisang, keripik singkon bahkan keripik talas dengan berbagai rasanya

umkm-gang-46-desa-umbulsari
Umbulsari
UMKM / Ekonomi Kreatif

UMKM gang 46 Desa Umbulsari

Ubah Sampah Jadi Rupiah: Kreativitas Tanpa Batas UMKM Desa Umbulsari Olah Barang Bekas UMBULSARI – Di tengah gencarnya kampanye peduli lingkungan, salah satu unit UMKM di Desa Umbulsari berhasil mencuri perhatian melalui inovasi produknya. Bukan berbahan dasar material mahal, tangan-tangan kreatif warga desa ini justru menyulap barang bekas yang tak bernilai menjadi kerajinan bernilai ekonomi tinggi. Inovasi di Balik Limbah Berawal dari keresahan terhadap penumpukan sampah di lingkungan sekitar, para perajin di Desa Umbulsari mulai memilah limbah seperti plastik kemasan, ban bekas, hingga limbah kayu dan kertas. Lewat sentuhan seni, bahan-bahan tersebut bertransformasi menjadi berbagai produk fungsional, antara lain: Tas dan Dompet: Anyaman rapi dari limbah plastik kemasan kopi dan detergen. Furnitur Unik: Kursi dan meja estetik yang dibuat dari ban bekas pilihan. Dekorasi Rumah: Vas bunga, jam dinding, dan lampu hias dari limbah kayu (palet) atau kertas koran. Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Kegiatan ini bukan sekadar bisnis, melainkan gerakan pemberdayaan masyarakat. Sebagian besar perajin adalah ibu rumah tangga dan pemuda setempat yang kini memiliki penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan desa.

gumuk-watu
Dukuhdempok
Pariwisata

GUMUK WATU

Gumuk Watu merupakan Destinasi Wisata di Desa Dukuhdempok yang sangat menarik untuk di kunjungi karena menyuguhkan keasrian alamnya dan juga ada kolam renang anak dan dewasa, kolam pancing, kebun buah, outbond, Sunset dll

anyaman-tali-strapping
Sidomukti
UMKM / Ekonomi Kreatif

anyaman tali strapping

Anyaman Tas Tali Stripping Anyaman tas tali stripping merupakan salah satu produk UMKM Desa Sidomukti yang diproduksi oleh salah satu pengrajin yang ada di Desa Sidomukti Jember. Kerajinan ini telah ada sejak 3 tahun yang lalu dan masih eksis sampai sekarang. Produk dari UMKM ini juga bermacam-macam, mulai dari aksesoris pelengkap untuk oleh-oleh haji, tas keranjang sampai tas kekinian yang digemari oleh anak muda. Berbagai jenis produk tersebut diproduksi berdasarkan permintaan dari konsumen baik dari segi model, warna ataupun ukuran dan bisa dipesan dalam jumlah yang besar atau pembelian secara grosir. Mengenai harga yang dipatok oleh pengrajin juga bervariasi tergantung jenis bahan dan tingkat kerumitan pada saat proses produksi. Keberadaan kerajinan anyaman tali strapping di Desa Sidomukti ini bisa menjadi solusi untuk kebutuhan tas yang praktis namun tetap terlihat simpel dan modis.

wisata-edukasi-rumah-batik
Sidomulyo
Pariwisata

Wisata Edukasi Rumah Batik

Rumah Batik Di Sidomulyo memiliki ciri khas tersendiri. Terdapat motif kopi dan pinus yang menggambarkan Sidomulyo sebagai Desa penghasil Kopi Robusta terbesar di Jember dan dikelilingi oleh hutan pinus. Pengunjung dapat belajar membatik dan menggambar sesuka hati hingga produk hasil buatan sendiri dapat dibawa pulang untuk dijadikan oleh-oleh.

umkm-kerupuk-samiler
Balunglor
Pariwisata

UMKM Kerupuk SAMILER

Kerupuk Samiler merupakan salah satu makanan khas hasil olahan warga Desa Balung Lor yang terbuat dari Buah Singkong

anyaman-bambu
Sidomukti
UMKM / Ekonomi Kreatif

Anyaman Bambu

Anyaman Bambu Anyaman bambu merupakan salah satu produk UMKM Desa Sidomukti yang langsung diproduksi oleh masyarakat desa. Hasil produk anyaman bambu berupa alat-alat rumah tangga seperti bakul nasi, tempeh, caping, dan lain-lain yang dapat menunjang kegiatan rumah tangga. Mata pencarian utama masyarakat Desa Sidomukti adalah berprofesi sebagai petani, namun karena potensi anyaman bambu yang memiliki nilai jual yang tinggi membuat masyarakat Desa Sidomukti menjadi pengerajin anyaman bambu sebagai mata pencarian sekunder. Bambu yang digunakan sebagai bahan baku anyaman diproses dari batang bambu dipotong tipis-tipis hingga bisa dianyam menjadi sebuah produk anyaman. Harga anyaman bambu sangat bervariasi tergantung dari ukuran dan kerumitan anyaman. Kerajinan anyaman bambu Desa Sidomukti membutuhkan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak agar kerajinan anyaman tersebut dapat terus bertahan dan berkembang, salah satunya peran dari pemerintah desa setempat yang krusial.

kripik-singkong-dan-ubi-ungu
Karanganyar
UMKM / Ekonomi Kreatif

KRIPIK SINGKONG DAN UBI UNGU

Keripik singkong dan ubi ungu merupakan camilan renyah yang dibuat dari singkong dan ubi ungu pilihan yang diolah dengan bumbu sederhana sehingga menghasilkan rasa gurih dan nikmat. Diproduksi secara homemade menggunakan bahan-bahan alami dan proses yang higienis. Camilan ini cocok dinikmati oleh semua kalangan sebagai teman bersantai maupun pelengkap berbagai hidangan.