Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6505
Artikel Berita
131
Potensi
Portal Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di PPID Desa Kab. Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.

Terintegrasi 226 Desa Akses Publik 24/7

Temukan Desa Anda

Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.

Kunjungi Portal Desa

Pusat Data & Informasi Terintegrasi

Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.

226

Desa Terintegrasi

9

Publikasi Informasi

131

Potensi Desa

550

Jumlah Dokumen

Publikasi Terkini

Berita Desa Terbaru

Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.

mahasiswa-kkn-kolaboratif-gelar-sosialisasi-pengelolaan-sampah-rumah-tangga-di-desa-balung-kidul-20260810
Pendidikan
10 Agustus 2026 19 Views

Mahasiswa KKN Kolaboratif Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Balung Kidul

Balung Kidul, 5 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kabupaten Jember Tahun 2026 menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Ketua RT dan RW se-Desa Balung Kidul sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik di lingkungan rumah tangga.Kegiatan sosialisasi ini dilakukan karena sampah rumah tangga masih menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada para Ketua RT dan RW mengenai cara sederhana dalam mengelola sampah, mulai dari mengurangi sampah, memilah sampah berdasarkan jenisnya, hingga membuang dan mengolah sampah dengan cara yang tepat.Dalam pelaksanaannya, materi mengenai pengelolaan sampah disampaikan oleh Ahmad Sugiarto atau yang biasa dikenal dengan panggilan Cak Mad. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, mulai dari pengenalan jenis-jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, hingga pentingnya melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Cak Mad juga mengajak para peserta untuk mulai membiasakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Pemilihan Ketua RT dan RW sebagai peserta kegiatan diharapkan dapat membantu memperluas penyampaian informasi kepada masyarakat. Sebagai pihak yang berhubungan langsung dengan warga, RT dan RW memiliki peran penting dalam mengajak masyarakat untuk membiasakan diri mengelola sampah dengan lebih baik dari rumah masing-masing.Kegiatan berlangsung dalam suasana yang interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan kondisi maupun permasalahan sampah yang ada di lingkungan masing-masing. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa KKN bersama pemateri juga dapat mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus memberikan beberapa solusi sederhana yang dapat diterapkan.Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Kolaboratif Kabupaten Jember berharap pengetahuan yang telah diberikan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi saja, tetapi dapat diteruskan oleh para Ketua RT dan RW kepada masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah desa, RT, RW, mahasiswa, pemateri, dan masyarakat, pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Balung Kidul diharapkan dapat dilakukan dengan lebih baik dan berkelanjutan sehingga lingkungan desa menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.Penulis: Mahasiswa KKN Kolaboratif 2026

tandura-fc-sumberwringin-menang-tipis-1-0-atas-bima-sakti-pocangan-di-gala-desa-2026-20260808
Berita Desa
08 Agustus 2026 55 Views

Tandura FC Sumberwringin Menang Tipis 1-0 atas Bima Sakti Pocangan di Gala Desa 2026

JEMBER – Tim sepak bola Tandura FC yang mewakili Pemerintah Desa Sumberwringin berhasil meraih kemenangan penting dalam ajang Gala Desa 2026 Kecamatan Sukowono. Tandura FC menundukkan Bima Sakti Pocangan yang mewakili Pemerintah Desa Pocangan dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Siber Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Sabtu sore.Pertandingan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua kesebelasan tampil dengan motivasi tinggi dan berusaha menciptakan peluang untuk mencetak gol. Dukungan masyarakat yang hadir di sekitar lapangan turut membuat atmosfer pertandingan semakin semarak.Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Tandura FC terus meningkatkan intensitas serangan pada paruh kedua. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Qiwamuddin Misbah berhasil mencetak gol yang membawa Tandura FC unggul 1-0 atas Bima Sakti Pocangan.Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Tandura FC pun memastikan kemenangan sekaligus membuka langkah menuju babak berikutnya dalam kompetisi yang menggunakan sistem gugur tersebut.Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Tandura FC untuk melanjutkan perjuangan di Gala Desa 2026. Berdasarkan hasil pertandingan, Tandura FC dijadwalkan kembali bertanding pada Rabu dan telah memastikan tempat di babak delapan besar. Pada fase tersebut, Tandura FC akan menghadapi tim yang mewakili Pemerintah Desa Sukokerto.Pelatih Tandura FC, Coach Noven Pratama, mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja sama seluruh pemain dan dukungan masyarakat Sumberwringin.“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kemenangan ini. Anak-anak sudah bekerja keras dan berusaha menjalankan instruksi selama pertandingan. Gol pada menit ke-76 menjadi hasil dari kerja sama tim. Namun, kami tidak boleh cepat puas karena pertandingan berikutnya akan semakin berat. Kami akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi babak delapan besar,” ujar Noven Pratama.Ia menambahkan, dukungan suporter menjadi salah satu energi tambahan bagi para pemain di lapangan. Kehadiran masyarakat Desa Sumberwringin yang memberikan dukungan secara langsung dinilai mampu meningkatkan semangat dan motivasi tim.Dukungan tersebut juga datang dari Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin yang turut hadir menyaksikan dan memberikan semangat kepada Tandura FC. Kehadiran masyarakat dan pemuda desa menunjukkan besarnya antusiasme terhadap keikutsertaan Sumberwringin dalam ajang olahraga antardesa tersebut.Bagi Tandura FC, kemenangan atas Bima Sakti Pocangan bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemain, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga hingga pertandingan berikutnya.Dengan kemenangan 1-0 ini, Tandura FC Sumberwringin kini menatap babak delapan besar dengan penuh optimisme. Tantangan selanjutnya adalah menghadapi Pemdes Sukokerto pada Rabu mendatang. Tim bersama jajaran pelatih dan dukungan masyarakat diharapkan mampu mempertahankan performa serta kembali meraih hasil positif demi membawa nama Desa Sumberwringin melangkah lebih jauh di Gala Desa 2026 Kecamatan Sukowono.

musyawarah-pemutakhiran-data-indeks-desa-id-tahun-2026-langkah-strategis-sumberkejayan-menuju-desa-berkelanjutan-20260808
Berita Desa
08 Agustus 2026 42 Views

MUSYAWARAH PEMUTAKHIRAN DATA INDEKS DESA (ID) TAHUN 2026, LANGKAH STRATEGIS SUMBERKEJAYAN MENUJU DESA BERKELANJUTAN

Sumberkejayan, 7 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang, melaksanakan Musyawarah Pemutakhiran Data Indeks Desa (ID) Tahun 2026 pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang tersebut menjadi momentum penting dalam memastikan ketersediaan data desa yang akurat, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan.Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai unsur yang memiliki peran penting dalam pembangunan desa, di antaranya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa Sumberkejayan, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta perwakilan RT/RW.Data Akurat Menjadi Dasar Perencanaan PembangunanPemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026 dilaksanakan sebagai upaya bersama untuk melakukan pencermatan dan pembaruan terhadap kondisi serta perkembangan desa berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan.Melalui forum musyawarah, setiap unsur masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan informasi, memberikan masukan, sekaligus melakukan verifikasi terhadap data yang menggambarkan kondisi Desa Sumberkejayan.Data yang akurat menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan dan perencanaan pembangunan desa. Dengan data yang diperbarui secara berkala, pemerintah desa dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai berbagai aspek pembangunan dan kebutuhan masyarakat.Menjadi Tolak Ukur Pembangunan BerkelanjutanIndeks Desa (ID) Tahun 2026 juga memiliki posisi strategis sebagai salah satu instrumen untuk melihat perkembangan dan capaian pembangunan desa. Data tersebut dapat menjadi salah satu tolak ukur dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.Karena itu, pemutakhiran data tidak hanya dipandang sebagai kegiatan administratif, tetapi juga sebagai bagian dari proses membangun perencanaan desa yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.Keterlibatan BPD, Pemerintah Desa, Pendamping Desa, PLD, serta RT/RW diharapkan dapat memperkuat proses validasi data sehingga informasi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat Desa Sumberkejayan.Kolaborasi untuk Sumberkejayan yang Lebih MajuMusyawarah berlangsung dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan. Berbagai masukan dari peserta menjadi bahan penting dalam proses pemutakhiran data Indeks Desa Tahun 2026.Pemerintah Desa Sumberkejayan berharap hasil pemutakhiran tersebut dapat menjadi dasar yang lebih kuat dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan desa ke depan.Dengan adanya data yang akurat, mutakhir, dan partisipatif, Desa Sumberkejayan terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan.Musyawarah Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026 bukan sekadar memperbarui angka dan data, tetapi merupakan langkah bersama untuk memastikan setiap perencanaan pembangunan benar-benar berangkat dari kondisi nyata masyarakat dan membawa Desa Sumberkejayan menuju pembangunan yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

rapat-pemantapan-digelar-karang-taruna-dan-kkn-kolaboratif-siapkan-17-lomba-hut-ri-ke-81-di-sumberwringin-jember-20260808
Berita Desa
08 Agustus 2026 71 Views

Rapat Pemantapan Digelar, Karang Taruna dan KKN Kolaboratif Siapkan 17 Lomba HUT RI ke-81 di Sumberwringin Jember

Jember – Persiapan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember mulai mengerucut. Karang Taruna bersama tim KKN Kolaboratif dari berbagai perguruan tinggi menggelar rapat lanjutan pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB di rumah Saudara Noven Pratama.Rapat ini menjadi forum pemantapan teknis untuk seluruh rangkaian perlombaan yang akan digelar selama sepekan penuh, mulai 15 hingga 23 Agustus 2026. Sebanyak 17 jenis lomba telah diagendakan dan dibagi ke dalam kategori anak-anak, ibu-ibu, serta umum.Agenda utama rapat adalah finalisasi daftar lomba, durasi pelaksanaan, sarana prasarana, kriteria penilaian, dan mekanisme pendaftaran peserta. Panitia juga membahas pembagian waktu agar kegiatan tidak bentrok dengan aktivitas warga dan sekolah.Beberapa lomba tradisional yang disiapkan antara lain Balap Karung, Makan Kerupuk, Estafet Tepung, Tarik Tambang, Gobak Sodor, dan Voli Terpal. Sementara untuk ibu-ibu ada Pasang Kemeja, Pancing Emosi, Corong Air, Lingkaran Air, dan Tempeh Balon. Kategori anak-anak juga akan dimeriahkan dengan Menyusun Huruf Hijaiyah dan Paku dalam Botol. Lomba modern seperti Free Fire turut masuk dalam agenda malam 17 Agustus.Kegiatan ini digagas oleh Karang Taruna Desa Sumberwringin berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Kolaboratif dari berbagai universitas di Kabupaten Jember. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga terstruktur dan inklusif.Rangkaian lomba akan dimulai 15 Agustus 2026 pada sesi siang hingga sore, dan ditutup 23 Agustus 2026 dengan babak perebutan juara Gobak Sodor dan final Voli Terpal. Seluruh kegiatan dipusatkan di lapangan dan balai desa Sumberwringin, Sukowono.Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, mengatakan rapat ini penting agar pelaksanaan lomba berjalan tertib dan tepat sasaran. Menurutnya, perayaan HUT RI bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat kebersamaan antar warga.“Kami ingin HUT RI ke-81 ini benar-benar dirasakan semua kalangan. Dari anak-anak sampai orang tua punya ruang untuk berpartisipasi. Lewat rapat ini kami matangkan teknis, mulai dari durasi lomba biar tidak kepanjangan, sarana harus siap, sampai kriteria pemenang yang adil,” ujar Rizky.Ia juga menekankan bahwa kolaborasi dengan KKN Kolaboratif memberi dampak positif. “Adik-adik mahasiswa bawa energi baru, ide-ide lomba juga lebih variatif. Ini bentuk nyata gotong royong antara pemuda desa dan mahasiswa. Harapannya setelah acara selesai, silaturahmi dan semangat kebersamaan ini tetap jalan,” tambahnya.Panitia membagi lomba ke dalam 6 hari pelaksanaan. Setiap hari memiliki sesi pagi, siang, atau malam agar tidak menumpuk. Untuk sarana prasarana, Karang Taruna akan berkoordinasi dengan perangkat desa dan sponsor lokal. Sementara KKN Kolaboratif bertugas membantu dokumentasi, pendaftaran peserta, dan menjadi juri di beberapa cabang lomba.Kriteria peserta juga telah ditentukan. Lomba anak-anak terbuka untuk usia SD-SMP, lomba ibu-ibu khusus warga desa, dan lomba umum dapat diikuti siapa saja termasuk pemuda dan bapak-bapak. Pendaftaran akan dibuka mulai minggu kedua Agustus di sekretariat Karang Taruna.Dengan persiapan yang semakin matang, panitia menargetkan seluruh rangkaian lomba dapat berjalan lancar dan menjadi ajang mempererat persatuan warga Sumberwringin dalam menyambut hari kemerdekaan.

kepala-desa-plalangan-dan-puskesmas-kalisat-gelar-jember-home-care-sasar-warga-kurang-mampu-20260807
Berita Desa
07 Agustus 2026 39 Views

Kepala Desa Plalangan dan Puskesmas Kalisat Gelar Jember Home Care, Sasar Warga Kurang Mampu

PLALANGAN — Jumat, 7 Agustus 2026. Pemerintah Desa Plalangan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala Desa Plalangan, Sofyan Zulkarnain Malik, mendampingi secara langsung tim medis dari Puskesmas Kalisat dalam pelaksanaan program Jember Home Care, sebuah layanan kesehatan gratis yang menjangkau langsung kediaman warga kurang mampu.Program Jember Home Care ini dirancang khusus untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi dan fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi warga dalam mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak. Dengan mendatangi rumah warga (door to door), tim kesehatan dapat memantau secara mendalam kondisi pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas untuk berobat ke fasilitas kesehatan formal.Dalam aksi jemput bola kali ini, Kades Sofyan Zulkarnain Malik bersama tim Puskesmas Kalisat mengunjungi kediaman dua warga Desa Plalangan dari keluarga kurang mampu, yakni Bapak Anwari dan Bapak Toyyib.Kedua lansia tersebut diketahui mengidap penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) dan membutuhkan penanganan serta kontrol medis berkala. Mengingat kondisi fisik dan keterbatasan ekonomi keluarga, proses pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, hingga edukasi pola hidup sehat dilakukan langsung di rumah beliau masing-masing."Kami ingin memastikan seluruh warga Desa Plalangan, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu dan sedang sakit, mendapat perhatian medis yang cepat dan tepat. Lewat sinergi bersama Puskesmas Kalisat dalam program Jember Home Care ini, tim dokter dan perawat hadir langsung di tengah-tengah masyarakat," ujar Sofyan Zulkarnain Malik di sela-sela kegiatan.Kepala Desa juga menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Desa Plalangan dan Puskesmas Kalisat akan terus ditingkatkan agar pelayanan kesehatan jemput bola ini dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.Kehadiran jajaran Pemdes Plalangan dan tim medis Puskesmas Kalisat ini disambut haru dan penuh rasa syukur oleh keluarga Bapak Anwari maupun Bapak Toyyib. Pelayanan tulus di rumah sendiri ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan serta meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.

meriah-pemdes-cakru-resmi-buka-kades-cup-2026-hasil-kolaborasi-karang-taruna-dan-mahasiswa-kkn-20260807
Pemuda / Olahraga
07 Agustus 2026 33 Views

Meriah! Pemdes Cakru Resmi Buka Kades Cup 2026, Hasil Kolaborasi Karang Taruna dan Mahasiswa KKN

CAKRU – Pemerintah Desa Cakru secara resmi membuka Kades Cup pada Kamis, (06/08/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Karang Taruna Desa Cakru ini terlaksana dengan lancar berkat dukungan dan kontribusi aktif mahasiswa KKN dalam menyukseskan acara pembukaan (opening).Turnamen ini digelar untuk mempererat silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat sportivitas, sekaligus menjaring potensi atlet bola voli di Desa Cakru. Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Cakru beserta perangkat desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, para peserta, dan warga setempat.Dalam sambutannya, Kepala Desa Cakru menegaskan bahwa Kades Cup bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong antarwarga. Beliau juga mengimbau seluruh tim peserta untuk tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan saling menghormati selama turnamen berlangsung.Rangkaian pembukaan diawali dengan seremoni resmi, doa bersama, serta penyerahan bola voli secara simbolis sebagai tanda dimulainya pertandingan. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan mahasiswa KKN, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan bibit atlet berprestasi sekaligus menciptakan suasana desa yang sehat dan kompak.

home-care-hadir-di-desa-mrawan-puskesmas-mayang-sambangi-tokoh-agama-dukung-program-unggulan-bupati-jember-20260806
Kesehatan
06 Agustus 2026 25 Views

Home Care Hadir di Desa Mrawan, Puskesmas Mayang Sambangi Tokoh Agama Dukung Program Unggulan Bupati Jember

Desa Mrawan, 06 Agustus 2026 – Tim kesehatan dari Puskesmas Mayang melaksanakan pelayanan Home Care di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Bupati Jember, Gus Muhammad Fawaid, yang bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung.Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan didampingi oleh Kepala Dusun (Kasun) setempat sebagai perwakilan Pemerintah Desa Mrawan. Bersama Kasun, tim melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh agama di Desa Mrawan, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Makarimal Akhlak, Pondok Pesantren Alhamidiyah, dan Pondok Pesantren Nurul Hidayah. Kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyosialisasikan layanan Home Care kepada masyarakat melalui para tokoh agama.Program Home Care merupakan inovasi pelayanan kesehatan yang menghadirkan tenaga kesehatan secara langsung ke tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan pelayanan di rumah. Kehadiran perwakilan Pemerintah Desa Mrawan melalui Kasun setempat menjadi bentuk dukungan pemerintah desa dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember.Salah satu tokoh agama yang dikunjungi, Lora Zainul Ahsan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut."Kami sangat mendukung dan mengapresiasi program Home Care ini. Mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik. Meskipun baru diluncurkan, tim kesehatan sudah berkeliling di Desa Mrawan. Semoga seluruh petugas selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugasnya, dan semoga Bupati Jember juga senantiasa diberikan kesehatan agar dapat terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.Melalui kegiatan ini, sinergi antara Puskesmas Mayang dan Pemerintah Desa Mrawan diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat dusun.

menggali-potensi-peternakan-ayam-petelur-di-desa-jatimulyo-langkah-mahasiswa-kkn-kolaboratif-desa-cinta-mengenal-ekonomi-lokal-20260806
Berita Desa
06 Agustus 2026 24 Views

Menggali Potensi Peternakan Ayam Petelur di Desa Jatimulyo, Langkah Mahasiswa KKN KOLABORATIF Desa Cinta Mengenal Ekonomi Lokal

Desa Jatimulyo selama ini dikenal sebagai desa yang memiliki potensi besar di sektor pertanian. Hamparan sawah yang luas menjadi pemandangan khas yang mencerminkan kehidupan sebagian besar masyarakatnya. Namun, di balik kuatnya sektor pertanian tersebut, Desa Jatimulyo juga menyimpan potensi lain yang tidak kalah menjanjikan, yakni usaha peternakan ayam petelur. Salah satu peternakan di desa ini bahkan mampu menghasilkan sekitar 100 kilogram telur setiap hari, membuktikan bahwa sektor peternakan turut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta Desa Jatimulyo pada hari ini Kamis, 6 Agustus 2026 melakukan kunjungan ke salah satu peternakan ayam petelur sebagai bagian dari upaya mengenal lebih dekat potensi unggulan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai pengelolaan usaha peternakan sekaligus menjalin silaturahmi dengan para pelaku usaha yang telah berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berdiskusi secara langsung dengan pemilik peternakan mengenai proses budidaya ayam petelur, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, perawatan kesehatan ternak, hingga proses panen dan distribusi telur kepada para konsumen. Mahasiswa juga memperoleh informasi mengenai perjalanan usaha peternakan yang telah dijalankan serta berbagai tantangan yang dihadapi, seperti fluktuasi harga pakan dan perubahan harga jual telur di pasaran.Selain menjadi sarana pembelajaran, kunjungan ini juga dimanfaatkan mahasiswa untuk mengidentifikasi potensi kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui program kerja KKN. Informasi yang diperoleh diharapkan menjadi dasar dalam merancang kegiatan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai proses pembelajaran, tetapi juga mampu mendukung pengembangan sektor peternakan di Desa Jatimulyo.Melalui interaksi secara langsung dengan pelaku usaha, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai pentingnya inovasi, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi dalam mengembangkan usaha peternakan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa potensi lokal Desa Jatimulyo tidak hanya terletak pada sektor pertanian, tetapi juga pada sektor peternakan yang memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal dari terjalinnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi lokal. Dengan mengenali kondisi serta kebutuhan masyarakat secara langsung, mahasiswa KKN dapat menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran sehingga keberadaan KKN Kolaboratif Desa Cinta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Jatimulyo.

karang-taruna-desa-sumberwringin-matangkan-persiapan-hut-ke-81-ri-bersama-mahasiswa-kkn-kolaboratif-20260804
Berita Desa
04 Agustus 2026 76 Views

Karang Taruna Desa Sumberwringin Matangkan Persiapan HUT Ke-81 RI Bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif

Jember – Karang Taruna Desa Sumberwringin bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB di kediaman Ibu Wagini Setyowati, staf Pemerintah Desa Sumberwringin.Rapat koordinasi yang dihadiri sekitar 20 peserta ini melibatkan perwakilan pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Sumberwringin serta Mahasiswa KKN Kolaboratif. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan persepsi dan menyusun konsep kegiatan dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa.Kegiatan diawali dengan persiapan tempat, registrasi peserta, serta dokumentasi. Selanjutnya, rapat dibuka secara resmi oleh Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, yang mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama merancang kegiatan yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.Memasuki agenda inti, seluruh peserta berdiskusi mengenai jenis-jenis perlombaan yang akan dilaksanakan selama bulan Agustus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai usulan disampaikan oleh peserta rapat melalui forum diskusi dan tanya jawab. Seluruh masukan kemudian dibahas secara musyawarah hingga menghasilkan kesepakatan mengenai daftar perlombaan yang akan diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Sumberwringin.Selain membahas jenis perlombaan, rapat juga menegaskan pentingnya koordinasi lanjutan antara Karang Taruna dan Mahasiswa KKN Kolaboratif agar seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyusunan jadwal, pembagian tugas kepanitiaan, hingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Dokumentasi hasil rapat juga akan disampaikan kepada Kecamatan Sukowono sebagai bagian dari administrasi kegiatan.Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, mengatakan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-81 Republik Indonesia dapat terlaksana secara terencana, tertib, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat."Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar mengadakan perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah disepakati dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda Desa Sumberwringin," ujar M. Rizky Maulana.Ia menambahkan bahwa Karang Taruna akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Mahasiswa KKN Kolaboratif serta Pemerintah Desa Sumberwringin agar seluruh agenda yang telah direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi wujud nyata peran pemuda dalam mendukung pembangunan desa melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan."Kolaborasi yang terbangun bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan HUT RI saja, tetapi juga menjadi awal lahirnya berbagai program kepemudaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin Karang Taruna menjadi wadah yang mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kebersamaan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan Desa Sumberwringin," tambahnya.Selama pelaksanaan rapat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala. Forum menghasilkan kesepakatan mengenai pelaksanaan perlombaan HUT Ke-81 Republik Indonesia yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lanjutan bersama seluruh panitia dan pihak terkait.Melalui rapat koordinasi ini, Karang Taruna Desa Sumberwringin bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif menunjukkan komitmen untuk menghadirkan peringatan Hari Kemerdekaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan mampu memperkuat kebersamaan warga sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kepedulian sosial di lingkungan Desa Sumberwringin.

Unggulan Lokal

Jelajah Potensi Desa

Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.

wisata-air-terjun-dewi-rengganis
Karangbayat
Pariwisata

Wisata Air Terjun Dewi Rengganis

Air Terjun Dewi Rengganis, yang terletak di Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, adalah salah satu permata alam yang masih tersembunyi dari hiruk pikuk wisata massal. Berjarak kurang lebih 45 kilometer dari pusat kota Jember atau sekitar satu jam perjalanan, air terjun ini menawarkan suasana yang begitu alami dan menenangkan. Perjalanan menuju lokasi akan membawa pengunjung melewati hamparan persawahan hijau, perkebunan warga, dan deretan pepohonan rindang yang menyejukkan mata. Meskipun sebagian akses jalannya masih berupa jalan berbatu dan belum sepenuhnya diaspal, keindahan panorama alam sepanjang perjalanan membuat rasa lelah seolah terbayar lunas. Setiba di lokasi, suara gemericik air yang jatuh dari ketinggian berpadu dengan kicau burung liar menciptakan harmoni alami yang sulit ditemukan di tempat lain. Airnya yang jernih mengalir membentuk kolam alami di bawahnya, sangat cocok untuk bermain air atau sekadar merendam kaki menikmati kesegaran. Kondisi sekitar air terjun masih sangat asri, jauh dari polusi suara maupun sampah, sehingga menghadirkan ketenangan yang sempurna bagi siapa saja yang ingin melepas penat dari rutinitas harian. Selain menawarkan pesona alam yang memikat, Air Terjun Dewi Rengganis juga menjadi bagian dari potensi wisata Desa Karangbayat yang kaya akan nilai budaya dan sejarah. Di desa ini, wisatawan juga dapat menjumpai panorama sawah terasering yang indah, aliran sungai yang berkelok seperti menari, hingga peninggalan bersejarah berupa candi dan prasasti kuno. Kombinasi wisata alam dan budaya inilah yang tengah digarap pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk menjadikan Karangbayat sebagai destinasi wisata keluarga yang lengkap, edukatif, dan menyenangkan. Bagi pecinta alam, Air Terjun Dewi Rengganis bukan hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga ruang untuk merasakan kedekatan dengan alam, budaya, dan keramahan warga desa yang tulus menyambut tamu.

pengrajin-tulang
Sumberejo
UMKM / Ekonomi Kreatif

Pengrajin Tulang

Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu terdapat UMKM yang penuh dengan kreativitas dan dedikasi. Contohnya adalah para pengrajin tulang yang menghidupkan keajaiban dari tulang-tulang. Untuk tulang yang digunakan pengrajin seperti tulang tanduk sapi, kerbau dan tulang lainnya. Dengan keahlian yang diwariskan dari generasi ke generasi, mereka menciptakan karya seni yang menakjubkan dari bahan yang sederhana. Dari kalung yang rumit hingga miniatur yang rumit, setiap potongan memiliki cerita yang ditenun dengan teliti oleh tangan-tangan berbakat ini. Melalui sentuhan mereka, tulang-tulang menjadi simbol keindahan dan keuletan yang menjadikan Desa Sumberejo tempat yang penuh dengan pesona dan keajaiban kreatif. Hasil kerajinan dari tulang ini berupa pipa rokok, anting, cincin, gelang, dll. Untuk lokasinya berada di Dusun Krajan Kidul, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Jika

sangkar-burung
Petung
UMKM / Ekonomi Kreatif

SANGKAR BURUNG

Sangkar burung merupakan salah satu kerajinan yang masih bertahan secara tradisional di Desa Petung. Sejak dahulu, masyarakat desa ini memiliki kebiasaan memelihara burung kicau sebagai bentuk hobi yang umum dijumpai, terutama di kalangan orang dewasa. Kegiatan ini tidak hanya berkutat pada peliharaan burung itu sendiri, tetapi juga pada keindahan dan kualitas sangkarnya. Oleh karena itu, pembuatan sangkar burung telah menjadi keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi, meskipun kini hanya sedikit warga yang masih menekuninya. Di Desa Petung, usaha pembuatan sangkar burung saat ini hanya dilakukan oleh dua pelaku usaha. Keduanya masih mempertahankan cara pembuatan yang sangat sederhana dan manual. Usaha ini belum dikembangkan secara luas, namun tetap memiliki pasar tersendiri karena adanya peminat burung kicau di lingkungan sekitar. Proses pembuatan sangkar burung dimulai dengan pemilihan bahan utama berupa bambu. Bambu tersebut kemudian dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan, lalu dilubangi menggunakan alat sederhana untuk membentuk rangka sangkar. Proses ini dilakukan dengan penuh ketelitian agar hasilnya rapi dan kuat. Setelah itu, potongan bambu dirangkai menggunakan bahan tambahan seperti penjalin untuk mengikat, paku untuk menyambung bagian-bagian penting, dan kayu sebagai dasar atau alas sangkar. Keseluruhan bahan yang digunakan sangat sederhana, yaitu hanya terdiri dari bambu, penjalin, paku, dan kayu. Meski dibuat secara manual, sangkar-sangkar ini memiliki nilai seni dan keunikan tersendiri karena mencerminkan keterampilan tangan pengrajinnya.

kripik-pisang-lumar
Sidomulyo
UMKM / Ekonomi Kreatif

Kripik Pisang Lumar

Kepirik Pisang Lumar Sidomulyo memiliki varian rasa seperti Cokelat, Red Velvet, Tiramisu, Matcha dan Taro

situs-calok
Arjasa
Pariwisata

Situs Calok

Salah satu peninggalan cagar budaya megalitik yang ada di bawah lereng Pegunungan Argopuro dan masih terawat sampai saat ini serta merupakan peninggalan Hindu kuno yang ada di wilayah utara Kabupaten Jember. Situs Calok dulunya merupakan pasraman atau asrama para resi dan muridnya untuk melakukan ritual serta melakukan kajian keilmuan sekaligus sebagai tempat mengheningkan cipta menyatukan diri dengan alam dan penciptaNya

pencak-silat-cimande
Jambearum
Kebudayaan

Pencak Silat Cimande

Silat cimande adalah salah satu aliran pencak silat tertua ke 2 yang telah melahirkan berbagai perguruan silat di Indonesia bahkan di luar negeri. Banyak versi yang menjelaskan tentang berdirinya pencak silat ini, semua komunitas Maenpo Cimande sepakat tentang siapa penemu Maenpo Cimande, semua mengarah kepada Abah Khaer (penulisan ada yang: Kaher, Kahir, Kair, Kaer dan sebagainya. Abah dalam bahasa Indonesia berarti Eyang, atau dalam Bahasa Inggris Great Grandfather). Tetapi yang sering diperdebatkan adalah dari mana Abah Khaer itu berasal dan darimana dia belajar Maenpo. Menurut Bapak Rifai (Guru Pencak Silat Cimande Panca Sakti di Jakarta pada tahun 1993). Pencak Silat aliran Cimande pertama kali diciptakan dari seorang Kyai bernama Mbah Kahir. Mbah Kahir adalah seorang pendekar Pencak Silat yang disegani. Pada pertengahan abad ke XVIII (kira-kira tahun 1169), Mbah Kahir pertama kali memperkenalkan kepada murid-muridnya jurus silat. Oleh karena itu, ia dianggap sebagai Guru pertama silat Cimande. Pahlawan Betawi yaitu Si Pitung dipercaya juga berasal dari aliran perguruan silat ini. Tujuan Tujuan dari Pencak Silat Cimande ini yaitu untuk: · Terwujudnya kesadaran yang mendalam tentang jiwa pencak silat Cimande sehingga dapat mengamalkan secara konsekuen. Sebagai insan hamba Allah, sebagai insan Sosial Budaya, sebagai insan pencak silat Cimande, dan sebagai insan Warga Negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. · Terwujudnya keluarga besar pencak silat Cimande yang taat dan saleh dalam melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang diyakini masing-masing. · Terwujudnya pembinaan tradisi, adat istiadat dan ajaran yang mempunyai nilai-nilai luhur yang selaras dengan kehidupan dan tata kehidupan pancasila dan UUD 1945. · Terwujudnya sikap dan prilaku hidup serta amal perbuatan keluarga besar pencak silat Cimande yang berpedoman pada Taleq. · Terwujudnya dan terpeliharanya identitas anggota keluarga besar pencak silat Cimande dimana saja mereka berada.

tombo-ati
Tegalrejo
Kebudayaan

Tombo Ati

Desa Tegalrejo memiliki suatu paguyuban yang bergerak di bidang keagamaan dan seni musik. Nama paguyuban tersebut adalah Tombo Ati. Tombo Ati dipimpin oleh Kiai Nurul Wari selaku mantan Kepala Desa Tegalrejo. Kegiatan Tombo Ati yang menjadi rutinitas masyarakat adalah istighosah setiap malam Jum’at. Adapun dilaksanakannya pembacaan Istighosah bertujuan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menambah keyakinan iman, pengabdian serta kematangan cita-cita hidup. Sedangkan latihan musik bertujuan untuk mengisi waktu luang agar lebih bermanfaat.

lcs-furniture
Rambipuji
UMKM / Ekonomi Kreatif

LCS Furniture

Sofa Costum & Furniture HPL