80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Umbulsari, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68166
Batas wilayah administratif Desa Tanjungsari
Terwujudnya Masyarakat Desa Tanjungsari Yang Madani Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Sejahtera Melalui Peningkatan Ekonomi Dan Kwalitas Sumber Daya Manusia, Pengentasan Kemiskinan Dan Minat Gemar Membaca
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Tanjungsari, 17 Agustus 2025 โ Suasana meriah dan penuh semangat memenuhi Lapangan Gunungsari saat upacara bendera memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia digelar. Kami dari Pemerintah Desa Tanjungsari merasa bangga karena acara ini dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat: pelajar, perangkat desa, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif yang sedang mengabdi di desa kita. Sejak pagi, lapangan sudah dipenuhi peserta yang siap mengikuti jalannya upacara. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, mulai dari penampilan drumband, paduan suara, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, hingga mengheningkan cipta. Momen pengibaran bendera menjadi bagian paling sakral yang menumbuhkan rasa bangga dan haru sebagai anak bangsa. Peran Mahasiswa KKN dalam Perayaan Kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan wujud nyata kebersamaan dengan masyarakat Tanjungsari. Mereka ikut berbaris bersama kami, menunjukkan bahwa mereka telah menjadi bagian dari keluarga besar desa. Seperti yang disampaikan salah satu mahasiswa, โKami merasa ikut bagian dari desa ini, jadi penting buat kami hadir di momen bersejarah seperti ini.โ Lomba Agustusan di Gazebo Desa Tanjungsari Setelah upacara, kemeriahan berlanjut di Taman Wisata Desa Tanjungsari (Gazebo). Panitia mahasiswa KKN bersama perangkat desa menyiapkan berbagai lomba khas Agustusan untuk anak-anak, di antaranya lomba karet tepung, air kerucut, hingga kepala air. Suasana semakin hangat dengan sorak-sorai penonton dan tawa riang anak-anak. Meski ada yang terjatuh atau penuh tepung, semuanya berakhir dalam gelak tawa. Kehadiran Kepala Desa dan dukungan warga semakin menambah semarak acara. Lebih dari Sekadar Perayaan Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan mereka adalah pengalaman berharga. Selain melaksanakan program kerja, mereka juga belajar langsung arti kebersamaan dan gotong royong. Salah satu panitia mahasiswa mengatakan, โIni bukan sekadar lomba atau upacara. Di sini kami belajar arti kebersamaan, bagaimana merayakan kemerdekaan dengan cara yang sederhana tapi penuh makna.โ Harapan ke Depan ย Sebagai pemerintah desa, kami mengapresiasi peran mahasiswa KKN yang telah berkontribusi dalam perayaan ini. Kami berharap semangat kebersamaan yang tercipta tidak hanya berhenti pada momen 17 Agustus, melainkan terus berlanjut sepanjang masa pengabdian mereka di Desa Tanjungsari.
Tanjungsari, 20 Agustus 2025 โ Perayaan HUT RI ke-80 di Desa Tanjungsari tidak berhenti pada upacara dan lomba anak-anak saja. Kali ini, giliran para ibu-ibu yang menjadi bintang utama dalam acara โGema Merdeka Tanjungsari Day 2โ yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 105 bersama masyarakat desa. Sejak pagi, lokasi kegiatan sudah dipadati peserta dan penonton. Acara dimulai dengan senam bersama pukul 08.00 WIB yang dipandu instruktur lokal. Usai senam, peserta melakukan registrasi untuk mengikuti rangkaian lomba seru yang telah dipersiapkan panitia mahasiswa KKN. Lomba Seru Khusus Ibu-Ibu Tepat pukul 09.00 WIB, perlombaan dimulai. Sorak-sorai penonton menggema ketika para ibu-ibu beraksi di lapangan. Aneka lomba khas Agustusan digelar, mulai dari estafet air, trio air, susun kata, hingga estafet karet. Meski sederhana, setiap lomba menghadirkan keceriaan. Ada peserta yang tergesa-gesa hingga air tumpah semua, ada pula yang serius menyusun kata sambil disemangati anak-anak dan bapak-bapak yang menonton. Gelak tawa dan teriakan dukungan warga membuat suasana semakin meriah. Peran Aktif Mahasiswa KKN Mahasiswa KKN Kolaboratif 105 menjadi penggerak utama acara ini. Mereka merancang konsep lomba, menyiapkan perlengkapan, sekaligus memandu jalannya acara. Kreativitas mahasiswa membuat lomba terasa segar dan berbeda dari biasanya. Salah satu peserta menyampaikan kesannya, โSeru banget, biasanya ibu-ibu sibuk di rumah, sekarang bisa ikut lomba bareng, ketawa bareng.โ Bukan Sekadar Hiburan Lebih dari sekadar hiburan, Gema Merdeka Tanjungsari Day 2 menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga. Para ibu yang sehari-hari disibukkan dengan pekerjaan rumah, bisa tampil percaya diri, menunjukkan kekompakan, sekaligus menyalurkan semangat nasionalisme dengan cara yang menyenangkan. Tokoh masyarakat memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Banyak warga berharap kegiatan semacam ini bisa rutin dilaksanakan, tidak hanya saat Agustusan, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan warga. Penutup Penuh Kebahagiaan Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah tambahan dari Ibu Bidan Rossa. Tidak lupa, dilakukan sesi foto bersama seluruh pemenang dan panitia mahasiswa KKN. Raut bahagia terpancar jelas di wajah para ibu-ibu yang sudah ikut berkompetisi. ย Bagi masyarakat Tanjungsari, Gema Merdekaย Tanjungsari bukan hanya perayaan hari besar, melainkan bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih hidup kuat di tengah masyarakat.
Tanjungsari, 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 105 kembali menunjukkan kontribusi nyata mereka bagi masyarakat. Kali ini, mereka menghadirkan infografis informatif untuk Desa Tanjungsari, yang dirancang sebagai media visual guna memperkenalkan potensi desa sekaligus memudahkan warga dalam mengakses informasi penting. Infografis ini memuat berbagai aspek tentang Desa Tanjungsari, mulai dari profil umum desa, kondisi geografis, potensi agrikultur, hingga sarana dan prasarana desa. Dengan desain yang menarik, sederhana, dan mudah dipahami, masyarakat dapat lebih cepat menangkap pesan yang ingin disampaikan. Tujuan Pembuatan Infografis Pembuatan infografis ini bertujuan untuk: Meningkatkan branding desa agar lebih dikenal, baik oleh masyarakat sekitar maupun pengunjung dari luar. Mempermudah akses informasi bagi warga tentang data desa, potensi wisata, dan kegiatan masyarakat. Mendukung transparansi informasi sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan desa yang lebih terbuka. Peran Mahasiswa KKN Mahasiswa KKN tidak hanya mendesain, tetapi juga melakukan riset lapangan, wawancara dengan perangkat desa, serta mengumpulkan data yang relevan. Setelah data terkumpul, mereka mengolahnya menjadi visual menarik sehingga lebih komunikatif. โInfografis ini kami buat agar informasi tentang Desa Tanjungsari bisa lebih mudah dipahami semua kalangan, termasuk anak-anak muda dan pengunjung desa,โ ujar salah satu mahasiswa tim desain. Manfaat bagi Desa Kepala Desa Tanjungsari menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, keberadaan infografis akan sangat membantu dalam mempromosikan desa, terutama potensi wisata dan UMKM lokal. Selain itu, warga juga merasa bangga karena desanya kini memiliki media informasi yang modern dan kreatif. Lebih dari Sekadar Desain ย Infografis ini menjadi bukti bahwa program KKN bukan hanya sekadar kegiatan akademik, tetapi juga wujud nyata kontribusi mahasiswa bagi masyarakat. Melalui pendekatan kreatif, mahasiswa berhasil menghadirkan karya yang bermanfaat jangka panjang bagi Desa Tanjungsari.
ย Tanjungsari, 15 Agustus 2025 โ Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PKK Desa Tanjungsari bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif 105 menyelenggarakan Lomba Penyuluhan Kesehatan Keluarga di Balai Desa Tanjungsari. Acara berlangsung meriah dengan penuh semangat kebersamaan. Para kader posyandu dari berbagai dusun tampil membawakan materi kesehatan secara kreatif dan inovatif. Topik yang diangkat beragam, mulai dari pencegahan stunting, pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu hamil, imunisasi, hingga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Menariknya, penyampaian materi tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga melalui media poster, lagu anak, hingga simulasi langsung, sehingga membuat suasana lomba semakin hidup. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang hadir sebagai penonton. Sorak sorai dan tepuk tangan riuh mewarnai setiap penampilan kader posyandu. Dewan juri yang terdiri dari Ketua PKK Desa Tanjungsari dan perwakilan Puskesmas Umbulsari menilai peserta berdasarkan penguasaan materi, cara penyampaian, kreativitas media, interaksi dengan audiens, dan ketepatan waktu. Melalui kegiatan ini, perangkat desa menilai adanya manfaat nyata, antara lain peningkatan keterampilan komunikasi kader posyandu, dorongan kreativitas dalam penyuluhan, serta edukasi kesehatan langsung kepada masyarakat. Selain itu, sinergi antara PKK, mahasiswa KKN, dan warga desa semakin kuat. Pemerintah Desa Tanjungsari menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini. โKami berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilanjutkan ke depannya. Penyuluhan yang kreatif akan semakin efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan keluarga,โ ungkap salah satu perangkat desa. ย Dengan semangat kemerdekaan, Lomba Penyuluhan Kesehatan Keluarga ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi dapat dikemas dengan cara menyenangkan dan inspiratif. Hal ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan Desa Tanjungsari yang lebih sehat, sejahtera, dan mandiri.
ย Tanjungsari, 5 Agustus 2025 โ Mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 105 Desa Tanjungsari menghadirkan sebuah inovasi kreatif dalam upaya mendukung peningkatan gizi anak melalui program CERIA (Cipta Resep Inovatif Anak). Program ini menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pola makan sehat, khususnya bagi balita, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang terjangkau dan bergizi. Meskipun Desa Tanjungsari tidak termasuk dalam lokus stunting, kami menyadari pentingnya tindakan preventif untuk menjaga kesehatan generasi muda. Oleh karena itu, kami merancang program CERIA sebagai bagian dari kegiatan edukatif dan praktis yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran gizi sejak dini. Kegiatan utama program ini meliputi sosialisasi pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu-ibu balita, kader posyandu, dan ibu PKK, yang dilaksanakan di Balai Desa Tanjungsari. Acara ini menjadi momentum penting dalam membangun pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kami menyampaikan materi secara interaktif melalui sosialisasi PMT, pengenalan bahan pangan lokal bergizi, serta tips membuat makanan sehat yang menarik untuk anak-anak di dalam buku resep CERIA. kreator: KKN-K 105 Tanjungsari 2025 Puncak kegiatan adalah demonstrasi memasak mie daun kelor, yang menjadi salah satu menu andalan dalam Buku CERIA. Proses pengolahan mie dari bahan alami ini diperagakan langsung di hadapan peserta, dan disambut dengan antusias tinggi. Setelah demonstrasi, para hadirin diberi sampel mie daun kelor untuk dicicipi bersama, sebagai bukti nyata bahwa makanan sehat bisa tetap lezat dan disukai anak-anak. Acara juga dirangkaikan dengan pengenalan Buku CERIA, kumpulan resep sehat, inovatif, dan mudah dibuat untuk balita. Buku ini merupakan hasil karya kami selama menjalankan KKN, sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap kesehatan anak-anak desa. Beberapa resep yang dihadirkan antara lain: Mie Daun Kelor Gummy Candies Jeruk Botok Tahu Telur Tahu Kelor Kukus Bakso Lele Sup Keren Pastel Tutup Cassava Frittata Kentang Brokoli Pepes Tahu Hati Ayam Pancake Labu Semua resep memanfaatkan bahan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan desa, dan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia dini. Program CERIA tidak hanya menjadi media edukasi, tetapi juga harapan agar para ibu di desa dapat lebih percaya diri dalam menyajikan menu sehat dan bervariasi bagi anak-anak mereka. Buku ini juga dirancang agar manfaatnya terus berlanjut setelah KKN berakhir, menjadi warisan pengetahuan yang praktis dan mudah diterapkan. Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta dan tokoh masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, kader posyandu, ibu PKK, dan warga desa menjadi kunci sukses dari pelaksanaan program ini. Dengan semangat CERIA, kami percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari dapur sederhana. Satu resep sehat hari ini, bisa menjadi bekal masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Desa Tanjungsari.
ย Tanjungsari, Agustus 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 105 Desa Tanjungsari menutup rangkaian program dengan kegiatan bertajuk CERIA (Cipta Resep Inovatif Anak). Program ini berfokus pada upaya peningkatan gizi anak dengan mengajak masyarakat berkreasi menggunakan bahan pangan lokal yang mudah dijangkau. Buku Resep InovatifProgram CERIA diawali dengan penyusunan buku resep sehat. Buku ini memuat aneka menu berbasis pangan lokal yang dapat dijadikan alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita. Resep-resep tersebut telah melalui tahap uji coba, baik dari segi rasa, nilai gizi, maupun keterjangkauan, sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sosialisasi & DemonstrasiTahapan berikutnya berupa sosialisasi kepada masyarakat. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, sekaligus memperagakan cara pengolahan menu sehat yang sederhana namun tetap bergizi. Beberapa bahan yang digunakan adalah sayuran dan hasil bumi sekitar rumah, seperti daun kelor, bayam, dan kentang, sehingga mudah dipraktikkan para ibu tanpa biaya besar. Puncak Acara: Lomba Kreasi Menu PMTSebagai penutup, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan kader posyandu dan PKK menggelar lomba kreasi menu PMT. Para ibu rumah tangga ditantang menyajikan menu sehat, bergizi, sekaligus menarik bagi anak-anak. Suasana lomba berlangsung meriah, menjadi ajang kreativitas sekaligus ruang berbagi ilmu antarwarga mengenai pengolahan makanan sehat. Warisan Sehat untuk DesaProgram CERIA tidak hanya menghasilkan buku resep, tetapi juga meninggalkan kebiasaan baik: Kreatif memanfaatkan bahan pangan lokal, Menyajikan makanan sehat dengan cara menyenangkan, Menjadi teladan pola makan bergizi di keluarga. ย Melalui Program CERIA, Desa Tanjungsari memperoleh lebih dari sekadar lombaโyaitu warisan semangat ibu-ibu dalam menyediakan makanan terbaik untuk tumbuh kembang anak. Harapannya, program ini dapat menjadi langkah nyata menuju generasi Tanjungsari yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Tanjungsari, 14 Agustus 2025 โ Pemerintah Desa Tanjungsari bersama petugas kesehatan Polindes dan kader posyandu kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di lima Pos Anggur, mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh ibu hamil, bayi, balita, hingga lansia. Dalam pelaksanaannya, turut hadir mahasiswa KKN Posko 105 yang ikut serta membantu jalannya kegiatan. 11 Agustus 2025 โ Pos Anggur 12 dan 13Hari pertama dilaksanakan di Pos Anggur 12 dan 13. Antusiasme warga cukup tinggi, terlihat dari banyaknya balita yang hadir. Kader posyandu melakukan penimbangan, pengukuran tinggi badan, dan pencatatan di Kartu Menuju Sehat (KMS). Mahasiswa KKN membantu kader dalam proses pendampingan serta menyiapkan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau dan biskuit bergizi. 12 Agustus 2025 โ Pos Anggur 14 dan 16Hari kedua berlangsung di Pos Anggur 14 dan 16. Selain pemeriksaan rutin balita, dilakukan juga pemeriksaan tekanan darah bagi lansia, pemberian vitamin A untuk anak usia di atas 1 tahun, vitamin untuk bayi di bawah 1 tahun, serta imunisasi sesuai jadwal. Mahasiswa turut membantu menyiapkan vitamin, mengarahkan warga, dan memberikan dukungan dalam edukasi sederhana terkait gizi dan imunisasi.Di Pos Anggur 16, bidan desa memberikan penyuluhan singkat kepada ibu hamil serta orang tua bayi dan balita dengan materi seputar pentingnya gizi seimbang, jadwal imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak di rumah. 13 Agustus 2025 โ Pos Anggur 15Hari terakhir diadakan di Pos Anggur 15, yang menjadi pos dengan jumlah balita terbanyak. Kegiatan penimbangan, pengukuran, pencatatan KMS, dan pembagian makanan tambahan berlangsung dengan lancar. Mahasiswa KKN kembali membantu kader dalam memberikan layanan serta menyampaikan tips sederhana tentang pola makan sehat bagi balita. Rangkaian kegiatan di lima Pos Anggur ini menjadi bukti nyata sinergi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, mahasiswa KKN, dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN turut memperlancar kegiatan dan memberi nilai tambah berupa dukungan tenaga serta edukasi bagi warga. ย Pemerintah Desa Tanjungsari berharap kegiatan ini dapat terus memotivasi warga untuk rutin hadir di posyandu, sehingga tercipta masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Tanjungsari, 13 Agustus 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 105 Desa Tanjungsari melaksanakan program edukasi kesehatan di dua sekolah dasar setempat. Kegiatan bertema โKreasi Hidup Sehatโ dan โApocilโ (Apoteker Cilik) ini digelar untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini sekaligus mengenalkan pertolongan pertama sederhana melalui fasilitas kotak obat di sekolah. SDN 2 TanjungsariPukul 08.00 WIB, kegiatan dimulai di SDN 2 Tanjungsari dengan peserta siswa kelas 3 hingga 6. Suasana berlangsung ceria dengan ice breaking berupa tepuk semangat dan nyanyian bertema kesehatan.Materi pertama, Kreasi Hidup Sehat, disampaikan melalui cerita bergambar, nyanyian bersama, dan permainan tanya jawab. Anak-anak diajak memahami pentingnya mencuci tangan pakai sabun, menjaga kuku tetap pendek, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, serta menghindari jajanan tidak sehat.Dilanjutkan sesi Apoteker Cilik, mahasiswa memperkenalkan fungsi kotak obat sekolah, jenis-jenis obat dasar, serta cara penggunaannya. Siswa juga mempraktikkan cara cuci tangan yang benar serta simulasi sederhana mengisi kapsul dan puyer. SDN 1 TanjungsariSekitar pukul 11.00 WIB, kegiatan berlanjut di SDN 1 Tanjungsari dengan format serupa. Antusiasme siswa tidak kalah meriah, terutama saat praktik langsung dan pembagian hadiah di akhir sesi. Kepala sekolah dan guru dari kedua sekolah menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurut mereka, edukasi yang dikemas dengan cara interaktif membuat anak-anak lebih mudah memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. ย Program yang dijalankan mahasiswa KKN Kolaboratif 105 ini diharapkan dapat membentuk generasi muda Desa Tanjungsari yang peduli kesehatan dan mampu menjadi agen kecil perubahan di rumah maupun lingkungannya.
Tanjungsari, 23 Juli 2025 โ Sebagai bagian dari program pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh petugas kesehatan dari Polindes dan dibantu oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 105 Desa Tanjungsari, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Kegiatan imunisasi disambut dengan antusias oleh masyarakat. Sejak pagi hari, para ibu sudah berdatangan ke Balai Desa. Suasana berlangsung ramai, namun tetap tertib dan hangat. Pelayanan yang sigap dan ramah dari petugas kesehatan, ditambah koordinasi yang solid dari mahasiswa KKN, turut menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung kelancaran jalannya kegiatan. ย Imunisasi menjadi langkah nyata dalam memberikan perlindungan bagi bayi dan balita dari ancaman penyakit menular seperti campak dan polio. Melalui pemberian vaksin, anak-anak dibekali kekebalan tubuh sejak dini, sehingga tumbuh lebih sehat dan kuat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperluas cakupan imunisasi guna mencegah munculnya wabah penyakit yang bisa dicegah dengan vaksin. ย Selama imunisasi berlangsung, Bidan Rully, selaku petugas kesehatan dari Polindes, ikut terlibat langsung dalam proses imunisasi. Beliau dengan penuh perhatian melayani setiap anak, mulai dari menyuntikkan vaksin hingga memberikan obat tetes, sambil sesekali memberikan edukasi ringan kepada para ibu mengenai pentingnya imunisasi bagi tumbuh kembang anak. ย Mahasiswa KKN Posko 105 turut membantu kelancaran pelaksanaan imunisasi, meskipun tidak terlibat secara langsung dalam tindakan medis. Mahasiswa berperan aktif dalam membantu mencatat data kehadiran dan identitas anak yang akan diimunisasi, mendampingi para orang tua selama proses menunggu, membantu menenangkan anak-anak yang merasa takut saat akan disuntik, serta mendokumentasikan kegiatan untuk keperluan laporan dan publikasi.ย ย Kegiatan imunisasi di Balai Desa Tanjungsari tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran yang sangat berarti bagi semua pihak yang terlibat. Mahasiswa KKN mendapatkan pengalaman langsung dari lapangan tentang bagaimana proses pelayanan publik dijalankan, khususnya di bidang kesehatan masyarakat. Mahasiswa belajar memahami kebutuhan warga, berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat, serta menyaksikan secara nyata pentingnya kolaborasi antara petugas kesehatan, kader, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu