Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6511
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

SI-KENCANA Perkuat Peran DESTANA dan Karang Taruna Nogosari melalui Pelatihan Water Rescue dan Evakuasi Banjir

Author
Desa Nogosari Kec. Rambipuji
12 Agustus 2026 12 Kali Dilihat

Nogosari, 8 Agustus 2026 – Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ bersama Pemerintah Desa Nogosari dan BPBD Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan Penguatan Peran DESTANA dan Karang Taruna Desa Nogosari melalui Pelatihan Water Rescue dan Evakuasi Korban Banjir di Sungai Curahmalang, Desa Nogosari. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program SI-KENCANA yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

Pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian rapat koordinasi yang sebelumnya dilakukan oleh Pemerintah Desa Nogosari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua DESTANA, serta para Kepala Dusun. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan berdasarkan kondisi riil dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana banjir di Desa Nogosari.

Salah satu kebutuhan yang ditemukan adalah masih terbatasnya kemampuan sebagian masyarakat dan anggota DESTANA dalam mengoperasikan perahu karet untuk mendukung proses penyelamatan. Kemampuan mengemudikan perahu, mendayung, hingga melakukan evakuasi korban menjadi bagian yang perlu diperkuat melalui pelatihan secara langsung.

Kebutuhan tersebut kemudian dibahas lebih lanjut dalam pertemuan pada 5 Agustus 2026. Dalam forum tersebut, Ketua Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ, Savero Gian Purnomo, menyampaikan usulan agar pelatihan mitigasi bencana difokuskan pada keterampilan evakuasi korban banjir yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lapangan.

Menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut, Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ melakukan koordinasi langsung dengan BPBD Kabupaten Jember melalui penyampaian surat permohonan pelatihan. Koordinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan komunikasi teknis bersama BPBD hingga disepakati pelaksanaan pelatihan Water Rescue dan evakuasi korban banjir.

Kegiatan pelatihan diikuti oleh jajaran Pemerintah Desa Nogosari, para Kepala Dusun, masyarakat, DESTANA Desa Nogosari dan DESTANA Desa Rambipuji, pemuda dan pemudi Karang Taruna, serta kru BPBD Kabupaten Jember sebagai pelatih. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kapasitas kebencanaan agar tidak hanya dimiliki oleh kelompok DESTANA, tetapi juga oleh masyarakat dan unsur kepemudaan di desa.

Pelatihan dilaksanakan secara praktik di Sungai Curahmalang. Peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam mengoperasikan perahu karet, mulai dari teknik mendayung, mengemudikan perahu, hingga praktik evakuasi korban banjir. Pendekatan praktik secara langsung memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami kondisi dan tantangan yang dapat dihadapi ketika melakukan penyelamatan di lingkungan perairan.

Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Para Kepala Dusun, anggota DESTANA, dan pemuda yang mengikuti pelatihan turut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan mereka menghadapi kondisi bencana banjir.

Peningkatan kemampuan tersebut menjadi salah satu hasil penting dari kegiatan karena peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung. Dengan demikian, keterampilan peserta dalam melakukan tindakan penyelamatan diharapkan menjadi lebih siap dan kompeten dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan.

Kepala Desa Nogosari, Esa Hosada, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa ketangguhan desa dalam menghadapi bencana membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kapasitas kebencanaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa atau DESTANA, tetapi perlu dibangun bersama melalui keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan peningkatan kapasitas.

β€œDesa yang tangguh terhadap bencana tidak hanya dibangun oleh pemerintah desa maupun DESTANA. Seluruh elemen masyarakat perlu turut bergerak dan memiliki kapasitas dalam menghadapi bencana. Melalui pelatihan seperti ini, masyarakat dapat mengambil peran dan memberikan dampak nyata bagi terwujudnya Desa Nogosari yang semakin tanggap terhadap bencana,” ujar Esa Hosada, S.H., M.Kn.

Hal tersebut sejalan dengan pandangan Ketua Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ, Savero Gian Purnomo, yang menilai bahwa keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan desa. Pelatihan kebencanaan diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh keterampilan yang dapat digunakan ketika menghadapi kondisi darurat.

Senyum dan antusiasme anggota DESTANA serta peserta lainnya menjadi gambaran bahwa pelatihan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan aksi penyelamatan. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara Pemerintah Desa, DESTANA, Karang Taruna, masyarakat, PPK ORMAWA, dan BPBD Kabupaten Jember.

Melalui Program SI-KENCANA, pelatihan Water Rescue dan evakuasi korban banjir diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun kapasitas kebencanaan berbasis masyarakat. Dengan semakin banyaknya elemen desa yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanggulangan bencana, Desa Nogosari diharapkan mampu membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih kuat, kolaboratif, dan responsif terhadap potensi bencana banjir.

Penulis: Tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ
Lokasi: Sungai Curahmalang dan Balai Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember
Tanggal Publikasi: 12 Agustus 2026

Bagikan: