Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6551
Artikel Berita
137
Potensi
Portal Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di PPID Desa Kab. Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.

Terintegrasi 226 Desa Akses Publik 24/7

Temukan Desa Anda

Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.

Kunjungi Portal Desa

Pusat Data & Informasi Terintegrasi

Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.

226

Desa Terintegrasi

9

Publikasi Informasi

137

Potensi Desa

566

Jumlah Dokumen

Publikasi Terkini

Berita Desa Terbaru

Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.

pelayanan-home-care-hadir-menjangkau-pengasuh-pondok-pesantren-di-desa-tegalrejo-20260925
Kesehatan
25 September 2026 21 Views

Pelayanan Home Care Hadir Menjangkau Pengasuh Pondok Pesantren di Desa Tegalrejo

TEGALREJO, MAYANG — Pemerintah Desa Tegalrejo terus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui program Home Care, sebagai bentuk kepedulian dan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan.Pada 25 September 2026, pelayanan Home Care menyasar salah satu pengasuh pondok pesantren yang berada di wilayah Desa Tegalrejo. Pelayanan dilakukan secara langsung di kediaman pasien dengan didampingi oleh Bidan Desa Tegalrejo.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, Camat Mayang, serta Satpol PP Pemerintah Kabupaten Jember.Kehadiran jajaran pemerintah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan, khususnya bagi warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara langsung di rumah.Melalui Home Care, petugas kesehatan dapat memberikan pemeriksaan dan pemantauan kondisi pasien sekaligus memberikan edukasi serta pendampingan kepada keluarga.Pemerintah Desa Tegalrejo berharap pelayanan seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Home Care bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga tentang kepedulian, kehadiran, dan memastikan masyarakat tidak merasa sendiri ketika membutuhkan bantuan.Pemerintah Desa Tegalrejo berkomitmen untuk terus mendukung pelayanan kesehatan yang dekat, cepat, dan menyentuh langsung masyarakat.

rembuk-stunting-sumberkejayan-perencanaan-2027-fokus-percepatan-pencegahan-stunting-20260927
Berita Desa
24 September 2026 12 Views

Rembuk Stunting Sumberkejayan, Perencanaan 2027 Fokus Percepatan Pencegahan Stunting

SUMBERKEJAYAN, MAYANG — Pemerintah Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang, menggelar Rembuk Stunting dalam rangka Integrasi Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2027, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Sumberkejayan mulai pukul 09.30 hingga 12.30 WIB tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.Rembuk Stunting diikuti Perangkat Desa, Kader Posyandu, BPD, serta perwakilan RT/RW. Hadir sebagai narasumber Camat Mayang Muhammad Najmul Huda, S.S.T.P., Pendamping Desa Muh. Irfan dan Hamim, Bidan Desa Devie Eka Kurniawati, serta Penyuluh KB Kecamatan Mayang Mimien Prihatiningtyas.Pentingnya Kolaborasi Lintas SektorCamat Mayang Muhammad Najmul Huda, S.S.T.P. menekankan pentingnya Rembuk Stunting sebagai wadah koordinasi berbagai pihak di tingkat desa.“Rembuk Stunting ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di tingkat desa, sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat dilakukan secara bersama-sama dan terarah.”Sementara itu, Pendamping Desa Muh. Irfan dan Hamim memaparkan mengenai skala prioritas penggunaan Dana Desa, terutama yang berkaitan dengan program pencegahan stunting. Perencanaan anggaran diharapkan mampu mendukung kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.Angka Stunting MenurunBidan Desa Sumberkejayan Devie Eka Kurniawati memberikan pemahaman mengenai stunting, cara pencegahan, serta kondisi terkini di Desa Sumberkejayan.Berdasarkan data per Agustus 2026, jumlah anak yang tercatat mengalami stunting di Desa Sumberkejayan menurun menjadi 8 orang.“Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan anak secara rutin, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat,” jelas Devie Eka Kurniawati.Menjadi Dasar Perencanaan Desa 2027Hasil pembahasan dalam Rembuk Stunting selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam integrasi perencanaan pembangunan Desa Sumberkejayan Tahun 2027. Forum tersebut diharapkan menghasilkan langkah-langkah prioritas yang dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.Melalui kolaborasi pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, BPD, RT/RW, pendamping desa, serta masyarakat, upaya pencegahan stunting diharapkan terus diperkuat sehingga angka stunting di Desa Sumberkejayan dapat ditekan dan kualitas kesehatan generasi mendatang semakin baik.

warga-dusun-sumber-pinang-gelar-kerja-bakti-rabat-beton-jalan-menuju-makam-20260924
Pembangunan / Infrastruktur
24 September 2026 20 Views

Warga Dusun Sumber Pinang Gelar Kerja Bakti Rabat Beton Jalan Menuju Makam

TEGALREJO — Warga RT 03 RW 07 Dusun Sumber Pinang menggelar kegiatan kerja bakti pengecoran (rabat) jalan beton pada Jumat (18/9/2026). Pembangunan jalan sepanjang akses menuju Pemakaman Umum desa setempat ini dilakukan secara swadaya guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.Belasan warga tampak kompak bergotong royong membawa peralatan pertukangan, mengaduk semen, hingga meratakan material beton. Akses jalan menuju makam yang sebelumnya dinilai kurang memadai—terutama saat musim hujan—kini diperbaiki agar lebih stabil dan mudah dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.Ketua RT 03 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum di lingkungannya. Selain memperlancar akses peziarah dan prosesi pemakaman, tradisi kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.Melalui swadaya dan semangat gotong royong ini, proses pengecoran jalan berjalan lancar dan selesai sesuai target pada hari yang sama. Warga berharap hasil perabatan jalan ini dapat bertahan lama dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Dusun Sumber Pinang.

respons-kasus-dbd-pemerintah-desa-tegalrejo-lakukan-kunjungan-ke-rumah-warga-terdampak-20260924
Kesehatan
24 September 2026 18 Views

Respons Kasus DBD, Pemerintah desa Tegalrejo Lakukan Kunjungan ke Rumah Warga Terdampak

TEGALREJO — (23/09/26) Bentuk kepedulian nyata ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Tegalrejo dalam merespons munculnya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang salah satu warga. Melalui inovasi layanan Homecare, Kepala Desa beserta kepala dusun turun langsung mengunjungi rumah warga terdampak untuk memastikan kondisi kesehatan serta proses perawatan yang perlu dirawat ke puskesmas setempat.Langkah responsif ini diambil untuk memberikan penanganan medis awal secara cepat dan terjangkau, sekaligus memantau kondisi fisik pasien untuk menjalani perawatan di Puskesmas Mayang.Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, menyampaikan bahwa program Homecare juga merupakan komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan pelayanan publik yang sigap dan memprioritaskan keselamatan warga.“Kami tidak ingin warga merasa berjuang sendiri saat sakit. Begitu ada laporan kasus DBD, Pemerintah Desa langsung berkoordinasi dengan Tim Penanganan Kesehatan Desa untuk melakukan peninjauan ke rumah. Selain pemeriksaan medis dan memberikan edukasi penanganan awal, kami juga membantu dalam kelengkapan persyaratan administratif agar pasien segera mendapatkan perawatan intensif di puskesmas.” ujar Nunung Adi Kontesa.Dalam pelaksanaannya, Kepala desa,Perangkat desa, Kepala dusun dan Bidan Desa Melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti pengecekan tanda-tanda vital, pemantauan asupan cairan, hingga pemberian edukasi gizi untuk mempercepat pemulihan trombosit pasien.Tidak berhenti pada penanganan medis individual, gerakan ini juga diiringi dengan tindakan preventif di lingkungan sekitar rumah pasien. Perangkat desa secara serentak menggerakkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) lewat gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang tempat penampungan air).Masyarakat menyambut positif kehadiran program Homecare ini. Salah satu keluarga pasien mengaku sangat terbantu karena tidak perlu khawatir untuk memantau perkembangan kesehatan anggota keluarganya.Pemerintah Desa Tegalrejo mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada musim pancaroba seperti sekarang ini, serta segera melapor ke tim kesehatan desa jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala demam tinggi mendadak.

launching-kampung-moderasi-beragama-dan-paparan-moderasi-beragama-20260922
Berita Desa
22 September 2026 26 Views

LAUNCHING KAMPUNG MODERASI BERAGAMA DAN PAPARAN MODERASI BERAGAMA

Sabtu , 19 September 2026 PEMUDA ANSOR KENCONG Dan LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ( LPPM).Mengadakan Lounching Kampung Moderasi Beragama dan Paparan Moderasi Beragama.Dan acara ini di adakan di Balai Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember.Acara ini yang di hadiri langsung oleh Camat Umbulsari Dan juga Kades Desa Sukoreno. Kegiatan Kampung Moderasi Beragama dibuka dengan salam dan sambutan dari panitia/ketua pelaksana. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.Setelah itu di lanjutkan sambutan dari Kades Sukoreno H.Achmad Choiri dan di lanjutkan oleh Camat Umbulsari Bpk Prihan Jadid.Dalam sambutan beliau berdua yang di sampaikan hampir sama yaitu semua tentang menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Dan acara selanjutnya yaitu pemaparan dari Tokoh Agama yang ada di Desa Sukoreno.Bpk Sudarmani beliau dari tokoh agama Hindu ,Beliau juga menceritakan tentang kehidupan sehari hari di lingkungan Desa Sukoreno yang berbeda beda Agama namun tetap rukunRomo Catur Tokoh Agama dari agama Katolik, beliau juga menceritakan bahwasanya gereja katolik yang ada di Sukoreno ini usianya sudah 1 abad dan untuk umat katolik setiap di acara renungan yang di adakan setiap tgl 16 Agustus malam dengan mengundang dari tokoh agama islam, hindu dan kepercayaan saptadarma yang bertempat di halaman Goa Maria.Bpk Sunyoto Tokoh dari kepercayaan saptadarma beliau menyampaikan bahwasanya di sukoreno ini bukan hanya hidup bertoleransi antar umat beragama namun juga mempunyai produk unggul seperti buah jeruk yang tidak asing lagi di wilayah kecamatan umbulsari.Dari sambutan semua tokoh agama juga mengingatkan Moderasi beragama adalah sikap dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan mengambil jalan tengah, tidak berlebihan, serta tetap menghormati perbedaan dan menjaga persatuan.Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama yang dianut, tetapi mengajarkan bagaimana menjalankan ajaran agama dengan tetap menghormati hak orang lain dan kehidupan bersama.Kegiatan Kampung Moderasi Beragama ditutup dengan pesan agar seluruh peserta dapat menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.Moderasi beragama diharapkan tidak hanya menjadi materi dalam kegiatan, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, musyawarah, dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

rembug-stunting-desa-tegalrejo-perkuat-sinergi-cegah-dan-tangani-stunting-20260922
Kesehatan
22 September 2026 28 Views

Rembug Stunting Desa Tegalrejo, Perkuat Sinergi Cegah dan Tangani Stunting

TEGALREJO, MAYANG – Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pencegahan serta penanganan stunting di tingkat desa.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Pendopo Kantor Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang.Rembug Stunting dihadiri oleh Bidan Desa beserta pendamping, Bhabinkamtibnas, Babinsa, kader Posyandu se-Desa Tegalrejo, PKK, RW, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.Dalam kegiatan tersebut, para peserta bersama-sama membahas berbagai upaya yang dapat dilakukan di tingkat desa untuk mendukung pencegahan dan penanganan stunting. Peran kader Posyandu, PKK, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam pemantauan dan pendampingan kesehatan masyarakat.Melalui Rembug Stunting ini, Pemerintah Desa Tegalrejo mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antarunsur terkait sehingga berbagai program dan kegiatan penanganan stunting dapat berjalan secara terarah, tepat sasaran, serta berkelanjutan.Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komitmen bersama bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah desa, kader, keluarga, dan masyarakat.Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Tegalrejo dapat terus ditingkatkan demi mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat serta tumbuh kembang anak yang optimal.Rembug Stunting Desa Tegalrejo menjadi momentum memperkuat kolaborasi, menyatukan langkah, dan membangun komitmen bersama untuk generasi Tegalrejo yang lebih sehat.

karnaval-hut-ri-ke-81-desa-kasiyan-timur-dengan-tema-tempo-dulu-jadi-ajang-kebersamaan-antar-warga-20260921
Berita Desa
21 September 2026 60 Views

KARNAVAL HUT RI KE 81 DESA KASIYAN TIMUR, DENGAN TEMA TEMPO DULU JADI AJANG KEBERSAMAAN ANTAR WARGA

Pemerintah Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menggelar karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)  ke-81 Republik Indonesia pada Sabtu, 12 September  2026. Dalam pembukaan acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Bpk. Hariyanto S.pd.  turut hadir Pula dari pihak kepolisian kecamatan Puger dihardiri langsung oleh bapak Kapolsek Puger Iptu Edy Purwanto, S.H sekaligus membuka acara, dari pihak Pemerintah Kecamatan diwakili oleh jajaran Satpol PP, dari pihak Koramil diwakili oleh jajaran Bhabinsa. Acara ini berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat yang sangat tinggi, baik sebagai peserta maupun penonton.Karnaval dimulai pukul 14.00 WIB dengan start di jalan Sadengan Krajan I Kasiyan Timur dan finish di dusun Krajan II Kasiyan Timur. Dalam pembukaan Kapolsek Puger menghimbau kepada Masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan kondusifitas disepanjang rute, ribuan warga memadati jalan desa untuk menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan peserta karnaval. Dalam karnaval ini diikuti 29 grup Terdiri Umum dan lembaga, termasuk grup dari Pemerintah desa Kasiyan Timur. Mereka berasal dari lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, kelompok masyarakat, hingga perwakilan dari tiap-tiap dusun, yang mana pada tahun ini terkomfirmasi ada 23 peserta dari perwakilan dusun yang turut menghadirkan sonds Bintang ( Sonds Horeg ) dari Kota lain.Peserta menampilkan beragam kreasi, mulai dari busana adat, kostum unik hasil karya sendiri, hingga atraksi seni budaya tradisional. Beberapa kelompok menampilkan tarian daerah. Kreativitas warga Kasiyan Timur terlihat jelas dalam setiap penampilan, sehingga membuat suasana semakin semarak, untuk tema pada carnaval Desa yang ditentukan oleh panitia yaitu dengan Tema Tempo Dulu.Selain karnaval, pemerintah desa juga menggelar aneka lomba rakyat, seperti lomba karaoke antar RT dan RW, Gerak Jalan antar Lembaga sekolah dan umum yang acaranya digelar di sepanjanag Jl Raya Desa, Kegiatan tersebut menghidupkan suasana kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.  turut juga membantu  para  UMKM didesa kasiyan Timur di sepanjang jalur karnaval turut memberi warna sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal.Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Banyak keluarga membawa anak-anak untuk menonton karnaval, sementara kaum muda bersemangat menjadi peserta. Semaraknya acara ini menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 RI di Desa Kasiyan Timur tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat nilai kebangsaan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Kasiyan Timur berharap nilai persatuan, semangat perjuangan, dan rasa cinta tanah air terus tumbuh di tengah Masyarakat.

hari-ke-1-pemilihan-badan-permusyawaratan-desa-bpd-cangkring-periode-2026-2034-di-dusun-darungan-desa-cangkring-kecamatan-jenggawah-kab-jember-20260921
Berita Desa
21 September 2026 27 Views

HARI KE 1 PEMILIHAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) CANGKRING PERIODE 2026-2034 DI DUSUN DARUNGAN DESA CANGKRING KECAMATAN JENGGAWAH KAB. JEMBER

Pada tanggal 09 september 2026 pukul 19.00 s.d 21.00 WIB bertempat dikediaman Kepala Dusun Darungan Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember telah dilaksanakan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cangkring periode 2026-2034 dihadiri 22 orang pemilih dengan penanggung jawab kegiatan Saudara Fathur Rohman (Ketua Panitia).Dalam kegiatan tersebut dihadiri : H.Heru Ali Wahyudi (Kepala Desa Cangkring), Ketua Panitia beserta anggota.,Serttu Riyanto (Babinsa Desa Cangkring), Bripka Nuri Atifandi (Kanit Intelkam Polsek Jenggawah), 7 (tuju) tokoh hak suara, RT dan RW Dusun Darungan 15 orang, Satpol PP Cangkring Pukul 19.00 WIB 22 orang peserta hak pilih (hak suara) tiba di TPS Dsn. Darungan di lanjutkan registrasi.,Pukul 19.05 WIB acara di buka dan dimulai oleh pembawa acara diawali dengan sambutan pembuka oleh Babinsa cangkring "Hadirin sekali yang kami muliakan dan yang saya hormati kami ucapkan terimasih atas kehadiranya jenengan para tokoh pak RT dan RW yang hadir dalam rangka pemilaihan penjaringan anggota BPD yang baru kami mohon dukungan kerja samanya siapapun nanti yang akan terpilih akan mempimpin Dusun Darungan yang lebih baik dapat bersinergi dengan pemerintah Desa bermitralah yang baik akan memimpin sebagai BPD baru agar rangkaian kegiatan pemilihan pencoblosan malam ini berjalan tertib aman sukses tanpa kendala apapun" Pukul 19.10 WIB sambutan ketua panitia "Hadirin sekalian yang kami hormati, Atas nama panitia pemilihan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik secara moril maupun materiil, sehingga tahapan penjaringan hingga hari pelaksanaan musyawarah ini dapat terlaksana dengan baik, Kami melaporkan bahwa proses penjaringan dan penyaringan bakal calon anggota BPD telah kami laksanakan secara transparan, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, Tugas dan fungsi BPD sangat strategis dalam menampung aspirasi masyarakat serta bersinergi dengan pemerintah desa, sehingga kami berharap proses pemilihan ini berjalan lancar dan menghasilkan wakil-wakil rakyat desa yang amanah, Kami mohon dukungan dan kerjasama dari seluruh hadirin agar rangkaian acara pencoblosan atau penetapan malam ini dapat berjalan tertib, damai, dan sukses tanpa kendala suatu apa pun"Pukul 20.20 WIB Sambutan Kepala Desa cangkring "Ucapan terimaksih kepada kedua kandidat kedua calon dan juga saya ucapan terikasih kepada panitia atas suksenya pemilihan BPD baru berjalan tertip lancar tanpa dan perlu saya tegaskan juga jangan sampai ada keterlibatan panitai untuk ikut serta mengarahkan agar kegiatan pengisian BPD ini berjalan amanah. Pukul 20.30 WIB dilaksanakan pengumuman dan pembacaan surat suara pencoblosan/pemilihan BPD cangkring oleh panitia, Sbb :1. Jumlah surat suara Sdr. AHMAD TOHER = 15 (lima belas)2. Jumlah surat suara Sdr. MUHAMMAD IRWAN = 04 (tujuh)3. Jumlah surat suara sah : 194. Jumlah surat suara tidak sah : 3

dinas-koperasi-usaha-kecil-dan-menengah-dan-perdagangan-laksanakan-verval-koperasi-desa-merah-putih-wonojati-20260917
Berita Desa
17 September 2026 20 Views

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Laksanakan Verval Koperasi Desa Merah Putih Wonojati

Wonojati, Jenggawah – Pemerintah Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember menerima kunjungan kegiatan Verifikasi dan Validasi (Verval) Koperasi Desa Merah Putih pada Rabu, 16 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai.Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan dalam rangka melakukan verifikasi dan validasi terhadap kesiapan serta kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih Wonojati.Dalam kegiatan verval tersebut, tim melakukan pengecekan secara langsung terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan koperasi, khususnya pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih yang berada di Desa Wonojati.Verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan operasional koperasi. Selain melihat kondisi fisik bangunan, kegiatan juga menjadi bagian dari pengecekan kelengkapan yang diperlukan dalam mendukung keberadaan dan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih Wonojati.Pemerintah Desa Wonojati menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan dalam proses pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Kehadiran koperasi diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat desa serta mendukung pengelolaan potensi dan kebutuhan ekonomi masyarakat secara lebih terorganisir.Melalui kegiatan verifikasi dan validasi ini, diharapkan kesiapan Koperasi Desa Merah Putih Wonojati dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun kelengkapan pendukung lainnya.Pemerintah Desa Wonojati berkomitmen untuk terus mendukung proses pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember.

Unggulan Lokal

Jelajah Potensi Desa

Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.

bhutah-buruh
Arjasa
Kebudayaan

Bhutah Buruh

Tradisi ini dilaksanakan sebulan sebelum melaksanakan Ritual Bersih Desa atau kami mengenal sebagai Selamatan Desa dimana ini merupakan permainan tradisional yang dilakukan oleh dua orang pemain dengan berlari menggunakan media kesenian ta' bhuta an tapi dalam versi hiburan, sehingga kegiatan permainan ini menghibur masyarakat setelah musim panen tiba. Kegiatan ini sudah kami masukkan dalam Kalender Event Desa Arjasa yaitu Ta' bhuta an Fun Festival

ratesa-swimming-pool-1786508775
Rambigundam
Pariwisata

Ratesa Swimming Pool

Kolam renang dengan suasana alam yang indah,sejuk dan menyenangkan

mutiara-park
Tegalwangi
Pariwisata

MUTIARA PARK

Wisata Kolam Renang dan Hiburan yang bertempat di Desa Tegalwangi Khususnya Dusun Krangkongan

tempe
Petung
UMKM / Ekonomi Kreatif

TEMPE

Proses pembuatan tempe di Desa Petung dilakukan secara tradisional dan memerlukan beberapa tahapan penting untuk menghasilkan tempe yang berkualitas. Bahan utama yang digunakan adalah kedelai, yang diproses melalui dua kali tahap perebusan dan perendaman sebelum masuk ke proses fermentasi. Tahapan pertama dimulai dengan memasak kedelai mentah hingga setengah matang. Setelah itu, kedelai direndam semalaman untuk melunakkan teksturnya dan memudahkan pengelupasan kulit ari. Keesokan harinya, kedelai direbus kembali hingga matang sempurna. Setelah proses perebusan kedua selesai, kedelai ditiriskan dan dibiarkan hingga benar-benar kering agar tidak menyimpan kelembapan berlebih yang dapat mengganggu proses fermentasi. Setelah kedelai dingin dan kering, tahap selanjutnya adalah proses peragian. Ragi tempe ditaburkan secara merata ke seluruh permukaan kedelai, lalu kedelai dibungkus dengan daun atau plastik yang telah dilubangi agar mendapatkan sirkulasi udara yang cukup selama proses fermentasi. Setelah dibungkus, kedelai yang sudah diberi ragi tersebut didiamkan selama kurang lebih dua hari. Selama dua hari masa fermentasi, ragi bekerja membentuk struktur padat yang dikenal sebagai tempe. Jika proses dilakukan dengan baik, dalam dua hari tempe sudah matang dan siap untuk dikonsumsi atau dijual. Meskipun terlihat sederhana, pembuatan tempe membutuhkan ketelatenan serta kebersihan yang terjaga agar hasilnya maksimal dan tidak mudah busuk.

agrowisata-rengganis-gunung-gambir
Gelang
Pariwisata

Agrowisata Rengganis Gunung Gambir

Foto : Pemandangan Gunung Gambir #ayokegugam

wisata-rumah-akar
Sidomulyo
Pariwisata

Wisata Rumah Akar

Wisata Rumah Akar Sidomulyo merupakan tempat hasil pemanfaatan fosil akar kayu dari hutan yang dimanfaatkan menjadi karya seni yang memiliki daya jual tinggi.

usaha-kerajinan-kayu-pak-yanto-dari-balung-kulon-ke-pasar-dunia
Balungkulon
UMKM / Ekonomi Kreatif

Usaha Kerajinan Kayu Pak Yanto: Dari Balung Kulon ke Pasar Dunia

Salah satu potensi unggulan Desa Balung Kulon dalam bidang ekonomi kreatif adalah usaha kerajinan kayu milik Bapak Yanto Gondres. Usaha ini telah dirintis lebih dari 20 tahun, bahkan sebelum beliau menikah. Beliau memanfaatkan potongan kayu bekas dari somel untuk diolah menjadi berbagai produk kerajinan yang bernilai tinggi. Hasil kerajinannya telah menjangkau pasar bebas, tidak hanya di wilayah Jember, namun juga meluas hingga ke luar daerah, bahkan pernah mencapai pasar internasional seperti Dubai. Pak Yanto mendirikan usaha di bawah naungan PT. Garu Aditya dan telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan besar di Jakarta, Surabaya, dan kota-kota lainnya. Menariknya, meskipun belum memiliki toko online, beliau tetap mampu menjaga kestabilan penjualan dengan sistem kemitraan melalui reseller. Produksi tetap dilakukan sendiri secara mandiri, dengan dukungan 10 karyawan tetap dan sekitar 30 pekerja tambahan dari rumah masing-masing, menjadikannya sebagai salah satu contoh sukses industri rumahan (home industry) di desa. Pendapatan usaha ini cukup besar, dengan rata-rata lebih dari 10 juta rupiah per bulan; bahkan dalam dua minggu saja bisa mencapai 8 juta rupiah. Ke depan, usaha ini sangat potensial untuk terus berkembang, terlebih jika mendapat dukungan dalam hal pemasaran digital dan penguatan merek lokal. Meski Pak Yanto lebih memilih untuk fokus dalam produksi dan belum siap menjadi pembicara publik, semangat dan kontribusinya terhadap ekonomi desa patut diapresiasi dan dijadikan inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya.

potensi-produksi-keripik-gadung-sebagai-salah-satu-komoditas-unggulan
Arjasa
UMKM / Ekonomi Kreatif

Potensi Produksi Keripik Gadung Sebagai salah satu komoditas unggulan

Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, memiliki potensi lokal yang cukup menonjol di bidang olahan pangan, salah satunya adalah keripik gadung. Produk ini diolah dari umbi gadung yang tumbuh subur di lahan pertanian sekitar desa. Proses pengolahannya memerlukan keterampilan khusus karena gadung mengandung racun alami yang harus dihilangkan terlebih dahulu melalui perendaman dan pencucian berulang. Setelah aman untuk dikonsumsi, gadung diiris tipis, dibumbui, lalu digoreng hingga renyah. Keripik gadung khas Arjasa memiliki rasa gurih dan tekstur renyah yang menjadi ciri khas, sehingga digemari masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Selain sebagai camilan, keripik ini juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga, terutama kelompok ibu rumah tangga yang mengelola usaha rumahan. Dengan kualitas rasa yang unik dan potensi pasar yang luas, keripik gadung Arjasa berpeluang dikembangkan sebagai produk unggulan desa yang mampu memperkenalkan cita rasa khas daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.