PENYALURAN INSENTIF GURU NGAJI DAN MUDIN DI DESA TUTUL
Tanggal : 3 Oktober 2025
Berita Desa
Dibaca sebanyak : 301 kali
Jalan Kenari No.02 Desa Tutul Kecamatan Balung
| Tempat, Tanggal Lahir | - |
| Alamat Lengkap | - |
| Pendidikan | - |
Beluma ada deskripsi
Sejarah Desa Tutul Tidak Jauh Berbeda Dengan Sejarah Desa – Desa Yang Lain, Desa Tutul Merupakan Desa Yang Berada Dikecamatan Balung Berdiri Sejak Kurang Lebih Tahun 1842 Yang Pada Masa Itu Masih Hutan Belantara, Konon Ada Dua Bersaudara Bernama R. ARYO TARONGSO Beserta Adiknya Bernama R.SURYO Mulai Melakukan Perjalanan Disebuah Daerah Hutan Yang Konon Menjadi Cikal Bakal Desa Tutul, R. ARYO TARONGSO Beserta Adiknya Bernama R.SURYO Berjalan Dihutan Tersebut Yang Menjadi Cikal Bakal Kawasan Desa Tutul Sekarang, Hutannya Masih Rindang Dan Lebat Lengkap Dengan Ekosistemnya Yang Masih Alami, Belum Terdapat Campur Tangan Manusia Karena Belum Ada Kehidupan Manusia Di Hutan Tersebut. Akhirnya Dua Bersaudara Tersebut Mempunya Pemikiran Untuk Membabat Hutan Belantara Yang akan Dibuat Suatu Daerah Yang Berpenghuni Manusia, Sebelum Embah R. ARYO TARONGSO Dan R. SURYO Babat Hutan Mereka Bertempat Tinggal Bersama Keluarganya Di Pulau Nusa Barong Di Puger.
Pada Kurang Lebih Tahun 1846 Hutan Tersebut Sudah Menjadi Daerah Berpenghuni,Pada Saat Itu masih sekitar 30 KK ( Kepala Keluarga ) dari putra putri keturunan serta Famili R. ARYO TARONGSO, waktu itu Desa Hasil Bababtannya Kurang Lebih 25 Ha.
Satu Demi Persatu Orang-Orang Datang Untuk Membuat Tempat Tinggal Disana. Karena Tempatnya Yang Stategis Dekat Dengan Sumber Mata Air, Daerah Tersebut Semakin Hari Semakin Ramai Dengan Orang-Orang Yang Datang Untuk Membuat Tempat Tinggal. Semakin Lama Dan Semakin Banyaknya Orang-Orang Yang Menghuni Daerah Tersebut, Daerah Yang Semulanya Berupa Hutan Lebat Tak Berpenghuni Tersebut Berubah Menjadi Sebuah Kawasan Pemukiman Yang Cukup Banyak Penghuninya.
Desa Hasil Babatan tersebut diberi nama “ SUKO SARI “, Beliau mengartikan Suko Yang Artinya Gembira Dan Sari Yang Artinya Rukun, Pada Saat Itu Juga Dimufakatkanlah Sebagai Kepala Desa yaitu P. SARMINTEN Alias SARMO, Jadi Desa Tutul Pertama Kali Bernama Desa SUKO SARI,
Suatu hari Embah R. ARYO TARONGSO Dan Adiknya R. SURYO,Meraka duduk Berbincang Bincang Dan Sedikit Membahas Daerah Yang Dulunya Hutan Lebat Kini Sudah Menjadi Pemukiman Yang Berpenghuni Tersebut Belum Memiliki Nama Yang Tepat Bagi Mereka Berdua. Beberapa Waktu Lamanya Ia Memikirkan Nama Yang Tepat, Akhirnya Embah R. ARYO TARONGSO Dan Adiknya R. SURYO Menemukan Nama Yang Sangat Cocok Diberinya Kepada Kawasan Pemukiman Tersebut.
Setelah Menemukan Nama Yang Cocok Dan Merasa Puas Dengan Nama Tersebut, Embah R. ARYO TARONGSO Dan Adiknya R. SURYO Lalu Pergi Untuk Mengumpulkan Para Warga dan Kepala Desa Diajaknya Para Warga Bermusyawarah Untuk Sepakat Memberi Nama Kawasan Pemukiman Yang Mereka Tinggali Sesuai Dengan Nama Hasil Pemikiran Embah R. ARYO TARONGSO Dan Adiknya R. SURYO, Setelah Berkumpul Semua Mbah R. ARYO TARONGSO Kemudian Memaparkan Pemikirannya Menurut Beliau Karena Waktu Membabat Hutan Terdapat Banyak Macan Tutulnya, Dan Hampir Setiap Hari Banyak Macan Tutul Yang Berkeliaran, Maka Embah Demang R. ARYO TARONGSO Menggantikan Nama DESA SUKO SARI Dengan Nama DESA TUTUL Yang Wilayah Pemerintahannya Meliputi Padukuhan Karang Semanding, Padukuhan Karang Duren.
Pada Tahun 1859 P. Sarminten Alias Sarmo Meniggal Dunia Dan Kedudukannya Diganti Oleh P. Rimo.Tahun 1867 P. Rimo Meninggal Dunia Dan Diganti Oleh P. Ramisa.Tahun 1876 P. Ramisa Meninggal Dunia Maka Kedudukannya Diganti P. Karsina Alias Itul.Tahun 1883 P. Karsina Alias Itul Berhenti Dan Diganti Oleh P. Tijan. Pada Tahun 1889 P. Tijan Berhenti Pula Dan Diganti Oleh P. Barip. Tahun 1897 P. Barip Meninggal Dunia, Maka Diganti Dengan Cara Dipilih Oleh K.R. Moch. Sa’i Yang Asal Mulanya Dari Pasundan Jawa Barat, Sebelum Menjabat Kepala Desa Beliau Menjabat Sebagai Mudin Pada saat Penggantian Kepala Desa Dilakukan Dengan Cara Pemilihan Sederhana, Ya’ni Kepala Keluarga Dihadirkan Ditengah Lapang Lalu Dikelompok – Kelompokkan Untuk Memilih Calon Kepala Desa Tersebut, Mana Yang Paling Banyak Kelompoknya Itulah Yang Menjadi Kepala Desa. Tahun 1913 K.R. Moch. Sa’I meninggal dunia di Mekkah diwaktu menunaikan Ibadah Haji, dan seketika itupula pemerintah melaksanakan Pemilihan Kepala Desa yang terpilih adalah R. Wahap atau Joyo Astro Putra dari K.R. Moch. Sai.
Pada Tahun 1915 Desa Tutul Mengadakan pemecahan menjadi tiga Desa yaitu, Desa Tutul, Desa Karangsemanding, Desa Karangduren.
a) Sejarah singkat Desa Karangsemanding
Oleh karena letak Padukuhan tersebut berdekatan ( Nyanding ) dengan Desa Tutul maka dinamakan Desa Karangsemandin, waktu itu yang ditunjuk menjadi Kepala Desa Karangsemanding dan disahkan oleh Pemerintah adalah P. SIMO Yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dusun.
b) Sejarah Singkat Karangduren.
Oleh karena letak Padukuhan tersebut terdapat banyak tumbuh – tumbuhan atau pohon Durian (Duren) maka dinamakan Desa Karangduren. Yang ditunjuk dan disahkan sebagai kepala Desa Karangduren waktu itu Kepala Dusunnya sendiri.
Tiga Desa Yaitu Tutul, Karangsemanding, Karangduren Ini Masih Termasuk Wilayah Kecamatan Balung, Saat Itu Penduduknya Kurang Lebih 370 KK Atau 890 Jiwa Dengan Luas Desanya 5 Km2. Tahun 1938 R.Wahab ( Joyo Astro ) Meninggal Dunia Di Desa Tutul, Sebagai Penggantinya Adalah R.Ibrahim Putra Dari R. Wahab, Penggantian Tersebut Dilakukan Dengan Cara Pemilihan. Tahun 1970 R. Achmad Berhenti Dengan Hormat, Kemudian Diadakan Pemilihan, Maka Yang Terpilih Adalah H. Soelthon Alias Mahfud Adik Sepupu Dari R. Achmad Atau Cucu Dari K.H.R. Moch. Sa’I H. Soelthon Pernah Menjabat Sebagai Carik Pada Tahun 1949. Tahun 1990 H. Soelthon Berahir Masa Jabatannya Karena UU NO. 5 Tahun 1979.
Pada Bulan September 1990 Di Desa Tutul Mengadakan Pemilihan Kepala Desa ( PILKADES. ) Dan Yang Terpilih Adalah Bapak Asri Wakin, B.Sc. Beliau Dilantik Pada Tanggal 10 Oktober 1990. S/D 13 Januari 2007 Berhenti Karena UU. No. 32 1999 Kemudian Pada Tanggal 14 April 2007 Diadakan Pemilihan Kepala Desa Yang Terpilih Adalah “ IBU Dra. H. JUANA “ Adik Kandung Dari Pak ASRI WAKIN,B.Sc, Ibu Dra. H. Juana Menjabat Menjadi Kepala Desa Tutul Selama Dua Periode Mulai Tahun 2007 Sampai Tahun 2019, Pada Tanggal 12 September 2019 Diadakan Pemilihan Kepala Desa Dan Terpilihlah Bapak A.Baidowi Beliau Adalah Anak Dari Bapak H. Soelthon Beliau Dilantik Pada Tanggal 23 Oktober 2019 Dan Sampai Sekarang Beliau Memangku Jabatan Sebagai Kepala Desa Tutul Hingga Tahun 2025.
Sejarah Desa Disusun Berdasarkan Sebagian Bukti – Bukti / Peninggalan Yang Terdapat Dilingkungan Desa Serta Menurut Sumber Cerita Dari Para Sesepuh Desa Tutul Dan Masyarakat, Juga Perangkat Desa / Kepala Dusun Yang Dapat Dipercaya.
“Terwujudnya Tata Pemerintahan Yang Baik Dan Menjadikan Desa Yang Maju,Adil Makmur Dan Bermartabat Serta Pelayanan Yang Prima“.
1. Mewujudkan dan mengembangkan kegiatan keagamaan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Menyelenggarakan Pemerintahan Desa yang Partisipatuf, Akuntabel, Transparan, Dinamais dan Kreatif
3. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui Pembangunan Sektor Pertanian, Pendidikan, Kesehatan, Kebudayaan,Kependudukan dan Ketenagakerjaan.
4. Meningkatkan pelayanan masyarakat secara terpadu dan optimal.
5. Meningkatkan Home Industri melalui Pengelolaan Teknologi dan Management Modern.
6. Menigkatkan Home Industri Melalui Pengelolaan Teknologi dan Managemen Modern.
7. Membangun dan mendorong majunya bidang pendidikan baik formal maupun nonformal yang mudah diakses dan dinikmati seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali yang mampu menghasilkan insan intelektual, inovatif dan relegi .
8. Membangun dan mendorong usaha-usaha untuk pengembangan dan optimalisasi sektor pertanian, peternakan, dan kewira usahaan.
9. Meningkatkan Sumber Daya Manusia Aparatur Desa melalui Pelatihan dan Pendididkan Sesuai Perkembangan arah Pembangunan Desa.
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Data Tidak Ditemukan
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember
Jl. Nusantara No.02, Kaliwates, Jember (Area Gedung Balai Serbaguna)
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Jember
Alamat : Jl. Jawa No.26, Sumbersari, Jember
Telepon : (0331) 322870
Tim Programmer Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember |
2022 © Diskominfo Jember
v1.0