80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Mayang, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68182
Batas wilayah administratif Desa Tegalrejo
Satu Hati Satu Rasa Membangun Desa Tegalrejo
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
TEGALREJO, 6 OKTOBER 2026 โ Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, terukur, serta berlandaskan pada prinsip-prinsip keterbukaan dan akuntabilitas publik, Pemerintah Desa Tegalrejo menggelar tahapan krusial dalam agenda pengisian jabatan perangkat desa. Pada hari Selasa, 6 Oktober 2026, telah dilaksanakan secara resmi kegiatan Proses Verifikasi dan Registrasi Berkas Bakal Calon Perangkat Desa Tegalrejo. Acara yang berlangsung secara khidmat, tertib, dan penuh kedisiplinan ini dipusatkan di Balai Desa Tegalrejo dengan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mayang, unsur panitia seleksi, serta seluruh bakal calon perangkat desa yang telah mendaftarkan diri.Pelaksanaan verifikasi dan registrasi berkas administratif ini merupakan tahapan normatif yang amat vital dalam menentukan legalitas serta keabsahan dokumen para peserta yang akan berkompetisi mengisi kekosongan formasi jabatan perangkat desa. Melalui tahapan ini, seluruh dokumen persyaratan yang diserahkan oleh bakal calon diteliti secara menyeluruh, sistematis, dan cermat guna memastikan tidak adanya kekeliruan, penyimpangan, maupun ketidaksesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Pembukaan Resmi oleh Kepala Desa TegalrejoKegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa. Dalam sambutan pembukanya yang penuh ketegasan dan motivasi, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana, unsur pimpinan kecamatan, serta para peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam mematuhi setiap regulasi dan ketentuan tahapan seleksi.Kepala Desa Tegalrejo menekankan bahwa pengisian posisi perangkat desa bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan sebuah ikhtiar strategis untuk menghadirkan sumber daya manusia berkualitas yang siap mengabdi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Tegalrejo."Proses seleksi dan verifikasi berkas ini kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga marwah pemerintahan desa. Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan proses yang transparan, jujur, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Siapapun yang kelak terpilih harus benar-benar memiliki integritas, loyalitas, serta kapasitas dalam melayani warga Tegalrejo," ujar Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa dalam arahannya.Beliau juga menegaskan pentingnya keterlibatan jajaran pimpinan tingkat kecamatan dan unsur TNI-Polri dalam mengawal seluruh rangkaian acara. Kehadiran para pimpinan instansi tersebut menjadi jaminan bahwa seluruh proses berjalan netral, bebas dari intervensi, serta taat pada asas hukum yang berlaku.Pelaksanaan Verifikasi Silang oleh Unsur Muspika dan Tim PengawasSetelahi acara dibuka secara resmi, kegiatan dilanjutkan ke agenda utama, yaitu pelaksanaan verifikasi dan registrasi berkas pendaftaran para bakal calon. Proses penelitian dan pemeriksaan dokumen ini dilakukan secara langsung dan cermat oleh lintas pihak yang terdiri dari:Camat Mayang โ Bertindak dalam melakukan evaluasi kesesuaian berkas administratif berupa KK, KTP, Surat permohonan perangkat desa dan Akta Kelahiran.Koordinator Pengawas (Korwas) โ Bertugas melakukan penelaahan mendalam terhadap keabsahan dokumen akademik, sertifikat pendukung, serta kelengkapan administrasi lainnya sesuai petunjuk teknis yang berlaku.Kepolisian Sektor (Polsek) Mayang โ Melakukan kecocokan data administratif yang berkaitan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) serta memastikan aspek legalitas dan rekam jejak hukum para peserta.Komando Rayon Militer (Koramil) Mayang โ Ikut serta memverifikasi Surat Pernyataan Bertakwa kepada Tuhan YME dan Surat Pernyataan memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945.Proses verifikasi dilakukan secara bertahap dan transparan. Setiap bakal calon dipanggil satu per satu untuk menyerahkan dokumen fisik asli beserta salinannya di hadapan meja tim verifikator. Petugas meneliti lembar demi lembar berkas pendaftaran, mulai dari identitas kependudukan (KTP dan Kartu Keluarga), ijazah pendidikan formal dari tingkat dasar hingga pendidikan terakhir yang telah dilegalisasi oleh pejabat berwenang, surat keterangan sehat, surat bebas narkoba, hingga surat pernyataan tidak sedang dalam proses hukum atau dicabut hak pilihnya.Tahapan Registrasi dan Validasi DokumenSetelah tahapan pemeriksaan fisik dokumen selesai dilakukan dan dinyatakan memenuhi kriteria (MS - Memenuhi Syarat), petugas registrasi segera mencatatkan data peserta ke dalam buku induk pendaftaran dan sistem pendataan resmi panitia seleksi. Bakal calon yang berkasnya telah tervalidasi kemudian menerima bukti tanda terima berkas resmi yang ditandatangani oleh panitia serta diketahui oleh tim verifikator.Dalam kesempatan tersebut, Camat Mayang menyampaikan arahan teknis kepada para peserta agar senantiasa menjaga ketertiban, sportivitas, serta kesiapan mental dalam mengikuti setiap tingkatan tes yang akan dijadwalkan berikutnya. Pihak Muspika Mayang menegaskan bahwa koordinasi yang solid antara Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Korwas, Polsek, dan Koramil merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan iklim demokrasi desa yang sehat dan transparan.Komitmen Bersama Menuju Pemerintahan Desa yang AkuntabelPelaksanaan verifikasi berkas yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan aman. Kehadiran unsur TNI dan Polri di lokasi acara memberikan rasa aman serta memastikan seluruh alur kegiatan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) pendaftaran.Melalui penyelenggaraan tahapan verifikasi dan registrasi berkas ini, Pemerintah Desa Tegalrejo membuktikan keseriusannya dalam membangun sistem tata kelola pemerintahan yang responsif dan profesional sejak dari tahap perekrutan. Diharapkan dari proses yang ketat dan transparan ini, akan lahir sosok-sosok perangkat desa yang berkualifikasi tinggi, berdedikasi, serta mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di Desa Tegalrejo.Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Pemerintah Desa Tegalrejo, unsur Muspika Mayang, Korwas, panitia seleksi, serta para bakal calon perangkat desa sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama demi keberhasilan pelaksanaan seleksi perangkat desa tahun 2026.
TEGALREJO, MAYANG โ Pemerintah Desa Tegalrejo terus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui program Home Care, sebagai bentuk kepedulian dan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan.Pada 25 September 2026, pelayanan Home Care menyasar salah satu pengasuh pondok pesantren yang berada di wilayah Desa Tegalrejo. Pelayanan dilakukan secara langsung di kediaman pasien dengan didampingi oleh Bidan Desa Tegalrejo.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, Camat Mayang, serta Satpol PP Pemerintah Kabupaten Jember.Kehadiran jajaran pemerintah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan, khususnya bagi warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara langsung di rumah.Melalui Home Care, petugas kesehatan dapat memberikan pemeriksaan dan pemantauan kondisi pasien sekaligus memberikan edukasi serta pendampingan kepada keluarga.Pemerintah Desa Tegalrejo berharap pelayanan seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Home Care bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga tentang kepedulian, kehadiran, dan memastikan masyarakat tidak merasa sendiri ketika membutuhkan bantuan.Pemerintah Desa Tegalrejo berkomitmen untuk terus mendukung pelayanan kesehatan yang dekat, cepat, dan menyentuh langsung masyarakat.
TEGALREJO โ (23/09/26) Bentuk kepedulian nyata ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Tegalrejo dalam merespons munculnya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang salah satu warga. Melalui inovasi layanan Homecare, Kepala Desa beserta kepala dusun turun langsung mengunjungi rumah warga terdampak untuk memastikan kondisi kesehatan serta proses perawatan yang perlu dirawat ke puskesmas setempat.Langkah responsif ini diambil untuk memberikan penanganan medis awal secara cepat dan terjangkau, sekaligus memantau kondisi fisik pasien untuk menjalani perawatan di Puskesmas Mayang.Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, menyampaikan bahwa program Homecare juga merupakan komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan pelayanan publik yang sigap dan memprioritaskan keselamatan warga.โKami tidak ingin warga merasa berjuang sendiri saat sakit. Begitu ada laporan kasus DBD, Pemerintah Desa langsung berkoordinasi dengan Tim Penanganan Kesehatan Desa untuk melakukan peninjauan ke rumah. Selain pemeriksaan medis dan memberikan edukasi penanganan awal, kami juga membantu dalam kelengkapan persyaratan administratif agar pasien segera mendapatkan perawatan intensif di puskesmas.โ ujar Nunung Adi Kontesa.Dalam pelaksanaannya, Kepala desa,Perangkat desa, Kepala dusun dan Bidan Desa Melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti pengecekan tanda-tanda vital, pemantauan asupan cairan, hingga pemberian edukasi gizi untuk mempercepat pemulihan trombosit pasien.Tidak berhenti pada penanganan medis individual, gerakan ini juga diiringi dengan tindakan preventif di lingkungan sekitar rumah pasien. Perangkat desa secara serentak menggerakkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) lewat gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang tempat penampungan air).Masyarakat menyambut positif kehadiran program Homecare ini. Salah satu keluarga pasien mengaku sangat terbantu karena tidak perlu khawatir untuk memantau perkembangan kesehatan anggota keluarganya.Pemerintah Desa Tegalrejo mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada musim pancaroba seperti sekarang ini, serta segera melapor ke tim kesehatan desa jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala demam tinggi mendadak.
TEGALREJO โ Warga RT 03 RW 07 Dusun Sumber Pinang menggelar kegiatan kerja bakti pengecoran (rabat) jalan beton pada Jumat (18/9/2026). Pembangunan jalan sepanjang akses menuju Pemakaman Umum desa setempat ini dilakukan secara swadaya guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.Belasan warga tampak kompak bergotong royong membawa peralatan pertukangan, mengaduk semen, hingga meratakan material beton. Akses jalan menuju makam yang sebelumnya dinilai kurang memadaiโterutama saat musim hujanโkini diperbaiki agar lebih stabil dan mudah dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.Ketua RT 03 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum di lingkungannya. Selain memperlancar akses peziarah dan prosesi pemakaman, tradisi kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.Melalui swadaya dan semangat gotong royong ini, proses pengecoran jalan berjalan lancar dan selesai sesuai target pada hari yang sama. Warga berharap hasil perabatan jalan ini dapat bertahan lama dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Dusun Sumber Pinang.
TEGALREJO, MAYANG โ Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pencegahan serta penanganan stunting di tingkat desa.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Pendopo Kantor Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang.Rembug Stunting dihadiri oleh Bidan Desa beserta pendamping, Bhabinkamtibnas, Babinsa, kader Posyandu se-Desa Tegalrejo, PKK, RW, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.Dalam kegiatan tersebut, para peserta bersama-sama membahas berbagai upaya yang dapat dilakukan di tingkat desa untuk mendukung pencegahan dan penanganan stunting. Peran kader Posyandu, PKK, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam pemantauan dan pendampingan kesehatan masyarakat.Melalui Rembug Stunting ini, Pemerintah Desa Tegalrejo mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antarunsur terkait sehingga berbagai program dan kegiatan penanganan stunting dapat berjalan secara terarah, tepat sasaran, serta berkelanjutan.Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komitmen bersama bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah desa, kader, keluarga, dan masyarakat.Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Tegalrejo dapat terus ditingkatkan demi mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat serta tumbuh kembang anak yang optimal.Rembug Stunting Desa Tegalrejo menjadi momentum memperkuat kolaborasi, menyatukan langkah, dan membangun komitmen bersama untuk generasi Tegalrejo yang lebih sehat.
JEMBER โ Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, turut mengambil bagian dalam mendukung program Home Care yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Gus Fawait.Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Pemerintah Desa Tegalrejo dalam kegiatan Home Care yang dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan menyentuh langsung masyarakat.Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, turut mendukung pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari sinergi antara Pemerintah Desa Tegalrejo dan Pemerintah Kabupaten Jember.Dalam pelaksanaannya, kegiatan Home Care dilakukan dengan mendatangi langsung warga yang membutuhkan perhatian dan pelayanan di kediamannya. Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu mengetahui kondisi serta kebutuhan warga secara lebih dekat.Program Home Care merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi berupaya hadir langsung untuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.Menurut Pemerintah Desa Tegalrejo, sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam memastikan program-program pelayanan masyarakat dapat berjalan secara optimal. Pemerintah desa memiliki peran strategis karena berada di garis terdepan dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.Keterlibatan Pemdes Tegalrejo dalam program tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap kebijakan Bupati Jember Gus Fawait dalam memperkuat pelayanan publik yang responsif, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung.Nunung Adi Kontesa menegaskan bahwa Pemerintah Desa Tegalrejo akan terus mendukung program pemerintah daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.โPemerintah Desa Tegalrejo akan terus bersinergi dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember, termasuk Home Care. Kami berharap kehadiran pemerintah secara langsung dapat memberikan manfaat serta menunjukkan bahwa masyarakat selalu mendapat perhatian,โ ujar Nunung Adi Kontesa.Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 1 September 2026 tersebut, Pemerintah Desa Tegalrejo berharap program Home Care dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Desa Tegalrejo diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, humanis, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.
TEGALREJO โ Suasana penuh semangat menyelimuti Lapangan Desa Tegalrejo pada Senin (17/08/2026). Ratusan warga bersama berbagai elemen masyarakat berkumpul untuk mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Babinsa Tegalrejo yakni Santo Priyadi dan Kepala Desa Tegalrejo Bapak Nunung Adi Kontesa selaku Pembina Upacara. Dalam amanatnya, Kepala Desa menyampaikan โmerdeka bagi seorang pelajar berarti belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa Indonesia lebih maju. Merdeka bagi seorang guru mencerdaskan anak-anak bangsa dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus. Merdeka bagi seorang petani bekerja dengan mengolah tanah dan menyediakan pangan bagi masyarakat. Merdeka bagi seorang buruh ialah bekerja secara jujur dan penuh tanggung jawab. Merdeka bagi pengusaha ialah menjalankan usaha secara adil, menciptakan lapangan pekerjaan, dan tidak mengambil keuntungan dengan cara merugikan orang lain dan Merdeka bagi seorang pemimpin adalah amanah untuk melayani rakyat dengan keadilan, kebijaksanaan, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat. Pelaksanaan upacara erjalan tertib berkat partiipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya :ยท Masyarakat Desa Tegalrejo Kehadiran warga dari berbagai RT/RW yang antusias memadati lapangan upacara.ยท PP Raudatul Jannah Para santri dan pengurus pondok pesantren yang berbaris rapi, dimana sebagian santri dipercaya menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA).ยท SDN Tegalrejo 01 Siswa-siswi beserta dewan guru yang berpartisipasi aktif menjaga tradisi patriotisme sejak dini.ยท Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Yang hadir memberikan dukungan penuh atas berjalannya fungsi pemerintahan desa.ยท Anggota PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Yang ikut mengawal ketertiban dan barisan parade.Pengibaran bendera Merah Putih oleh petugas upacara menjadi momen paling krusial yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak oleh paduan suara dan seluruh peserta upacara. Setelah prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih dan mengheningkan cipta selesai dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan momen yang paling ditunggu warga, yakni pemberina penghargaan kepada masyarakat. Kepala Desa Tegalrejo memberikan apresiasi secara langsung kepada warga dan tokoh lokal.Daftar kategori Penghargaan Desa Tegalrejo :ยท RT PENGGERAK SWADAYA MASYARAKAT TELADAN (Ahmad Kusnan)ยท KADER TERBAIK (Anita Kusuma Wardani)ยท PELOPOR HOME INDUSTRI KUE KACANG DESA TEGALREJO (Hj. Hanafiah)ยท TOKOH PELESTARI SENI, BUDAYA DAN STABILITAS PEMUDA (Hoji Abdurrahman)ยท TOKOH PENGGERAK SHALAWAT NARIYAH (KH. Imam Hanafi dan Abdul Latif)ยท TOKOH PENGGERAK BUDAYA DAN KESENIAN ISLAM (Muhammad Sulhan Suudi)ยท TOKOH PENGGERAK KERUKUNAN WARGA (KH. Hasan Basri)ยท TOKOH PENGGERAK INOVASI PENDIDIKAN ISLAM (KH. Ahmad Suudi Munir)ยท TOKOH MUHAFFIS PELESTARI AL-QURโAN (KH. Ahmad Daniel)ยท TOKOH RELIGIUS DAN PEACEMAKER UMAT (K. Nurul Wari)Rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan penampilan atraksi seni dan budaya lokal yang semakin menyemarakkan suasana kemerdekaan di Desa Tegalrejo.Melalui peringatan HUT RI ke-81 ini, Kepala Desa Tegalrejo (Nunung Adi Kontesa) berharap sinergi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan seluruh warga dapat terus terjalin erat demi mewujudkan Desa Tegalrejo yang makin maju, aman dan sejahtera.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 059 Desa Tegalrejo turut membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu Tulip 56 yang diselenggarakan di Dusun Kebun Gunung, Desa Tegalrejo. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 05 Agustus 2026, dan menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung program pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat setempat. Posyandu Tulip 56 merupakan salah satu posyandu aktif di Desa Tegalrejo yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, balita, dan lansia. Pada kesempatan kali ini, seluruh anggota KKN Kolaboratif 059 Desa Tegalrejo turut serta mendampingi jalannya kegiatan, didampingi langsung oleh Bu Nahe selaku Bidan Posyandu Desa Tegalrejo, serta dibantu oleh Ibu-Ibu Kader Posyandu Tulip 56 yang selama ini menjadi penggerak utama pelayanan kesehatan di tingkat dusun. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu berbagai rangkaian layanan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, pengukuran tinggi dan berat badan, pengukuran lingkar kepala serta lingkar lengan balita, hingga pemberian Vitamin A bagi balita. Selain itu, kegiatan juga mencakup kontrol kesehatan bagi lansia guna memantau kondisi kesehatan kelompok usia lanjut yang menjadi salah satu fokus perhatian dalam program posyandu. Mahasiswa turut membantu proses pencatatan data, pengarahan alur pelayanan bagi warga yang hadir, hingga mendampingi kader dalam menjalankan setiap tahapan pemeriksaan agar berjalan tertib dan efisien.Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi hari, di mana warga dari berbagai kalangan turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, mulai dari ibu hamil, lansia, hingga ibu-ibu yang memiliki balita. Suasana posyandu tampak ramai namun tetap kondusif berkat kerja sama yang baik antara kader, tenaga kesehatan, dan mahasiswa KKN dalam mengatur jalannya pelayanan. Interaksi hangat antara mahasiswa dan warga turut mewarnai kegiatan ini, terutama saat mahasiswa membantu menenangkan balita yang hendak ditimbang maupun mendampingi ibu hamil selama proses pemeriksaan berlangsung. Keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan Posyandu Tulip 56 diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni membantu meringankan tugas kader dalam pelaksanaan pelayanan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai praktik pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dusun. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat sekitar semakin mudah dalam menjangkau fasilitas kesehatan terdekat, terutama bagi ibu-ibu yang memiliki balita dan memerlukan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 060 Desa Tegalrejo tahun 2026 turut menghadiri seremonial penerimaan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Mayang. Acara tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember.Seremonial ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 060 Desa Tegalrejo, tetapi juga diikuti oleh enam kelompok KKN lain yang tersebar di wilayah Kecamatan Mayang, yakni dari Desa Mayang, Sidomukti, Tegalwaru, Seputih, Mrawan, dan Sumber Kejayan. Dengan demikian, total terdapat tujuh kelompok KKN yang secara bersama-sama menerima seremonial penerimaan pada hari tersebut.Turut hadir dalam acara ini dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Ibu Arifah dan Ibu Bhenita Sukmawati, yang mendampingi para mahasiswa selama pelaksanaan program KKN di Kecamatan Mayang. Selain itu, acara juga dihadiri langsung oleh Bapak Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M. selaku Camat Mayang.Acara seremonial dibuka oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Bhenita Sukmawati selaku perwakilan DPL, serta sambutan dari Bapak Camat Mayang. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembekalan yang disampaikan langsung oleh Bapak Camat kepada seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif yang hadir.Dalam sambutan sekaligus pembekalannya, Bapak Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein menyampaikan bahwa pihak kecamatan menerima dengan baik kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif 2026 di wilayah Kecamatan Mayang. Beliau berharap para mahasiswa dapat menularkan ide dan inovasi yang diperoleh dari bangku perkuliahan kepada masyarakat di desa masing-masing. Tidak hanya itu, Bapak Camat juga menekankan pentingnya penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) selama mahasiswa berada di lingkungan desa. Beliau turut menyampaikan kesiapan pihak kecamatan untuk membantu serta mendampingi mahasiswa selama proses pelaksanaan program kerja berlangsung.Lebih lanjut, Bapak Camat juga menekankan pentingnya pendampingan dari pihak kecamatan maupun desa selama pelaksanaan program kerja berlangsung. Menurutnya, pendampingan tersebut penting agar mahasiswa merasa terlindungi selama menjalankan program di lapangan. Beliau juga berpesan apabila mahasiswa menemukan hal-hal yang kurang sesuai atau berpotensi merugikan selama pelaksanaan kegiatan, hal tersebut hendaknya segera didokumentasikan sebagai bukti yang akurat, sehingga dapat dilaporkan kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti.Seremonial penerimaan ini menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian kegiatan KKN Kolaboratif di Kecamatan Mayang. Melalui dukungan dan sinergi antara pihak kecamatan, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa, diharapkan program kerja yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di masing-masing desa.
Unggulan dan kekayaan desa
UMKM / Ekonomi Kreatif
Desa Tegalrejo memiliki potensi pertanian yang sangat bagus karena letaknya di perbukitan dan dialiri sungai yang cukup besar. Desa Tegalrejo juga memiliki UMKM berbasis rumahan (home industry) yang dikembangkan untuk menopang peningkatan ekonomi warga. Potensi Desa Tegalrejo berbasis UMKM yang paling terkenal adalah kue kacang. Kue kacang merupakan produk khas Desa Tegalrejo yang berbahan dasar kacang tanah yang biasanya berbentuk bulat, love, ataupun bulan sabit. Kue kacang terdiri dari rasa original, coklat, topping keju, dan topping kacang. Kue kacang produksi warga Desa Tegalrejo jangkauan pemasarannya sudah merambah ke luar Jawa Timur, bahkan luar Jawa.
UMKM / Ekonomi Kreatif
Ladrang atau cumi-cumi, kue khas lebaran yang juga diproduksi oleh UMKM di Desa Tegalrejo. Ladrang yang berbahan dasar tepung, minyak, garam, dan rempah-rempah memiliki cita rasa asin dan gurih.
UMKM / Ekonomi Kreatif
Kacang plecet juga produk UMKM yang diproduksi dari bahan dasar kacang tanah. Penjualan kacang plecet dilakukan secara online dan offline.
Desa Tegalrejo memiliki suatu paguyuban yang bergerak di bidang keagamaan dan seni musik. Nama paguyuban tersebut adalah Tombo Ati. Tombo Ati dipimpin oleh Kiai Nurul Wari selaku mantan Kepala Desa Tegalrejo. Kegiatan Tombo Ati yang menjadi rutinitas masyarakat adalah istighosah setiap malam Jumโat. Adapun dilaksanakannya pembacaan Istighosah bertujuan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menambah keyakinan iman, pengabdian serta kematangan cita-cita hidup. Sedangkan latihan musik bertujuan untuk mengisi waktu luang agar lebih bermanfaat.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu