80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68164
Batas wilayah administratif Desa Wonosari
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
WONOSARI, JEMBER โ Pemerintah Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, secara resmi melaksanakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi perangkat desa terpilih pada hari ini. Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut menetapkan Mila Aga Putri sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Wonosari yang baru. Pelantikan ini merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang telah dilakukan secara transparan dan akuntabel oleh tim panitia seleksi. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan guna memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan optimal dalam melayani masyarakat. Prosesi Pengambilan Sumpah Dalam prosesi tersebut, Mila Aga Putri melakukan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Wonosari. Penandatanganan berita acara sumpah dan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis disaksikan oleh jajaran Muspika Kecamatan Puger, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat setempat. Amanah dan Harapan Baru Pemerintah Desa Wonosari berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Sebagai Kasi Pemerintahan, Mila Aga Putri mengemban tanggung jawab besar dalam mengelola administrasi kependudukan, tata kelola pertanahan, serta menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Desa Wonosari. "Semoga pejabat yang baru dilantik bisa amanah dan bertanggung jawab penuh atas jabatan yang diembannya demi kemajuan Desa Wonosari,"
DPMD dan Kejaksaan Sinergi Kawal Pembangunan Desa Wonosari โ Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama dengan Kejaksaan Negeri Jember kini berkolaborasi erat dalam mengawasi penggunaan dana desa. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan setiap program pembangunan di tingkat desa berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kegiatan monitoring bersama ini dilakukan secara berkala dan menyasar berbagai proyek pembangunan, mulai dari infrastruktur. Dalam kunjungannya, tim gabungan tidak hanya memeriksa laporan administrasi, tapi juga meninjau langsung progres fisik di lapangan. Perwakilan DPMD Fahrian, Dodik Merdiawan TAPM menyatakan bahwa pengawasan ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk mencegah penyimpangan dan korupsi. "Kami ingin memastikan dana yang besar ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat. Kejaksaan hadir sebagai mitra strategis untuk memberikan pendampingan hukum dan memastikan tidak ada celah untuk penyalahgunaan," ujarnya. Sementara itu, Perwakilan Kejaksaan Negeri Candra, menegaskan peran kejaksaan sebagai fasilitator dan pengawas. "Kami tidak mencari-cari kesalahan, melainkan memberikan pendampingan hukum sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan. Jika ada indikasi penyimpangan, kami akan segera berkoordinasi dengan DPMD untuk melakukan perbaikan, bahkan bisa berlanjut ke ranah hukum jika memang diperlukan," jelasnya. Kerja sama ini disambut baik oleh para kepala desa Hadi Purnomo, salah satu kepala desa yang proyeknya dimonitor, merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini. "Dengan adanya pengawasan dari DPMD dan Kejaksaan, kami jadi lebih hati-hati dan yakin bahwa setiap langkah yang kami ambil sudah benar. Ini melindungi kami dari potensi masalah hukum di kemudian hari," katanya. Kolaborasi antara DPMD dan Kejaksaan ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, efektif, dan profesional, sehingga pembangunan desa dapat berjalan optimal dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.
Puger, 19/08/2025 โ Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 022 di Desa Wonosari, Kecamatan Puger resmi ditutup pada minggu ke-5 pelaksanaan. Acara penutupan dan pelepasan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa peserta KKN kelompok 022, Dosen Pembimbing Lapang, Perangkat Desa dan beberapa tokoh masyarakat yang telah aktif berpartisipasi dalam kegiatan KKN selama 35 hari ke belakang. ย Dalam sambutannya, Prasetyo, selaku Koordinator Desa KKN Kolaboratif 022 menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak masyarakat dan perangkat desa yang telah menerima dan mendukung berjalannya program kerja secara maksimal. โTidak terasa 35 hari cepat berlalu, kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari Desa Wonosari dan sangat berterima kasih telah diterima dengan baik beserta dukungan yang penuh dari seluruh warga maupun pihak desa. Semoga program yang kami jalankan dapat memberikan manfaat meski sederhana, dan semoga hubungan baik ini tetap terjalin hingga masa mendatang,โ ujarnya. ย Pak Siswanto, selaku tokoh masyarakat dan anggota Kelompok Tani aktif yang senantiasa mendukung program kerja kami, mengucapkan terimakasih dan menyampaikan salam perpisahan yang hangat bagi kami. โSaya ucapkan banyak banyak terima kasih kepada adik-adik KKN yang telah mengabdi satu bulan di desa Wonosari. Kami merasa senang atas kehadiran adik-adik disini. Semoga nantinya adik-adik bisa menyebarluaskan produk kebanggaan desa Wonosari, seperti keripik nangka dan tahu tempe.โ ucap Pak Siswanto. ย Selama 5 minggu ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 022 telah melaksanakan beberapa program kerja, seperti pelaksanaan program kerja utama dengan tema ketahanan pangan yaitu sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik padat dan asam amino cair. Disamping pelaksanaan program utama tersebut, KKN Kolaboratif 022 juga melaksanakan sosialisasi kesehatan di beberapa sekolah dan pemasangan kaca cembung di tikungan jalan yang rawan. Program-program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Wonosari. ย Acara penutupan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari mahasiswa kepada pihak desa sebagai bentuk kenang-kenangan dan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan serta dokumentasi. ย Dengan berakhirnya kegiatan perpisahan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 022 resmi ditarik kembali ke kampus untuk melanjutkan perkuliahan. Meski demikian, diharapkan hubungan baik antara mahasiswa dan masyarakat Desa Wonosari tetap terjalin hingga masa mendatang.ย ย Gerakkan PIRAMIDA, Amankan Pangan Desa ย Sampai Jumpa Wonosari ย
Mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 bersama masyarakat desa melaksanakan kegiatan senam pagi di balai desa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa untuk mengajak warga menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan. Senam pagi dipandu dengan penuh semangat oleh mahasiswa, sehingga mampu menciptakan suasana ceria dan penuh kekompakan. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, terlihat antusias mengikuti setiap gerakan senam yang sederhana namun menyehatkan. Selain bermanfaat untuk kesehatan jasmani, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat. Interaksi yang terjalin melalui senam pagi membuat mahasiswa semakin dekat dengan warga, sekaligus memberikan motivasi agar masyarakat membiasakan diri berolahraga secara rutin. Kepala desa dan perangkat setempat menyambut baik kegiatan ini, karena selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, juga membangun suasana kebersamaan yang hangat di lingkungan desa. Melalui kegiatan senam pagi, mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 tidak hanya menyampaikan program kerja, tetapi juga menghadirkan aktivitas yang sederhana, menyenangkan, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat. ย
Pada hari kamis, 14 agustus 2025 bertempat di dusun lengkong desa wonosari telah dilaksanakan kegiatan rutin Posyandu yang diikuti oleh warga desa, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. ย Dalam rangka mendukung program kesehatan masyarakat, mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 turut serta dalam kegiatan Posyandu yang diselenggarakan bersama bidan desa dan kader kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di balai desa setempat dengan melibatkan masyarakat, khususnya ibu-ibu dan balita. Mahasiswa KKN berperan aktif membantu jalannya kegiatan mulai dari pendaftaran peserta, penimbangan balita, pencatatan perkembangan kesehatan, hingga mendampingi kader dalam memberikan penyuluhan terkait gizi dan kesehatan ibu serta anak. Kehadiran mahasiswa disambut baik oleh warga karena dapat meringankan tugas para kader dan memperlancar pelayanan. Selain itu, mahasiswa juga membantu edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan bergizi, imunisasi, serta menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini sejalan dengan misi KKN Kolaboratif untuk mendorong kolaborasi nyata antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa. ย Bidan desa menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa, karena keberadaan mereka memberikan semangat baru bagi kader posyandu sekaligus menjadi wadah belajar langsung bagi mahasiswa dalam memahami kondisi kesehatan masyarakat di lapangan. ย Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 juga ikut serta berpartisipasi bersama bidan desa dan kader posyandu. Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu dalam memperlancar jalannya kegiatan. Beberapa bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain: 1. Membantu kader dalam pencatatan dan administrasi data ibu hamil dan balita. 2. Mendampingi proses penimbangan bayi dan balita 3. Membantu tenaga kesehatan saat imunisasi dan pemeriksaan kesehatan. 4. Memberikan penyuluhan sederhana tentang pola hidup sehat. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN terlihat aktif dan antusias. Warga desa pun merasa terbantu dengan adanya dukungan mahasiswa, karena proses pelayanan menjadi lebih cepat dan tertib. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai kondisi kesehatan masyarakat desa serta pentingnya peran posyandu. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa KKN, bidan desa, kader, dan warga, kegiatan posyandu berjalan lancar dan sukses.
Mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 melaksanakan kegiatan kunjungan ke UMKM Desa sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat potensi usaha masyarakat serta mendorong semangat wirausaha di lingkungan desa. ย Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, mendengarkan pengalaman mereka dalam mengelola usaha, sekaligus mempelajari tantangan yang dihadapi. Beberapa UMKM yang dikunjungi antara lain usaha kuliner, kerajinan tangan, serta produk pertanian olahan yang menjadi andalan desa. ย Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga memberikan masukan terkait strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, serta pengemasan produk agar lebih menarik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. ย ย Dengan adanya kunjungan ke UMKM, mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 diharapkan dapat turut berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif desa serta memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat.
Mahasiswa KKN-K Kolaboratif 2025 menggelar kegiatan EXPO KKN-K dengan tema โKreativitas dan Inovasi Bersama Masyarakatโ. Kegiatan ini dilaksanakan di balai desa sebagai bentuk puncak dari rangkaian program pengabdian yang telah dijalankan mahasiswa selama berada di desa. Dalam expo tersebut, mahasiswa memamerkan berbagai hasil karya dan inovasi yang telah mereka laksanakan bersama masyarakat, seperti produk olahan UMKM, kerajinan tangan, program edukasi kesehatan, media pembelajaran kreatif, serta dokumentasi kegiatan sosial yang mendukung pembangunan desa. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, perangkat desa, kader kesehatan, serta pelaku UMKM yang turut serta mengisi stand pameran. Expo tidak hanya menjadi ajang memperlihatkan karya mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi di mana masyarakat ikut berperan aktif menampilkan potensi desa yang dimiliki. Dengan adanya EXPO KKN-K, diharapkan mahasiswa dapat meninggalkan jejak positif di desa, sekaligus memperkuat hubungan sinergis antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun desa yang kreatif, inovatif, dan mandiri. ย
Pada hari Rabu, 30 Juli 2025, mahasiswa KKN kolaboratif melakukan kunjungan ke Bapak Sis, salah satu tokoh tani sekaligus pengurus Kelompok Tani (Poktan) setempat. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait pembuatan pupuk organik padat dan asam amino yang direncanakan sebagai program kerja mahasiswa. ย Dalam pertemuan yang berlangsung di rumah Pak Sis, dibahas berbagai hal penting, mulai dari teknik pembuatan pupuk organik, pemilihan bahan baku yang ramah lingkungan, hingga proses fermentasi pembuatan asam amino sebagai penunjang kesuburan tanaman. Bapak Sis juga berbagi pengalaman dan tips dalam mengelola limbah pertanian agar bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi tanah. ย Selain diskusi teknis, kunjungan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan kemitraan antara mahasiswa dan anggota Poktan Tani. Harapannya, hasil koordinasi ini dapat segera direalisasikan dalam bentuk pelatihan dan praktik langsung pembuatan pupuk organik yang akan melibatkan masyarakat tani secara aktif. ย Program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, meningkatkan kualitas hasil panen, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025, Perwakilan mahasiswa KKN kunjungan ke Pasar Puger untuk mencari dan membeli ikan lenguru. Bahan ini akan digunakan sebagai salah satu komponen utama dalam proses pembuatan pupuk organik dan asam amino yang direncanakan bersama kelompok tani desa. ย Ikan lenguru dipilih karena memiliki kandungan protein dan nutrien tinggi yang sangat bermanfaat dalam memperkaya kualitas pupuk organik. Proses pencarian dilakukan dengan berinteraksi langsung bersama para pedagang ikan di Pasar Puger untuk mendapatkan bahan berkualitas dengan harga yang terjangkau. ย Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan persiapan sebelum dilaksanakannya pelatihan dan praktik pembuatan pupuk organik bersama poktan. Dengan memanfaatkan bahan alami seperti ikan lenguru, diharapkan hasil pupuk organik yang dihasilkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan mendukung pertanian ramah lingkungan. ย
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu