80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Ledokombo, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68184
Batas wilayah administratif Desa Karangpaiton
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Kepercayaan adalah mata uang terpenting dalam pembangunan desa. Tanpa kepercayaan masyarakat, program sehebat apa pun tidak akan berjalan optimal. Sebagai bentuk komitmen terhadap asasย Good Village Governance, Pemerintah Desa Karangpaiton menyusun laporan publikasi anggaran ini. Ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan manifestasi dari janji politik, aspirasi warga dalam Musrenbangdes, dan tanggung jawab moral kami kepada seluruh elemen masyarakat. Sesuai dengan amanatย UU Desa No. 6 Tahun 2014ย dan prinsipย keterbukaan informasi publik, kami ingin memastikan bahwa setiap warga, dari petani di sawah hingga pemuda di karang taruna, mengetahui ke mana uang desa mengalir. 1. Struktur Pendapatan Desa: Dari Mana Dana Berasal? Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) kami bersumber dari beberapa pintu utama yang dikelola secara kolektif: Dana Desa (DD):ย Dana dari APBN yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Alokasi Dana Desa (ADD):ย Dana perimbangan dari Kabupaten yang digunakan untuk penghasilan tetap perangkat dan operasional kantor. Pendapatan Asli Desa (PADes):ย Hasil dari unit usaha BUMDes, pasar desa, dan tanah kas desa. Ini adalah tolok ukur kemandirian ekonomi kita. Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPR):ย Kontribusi kembali dari sektor pajak daerah untuk desa. 2. Prioritas Belanja: Membangun Fisik dan Manusia Tahun ini, anggaran kita tidak hanya berfokus pada semen dan batu, tetapi juga pada investasi sumber daya manusia. A. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Bagian ini mencakup operasional harian pemerintahan desa. Kami memastikan pelayanan publik tetap prima melalui digitalisasi administrasi desa (Smart Village). Penggunaan anggaran di sini bertujuan agar pengurusan surat-menyurat warga menjadi lebih cepat, gratis, dan transparan. B. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa (Infrastruktur) Infrastruktur adalah urat nadi ekonomi. Fokus utama tahun ini meliputi: Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT):ย Memudahkan akses transportasi hasil panen petani agar biaya logistik menurun. Rehabilitasi Drainase:ย Mencegah banjir di area pemukiman warga saat musim penghujan. Sarana Air Bersih:ย Memastikan setiap rumah tangga mendapatkan akses air layak konsumsi. C. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa yang maju adalah desa yang rukun. Anggaran dialokasikan untuk kegiatan keagamaan, pembinaan linmas untuk keamanan, serta dukungan bagi kegiatan karang taruna dan penggerak PKK. Kami percaya bahwa modal sosial adalah kekuatan utama desa. D. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Inilah jantung dari kemandirian desa. Kami mengalokasikan dana untuk: Pelatihan UMKM:ย Memberikan keterampilan pengemasan produk dan pemasaran digital bagi ibu-ibu rumah tangga. Ketahanan Pangan:ย Program kebun desa dan bantuan bibit ternak untuk meningkatkan kemandirian pangan tingkat keluarga. Penanganan Stunting:ย Pemberian makanan tambahan (PMT) melalui Posyandu untuk memastikan generasi masa depan kita tumbuh sehat. 3. Inovasi Transparansi: Dashboard Digital Kami menyadari bahwa tidak semua warga sempat datang ke balai desa untuk melihat baliho anggaran. Oleh karena itu, Pemerintah Desa telah meluncurkanย Sistem Informasi Desa (SID)ย yang dapat diakses melalui ponsel. Di sana, warga dapat melihat visualisasi grafik penggunaan anggaran secaraย real-time. Ini adalah wujudย akuntabilitas desa modernย yang berorientasi pada hasil nyata. 4. Menghadapi Tantangan dan Mitigasi Risiko Mengelola anggaran miliaran rupiah tentu memiliki risiko. Pemerintah desa secara rutin melakukan pengawasan internal dan bekerja sama dengan Inspektorat Daerah. Kami menerapkan sistem transaksi non-tunai (CMS) untuk meminimalisir risiko penyelewengan dana. Setiap pengeluaran harus melalui prosedur verifikasi yang ketat sebelum dicairkan. 5. Ajakan Partisipasi: Desa Milik Kita Bersama Publikasi ini bukanlah akhir dari komunikasi kita, melainkan awal dari kolaborasi. Kami mengajak bapak/ibu sekalian untuk: Mengawasi Pembangunan:ย Jika melihat material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi di lapangan, segera laporkan. Memberi Masukan:ย Suara warga dalam Musrenbangdes adalah kompas bagi kami dalam menentukan prioritas tahun depan. Memanfaatkan Fasilitas:ย Semua infrastruktur yang dibangun adalah milik warga, mari kita jaga bersama agar manfaatnya bertahan lama. Penutup: Harapan untuk Masa Depan Dengan keterbukaan ini, kami berharap tidak ada lagi kecurigaan. Mari kita lupakan perbedaan dan fokus pada satu tujuan: menjadikan Karangpaiton sebagai desa yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat. Anggaran desa adalah amanah, dan setiap rupiahnya harus menjadi saksi kemajuan kita bersama. Pemerintah Desa KARANGPAITONKepala Desaย ย ย : PIPIT ARIS SUDARMONO,S.SosSekretaris Desa: SAIFUL BAHRI ย
Karangpaiton, 11 Agustus 2025 โ Kegiatan sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) resmi dilaksanakan sebagai salah satu program kerja utama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 198 di Desa Karangpaiton, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Karangpaiton dengan melibatkan perangkat desa sebagai peserta utama. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur desa terkait pentingnya pengelolaan administrasi kependudukan yang tertib serta mendorong transparansi informasi publik sesuai regulasi yang berlaku. Dengan demikian, perangkat desa diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dalam pemaparannya, tim mahasiswa KKN menyajikan materi mengenai tata kelola data kependudukan, yang mencakup pencatatan kelahiran, kematian, perkawinan, dan perpindahan penduduk. Penekanan diberikan pada pentingnya pencatatan data yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar percepatan pelayanan publik. Selain itu, perangkat desa juga diingatkan mengenai kewajiban mereka dalam membantu warga mengurus dokumen kependudukan, seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran, sehingga tidak ada warga yang dirugikan akibat keterlambatan administrasi. Sesi berikutnya membahas peran strategis PPID di tingkat desa. Peserta diberikan pemahaman bahwa PPID bukan hanya sekadar unit administrasi, melainkan garda terdepan dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Fungsi PPID meliputi penyediaan, pendokumentasian, hingga pelayanan informasi kepada masyarakat. Kehadiran PPID diharapkan mampu memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah desa. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Diskusi interaktif muncul ketika perangkat desa menanyakan berbagai kasus yang sering ditemui, mulai dari warga yang belum memiliki dokumen kependudukan lengkap hingga kendala teknis dalam mengakses data secara daring. Menanggapi hal ini, tim mahasiswa memberikan arahan praktis serta strategi pemecahan masalah sesuai regulasi yang berlaku, sehingga perangkat desa memiliki solusi aplikatif yang bisa diterapkan dalam tugas sehari-hari. ย Kegiatan ditutup dengan penyampaian harapan agar seluruh perangkat desa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh melalui sosialisasi ini. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai Adminduk dan PPID, perangkat desa Karangpaiton diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih tertib, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Penutupan acara ditandai dengan foto bersama antara perangkat desa dan tim mahasiswa KKN sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.
Karangpaiton, 15 Agustus 2025 โ Suasana penuh keceriaan tampak di Balai Desa Karangpaiton saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Kelompok 198 KKN Kolaboratif 2025 menggelar serangkaian lomba rakyat yang diikuti oleh anak-anak dan masyarakat desa dengan penuh antusias. Beragam perlombaan digelar, mulai dari lomba makan kerupuk, balap kelereng, hingga permainan tradisional yang mengundang tawa dan sorak sorai penonton. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap perlombaan, bahkan tak jarang wajah mereka dipenuhi tepung sebagai bagian dari keseruan lomba. Selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali persaudaraan antarwarga sekaligus menanamkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan gotong royong. Para mahasiswa KKN turut mendampingi jalannya perlombaan, sekaligus menjadi penghubung antara semangat nasionalisme dengan kearifan lokal masyarakat. Sekretaris Desa Karangpaiton, Saiful Bahri, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Kolaboratif yang mampu menghidupkan suasana peringatan kemerdekaan dengan kegiatan yang sederhana namun penuh makna. โKami berharap semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga, tidak hanya pada momen perayaan kemerdekaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari warga desa,โ ujarnya. ย Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba pada tanggal 17 Agustus saat malam hari. Meski sederhana, hadiah tersebut menjadi simbol penghargaan atas partisipasi dan semangat perjuangan yang ditunjukkan oleh warga desa. Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam, bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara, melainkan juga dengan kegembiraan bersama seluruh lapisan masyarakat.
Karangpaiton, 6 Agustus 2025 โ Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jember yang tergabung dalam program pengabdian masyarakat Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 198 melaksanakan kegiatan bertajuk "Aksi Hijau Desa Karangpaiton" di Balai Desa Karangpaiton, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Kegiatan ini berfokus pada sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup. Materi disampaikan langsung oleh narasumber Bapak Sayudi, pemilik Ciptoyudi Organik, yang telah berpengalaman dalam pengolahan sampah menjadi pupuk organik ramah lingkungan. Dalam paparannya, Bapak Sayudi menjelaskan secara rinci mengenai jenis-jenis sampah yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, teknik pengelolaan sampah organik, hingga praktik langsung pembuatan pupuk organik yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat. Peserta yang sebagian besar adalah petani dan warga setempat juga diberi kesempatan mencoba proses pembuatan pupuk secara langsung. Sekretaris Desa Karangpaiton, Saiful Bahri, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa dan pihak-pihak yang telah berkolaborasi. โKegiatan seperti ini sangat bermanfaat, apalagi Desa Karangpaiton memiliki potensi pertanian yang besar. Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi langkah awal menuju desa yang bersih, sehat, dan mandiri dalam pengelolaan limbah,โ ujarnya. Dukungan juga datang dari Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Karangpaiton, Ahmad Hamdi, yang menilai pelatihan ini dapat membantu petani mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. โDengan pupuk organik, selain lebih ramah lingkungan, biaya produksi juga bisa ditekan. Harapannya, para petani bisa mempraktikkan ini di lahan masing-masing,โ ungkapnya. Koordinator Desa (Kordes) KKN 198, Anggita Satria Bimantara, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja berkelanjutan yang akan terus dilakukan selama masa KKN. โKami ingin masyarakat tidak hanya mengetahui pentingnya mengelola sampah, tetapi juga memiliki keterampilan untuk melakukannya secara mandiri di rumah,โ tutur Anggi. ย Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang antusias mengikuti hingga akhir acara. Penutupan dilakukan dengan sesi foto bersama antara panitia, narasumber, perangkat desa, Ketua Gapoktan, dan para peserta, sebagai simbol kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Karangpaiton yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Pada hari Jum'at malam Sabtu, 15 Agustus 2025. Pemdes Karangpaiton Kec.Ledokombo Kab.Jember Menggelar Doa bersama menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia adalah momen yang sangat bermakna dan penuh kekhusyukan. Berikut adalah deskripsi tentang doa bersama pada hari tersebut: ย Suasana - Doa bersama diadakan di Lapangan Bumi Karangpaiton Kec.Ledokombo Kab.Jember. - Suasana hati penuh dengan rasa syukur dan haru atas kemerdekaan yang telah diraih. - Jamaah atau peserta doa bersama terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama, pejabat pemerintah, dan warga masyarakat. ย Isi Doa - Doa bersama menyambut Hari Kemerdekaan dipimpin oleh tokoh agama yang berasal dari Tenggarang Bondowoso (KH. Nanang Habibi). - Isi doa mencakup ungkapan syukur atas kemerdekaan, permohonan rahmat dan keberkahan bagi bangsa Indonesia, serta doa untuk persatuan dan kesatuan bangsa. - Doa juga dapat mencakup permohonan untuk kemajuan Desa Karangpaiton dan kesejahteraan bangsa, serta perlindungan dari segala bentuk ancaman dan bahaya. ย Manfaat - Doa bersama menyambut Hari Kemerdekaan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. - Doa juga dapat menjadi sarana untuk memohon rahmat dan keberkahan bagi bangsa Indonesia. - Momen doa bersama dapat menjadi kesempatan untuk refleksi dan introspeksi diri, serta memperkuat komitmen untuk membangun bangsa yang lebih baik. ย Dengan demikian, doa bersama menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia merupakan momen yang sangat penting dan bermakna bagi semua masyarakat Desa Karangpaiton Kec.Ledokombo Kab.Jember.
Jemberโ Suasana Alun-Alun Jember pada tanggal 17 Juli 2025 menjadi saksi pelaksanaan kegiatan Penerjunan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 198 yang akan bertugas di Desa Karangpaiton, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait bersama jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan perguruan tinggi peserta KKN. Dalam sambutannya, Bupati Jember menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah melalui program KKN kolaboratif ini. โMahasiswa adalah agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan KKN ini dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan potensi desaโ ujarnya. Penerjunan mahasiswa ini merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama lintas institusi untuk mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan. Sebanyak [jumlah mahasiswa] mahasiswa dari berbagai jurusan dan perguruan tinggi akan melaksanakan program kerja yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan. Koordinator KKN Kolaboratif 198, Anggita Satria Bimantara, menjelaskan bahwa Desa Karangpaiton dipilih karena memiliki potensi pertanian, UMKM, dan wisata desa yang dapat dikembangkan lebih lanjut. โKami sudah mempersiapkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pelatihan keterampilan hingga inovasi di sektor pertanian,โ ungkapnya. Acara penerjunan ditandai dengan penyerahan atribut KKN secara simbolis oleh Bupati Jember kepada perwakilan mahasiswa. Setelah itu, seluruh peserta akan segera menuju lokasi penugasan untuk memulai rangkaian program yang telah dirancang. Kegiatan KKN kolaboratif ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah.
Tim KKN Kolaborasi 198 Desa Karangpaiton yang terdiri dari mahasiswa Universitas PGRI Jember (Unipar), Universitas dr.Soebandi, Universitas Islam Jember (UIJ), dan Universitas Jember (UNEJ) mengadakan diskusi santai bertajuk โNgopi Bareng Mahasiswa: Sosialisasi & Sinergi Program KKNโ bersama petani Desa Karangpaiton kecamatan Ledokombo Jember. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dan berbagi informasi terkait upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan di desa setempat. Dalam acara ini, mahasiswa mensosialisasikan program KKN yang mendukung inovasi pertanian ramah lingkungan. Sementara itu, petani menyampaikan keluh kesah dan kebutuhan yang mereka hadapi di lapangan. Sinergi antara mahasiswa dan petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam di Desa Karangpaiton. Anggi, koordinator KKN 198 Desa Karangpaiton, menyampaikan,ย ย "Kegiatan ini merupakan diskusi dua arah antara kami mahasiswa KKN dengan warga sekitar yang mayoritas adalah petani tembakau. Kami mengadakan kegiatan ini untuk mencari tahu masalah apa yang sedang dihadapi oleh para petani di desa Karangpaiton ini," ungkap Anggi.ย Acara ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan petani, serta mendorong kolaborasi lebih lanjut untuk menciptakan solusi inovatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan.ย ย Dengan adanya diskusi ini, diharapkan para petani merasa lebih didengar dan mendapatkan dukungan dalam menghadapi tantangan yang ada.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu