Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6542
Artikel Berita
136
Potensi
Portal Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di PPID Desa Kab. Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.

Terintegrasi 226 Desa Akses Publik 24/7

Temukan Desa Anda

Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.

Kunjungi Portal Desa

Pusat Data & Informasi Terintegrasi

Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.

226

Desa Terintegrasi

9

Publikasi Informasi

136

Potensi Desa

561

Jumlah Dokumen

Publikasi Terkini

Berita Desa Terbaru

Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.

pendistribusian-bantuan-pangan-beras-20260909
Sosial / Kesejahteraan Rakyat
09 September 2026 34 Views

PENDISTRIBUSIAN BANTUAN PANGAN BERAS

Pada hari ini senin, (7/9/2026) bertempat dilokasi balai Desa Kramat Sukoharjo diadakan penyaluran bantuan pangan beras periode bulan juli sampai dengan September sejumlah @30Kg untuk 1330 KPM yang tersebar di 3 Dusun yang ada di Desa Kramat Sukoharjo yaitu Dusun Suko Timur, Dusun Suko Barat dan Dusun Zeelandia.Dalam kegiatan pendistribusian kali ini dipantau langsung oleh Kepala Desa Kramat Sukoharjo, BPD Desa Kramat Sukoharjo, Pendamping PKH, perwakilan dari Kecamatan, babinsa, bhabinkamtibmas, Satpol PP, RT/RW serta Tokoh Masyarakat.Progam Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan menunjuk perum BULOG (Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik) adalah Badan Usaha milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang logistik dan pendistribusian pangan. Tugas utama adalah memastikan ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan komoditas pokok, terutama beras agar tetap tersedia dengan harga yang terjangkau bagi seluruh masyarakat. Serta mendistribusikan bantuan pangan beras dari pemerintah kepada keluarga penerima manfaat.Alhamdulillah dengan adanya progam ini berdampak langsung kepada keluarga penerima manfaat sehingga sedikit meringankan beban ekonomi masyarakatSesuai intruksi Presiden Republik Indonesia bantuan ini bertujuan untuk menekan inflasi pangan khususnya untuk masyarakat dengan penghasilan dibawah rata-rata.

penyaluran-bantuan-pangan-juli-september-2026-di-desa-jatian-berlangsung-tertib-dan-kondusif-20260909
Berita Desa
08 September 2026 18 Views

PENYALURAN BANTUAN PANGAN JULI–SEPTEMBER 2026 DI DESA JATIAN BERLANGSUNG TERTIB DAN KONDUSIF

Senyum dan antusiasme warga mewarnai Balai Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Senin (7/9/2026). Sejak pagi, masyarakat penerima manfaat datang secara bergiliran untuk menerima bantuan pangan pemerintah. Proses penyaluran berlangsung tertib dan kondusif berkat pengaturan jadwal serta sinergi berbagai unsur yang terlibat di lapangan.Bagi sebagian keluarga penerima manfaat, bantuan berupa beras bukan sekadar bantuan pangan, tetapi menjadi penopang kebutuhan sehari-hari di tengah tuntutan ekonomi rumah tangga. Kehadiran program tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga sekaligus menjaga kecukupan pangan masyarakat.Pada penyaluran periode Juli, Agustus, dan September 2026 dilaksanakan oleh Perum BULOG Kecamatan Pakusari, Desa Jatian memperoleh alokasi bantuan pangan untuk 1.279 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing penerima mendapatkan beras sebanyak 10 kilogram untuk setiap bulan, sehingga total yang diterima selama tiga bulan mencapai 30 kilogram per KPM yang diterima oleh PJ. Kepala Desa Jatian (Bunda Nofa) Daftar BNBA dan undangan melalui Kasi PMD Kecamatan Pakusari (Bpk. Mujiono).Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai 3.837 kemasan beras atau 38.370 kilogram (38,37 ton) untuk masyarakat penerima manfaat di Desa Jatian dengan sebanyak 4 (empat) armada truk.Diatur Bertahap, Warga Tak BerdesakanPemerintah Desa Jatian tidak hanya berfokus pada tersalurkannya bantuan, tetapi juga memastikan proses pelayanan berjalan nyaman dan teratur. Untuk itu, mekanisme distribusi dirancang secara bertahap agar masyarakat tidak datang dan berkumpul pada waktu yang bersamaan.Proses pelayanan dibagi menjadi tiga tahapan utama, yakni pendaftaran dan pengecekan daftar penerima, pengambilan dokumentasi berupa foto, serta penyerahan bantuan pangan.Sementara itu, penerima manfaat dari masing-masing wilayah dusun mendapatkan pembagian waktu pelayanan. Setiap wilayah diatur dalam tiga waktu berbeda sehingga antrean dapat dikendalikan dan tidak terjadi penumpukan warga di lokasi penyaluran.Pola pelayanan tersebut membuat proses distribusi berjalan lebih efektif. Warga dapat mengikuti tahapan pelayanan dengan tertib, sementara petugas lebih mudah melakukan verifikasi sebelum bantuan diserahkan kepada penerima yang telah ditetapkan.Sinergi Aparat dan Pemerintah DesaKelancaran penyaluran tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur di lapangan Kegiatan ini dipimpin oleh PJ. Kepala Desa Jatian ( Bunda Nofa) dan dilaksanakan oleh Perangkat Desa Jatian bersama Bhabinsa (Sertu Abdul Azis), Bhabinkamtibmas (AIPDA, Galih Candra Prabowo) , Satpol PP (Fahmi), Ketua RT/RW, dan Linmas turut dikerahkan untuk membantu mengatur keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus penerima bantuan. Bapak Camat Pakusari (Bpk. Muhammad Sifak Beni Kurniawan, S.STP, M.M.), bersama Kepala Seksi Pemerintahan (Bpk. Yudi Madha), Kasi PMD (Bpk. Mujiono) dan Pendamping PKH (Bpk. Hendra).Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara humanis sekaligus terukur. Dengan pembagian tugas yang jelas, masyarakat dapat memperoleh bantuan tanpa harus menghadapi antrean panjang maupun kondisi yang berdesakan.Penerima Berdasarkan Data TerverifikasiBantuan pangan tersebut ditujukan kepada masyarakat miskin yang telah masuk dalam data penerima berdasarkan proses validasi dan verifikasi instansi terkait, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember.Penerima bantuan juga ditetapkan berdasarkan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagaimana tercantum dalam undangan. Karena itu, bantuan hanya dapat diterima oleh warga yang namanya telah ditetapkan dalam daftar penerima dan tidak dapat dialihkan kepada orang lain.Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dalam proses pendistribusian.Meringankan Beban, Menjaga Ketahanan PanganBagi Pemerintah Desa Jatian, penyaluran bantuan pangan tidak semata-mata berkaitan dengan distribusi beras. Di balik setiap kemasan yang diterima warga, terdapat harapan agar kebutuhan pangan keluarga dapat sedikit lebih ringan dan kondisi ekonomi rumah tangga tetap terjaga.Program ini juga diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk mencegah masyarakat miskin mengalami kondisi yang lebih berat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan risiko kemiskinan ekstrem.Dengan dukungan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, penyaluran Bantuan Pangan periode Juli–September 2026 di Desa Jatian berlangsung aman, tertib, transparan, dan kondusif.Bagi warga penerima manfaat, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, 30 kilogram beras yang diterima selama tiga bulan dapat menjadi bagian penting dari upaya menjaga dapur tetap mengepul dan keluarga tetap bertahan. https://jatian-mandiri.kim.id   https://sites.google.com/view/pemerintahdesajatian,https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita, https://www.facebook.com/desa .jatian#wadulguse #jember #gusfawait #jemberbarujembermaju #semuakarenacinta

ngaji-bareng-kh-ahmad-ghonim-dalam-acara-memperingati-maulid-nabi-muhammad-saw-1448h-di-balai-desa-sukoreno-20260907
Berita Desa
07 September 2026 30 Views

NGAJI BARENG KH . AHMAD GHONIM DALAM ACARA MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448H DI BALAI DESA SUKORENO

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Sukoreno dilaksanakan pada hari Jumat, 04 September 2026 pukul 18.30 WIB di Aula Balai Desa. Acara dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, Tokoh Masyarakat, dan warga sekitar. Rangkaian acara meliputi pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan sholawat oleh Majelis Sholawat AL – Huda. Pada kesempatan kali ini, Kepala Desa Sukoreno menyampaikan terima kasih atas antusias masyarakat yang telah menyepatkan hadir dalam rangka mensukseskan acara tersebut. Dalam ceramahnya disampaikan tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah. Acara berjalan lancar, khidmat, dan ditutup dengan doa bersama pukul 22.00 WIB Setiap tahun, umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad. Peringatan yang dilaksanakna setiap bulan Rabi’ul Awal ini bukan hanya sekedar kegiatan keagamaan semata, tetapi untuk mengenang serat meneladani kisah dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.Setiap daerah memiliki tradisi sendiri dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, mulai dari pengajian, pawai, sholawatan, dan lain sebagainya. Hal ini merupakan bentuk cinta umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.Tahun ini Pemerintah Desa Sukoreno mengadakan pengajian umum dan mengundang KH. Ahmad Ghonim Jauhari, pengasuh Pondok Pesantren Assunniyyah Kencong. Untuk memeriahkan acara tersebut, panitia menyiapkan berbagai hadiah berupa snack, perabotan rumah tangga, hingga uang tunai yang nantinya akan di gantung di atas masyarakat. Snack tersebut akan diperebutkan Ketika acara telah usai. Selain itu terdapat hadiah utama berupa 2 buah scooter untuk 2 anak yang dapat menjawab kuis yang akan diberikan oleh penceramah.Acara pengajian ini dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW oleh Majelis Sholawat Al – Huda Sukoreno. Dalam kesempatan kali ini Kepala Desa menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah antusias meramaikan acara pengajian kali ini. Dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH. Ahmad Ghonim Jauhari dan di tutup dengan dorprize dua buah scooter. Acara di tutup dengan doa bersama serta memperebutkan berbagai hadiah yang sudah di gantung oleh panitia.

bunga-desaku-hadir-di-rambigundam-wadah-bupati-jember-serap-aspirasi-masyarakat-20260904
Perencanaan dan Evaluasi
04 September 2026 32 Views

"Bunga Desaku Hadir di Rambigundam, Wadah Bupati Jember Serap Aspirasi Masyarakat"

Program Bupati Jember "Bunga Desaku" di Rambigundam Jadi Ruang Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat dan Pemuda.RAMBIGUNDAM, JEMBER — Pemerintah Desa Rambigundam bersama dengan Pemerintah Kabupaten Jember menggelar kegiatan Bunga Desaku dengan tema “Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat dan Pemuda Desa Rambigundam” pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap secara langsung berbagai aspirasi, gagasan, serta kebutuhan pembangunan di Desa Rambigundam.Kegiatan Bunga Desaku merupakan bagian dari program yang digagas oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Melalui program tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sehingga berbagai persoalan dan kebutuhan di tingkat desa dapat diketahui serta menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan.Kegiatan di Desa Rambigundam diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan unsur masyarakat desa. Berbagai hal menjadi bahan pembahasan, mulai dari pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, peningkatan perekonomian, kegiatan kepemudaan, sosial kemasyarakatan, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Kepala Desa: Aspirasi Masyarakat Menjadi Dasar Penting PembangunanKepala Desa Rambigundam, Bapak Mangsur, hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan bahwa pembangunan desa harus dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.Menurut Pak Mangsur, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan desa. Pemerintah desa membutuhkan masukan dari masyarakat agar kebijakan dan program yang disusun benar-benar memberikan manfaat serta menjawab kebutuhan warga.“Pembangunan desa harus berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kegiatan Bunga Desaku ini sangat penting untuk mendengar secara langsung aspirasi dari masyarakat, tokoh masyarakat maupun pemuda. Masukan yang disampaikan akan menjadi bahan bagi pemerintah desa dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan,” ujar Pak Mangsur.Beliau juga menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.Pemuda Dorong Ruang Partisipasi Generasi MudaSementara itu, Lukman selaku tokoh pemuda Desa Rambigundam turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa.Menurut Lukman, pemuda memiliki potensi besar dalam memberikan gagasan, inovasi, dan kegiatan yang dapat mendukung kemajuan desa. Karena itu, ruang partisipasi bagi pemuda perlu terus dibuka agar mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan.“Pemuda harus diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan ikut terlibat dalam pembangunan desa. Kami berharap aspirasi dan ide dari generasi muda dapat menjadi bagian dari program pembangunan Desa Rambigundam ke depan,” ungkap Lukman.Keterlibatan pemuda dalam forum Bunga Desaku juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antargenerasi sekaligus mendorong munculnya berbagai gagasan kreatif yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif di desa.Menjadi Bahan Perencanaan Pembangunan DesaMelalui dialog dan diskusi yang berlangsung, berbagai aspirasi masyarakat dihimpun untuk selanjutnya menjadi bahan masukan bagi pemerintah desa. Aspirasi tersebut diharapkan dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program dan prioritas pembangunan sesuai dengan kewenangan desa serta kebutuhan masyarakat.Bagi Pemerintah Desa Rambigundam, kegiatan Bunga Desaku tidak hanya menjadi forum menyampaikan usulan, tetapi juga merupakan sarana membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat dapat diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi secara bersama-sama.Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Desa Rambigundam dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.Melalui sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Desa Rambigundam berharap setiap aspirasi yang berkembang dapat menjadi bagian dari proses pembangunan desa yang lebih terarah dan tepat sasaran.Bunga Desaku menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Dari aspirasi yang disampaikan, diharapkan lahir gagasan dan kebijakan yang mampu membawa Desa Rambigundam semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

pelatihan-peningkatan-kapasitas-linmas-desa-rambigundam-2026-20260903
Ketentraman dan Ketertiban Umum
03 September 2026 28 Views

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Linmas Desa Rambigundam 2026

Peningkatan Kapasitas Linmas dalam Persiapan Pengamanan Karnaval Budaya Indonesia di Desa Rambigundam 2026.Rambigundam, Rambipuji, Jember — Pemerintah Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Rambigundam pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Rambigundam mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh sebanyak 25 orang anggota Linmas Desa Rambigundam.Kegiatan peningkatan kapasitas ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan Pemerintah Desa Rambigundam dalam menghadapi rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, khususnya pelaksanaan Karnaval Budaya Desa Rambigundam yang akan dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, para anggota Linmas mendapatkan pengarahan mengenai tugas, tanggung jawab, serta kesiapan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan karnaval.Pembahasan utama dalam kegiatan tersebut berfokus pada pengamanan pelaksanaan Karnaval Budaya, mulai dari pengaturan peserta, pengamanan jalur karnaval, pengaturan kerumunan masyarakat, hingga koordinasi apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan di lapangan. Para anggota Linmas juga diarahkan untuk bekerja secara terkoordinasi dan mengutamakan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan serta menjaga ketertiban masyarakat.Sebanyak 25 anggota Linmas diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional selama pelaksanaan karnaval. Koordinasi antaranggota menjadi salah satu hal penting yang ditekankan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Selain itu, Linmas juga diharapkan mampu membantu menciptakan rasa aman bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan kegiatan karnaval.Melalui kegiatan peningkatan kapasitas tersebut, Pemerintah Desa Rambigundam berharap seluruh anggota Linmas memiliki kesiapan yang lebih baik dalam melaksanakan tugas pengamanan di lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Desa Rambigundam dalam mempersiapkan seluruh unsur pendukung agar pelaksanaan Karnaval Budaya dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman, tertib, meriah, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Desa Rambigundam.Pemerintah Desa RambigundamKecamatan Rambipuji – Kabupaten Jember

dari-rambigundam-untuk-indonesia-karnaval-budaya-tampilkan-keberagaman-nusantara-20260904
Kebudayaan / Pariwisata
03 September 2026 22 Views

"Dari Rambigundam untuk Indonesia, Karnaval Budaya Tampilkan Keberagaman Nusantara"

Dalam Memeriahkan HUT RI ke-81 Pemerintah Desa Rambigundam Bersama dengan Masyarakat Desa Menyelenggarakan Karnaval Tema "Budaya Indonesia".Rambigundam, Rambipuji, Jember — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, menggelar Karnaval Budaya Desa Rambigundam pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.Karnaval Budaya ini diikuti oleh 18 kelompok yang menampilkan beragam kreativitas, kostum, budaya, serta atraksi menarik sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Titik pemberangkatan karnaval berada di Pasar Buah Dusun Krajan Lor, kemudian rombongan peserta menyusuri rute yang telah ditentukan hingga garis finish di Lapangan Dukuhsia.Kepala Desa Rambigundam, Bapak Mangsur, menyampaikan bahwa kegiatan karnaval merupakan salah satu bentuk kebersamaan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan sekaligus menjadi ruang bagi warga untuk menyalurkan kreativitas dan mempererat persaudaraan.Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kebersamaan, gotong royong, serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan desa.“Karnaval ini menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Desa Rambigundam untuk bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Yang paling penting adalah kebersamaan, guyub rukun, dan semangat gotong royong masyarakat,” ujar Bapak Mangsur, Kepala Desa Rambigundam.Karnaval Budaya Desa Rambigundam menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 yang bertujuan untuk meningkatkan semangat nasionalisme, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga. Setiap kelompok peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan kreativitas masing-masing melalui berbagai kostum, atribut, serta konsep karnaval yang menggambarkan keberagaman budaya dan semangat kemerdekaan.Suasana karnaval semakin semarak dengan adanya perpaduan hiburan sound horeg yang mengiringi jalannya peserta sepanjang kegiatan. Iringan musik dan kemeriahan sound tersebut menciptakan suasana yang penuh semangat dan menghibur masyarakat yang hadir di sepanjang jalur karnaval. Warga Desa Rambigundam tampak antusias menyaksikan rombongan 18 kelompok peserta yang melintas dan memberikan dukungan kepada masing-masing kelompok.Sementara itu, Bapak Tamin selaku tokoh masyarakat Desa Rambigundam mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti dan menyaksikan kegiatan karnaval. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan peringatan kemerdekaan masih menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga.“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul, bersilaturahmi dan menunjukkan kreativitas. Semoga kebersamaan seperti ini terus dipertahankan,” ungkap Bapak Tamin.Keikutsertaan 18 kelompok dalam Karnaval Budaya Desa Rambigundam menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kreativitas warga, serta memperkuat rasa cinta terhadap budaya dan Tanah Air.Dengan mengambil titik pemberangkatan di Pasar Buah Dusun Krajan Lor dan berakhir di Lapangan Dukuhsia, karnaval menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui. Antusiasme warga semakin menambah semarak suasana peringatan HUT RI ke-81 di Desa Rambigundam.Melalui kegiatan Karnaval Budaya ini, Pemerintah Desa Rambigundam berharap semangat persatuan, gotong royong, kebersamaan, dan cinta tanah air dapat terus tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat. Peringatan HUT RI ke-81 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat Desa Rambigundam dalam membangun desa yang semakin maju, guyub, dan harmonis.Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! 🇮🇩

dukung-program-home-care-bupati-gus-fawait-pemdes-tegalrejo-hadir-berikan-pelayanan-langsung-kepada-warga-20260903
Kesehatan
03 September 2026 83 Views

Dukung Program Home Care Bupati Gus Fawait, Pemdes Tegalrejo Hadir Berikan Pelayanan Langsung kepada Warga

JEMBER — Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, turut mengambil bagian dalam mendukung program Home Care yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Gus Fawait.Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Pemerintah Desa Tegalrejo dalam kegiatan Home Care yang dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan menyentuh langsung masyarakat.Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, turut mendukung pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari sinergi antara Pemerintah Desa Tegalrejo dan Pemerintah Kabupaten Jember.Dalam pelaksanaannya, kegiatan Home Care dilakukan dengan mendatangi langsung warga yang membutuhkan perhatian dan pelayanan di kediamannya. Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu mengetahui kondisi serta kebutuhan warga secara lebih dekat.Program Home Care merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi berupaya hadir langsung untuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.Menurut Pemerintah Desa Tegalrejo, sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam memastikan program-program pelayanan masyarakat dapat berjalan secara optimal. Pemerintah desa memiliki peran strategis karena berada di garis terdepan dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.Keterlibatan Pemdes Tegalrejo dalam program tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap kebijakan Bupati Jember Gus Fawait dalam memperkuat pelayanan publik yang responsif, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung.Nunung Adi Kontesa menegaskan bahwa Pemerintah Desa Tegalrejo akan terus mendukung program pemerintah daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Pemerintah Desa Tegalrejo akan terus bersinergi dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember, termasuk Home Care. Kami berharap kehadiran pemerintah secara langsung dapat memberikan manfaat serta menunjukkan bahwa masyarakat selalu mendapat perhatian,” ujar Nunung Adi Kontesa.Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 1 September 2026 tersebut, Pemerintah Desa Tegalrejo berharap program Home Care dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Desa Tegalrejo diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, humanis, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.

musdes-dalam-rangka-penetapan-rkpdesa-2027-dan-du-rkpdesa-2028-20260904
Berita Desa
03 September 2026 32 Views

Musdes dalam rangka penetapan RKPDesa 2027 dan DU RKPDesa 2028

RKPDes adalah penjabaran operasional dari RPJMDes untuk periode satu tahun . Dokumen ini berisi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa dalam satu tahun anggaran.Acara Musdes tersebut dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 31 Agustus 2026 yang bertempat dibalai Desa Cakru Yang dihadiri Camat Kencong RONNY ARVIANTO,SE.,M.M beserta staf, BPD, LPM Serta Perangkat Desa Cakru.Fokus utama perencanaan tahunan ini adalah penguatan Pendataan SDGs Desa yang menjadi basis data objektif dalam menentukan arah pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang inklusif dan berkelanjutan.Pemerintah Desa Cakru melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP Desa (DU RKP Desa) Tahun 2028.Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan desa, sebagai forum untuk membahas, menyepakati, dan menetapkan program serta kegiatan pembangunan berdasarkan prioritas dan kebutuhan masyarakat Desa Cakru.Melalui Musdes ini diharapkan perencanaan pembangunan Desa Cakru dapat dilaksanakan secara partisipatif, transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.Pemerintah Desa Cakru telah melaksanakan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP Desa (DU RKP Desa) Tahun 2028 melalui musyawarah dan pembahasan bersama pemerintah desa, BPD, serta unsur masyarakat.Hasil penyusunan tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas program dan kegiatan pembangunan Desa Cakru Tahun 2027, serta usulan kegiatan yang akan diajukan untuk perencanaan pembangunan Desa Cakru Tahun 2028.

penyaluran-bantuan-pangan-20260903
Sosial / Kesejahteraan Rakyat
03 September 2026 99 Views

PENYALURAN BANTUAN PANGAN

Bertempat di Balai Desa Kraton, pada Hari, Kamis, 3 September 2026, Pukul 08.00 WIB s/d selesai, berlangsung acara penyerahan bantuan pangan beras periode bulan Juli sampai September 2026 dari pemerintah melalui Bulog. Bantuan diserahkan langsung oleh Bapak. Kepala Desa Kraton (Agus Prianto) didampingi Bapak. Camat Kencong, Bapak. Babinsa Desa Kraton, Ibu. Babinkamtibmas Desa Kraton, Kasi PMKS Kecamatan Kencong, Perangkat Desa Kraton, Pendamping PKH Kecamatan Kencong, RT/RW Se-Wilayah Desa Kraton, dan Keluarga Pemnerima Manfaat. Sementara itu Desa Kraton mendapatkan 1.030 KPM bantuan pangan beras dengan masing-masing penerima bantuan pangan akan mendapatkan 30 kg beras.Lebih lanjut acara penyerahan bantuan berjalan dengan aman, tertib dan lancar, dengan dibantu Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Perangakat Desa, RT/RW, dan Petugas PKH. Dijelaskan, penyaluran bantuan pangan ini merupakan program pemerintah melalui badan pangan nasional (Bapanas) dengan penugasan kepada Perum BULOG sebagai operator pemerintah dalam bidang ketersediaan beras. Penyaluran bantuan pangan beras 2026 oleh BULOG merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI, guna menjaga stabilitas pangan dan menekan laju inflasi."Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah kepada masyarakat dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

Unggulan Lokal

Jelajah Potensi Desa

Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.

kampung-pandai-besi
Curahtakir
UMKM / Ekonomi Kreatif

KAMPUNG PANDAI BESI

suatu UMKM yang sudah jarang ditemui yaitu kerajinan pandai besi di Desa Curahtakir Tepatnya diwilayah Dusun Curahrejo yang mayoritas warga disana pengerajin pandai besi dan sudah terkenal di wilayah selatan Kabupaten Jember,

kripik-singkong-dan-ubi-ungu
Karanganyar
UMKM / Ekonomi Kreatif

KRIPIK SINGKONG DAN UBI UNGU

Keripik singkong dan ubi ungu merupakan camilan renyah yang dibuat dari singkong dan ubi ungu pilihan yang diolah dengan bumbu sederhana sehingga menghasilkan rasa gurih dan nikmat. Diproduksi secara homemade menggunakan bahan-bahan alami dan proses yang higienis. Camilan ini cocok dinikmati oleh semua kalangan sebagai teman bersantai maupun pelengkap berbagai hidangan.

batu-jubang
Suco
Pariwisata

Batu Jubang

Batu Jubang adalah destinasi wisata alam tersembunyi di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, yang menawarkan panorama perbukitan alami, udara segar, dan suasana tenang jauh dari hiruk-pikuk kota. Terletak di kawasan yang masih alami dan asri, Batu Jubang menjadi tempat favorit bagi pecinta alam, pemburu sunrise, maupun pengunjung yang ingin sekadar melepas penat. Nama "Jubang" berasal dari bebatuan besar yang menjulang di puncak bukit, menjadi ciri khas sekaligus spot utama untuk menikmati pemandangan lanskap Desa Suco dari ketinggian. Dari titik ini, pengunjung bisa melihat hamparan sawah, hutan kecil, dan aliran sungai yang membelah desa. Selain keindahan alamnya, Batu Jubang juga sering digunakan sebagai lokasi kegiatan edukasi lingkungan, camping, serta pelatihan alam terbuka oleh komunitas pemuda dan sekolah. Potensinya terus dikembangkan oleh warga bersama pemerintah desa sebagai bagian dari wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Dengan akses yang makin mudah dan fasilitas yang terus dilengkapi, Wisata Batu Jubang siap menjadi ikon baru kebanggaan Desa Suco.

tempe
Petung
UMKM / Ekonomi Kreatif

TEMPE

Proses pembuatan tempe di Desa Petung dilakukan secara tradisional dan memerlukan beberapa tahapan penting untuk menghasilkan tempe yang berkualitas. Bahan utama yang digunakan adalah kedelai, yang diproses melalui dua kali tahap perebusan dan perendaman sebelum masuk ke proses fermentasi. Tahapan pertama dimulai dengan memasak kedelai mentah hingga setengah matang. Setelah itu, kedelai direndam semalaman untuk melunakkan teksturnya dan memudahkan pengelupasan kulit ari. Keesokan harinya, kedelai direbus kembali hingga matang sempurna. Setelah proses perebusan kedua selesai, kedelai ditiriskan dan dibiarkan hingga benar-benar kering agar tidak menyimpan kelembapan berlebih yang dapat mengganggu proses fermentasi. Setelah kedelai dingin dan kering, tahap selanjutnya adalah proses peragian. Ragi tempe ditaburkan secara merata ke seluruh permukaan kedelai, lalu kedelai dibungkus dengan daun atau plastik yang telah dilubangi agar mendapatkan sirkulasi udara yang cukup selama proses fermentasi. Setelah dibungkus, kedelai yang sudah diberi ragi tersebut didiamkan selama kurang lebih dua hari. Selama dua hari masa fermentasi, ragi bekerja membentuk struktur padat yang dikenal sebagai tempe. Jika proses dilakukan dengan baik, dalam dua hari tempe sudah matang dan siap untuk dikonsumsi atau dijual. Meskipun terlihat sederhana, pembuatan tempe membutuhkan ketelatenan serta kebersihan yang terjaga agar hasilnya maksimal dan tidak mudah busuk.

jati-park
Wonojati
Pariwisata

JATI PARK

Jati Park adalah sebuah kolam renang atau lokasi berenang yang berlokasi di Wetan Gunung Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember Jawa Timur.

kerajinan-anyaman-tas-tri-dewi
Dukuhdempok
UMKM / Ekonomi Kreatif

KERAJINAN ANYAMAN TAS TRI DEWI

RUMAH PRODUKSI ANYAMAN TAS PLASTIK

pasar-jajanan-kuliner-khas-desa
Suco
UMKM / Ekonomi Kreatif

Pasar Jajanan Kuliner Khas Desa

Pasar Jajanan Khas Desa Suco adalah wadah ekonomi kreatif masyarakat yang menghadirkan berbagai kuliner tradisional dan olahan khas desa yang autentik dan menggugah selera. Digelar secara berkala di area strategis desa, pasar ini menjadi tempat berkumpulnya warga sekaligus etalase rasa lokal yang menggambarkan kekayaan budaya Suco. Pengunjung dapat menikmati beragam jajanan seperti getuk pisang, tape uli, cenil, lupis, nasi jagung, keripik pisang, hingga aneka minuman herbal khas desa. Semua produk diolah langsung oleh warga, dengan bahan lokal dan cita rasa yang diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi tempat wisata kuliner, pasar ini juga berperan dalam menggerakkan roda perekonomian desa. Melibatkan ibu-ibu rumah tangga, pelaku UMKM, hingga generasi muda, pasar ini menjadi simbol kemandirian dan kebersamaan warga Suco. Dengan suasana pedesaan yang asri dan hangat, Pasar Jajanan Khas Desa Suco bukan hanya tempat belanja, tapi juga ruang silaturahmi dan pelestarian kearifan lokal.

selamatan-adat-desa
Pugerwetan
Kebudayaan

Selamatan Adat Desa

Potensi Mengemembangkan Budaya dan Seni Kebudayaan di Pemuda ( Pemuda zaman Now )