Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6530
Artikel Berita
131
Potensi
Portal Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di PPID Desa Kab. Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.

Terintegrasi 226 Desa Akses Publik 24/7

Temukan Desa Anda

Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.

Kunjungi Portal Desa

Pusat Data & Informasi Terintegrasi

Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.

226

Desa Terintegrasi

9

Publikasi Informasi

131

Potensi Desa

550

Jumlah Dokumen

Publikasi Terkini

Berita Desa Terbaru

Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.

tingkatkan-kapasitas-tenaga-lini-lapangan-kecamatan-sukowono-perkuat-pencegahan-stunting-20260831
Berita Desa
31 Agustus 2026 6 Views

Tingkatkan Kapasitas Tenaga Lini Lapangan, Kecamatan Sukowono Perkuat Pencegahan Stunting

JEMBER — Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas tenaga lini lapangan. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pencegahan Stunting bagi Tenaga Lini Lapangan Tahap 3 yang digelar di Balai KB Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Senin (31/8/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dari masing-masing desa di wilayah Kecamatan Sukowono. Sebanyak 12 kader hadir dalam kegiatan tersebut dengan masing-masing desa diwakili oleh satu orang kader.Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman sekaligus kemampuan kader dalam menjalankan tugas pendampingan terhadap keluarga yang menjadi sasaran pencegahan stunting. Selain mendapatkan penguatan kapasitas, para kader juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan kinerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) di masing-masing desa.Dalam kegiatan tersebut, Prima Nur Ardiansyah memberikan sambutan sekaligus menyampaikan materi kepada para peserta. Materi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman tenaga lini lapangan mengenai peran dan tanggung jawab mereka dalam mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.Melalui kegiatan tersebut, kader diharapkan tidak hanya memahami aspek pencegahan stunting secara umum, tetapi juga mampu melakukan pendampingan secara lebih terarah kepada kelompok sasaran. Pendampingan menjadi salah satu bagian penting karena pencegahan stunting membutuhkan intervensi sejak sebelum kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.Salah satu kader yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Wagini Setyowati, yang mewakili Desa Sumberwringin. Kehadiran kader dari masing-masing desa menjadi bagian dari upaya memastikan informasi dan penguatan kapasitas yang diberikan dalam kegiatan dapat diteruskan dan diterapkan di tingkat masyarakat.Dalam pelaksanaannya, masing-masing kader TPK memiliki tanggung jawab mendampingi sejumlah kelompok sasaran yang memiliki risiko berkaitan dengan stunting. Sasaran tersebut meliputi ibu hamil, bayi di bawah dua tahun (baduta), balita, ibu nifas, serta calon pengantin.Pendampingan terhadap kelompok sasaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dan pencegahan sejak dini. Dengan pendampingan yang dilakukan secara konsisten, berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak maupun kesehatan ibu diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.Prima Nur Ardiansyah dalam penyampaian materinya menekankan pentingnya penguatan kapasitas kader sebagai tenaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, kader memiliki posisi strategis dalam memastikan proses pendampingan keluarga sasaran berjalan secara optimal.“Peningkatan kapasitas ini penting agar kader semakin memahami tugas dan perannya dalam pendampingan keluarga sasaran. Evaluasi kinerja juga diperlukan untuk melihat sejauh mana pendampingan yang dilakukan di masing-masing desa sudah berjalan dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki,” ujar Prima Nur Ardiansyah.Sementara itu, keterlibatan kader seperti Wagini Setyowati menjadi bagian dari penguatan jejaring di tingkat desa. Kader diharapkan mampu menjadi penghubung antara keluarga sasaran dengan berbagai layanan dan program yang berkaitan dengan pencegahan stunting.Evaluasi yang dilakukan dalam kegiatan tahap ketiga ini juga diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bagi pelaksanaan pendampingan selanjutnya. Dengan mengetahui capaian, kendala, dan kebutuhan di lapangan, koordinasi antara kader dan pihak terkait dapat dilakukan secara lebih efektif.Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pencegahan Stunting bagi Tenaga Lini Lapangan Tahap 3 tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan penguatan komitmen bersama. Sinergi tenaga lini lapangan hingga tingkat desa dinilai penting untuk memastikan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkesinambungan dan menyentuh langsung keluarga yang membutuhkan pendampingan.

pertemuan-rutin-penggerak-pkk-sukowono-bahas-penguatan-program-home-care-bagi-kelompok-prioritas-20260831
Berita Desa
31 Agustus 2026 33 Views

Pertemuan Rutin Penggerak PKK Sukowono Bahas Penguatan Program Home Care bagi Kelompok Prioritas

JEMBER — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kecamatan Sukowono membahas penguatan program home care dalam kegiatan Pertemuan Rutin Penggerak PKK Kecamatan Sukowono Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Sumberwringin, Dusun Duklengkong RT 004 RW 004, Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Sabtu (29/8/2026) mulai pukul 08.00 WIB.Pertemuan rutin tersebut diikuti Ketua TP PKK Kecamatan Sukowono Bu Machus Rofida (Ny. Jono Wasinudin), Ketua TP PKK Desa Sumberwringin Ny. Fathorrozi Hermawan bersama jajaran pengurus PKK Desa Sumberwringin, Ketua Bhayangkari yang diwakili Ny. Catur, para Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Sukowono, serta Atok Hadi selaku Pendamping Kecamatan.Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program yang menyasar masyarakat dengan kebutuhan pelayanan kesehatan secara khusus, termasuk melalui program home care.Salah satu agenda utama kegiatan adalah penyampaian materi mengenai latar belakang, alur pelaksanaan, serta sasaran program home care. Materi tersebut disampaikan oleh Pokja IV TP PKK Kecamatan Sukowono, Ibu Oris Nur Abdi Ifanda.Dalam pemaparannya, Oris menjelaskan bahwa program home care diarahkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara lebih dekat. Pelayanan dilakukan dengan mendatangi sasaran secara langsung sehingga masyarakat, khususnya kelompok prioritas, dapat memperoleh pemantauan kesehatan tanpa harus selalu datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.Menurut Oris, terdapat enam kelompok sasaran utama yang menjadi prioritas dalam program home care. Kelompok tersebut meliputi lansia tunggal, ibu hamil berisiko tinggi, anak stunting, penyandang disabilitas dengan penyakit penyerta, warga kurang mampu dengan penyakit kronis, serta tokoh agama atau pengasuh pondok pesantren yang memenuhi kriteria prioritas program.“Data sasaran sebenarnya sudah tersedia dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Namun, apabila ada warga yang belum terdata, tetap bisa dilayani dengan cara menghubungi petugas LRT. Selanjutnya, petugas LRT memasukkan data ke Wadul Gus’e, kemudian data tersebut akan diterima oleh pihak puskesmas,” jelas Oris Nur Abdi Ifanda.Mekanisme tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terlewat hanya karena belum masuk dalam data awal. Melalui jalur pelaporan tersebut, informasi mengenai warga yang membutuhkan pendampingan dapat diteruskan kepada petugas kesehatan untuk dilakukan verifikasi dan tindak lanjut.Dalam pelaksanaannya, sasaran home care akan mendapatkan kunjungan secara berkala setiap bulan. Petugas akan melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan serta kebutuhan masing-masing sasaran. Apabila dalam proses pemantauan ditemukan sasaran yang terdeteksi mengalami penyakit kronis atau membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka yang bersangkutan akan dirujuk ke rumah sakit sesuai kondisi medisnya.Oris menekankan bahwa keberhasilan program home care tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Karena itu, keberadaan TP PKK di tingkat kecamatan maupun desa dinilai penting untuk membantu mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan perhatian serta memastikan informasi dapat diteruskan kepada petugas terkait.Kehadiran Pendamping Kecamatan, Atok Hadi, bersama jajaran TP PKK dalam pertemuan tersebut turut memperkuat koordinasi dalam mendukung pelaksanaan program di tingkat wilayah. Sinergi antara pemerintah, TP PKK, tenaga kesehatan, pendamping kecamatan, serta unsur masyarakat menjadi bagian penting agar pelayanan dapat menjangkau sasaran secara tepat.Pertemuan rutin TP PKK se-Kecamatan Sukowono tersebut sekaligus menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat pemahaman para pengurus PKK mengenai alur pelayanan home care. Melalui koordinasi yang terarah, diharapkan pendataan, pelaporan, kunjungan, pemantauan, hingga proses rujukan dapat berjalan lebih efektif.Program home care diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat dengan menghadirkan pelayanan lebih dekat kepada kelompok yang memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan. Dengan pola kunjungan langsung dan pemantauan berkala, kebutuhan kesehatan masyarakat dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan maupun rujukan dapat dilakukan secara tepat.

verifikasi-berkas-administrasi-dan-penetapan-calon-bpd-baru-di-desa-cangkring-kecamatan-jenggawah-kabupaten-jember-20260828
Berita Desa
28 Agustus 2026 25 Views

VERIFIKASI BERKAS ADMINISTRASI DAN PENETAPAN CALON BPD BARU DI DESA CANGKRING KECAMATAN JENGGAWAH KABUPATEN JEMBER.

Pada hari Kamis tanggal 27 Agustus 2026 Pukul 09.00 s.d 11.00 WIB Bertempat di Pendopo Desa Cangkring Jalan Tempurejo No 88. Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember, telah dilaksanakan Verifikasi berkas administrasi dan penetapan calon anggota BPD baru yang diikuti 14 (empat belas) orang peserta bakal calon anggota BPD baru Desa Cangkring, sebagai Penanggung jawab kegiatan H.Heru Ali wahyudi S.IP (Kepala Desa cangkring).adapun unsur Pasukan Pengamanan Msyarakat 1 (satu) orang Personil Babinsa Cangkring, 1 (satu) orang personil Babinkamtibmas Desa Cangkring dan 1 (satu) orang, personil Satpol PP Desa Cangkring.Adapun Nama Bakal Calon anggota BPD yaitu Saudari Anis Dwi Magfiroh., Saudari. Sintiya Aprinita., Saudara Lutfi Mashudi., Sdr. Junuriyatul islamiyah.,Saudara. Saini Efendi.,Saudara. Muhammad Agus Riyanto.,Saudari. Maudy Dewi Saraswati.,Saudara. Habibi Ubaidillah.,Saudara I. Sanidin., Saudara. Ahmad Thohir.,Saudara. Muhammad Ilyas.,Saudara. Muhammad Irwan.,Saudara. Adi Purnomo. dan Saudara. Hamid Abdul Kadir.pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Soetjahyo SP.M.M ( Camat Jenggawah).,Serma Pramono (Batti komsos Koramil 0824/25 Jenggawah).,IPTU Andi Ferry Cristian, S.H,. M.H (Kapolsek Jenggawah).,Muhamad Imron ( Pendamping STDIK Kec. Jenggawah).,Bpk. Heru Ali Wahyudi (Kades Cangkring).,Saudari. Maskuratul Munawaroh S.Pd. M.Pd. (Pengawas Sekolah).,Fathur Rohman dan anggotaPukul 09.00 WIB peserta Verifikasi tiba dan berkumpul dipendopo Desa Cangkring dilanjutkan Registrasi, Pukul 09.10 WIB acara dibuka dan dimulai oleh pembawa acara diawali dengan sambutan Camat Jenggawah "Tahapan verifikasi berkas ini merupakan salah satu langkah krusial dan sangat penting dalam rangkaian proses pengisian atau pemilihan keanggotaan BPD, Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meneliti, memeriksa, dan memastikan keabsahan dokumen persyaratan administrasi yang telah diserahkan oleh para bakal calon, Kami panitia berkomitmen untuk menjalankan tugas ini secara objektif, transparan, jujur, dan adil tanpa memihak siapapun.,Setiap berkas akan diperiksa secara teliti sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi mendapatkan wakil rakyat ditingkat Desa yang berintegritas dan berkualitas, Jika dalam proses pemeriksaan nanti ada data atau dokumen yang kurang lengkap atau memerlukan klarifikasi, kami mohon kerelaannya untuk segera melengkapi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Demikian pengantar yang dapat saya sampaikan, Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, pemerintah desa, dan aparat keamanan yang telah mendukung kelancaran tahapan ini." Pukul 09.50 WIB Sambutan Kapolsek Jenggawah, "Kami mengajak seluruh calon, panitia, dan warga untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan pemilihan BPD berlangsung, Mendukung penuh panitia agar melaksanakan verifikasi berkas secara jujur, adil, transparan, dan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku dan Mengingatkan bahwa perbedaan pilihan atau dukungan adalah hal yang biasa dalam demokrasi desa dan tidak boleh memecah belah kerukunan warga, Menyatakan kesiapan pihak kepolisian (melalui Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek) untuk mengawal setiap tahapan pemilihan BPD hingga selesai dengan aman."dan pada Pukul 10.00 WIB Sambutan Kepala Desa Cangkring, "Hadirin sekalian yang saya hormati,Tahapan verifikasi berkas ini merupakan momen penting dalam rangkaian proses pemilihan BPD di desa kita, Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan Kelengkapan, Keabsahan, serta Kevalidan dokumen administrasi yang telah diserahkan oleh para bakal calon, Sebagai Kepala Desa, saya berpesan kepada Tim Panitia agar melaksanakan tugas verifikasi ini secara Transparan, Objektif, dan Teliti, tanpa ada keberpihakan, Semua proses harus berjalan sesuai dengan regulasi dan aturan perundang-undangan yang berlaku.Kepada Bapak/Ibu bakal calon anggota BPD, kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan niat baiknya untuk mengabdi membangun desa, Apapun hasil dari verifikasi ini, mari kita terima dengan lapang dada demi kelancaran dan kesuksesan proses demokrasi di desa kita tercinta, BPD adalah mitra strategis pemerintah desa dalam menampung aspirasi masyarakat dan memajukan pembangunan"TIM Verifikasi Kelengkapan Berkas Administrasi Bakal calon anggota BPD baru Secara Bertahap didampingi antara lain Pemerintah Kecamatan Jenggawah, Koramil 0824/25 Jenggawah, Polsek Jenggawah, Dinas UPTD Kec. Jenggawah dan Pengawas Sekolah Kec. Jenggawah.

pemerintah-desa-bangsalsari-kembali-adakan-kegiatan-donor-darah-20260827
Berita Desa
26 Agustus 2026 16 Views

Pemerintah Desa Bangsalsari Kembali Adakan Kegiatan Donor Darah

Rabu 26 Agustus 2026, Pemerintah Desa Bangsalsari kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebanyak 47 orang turut berpartisipasi sebagai pendonor dalam kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan lancar.Pelaksanaan donor darah ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Desa Bangsalsari dalam menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam membantu sesama, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah untuk keperluan medis.Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran warga yang mengikuti kegiatan sejak proses pendaftaran. Sebelum melakukan donor, para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan sebagai pendonor. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur untuk menjaga keamanan dan kesehatan pendonor maupun penerima darah.Dari seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan, tercatat sebanyak 47 orang berhasil mendonorkan darahnya. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Desa Bangsalsari terhadap kegiatan kemanusiaan. Setiap darah yang disumbangkan diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi masyarakat yang sedang menjalani perawatan.Pemerintah Desa Bangsalsari menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan donor darah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para petugas serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik.Kegiatan donor darah yang kembali dilaksanakan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin. Selain membantu orang lain, donor darah juga menjadi salah satu bentuk solidaritas dan gotong royong yang dapat mempererat hubungan antarwarga.Dengan adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Bangsalsari berharap budaya saling membantu dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di lingkungan masyarakat. Partisipasi 47 pendonor menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan masih kuat dan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat besar bagi orang lain.Ke depan, kegiatan donor darah diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan lebih banyak masyarakat. Pemerintah Desa Bangsalsari berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

kkn-kolaboratif-resmi-dilepas-pemdes-sumberwringin-apresiasi-kontribusi-mahasiswa-dan-meriahkan-pembagian-hadiah-hut-ri-2026-20260824
Berita Desa
24 Agustus 2026 86 Views

KKN Kolaboratif Resmi Dilepas, Pemdes Sumberwringin Apresiasi Kontribusi Mahasiswa dan Meriahkan Pembagian Hadiah HUT RI 2026

Jember– Pemerintah Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Sumberwringin.Kegiatan ini menjadi momentum perpisahan sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Desa Sumberwringin dan masyarakat kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan rangkaian pengabdian di desa. Selama menjalankan program, para mahasiswa dinilai telah memberikan kontribusi positif dan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan sosial, kepemudaan, serta rangkaian peringatan HUT RI Tahun 2026.Acara tersebut turut dihadiri oleh seluruh perangkat Desa Sumberwringin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Penasehat Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin Gus Qiwamudin Misbah, Ketua Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin M. Rizky Maulana, mahasiswa KKN Kolaboratif, serta para peserta yang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan HUT RI 2026.Rangkaian acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang pelepasan mahasiswa KKN, kegiatan juga diisi dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang sebelumnya telah dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kolaboratif dan Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin. Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk penghargaan atas antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.Kepala Desa Sumberwringin, H. Fathorrozi Hermawan, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan masa pengabdian di Desa Sumberwringin. Ia juga memberikan sejumlah saran dan masukan kepada para mahasiswa sebagai bekal untuk melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan kegiatan KKN.Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN selama berada di Desa Sumberwringin telah memberikan warna tersendiri bagi kehidupan masyarakat. Interaksi yang terbangun antara mahasiswa, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKN berakhir.“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang selama berada di Desa Sumberwringin telah memberikan kontribusi dan warna yang luar biasa bagi desa. Apa yang sudah dilakukan mudah-mudahan dapat menjadi pengalaman berharga, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. Kami juga memberikan saran dan masukan agar pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal untuk melangkah ke depan,” ujar H. Fathorrozi Hermawan.Sementara itu, Ketua Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin, M. Rizky Maulana, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa atas selesainya rangkaian kegiatan KKN. Ia menilai kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa telah menciptakan berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kebersamaan serta partisipasi masyarakat.“Kami dari Karang Taruna Swara Muda Sumberwringin mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menyelesaikan tugas pengabdian di Desa Sumberwringin. Kehadiran teman-teman mahasiswa benar-benar memberikan warna bagi desa. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan bersama, termasuk pelaksanaan lomba HUT RI yang melibatkan masyarakat,” ungkap M. Rizky Maulana.Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat terus terjaga meskipun mahasiswa telah meninggalkan Desa Sumberwringin. Menurutnya, pengalaman berkolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa menjadi hal positif yang dapat menjadi modal untuk melaksanakan kegiatan kemasyarakatan di masa mendatang.Selain agenda pelepasan, pembagian hadiah lomba HUT RI menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan masyarakat. Para peserta yang berhasil menjadi juara mendapatkan penghargaan atas prestasi dan partisipasi mereka dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat gotong royong masyarakat dalam menyukseskan berbagai kegiatan desa.Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga turut mendukung terciptanya suasana kegiatan yang aman, tertib, dan kondusif. Sementara itu, keterlibatan perangkat desa, Karang Taruna, mahasiswa KKN, serta masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi berbagai unsur dalam menyelenggarakan kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Desa Sumberwringin.Pelepasan mahasiswa KKN Kolaboratif ini pada akhirnya bukan sekadar acara perpisahan. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus momentum untuk mengenang berbagai kerja sama yang telah terbangun selama berada di tengah masyarakat.Pemerintah Desa Sumberwringin berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama melaksanakan KKN dapat memberikan manfaat bagi perjalanan mereka ke depan. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan dapat mempertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah tumbuh melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama program KKN.Dengan berakhirnya kegiatan KKN Kolaboratif, Pemerintah Desa Sumberwringin dan Karang Taruna Swara Muda menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh mahasiswa. Kehadiran mereka dinilai telah memberikan warna, semangat, dan pengalaman baru bagi Desa Sumberwringin, sekaligus memperkuat kolaborasi antara generasi muda, pemerintah desa, dan masyarakat.

kkn-k-desa-semboro-2026-turut-serta-dalam-penanaman-pohon-jfc-x-bri-20260822
Berita Desa
22 Agustus 2026 23 Views

KKN-K Desa Semboro 2026 Turut Serta Dalam Penanaman Pohon : JFC X BRI

Pada Hari Rabu, 12 Agustus 2026. KKN-K Desa Semboro 2026 berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon bersama Jember Fashion Carnaval X BRI. Aktivitas tersebut bertujuan sebagai wujud nyata kontribusi terhadap kelestarian lingkungan yang berada di Dusun Semboro Pasar RW 23 Desa Semboro. Harapannya, kegiatan tersebut menjadi langkah terwujudnya kepekaan terhadap fungsi lingkungan hidup sebagai penyumbang oksigen sekitar 1,2 kg O2/hari, dan 1 orang membutuhkan sekitar 0,5 kg O2/hari, dikutip dari https://kemenlh.go.id/news/detail/wamen-lh-oksigen-kebutuhan-dasar-menanam-pohon-adalah-cara-menjaga-keseimbangan-alam.Berbagai unsur masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, meliputi Bank Sampah Unit Sinta Kecamatan Semboro, Kelompok KKN-K Desa Semboro 2026, siswa-siswi SMA Negeri 2 Tanggul beserta para guru,  Tim Jember Fashion Carnaval, serta masyarakat sekitar yang turut berkontribusi. Kegiatan selanjutnya merupakan proses penanaman dan pembagian pohon kepada masyarakat sekitar.KKN--K Desa Semboro 2026 hadir bukan hanya untuk mengabdi, tetapi juga untuk meninggalkan jejak hijau yang nyata. Bersama Jember Fashion Carnaval x BRI, kami turut serta dalam gerakan penanaman pohon: satu aksi kecil hari ini, ribuan napas lega untuk masa depan.Setiap pohon yang ditanam adalah investasi oksigen, penyejuk udara, dan warisan kehidupan bagi warga Desa Semboro. Mari dukung langkah ini, karena desa yang hijau adalah desa yang sehat, produktif, dan siap tumbuh.

desa-jatian-kecamatan-pakusari-sebagai-pilot-projek-aplikasi-kinerja-perangkat-desa-20260821
Berita Desa
21 Agustus 2026 25 Views

DESA JATIAN KECAMATAN PAKUSARI SEBAGAI PILOT PROJEK APLIKASI KINERJA PERANGKAT DESA

Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, menjadi salah satu desa yang ditunjuk sebagai Pilot Projek Penerapan Aplikasi Sibermata Desa Online untuk mendukung penilaian dan peningkatan kinerja perangkat desa. Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, terukur, transparan, dan berbasis data.Sibermata Desa merupakan aplikasi berbasis web yang merupakan singkatan dari Sistem Belajar Mandiri Tata Kelola Desa, yang dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur. Platform ini dirancang sebagai sarana peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa melalui pembelajaran mandiri serta penyediaan berbagai materi terkait tata kelola pemerintahan desa.Melalui Sibermata Desa, kepala desa, perangkat desa, maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dapat mengakses berbagai modul dan bahan pembelajaran, antara lain terkait pengelolaan keuangan dan aset desa, perencanaan pembangunan, administrasi pemerintahan, serta instrumen pendukung tata kelola desa.Selain menyediakan materi pembelajaran, Sibermata Desa juga dilengkapi dengan sistem evaluasi. Peserta dapat mengikuti post-test setelah menyelesaikan materi pembelajaran dan memperoleh sertifikat apabila memenuhi standar kelulusan dengan nilai minimal 75 persen.Desa Jatian Dipilih sebagai Pilot ProjekDalam implementasinya, DPMD Provinsi Jawa Timur menunjuk Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, sebagai salah satu lokasi penerapan Sibermata Desa Online, khususnya dalam pengembangan dan pemanfaatan data penilaian kinerja perangkat desa.Pelaksanaan program tersebut sebelumnya dikoordinasikan dengan DPMD Kabupaten Jember serta pihak Kecamatan Pakusari melalui Kasi Pemerintahan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses sosialisasi, pelatihan, hingga penerapan aplikasi dapat berjalan sesuai mekanisme dan tujuan program.Bimbingan teknis dan pelatihan penggunaan Sibermata Desa Online dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Jatian, Kecamatan Pakusari. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh perangkat Desa Jatian bersama anggota BPD Desa Jatian.Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tata cara mengakses sistem, mengisi data, serta memahami mekanisme penilaian yang tersedia dalam aplikasi Sibermata Online. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal agar seluruh unsur pemerintahan desa mampu menggunakan aplikasi secara tepat dan optimal.Penilaian Kinerja Berbasis DataPenerapan Sibermata Desa Online tidak hanya diarahkan sebagai instrumen pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana pendukung evaluasi kinerja perangkat desa secara lebih objektif dan terukur.Melalui sistem tersebut, data penilaian dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi kepala desa, camat, maupun pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab perangkat desa. Dengan tersedianya data yang terdokumentasi, proses pembinaan dan pengambilan kebijakan diharapkan dapat dilakukan secara lebih objektif, transparan, dan berdasarkan kinerja.Hasil penilaian juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan penghargaan atau apresiasi kepada perangkat desa yang menunjukkan kinerja baik, sekaligus menjadi dasar pembinaan bagi perangkat yang masih memerlukan peningkatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.Melibatkan Berbagai Unsur PenilaiSalah satu keunggulan sistem Sibermata Online adalah mekanisme penilaian yang melibatkan berbagai perspektif. Penilaian dapat dilakukan oleh kepala desa terhadap perangkat desa, penilaian antarrekan kerja, penilaian mandiri (self-assessment), penilaian dari anggota BPD, serta survei kepuasan masyarakat yang dilaksanakan melalui petugas yang ditunjuk.Dengan melibatkan berbagai unsur tersebut, penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kinerja perangkat desa, baik dalam aspek kedisiplinan, pelaksanaan tugas, tanggung jawab, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.Penerapan Sibermata Desa Online di Desa Jatian menjadi bagian dari langkah menuju digitalisasi tata kelola pemerintahan desa. Kehadiran sistem tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan data penilaian, tetapi juga membangun budaya kerja aparatur desa yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.Bagi Desa Jatian, penerapan program ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis teknologi sekaligus mendorong setiap perangkat desa agar terus meningkatkan kapasitas, kinerja, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.Dengan demikian, Desa Jatian diharapkan dapat menjadi salah satu contoh penerapan teknologi digital dalam mendukung pemerintahan desa yang lebih modern, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.https://jatian-mandiri.kim.id   https://sites.google.com/view/pemerintahdesajatian,https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita, https://www.facebook.com/desa .jatian#wadulguse #jember #gusfawait #jemberbarujembermaju #semuakarenacinta

rampungkan-pengabdian-di-5-desa-mahasiswa-kkn-kolaboratif-se-kecamatan-kencong-resmi-ditarik-20260826
Berita Desa
21 Agustus 2026 35 Views

Rampungkan Pengabdian di 5 Desa, Mahasiswa KKN Kolaboratif Se-Kecamatan Kencong Resmi Ditarik

CAKRU – Seluruh rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Mahasiswa KKN Kolaboratif di wilayah Kecamatan Kencong resmi berakhir. Acara penarikan mahasiswa KKN Kolaboratif dilaksanakan secara khidmat di Kantor Kecamatan Kencong pada Jumat, (21/08/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.Acara penarikan ini diikuti oleh seluruh tim mahasiswa KKN Kolaboratif yang bertugas di lima desa se-Kecamatan Kencong, yaitu Desa Cakru, Kencong, Wonorejo, Kraton, dan Paseban. Kegiatan tersebut menandai tuntasnya pelaksanaan program kerja dan pengabdian para mahasiswa di wilayah masing-masing.Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Camat Kencong, Kapolsek Kencong, Danramil Kencong, Kepala Puskesmas Kencong dan Puskesmas Cakru, seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta para Kepala Desa dari lima desa lokasi KKN. Kehadiran para jajaran Muspika dan Kepala Desa menjadi wujud apresiasi atas kontribusi nyata yang telah diberikan oleh para mahasiswa selama bertugas di desa.Melalui acara pelepasan ini, jajaran Pemerintah Kecamatan Kencong beserta Pemerintah Desa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi serta dedikasi mahasiswa KKN Kolaboratif. Diharapkan berbagai program kerja yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Kencong.

mahasiswa-kkn-kolaboratif-desa-cinta-turut-meriahkan-perayaan-karnaval-desa-jatimulyo-tahun-2026-20260820
Berita Desa
20 Agustus 2026 57 Views

Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta Turut Meriahkan Perayaan Karnaval Desa Jatimulyo Tahun 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember kembali diramaikan dengan gelaran Karnaval Jatimulyo 2026. Kegiatan yang menjadi salah satu momen yang dinantikan masyarakat ini berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang turut memeriahkan sepanjang rangkaian acara. Di tengah kemeriahan tersebut, mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta turut mengambil bagian dengan terlibat sebagai panitia dalam pelaksanaan Karnaval Jatimulyo 2026. Keterlibatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung kegiatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga Desa Jatimulyo.   Sejak tahap persiapan, mahasiswa KKN ikut membantu berbagai kebutuhan teknis dan koordinasi kegiatan. Tidak hanya berada di balik layar, mahasiswa juga turut membantu memastikan rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib dan lancar hingga kegiatan berlangsung.Pada hari pelaksanaan, suasana Desa Jatimulyo berubah menjadi lebih semarak. Warga dari berbagai kalangan turut berpartisipasi dan menyaksikan kemeriahan karnaval. Berbagai penampilan, kostum, serta kreativitas masyarakat menjadi bagian yang membuat kegiatan semakin menarik dan menunjukkan antusiasme warga dalam memeriahkan acara desa.Bagi mahasiswa KKN, menjadi bagian dari kepanitiaan bukan sekadar membantu terlaksananya sebuah kegiatan. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk belajar berkoordinasi, bekerja sama dengan masyarakat, membagi tugas, serta menghadapi berbagai situasi yang muncul selama kegiatan berlangsung.Keterlibatan mahasiswa dalam Karnaval Jatimulyo 2026 juga menjadi bentuk nyata dari semangat KKN Kolaboratif Desa Cinta, yaitu membangun hubungan dan bekerja bersama masyarakat melalui kegiatan yang ada di desa. Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga berusaha hadir dan berkontribusi dalam kegiatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman bahwa keberhasilan sebuah acara tidak hanya bergantung pada konsep yang telah disusun, tetapi juga pada kerja sama berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, panitia, dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menciptakan kegiatan yang berjalan dengan baik.Karnaval Jatimulyo 2026 pun tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan dan menampilkan kreativitas, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan warga. Bagi mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga selama menjalankan pengabdian di Desa Jatimulyo.Dengan turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat, mahasiswa KKN berharap keberadaan mereka selama masa pengabdian dapat memberikan manfaat, sekaligus meninggalkan pengalaman dan hubungan baik yang dapat terus terjalin bersama masyarakat Desa Jatimulyo.

Unggulan Lokal

Jelajah Potensi Desa

Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.

pembukaan-omah-jamur-desa-sukowono
Sukowono
UMKM / Ekonomi Kreatif

Pembukaan OMAH JAMUR Desa Sukowono

Sukowono.web.id - 13/02/2023 Pemdes Sukowono berkolaborasi dengan Kelompok Kerja Nyata (KKN) UMD kelompok 3 Mahasiswa Universitas Jember menggelar demonstrasi pengolahan Jamur pada masyarakat Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Demonstrasi pengolahan jamur tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pemanfaatan potensi usaha jamur di Desa Sukowono untuk memunculkan produk UMKM unggulan Desa. Diharapkan setelah kegiatan Demonstrasi ini masyarakat Desa Sukowono dapat memanfaatkan potensi jamur dan mampu mengembangkan unit kewirausahaan melalui potensi yang dimiliki baik untuk usaha kecil maupun menengah. Kegiatan demonstrasi pengolahan jamur tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan pendampingan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sukowono, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah pada pengolahan produk hasil industri rumahan (homemade) masyarakat setempat. Adapun bentuk pendampingan yang dilakukan KKN Kelokmpok 3 Universitas Jember di Desa Sukowono ini yakni pendampingan managemen kelompok usaha, pendampingan legalitas usaha sangat penting bagi UMKM, terutama berkaitan dengan akses pemasaran, juga memberikan setrategi pengemasan produk dalam rangka meningkatkan nilai tambah pada produk, dan bisa masuk bersaing ke pasaran.

bhutah-buruh
Arjasa
Kebudayaan

Bhutah Buruh

Tradisi ini dilaksanakan sebulan sebelum melaksanakan Ritual Bersih Desa atau kami mengenal sebagai Selamatan Desa dimana ini merupakan permainan tradisional yang dilakukan oleh dua orang pemain dengan berlari menggunakan media kesenian ta' bhuta an tapi dalam versi hiburan, sehingga kegiatan permainan ini menghibur masyarakat setelah musim panen tiba. Kegiatan ini sudah kami masukkan dalam Kalender Event Desa Arjasa yaitu Ta' bhuta an Fun Festival

situs-calok
Arjasa
Pariwisata

Situs Calok

Salah satu peninggalan cagar budaya megalitik yang ada di bawah lereng Pegunungan Argopuro dan masih terawat sampai saat ini serta merupakan peninggalan Hindu kuno yang ada di wilayah utara Kabupaten Jember. Situs Calok dulunya merupakan pasraman atau asrama para resi dan muridnya untuk melakukan ritual serta melakukan kajian keilmuan sekaligus sebagai tempat mengheningkan cipta menyatukan diri dengan alam dan penciptaNya

kripik-pisang-mandigu
Suco
UMKM / Ekonomi Kreatif

KRIPIK PISANG MANDIGU

Kripik Pisang Mandigu Suco adalah camilan khas Dusun Mandigu, Desa Suco, Jember, yang memanfaatkan hasil panen pisang melimpah dari kebun warga setempat sebagai bahan baku utama. Pisang pilihan diiris tipis, digoreng hingga renyah, dan dibumbui sehingga menghasilkan cita rasa gurih manis yang pas di lidah. Produk ini tidak hanya menjadi camilan favorit warga dan oleh-oleh khas desa, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi lokal dengan mengolah komoditas unggulan desa menjadi produk bernilai jual tinggi.

wisata-river-tubing
Karangbayat
Pariwisata

Wisata River Tubing

River Tubing Desa Karangbayat – Petualangan Seru di Aliran Sungai Alam Desa Karangbayat, yang terletak di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, menawarkan pengalaman wisata alam yang memacu adrenalin melalui aktivitas river tubing. Mengikuti aliran sungai yang jernih dan alami, wisatawan akan diajak menyusuri jalur air yang dikelilingi pepohonan rindang dan panorama pedesaan yang asri. Dengan menggunakan ban pelampung dan perlengkapan keselamatan, para pengunjung dapat menikmati serunya melewati jeram kecil dan arus yang menyegarkan. Aktivitas ini sangat cocok bagi pecinta alam dan petualangan yang ingin merasakan sensasi menyatu dengan alam dalam suasana yang masih alami dan jauh dari hiruk pikuk kota. Selain menjadi sarana rekreasi, river tubing di Karangbayat juga menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi warga sekitar melalui pengelolaan wisata berbasis desa. Wisatawan tak hanya membawa pulang pengalaman seru, tetapi juga turut mendukung kemajuan desa wisata Karangbayat.

taman-olahraga-jatilawang
Tegalwangi
Pariwisata

TAMAN OLAHRAGA JATILAWANG

TAMAN OLAHRAGA JATILAWANG, Taman yang Berada di Dusun Jatilawang Desa Tegalwangi yang merupakan pengembangan dari pembangunan Desa Tegalwangi. Bapak ANDI BUDI WIBOWO selaku Kepala Desa dengan BPD dan Masyarakat bermusyawarah dalam pembangunan Taman Olahraga tersebut. Dengan tujuan agar warga desa mempunyai Tempat Hiburan (WISATA) di wilayah desa, serta membantu perekonomian masyarakat sekitar dalam mengolah UMKM desa. Meskipun Taman OLahraga di Desa Tegalwangi belum 100% selesai, namun sudah banyak fasilitas yang dapat dinikmati oleh warga ataupun penduduk luar desa diantaranya : Lapangan Futsal, Lapangan Volley, Taman Bermain, Gazebo (Tempat Bersantai), Jajanan Malam.

kembang-goyang
Serut
UMKM / Ekonomi Kreatif

KEMBANG GOYANG

Kue kembang goyang adalah jajanan kuno yang hingga saat ini masih digemari masyarakat. Nama ‘kembang goyang’ berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Jenis kue ini biasanya akan banyak ditemui pada saat bulan Ramadhan.

keripik-pisang-sidomulyo
Sidomulyo
UMKM / Ekonomi Kreatif

Keripik Pisang Sidomulyo

Produk ini merupakan produk dari BUMDEs SIdomulyo yang memiliki cita rasa yang sempurna dan bisa dibeli di Cafe Saelo Sidomulyo di rak produk UMKM