80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Tanggul, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68155
Batas wilayah administratif Desa Selodakon
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Pemerintah Desa Selodakon telah melakukan publikasi banner Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026 sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. ๐ Isi Banner APBDes 2026 Total Pendapatan Desa Dana Desa (DD) Alokasi Dana Desa (ADD) Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Bantuan Keuangan Kabupaten/Provinsi Pendapatan Asli Desa (PADes) Total Belanja Desa Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Bidang Penanggulangan Bencana/Darurat Pembiayaan Desa SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) Penyertaan Modal Desa (jika ada) ๐ฏ Tujuan Publikasi Banner Memberikan informasi terbuka kepada masyarakat mengenai penggunaan dana desa Meningkatkan akuntabilitas pemerintah desa Mendorong partisipasi dan pengawasan masyarakat Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan ย Dengan adanya banner APBDes 2026 ini, masyarakat Desa Selodakon dapat mengetahui secara jelas sumber pendapatan desa serta alokasi anggaran untuk berbagai program pembangunan dan pemberdayaan.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 136 yang bertugas di Desa Selodakon menjalankan beberapa program kerja dari dua tema yang diangkat yaitu tema cerdas dan tangguh. Salah satu program kerja dari tema cerdas adalah program literasi pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari minggu yang menjadi salah satu program kerja unggulan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dasar anak โ anak desa dalam pengetahuan dan kemampuan menulis, membaca, dan menghitung. Program yang dilaksanakan di sekitar posko KKN ini mendapat antusiasme tinggi dari anak โ anak. Dengan semangat yang tinggi, peserta mengikuti setiap sesi pembelajaran yang dibimbing langsung oleh seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif 136. Suasana selama kegiatan dibuat dengan santai namun tetap edukatif. Anak โ anak diajak untuk mengenal huruf, membaca sederhana, melatih keterampilan menulis, serta mengasah kemampuan berhitung. Kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak tiga kali. Minggu pertama, anak โ anak diajak untuk belajar sambil bermain melalui pemutaran video animasi yang mengedukasi. Dari tayangan video tersebut, mereka dilatih untuk membaca teks sederhana, mendengarkan cerita dengan seksama, serta menulis kembali kata โ kata yang telah mereka dengar. Metode ini membuat proses belajar lebih menyenangkan sekaligus melatih konsentrasi dari anak โ anak. Pada minggu kedua, kegiatan memiliki fokus yang berbeda dengan minggu yang pertama yaitu pelatihan berhitung yang disesuaikan dengan kelas dari masing โ masing anak mulai dari penjumlahan pengurangan hingga perkalian dan penggunaan akar kuadrat. Pendekatan tersebut memiliki tujuan agar kemampuan numerasi anak โ anak dapat berkembang. Minggu ketiga merupakan minggu puncak dari kegiatan literasi. Mahasiswa KKN Kolaboratif 136 mengadakan lomba mewarnai yang bertema kemerdekaan. Antusiasme dari anak โ anak sangat tinggi sehingga dapat mengekspresikan kreativitas mereka melalui gambar dan warna yang digunakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan motorik halus dan menanamkan nilai kebangsaan dan rasa cinta tanah air sejak dini. Dengan adanya program literasi yang sudah dijalankan dan antusiasme anak โ anak yang sangat tinggi. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Sehingga dapat meningkatkan kesiapan anak โ anak untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, sekaligus tumbuh sebagai generasi yang cerdas dan kreatif. ย dari anak โ anak yang ada di Desa Selodakon. Ditulis oleh Kelommpok KKN Kolaboratif 136 Desa Selodakon Tahun 2025
Selodakon - Desa Selodakon kembali menjadi tempat bagi kegiatan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif. Kali ini, mahasiswa KKN mengadakan sosialisasi dengan tema "Labeling, Pemasaran Google Maps, dan Analisis Biaya Produksi" yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola dan mempromosikan produk lokal secara digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Basecamp kelompok tani Desa Selodakon pada tanggal sabtu, 16 agustus 2025 dan dihadiri oleh pelaku UMKM serta PKL (pedagang kaki lima)ย Pelaku UMKM dan PKL menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif mahasiswa KKN yang sangat berguna bagi perkembangan ekonomi desa. Sosialisasi ini mencakup tiga materi utama. Pertama, peserta diajak untuk memahami pentingnya pembuatan label produk yang menarik dan informatif, terutama untuk produk olahan hasil pertanian dan kerajinan. Mahasiswa memberi contoh praktis mengenai cara membuat label sederhana yang mencakup nama produk, bahan baku, dan informasi kontak untuk pemasaran. Materi kedua berfokus pada pemasaran digital menggunakan Google Maps, di mana peserta diajarkan cara mengunggah foto, menambahkan deskripsi, dan mengelola lokasi usaha secara mandiri. Sesi ini mendapatkan reaksi positif, terutama dari pelaku UMKM yang selama ini bergantung pada pasar tradisional. Materi ketiga membahas tentang analisis biaya produksi, termasuk cara menghitung harga jual serta margin keuntungan, dengan menggunakan contoh dari usaha warga seperti Kopi Dewa, Kacang Kribo, Degan Jelly, dan Kacang Kribo. Antusiasme peserta tampak jelas, terutama saat sesi diskusi bersama. Salah satu pengrajin anyaman bambu, menyatakan kebahagiaannya terhadap pengetahuan baru yang diterimanya dan tertarik untuk menciptakan label produk. "Saya sangat ingin membuat label produk untuk memperkenalkan produk saya dengan pasar yang lebih luas. Melalui pelatihan ini, saya memahami akan apa yang akan saya buat untuk label produk saya.โย ujarnya.ย Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan ekonomi desa serta mempromosikan produk UMKM warga untuk dapat semakin dikenal dan menjadi identitas desa. Dengan demikian, upaya pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang bagi Desa Selodakon. Ditulis oleh Kelommpok KKN Kolaboratif 136 Desa Selodakon Tahun 2025
17 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Jember melakukan penerjunan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan ribuan mahasiswa yang disebar menyeluruh ke desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Jember. Tema yang diangkat pada program KKN Kolabortatif tahun ini adalah DESA CINTA (Cerdas, Inklusi, Tangguh). Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul menjadi salah satu desa sasaran program KKN Kolaboratif bagi mahasiswa KKN Kolaboratif untuk melakukan pengabdian. Terdapat 12 mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 136 Desa Selodakon yang terdiri dari mahasiswa Universitas Jember, Universitas Islam Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, dan Universitas Mochammad Sroedji Jember. Kelompok 136 dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ibu Saibah, M. Pd dari Universitas Muhammadiyah Jember. Pada minggu pertama pelaksanaan, tim KKN Kolaboratif Desa Selodakon berhasil menyelesaikan salah satu program kerja mandatory yaitu sosialisasi administrasi kependudukan (Adminduk) yang menjadi turunan program kerja dari tema Desa Cerdas. Pelaksanaan program kerja ini bertempat di Balai Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember dimana kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital, akses informasi, dan pelayanan publik. Sosialisasi administrasi kependudukan (Adminduk) dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Juli 2025, pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan seusai kegiatan rapat rutin posyandu yang ada di balai desa. Sasaran utama pada kegiatan ini adalah para kader posyandu dan PKK di Desa Selodakon karena merupakan salah satu komunitas yang paling aktif di Desa Selodakon dan terlibat langsung dalam proses pendataan penduduk. Pelaksanaan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta kelahiran, serta manfaat penggunaan layanan adminduk secara digital. Sosialisasi berisi materi pentingnya validitas data kependudukan, alur pembuatan dokumen kependudukan digital, dan tutorial menggunakan layanan online yang tersedia dengan aplikasi J--SIP untuk mendukung berbagai program sosial dan pelayanan publik. Peserta sosialisasi menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan dan mengikuti kegiatan dengan baik bahkan beberapa peserta meminta bantuan secara langsung kepada tim KKN untuk menyelesaikan pengurusan dokumen kependudukannya. Sosialisasi ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat desa, Dinas Kependudukan Kabupaten Jember, dan mahasiswa dalam upaya digitalisasi pelayanan publik di desa guna meningkatkan kemudahan administrasi. ย Ditulis oleh Kelommpok KKN Kolaboratif 136 Desa Selodakon Tahun 2025
Jember -- 30 Juli 2025, Mahasiswa KKN Desa Selodakon kembali menjalankan program kerjaย mandatory dari pemerintah Kabupaten Jember. Dengan tema "Desa Cerdas" mahasiswa menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kepada perangkat desa setempat mengenai alur pengaktifan website PPID (Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi) yang telah difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten Jember. Penanggung jawab kepala desa menyambut antusias kegiatan ini, "hal ini merupakan ilmu baru bagi kita semua (perangkat desa), mari sama-sama belajar, jangan melihat siapa yang menyampaikan tetapi apa yang disampaikan" ungkapnya. Tidak hanya menyampaikan cara mengaktifkan website PPID, kegiatan yang bertempat di balai Desa Selodakon ini dilengkapi dengan pelatihan menulis konten berita dan pembuatan infografis dengan tujuan meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam komunikasi dan penyebaran informasi publik sehingga dapat memperkuat identitas desa kepada publik. Sesi pertama diisi dengan sosialisasi mengenai PPID. Mahasiswa menjelaskan peran PPID dalam pemenuhan informasi publik untuk masyarakat. Panduan praktis dilakukan kepada perangkat untuk kebutuhan pemenuhan informasi publik di tingkat desa pada bidang penyimpanan, dokumentasi, penyediaan dan atau pelayanan informasi sesuai dengan aturan yang berlaku. ย Sesi selanjutnya perangkat desa diajak dalam mengenali unsur-unsur berita dan bagaimana dalam menyusun konten berita. Mahasiswa mengemas sesi praktik dengan membedah kutipan berita terutama dengan struktur piramida terbalik dan konsep 5W + 1H pada berita utama Peserta dituntun untuk mengidentifikasi unsur-unsur berita sehingga dapat mengetahui kelayakan isi konten berita. Sesi terakhir yang tidak kalah penting yaitu sosialisasi penyusunan infografis. Infografis menjadi sangat penting bagi desa karena salah satu media yang sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi data yang disajikan dalam bentuk visual, sehingga mempermudah masyarakat dalam membaca data. Perangkat desa dikenalkan dengan aplikasi sederhana berupaย canva untuk menyajikan data dalam bentuk visual yang menarik dan mudah dicerna. Pemaparan dilakukan dengan menggunakan contoh secara langsung data kependudukan Desa Selodakon. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan ilmu dan keterampilan yang didapat dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan terbuka. Informasi dapat diakses dengan mudah dan tersampaikan secara lebih efisien. Hal ini ditujukan untuk mencapai persebaran identitas desa di kalangan publik. Ditulis oleh Kelompok KKN Kolaboratif 136 Desa Selodakon Tahunย 2025
Sebagai daerah yang unggul dalam sektor pertanian, komoditas kacang tanah, padi, jagung, dan kopi sudah menjadi sektor utama pencaharian bagi masyarakat Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Seiring dengan potensi yang dihasilkan, terdapat permasalahan yang menjadi tantangan dalam pertanian yaitu penggunaan pupuk kimia yang dapat merusak tanah dalam jangka panjang. Berdasarkan permasalahan tersebut, kelompok KKN Kolaboratif 136 Selodakon menghadirkan sebuah inovasi ramah lingkungan melalui program kerja pelatihan kepada petani Desa Selodakon dalam pembuatan pupuk organik cair dan bakteri fotosintetik (Photosynthetic Bacteria/PSB) berbahan dasar limbah rumah tangga. Pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga dan penerapan pertanian ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu petani mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dan menekan biaya produksi pertanian. โMelalui pelatihan ini, kami ingin mengenalkan alternatif pupuk yang mudah dibuat, murah, dan ramah lingkungan. Limbah dapur yang selama ini dibuang begitu saja ternyata bisa dimanfaatkan menjadi pupuk cair yang kaya nutrisi,โ ujar Rizal Ali, mahasiswa KKN dari Fakultas Pertanian, Universitas Moch Sroedji Jember. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara membuat pupuk organik cair dari limbah sayuran dan sisa makanan, serta cara membuat PSB menggunakan media air cucian beras dan bahan alami lainnya. Pupuk ini berfungsi meningkatkan kesuburan tanah dan merangsang pertumbuhan tanaman pertanian. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi singkat tentang pentingnya penggunaan pupuk organik, deskripsi singkat POC dan PSB beserta manfaat dan keunggulannya. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi langsung pembuatan pupuk oleh mahasiswa KKN beserta penjelasan takaran penggunaannya. Ketua GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Mutiara Tani, Bapak Haji Ali Munthoha yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya. โKami sangat mendukung kegiatan ini. Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat karena bisa menambah pengetahuan warga dan harapannya warga bisa terus mempraktikkan ilmu ini, dan ke depannya pertanian di desa ini bisa lebih mandiri, sehat, dan berkelanjutanโ ujarnya. Salah satu peserta pelatihan, Pak Rizal, mengaku senang dengan adanya program ini dan berkeinginan mencoba menggunakan pupuk yang telah dibuat. โBaru tahu kalau limbah dapur bisa jadi pupuk. Ternyata caranya mudah, akan saya coba pakai di kebun saya.โ ungkapnya. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, mahasiswa KKN meletakkan alat pembuatan POC dan PSB di basecamp GAPOKTAN Desa Selodakon untuk dapat digunakan sebagai wadah fermentasi oleh seluruh kelompok tani bersamaan dengan monitoring dari pihak tim KKN Kolaboratif. Harapan kedepannya pelatihan ini dapat terus dikembangkan dan menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat dalam mengelola limbah serta dapat dipraktikkan untuk pertanian di Desa Selodakon. Ditulis oleh Kelompok KKN Kolaboratif Desa Selodakon Tahun 2025
Desa Selodakon ternyata menyimpan potensi alam yang belum banyak diketahui publik. Salah satu yang menjadi kebanggaan warga adalah Sumber Langon, sebuah mata air alami yang tak hanya menjadi penopang kehidupan, tetapi juga menyimpan daya tarik wisata yang menjanjikan. Sumber Langon terletak di wilayah yang masih asri, dikelilingi pepohonan rimbun dan udara sejuk khas pegunungan. Mata air ini memiliki peran vital, yakni sebagai sumber air bersih bagi tiga desa di sekitarnya (Desa Selodakon, Desa Darungan, Desa Curah Kalong). Debit airnya yang stabil sepanjang tahun menjadi tumpuan warga untuk kebutuhan rumah tangga, irigasi pertanian, hingga aktivitas sehari-hari. Menurut keterangan tokoh masyarakat setempat, Sumber Langon sudah digunakan secara turun-temurun dan kualitas airnya terkenal jernih serta menyegarkan. โAir dari Sumber Langon ini tidak pernah surut, bahkan di musim kemarau panjang sekalipun. Kami sangat bergantung pada sumber ini,โ ujar salah satu warga. Pada tanggal 24 juli 2025 mahasiswa KKN kolaboratif 136 Desa Selodakon bersama BABINSA dan Penanggung Jawab Kepala Desa Selodakon, mengunjungi sumber mata air Sumber Langon yang bertempat di area dataran tinggi Desa Selodakon. Akes jalan dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Perjalanan yang cukup menyenangkan bagi mahasiswa KKN karena dapat merasakan keindahan alam di sepanjang perjalan menuju Sumber Langon berupa pemandangan kebun kopi, dengan akses jalan yang tidak cukup baik menjadikan pengalaman petualangan tersendiri yang seru bagi mahasiswa KKN. Selain fungsi utamanya sebagai pemasok air, Sumber Langon juga menyimpan potensi pariwisata. Lingkungan yang alami, gemericik air yang menenangkan, serta panorama hijau di sekelilingnya menjadi daya tarik tersendiri. Warga pun berharap pemerintah desa bersama pihak terkait dapat mengembangkan lokasi ini menjadi destinasi wisata alam yang tetap menjaga kelestarian lingkungan. Namun, pengembangan Sumber Langon menjadi wisata masih menghadapi sejumlah tantangan. Akses jalan menuju lokasi perlu dibenahi, serta dibutuhkan penataan fasilitas agar wisatawan dapat berkunjung dengan nyaman. Masyarakat pun menekankan pentingnya pengelolaan yang berkelanjutan agar sumber air tidak tercemar, karena mata air tersebut menjadi salah satu sumber utama di Desa terdekat. ย Harapan besar tertuju pada masa depan Sumber Langon. Selain dapat meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pariwisata, keberadaannya diharapkan tetap terjaga sebagai sumber kehidupan bagi tiga desa. Dengan perencanaan matang, Sumber Langon berpeluang menjadi ikon wisata air alami yang membanggakan Desa Selodakon.ย Ditulis Oleh Kelompok KKN Kolaboratif Desa Selodakon Tahun 2025
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu