Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6445
Artikel Berita
130
Potensi
Portal Keterbukaan Informasi Publik

Selamat Datang di PPID Desa Kab. Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) merupakan garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan pelayanan informasi publik di seluruh desa se-Kabupaten Jember.

Terintegrasi 226 Desa Akses Publik 24/7

Temukan Desa Anda

Pilih kecamatan dan desa untuk mengakses portal informasi.

Kunjungi Portal Desa

Pusat Data & Informasi Terintegrasi

Statistik real-time keterbukaan informasi publik dari seluruh desa di Kabupaten Jember.

226

Desa Terintegrasi

9

Publikasi Informasi

130

Potensi Desa

545

Jumlah Dokumen

Publikasi Terkini

Berita Desa Terbaru

Ikuti perkembangan terbaru, program unggulan, dan informasi publik dari desa-desa di Kabupaten Jember.

dari-sapu-ke-strategi-pemdes-mrawan-awali-jumat-bersih-dengan-rakor-pelayanan-20260717
Berita Desa
17 Juli 2026 33 Views

Dari Sapu ke Strategi: Pemdes Mrawan Awali Jumat Bersih dengan Rakor Pelayanan

DESA MRAWAN - Jum'at, 17 Juli 2026 – Pemerintah Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, mengawali aktivitas Jumat pagi dengan menggelar kerja bakti bersama di lingkungan Balai Desa Mrawan. Kegiatan yang melibatkan seluruh perangkat desa dan Bidan Desa Mrawan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam pelayanan publik.Sejak pukul pagi, para peserta tampak bahu-membahu membersihkan halaman balai desa, menyapu area pelayanan, merapikan taman, memangkas rumput, hingga menata kembali beberapa fasilitas di sekitar kantor desa. Suasana kebersamaan terlihat begitu kuat, mencerminkan semangat kolektif untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi.Kepala Desa Mrawan, Salim, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan kantor desa bukan sekadar persoalan estetika, tetapi juga bagian dari kualitas pelayanan kepada warga. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan suasana pelayanan yang tertib, nyaman, dan representatif. "Balai desa adalah rumah bersama bagi masyarakat. Ketika lingkungannya bersih dan tertata, maka pelayanan juga akan terasa lebih nyaman. Kerja bakti ini menjadi simbol bahwa seluruh unsur di desa memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga fasilitas publik," ujar Salim.Ia menambahkan, kegiatan kerja bakti sengaja dilaksanakan secara bersama-sama agar terbangun kekompakan antarperangkat desa serta mempererat sinergi dengan tenaga kesehatan desa. Dalam beberapa program pelayanan masyarakat, koordinasi antara pemerintah desa dan bidan desa dinilai sangat penting, terutama dalam bidang kesehatan ibu dan anak, pelayanan posyandu, hingga pendataan warga.Setelah seluruh rangkaian kerja bakti selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi (rakor) yang diikuti perangkat desa dan Bidan Desa Mrawan. Rakor tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi pelayanan administrasi desa, peningkatan kedisiplinan aparatur, koordinasi program kesehatan masyarakat, hingga persiapan pelaksanaan kegiatan desa dalam waktu dekat.Dalam forum tersebut, perangkat desa juga melakukan pembahasan mengenai optimalisasi pelayanan kepada masyarakat agar proses administrasi dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, Bidan Desa Mrawan menyampaikan pentingnya penguatan koordinasi dalam mendukung berbagai program kesehatan di tingkat desa."Kebersihan lingkungan sangat berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa dan tenaga kesehatan perlu terus diperkuat agar program-program pelayanan dapat berjalan optimal," ungkapnya.Kegiatan kerja bakti dan rakor yang berlangsung di Balai Desa Mrawan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu memadukan aksi nyata di lapangan dengan perencanaan strategis pelayanan publik. Tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menghasilkan pembahasan-pembahasan penting yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.Dengan adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Mrawan berharap semangat gotong royong dan koordinasi yang terbangun dapat terus dipertahankan. Lingkungan balai desa yang bersih diharapkan menjadi wajah pelayanan yang ramah bagi warga, sementara hasil rakor menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Mrawan.Melalui langkah sederhana berupa kerja bakti yang dilanjutkan dengan rapat koordinasi, Pemdes Mrawan menunjukkan bahwa pelayanan yang baik tidak hanya dimulai dari meja administrasi, tetapi juga dari kepedulian terhadap lingkungan dan kekompakan seluruh unsur desa dalam bekerja bersama untuk masyarakat.

pemerintah-desa-rowoindah-dampingi-perekaman-jemput-bola-e-ktp-bagi-lansia-dan-penyandang-disabilitas-20260717
Pelayanan Publik
17 Juli 2026 18 Views

Pemerintah Desa Rowoindah Dampingi Perekaman Jemput Bola e-KTP bagi Lansia dan Penyandang Disabilitas

Pemerintah Desa Rowoindah bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan pelayanan perekaman KTP Elektronik (e-KTP) secara jemput bola bagi warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan administrasi kependudukan yang mendekatkan layanan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.Pelaksanaan kegiatan didampingi oleh Kepala Dusun Rowo, Bapak Suparman, bersama Kasi Pelayanan Desa Rowoindah, Ibu Nur Halimah, serta tiga orang petugas dari Dispendukcapil Kabupaten Jember yang melakukan perekaman data biometrik secara langsung di rumah warga.Adapun warga yang menjadi sasaran pelayanan jemput bola kali ini adalah:Tita Rohmayati, warga Dusun Rowo RT 002 RW 005, kategori penyandang disabilitas.Surjeni, warga Dusun Rowo RT 002 RW 003, kategori lanjut usia (lansia).Idatul Milah, warga Dusun Rowo RT 005 RW 002, kategori penyandang disabilitas.Selama kegiatan berlangsung, proses perekaman berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat sambutan baik dari keluarga maupun warga sekitar. Dengan pelayanan langsung ke rumah, masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik maupun usia lanjut tetap dapat memperoleh hak administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.Pemerintah Desa Rowoindah menyampaikan apresiasi kepada Dispendukcapil Kabupaten Jember atas sinergi dan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif. Melalui program jemput bola ini diharapkan seluruh warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas, dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sehingga memudahkan akses terhadap berbagai pelayanan publik dan program pemerintah. Program jemput bola merupakan salah satu upaya Dispendukcapil Jember untuk memperluas akses layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.

pemilihan-calon-anggota-bpd-desa-ampel-20260716
Berita Desa
16 Juli 2026 32 Views

PEMILIHAN CALON ANGGOTA BPD DESA AMPEL

11 Juni 2026 : Pemerintah Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, sukses menggelar pesta demokrasi tingkat desa melalui Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode mendatang. Berbeda dengan sistem musyawarah mufakat, pemilihan kali ini dilakukan secara langsung dengan metode pemungutan suara (coblosan) oleh warga, guna menjamin transparansi dan hak demokrasi masyarakat yang mutlak.Acara yang berlangsung khidmat dan tertib ini diselenggarakan langsung oleh Kepala Desa Ampel beserta seluruh jajaran Perangkat Desa selaku tim panitia penyelenggara.Sinergi dan Pengamanan KetatUntuk memastikan jalannya pemilihan yang jujur, adil, dan kondusif, kegiatan ini dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Muspika) Wuluhan. Tampak hadir di lokasi acara :Camat Wuluhan, yang memberikan pengarahan dan supervisi jalannya pemungutan suara.Babinsa Desa Ampel, yang memastikan stabilitas keamanan di sekitar area pemilihan.Bhabinkamtibmas Desa Ampel, yang turut mengawasi ketertiban warga selama antre di bilik suara.Kepala Desa Ampel, selaku penanggung jawab wilayah dan penyelenggara acara."Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Pemdes Ampel dan seluruh warga. Pemilihan BPD dengan sistem coblosan langsung ini menunjukkan kedewasaan berpolitik warga desa. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun Desa Ampel ke depan," ujar Camat Wuluhan (Ibu Hanifah) dalam sambutannya.Komposisi Keterwakilan Wilayah dan GenderPemilihan BPD kali ini memperebutkan kuota kursi dengan regulasi keterwakilan wilayah dusun serta keterwakilan perempuan yang ketat. Adapun komposisi alokasi anggota BPD terpilih didasarkan pada pembagian wilayah dusun sebagai berikut :Dusun Krajan : 3 Laki-laki Dusun Sambiringik : 3 Laki-laki Dusun Pomo : 1 Laki-laki 2 Perempuan Dusun Kepel : 2 Laki-laki 1 PerempuanSistem keterwakilan perempuan yang diterapkan di Desa Ampel ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Ampel dalam mengakomodasi suara dan peran gender dalam pengambilan keputusan publik di tingkat desa.Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular di tempat pemungutan suara, namun situasi tetap terjaga aman berkat kesigapan Perangkat Desa serta pengawalan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ampel.Kepala Desa Ampel mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada Ibu Camat, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, seluruh panitia perangkat desa, dan utamanya masyarakat Desa Ampel yang telah menjaga proses demokrasi ini tetap sejuk, aman, dan damai," pungkasnya di akhir acara penutupan penghitungan suara.

sosialiasi-program-sanitasi-berbasis-masyarakat-sanimas-20260716
Pembangunan / Infrastruktur
16 Juli 2026 25 Views

SOSIALIASI PROGRAM SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (SANIMAS)

πŸ—“οΈ : Rabu, 15 Juli 2026πŸ“ : Pendopo Kantor Desa JenggawahSosialisasi Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan dan mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Selain kegiatan sosialisasi terlakasana juga kegiatan lainnya yang meliputi : Rembuk Warga, Kampanye PHBS, Peningkatan Kapasitas Tukang, dan Pembentukan Pokmas.Melalui Program SANIMAS, diharapkan terwujud lingkungan yang lebih bersih, sehat, nyaman, serta mampu mengurangi risiko pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit akibat sanitasi yang kurang memadai.Pemerintah Desa Jenggawah mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan Program SANIMAS, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan sarana sanitasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.Terima kasih kepada serta seluruh narasumber, pendamping, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga Program SANIMAS dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Desa Jenggawah.

demokrasi-tingkat-desa-pemilihan-anggota-bpd-tegalrejo-berjalan-demokratis-lewat-sistem-coblosan-20260707
Berita Desa
02 Juli 2026 38 Views

Demokrasi Tingkat Desa: Pemilihan Anggota BPD Tegalrejo Berjalan Demokratis Lewat Sistem Coblosan

MAYANG – Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, sukses menggelar pesta demokrasi tingkat desa melalui Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode mendatang. Berbeda dengan sistem musyawarah mufakat, pemilihan kali ini dilakukan secara langsung dengan metode pemungutan suara (coblosan) oleh warga, guna menjamin transparansi dan hak demokrasi masyarakat yang mutlak. Acara yang berlangsung khidmat dan tertib ini diselenggarakan langsung oleh Kepala Desa Tegalrejo beserta seluruh jajaran Perangkat Desa selaku tim panitia penyelenggara. Sinergi dan Pengamanan Ketat Untuk memastikan jalannya pemilihan yang jujur, adil, dan kondusif, kegiatan ini dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mayang. Tampak hadir di lokasi acara: Camat Mayang, yang memberikan pengarahan dan supervisi jalannya pemungutan suara. Babinsa Mayang, yang memastikan stabilitas keamanan di sekitar area pemilihan. Bhabinkamtibmas Mayang, yang turut mengawasi ketertiban warga selama antre di bilik suara. Kepala Desa Tegalrejo, selaku penanggung jawab wilayah dan penyelenggara acara. "Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Pemdes Tegalrejo dan seluruh warga. Pemilihan BPD dengan sistem coblosan langsung ini menunjukkan kedewasaan berpolitik warga desa. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun Tegalrejo ke depan," ujar Camat Mayang dalam sambutannya. Komposisi Keterwakilan Wilayah dan Gender Pemilihan BPD kali ini memperebutkan kuota kursi dengan regulasi keterwakilan wilayah dusun serta keterwakilan perempuan yang ketat. Adapun komposisi alokasi anggota BPD terpilih didasarkan pada pembagian wilayah dusun sebagai berikut: Nama Dusun Kuota Laki-Laki Kuota Perempuan Total Kursi Dusun Krajan 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Damsaola 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Kebun Gunung 1 Orang 1 Orang 2 Kursi Dusun Sumber Pinang - - 1 Kursi (Bebas Laki-Laki/Perempuan) Sistem keterwakilan perempuan yang diterapkan di Dusun Krajan, Damsaola, dan Kebun Gunung ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Tegalrejo dalam mengakomodasi suara dan peran gender dalam pengambilan keputusan publik di tingkat desa. Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular di tempat pemungutan suara, namun situasi tetap terjaga aman berkat kesigapan Perangkat Desa serta pengawalan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mayang. Kepala Desa Tegalrejo mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, seluruh panitia perangkat desa, dan utamanya masyarakat Tegalrejo yang telah menjaga proses demokrasi ini tetap sejuk, aman, dan damai," pungkasnya di akhir acara penutupan penghitungan suara.

musyawarah-pemilihan-anggota-bpd-desa-pancakarya-periode-2027-2034-berlangsung-lancar-dan-kondusif-20260707
Berita Desa
02 Juli 2026 26 Views

Musyawarah Pemilihan Anggota BPD Desa Pancakarya Periode 2027-2034 Berlangsung Lancar dan Kondusif

Pada hari Selasa, 29 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Penetapan Nomor Urut Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pancakarya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan BPD dan disaksikan oleh seluruh Ketua RW se-Desa Pancakarya. Pengambilan nomor urut calon anggota BPD diawali dari Dusun Krasak, dengan hasil sebagai berikut: Sri Wikatno Desanto Sri Wahyuni Choirol Basor Didik Hariyanto Kartiningsih Yuliana Muhammad Sya'in Selanjutnya, pengambilan nomor urut untuk Dusun Kresek menghasilkan urutan sebagai berikut: Ahmad Sadam Husen Sodikin Indri Tuning Dwiyanti Untuk Dusun Gumuk Segawe, nomor urut yang ditetapkan adalah: Wahyu Bagus Ramadhiyanto Adelio Rossi Mohammad Hasan Basri Sementara itu, Dusun Curah Renteng memiliki satu calon anggota BPD, yaitu: Icha Nur Silvia Putri Sedangkan Dusun Curah Welut juga memiliki satu calon anggota BPD, yaitu: Muhammad Untung Dengan telah ditetapkannya nomor urut masing-masing calon, diharapkan seluruh tahapan pemilihan anggota BPD Desa Pancakarya dapat berjalan dengan lancar, tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

penetapan-nomor-urut-calon-bpd-desa-pancakarya-periode-2027-2034-20260707
Berita Desa
02 Juli 2026 23 Views

Penetapan Nomor Urut Calon BPD Desa Pancakarya Periode 2027 - 2034

MAYANG – Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, sukses menggelar pesta demokrasi tingkat desa melalui Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode mendatang. Berbeda dengan sistem musyawarah mufakat, pemilihan kali ini dilakukan secara langsung dengan metode pemungutan suara (coblosan) oleh warga, guna menjamin transparansi dan hak demokrasi masyarakat yang mutlak. Acara yang berlangsung khidmat dan tertib ini diselenggarakan langsung oleh Kepala Desa Tegalrejo beserta seluruh jajaran Perangkat Desa selaku tim panitia penyelenggara. Sinergi dan Pengamanan Ketat Untuk memastikan jalannya pemilihan yang jujur, adil, dan kondusif, kegiatan ini dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mayang. Tampak hadir di lokasi acara: Camat Mayang, yang memberikan pengarahan dan supervisi jalannya pemungutan suara. Babinsa Mayang, yang memastikan stabilitas keamanan di sekitar area pemilihan. Bhabinkamtibmas Mayang, yang turut mengawasi ketertiban warga selama antre di bilik suara. Kepala Desa Tegalrejo, selaku penanggung jawab wilayah dan penyelenggara acara. "Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Pemdes Tegalrejo dan seluruh warga. Pemilihan BPD dengan sistem coblosan langsung ini menunjukkan kedewasaan berpolitik warga desa. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun Tegalrejo ke depan," ujar Camat Mayang dalam sambutannya. Komposisi Keterwakilan Wilayah dan Gender Pemilihan BPD kali ini memperebutkan kuota kursi dengan regulasi keterwakilan wilayah dusun serta keterwakilan perempuan yang ketat. Adapun komposisi alokasi anggota BPD terpilih didasarkan pada pembagian wilayah dusun sebagai berikut: Nama Dusun Kuota Laki-Laki Kuota Perempuan Total Kursi Dusun Krajan 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Damsaola 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Kebun Gunung 1 Orang 1 Orang 2 Kursi Dusun Sumber Pinang - - 1 Kursi (Bebas Laki-Laki/Perempuan) Sistem keterwakilan perempuan yang diterapkan di Dusun Krajan, Damsaola, dan Kebun Gunung ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Tegalrejo dalam mengakomodasi suara dan peran gender dalam pengambilan keputusan publik di tingkat desa. Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular di tempat pemungutan suara, namun situasi tetap terjaga aman berkat kesigapan Perangkat Desa serta pengawalan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mayang. Kepala Desa Tegalrejo mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, seluruh panitia perangkat desa, dan utamanya masyarakat Tegalrejo yang telah menjaga proses demokrasi ini tetap sejuk, aman, dan damai," pungkasnya di akhir acara penutupan penghitungan suara.

berita-kegiatan-verifikasi-berkas-calon-anggota-bpd-desa-pancakarya-periode-2027-2034-20260707
Berita Desa
02 Juli 2026 20 Views

Berita Kegiatan Verifikasi Berkas Calon Anggota BPD Desa Pancakarya Periode 2027–2034

Pada hari Rabu, 24 Juni 2026, Pemerintah Desa Pancakarya melaksanakan kegiatan Verifikasi Berkas Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2027–2034. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan dan verifikasi kelengkapan administrasi para calon anggota BPD yang berasal dari seluruh wilayah dusun di Desa Pancakarya. Peserta verifikasi berasal dari lima dusun, dengan rincian sebagai berikut: 1. Dusun Krasak (7 peserta) Kartiningsih Sri Wikatno Desanto Didik Hariyanto Yuliana Sri Wahyuni Choirul Basor Moh. Syai'in 2. Dusun Kresek (3 peserta) Indri Tuning Dwiyanti Ahmad Sadam Husen Sodikin 3. Dusun Gumuk Segawe (3 peserta) Wahyu Bagus R. Adelio Rosi Muhammad Hasan Basri 4. Dusun Curah Renteng (1 peserta) Icha Nur Sintiya Putri 5. Dusun Curah Welud (1 peserta) Muhammad Untung Dengan demikian, jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti verifikasi berkas sebanyak 15 orang. Kegiatan verifikasi ini dihadiri oleh unsur MUSPIKA Kecamatan Ajung, Babinsa Desa Pancakarya, Bhabinkamtibmas Desa Pancakarya, seluruh calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh panitia penyelenggara. Pelaksanaan verifikasi berkas berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh tahapan penjaringan dan penyaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2027–2034 dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga menghasilkan anggota BPD yang berkualitas, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas serta fungsi sebagai mitra Pemerintah Desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik.  

penyaluran-bantuan-langsung-tunai-bulan-januari-maret-2026
Berita Desa
17 Maret 2026 360 Views

PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI BULAN JANUARI-MARET 2026

Selasa, 17 Maret 2026 telah dilaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa) Bulan januari sampai Maret sebesar Rp. 300.000 /bulanΒ  oleh Pemerintah Desa Umbulsari sebanyak 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pelaksanaanya di lakukan di Pendopo Balai Desa Umbulsari. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada keluarga penerima manfaat dan diputuskan melalui musyawarah Desa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peratuan perundang-undangan. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Penurunan persentase BLT dana desa tersebut secara otomatis membuat jumlah KPM juga menurun. Berkurangnya jumlahnya KPM memicu gejolak sosial di tengah masyarakat meski tidak sampai berujung konflik. Dalam hal ini, pendamping desa menjadi sasaran protes warga yang tak lagi menerima bantuan tersebut. Seperti diungkapkan pendamping Desa di Kecamatan Umbulsari. Ia mengatakan penurunan jumlah KPM BLT dana desa yang berkurang menimbulkan persoalan sosial. Β  Kriteria penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah sebagai berikut : a. keluarga miskin yang berdomisili di Desa bersangkutan, dan diutamakan untuk keluarga miskin ekstrem; b. keluarga yang terdapat anggota keluarga rentan sakit menahun/kronis; c. keluarga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia; dan/atau d. keluarga yang terdapat anggota keluarga difabel. Semoga bantuan ini dapat digunakan dengan bijak oleh keluarga penerima manfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Dan diharapkan kepada warga penerima BLT DD agar memaksimalkan penggunaan bantuan ini untuk kepentingan dan kebutuhan pokok terlebih dahulu daripada kepentingan yang lain

Unggulan Lokal

Jelajah Potensi Desa

Temukan keunikan, keindahan pariwisata, dan produk UMKM unggulan dari desa-desa di Kabupaten Jember.

sangkar-burung
Petung
UMKM / Ekonomi Kreatif

SANGKAR BURUNG

Sangkar burung merupakan salah satu kerajinan yang masih bertahan secara tradisional di Desa Petung. Sejak dahulu, masyarakat desa ini memiliki kebiasaan memelihara burung kicau sebagai bentuk hobi yang umum dijumpai, terutama di kalangan orang dewasa. Kegiatan ini tidak hanya berkutat pada peliharaan burung itu sendiri, tetapi juga pada keindahan dan kualitas sangkarnya. Oleh karena itu, pembuatan sangkar burung telah menjadi keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi, meskipun kini hanya sedikit warga yang masih menekuninya. Di Desa Petung, usaha pembuatan sangkar burung saat ini hanya dilakukan oleh dua pelaku usaha. Keduanya masih mempertahankan cara pembuatan yang sangat sederhana dan manual. Usaha ini belum dikembangkan secara luas, namun tetap memiliki pasar tersendiri karena adanya peminat burung kicau di lingkungan sekitar. Proses pembuatan sangkar burung dimulai dengan pemilihan bahan utama berupa bambu. Bambu tersebut kemudian dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan, lalu dilubangi menggunakan alat sederhana untuk membentuk rangka sangkar. Proses ini dilakukan dengan penuh ketelitian agar hasilnya rapi dan kuat. Setelah itu, potongan bambu dirangkai menggunakan bahan tambahan seperti penjalin untuk mengikat, paku untuk menyambung bagian-bagian penting, dan kayu sebagai dasar atau alas sangkar. Keseluruhan bahan yang digunakan sangat sederhana, yaitu hanya terdiri dari bambu, penjalin, paku, dan kayu. Meski dibuat secara manual, sangkar-sangkar ini memiliki nilai seni dan keunikan tersendiri karena mencerminkan keterampilan tangan pengrajinnya.

pantai-pancer-puger
Pugerkulon
Pariwisata

PANTAI PANCER PUGER

Pantai pasir hitam dengan panjang garis pantai 3 km membentang ke arah barat dan terkenal dengan ombak yang tinggi. mempunyai banyak spot foto termasuk break water yang ada di sisi selatan dengan eksotisme pemandangan pulau nusa barong.

tembakau-pasat
Jambearum
UMKM / Ekonomi Kreatif

Tembakau Pasat

Tembakau Pasat/ Rajangan merupakan istilah untuk tembakau yang dihasilkan dari daun tanaman tembakau yang dirajang/ iris tipis menggunakan mesin atau secara manual dengan pisau rajang lalu dikeringkan, cocok untuk digunakan perokok tradisional yang biasanya meracik sendiri dengan bumbu rokok, ada jenis tembakau Rejeb, Janiman, Preketek dan Kasturi.

wisata-alam-air-terjun-tirto-gumitir
Sidomulyo
Pariwisata

Wisata Alam Air Terjun Tirto Gumitir

Desa Sidomulyo yang dikenal dengan desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuwangi dan terletak di lereng gunung gumitir yang notabene merupakan wilayah perkebunan sehingga terdapat Wisata Air terjun yang dapat dikunjungi.

tempe
Petung
UMKM / Ekonomi Kreatif

TEMPE

Proses pembuatan tempe di Desa Petung dilakukan secara tradisional dan memerlukan beberapa tahapan penting untuk menghasilkan tempe yang berkualitas. Bahan utama yang digunakan adalah kedelai, yang diproses melalui dua kali tahap perebusan dan perendaman sebelum masuk ke proses fermentasi. Tahapan pertama dimulai dengan memasak kedelai mentah hingga setengah matang. Setelah itu, kedelai direndam semalaman untuk melunakkan teksturnya dan memudahkan pengelupasan kulit ari. Keesokan harinya, kedelai direbus kembali hingga matang sempurna. Setelah proses perebusan kedua selesai, kedelai ditiriskan dan dibiarkan hingga benar-benar kering agar tidak menyimpan kelembapan berlebih yang dapat mengganggu proses fermentasi. Setelah kedelai dingin dan kering, tahap selanjutnya adalah proses peragian. Ragi tempe ditaburkan secara merata ke seluruh permukaan kedelai, lalu kedelai dibungkus dengan daun atau plastik yang telah dilubangi agar mendapatkan sirkulasi udara yang cukup selama proses fermentasi. Setelah dibungkus, kedelai yang sudah diberi ragi tersebut didiamkan selama kurang lebih dua hari. Selama dua hari masa fermentasi, ragi bekerja membentuk struktur padat yang dikenal sebagai tempe. Jika proses dilakukan dengan baik, dalam dua hari tempe sudah matang dan siap untuk dikonsumsi atau dijual. Meskipun terlihat sederhana, pembuatan tempe membutuhkan ketelatenan serta kebersihan yang terjaga agar hasilnya maksimal dan tidak mudah busuk.

potensi-produksi-keripik-gadung-sebagai-salah-satu-komoditas-unggulan
Arjasa
UMKM / Ekonomi Kreatif

Potensi Produksi Keripik Gadung Sebagai salah satu komoditas unggulan

Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, memiliki potensi lokal yang cukup menonjol di bidang olahan pangan, salah satunya adalah keripik gadung. Produk ini diolah dari umbi gadung yang tumbuh subur di lahan pertanian sekitar desa. Proses pengolahannya memerlukan keterampilan khusus karena gadung mengandung racun alami yang harus dihilangkan terlebih dahulu melalui perendaman dan pencucian berulang. Setelah aman untuk dikonsumsi, gadung diiris tipis, dibumbui, lalu digoreng hingga renyah. Keripik gadung khas Arjasa memiliki rasa gurih dan tekstur renyah yang menjadi ciri khas, sehingga digemari masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Selain sebagai camilan, keripik ini juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga, terutama kelompok ibu rumah tangga yang mengelola usaha rumahan. Dengan kualitas rasa yang unik dan potensi pasar yang luas, keripik gadung Arjasa berpeluang dikembangkan sebagai produk unggulan desa yang mampu memperkenalkan cita rasa khas daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

taman-olahraga-jatilawang
Tegalwangi
Pariwisata

TAMAN OLAHRAGA JATILAWANG

TAMAN OLAHRAGA JATILAWANG, Taman yang Berada di Dusun Jatilawang Desa Tegalwangi yang merupakan pengembangan dari pembangunan Desa Tegalwangi. Bapak ANDI BUDI WIBOWO selaku Kepala Desa dengan BPD dan Masyarakat bermusyawarah dalam pembangunan Taman Olahraga tersebut. Dengan tujuan agar warga desa mempunyai Tempat Hiburan (WISATA) di wilayah desa, serta membantu perekonomian masyarakat sekitar dalam mengolah UMKM desa. Meskipun Taman OLahraga di Desa Tegalwangi belum 100% selesai, namun sudah banyak fasilitas yang dapat dinikmati oleh warga ataupun penduduk luar desa diantaranya : Lapangan Futsal, Lapangan Volley, Taman Bermain, Gazebo (Tempat Bersantai), Jajanan Malam.

anyaman-bambupembuatan-keseh
Glagahwero
UMKM / Ekonomi Kreatif

ANYAMAN BAMBU/PEMBUATAN KESEH

Desa Glagahwero Kecamatan Panti mempunyai produk unggulan yang terbuat dari anyaman bambu,anyaman bambu tersebut bisa dibentuk menjadi tempat nasi ( tumbu ),tempeh,capil yang biasanya dipakek masyarakat pergi kesawah. Anyaman Bambu yang terletak di padukuhan Sumber duren RT.04 RW.03 yang wilayahnya terkenal dengan nama KESEH sesuai dengan nama anyaman bambu tersebut dikarenakan untuk wilayah tersebut banyak ditumbuhi banyak bambu sehingga warga diwilayah kesean mempunyai sebuah inovatif/pemikiran untuk membuat anyaman bambu/keseh.selain membuat anyaman bambu/keseh masyarakat kesean pekerjaan setiap harinya adalah buruh tani dan pekerja bangunan