80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Bangsalsari, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68154
Batas wilayah administratif Desa Sukorejo
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Sukorejo, 22 Agustus 2025 - Setelah kurang lebih 35 hari mengabdi, Mahasiswa KKN Kolaboratif (KKN-K) Kelompok 142 secara resmi mengakhiri masa tugasnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Acara penarikan yang berlangsung pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, diwarnai suasana haru dan diisi dengan pemaparan hasil program kerja yang telah sukses dilaksanakan. Rangkaian acara perpisahan dimulai di Balai Desa Sukorejo. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh segenap perangkat desa, Koordinator Desa (Kordes) KKN-K 142 memaparkan secara rinci program-program kerja yang telah mereka selesaikan. Program tersebut menyentuh berbagai sektor krusial di masyarakat. "Kami memulai dengan survei data Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk memetakan kondisi pendidikan, dilanjutkan dengan sosialisasi administrasi kependudukan (adminduk) untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya dokumen kependudukan," jelas Kordes KKN-K 142. Fokus utama kelompok ini juga tertuju pada isu kesehatan, terutama stunting. "Kami aktif membantu kegiatan Posyandu untuk melakukan tracing data stunting pada balita. Sebagai tindak lanjut, kami juga mengadakan sosialisasi dan lomba makanan bergizi di RA Miftahul Hidayah untuk mengedukasi ibu dan anak sejak dini," lanjutnya. Salah satu program unggulan yang menjadi warisan penting adalah pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Program ini merupakan hasil kerja sama strategis dengan Balai KB dan bidan wilayah yang berhasil didirikan di SMK Ma'arif Sukorejo, sebagai wadah bagi para remaja untuk mendapatkan informasi dan konseling yang sehat dan bertanggung jawab. Mahasiswa KKN Kolaboratif 142 juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada perangkat desa dan masyarakat Desa Sukorejo yang telah menerima serta mendukung keberadaan mereka sejak awal hingga akhir program. Kepala Desa Sukorejo turut menyampaikan rasa terima kasih dan mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu masyarakat, terutama dalam bidang edukasi dan kesehatan. Setelah seremoni di balai desa, para mahasiswa melanjutkan agenda pamitan ke pihak-pihak yang telah banyak membantu, seperti Balai KB, warga di sekitar posko, serta pengurus RW 07 Karangsemanding. Sebagai tanda mata dan pengingat jalinan silaturahmi, mahasiswa KKN-K 142 memberikan kenang-kenangan berupa pigura berisi foto-foto kebersamaan kepada Kepala Desa, Balai KB, Ketua RW 07 Karangsemanding, dan pemilik rumah yang telah menjadi posko mereka selama mengabdi. Puncak dari rangkaian acara penarikan dilaksanakan di tingkat kecamatan. Bertempat di Kantor Kecamatan Bangsalsari, acara penarikan resmi seluruh kelompok KKN Kolaboratif di wilayah Bangsalsari dipimpin langsung oleh Camat Bangsalsari. Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari setiap kelompok KKN ini berjalan dengan khidmat dan lancar, menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KKN Kolaboratif Tahun 2025 di Kecamatan Bangsalsari.
Sukorejo, 24 Juli 2025 - Mahasiswa KKN Kolaborasi 142 Desa Sukorejo turut serta dalam kegiatan Musyawarah Desa yang diselenggarakan oleh pemerintah desa setempat pada hari Kamis, 24 Juli 2025. Musyawarah ini berlangsung di Balai Desa Sukorejo dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa KKN Kolaborasi 142. Tema Musyawarah Desa kali ini adalah โPendataan Guru Ngaji Muslim Non Muslim dan Modin Nikah Tahun 2025โ. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendataan guru ngaji serta modin nikah di Desa Sukorejo Tahun 2025. Data ini nantinya akan diserahkan kepada kecamatan. Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan Musyawarah Desa ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan partisipasi aktif terhadap mendukung agenda desa. Pendataan guru ngaji dan modin nikah ini dinilai sangat penting sebagai langkah awal untuk mengetahui jumlah, sebaran, serta kebutuhan terhadap guru ngaji dan modin nikah di lingkungan Desa Sukorejo. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan desa ke depannya, baik dalam pengalokasian insentif, penguatan kapasitas keagamaan, maupun peningkatan pelayanan sosial yang inklusif dan merata. Bagi mahasiswa KKN Kolaborasi 142, keikutsertaan dalam musyawarah desa ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Dengan terlaksananya musyawarah ini, diharapkan proses pendataan guru ngaji muslim, non-muslim, serta modin nikah di Desa Sukorejo dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran, dan membawa manfaat bagi seluruh warga desa.
Sukorejo, 4 Agustus 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kelompok 142 Desa Sukorejo melakukan kunjungan strategis ke SMK Ma'arif Bangsalsari . Kunjungan ini bertujuan untuk mengajukan kerja sama pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah edukasi bagi para siswa dalam mempersiapkan masa depan yang terencana. Inisiatif yang disambut positif oleh pihak sekolah ini berfokus pada sosialisasi dan edukasi mengenai Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR). Melalui PIK-R, para mahasiswa KKN akan mengajak siswa-siswi SMK Ma'arif Bangsalsari untuk menjadi "generasi emas" yang memiliki visi masa depan yang jelas. "Fokus utama kami adalah mengajak adik-adik di sini untuk merencanakan segalanya dengan matang, mulai dari melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, meniti karier yang bagus, hingga merencanakan pernikahan di usia yang ideal dan siap secara mental maupun finansial," ujar koordinator mahasiswa KKN Kelompok 142. Nantinya, tim PIK-R ini akan beranggotakan perwakilan siswa yang ditunjuk sebagai delegasi dari setiap kelas, dengan masing-masing kelas mengirimkan dua orang perwakilan. Para delegasi ini akan menjadi agen informasi dan konselor sebaya bagi teman-temannya. Pihak guru SMK Ma'arif Bangsalsari menyambut baik dan menyetujui proposal kerja sama tersebut. Menurut mereka, program ini sangat relevan dan sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter dan perencanaan hidup yang baik. Dengan adanya persetujuan ini, pembentukan tim dan sosialisasi perdana akan segera direalisasikan.
Jum'at 25 Juli 2025, Kelurahan Sukorejo menjadi pusat perhatian dengan diselenggarakannya penyaluran bantuan pangan dari Perum Bulog yang berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi 142. Kegiatan ini menunjukkan sinergi positif antara lembaga pemerintah, Bulog, dan generasi muda dalam upaya mengatasi kerawanan pangan di tingkat lokal. Para mahasiswa KKN tidak hanya berperan sebagai tenaga bantuan, tetapi juga menjadi duta yang menghubungkan Bulog dengan masyarakat, memastikan setiap bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.ย Melalui pendataan yang teliti dan koordinasi yang apik, mahasiswa KKN Kolaborasi 142 bersama perangkat desa Sukorejo berhasil mengidentifikasi keluarga-keluarga yang paling membutuhkan. Mereka terlibat langsung dalam setiap tahapan, mulai dari verifikasi data, pengemasan, hingga proses distribusi. Keterlibatan aktif ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memastikan bahwa seluruh proses berlangsung secara transparan dan akuntabel, sehingga bantuan berupa beras dan bahan pokok lainnya benar-benar sampai ke tangan penerima yang berhak.ย Kegiatan penyaluran bantuan ini bukan hanya sekadar pembagian sembako, tetapi juga menjadi momentum edukasi dan penguatan solidaritas sosial. Warga Sukorejo menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN, yang tak hanya membawa bantuan fisik tetapi juga semangat gotong royong dan kepedulian. Kolaborasi antara Bulog dan mahasiswa KKN ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam menciptakan program-program sosial yang efektif dan berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Sukorejo, 18 Juli 2025 - Sehari setelah resmi diterjunkan, Mahasiswa KKN Kolaboratif (KKN-K) Kelompok 142 Desa Sukorejo langsung tancap gas dengan mengikuti kegiatan kerja bakti. Aksi bersih-bersih lingkungan ini dipusatkan di wilayah Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada hari Jumat pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini merupakan salah satu program awal untuk menjalin keakraban sekaligus wujud pengabdian pertama mahasiswa kepada masyarakat. Bersama dengan warga Dusun Krajan, para mahasiswa tampak antusias membersihkan memungut sampah di sepanjang jalan, memangkas ranting pohon yang mengganggu akses jalan, dan merapikan area sekitar fasilitas umum. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun semangat gotong royong antarwarga dan mahasiswa.ย Koordinator Desa KKN-K 142 menyatakan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret untuk merealisasikan tema KKN "Desa Cinta". "Kebersihan adalah pangkal kesehatan dan kecerdasan. Melalui kerja bakti ini, kami ingin memulai langkah kecil untuk mewujudkan desa yang cerdas dan inklusif, di mana mahasiswa dan masyarakat bisa bahu-membahu sejak awal," ujarnya. Kepala Dusun Krajan yang turut serta dalam kegiatan tersebut menyambut baik inisiatif para mahasiswa. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya dan berharap semangat gotong royong ini dapat terus terjaga. "Kami sangat senang dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Semangat muda mereka menular dan membuat warga semakin termotivasi menjaga kebersihan lingkungan. Ini adalah awal kolaborasi yang sangat baik," tuturnya. Kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti nyata dari partisipasi aktif mahasiswa KKN-K 142 dalam kehidupan bermasyarakat, sejalan dengan harapan Kepala Desa Sukorejo saat acara penerjunan sehari sebelumnya. Aksi ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan warga untuk kelancaran program-program selanjutnya hingga 22 Agustus 2025 mendatang.
Sukorejo, 4 Agustus 2025 - Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, para mahasiswa yang tergabung dalam KKN Kolaboratif Kelompok 142 turut serta secara aktif dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Posyandu Mangga 83 Sukorejo pada Senin, 4 Agustus 2025. Posyandu dihadiri oleh kader Posyandu, bidan desa, serta warga yang membawa anak balita, ibu hamil, dan lansia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan rutin. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga memiliki misi khusus yaitu melakukan pelacakan (tracing) dan verifikasi data anak-anak terindikasi stunting di wilayah tersebut. Sejak pagi, para mahasiswa telah berbaur dengan kader-kader kesehatan desa dan para ibu yang antusias membawa anak-anak mereka. Suasana posyandu menjadi lebih hidup dengan adanya sinergi antara semangat muda para mahasiswa dan kearifan para kader yang telah berpengalaman. Para mahasiswa KKN, dengan bekal ilmu dari berbagai disiplin, sigap membantu kelancaran alur pelayanan Posyandu. Mereka terbagi dalam beberapa tugas, mulai dari pendaftaran, penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala, hingga pengukuran lingkar lengan atas (LILA) pada ibu hamil (bumil). Tidak hanya itu, para mahasiswa juga membantu pencatatan data kesehatan para lansia yang turut hadir untuk memeriksakan kondisi mereka. Puncak dari kegiatan hari ini adalah program tracing data stunting. Bekerja sama dengan bidan desa dan kader, mahasiswa KKN 142 melakukan pencocokan data antara catatan Posyandu dengan kondisi riil di lapangan. Mereka secara teliti memeriksa data tumbuh kembang anak, terutama bagi mereka yang teridentifikasi memiliki tinggi badan di bawah standar usianya. Data yang sudah terkumpul ini nantinya akan digunakan sebagai acuan program penanganan stunting. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, baik dari masyarakat maupun para mahasiswa. Kehadiran KKN Kolaboratif 142 di Posyandu tidak hanya memberikan dukungan tenaga, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting di Desa Sukorejo. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Sukorejo, 15 Agustus 2025 - Suasana semangat dan optimisme menyelimuti aula SMK Ma'arif Bangsalsari pada hari Jumat, 15 Agustus 2025. Sebanyak 10 siswa-siswi terpilih secara resmi dikukuhkan sebagai anggota dan pengurus Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) "Cemerlang" untuk periode 2025/2026. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat di aula sekolah, menghadirkan siswa-siswi yang antusias serta sejumlah tamu penting. Acara ini turut dihadiri oleh Bidan wilayah Sukorejo dan perwakilan dari Balai KB, yang sekaligus memberikan materi edukatif kepada para anggota baru. Bidan wilayah membawakan materi tentang kesehatan reproduksi remaja, menekankan pentingnya pengetahuan sejak dini agar generasi muda mampu menjaga kesehatan diri sekaligus mencegah risiko pernikahan dan kehamilan dini. Sementara itu, Balai KB memberikan pemahaman mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), sebuah materi penting untuk membuka wawasan remaja agar mampu merencanakan masa depan yang lebih baik. Tidak hanya itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan praktik public speaking yang melibatkan anggota PIK-R secara langsung. Melalui kegiatan ini, para siswa dilatih untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan penjelesan mengenai PIK-R dan berani tampil di depan umum, sebuah bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan era sekarang. Pembentukan PIK-R di SMK Maโarif Bangsalsari merupakan langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi remaja. Melalui pendekatan 'dari, oleh, dan untuk remaja', PIK-R akan menjadi wadah positif bagi remaja untuk berkarya, belajar, sekaligus menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi kesehatan, khususnya terkait isu stunting, kesehatan reproduksi, dan pernikahan dini.
Sukorejo, 21 Juli 2025 - Sebagai bagian dari program kerja utama untuk menekan angka stunting, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kelompok 142 hari ini melaksanakan kegiatan strategis pengumpulan data calon pengantin (catin) di wilayah Sukorejo, Bangsalsari. Kegiatan ini difokuskan untuk mengidentifikasi calon pengantin pada usia dini yang menjadi salah satu faktor risiko utama dalam kasus stunting. Untuk memaksimalkan hasil, kelompok KKN dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan koordinasi langsung ke Balai Desa Sukorejo dan Kantor Urusan Agama (KUA) guna mendapatkan informasi administratif terkait catin yang terdaftar di wilayah Sukorejo. Sementara itu, tim kedua berkolaborasi dengan kader Posyandu dan Balai KB untuk melakukan pendataan lapangan serta penelusuran data catin yang belum tercatat secara resmi. Tim pertama ditugaskan untuk berkoordinasi langsung dengan perangkat desa di Balai Desa dan petugas di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Di Balai Desa, tim mengumpulkan data kependudukan yang berkaitan dengan usia warga yang akan menikah. Data dari Balai Desa memberikan gambaran awal demografi dan data administratif warga yang mengajukan surat pengantar nikah. Ini merupakan langkah pertama untuk memetakan potensi adanya catin di bawah umur atau usia dini. Selanjutnya, tim bergerak ke KUA untuk melakukan sinkronisasi data. Di KUA, data yang diperoleh lebih terverifikasi karena merupakan data pendaftaran nikah resmi. Tim berfokus pada pencatatan usia kedua calon mempelai untuk memastikan tidak ada yang masuk dalam kategori pernikahan anak. Sementara itu, tim kedua mengambil pendekatan yang lebih berbasis komunitas. Mereka mengunjungi para Kader Posyandu dan Balai Penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kader Posyandu menjadi sumber informasi yang sangat berharga karena mereka sering kali mengetahui kondisi riil di lingkungannya, termasuk informasi mengenai remaja yang berencana menikah muda. Data yang digali tidak hanya sebatas nama dan usia, tetapi juga latar belakang kesehatan dan pemahaman gizi calon pengantin. Di Balai KB, tim mengumpulkan data terkait program pendampingan pranikah dan konseling bagi calon pengantin. Data ini penting untuk melihat sejauh mana edukasi mengenai kesehatan reproduksi, gizi, dan kesiapan mental telah menjangkau para catin. Seluruh kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama antara perangkat desa, KUA, Balai KB, kader Posyandu, serta masyarakat yang turut memberikan informasi. Kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif 142 dalam kegiatan ini menegaskan peran mereka bukan hanya sebagai pelaksana program pengabdian, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan kesehatan di Desa Sukorejo.
Sukorejo, 30 Juli 2025 - Mahasiswa KKN Kolaborasi 142 Desa Sukorejo berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Balai KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kader Posyandu dalam upaya penurunan angka stunting di Desa Sukorejo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kolam Renang Mutiara Keong dan dihadiri oleh perwakilan pihak Balai KB, bidan wilayah Sukorejo, Ketua Kader Posyandu wilayah Sukorejo, serta para anggota kader posyandu dari seluruh dusun di desa Sukorejo. Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat, khususnya dalam penurunan angka stunting di Desa Sukorejo. ย Dalam pertemuan ini, dibahas berbagai tugas dan peran penting kader posyandu dalam mendampingi masyarakat, seperti melakukan pendataan dan tracing terhadap calon pengantin (catin), ibu hamil (bumil), serta balita. Selain itu, forum juga menyoroti permasalahan stunting di Desa Sukorejo yang tergolong tinggi. ย Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa KKN Kolaborasi 142 turut menyampaikan beberapa program kerja dan inovasi yang telah dirancang untuk mendukung penurunan angka stunting di desa Sukorejo. Program yang disampaikan meliputi pembentukan PIK-R, serta rencana pemberian makanan tambahan untuk anak-anak dengan kondisi kurang gizi. ย Acara diakhiri dengan sesi makan bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Mahasiswa dan ibu-ibu kader posyandu saling berbincang santai, berbagi pengalaman, serta membahas peluang kolaborasi lanjutan selama masa KKN berlangsung. Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang baik antara mahasiswa, pihak balai KB, serta para kader, yang diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program-program kesehatan desa secara lebih maksimal dan berkelanjutan. ย
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu