80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Jenggawah, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68171
Batas wilayah administratif Desa Jatisari
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Jenggawah, 22 Agustus 2025 โ Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jember Raya resmi berakhir. Acara penarikan mahasiswa KKN yang berlokasi di Kantor Balai Desa Wonojati Jenggawah berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Acara penarikan ini dihadiri oleh Camat Jenggawah, Kapolsek Jenggawah perwakilan dari setiap perguruan tinggi yang terlibat, perangkat desa se-Kecamatan Jenggawah, serta para mahasiswa KKN itu sendiri. Kegiatan ini menandai selesainya pengabdian masyarakat yang telah dijalankan selama kurang lebih 45 hari di 8 desa di wilayah Kecamatan Jenggawah. Dalam sambutannya, Camat Jenggawah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa KKN. "Kami sangat berterima kasih atas kontribusi nyata yang telah diberikan oleh adik-adik mahasiswa. Berbagai program kerja yang kalian jalankan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Jenggawah," ujar Camat. Salah satu perwakilan dosen pembimbing lapangan juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap dedikasi para mahasiswa. "Kami melihat semangat dan kerja keras yang luar biasa dari mahasiswa KKN Kolaboratif ini. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk masa depan kalian," tuturnya. Selama menjalankan program KKN, mahasiswa telah berhasil mengimplementasikan berbagai program inovatif. Beberapa di antaranya adalah sosialisasi kesehatan, pendampingan UMKM, penguatan literasi digital, hingga optimalisasi potensi lokal di setiap desa. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang terjalin baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Jenggawah, 15 Agustus 2025 - Desa Jatisari merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat melalui berbagai lombaย yang diselenggarakan di pendopo balai desa. Acara ini merupakan hasil kolaborasi sukses antara Pemerintah Desa Jatisari dan mahasiswa KKN Kolaboratif 073. Acara dimulai pada pukul 08.00 dengan rangkaian lomba yang menarik seperti balon bergoyang, estafet tepung, dan lomba kursi disko. Gelak tawa dan sorak sorai penonton memecah keheningan, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat. Ibu Kepala Desa Jatisari, Ibu Hj. Endang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif seluruh kader posyandu, kader PKK serta kader lansia dan juga kontribusi berharga dari mahasiswa KKN. "Kegiatan ini bukan hanya tentang memenangkan hadiah, tetapi juga tentang memperkuat tali silaturahmi dan semangat gotong royong di antara kita," ujarnya. Sementara itu, mahasiswa KKN Kolaboratif 073, menyatakan kebahagiaannya bisa menjadi bagian dari perayaan ini. "Kami sangat senang dapat berkontribusi dan belajar banyak dari kearifan lokal Desa Jatisari. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa depan," tambahnya. Puncak acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan bersemi di hati setiap warga Desa Jatisari, diperkuat oleh sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan generasi muda.
Jember, 11 Agustus 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 073 berupaya menanamkan karakter positif sejak dini kepada siswa-siswi MI Miftahul Ulum, Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah. Dalam kegiatan yang diadakan pada 11 Agustus 2025, mereka memberikan edukasi interaktif tentang pentingnya melawan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keresahan akan maraknya kasus perundungan yang sering terjadi di kalangan pelajar. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa edukasi tentang bullying sangat krusial diberikan sejak usia dini agar anak-anak memahami dampak buruknya, baik bagi korban maupun pelaku. "Kami ingin membangun kesadaran sejak dini bahwa setiap anak berhak merasa aman dan dihargai," ujarnya. Dalam sesi edukasi tersebut, para mahasiswa KKN menggunakan media PPT, video dan memberi contoh nyata yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Mereka menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga cyberbullying. Selain itu, mereka juga mengajarkan cara-cara sederhana untuk mencegah dan mengatasi perundungan, seperti berani melapor kepada guru, tidak membalas dendam, dan saling mendukung antar teman. Siswa-siswi MI Miftahul Ulum terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Salah satu siswa kelas 4, Agam, mengaku kini lebih memahami pentingnya bersikap baik kepada teman-teman. "Aku jadi tahu kalau mengejek teman itu tidak baik, dan aku akan bilang ke guru kalau ada teman yang diganggu," katanya dengan polos. Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum, Bapak Zainul Hasan Al-Madani, menyambut baik inisiatif para mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut. "Kami sangat berterima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN Kolaboratif. Edukasi ini sangat membantu kami dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter anak-anak yang berempati, peduli, dan berani bersuara melawan bullying, sehingga terwujudnya lingkungan desa yang lebih harmonis dan berkarakter.
Pada hari Sabtu, tanggal 26 Juli 2025.ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย Pagi yang cerah, suasana Desa Jatisari tampak lebih semarak dari biasanya. Bertempat di halaman balai desa, puluhan ibu-ibu kader desa berkumpul dalam kegiatan senam bersama yang diselenggarakan sebagai bagian dari program peningkatan kesehatan dan kebugaran masyarakat, khususnya kaum perempuan. Kegiatan senam dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh kurang lebih 30 peserta, yang terdiri dari ibu-ibu kader, serta seluruh mahasiswa KKN kolaborasi. Dengan mengenakan pakaian olahraga berwarna cerah dan semangat yang membara, para ibu kader tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu oleh instruktur profesional. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar kader dan mahasiswa KKN kolaborasi, serta membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas kemasyarakatan Dengan adanya kegiatan senam bersama ini, diharapkan ibu-ibu kader Desa Jatisari dapat menjadi contoh gaya hidup sehat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Kegiatan seperti ini akan terus digelarkan sebagai bagian dari upaya membangun desa yang sehat, aktif, dan sejahtera. "Kegiatan ini bagus sekali untuk kesehatan dan menjalin kebersamaan," ujar salah satu Ibu kader yang rutin mengikuti senam.ย Melalui senam bersama ini, terlihat jelas bahwa kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga mampu menciptakan kegiatan positif yang bermanfaat bagi semua pihak.
Mahasiswa KKN Kolaboratif 073 desa Jatisari dari berbagai kampus perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini kepada siswa siswi SMK ISLAM AR-ROUDLAH desa Jatisari. Siswa siswi SMK ISLAM AR-ROUDLOH sangat antusias dalam menanti kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak dari pernikahan dini dan memberikan edukasi tentang pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang matang.ย Dalam sosialisasi ini, para mahasiswa menyajikan materi secara interaktif. Mereka menjelaskan berbagai risiko yang mungkin timbul akibat pernikahan dini, seperti putus sekolah, kesulitan ekonomi, serta masalah kesehatan reproduksi bagi remaja. Selain itu, mereka juga menggarisbawahi pentingnya melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya untuk meraih masa depan yang lebih baik. [ Ibu Faizah, S.HI ] selaku Kepala Sekolah SMK Islam Ar-Roudloh, menyatakan bahwa "Kami melihat banyak kasus pernikahan dini di usia produktif, terutama di wilayah ini. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa SMK dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan, fokus pada pendidikan, dan merencanakan masa depan mereka dengan lebih matang." Para siswa SMK menyambut baik kegiatan ini. Salah satu siswa, mengungkapkan, "Materi yang disampaikan sangat membuka wawasan kami. Kami jadi lebih sadar kalau menikah di usia muda itu bukan solusi, malah bisa menimbulkan banyak masalah." Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menekan angka pernikahan dini di [ Desa Jatisari ] dan memberikan motivasi kepada para remaja untuk mengutamakan pendidikan sebagai bekal penting untuk masa depan mereka.
Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, 07 Agustus 2025 - Sinergi Antara Mahasiswa KKN Kolaboratif dari berbagai kampus di Jember dan Kader Posyandu di Dusun Pasundan Desa Jatisari membuahkan hasil positif dalam upaya mewujudkan generasi emas sejak dini. melalui kolaborasi yang erat, mereka bersama-sama mengoptimalkan layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak, serta memberikan edukasi penting kepada masyarakat.ย Mahasiswa KKN berperan aktif membantu kader dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari pendaftaran peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan data kesehatan. Selain itu, mahasiswa juga turut memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, seperti pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pencegahan stunting. Kader Posyandu, yang telah berpengalaman, menjadi pendamping sekaligus mentor bagi mahasiswa dalam memahami alur pelayanan dan pendekatan kepada warga. Sinergi ini menciptakan suasana kerja yang kompak dan penuh semangat, sehingga pelayanan berlangsung tertib, cepat, dan tepat sasaran. Kepala Desa Jatisari mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai memberikan warna baru dalam kegiatan Posyandu. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kualitas layanan Posyandu semakin meningkat, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan bertambah, dan upaya pencegahan masalah gizi maupun penyakit dapat berjalan lebih optimal. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara generasi muda dan kader desa mampu memberikan manfaat besar bagi kesehatan masyarakat. ย
ย Mahasiswa KKN Kolaborasi melakukan upbranding untuk mengembangkan UMKM di Desa Jatisari. Program ini bertujuan membantu pelaku usaha lokal, seperti Kripik Amel, Proltape, dan Tape Singkong saroh, agar produk mereka lebih dikenal dan dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Selama beberapa minggu, mahasiswa KKN memberikan pelatihan tentang branding dan digitalisasi produk. Selama beberapa minggu, mahasiswa KKN memberikan pelatihan tentang branding, pemasaran, dan digitalisasi produk. Para pelaku UMKM di desa ini diajari cara membuat kemasan yang lebih menarik dan menggunakan media sosial untuk menjual produk mereka secara online.Kripik Amel merupakan keripik singkong yang diproduksi secara rumahan dengan rasa khas dan renyah. Proltape adalah produk olahan tape singkong yang dikemas dalam bentuk minuman kekinian, sedangkan Tape Singkong sendiri merupakan produk tradisional yang telah lama dikenal di desa tersebut. Program upbranding ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi UMKM di Desa Jatisari. "Kami ingin produk-produk lokal ini tidak hanya dikenal di desa, tetapi juga di luar daerah.ย Dengan dukungan dan kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, Desa Jatisari berharap usaha-usaha lokal dapat berkembang pesat dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.Program upbranding UMKM oleh mahasiswa KKN di Desa Jatisari telah memberikan dampak yang positif, baik secara ekonomi maupun sosial. Produk seperti Kripik Amel, Proltape, dan Tape Singkong kini memiliki tampilan yang lebih menarik, strategi pemasaran yang lebih luas, serta pengelolaan usaha yang lebih terarah. Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, mahasiswa KKN berhasil menjadi agen perubahan yang nyata bagi pelaku UMKM desa. Semoga ke depan, program-program serupa bisa terus dilanjutkan dan menginspirasi desa-desa lainnya di Indonesia. ย ย
Jatisari, 31 Juli 2025 - demi mweujudkan transparansi dan mempermudah akses informasi bagi seluruh warganya, Desa Jatisari meluncurkan infografis data kependudukan yang mudah dipahami. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara perangkat desa dan mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Jatisari dari beberapa Perguruan tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Selama ini, data kependudukan desa sering kali tersimpan dalam format tabel yang rumit dan sulit dimengerti oleh masyarakat umum. Mahasiswa KKN membantu mengubah data tersebut menjadi infografis visual yang menarik. Infografis ini menyajikan berbagai informasi penting, seperti:ย Data Kependudukan Data Kelahiran Data Kematian, danย Informasi Geografis "Dengan adanya infografis ini, kami bisa membuat keputusan yang lebih tepat. Misalnya, kami bisa melihat kelompok usia produktif di desa ini berapa, sehingga program pelatihan kerja bisa disesuaikan. Atau melihat berapa jumlah anak usia sekolah yang harus kita fasilitasi." Selain itu, transparansi data ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap program desa. Warga bisa memberikan masukan yang lebih relevan karena mereka memahami kondisi demografi desa secara faktual. Langkah Menuju "Desa Cerdas" Berbasis Data Inisiatif ini merupakan langkah awal yang signifikan menuju konsep "Desa Cerdas" (Smart Village). Dengan memanfaatkan teknologi dan data secara efektif, Desa Jatisari menunjukkan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan warganya. Infografis data kependudukan ini rencananya akan dipasang di balai desa dan dibagikan melalui media sosial resmi desa agar dapat diakses oleh semua pihak. Selain itu, transparansi data ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap program desa. Warga bisa memberikan masukan yang lebih relevan karena mereka memahami kondisi demografi desa secara faktual. Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara dunia akademis dan pemerintahan desa mampu menciptakan terobosan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat. ย
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi melakukan aksi nyata dalam upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di dusun grujugan, Desa Jatisari. Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan obat Abate secara gratis kepada warga serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk Aedes aegypti. ย Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja di bidangkesehatan dan lingkungan yang diusung oleh kelompok KKN kolaborasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat desa, terutama saat musim hujan di mana kasus DBD cenderung meningkat. Obat Abate yang dibagikan digunakan untuk membunuh jentik nyamuk di tempat penampungan air seperti bak mandi, drum, dan ember. Mahasiswa KKN kolaborasi tidak hanya membagikan obat, tetapi juga langsung turun ke rumah-rumah warga untuk memberikan penjelasan tentang cara pemakaian Abate yang benar dan langkah-langkah pencegahan DBD, termasuk program 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang). Warga Dusun Grujugan menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya pembagian Abate gratis dan informasi yang diberikan langsung oleh mahasiswa. ย โKami sangat berterima kasih, karena selain dibagikan obatnya, kami juga diajari cara pakainya. Biasanya kami tidak tahu dosis atau cara penggunaannya,โ kata salah satu warga Dusun Grujugan. Melalui program pembagian Abate ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan secara berkelanjutan. ย โKegiatan ini tidak hanya selesai sampai di sini. Kami juga berharap warga bisa meneruskan kebiasaan baik seperti membersihkan lingkungan, menguras bak mandi secara rutin, dan menggunakan Abate secara berkala,โ tambah salah satu mahasiswa dari tim KKN kolaborasi.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu