80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Mayang, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68182
Batas wilayah administratif Desa Tegalrejo
Satu Hati Satu Rasa Membangun Desa Tegalrejo
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
JEMBER โ Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, turut mengambil bagian dalam mendukung program Home Care yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Gus Fawait.Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Pemerintah Desa Tegalrejo dalam kegiatan Home Care yang dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan menyentuh langsung masyarakat.Kepala Desa Tegalrejo, Nunung Adi Kontesa, turut mendukung pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari sinergi antara Pemerintah Desa Tegalrejo dan Pemerintah Kabupaten Jember.Dalam pelaksanaannya, kegiatan Home Care dilakukan dengan mendatangi langsung warga yang membutuhkan perhatian dan pelayanan di kediamannya. Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu mengetahui kondisi serta kebutuhan warga secara lebih dekat.Program Home Care merupakan salah satu bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi berupaya hadir langsung untuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.Menurut Pemerintah Desa Tegalrejo, sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam memastikan program-program pelayanan masyarakat dapat berjalan secara optimal. Pemerintah desa memiliki peran strategis karena berada di garis terdepan dan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.Keterlibatan Pemdes Tegalrejo dalam program tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap kebijakan Bupati Jember Gus Fawait dalam memperkuat pelayanan publik yang responsif, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung.Nunung Adi Kontesa menegaskan bahwa Pemerintah Desa Tegalrejo akan terus mendukung program pemerintah daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.โPemerintah Desa Tegalrejo akan terus bersinergi dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember, termasuk Home Care. Kami berharap kehadiran pemerintah secara langsung dapat memberikan manfaat serta menunjukkan bahwa masyarakat selalu mendapat perhatian,โ ujar Nunung Adi Kontesa.Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 1 September 2026 tersebut, Pemerintah Desa Tegalrejo berharap program Home Care dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Desa Tegalrejo diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, humanis, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.
TEGALREJO โ Suasana penuh semangat menyelimuti Lapangan Desa Tegalrejo pada Senin (17/08/2026). Ratusan warga bersama berbagai elemen masyarakat berkumpul untuk mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Babinsa Tegalrejo yakni Santo Priyadi dan Kepala Desa Tegalrejo Bapak Nunung Adi Kontesa selaku Pembina Upacara. Dalam amanatnya, Kepala Desa menyampaikan โmerdeka bagi seorang pelajar berarti belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa Indonesia lebih maju. Merdeka bagi seorang guru mencerdaskan anak-anak bangsa dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus. Merdeka bagi seorang petani bekerja dengan mengolah tanah dan menyediakan pangan bagi masyarakat. Merdeka bagi seorang buruh ialah bekerja secara jujur dan penuh tanggung jawab. Merdeka bagi pengusaha ialah menjalankan usaha secara adil, menciptakan lapangan pekerjaan, dan tidak mengambil keuntungan dengan cara merugikan orang lain dan Merdeka bagi seorang pemimpin adalah amanah untuk melayani rakyat dengan keadilan, kebijaksanaan, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat. Pelaksanaan upacara erjalan tertib berkat partiipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya :ยท Masyarakat Desa Tegalrejo Kehadiran warga dari berbagai RT/RW yang antusias memadati lapangan upacara.ยท PP Raudatul Jannah Para santri dan pengurus pondok pesantren yang berbaris rapi, dimana sebagian santri dipercaya menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA).ยท SDN Tegalrejo 01 Siswa-siswi beserta dewan guru yang berpartisipasi aktif menjaga tradisi patriotisme sejak dini.ยท Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Yang hadir memberikan dukungan penuh atas berjalannya fungsi pemerintahan desa.ยท Anggota PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Yang ikut mengawal ketertiban dan barisan parade.Pengibaran bendera Merah Putih oleh petugas upacara menjadi momen paling krusial yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak oleh paduan suara dan seluruh peserta upacara. Setelah prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih dan mengheningkan cipta selesai dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan momen yang paling ditunggu warga, yakni pemberina penghargaan kepada masyarakat. Kepala Desa Tegalrejo memberikan apresiasi secara langsung kepada warga dan tokoh lokal.Daftar kategori Penghargaan Desa Tegalrejo :ยท RT PENGGERAK SWADAYA MASYARAKAT TELADAN (Ahmad Kusnan)ยท KADER TERBAIK (Anita Kusuma Wardani)ยท PELOPOR HOME INDUSTRI KUE KACANG DESA TEGALREJO (Hj. Hanafiah)ยท TOKOH PELESTARI SENI, BUDAYA DAN STABILITAS PEMUDA (Hoji Abdurrahman)ยท TOKOH PENGGERAK SHALAWAT NARIYAH (KH. Imam Hanafi dan Abdul Latif)ยท TOKOH PENGGERAK BUDAYA DAN KESENIAN ISLAM (Muhammad Sulhan Suudi)ยท TOKOH PENGGERAK KERUKUNAN WARGA (KH. Hasan Basri)ยท TOKOH PENGGERAK INOVASI PENDIDIKAN ISLAM (KH. Ahmad Suudi Munir)ยท TOKOH MUHAFFIS PELESTARI AL-QURโAN (KH. Ahmad Daniel)ยท TOKOH RELIGIUS DAN PEACEMAKER UMAT (K. Nurul Wari)Rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan penampilan atraksi seni dan budaya lokal yang semakin menyemarakkan suasana kemerdekaan di Desa Tegalrejo.Melalui peringatan HUT RI ke-81 ini, Kepala Desa Tegalrejo (Nunung Adi Kontesa) berharap sinergi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan seluruh warga dapat terus terjalin erat demi mewujudkan Desa Tegalrejo yang makin maju, aman dan sejahtera.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 059 Desa Tegalrejo turut membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu Tulip 56 yang diselenggarakan di Dusun Kebun Gunung, Desa Tegalrejo. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 05 Agustus 2026, dan menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung program pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat setempat. Posyandu Tulip 56 merupakan salah satu posyandu aktif di Desa Tegalrejo yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, balita, dan lansia. Pada kesempatan kali ini, seluruh anggota KKN Kolaboratif 059 Desa Tegalrejo turut serta mendampingi jalannya kegiatan, didampingi langsung oleh Bu Nahe selaku Bidan Posyandu Desa Tegalrejo, serta dibantu oleh Ibu-Ibu Kader Posyandu Tulip 56 yang selama ini menjadi penggerak utama pelayanan kesehatan di tingkat dusun. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu berbagai rangkaian layanan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, pengukuran tinggi dan berat badan, pengukuran lingkar kepala serta lingkar lengan balita, hingga pemberian Vitamin A bagi balita. Selain itu, kegiatan juga mencakup kontrol kesehatan bagi lansia guna memantau kondisi kesehatan kelompok usia lanjut yang menjadi salah satu fokus perhatian dalam program posyandu. Mahasiswa turut membantu proses pencatatan data, pengarahan alur pelayanan bagi warga yang hadir, hingga mendampingi kader dalam menjalankan setiap tahapan pemeriksaan agar berjalan tertib dan efisien.Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi hari, di mana warga dari berbagai kalangan turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, mulai dari ibu hamil, lansia, hingga ibu-ibu yang memiliki balita. Suasana posyandu tampak ramai namun tetap kondusif berkat kerja sama yang baik antara kader, tenaga kesehatan, dan mahasiswa KKN dalam mengatur jalannya pelayanan. Interaksi hangat antara mahasiswa dan warga turut mewarnai kegiatan ini, terutama saat mahasiswa membantu menenangkan balita yang hendak ditimbang maupun mendampingi ibu hamil selama proses pemeriksaan berlangsung. Keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan Posyandu Tulip 56 diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni membantu meringankan tugas kader dalam pelaksanaan pelayanan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai praktik pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dusun. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat sekitar semakin mudah dalam menjangkau fasilitas kesehatan terdekat, terutama bagi ibu-ibu yang memiliki balita dan memerlukan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 060 Desa Tegalrejo tahun 2026 turut menghadiri seremonial penerimaan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Mayang. Acara tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember.Seremonial ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 060 Desa Tegalrejo, tetapi juga diikuti oleh enam kelompok KKN lain yang tersebar di wilayah Kecamatan Mayang, yakni dari Desa Mayang, Sidomukti, Tegalwaru, Seputih, Mrawan, dan Sumber Kejayan. Dengan demikian, total terdapat tujuh kelompok KKN yang secara bersama-sama menerima seremonial penerimaan pada hari tersebut.Turut hadir dalam acara ini dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Ibu Arifah dan Ibu Bhenita Sukmawati, yang mendampingi para mahasiswa selama pelaksanaan program KKN di Kecamatan Mayang. Selain itu, acara juga dihadiri langsung oleh Bapak Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M. selaku Camat Mayang.Acara seremonial dibuka oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Bhenita Sukmawati selaku perwakilan DPL, serta sambutan dari Bapak Camat Mayang. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembekalan yang disampaikan langsung oleh Bapak Camat kepada seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif yang hadir.Dalam sambutan sekaligus pembekalannya, Bapak Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein menyampaikan bahwa pihak kecamatan menerima dengan baik kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif 2026 di wilayah Kecamatan Mayang. Beliau berharap para mahasiswa dapat menularkan ide dan inovasi yang diperoleh dari bangku perkuliahan kepada masyarakat di desa masing-masing. Tidak hanya itu, Bapak Camat juga menekankan pentingnya penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) selama mahasiswa berada di lingkungan desa. Beliau turut menyampaikan kesiapan pihak kecamatan untuk membantu serta mendampingi mahasiswa selama proses pelaksanaan program kerja berlangsung.Lebih lanjut, Bapak Camat juga menekankan pentingnya pendampingan dari pihak kecamatan maupun desa selama pelaksanaan program kerja berlangsung. Menurutnya, pendampingan tersebut penting agar mahasiswa merasa terlindungi selama menjalankan program di lapangan. Beliau juga berpesan apabila mahasiswa menemukan hal-hal yang kurang sesuai atau berpotensi merugikan selama pelaksanaan kegiatan, hal tersebut hendaknya segera didokumentasikan sebagai bukti yang akurat, sehingga dapat dilaporkan kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti.Seremonial penerimaan ini menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian kegiatan KKN Kolaboratif di Kecamatan Mayang. Melalui dukungan dan sinergi antara pihak kecamatan, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa, diharapkan program kerja yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di masing-masing desa.
TEGALREJO โ Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Desa Tegalrejo saat Pemerintah Kabupaten Jember menggelar program unggulan "Bunga Desaku" (Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan). Program rutin yang dirancang untuk mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap aspirasi warga ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember beserta jajaran kepala dinas.Kegiatan yang berlangsung pada Hari Rabu, 22 Juli 2026 sejak sore hingga malam hari di Balai Desa Tegalrejo tidak hanya berfokus pada pelayanan administratif gratis, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi manunggalnya pimpinan daerah dengan masyarakat desa, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga para alim ulama.Mendengar Suara Pemuda dan Aspirasi Tokoh MasyarakatSalah satu agenda utama dalam Bunga Desaku di Desa Tegalrejo adalah sesi Sapa Warga dan Sesi Tanya Jawab. Forum dialog ini dimanfaatkan secara maksimal oleh para tokoh setempat untuk menyampaikan keluh kesah maupun ide kreatif demi kemajuan desa.Sinergi Antara Umara dan UlamaKehadiran para kyai dan pengasuh pondok pesantren di Tegalrejo menambah kekhusyukan dan kehangatan suasana. Dalam sesi dialog bersama para ulama, pembahasan berfokus pada penguatan pendidikan karakter anak, kesejahteraan guru ngaji, dan penjagaan keharmonisan warga.Para kyai mengapresiasi langkah Bupati yang mau turun langsung mendengar nasihat para ulama di tingkat akar rumput. Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Jember tidak hanya soal fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan spiritual dan akhlak.Menguatkan Kebersamaan Lewat Salat BerjamaahMenjelang shalat maghrib, rangkaian kegiatan Bunga Desaku diwarnai dengan kegiatan keagamaan. Bupati Jember bersama rombongan, para kyai, tokoh masyarakat, dan warga Desa Tegalrejo berbaur melaksanakan Salat Maghrib dan Salat Isyaโ berjamaah.Suasana khusyuk begitu terasa saat jamaah memenuhi masjid. Usai Salat Isyaโ, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan, keharmonisan, serta kemakmuran seluruh warga Desa Tegalrejo dan Kabupaten Jember pada umumnya.Pelayanan Publik Hadir di Tengah DesaSelain agenda dialog dan ibadah bersama, program Bunga Desaku di Tegalrejo juga menghadirkan stan pelayanan langsung dari berbagai Dinas. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan pengurusan adminduk (KTP, Akta), cek kesehatan gratis, hingga perizinan usaha tanpa harus jauh-jauh datang ke pusat kota Jember.Melalui program Bunga Desaku ini, Pemkab Jember berharap segala kendala yang dihadapi masyarakat Desa Tegalrejo dapat terurai dengan cepat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.
MAYANG โ Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, sukses menggelar pesta demokrasi tingkat desa melalui Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode mendatang. Berbeda dengan sistem musyawarah mufakat, pemilihan kali ini dilakukan secara langsung dengan metode pemungutan suara (coblosan) oleh warga, guna menjamin transparansi dan hak demokrasi masyarakat yang mutlak. Acara yang berlangsung khidmat dan tertib ini diselenggarakan langsung oleh Kepala Desa Tegalrejo beserta seluruh jajaran Perangkat Desa selaku tim panitia penyelenggara. Sinergi dan Pengamanan Ketat Untuk memastikan jalannya pemilihan yang jujur, adil, dan kondusif, kegiatan ini dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mayang. Tampak hadir di lokasi acara: Camat Mayang, yang memberikan pengarahan dan supervisi jalannya pemungutan suara. Babinsa Mayang, yang memastikan stabilitas keamanan di sekitar area pemilihan. Bhabinkamtibmas Mayang, yang turut mengawasi ketertiban warga selama antre di bilik suara. Kepala Desa Tegalrejo, selaku penanggung jawab wilayah dan penyelenggara acara. "Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Pemdes Tegalrejo dan seluruh warga. Pemilihan BPD dengan sistem coblosan langsung ini menunjukkan kedewasaan berpolitik warga desa. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun Tegalrejo ke depan," ujar Camat Mayang dalam sambutannya. Komposisi Keterwakilan Wilayah dan Gender Pemilihan BPD kali ini memperebutkan kuota kursi dengan regulasi keterwakilan wilayah dusun serta keterwakilan perempuan yang ketat. Adapun komposisi alokasi anggota BPD terpilih didasarkan pada pembagian wilayah dusun sebagai berikut: Nama Dusun Kuota Laki-Laki Kuota Perempuan Total Kursi Dusun Krajan 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Damsaola 2 Orang 1 Orang 3 Kursi Dusun Kebun Gunung 1 Orang 1 Orang 2 Kursi Dusun Sumber Pinang - - 1 Kursi (Bebas Laki-Laki/Perempuan) Sistem keterwakilan perempuan yang diterapkan di Dusun Krajan, Damsaola, dan Kebun Gunung ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Tegalrejo dalam mengakomodasi suara dan peran gender dalam pengambilan keputusan publik di tingkat desa. Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular di tempat pemungutan suara, namun situasi tetap terjaga aman berkat kesigapan Perangkat Desa serta pengawalan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mayang. Kepala Desa Tegalrejo mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, seluruh panitia perangkat desa, dan utamanya masyarakat Tegalrejo yang telah menjaga proses demokrasi ini tetap sejuk, aman, dan damai," pungkasnya di akhir acara penutupan penghitungan suara.
Upaya mendorong pertumbuhan dan kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Bank Mandiri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pelaku UMKM dari dua desa, yakni Desa Mayang dan Desa Tegalrejo. Acara yang berlangsung dengan antusias ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai akses permodalan, layanan perbankan, serta pemanfaatan produk dan fasilitas keuangan yang dapat mendukung pengembangan usaha. Dalam kesempatan tersebut, pihak Bank Mandiri memaparkan berbagai program unggulan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), layanan digital banking, serta edukasi pengelolaan keuangan usaha yang sehat dan berkelanjutan. Perwakilan Bank Mandiri menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah, sehingga perlu mendapatkan dukungan akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran. Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk mulai memanfaatkan layanan transaksi non-tunai dan platform digital guna memperluas jangkauan pasar. Para peserta yang terdiri dari berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, kerajinan, pertanian, hingga perdagangan, terlihat aktif mengikuti sesi tanya jawab. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi terkait prosedur pengajuan kredit, persyaratan administrasi, hingga tips agar usaha dinilai layak mendapatkan pembiayaan dari perbankan. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tingkat desa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga perbankan dan pelaku UMKM. Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan UMKM di Desa Mayang dan Desa Tegalrejo dapat semakin berkembang, berdaya saing, serta berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam rangka memperingati Bulan Vitamin A, kegiatan Posyandu Tulip 56 yang berlokasi di Desa Tegalrejo Dusun Kebun Gunung kembali dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesehatan balita, khususnya dalam pencegahan gangguan penglihatan dan peningkatan daya tahan tubuh. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh balita usia 6โ59 bulan dengan pemberian kapsul Vitamin A secara gratis. Kegiatan Posyandu ini turut mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kecamatan Mayang yang dipimpin oleh Bapak ADI KUSNANDAR ZULKIFLI A.H,SH,MM. yang menyampaikan apresiasi kepada para kader kesehatan dan orang tua atas partisipasi aktif dalam menjaga kesehatan anak sejak dini. Kehadiran dan dukungan pemerintah kecamatan diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan dasar bagi balita. Pelaksanaan Posyandu berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan antusias dari para orang tua. Selain pemberian Vitamin A, balita juga mendapatkan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang oleh kader kesehatan dan petugas puskesmas. Edukasi kepada orang tua terkait pentingnya Vitamin A bagi kesehatan mata dan sistem imun anak juga turut disampaikan. Vitamin A memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung pertumbuhan balita secara optimal. Melalui kegiatan ini diharapkan para orang tua semakin sadar akan pentingnya kunjungan rutin ke Posyandu demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. Dengan semangat โBadan Kuat, Mata Sehatโ, kegiatan Bulan Vitamin A ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kesehatan balita sejak dini dan mencegah risiko kekurangan vitamin yang dapat berdampak pada masa depan anak.
TEGALREJO โ Semangat gotong royong masih kental terasa di Desa Tegalrejo. Menanggapi musibah robohnya rumah salah satu warga desa Tegalrejo Dusun Sumber Pinang RT 03 / RW 07 , Bapak Sahru, Pemerintah Desa (Pemdes) bersama pengurus RT/RW dan warga sekitar bergerak cepat melakukan renovasi total pada Minggu (25/1). Peristiwa robohnya rumah yang dihuni oleh keluarga Bapak Sahru tersebut terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan juga angin yang sangat kencang hingga merobohkan rumah tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kondisi bangunan tidak lagi layak huni. Kepala Desa Tegalrejo, Bapak Nunung Adi Kontesa, menyatakan bahwa pihak desa segera mengalokasikan bantuan darurat begitu menerima laporan dari Ketua RT setempat. "Kami tidak bisa tinggal diam melihat warga kehilangan tempat tinggal. Selain bantuan material dari swadaya, kekuatan utama kami adalah solidaritas warga," ujar Kepala Desa di sela-sela kegiatan pembangunan. Pantauan di lokasi menunjukkan suasana penuh kebersamaan: Pemerintah Desa: Mengoordinasikan bantuan material seperti bambu, kayu, gedek bambu dan atap. RT dan RW: Menggerakkan warga dan mengatur kerja bakti agar pembangunan berjalan efektif. Tetangga Sekitar: Memberikan bantuan tenaga, alat tukang, hingga menyediakan konsumsi bagi mereka yang bekerja. Ketua RW setempat menambahkan bahwa pengerjaan diharapkan selesai dalam waktu dekat agar keluarga terdampak bisa segera kembali menempati hunian yang layak dan aman. Bapak Sahru tak kuasa menahan haru melihat kepedulian dari lingkungan sekitarnya. "Saya sangat berterima kasih kepada Pak Kades, Kerabat desa, Pak RT, dan para tetangga. Tanpa bantuan mereka, saya tidak tahu bagaimana cara membangun rumah ini kembali," ungkapnya. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa di tengah modernisasi, nilai-nilai guyub rukun dan kepedulian sosial di tingkat akar rumput tetap menjadi pondasi kuat bagi ketahanan masyarakat desa.
Unggulan dan kekayaan desa
UMKM / Ekonomi Kreatif
Desa Tegalrejo memiliki potensi pertanian yang sangat bagus karena letaknya di perbukitan dan dialiri sungai yang cukup besar. Desa Tegalrejo juga memiliki UMKM berbasis rumahan (home industry) yang dikembangkan untuk menopang peningkatan ekonomi warga. Potensi Desa Tegalrejo berbasis UMKM yang paling terkenal adalah kue kacang. Kue kacang merupakan produk khas Desa Tegalrejo yang berbahan dasar kacang tanah yang biasanya berbentuk bulat, love, ataupun bulan sabit. Kue kacang terdiri dari rasa original, coklat, topping keju, dan topping kacang. Kue kacang produksi warga Desa Tegalrejo jangkauan pemasarannya sudah merambah ke luar Jawa Timur, bahkan luar Jawa.
UMKM / Ekonomi Kreatif
Ladrang atau cumi-cumi, kue khas lebaran yang juga diproduksi oleh UMKM di Desa Tegalrejo. Ladrang yang berbahan dasar tepung, minyak, garam, dan rempah-rempah memiliki cita rasa asin dan gurih.
UMKM / Ekonomi Kreatif
Kacang plecet juga produk UMKM yang diproduksi dari bahan dasar kacang tanah. Penjualan kacang plecet dilakukan secara online dan offline.
Desa Tegalrejo memiliki suatu paguyuban yang bergerak di bidang keagamaan dan seni musik. Nama paguyuban tersebut adalah Tombo Ati. Tombo Ati dipimpin oleh Kiai Nurul Wari selaku mantan Kepala Desa Tegalrejo. Kegiatan Tombo Ati yang menjadi rutinitas masyarakat adalah istighosah setiap malam Jumโat. Adapun dilaksanakannya pembacaan Istighosah bertujuan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menambah keyakinan iman, pengabdian serta kematangan cita-cita hidup. Sedangkan latihan musik bertujuan untuk mengisi waktu luang agar lebih bermanfaat.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu